Detail Program

Pendayagunaan

Bantuan Pangan untuk 60.000 Dhuafa

Terkumpul
Rp 269.458.142
Target
Rp 300.000.000
BERAKHIR PADA:
31 Desember 2019
Penerima Manfaat:
60.000 orang

Lingkup wilayah:
nasional
UPDATE LAPORAN TERBARU
4 Desember 2019

Rumah Yatim Bantu Kebutuhan Harian Lansia di Balong Sari

Puluhan lansia prasejahtera di Balong Sari Madya RT 02 RW 08, Tandes, Surabaya, mendapatkan bantuan sembako dari Rumah Yatim Cabang Surabaya. Bantuan tersebut diserahkan untuk membantu kebutuhan harian para lansia.

Sedikitnya 20 lansia prasejahtera mendapatkan bantuan sembako tersebut. Seluruhnya, menurut Relawan Rumah Yatim Surbaya Agus Kurnia, yang tinggal di sekitaran Asrama Rumah Yatim. Kondisinya pula sangat memprihatinkan. "Dari sisi ekonomi penerima manfaat tersebut kurang sekali," ujar Agus.

Penyaluran sembako yang dilaksanakan akhir pekan kemarin ini mendapat sambutan baik dari masyarakat. Sejumlah lansia sudah menanti sebelum pembagian dilakukan. Hal itu dikarenakan, jarangnya bantuan serupa yang datang dan menyasar masyarakat kurang mampu di daerah tersebut.

Ia berharap, bantuan sembako yang diberikan bisa bermanfaat bagi para lansia. Khususnya guna memenuhi kebutuhan beberapa hari ke depan. Agar, bisa selalu bahagia dalam menjalani kegiatan sehari-hari. "Semoga bisa bermanfaat bagi para mustahik," jelas Agus.

 

 

www.donasionline.id


Deskripsi Program


Sudah beberapa bulan ini, sebagian wilayah Indonesia dilanda kekeringan. Sehingga bagi petani tidak bisa berbuat banyak karena tidak ada yang bisa dikerjakan. Akibatnya aktivitas pereknonomian bagi masyarakat kalangan menengah ke bawah pun menjadi terhambat. Hal ini menjadi salah satu alasan bagi Rumah Yatim untuk terus memberikan bantuan paket sembako kepada keluarga dhuafa di Indonesia.

Bantuan ini diberikan kepada keluarga dhuafa, bahkan banyak di antaranya terdiri dari lansia. Mereka hidup dalam keterbatasan dan serba kekurangan. Mata pencahariannya pun kebanyakan hanya sekadar buruh tani dan buruh harian lepas, sehingga penghasilannya tidak menentu.

Bahkan sebagian keluarga dhuafa yang menjadi target penerima manfaat program ini terdiri dari lansia itu ada yang masih bekerja sebagai pemulung botol plastik untuk menyambung hidupnya.

Rumah Yatim berharap, bantuan ini dapat meringankan
beban permasalahan ekonomi ratusan keluarga dhuafa itu.

Mari bantu mereka dengan cara :

  1. Klik tombol "DONASI SEKARANG"
  2. Isi nominal donasi yang ingin diberikan
  3. Pilih metode pembayaran
  4. Transfer ke nomor rekening yang muncul dan bantu sebarkan melalui sosial media anda

Disclaimer:

Campaigne ini merupakan bagian dari program Pendayagunaan Rumah Yatim dan untuk penghimpunan akan di salurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan sembako lansia dan keluarga dhuafa.

Informasi lebih lengkap dapat menghubungi : Yusica – 0822 9519 2142

 

UPDATE #184
4 Desember 2019

Rumah Yatim Bantu Kebutuhan Harian Lansia di Balong Sari

Puluhan lansia prasejahtera di Balong Sari Madya RT 02 RW 08, Tandes, Surabaya, mendapatkan bantuan sembako dari Rumah Yatim Cabang Surabaya. Bantuan tersebut diserahkan untuk membantu kebutuhan harian para lansia.

Sedikitnya 20 lansia prasejahtera mendapatkan bantuan sembako tersebut. Seluruhnya, menurut Relawan Rumah Yatim Surbaya Agus Kurnia, yang tinggal di sekitaran Asrama Rumah Yatim. Kondisinya pula sangat memprihatinkan. "Dari sisi ekonomi penerima manfaat tersebut kurang sekali," ujar Agus.

Penyaluran sembako yang dilaksanakan akhir pekan kemarin ini mendapat sambutan baik dari masyarakat. Sejumlah lansia sudah menanti sebelum pembagian dilakukan. Hal itu dikarenakan, jarangnya bantuan serupa yang datang dan menyasar masyarakat kurang mampu di daerah tersebut.

Ia berharap, bantuan sembako yang diberikan bisa bermanfaat bagi para lansia. Khususnya guna memenuhi kebutuhan beberapa hari ke depan. Agar, bisa selalu bahagia dalam menjalani kegiatan sehari-hari. "Semoga bisa bermanfaat bagi para mustahik," jelas Agus.

 

 

www.donasionline.id

UPDATE #183
4 Desember 2019

Rumah Yatim Bantu Kebutuhan Harian Lansia di Balong Sari

Puluhan lansia prasejahtera di Balong Sari Madya RT 02 RW 08, Tandes, Surabaya, mendapatkan bantuan sembako dari Rumah Yatim Cabang Surabaya. Bantuan tersebut diserahkan untuk membantu kebutuhan harian para lansia.

Sedikitnya 20 lansia prasejahtera mendapatkan bantuan sembako tersebut. Seluruhnya, menurut Relawan Rumah Yatim Surbaya Agus Kurnia, yang tinggal di sekitaran Asrama Rumah Yatim. Kondisinya pula sangat memprihatinkan. "Dari sisi ekonomi penerima manfaat tersebut kurang sekali," ujar Agus.

Penyaluran sembako yang dilaksanakan akhir pekan kemarin ini mendapat sambutan baik dari masyarakat. Sejumlah lansia sudah menanti sebelum pembagian dilakukan. Hal itu dikarenakan, jarangnya bantuan serupa yang datang dan menyasar masyarakat kurang mampu di daerah tersebut.

Ia berharap, bantuan sembako yang diberikan bisa bermanfaat bagi para lansia. Khususnya guna memenuhi kebutuhan beberapa hari ke depan. Agar, bisa selalu bahagia dalam menjalani kegiatan sehari-hari. "Semoga bisa bermanfaat bagi para mustahik," jelas Agus.

 

 

www.donasionline.id

UPDATE #182
2 Desember 2019

Rumah Yatim Beri Bantuan Kesejahteraan Bagi 16 Pengajar Anak Jalanan

Semangat para tenaga pengajar dalam mendidik di Kampung Wiratna RT 3 RW 1, Kelurahan Cicadas, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung, perlu diapresiasi. Upayanya mengajak anak-anak jalanan dengan membantu pendidikan agar memiliki kreativitas dan keterampilan.

Pada Selasa (26/11) lalu, Rumah Yatim Area Jawa Barat memberikan bantuan kesejahteraan kepada 16 guru di daerah tersebut. Relawan Rumah Yatim, Irwan menuturkan, bantuan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada para guru tersebut.

Guru-guru itu telah mendirikan perkumpulan untuk mengajarkan keterampilan, kreativitas dan beberapa ilmu pengetahuan kepada anak jalanan. Hal itu dilakukan agar memiliki pengetahuan dan keterampilan yang sama seperti anak-anak lainnya.

“Mereka mengabdikan diri kepada masyarakat khususnya di kampung itu, dia itu ngumpulin anak jalanan, gelandangan. Dia mengarahkan supaya anak itu punya kreativitas, ada yang punya kerajinan dan lainnya,” terang Irwan.

Menurutnya, mereka mengabdikan diri kepada masyarakat khususnya di kampung itu, supaya anak-anak prasejahtera yang tidak memiliki jaminan masa depan pendidikan, dapat mempunyai bakat dan kerajinan. Bahkan kata salah seorang guru mengatakan, dari pada anak-anak jalanan ini bermain tidak jelas lebih baik belajar yang suatu saat akan sangat bermanfaat untuk kehidupannya.

Dibalik dedikasinya, kata Irwan, para pengajar ini tidak memungut biaya sepeserpun kepada anak-anak. Semuanya dilakukan demi mendidik anak-anak tidak mampu bisa memiliki keterampilan untuk masa depannya. Irwan berharap, lewat bantuan ini, dapat menambah semangat mereka untuk terus istiqomah mengajarkan keterampilan bagi anak jalanan.

UPDATE #181
2 Desember 2019

Rumah Yatim Beri Bantuan Kesejahteraan Bagi 16 Pengajar Anak Jalanan

Semangat para tenaga pengajar dalam mendidik di Kampung Wiratna RT 3 RW 1, Kelurahan Cicadas, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung, perlu diapresiasi. Upayanya mengajak anak-anak jalanan dengan membantu pendidikan agar memiliki kreativitas dan keterampilan.

Pada Selasa (26/11) lalu, Rumah Yatim Area Jawa Barat memberikan bantuan kesejahteraan kepada 16 guru di daerah tersebut. Relawan Rumah Yatim, Irwan menuturkan, bantuan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada para guru tersebut.

Guru-guru itu telah mendirikan perkumpulan untuk mengajarkan keterampilan, kreativitas dan beberapa ilmu pengetahuan kepada anak jalanan. Hal itu dilakukan agar memiliki pengetahuan dan keterampilan yang sama seperti anak-anak lainnya.

“Mereka mengabdikan diri kepada masyarakat khususnya di kampung itu, dia itu ngumpulin anak jalanan, gelandangan. Dia mengarahkan supaya anak itu punya kreativitas, ada yang punya kerajinan dan lainnya,” terang Irwan.

Menurutnya, mereka mengabdikan diri kepada masyarakat khususnya di kampung itu, supaya anak-anak prasejahtera yang tidak memiliki jaminan masa depan pendidikan, dapat mempunyai bakat dan kerajinan. Bahkan kata salah seorang guru mengatakan, dari pada anak-anak jalanan ini bermain tidak jelas lebih baik belajar yang suatu saat akan sangat bermanfaat untuk kehidupannya.

Dibalik dedikasinya, kata Irwan, para pengajar ini tidak memungut biaya sepeserpun kepada anak-anak. Semuanya dilakukan demi mendidik anak-anak tidak mampu bisa memiliki keterampilan untuk masa depannya. Irwan berharap, lewat bantuan ini, dapat menambah semangat mereka untuk terus istiqomah mengajarkan keterampilan bagi anak jalanan.

UPDATE #180
27 November 2019

Ratusan Bantuan Sembako Disalurkan Bagi Warga di Dua Lokasi di Kota Medan

Meskipun bantuan yang diberikan tidak begitu banyak, namun sangat berarti bagi ratusan masyarakat di Kota Medan. Bantuan paket sembako disalurkan Rumah Yatim Cabang Sumatera Utara bagi 200 warga prasejahtera di dua lokasi berbeda di Kota Medan, pada Minggu (24/11) lalu. Bantuan ini diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangannya.


 
“Mereka itu untuk membeli kebutuhan pokok saja seperti beli beras, minyak dan lain-lain itu sangat berat. Karena pendapatannya tidak besar dan untuk memeuhi kebutuhan sehari-hari masih sangat kurang,” terang Ibnu, relawan Rumah Yatim.

Ia menyebutkan, dari dua lokasi penyaluran itu di antaranya Kampung Nelayan Kecamatan Medan Labuhan sebanyak 100 paket dan Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan sebanyak 100 paket. Dari pantauan Ibnu, banyak sekali warga tidak mampu yang hanya menggantungkan hidupnya pada pekerjaan nelayan, berjualan ikan asin, dan buruh cuci.

Menurutnya, daerah tersebut merupakan salah satu wilayah pelosok yang masyarakatnya jarang mendapat bantuan dari pemerintah setempat. Sehingga ketika ada bantuan sembako yang datang dari tim Rumah Yatim, ratusan warga menyambut dengan sangat antusias. Bagi mereka, bantuan yang datang ini seperti membawa angin segar di tengah kesulitan ekonomi.

“Alhamdulillah mereka sangat senang sekali. Mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan beban masalah ekonominya di tengah semakin tingginya harga kebutuhan pangan,” pungkasnya.

UPDATE #179
11 November 2019

Ratusan Sembako Dibagikan Pada Pembukaan Kantor Kas Baru Rumah Yatim

Ratusan paket sembako dibagikan Rumah Yatim Regional Jabodetabek kepada  masyarakat pada pembukaan Kantor Kas dan Asrama baru di Jalan Rawasari Selatan No. 36, Kelurahan Rawasari, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (7/11). Penerima manfaat merupakan mustahik yang tinggal di lingkungan kantor kas baru.
 
 
Menurut pemaparan Relawan Rumah Yatim Regional Jabodetabek, Rusmanto, sebanyak 105 paket sembako dibagikan dalam kesempatan kemarin. Masyarakat pula menyambut baik atas kegiatan tersebut. Selain itu, kegiatan juga mendapat dukungan aparatur pemerintahan setempat.
 
 
"Sasarannya lansia dan janda, ini lokasi baru kantor dan asrama putra," paparnya, saat diwawancarai jurnalis Rumah Yatim.
 
Ia mengungkapkan, pembagian sembako didasari atas kepedulian Rumah Yatim terhadap sekitar. Terutama ini sebagai bentuk perkenalan pembukaan kantor kas baru. "Agar lebih dekat dan masyarakat baik mustahik serta donatur bisa tahu," ujarmya.
 
 
Namun demikian, ia berharap bantuan sembako juga bukan sekadar seremonial semata. Akan tetapi, bermanfaat untuk membantu kebutuhan masyarakat kurang mampu. Khususnya, yang berada di sekitaran kantor kas Rumah Yatim.

 

UPDATE #178
5 November 2019

Rumah Yatim Riau Beri Santunan untuk Lima Guru Honorer di SMPN 2 Minas

 
Rumah Yatim Cabang Riau kembali memberikan santunan kepada para guru honorer. Sedikitnya lima guru honorer di SMPN 2 Minas, Montikato, Desa Mandi Angin, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, mendapat santunan pada Selasa (29/10) kemarin.
 
Program kesejahteraan guru diberikan Rumah Yatim sebagai bentuk apresiasi. Karena para guru ini telah mengabdi dan membantu dalam membentuk generasi yang lebih baik.
 
"Ini merupakan salah satu apresiasi dari Rumah Yatim untuk mereka yang rela mengorbankan waktunya, tenaganya, dan berbagi ilmu untuk bisa membuat anak-anak di sekitarnya menjadi manusia yang lebih baik lagi," ungkap Relawan Rumah Yatim Cabang Riau, Rista.
 
Ia berharap, apa yang Rumah Yatim berikan bisa bermanfaat. Serta menambah semangat untuk mereka demi mencetak generasi-generasi yang berakhlak, berbudi pekerti, dan berprestasi.
UPDATE #177
5 November 2019

30 Keluarga di Desa Mandi Angin Terima Bantuan Sembako
Rumah Yatim

Sebanyak 30 keluarga di Desa Mandi Angin, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak telah mendapat bantuan sembako yang disalurkan oleh Rumah Yatim Cabang Riau, Rabu (30/10) kemarin. Bantuan tersebut merupakan salah satu program rutin Rumah Yatim.

Berdasarkan pantauan Relawan Rumah Yatim, kondisi masyarakat di desa tersebut cukup memprihatinkan. Pasalnya, sebagian besar masyarakat sudah tidak sanggup lagi bekerja. "Setelah kami melakukan survei ke lokasi, ternyata di sana banyak ditemukan lansia, dan masyarakat yang sakit. Sehingga mereka sudah tidak sanggup lagi untuk bekerja," kata Rista.

Lebih lanjut, ia menuturkan, para penerima bantuan sembako terlihat sangat bahagia dan bersyukur ketika mendapat bantuan yang disalurkan oleh Rumah Yatim. "Mereka mengucapkan banyak terima kasih kepada para donatur dan Rumah Yatim karena masih ada yang memberikan bantuan," pungkasnya.

UPDATE #176
5 November 2019

Rumah Yatim Rutin Salurkan Sembako
Bagi Masyarakat Loktabat Selatan

Rumah Yatim Banjarbaru telah menyalurkan bantuan paket sembako kepada masyarakat prasejahtera dan anak-anak yatim. Bantuan ini disalurkan di RT 01 dan 02, RW 01, Kelurahan Loktabat Selatan, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kota Banjarbaru, Sabtu (2/11).

Menurut Manager Rumah Yatim Area Kalimantan, Indra Abdullah, penyaluran bantuan paket sembako ini merupakan agenda rutin tiap cabang yang ada di Kalimantan. Sasarannya dari kalangan kurang mampu, baik pekerja serabutan, janda prasejahtera, dan anak yatim. "Alhamdulillah telah tersalurkan bantuan sembako rutin untuk masyarakat," kata Indra.

Ia menambahkan, pada kesempatan awal November ini sebanyak 95 orang menerima manfaat bantuan sembako. Indra berharap bantuan sembako yang diberikan Rumah Yatim dapat bermanfaat bagi penerima. Khususnya, untuk memenuhi kebutuhan beberapa hari ke depan.

UPDATE #175
5 November 2019

Paket Sembako Gratis Dibagikan untuk 20 Keluarga Prasejahtera
di Kuripan


Bantuan paket sembako disalurkan Rumah Yatim Banjarmasin kepada sejumlah keluarga prasejahtera di Kelurahan Kuripan, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin, Sabtu (2/11). Bantuan sembako merupakan salah satu program yang ada di Rumah Yatim untuk membantu kesejahteraan umat.

Menurut Relawan Rumah Yatim Area Kalimantan, Ricky Setiawan mengatakan, seluruh penerima manfaat beragam. Mulai dari sebatang kara, penderita stroke, pemulung, dan buruh serabutan. Penerima manfaat pula, kata dia, merupakan hasil rekomendasi aparatur pemerintahan setempat.


"Untuk penerimanya insyaAllah dari kalangan kurang mampu dan dari rekomendasi PKH, insya Allah lebih tepat sasaran," ujarnya.

Bantuan paket sembako tersebut sedikitnya bisa dirasakan oleh 20 keluarga prasejahtera. Menurut Ricky, kegiatan yang dilaksanakannya kemarin itu untuk meringankan beban kebutuhan pangan serta pengeluarannya sehari-hari. Selain itu, ia berharap penerima manfaat bisa termotivasi dengan adanya bantuan tersebut.

Sebelumnya, penyaluran bantuan sembako ini dilakukan dengan cara door to door (dari rumah ke rumah). Hal itu, tambah Ricky, untuk memastikan tiap mustahik benar-benar tepat sasaran. "Kami  bersama relawan yang lain menyusuri permukiman, karena akses sendiri hanya bisa dilalui roda dua," tutupnya.

UPDATE #174
5 November 2019

Paket Sembako Gratis Dibagikan untuk 20 Keluarga Prasejahtera
di Kuripan


Bantuan paket sembako disalurkan Rumah Yatim Banjarmasin kepada sejumlah keluarga prasejahtera di Kelurahan Kuripan, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin, Sabtu (2/11). Bantuan sembako merupakan salah satu program yang ada di Rumah Yatim untuk membantu kesejahteraan umat.

Menurut Relawan Rumah Yatim Area Kalimantan, Ricky Setiawan mengatakan, seluruh penerima manfaat beragam. Mulai dari sebatang kara, penderita stroke, pemulung, dan buruh serabutan. Penerima manfaat pula, kata dia, merupakan hasil rekomendasi aparatur pemerintahan setempat.


"Untuk penerimanya insyaAllah dari kalangan kurang mampu dan dari rekomendasi PKH, insya Allah lebih tepat sasaran," ujarnya.

Bantuan paket sembako tersebut sedikitnya bisa dirasakan oleh 20 keluarga prasejahtera. Menurut Ricky, kegiatan yang dilaksanakannya kemarin itu untuk meringankan beban kebutuhan pangan serta pengeluarannya sehari-hari. Selain itu, ia berharap penerima manfaat bisa termotivasi dengan adanya bantuan tersebut.

Sebelumnya, penyaluran bantuan sembako ini dilakukan dengan cara door to door (dari rumah ke rumah). Hal itu, tambah Ricky, untuk memastikan tiap mustahik benar-benar tepat sasaran. "Kami  bersama relawan yang lain menyusuri permukiman, karena akses sendiri hanya bisa dilalui roda dua," tutupnya.

UPDATE #173
2 November 2019

Rumah Yatim Akan Salurkan Paket Sembako untuk 20
Keluarga Prasejahtera

Rumah Yatim Banjarmasin akan menyalurkan bantuan paket sembako bagi keluarga prasejahtera di Kelurahan Kuripan, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin, Jumat (1/11). Bantuan sembako merupakan program hasil realisasi dana zakat, infak, dan sedekah yang diamanahkan pada Rumah Yatim.
 
Menurut pemaparan Relawan Rumah Yatim Area Kalimantan, Ricky Setiawan, pembagian sembako akan dilakukan selepas shalat Jumat (1/11). Selain itu, penerima manfaat sedikitnya 20 keluarga kurang mampu yang ada di daerah tersebut. "Bada shalat Jumat di ekseskusinya," tutur Ricky.
 
 
Ia mengungkapkan, pembagian sembako kali ini sedikit berbeda dari kegiatan sebelumnya. Salah satunya ialah dari paket dan pengemasan sembako yang menggunakan keranjang parcel. Hal tersebut, kata dia, untuk memberikan rasa bahagia yang lebih kepada penerima manfaat. "Insya Allah semuanya dari kalangan kurang mampu," ungkap Ricky.
 
Kegiatan pengemasan paket sembako pula melibatkan anak asuh Rumah Yatim. Tiap anak terlihat bersemangat dan senang dengan kegiatan tersebut. Hal itu pula untuk membentuk rasa kepedulian anak asuh terhadap sesama.

 

UPDATE #172
29 Oktober 2019

Ratusan Warga di Dusun Penunjak Dapat Bantuan Sembako
Rumah Yatim

 
Ratusan warga prasejahtera di Dusun Penunjak, Desa Batu Jai, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah sangat antusias terhadap kedatangan tim Rumah Yatim Cabang Mataram NTB, Jumat (25/10) lalu. Pasalnya, sebanyak 100 warga prasejahtera di daerah tersebut mendapat bantuan paket sembako, yang belum pernah mereka dapatkan sebelumnya.
 
 
Kepala Cabang Rumah Yatim Mataram NTB, Amir Sumarna menuturkan, bantuan ini diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat kurang mampu yang mayoritasnya adalah lansia dhuafa. Selain lansia, bantuan ini juga diberikan kepada keluarga dhuafa yang sama-sama membutuhkan bantuan agar bisa menyambung hidupnya. 
 
 
“Sekarang ini mereka lagi pada susah, tidak ada yang bisa dikerjakan karena lagi kekeringan. Bercocok tanam pun gak bisa karena kekeringan. Alhamdulillah ada bantuan dari Rumah Yatim. Setidaknya bisa sedikit membantu,” tuturnya.
 
 
Kemarau yang panjang membuat sebagian para mustahik ini tidak bisa bekerja karena lahan yang kering. Bahkan, para lansia ini sudah tidak bekerja. Di tengah keterbatasan yang ada, masyarakat setempat bersyukur ada bantuan sembako dari Rumah Yatim.
 
Amir berharap, bantuan ini sedikitnya bisa mengurangi permasalahan ekonomi warga sekitar. Serta menjadi penyambung hidup dari hari ke hari, di tengah naiknya bahan kebutuhan pokok yang semakin tinggi. Meskipun bantuan yang diberikan tidak begitu besar, namun sangat berarti bagi mereka.

 

UPDATE #171
24 Oktober 2019

Rumah Yatim Bantu Kebutuhan Masyarakat Pelosok Desa Karang Sari

Rumah Yatim Cabang Lampung menyalurkan bantuan sembako bagi masyarakat prasejahtera di Batu Ruguk, Desa Karang Sari, Kecamatan Air Nangingan, Kabupaten Tanggamus, Senin (21/10). Pembagian sembako tersebut berbarengan dengan penyaluran sejumlah program untuk anak yatim dan dhuafa.

Menurut pemaparan Relawan Rumah Yatim, Dwi Apriana, sembako disalurkan kepada masyarakat yang kondisi ekonomi bawah. Selain itu, wilayah jangkauan saat ini pula termasuk pelosok yang jauh dari keramaian perkotaan.

Bantuan sembako tersebut, sambung Dwi, sedikitnya bisa dirasakan manfaatnya oleh 162 penerima atau kepala keluarga. Penerima manfaat pula beragam mulai dari buruh petani, lansia dhuafa, serta beberapa di antaranya sudah tidak berpenghasilan.

"Dari kalangan menengah ke bawah, kondisinya sedikit memprihatinkan, karena banyak dari mereka buruh yang penghasilannya tak seberapa," tutur Dwi, Rabu (23/10).

Ia berharap, bantuan sembako yang diberikan Rumah Yatim bisa bermanfaat untuk kebutuhan beberapa hari ke depan. Selain itu, kegiatan ini pula untuk memberikan kebahagiaan bagi masyarakat di pelosok desa.

UPDATE #170
21 Oktober 2019

Bantuan Sembako Didistribusikan Bagi 112 Lansia di
Kecamatan Kramat

Kebutuhan pangan merupakan kebutuhan paling pokok bagi manusia. Namun keterbatasan ekonomi yang dialami warga prasejahtera seringkali tidak terpenuhinya kebutuhan pangan tersebut. Kamis (17/10) lalu, Rumah Yatim Cabang Tegal mendistribusikan bantuan paket sembako kepada 112 Lansia dhuafa, di dua desa, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal.

Kepala Cabang Rumah Yatim Tegal, Jajang Khoeruman mengungkapkan, bantuan ini disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan warga prasejahtera di Desa Bongkok dan Desa Babakan. Mereka hidup dalam keterbatasan dan serba kekurangan, mata pencahariannya pun ada yang sebagai pemulung, namun mayoritas sudah tidak bekerja.

Oleh karena itu, adanya bantuan ini untuk membantu kebutuhan pokok hariannya. “Kondisi penerima manfaatnya lansia dan janda tua. Mereka sudah tidak bekerja dan hanya mengandalkan bantuan dari tetangga atau saudaranya, jadi hidupnya di bawah garis kemiskinan,” ungkap Jajang.

Ketika tim relawan Rumah Yatim datang untuk mendistribusikan bantuan, kata dia, masyarakat sangat menyambut antusias dan senang. Bahkan mereka berbondong-bondong mendatangi titik kumpul, lalu antre dengan tertib agar bisa mendapat bantuan tersebut.

Meskipun bantuan yang diberikan tidak begitu banyak, namun sangat berarti bagi mereka. Ia berharap, bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi ratusan lansia itu. “Mudah-mudahan bantuan ini bisa menyambung untuk kebutuhan makannya sehari-hari,” pungkasnya.

UPDATE #169
10 Oktober 2019

Terbaring Lemah Sepuluh Bulan, Rumah Yatim Beri Bantuan Bagi
Bakri dan Keluarga

Sudah sepuluh bulan ini, Mohamad Bakri (43) terbaring lemah di rumahnya. Hal itu disebabkan dirinya pernah terjatuh dari tangga saat hendak membetulkan genting yang bergeser. Sejak saat itu, dia yang merupakan kepala keluarga tidak bisa bekerja, karena kondisinya yang tidak bisa bangun. Selain itu, dia tidak bisa berobat ke dokter, lantaran tidak ada biaya.

Atas kondisi itu, Rumah Yatim Cabang Tegal memberikan bantuan sembako kepada keluarga tersebut, yang berlokasi di Desa Kertaharja RT 06 RW 02, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, pada Rabu (9/10). Bantuan itu diberikan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-harinya.

Kepala Cabang Rumah Yatim Tegal, Jajang Khoeruman menjelaskan, sejak jatuh, Bakri- sapaan akrabnya belum pernah dibawa ke dokter karena tidak ada biaya. Sudah dua kali dia hanya dibawa ke ahli tulang, lantaran sempat patah tulang. Sekarang tulangnya sudah menyatu, tapi ahli tulang tidak bisa mengobati saraf. Alhasil Bakri hanya bisa terbaring lemah, keluarganya pun tidak bisa berbuat banyak.

“Karena tidak ada biaya, jadi belum pernah ke dokter saraf, karena takut biayanya mahal. Selama sepuluh bulan itu pula cuma berbaring saja tidak bisa bekerja,” ungkapnya.

Kendati demikian, sambung dia, sang istri tidak bisa bekerja karena tidak bisa meninggalkan suaminya sendirian serta kedua anaknya yang masih kecil. Akhirnya untuk kebutuhan sehari-hari, istrinya hanya mengandalkan bantuan dari warga setempat dan saudaranya. Jajang berharap, bantuan ini dapat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan harian mereka.

UPDATE #168
8 Oktober 2019

Bantuan Sembako Didistribusikan Rumah Yatim Bagi 200 Warga
di Medan Johor

Rumah Yatim Cabang Medan mendistribusikan ratusan paket bantuan sembako kepada 200 masyarakat prasejahtera. Bantuan ini diberikan di Kantor Kelurahan Medan Johor, Jalan Karya Jaya, Medan Johor, Kota Medan, pada Minggu (6/10) lalu. Bantuan tersebut didistribusikan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan warga yang hidupnya kekurangan.

Relawan Rumah Yatim Medan, Ibnu menuturkan, bantuan ini diberikan melihat dari kondisi warga sekitar yang hidup di tengah himpitan ekonomi. Karena bahan kebutuhan pokok seperti beras dan lainnya semakin melambung tinggi. Sehingga bagi warga menengah ke bawah hal itu sangat sulit.

Oleh karena itu, ketika adanya bantuan ini sangat disambut antusias oleh warga. “Kondisi ekonomi warga sekitar terbilang susah, rata-rata menengah ke bawah. Jadi sangat sulit untuk beli kebutuhan pokok. Karena penghasilan mereka sangat rendah,” tuturnya.

Menurutnya, antusiasme warga ini membuat para penerima manfaat merasa terbantu dengan adanya bantuan sembako. Di tengah harga kebutuhan pokok yang semakin tinggi, Rumah Yatim hadir untuk membantu.

Meskipun bantuan yang diberikan tidak begitu banyak, kata dia, bantuan ini sangat berarti bagi mereka. Adapun mata pemncaharian warga di antaranya buruh tani, kuli bangunan dan, serabutan.

Selain menyalurkan bantuan, sambung Ibnu, tim Rumah Yatim juga turut menyosialisasikan akan dibukanya Asrama Putri, di Jalan Tanawisata, Kota Medan. Ia berharap, lewat bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi warga sekitar.

UPDATE #167
7 Oktober 2019

Paket Sembako Disalurkan Rumah Yatim Riau Bagi
Masyarakat Prasejahtera

Keterbatasan ekonomi karena penghasilan yang kurang menentu membuat sebagian masyarakat di Desa Bangun Jaya, Kecamatan Tembusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu, hidup kekurangan. Senin (30/9) lalu, tim Rumah Yatim Cabang Riau kembali menyambangi masyarakat prasejahtera untuk menyalurkan 30 paket sembako.

Relawan Rumah Yatim Cabang Riau, Firdha, bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian Rumah Yatim. "Kita memberikan paket sembako kepada orang-orang kurang mampu, di sana terdapat cukup banyak lansia juga," paparnya.

Menurutnya, desa tersebut sedang mengalami kekeringan. Sebagian besar masyarakat bekerja sebagai petani dan buruh, sehingga pada saat musim kemarau penghasilan mereka menjadi berkurang.

Ia juga menambahkan, masyarakat di sana mengungkapkan rasa syukurnya, karena melalui bantuan yang disalurkan oleh Rumah Yatim, masyarakat di desa itu menjadi sangat terbantu. Terutama untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

"Terima kasih atas bantuan yang telah diberikan oleh Rumah Yatim, insya Allah ini sangat membantu untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari," ungkapnya.

UPDATE #166
1 Oktober 2019

Tebar Kebahagiaan untuk Masyarakat Mandegin Lewat
Bantuan Sembako

Rumah Yatim Cabang Surabaya membagikan ratusan paket sembako kepada masyarakat prasejahtera yang tinggal di Kampung Mandegin, Desa Demung, Kecamatan Ketah, Kabupaten Situbundo, Jumat (27/9) lalu. Bantuan sembako merupakan salah satu realisasi dari hasil zakat, infak, dan sedekah di Rumah Yatim.

Menurut pemaparan Kepala Cabang Rumah Yatim Surabaya, Agus Muhammad Yusuf, penerima manfaat merupakan kalangan fakir miskin, buruh tani, pencari ikan atau nelayan serta janda dhuafa. Sebanyak 100 paket sembako diberikan kepada masing-masing kalangan tersebut.

"Karena mereka ketika saya survei betul mereka sangat membutuhkan sekali untuk membantu nyambung hidup mereka," ujarnya, Minggu (29/9).

Ia mengungkapkan, pendapat masyarakat sendiri sangat terbatas hanya mengadalkan sumber mata pencaharian yang tidak tetap. Rata-rata, kata dia, kondisi tersebut membuat saat ini masyarakat sebagian besar tidak mendapatkan penghasilan. Bantuan ini untuk menutupi kebutuhan masyarakat beberapa hari ke depan.

Selain itu, sambung dia, harapannya bantuan sembako tersebut bisa menjadi semangat masyarakat untuk tetap bekerja secara lebih. Karena beberapa hari ke depan kebutuhan pokoknya telah terpenuhi. Namun demikian, ia berharap masyarakat dapat senyum bahagia dengan adanya bantuan sembako ini.

"Agar mereka lebih semangat lagi dalam bekerja dan mereka minimalnya para lansia ketika sudah menerima bantuan tersebut bisa tersenyum bahagia," tuturnya.

UPDATE #165
28 September 2019

Bantuan Sembako Didistribusikan Bagi 120 Keluarga Dhuafa
di Sutapranan

Sudah beberapa bulan ini, sebagian wilayah Indonesia dilanda kekeringan. Sehingga bagi petani tidak bisa berbuat banyak karena tidak ada yang bisa dikerjakan. Akibatnya aktivitas pereknonomian bagi masyarakat kalangan menengah ke bawah pun menjadi terhambat. Minggu (21/9) lalu, Rumah Yatim Cabang Tegal mendistribusikan bantuan paket sembako kepada 120 keluarga dhuafa, di Desa Sutapranan, Kecamatan Dukuhturi, Kota Tegal.

Kepala Cabang Rumah Yatim Tegal, Jajang Khoeruman menuturkan, bantuan ini diberikan kepada keluarga dhuafa, beberapa di antaranya terdiri dari lansia. Mereka hidup dalam keterbatasan dan serba kekurangan. Mata pencahariannya pun hanya sekadar buruh tani dan buruh harian lepas, sehingga penghasilannya tidak menentu.

Oleh karena itu, adanya bantuan ini untuk membantu kebutuhan pokok hariannya. “Kebetulan sebelumnya kita sudah pernah kasih bantuan sembako ke sana, tapi belum semuanya. Dikhawatirkan terjadi kecemburuan sosial, maka kita realisasikan di bulan ini,” ungkapnya.

Selain itu, diketahui juga, sebagian keluarga dhuafa yang terdiri dari lansia itu ada yang masih bekerja sebagai pemulung botol plastik untuk menyambung hidupnya. Ketika tim relawan Rumah Yatim datang untuk mendistribusikan bantuan, kata dia, masyarakat sangat menyambut antusias terhadap adanya bantuan.

Bahkan, mereka berbondong-bondong mendatangi titik kumpul. Lalu antre dengan tertib agar bisa mendapat bantuan tersebut. Meskipun bantuan yang diberikan tidak begitu banyak, namun sangat berarti bagi mereka. Jajang berharap, bantuan ini dapat meringankan beban permasalahan ekonomi ratusan keluarga dhuafa itu.

UPDATE #164
24 September 2019

Rumah Yatim Kurangi Beban Kebutuhan Harian Ratusan
Mustahik Cikeusik

Ratusan paket sembako disalurkan Rumah Yatim Regional Jabodetabek untuk masyarakat prasejahtera di Desa Cikeusik, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Minggu (22/9) kemarin. Kegiatan tersebut merupakan bentuk realisasi zakat, infak, dan sedekah kepada Rumah Yatim.

Menurut relawan Rumah Yatim Regional Jabodetabek, Rusmanto, seluruh penerima manfaat dari keluarga prasejahtera dan mayoritas di antaranya pula lansia dhuafa. Bantuan sembako ini, kata dia, disalurkan di sejumlah titik karena kondisi penerima manfaat yang tidak memungkinkan.

"Insya Allah apa yang kami berikan merupakan amanah dari donatur untuk mereka yang berhak," ujarnya.

Penerima manfaat bantuan sembako tersebut sebanyak 155 mustahik. Menurut Rusmanto, daerah tersebut termasuk wilayah dengan angka perekonomian rendah. Oleh karena itu, bantuan sembako diberikan agar masyarakat bisa terpenuhi kebutuhan sehari-harinya.

Ia berharap, bantuan sembako tersebut bisa menjadi penyambung kebutuhan harian masyarakat. Khususnya, untuk mengurangi beban pengeluarannya. Agar, kata dia, bisa dipergunakan untuk kebutuhan lainnya di luar itu. "Mudah-mudahan bisa membantu kebutuhan beberapa hari ke depan," tutur Rusmanto.

UPDATE #163
19 September 2019

Rumah Yatim Dukung Kebutuhan Pokok 230 Mustahik di Desa Pabuaran

Rumah Yatim Regional Jabodetabek memberikan ratusan paket sembako kepada masyarakat prasejahtera di Desa Pabuaran, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Rabu (18/9) kemarin. Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung kebutuhan pokok sehari-hari masyarakat.

Menurut pemaparan relawan Rumah Yatim Regional Jabodetabek, Ali Ridwan, penerima manfaat rata-rata dari kalangan fakir, miskin, serta lansia dhuafa yang sudah tidak bekerja. Namun, sebagian juga dari keluarga prasejahtera yang hanya bekerja sebagai buruh harian lepas.

Bantuan paket sembako, sambung Ali, diberikan sedikitnya kepada 230 penerima manfaat di Desa Pabuaran. Kegiatan ini pula merupakan tindak lanjut dari program lain yang diadakan sehari sebelumnya. Hal itu, kata dia, meninjau kondisi masyarakatnya mayoritas kurang mampu.

"Insya Allah bantuan ini merupakan bentuk perhatian kami bagi masyarakat, dan tindak lanjut atas keadaan di lapangan karena banyak yang kurang secara ekonominya," ujar Ali.

Sembako yang diberikan sendiri merupakan amanah dari realisasi titipan zakat, infak, dan sedekah donatur kepada Rumah Yatim Jabodetabek. Ini pula, tambah Ali, menjadi bukti keseriusan Rumah Yatim dalam upaya mengentaskan permasalahan sosial ekonomi yang ada di masyarakat. "Terlebih kami mempunyai tanggung jawab kepada masyarakat kurang mampu yang perlu diperhatikan," ujarnya.

UPDATE #162
17 September 2019

350 Paket Sembako Disalurkan Rumah Yatim Yogyakarta Bagi Masyarakat Prasejahtera

Keterbatasan ekonomi karena penghasilan yang kurang menentu membuat sebagian masyarakat di Kecamatan Samigaluh hidup dalam keterbatasan. Minggu (16/9) kemarin, tim Rumah Yatim Cabang Yogyakarta kembali menyambangi masyarakat yang kurang mampu untuk menyalurkan 350 paket sembako.

Relawan Rumah Yatim Cabang Yogyakarta, Jejen, bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian Rumah Yatim. "Kita memberikan paket sembako dan baju layak pakai di 5 dusun yang ada di Desa Purwoharjo, Kecamatan Samigaluh. Pelaksanaannya di Dusun Kalinongko, penerimanya yaitu Dusun Kalinongko, Puyang, Bangun Rejo, Sendang Mulyo, dan Sendangrejo," paparnya.

Menurutnya, desa tersebut sedang mengalami kekeringan. Karena sebagian besar masyarakat bekerja sebagai petani dan buruh, sehingga pada saat musim kemarau penghasilan mereka menjadi berkurang.

Kepala Desa Purwoharjo, Raden Antonious Ariwibowo, mengungkapkan rasa syukurnya. Karena melalui bantuan yang disalurkan oleh Rumah Yatim, masyarakat di desanya menjadi sangat terbantu. Terutama untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

"Terima kasih atas bantuan yang telah diberikan oleh Rumah Yatim, beginilah kondisi daerah kami, masyarakat kami, insya Allah ini sangat membantu untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari," ungkapnya.

UPDATE #161
16 September 2019

Paket Sembako Rumah Yatim Bantu Kebutuhan Puluhan Keluarga Prasejahtera

Puluhan keluarga prasejahtera di Desa Purwodadi Simpang, Kecamatan Tanjung Bindang, Kabupaten Lampung Selatan, mendapat bantuan paket sembako dari Rumah Yatim Cabang Lampung. Sembako tersebut diberikan untuk membantu kebutuhan dapur dan hariannya.

"Mudah-mudahan bisa membantu kebutuhan mereka," tutur Herman, Kepala Cabang Rumah Yatim Lampung, Sabtu (14/9).

Ia mengatakan, seluruh penerima manfaat memang kondisinya sangat memprihatinkan. Selain dari segi ekonomi yang kurang mereka pula hanya bekerja sebagai buruh tani. Sedikitnya, bantuan paket sembako tersebut diberikan kepada 21 penerima manfaat. "Mereka termasuk ekonomi menengah ke bawah," ujarnya.

Ia berharap, bantuan pakat sembako dari Rumah Yatim Lampung ini bisa membantu memenuhi kebutuhan beberapa hari ke depan. Terutama untuk menunjang makan sehari-hari. Selain itu, kata dia, membantu mengurangi pengeluaran agar dapat dipergunakan untuk kebutuhan lainnya.

Bantuan lain pula, sambung Herman, diberikan bagi sejumlah lansia dan orang-orang dalam keadaan sakit. Bantuan itu direalisasikan dalam program biaya hidup dan peduli sesama. Namun, ia pula memberikan dukungan dan perhatian kepada sejumlah dai lewat santunan.

UPDATE #160
5 September 2019

60 Paket Sembako Di Salurkan Rumah Yatim Bali Bagi Masyarakat Prasejahtera

Keterbatasan ekonomi karena penghasilan yang kurang menentu membuat sebagian masyarakat di Jalan Melasti, Dusun Kelan Tuban, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali hidup dalam kesederhanaan. Sabtu (31/8) lalu, tim Rumah Yatim Cabang Bali kembali menyambangi masyarakat yang kurang mampu untuk menyalurkan 60 paket sembako.

Relawan Rumah Yatim Cabang Bali, Ahmad Fauzi, bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian Rumah Yatim. Menurutnya, sebagian masyarakat di sana hanya berpenghasilan dari memulung.\

“Setelah kita melakukan survei agar bisa tepat sasaran, dan di pemukiman ini warganya hanya berpenghasilan dari memungut sampah dengan upah yang tidak menentu, serta rata-rata mereka adalah pendatang yang mencoba mengadu nasib,” paparnya.

Selain bantuan berupa sembako, tim Rumah Yatim Cabang Bali juga turut menyalurkan bantuan biaya hidup untuk empat lansia, bantuan peduli sesama untuk dua orang yang sedang sakit, bantuan pendidikan kepada 12 anak, serta bantuan perbaikan mushola.

“Alhamdulillah kami senang melihat mereka tersenyum sumringah ketika kami hendak memberikan bantuan tersebut. Merekapun turut mendoakan kami serta donatur agar selalu dilancarkan setiap urusan dan rezekinya,” pungkasnya.

UPDATE #159
5 September 2019

Bantuan Sembako Diberikan Bagi 200 Warga Di Sekitar TPA Sampah Marelan

Penghasilan yang tidak menentu membuat masyarakat prasejahtera yang tinggal di sekitar lingkungan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah, Jalan Marelan Raya Pasar, Rengas Pulau, Kota Medan, hidup dalam keterbatasan ekonomi. Rumah Yatim Cabang Medan mendistribusikan bantuan sembako kepada 200 masyarakat prasejahtera, pada Minggu (1/9) lalu.

Kepala Cabang Medan, Dasep mengungkapkan, ratusan bantuan paket sembako ini diberikan sebagai bentuk kepedulian Rumah Yatim dalam membantu ratusan masyarakat prasejahtera. Mengingat para penerima manfaat ini hidup dalam keterbatasan ekonomi sehingga untuk memenuhi kebutuhannya terbilang serba kekurangan.

“Penyaluran bantuan ini juga kan bagian dari pengabdian kita kepada masyarakat. Melihat kondisi mereka yang memprihatinkan, jadi kita bantu juga dari segi pangannya,” tuturnya.

Mayoritas masyarakat setempat bermata pencaharian sebagai pemulung dan pemilah sampah, sehingga untuk memenuhi kebutuhan harian terbilang seadanya. Hadirnya bantuan ini, kata dia, disambut antusias oleh mereka, karena sebelumnya tidak ada bantuan semacam ini.

Menurutnya, kesejahteraan ekonomi memang belum merata dirasakan masyarakat Indonesia sehingga seringkali menimbulkan permasalahan ekonomi. Dasep berharap, bantuan yang diberikan dapat memberikan semangat baru bagi ratusan masyarakat prasejahtera dalam menjalani hidupnya di tengah himpitan ekonomi, serta diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan hariannya.

UPDATE #158
27 Agustus 2019

Rumah Yatim Bantu Penuhi Nutrisi 50 Anak Yatim Dan Dhuafa Di Lampung

a8555dc3-9056-4e9a-a1cf-fa69cca4fcaf.jpg

Akhir pekan kemarin, Rumah Yatim Cabang Lampung kembali merealisasikan program ‘Yatim Bisa Makan’. Program ini diberikan bagi 50 anak yatim dan dhuafa di Kelurahan Gulak Galik, Kecamatan Teluk Betung Utara, Kota Bandar Lampung.

Pemberian bantuan tersebut salah satunya untuk mendukung nutrisi sehat bagi anak-anak yatim dan dhuafa di daerah tersebut. Selain itu, menurut Kepala Cabang Rumah Yatim Lampung, Herman, hal serupa pula dilakukan di Kedaton salah satu wilayah lain di Kota Bandar Lampung.

Herman mengungkapkan, realisasi program tersebut tidak lain untuk mendukung tumbuh kembang anak lewat asupan makanan yang baik. Karena tidak sedikit dari anak-anak di wilayah tersebut yang jarang sekali mengonsumsi makanan 4empat sehat lima sempurna.

“Lebih ke niatan kami untuk memberikan nutrisi yang sehat,” ujar Herman, Senin (26/8).

Di sisi lain, tambah Herman, program yatim bisa makan ini untuk mengurangi beban kebutuhan orangtua atau wali anak. Karena, Rumah Yatim telah memberikan sejumlah tambahan makanan bagi anak. Selain itu, kegiatan ini juga bentuk perhatian agar anak yatim dan dhuafa khususnya di Bandar Lampung bisa bahagia.

 

UPDATE #157
27 Agustus 2019

Ratusan Masyarakat Leuwibatu Terima Bantuan Paket Sembako Rumah Yatim

13743108-10cb-4e56-89e2-3c8d80a4fedb.jpg

Rumah Yatim Regional Jabodetabek telah memberikan bantuan paket sembako kepada ratusan mustahik di Desa Leuwibatu, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Bantuan tersebut untuk membantu kebutuhan pokok masyarakat kurang mampu.

Relawan Rumah Yatim Jabodetabek, Ali Ridwan mengatakan, penerima manfaat bantuan paket sembako sebanyak 150 mustahik. Suasana pembagian juga sangat ramai dan disambut antusias masyarakat sekitar. Hal itu, kata dia, dikarenakan saat ini sedang memasuki musim paceklik.

“Sangat antusias dari masyarakat bahkan dari acara belum dimulai, masyarakat sudah berjubel memenuhi area pembagian,” tutur Ali, saat memberikan keterangan Senin (26/8).

df405e55-897e-4d1c-843c-b115552fd416.jpg

Selain itu, tambah Ali, wilayah tersebut salah satu mayoritas masyarakat prasejahtera. Penghasialnnya pula hanya mengandalkan menjadi buruh tani dan kuli punggung. Hal itu membuat masyarakat hanya mampu memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

“Dari data yang kami peroleh, daerah tersebut temasuk daerah yang tinggi angka kemiskinannya,” ujarnya.

c7f035ae-d4c5-4175-ba8f-84aca0b9315a.jpg

Ia berharap, bantuan paket sembako tidak serta merta menjadi pengurang beban harian masyarakat. Akan tetapi lebih dari itu bisa memberikan kebahagiaan agar semangat bekerjanya terus terjaga. Ke depannya, ia juga berharap ada program lain yang dapat disinergikan untuk menuntaskan permasalahan sosial yang ada.

“Harapannya masyarakat merasa terbantu untuk kebutuhan pangan beberapa hari ke depan,” pungkasnya.

 

UPDATE #156
26 Agustus 2019

Rumah Yatim Beri Bantuan Sembako Bagi 150 Warga Sindang Mulya

Kamis (22/8) lalu, Rumah Yatim Area Jawa Barat membagikan bantuan paket sembako kepada 150 warga prasejahtera. Bantuan ini diberikan di Kampung Sindang Mulya, Desa Cukang Genteng, Kecamatan Pasir jambu, Kabupaten Bandung.

Relawan Rumah Yatim, Solehudin menuturkan, mayoritas penerima manfaatnya berprofesi sebagai buruh tani. Oleh karena itu, bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat setempat, yang saat ini tengah mengalami krisis pangan akibat gagal panen karena kekeringan. Meskipun lahan pertaniannya milik orang lain, namun dari lahan itulah mereka bisa mendapat penghasilan.

“Sekarang kan lagi musim kemarau jadi kondisi masyarakatnya hidup seadanya. Selama musim kemarau ini akhirnya mereka nyari kerja serabutan saja,” ungkapnya.

Ketika tim relawan datang untuk mendistribusikan bantuan, kata dia, masyarakat sangat menyambut antusias terhadap adanya bantuan. Mereka berbondong-bondong mendatangi titik kumpul, lalu antre dengan tertib agar bisa mendapat bantuan tersebut.

Meskipun tidak begitu banyak, namun sangat berarti bagi mereka. Untuk ke depannya sambung Solehudin, Rumah Yatim akan berkolaborasi dengan kecamatan setempat, terkait program bantuan selanjutnya, serta kebutuhan yang dibutuhkan warga.

 

UPDATE #155
26 Agustus 2019

Krisis Pangan, 100 Santri Yayasan Syek Jaenudin Dapat Bantuan Sembako

63b6589a-7c75-48ab-bf02-4f00e9cd22c1.jpg

Sebanyak 100 santri Yayasan Pondok Pesantren Syekh Jaenudin telah mendapat bantuan sembako yang disalurkan oleh Rumah Yatim Cabang Mataram, pada Jumat (23/8) lalu, di Dusun Lenggarsari, Desa Jenggala, Kabupaten Lombok Utara. Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan para santri.

Kepala Cabang Mataram, Amir Sumarna menuturkan, bantuan diserahkan kepada anak yatim di pesantren tersebut. Hal ini merupakan atas rekomendasi dari Baznas Kabupaten Lombok Utara. Karena kondisi pesantren yang tengah mengalami krisis pangan untuk memenuhi kebutuhan para santri.

4430c85c-8de9-4496-8b74-56fd9f5a419c.jpg

Yayasan tersebut banyak menampung anak-anak yatim, oleh karena itu layak untuk dibantu. “Bahwa panti itu memang sedang membutuhkan pangan, karena santrinya banyak, sedangkan pangannya dalam kondisi morat marit. Sampai-sampai ketuanya itu mendatangi setiap lembaga untuk meminta bantuan bahkan pernah ke Rumah Yatim juga,” paparnya.

Menurut keterangan Amir, yayasan ini tidak memungut biaya sepeserpun dari para santri untuk operasional pesantren. Yayasan ini juga memiliki lahan persawahan sekitar satu hektar untuk kebutuhan makan santrinya. Namun kemarau yang berkepanjangan membuat lahan tersebut gagal panen dan tidak bisa ditanami tumbuhan apapun akibat kekeringan.

250595f4-5b87-4040-8943-67077932faf7.jpg

Oleh karena itu, saat kedatangan tim Rumah Yatim untuk membagikan bantuan sembako sangat disambut antusias oleh para santri. Amir berharap, bantuan ini dapat bermanfaat dan mengurangi beban pesantren yang tengah dilanda krisis pangan akibat kemarau panjang.

 

UPDATE #154
21 Agustus 2019

Ratusan Paket Sembako Dibagikan Untuk Masyarakat Prasejahtera Desa Mekarjaya 

Ratusan paket sembako dibagikan Rumah Yatim Regional Jabodetabek untuk masyarakat prasejahtera di Kampung Garudug, Desa Mekarjaya, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Senin (19/8). Kegiatan tersebut merupakan salah satu realisasi titipan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) di Rumah Yatim.

Relawan Rumah Yatim Regional Jabodetabek, Ali Ridwan mengungkapkan, penerima manfaat sembako tersebut sebanyak 200 orang dari sejumlah kalangan. Mulai dari keluarga prasejahtera dan lansia dhuafa. Kegiatan itu, kata dia, dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan pokok hariannya.


Pemilihan wilayah tersebut pula, sambung Ali, dikarenakan informasi yang didapatkan mahasiswa KKN di wilayah tersebut. Hal itu menimbang kondisi ekonominya masyarakat di wilayah itu memang dalam kategori kurang mampu.

“Daerah ini termasuk daerah yang layak dibantu dari segi pangan karena saat ini masa paceklik di mana para petani di daerah ini dalam kekeringan,” ujar Ali.

Ia menambahkan, kondisi masyarakat yang hanya bergantung di lahan pertanian membuat banyak yang menggantung saat ini. Karena, sebagian besar hanya bekerja sebagai buruh tani di sejumlah ladang sawah milik orang lain. Namun, ia berharap bantuan sembako bisa meringankan beban kebutuhan masyarakat.

“Harapan dapat membantu untuk memenuhi kebutuhan pangannya beberapa hari ke depan,” tutur Ali.

UPDATE #153
19 Agustus 2019

Sembako Diberikan Kepada 150 GOBER dan LINMAS

Rumah Yatim menyerahkan asuransi kecelakaan dan paket sembako bagi 150 tenaga kebersihan atau gerobak bersih (Gober) dan petugas Linmas. Hal ini dilakukan dalam rangkaian upacara kemerdekaan ke 74 Republik Indonesia di Kecamatan Antapani, Kota Bandung, Sabtu (17/8). Penyerahan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Rumah Yatim dalam mendukung aktivitas seluruh petugas di Antapani.

Wakil Direktur Rumah Yatim, Abdurrahman mengatakan, seluruh asuransi diberikan kepada petugas yang setiap hari memberikan kenyamanan, baik kebersihan maupun lingkungan di Antapani. Asuransi tersebut agar menjamin kerja dan langkah masing-masing petugas agar tidak khawatir dalam menjalankan kewajibannya.

“Alhamdulillah kami bisa bersinergi dengan pemerintah setempat dalam momen upacara 17 Agustus ini dengan membagikan bantuan asuransi,” ujarnya.

Penyerahan bantuan asuransi kecelakaan ini pula mendapatkan sambutan yang sangat baik dari penerima manfaat maupun peserta upacara yang hadir. Apalagi, kegiatan ini, kata Abdurrahman, sesuai dengan tema besar kemerdekaan yaitu ‘SDM Unggul Indoensia Maju. Oleh karena itu, lewat pemberian asuransi ini dapat meningkatkan kinerja para petugas kebersihan maupun Linmas.

“Sambutan yang cukup meriah dari para peserta upacara, dari berbagai elemen masyarakat, pelajar dan ASN, dan ikut mengapresiasi kegiatan sosial yang diadakan Rumah Yatim,” tuturnya.

Di samping itu, tambah Abdurrahman, bantuan paket sembako bagi 150 petugas kebersihan dan Linmas bisa meringankan beban ekonominya. Bantuan ini untuk memenuhi kebutuhan pokok harian para petugas. Agar, di momen kemerdekaan ini bisa bahagia karena terpenuhinya kebutuhan dapur beberapa hari ke depan.

UPDATE #152
14 Agustus 2019

Rumah Yatim Bantu Kebutuhan Keluarga Prasejahtera Desa Purwodadi Simpang

Rumah Yatim Cabang Lampung memberikan bantuan paket sembako kepada puluhan keluarga prasejahtera di Desa Purwodadi Simpang, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (13/8) kemarin. Bantuan tersebut merupakan salah satu realisasi zakat yang ada di Rumah Yatim.

Menurut Kepala Cabang Rumah Yatim Lampung, Herman, sebanyak 29 kepala keluarga mendapatkan bantuan sembako. Penerima manfaat pula rata-rata hanya bekerja sebagai buruh tani. Bantuan ini, kata dia, memang layak diberikan karena seluruhnya memerlukan bantuan.

“Karena mereka dari keluarga kurang mampu atau prasejahtera,” papar Herman, saat dimintai keterangan Rabu (14/8).

Selain itu, tambah Herman, kebutuhan ekonomi karena musim panen masih sangat lama membuat sebagian penerima manfaat tidak bisa mendapatkan penghasilan. Karena, pemasukan utamanya hanya mengandalkan dari keringat menjadi buruh tani atau petani kecil.

Kendati demikian, ia berharap, bantuan paket sembako ini meski tidak banyak, harapannya bisa menunjang kebutuhan beberapa hari ke depan. Agar, masyarakat tetap bahagia dengan terpenuhinya kebutuhan pokok. “Bisa membantu meringankan kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

 

UPDATE #151
12 Agustus 2019

Lansia Dan Keluarga Prasejahtera Di Desa Totoharjo Terima Bantuan Sembako

Rumah Yatim Cabang Lampung menyalurkan paket sembako bagi masyarakat kurang mampu di Desa Totoharjo, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (8/8) kemarin. Kegiatan ini merupakan salah satu realisasi zakat yang diamanahkan kepada Rumah Yatim.

Relawan Rumah Yatim Cabang Lampung, Dwi Apriani mengatakan, penerima manfaat paket sembako tersebut sebanyak 75 orang. Di antaranya ialah lansia dan keluarga
prasejahtera. Bantuan ini diberikan guna membantu kebutuhan pokok harian masyarakat kurang mampu di wilayah tersebut.

“Mereka memang berhak menerima ini, terutama lansia yang sudah tidak memiliki pekerjaan,” ujar Dwi.

Ia mengungkapkan, sambutan baik juga ditunjukan masyarakat sekitar saat tim relawan datang berkunjung. Bahkan, penerima manfaat sangat antusias dalam kegiatan penyaluran kemarin. Tidak sedikit, kata dia, yang mengucapkan terima kasih untuk Rumah Yatim atas bantuan sembakonya.

“Mereka sangat gembira, karena ini bisa membantu kebutuhan utama mereka,” kata Dwi.

Selain memberikan bantuan paket sembako, Rumah Yatim Cabang Lampung pula menyalurkan puluhan peralatan sekolah bagi anak yatim dan dhuafa di wilayah tersebut. Kegiatan kemarin juga, tambah Dwi, tidak terlepas dari dukungan para donatur Rumah Yatim yang setia dan memercayakan setiap donasinya.

“Intinya kami berterima kasih pula kepada para donatur, karena tanpa ada donatur belum tentu kegiatan ini bisa berjalan baik,” ungkapnya.

UPDATE #150
5 Agustus 2019

43 Keluarga Dhuafa Di Pakuan Terima Sembako Rumah Yatim

Desa Pakuan, Selat Narmada, Kabupaten Lombok Barat merupakan daerah wisata yang belum terkelola dengan baik. Banyak masyarakat yang menggantungkan mata pencahariannya dari daerah wisata tersebut. Namun penghasilan yang didapat seringkali belum memenuhi untuk kebutuhan hariannya.

Rabu (31/7) lalu, sebanyak 43 keluarga dhuafa di desa tersebut mendapat bantuan sembako dari Rumah Yatim Cabang Mataram NTB. Relawan Rumah Yatim, Salma Hasanah menuturkan, bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat tidak mampu.

Mayoritas penerima manfaat adalah lansia yang masih bekerja sebagai buruh pengumpul batu dan pasir dan buruh tani di ladang. Penghasilan masyarakat ini terbilang kecil, sekitar 20 ribu rupiah perkarung batu utuh yang dibawa dari bawah ke atas bukit gunung.

“Kebanyakan kerjanya itu ngumpulin batu jadi batu di kali diambil, dipecahin, jadi batu yang kecil-kecil buat beton jalan. Jadi sekarung itu dihargai 20 ribu rupiah. Jadi prosesnya itu sungguh luar biasa dan layak untuk dibantu,” paparnya.

Menurutnya, bisa dibayangkan pekerjaan tersebut membutuhkan fisik yang sangat prima. Namun demi sesuap makan untuk keluarga, lansia ini ikhlas dan rela menjalaninya. Oleh karena itu, adanya bantuan ini sangat disyukuri oleh masyarakat setempat. Bukan hanya sekadar memberikan bantuan, lewat penyaluran ini juga Rumah Yatim Mataram ingin berbagi kebahagiaan.

Salma berharap, bantuan yang diberikan Rumah Yatim ini dapat bermanfaat untuk keluarganya di rumah. Serta diharapkan mampu mengurangi beban ekonominya di tengah mahalnya bahan kebutuhan pokok yang semakin melejit bagi rakyat miskin.

UPDATE #149
2 Agustus 2019

Rumah Yatim Bantu Kebutuhan Ekonomi 230 Mustahik Kadupugur Bogor 

Beberapa waktu lalu, ratusan masyarakat kurang mampu di Kampung Kadupugur, Desa Cikeas Udik, Kabupaten Bogor, menerima bantuan pakte sembako dari Rumah Yatim Jabodetabek. Bantuan ini diserahkan tim relawan untuk membantu memenuhi kebutuhan ekonomi masyarakat di wilayah tersebut.

Menurut pemaparan relawan Rumah Yatim Jabodetabek, Ali Ridwan, daerah tersebut termasuk wilayah dengan tingkat kemiskinan tinggi. Secara ekonomi masyarakat hanya mengandalkan pekerjaan sebagai buruh tani harian lepas. Hal itu, kata dia, terkadang tidak mencukupi untuk sehari-hari.

“Alhamdulillah bisa ke sana memberikan bantuan, pada mulanya ini dilakukan dari informasi pihak setempat,” paparnya, Jumat (2/8).

Ali mengungkapkan, pada mulanya kegiatan serupa dilaksanakan dekat daerah tersebut. Namun, melihat kondisinya lebih memprihatinkan tim relawan akhirnya mengadakan di lokasi ini. Bantuan sembako ini, kata dia, sedikitnya bisa dinikmati oleh 230 mustahik.

“Beragam kalangan mulai dari janda prasejahtera, keluarga dhuafa, dan kebanyakan pula lansia,” ujarnya.

Ali berharap, bantuan paket sembako ini bisa membantu kebutuhan harian masyarakat di daerah tersebut. Terutama untuk mengurangi beban ekonomi dan kebutuhan pokoknya. Namun, kata dia, kegiatan ini pula menjadi wujud kepedulian Rumah Yatim untuk sesama.

“Semoga bisa dinikmati dan bermanfaat, minimal beberapa hari ke depan tidak usah beli,” tuturnya.

UPDATE #148
30 Juli 2019

155 Warga Prasejahtera Di Rawasari Dapat Bantuan Sembako Rumah Yatim

Ratusan masyarakat prasejahtera di Rawasari mendapatkan bantuan paket sembako dari Rumah Yatim. Pembagian sembako dilakukan di Kantor Kas Rawasari, Jalan Rawasari No. 49, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Sabtu (27/7) lalu.

Menurut pemaparan Person In Charge (PIC) kegiatan, Ikin, sembako tersebut diberikan kepada masyarakat dari kalangan kurang mampu. Sedikitnya ada sekitar 155 penerima manfaat dari kegiatan pembagian sembako tersebut. Selain itu, kata dia, di antaranya pula merupakan lansia prasejahtera.

Ia mengungkapkan, kegiatan ini juga merupakan bentuk sosialisasi kantor kas baru di wilayah pemerintahan setempat. Selain memang bertujuan untuk membantu meringankan beban masyarakat yang kurang mampu di daerah tersebut.

“Untuk menyosialisasikan kantor kami yang baru dan semoga warga yang mendapatkan bantuan bisa merasakan manfaat langsung dari program bantuan sembako ini khususnya warga lansia,” papar Ikin, saat diwawancarai.

Dia menambahkan, kegiatan pembagian sembako ini berjalan lancar. Selain itu, masyarakat pula sangat antusias. Hal ini diperlihatkan sudah ramainya kantor kas sejak sebelum kegiatan dimulai.

UPDATE #147
26 Juli 2019

Masyarakat Prasejahtera Di Jatinegara Dapat Bantuan Rumah Yatim

Rumah Yatim Regional Jabodetabek telah merealisasikan bantuan peduli sesama untuk masyarakat kurang mampu di Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. Bantuan tersebut diberikan beberapa waktu lalu, untuk meringankan beban harian para penerima manfaat.

Menurut pemaparan relawan Rumah Yatim Regional Jabodetabek Ali Ridwan, seluruh penerima yang jumlahnya 10 orang tersebut dari sejumlah latar belakang. Di antaranya ialah tukang parkir, buruh cuci harian, dan pembantu rumah tangga.

“Alhamdulillah kami kembali bisa memberikan bantuan ini untuk mereka yang berhak menerima,” papar Ali, saat diwawancarai Kamis (25/7).

Ali mengungkapkan, bantuan lewat program peduli sesama ini untuk meringankan beban kebutuhan harian penerima manfaat. Karena, penghasilan yang didapat hanya mencukupi untuk sehari-hari saja. Minimal, kata dia, bisa diringankan lewat bantuan ini. “Walaupun tidak begitu besar, mudah-mudahan bisa ngebantu kebutuhan mereka,” ujarnya.

Program peduli sesama ini merupakan salah satu bentuk realisasi zakat yang diamanahkan donatur kepada Rumah Yatim. Sasarannya ialah masyarakat prasejahtera di sejumlah daerah. Namun demikian, tujuan program ini merupakan bentuk kedepudian Rumah Yatim untuk kesejahteraan umat.

UPDATE #146
26 Juli 2019

Rumah Yatim Beri Sembako Gratis Untuk Masyarakat Prasejahtera Desa Pelabuhan

Masyarakat prasejahtera di Desa Pelabuhan, Kecamatan Plandaan, Jombang, dapat bantuan sembako dari Rumah Yatim Cabang Surabaya. Penyaluran bantuan sembako dilakukan di salah satu rumah mustahik pada Kamis (25/7). Bantuan sembako tersebut diberikan kepada 20 orang mustahik.

Relawan Rumah Yatim Cabang Surabaya, Agus Kurnia mengatakan, seluruh penerima manfaat merupakan mantan pekerja di perusahaan yang saat ini sudah bangkrut. Hingga kini seluruhnya hanya mengandalkan dari penghasilan seadanya. Hanya cukup untuk kebutuhan harian.

“Karena dulunya ada pabrik cuman sudah bangkrut jadi masyarakatnya pada nganggur sekarang tidak punya penghasilan,” paparnya.

Bantuan sembako ini, kata Agus, untuk meringankan beban kebutuhan para penerima manfaat. Apalagi, sebagian dari penerima sudah lanjut usia. Walaupun tidak sebanyak harapan lansia, kata dia, minimal bisa menyambung kebutuhan dapur beberapa hari ke depan.

“Usianya sudah rentan juga, lansia, janda prasejahtera, tidak bisa aktivitas,” kata Agus.

Bantuan paket sembako ini merupakan salah satu relisasi zakat, infak dan sedekah yang diamanahkan donatur kepada Rumah Yatim. Targetnya, merupakan masyarakat kurang mampu yang berada di sejumlah daerah, khususnya di wilayah yang jauh dari akses perkotaan. “Daerah tersebut termasuk mayoritasnya kurang mampu,” tuntasnya.

UPDATE #145
24 Juli 2019

Ratusan Warga di Medan Maimun Antusias Dapat Bantuan Sembako

Masyarakat di Jalan Mantri, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan antusias terhadap kedatangan tim Rumah Yatim Cabang Medan, pada Minggu (21/7) lalu. Pasalnya, sebanyak 250 warga prasejahtera di daerah tersebut mendapat bantuan paket sembako, yang belum pernah mereka dapatkan sebelumnya.

Relawan Rumah Yatim Medan, Ibnu menuturkan, bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat tidak mampu. Yang mana mayoritasnya adalah lansia tapi masih bekerja sebagai tukang becak di sekitar Museum Istana Maimun. Penghasilan para tukang becak ini sangat kecil.

“Banyak lansia yang masih kerja sebagai tukang becak, demi memenuhi kebutuhannya bersama keluarga di rumah, dan penghasilannya pun kecil sekali,” ungkapnya.

Meskipun usianya telah memasuki masa senja, para tukang becak ini masih tetap semangat mengais rezeki demi menyambung hidupnya bersama keluarga dari hari ke hari. Meskipun dalam sehari penghasilannya hanya mencapai 30 sampai 50 ribu rupiah, tetap disyukuri oleh para lansia ini. Terlebih adanya bantuan ini, kata dia, sangat disyukuri bahkan tak hentinya mengucapkan rasa terima kasih.

Kendati demikian, Ibnu berharap bantuan yang diberikan Rumah Yatim ini dapat bermanfaat untuk para lansia dan keluarganya di rumah. Serta diharapkan mampu mengurangi beban ekonominya di tengah mahalnya bahan kebutuhan pokok yang semakin melejit bagi rakyat miskin.

“Semoga apa yang kita beri bermanfaat bagi mereka, dan bisa mengurangi beban ekonomi nya,” pungkas Ibnu.

UPDATE #144
23 Juli 2019

700 Orang Prasejahtera di Girimulyo Terima Bantuan Paket Sembako

 

Sebanyak 700 orang prasejahtera di Kecamatan Girimulyo telah menerima bantuan paket sembako yang disalurkan oleh Rumah Yatim Cabang Yogyakarta, Minggu (14/7) lalu. Bantuan tersebut diberikan di Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulonprogo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Bantuan paket sembako yang terdiri dari beras, mie instan, dan pakaian telah dibagikan di sepuluh dusun di Kecamatan Girimulyo. “Iya dibagikan di 10 dusun kepada kaum dhuafa, yaitu di Kelurahan Purwosari ada lima dusun, Kelurahan Banjarsari ada empat dusun, dan di Kelurahan Kebon harjo satu dusun,” ungkap relawan Rumah Yatim, Jejen Jatnika, saat diwawancarai melalui telepon, Jumat (19/7).

Menurutnya, kecamatan tersebut dipilih karena di sana terdapat banyak kaum dhuafa yang memiliki penghasilan rendah sehingga sangat memerlukan bantuan. Pasalnya, rata-rata mereka hanya bekerja sebagai buruh tani, buruh kasar, dan pencari makan ternak.

Bantuan tersebut mendapat respon yang sangat baik dari pemerintahan desa dan tokoh masyarakat. Salah satunya Sekretaris Desa Purwosari, Koriah, yang mengungkapkan rasa syukurnya. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih karena Rumah Yatim telah membantu warga kami, ini adalah bantuan yang tepat di tengah kemarau yang susah bahan baku (beras),” ungkapnya.

 

UPDATE #143
6 Juli 2019

Bantuan Sembako Disalurkan Rumah Yatim di Desa Terpencil


Sebanyak 20 orang di Desa Parit Baru telah mendapat bantuan sembako yang disalurkan oleh Rumah Yatim Cabang Pekanbaru. Bantuan ini disalurkan di Desa Parit Baru RT 008 RW 004, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Sabtu (29/6) lalu. Bantuan tersebut merupakan salah satu program Rumah Yatim.



Berdasarkan pantauan relawan Rumah Yatim, kondisi masyarakat di desa tersebut banyak yang terbilang kurang mampu. "Dapat dilihat dari kondisi rumahnya banyak yang terbuat dari rumah-rumah panggung lama yang terbuat dari kayu, bahkan sudah tidak layak huni," jelas Upik Cahya, relawan Rumah Yatim, Jumat (5/6). 



Menurutnya, Rumah Yatim memilih desa ini karena letaknya sangat jauh dari kehidupan kota. Sehingga jarang terjangkau oleh bantuan dari pemerintah. "Menurut kami di Desa Parit Baru memang layak mendapat bantuan, lantaran di sini sulit dijangkau oleh pemerintah sehingga jarang ada bantuan yang masuk," pungkasnya.

UPDATE #142
6 Juli 2019

Bantuan Sembako Disalurkan Rumah Yatim di Desa Terpencil


Sebanyak 20 orang di Desa Parit Baru telah mendapat bantuan sembako yang disalurkan oleh Rumah Yatim Cabang Pekanbaru. Bantuan ini disalurkan di Desa Parit Baru RT 008 RW 004, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Sabtu (29/6) lalu. Bantuan tersebut merupakan salah satu program Rumah Yatim.



Berdasarkan pantauan relawan Rumah Yatim, kondisi masyarakat di desa tersebut banyak yang terbilang kurang mampu. "Dapat dilihat dari kondisi rumahnya banyak yang terbuat dari rumah-rumah panggung lama yang terbuat dari kayu, bahkan sudah tidak layak huni," jelas Upik Cahya, relawan Rumah Yatim, Jumat (5/6). 



Menurutnya, Rumah Yatim memilih desa ini karena letaknya sangat jauh dari kehidupan kota. Sehingga jarang terjangkau oleh bantuan dari pemerintah. "Menurut kami di Desa Parit Baru memang layak mendapat bantuan, lantaran di sini sulit dijangkau oleh pemerintah sehingga jarang ada bantuan yang masuk," pungkasnya.

UPDATE #141
28 Juni 2019

Sambung Hidup Korban Banjir di Puusuli, Rumah Yatim Salurkan Paket Sembako



Kebutuhan sembako menjadi hal utama yang diperlukan korban banjir di Desa Puusuli, Kecamatan Andowia, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, pasca banjir bandang menerjang wilayah tersebut. Untuk memenuhi hal tersebut, Rumah Yatim dibantu aparatur pemerintahan setempat menyalurkan bantuan paket sembako bagi para korban, Selasa (25/6).

Saat ini di lokasi tersebut, sedikitnya terdapat puluhan kepala keluarga yang masih bertahan di sisi bangunan rumah dan tenda pengungsian. Kebutuhan makanan mulai menipis sejak banjir menyeret seluruh harta benda masyarakat. Menurut relawan Rumah Yatim, Deni Rustandi, sembako menjadi kebutuhan yang sangat diperlukan saat ini.



"Habis semua tidak ada yang tersisa, sumber dan bahan makanan terseret, bahkan mereka yang tidak punya rumah harus berdesakan di tenda dari terpal," papar Deni.

Sembako yang diberikan meliputi kebutuhan makanan dan air mineral. Bantuan ini pula, sangat ditunggu karena di desa tersebut cukup banyak anak membutuhkan asupan yang cukup terutama bagi kesehatannya.



Ia mengungkapkan, kebutuhan logistik ini diharapkan bisa memenuhi kebutuhan para korban untuk beberapa hari ke depan. Sambil, kata dia, menunggu bantuan dan tindakan lanjutan pemerintah setempat. Namun saat ini, kata Deni, masyarakat sangat membutuhkan tempat tinggal sementara yang layak huni.

"Mereka sangat berharap ada bantuan seperti rumah tinggal layak huni, karena saat ini hanya tidur seadanya apalagi dekat dengan hutan," tuturnya.

UPDATE #140
28 Juni 2019

Sambung Hidup Korban Banjir di Puusuli, Rumah Yatim Salurkan Paket Sembako



Kebutuhan sembako menjadi hal utama yang diperlukan korban banjir di Desa Puusuli, Kecamatan Andowia, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, pasca banjir bandang menerjang wilayah tersebut. Untuk memenuhi hal tersebut, Rumah Yatim dibantu aparatur pemerintahan setempat menyalurkan bantuan paket sembako bagi para korban, Selasa (25/6).

Saat ini di lokasi tersebut, sedikitnya terdapat puluhan kepala keluarga yang masih bertahan di sisi bangunan rumah dan tenda pengungsian. Kebutuhan makanan mulai menipis sejak banjir menyeret seluruh harta benda masyarakat. Menurut relawan Rumah Yatim, Deni Rustandi, sembako menjadi kebutuhan yang sangat diperlukan saat ini.



"Habis semua tidak ada yang tersisa, sumber dan bahan makanan terseret, bahkan mereka yang tidak punya rumah harus berdesakan di tenda dari terpal," papar Deni.

Sembako yang diberikan meliputi kebutuhan makanan dan air mineral. Bantuan ini pula, sangat ditunggu karena di desa tersebut cukup banyak anak membutuhkan asupan yang cukup terutama bagi kesehatannya.



Ia mengungkapkan, kebutuhan logistik ini diharapkan bisa memenuhi kebutuhan para korban untuk beberapa hari ke depan. Sambil, kata dia, menunggu bantuan dan tindakan lanjutan pemerintah setempat. Namun saat ini, kata Deni, masyarakat sangat membutuhkan tempat tinggal sementara yang layak huni.

"Mereka sangat berharap ada bantuan seperti rumah tinggal layak huni, karena saat ini hanya tidur seadanya apalagi dekat dengan hutan," tuturnya.

UPDATE #139
29 Mei 2019

Tiga Program Bantuan Disalurkan Rumah Yatim untuk Masyarakat Slerok

Rumah Yatim Cabang Tegal memberikan bantuan pemenuhan kebutuhan Ramadhan kepada puluhan masyarakat prasejahtera di Jalan Sumbodro, Gang Gatot Kaca, Kelurahan Slerok, Kota Tegal. Bantuan ini diberikan melalui tiga program, Jumat (24/5) lalu.

Kepala Cabang Tegal Jajang menyebutkan, sebanyak 60 penerima manfaat telah mendapat bantuan tersebut. Tiga program itu terdiri dari bantuan sembako untuk 40 kepala keluarga, santunan biaya hidup untuk lima orang dan santunan peduli sesama diberikan kepada 10 orang. Para penerima manfaat ini terdiri dari lansia prasejahtera dan keluarga dhuafa.



“Di sana banyak rumah yang mau runtuh, letaknya di pinggiran kali, banyak sekali masyarakat yang membuuthkan bantuan,” ungkapnya.

Menurutnya, lingkungan tersebut berada di bantaran sungai yang terhalang perumahan mewah dari depan. Sehingga jarang sekali ada orang yang mengetahui kondisi memprihatinkan di dalamnya.



Jajang menambahkan, mayoritas pekerjaan masyarakatnya hanya sebagai buruh cuci, pemulung barang bekas dan pedagang kecil. Sehingga masyarakat antusias terhadap datangnya bantuan ini. Bahkan menurut salah seorang warga, bantuan ini baru pertama kali didapatkan. Sedangkan dari pemerintah setempat belum ada.

“Kata warga setempat, dikira warga di sana itu kondisinya mampu karena dilihat dari rumah pinggir jalan terlihat mewah. Padahal gak ada yang tahu kondisi sebenarnya. Warga bersyukur Rumah Yatim telah memberikan perhatian untuk warga sekitar,” pungkasnya.

UPDATE #138
27 Mei 2019

Rumah Yatim Salurkan Bantuan Sembako Bagi Lansia di Rejosari

Keberkahan Ramadhan turut dirasakan oleh seorang lansia di Kelurahan Rejosari. Adalah Dahlius (65), lansia yang sudah tidak mampu lagi bekerja, sebab kondisi fisiknya sudah tidak memungkinkan lagi untuk bekerja. Rumah Yatim menyalurkan bantuan sembako kepada lansia tersebut di Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.

"Ia sudah tidak mampu lagi berjalan, kemudian tangan kanannya sudah tidak berfungsi lagi," ungkap relawan Rumah Yatim, Upik Cahya. 

Kini Dahlius hanya hidup berdua bersama anaknya. Untuk mencukupi kehidupan sehari-hari, ia hanya mengharapkan bantuan dari anaknya. Namun menurut relawan Rumah Yatim, kondisi anaknya sangat memprihatkan. Anaknya termasuk dalam asnab zakat sebagai miskin, sedangkan Dahlius sebagai fakir.

Dahlius sangat berterima kasih kepada para donatur dan Rumah Yatim karena telah membantunya. "Ia mengucapkan terima kasih, dan sangat terharu saat tim relawan dari Rumah Yatim Pekanbaru memberikan santunan, beliau meneteskan air mata. Kami bisa melihat sendiri bagaimana beliau begitu senang mendapat bantuan," ungkap Upik.

UPDATE #137
22 Mei 2019

Masyarakat Desa Sukaramai Terima Bantuan Sembako Rumah Yatim

Keberkahan Ramadhan turut di rasakan oleh warga Desa Sukaramai. Pasalnya, pagi tadi Rumah Yatim Cabang Pekanbaru menyalurkan bantuan sembako untuk warga yang kurang mampu, di Jalan Nilam, Desa Sukaramai, Pekanbaru. Sedikitnya 49 orang di RT 02 RW 05 dan RT 01 RW 07 yang terdiri dari lansia, janda, disabilitas, dan keluarga yang tidak mampu menerima bantuan ini.



Menurut keterangan relawan Rumah Yatim Pekanbaru Upik Cahya, mereka sangat merespon dengan baik dan bersyukur dengan adanya bantuan sembako. "Alhamdulillah penerima bantuan merespon dengan baik, dan mereka bersyukur dengan adanya penyaluran sembako ini, mereka merasa terbantu," paparnya.

Menurut Upik, di lingkungan tersebut cukup banyak ditemui lansia dan warga dengan kondisi ekonomi rendah. Ia berharap, bantuan yang diberikan Rumah Yatim dapat membantu dalam memenuhi kebutuhan mereka khususnya selama bulan Ramadhan.

UPDATE #136
17 Mei 2019

Rumah Yatim Beri Bantuan Sembako untuk Lansia di Samigaluh


Keberkahan Ramadhan turut dirasakan oleh puluhan lansia di Kecamatan Samigaluh. Pasalnya, mereka mendapat santunan berupa sembako dari Rumah Yatim Cabang Yogyakarta, pada Minggu (12/5) kemarin, di SDN Jaraan, Samigaluh, Kulonprogo, Yogyakarta. Bantuan ini diberikan untuk membantu mereka yang sudah tidak mampu lagi dalam segi materi.

Kepala Asrama Rumah Yatim Yogyakarta, Nur Arifin mengatakan, bantuan sembako tersebut diberikan untuk membantu para lansia yang sudah tidak mampu bekerja, dan tidak memiliki keluarga. "Kemarin kita memberi bantuan sembako berupa beras, gula pasir, dan minyak goreng. Diberikan kepada para lansia yang memang sudah tidak memiliki keluarga, sudah tidak mampu bekerja atau tidak berpenghasilan, dan lansia yang sudah benar-benar sepuh," jelasnya.



Kurang dari satu jam, bantuan sembako berhasil diberikan kepada 75 lansia. Mereka sangat antusias dan berterima kasih dengan adanya bantuan dari Rumah Yatim. Lebih lanjut Arifin menjelaskan, mereka mengucapkan terima kasih, karena masih ada yang mau memperhatikan lansia.

Ia juga berharap dengan bantuan sembako ini bisa menyambung hidup mereka. "Semoga diberikan kesehatan, bermanfaat untuk menyambung hidup mereka sembari mereka mencari bekal untuk nanti di akhirat," harapnya. 

UPDATE #135
26 Maret 2019

Bantuan Sembako Disalurkan Kepada 100 Keluarga Dhuafa di Kiaracondong

Rumah Yatim Area Jawa Barat telah menyalurkan ratusan paket sembako kepada 100 keluarga dhuafa di Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, Minggu (24/3) lalu. Bantuan diberikan sebagai upaya berbagi kebahagiaan dengan masyarakat prasejahtera yang hidup di bawah garis kemiskinan.

Kasi Pemberdayaan Rumah Yatim Jabar Solehudin menuturkan, daerah yang dikunjungi tim Rumah Yatim adalah lingkungan padat penduduk dan mayoritas bekerja sebagai pedagang kecil. Penyerahan bantuan di daerah tersebut atas rekomendasi dari RW setempat. Bahwa masyarakat di wilayah itu berada di tingkat ekonomi rendah, sehingga perlu dibantu.  

Penerima manfaat sangat bersyukur dan gembira dengan adanya bantuan yang Rumah Yatim berikan karena menurut mereka bantuan seperti ini jarang dirasakan warga. Solehudin berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat untuk mereka serta dapat menuai keberkahan bagi para muzzaki maupun bagi mustahik. Ke depannya Rumah Yatim bisa membantu masyarakat prasejahtera lebih banyak lagi.

UPDATE #134
20 Maret 2019

Bantuan Sembako Dibagikan untuk Ratusan Masyarakat Prasejahtera di Kersikan



Rumah Yatim Cabang Surabaya berbagi kebahagiaan dengan ratusan masyarakat prasejahtera di Kampung Kersikan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Senin (18/3) kemarin. Kegiatan tersebut berupa pembagian sembako gratis untuk seluruh masyarakat yang membutuhkan.

Menurut pemaparan Kepala Cabang Rumah Yatim Surabaya, Agus Muhammad Yusuf, penerima manfaat sendiri dari kalangan buruh tani, pekerja bangunan, dan lansia yang sudah tidak bekerja. Seluruhnya, kata dia, 130 mustahik kemarin bisa merasakan manfaat sembako tersebut.

Pemilihan lokasi itu sebelumnya dikarenakan warga merupakan korban terdampak banjir beberapa waktu lalu. Hal itulah, sambung Agus, yang menggerakan hari relawan untuk memberikan bantuan sembako. Apalagi, seluruh mata pencarian warga sebagian besar habis oleh dampak banjir tersebut.

"Karena mata pencaharian mereka rata-rata habis sama banjir dari luapan sungai," paparnya.


Ia menambahkan, saat ini warga hanya bisa melakukan pekerjaan seadanya pasca banjir tersebut. Tanah sawah garapan warga harus dimulai dari awal lagi karena banjir meratakan seluruh lahan. Namun, kata Agus rasa was-was juga masih menghampiri sebagian warga adanya banjir susulan yang menerjang lahan garapan mereka.

Harapannya, sambung Agus, para penerima manfaat tersebut bisa terbantu secara ekonomi hariannya. Selain itu, bisa menjadi penyuntik semangat agar terus melaksanakan kegiatan bertani. Kegiatan ini juga, kata dia, merupakan upaya realisasi zakat dari donatur yang diamanahkan kepada Rumah Yatim.

"Saya berharap mereka bisa secepatnya pulih kembali bisa bekerja lagi dan bisa buruh tani lagi, bantuan juga semoga menjadi mereka bahagia, senang menerimanya dan mereka bisa tersenyum," ungkapnya.

UPDATE #133
18 Maret 2019

Lansia di Parakan Saat Bahagia Terima Bantuan Biaya Hidup Rumah Yatim

 

Puluhan lansia di Kampung Parakan Saat, Kelurahan Cisaranten, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung bahagia telah menerima bantuan biaya hidup dari Rumah Yatim Area Jawa Barat, Jumat (15/3) lalu. Bantuan diberikan untuk berbagi berkah di hari Jumat serta kebahagiaan untuk para lansia yang membutuhkan.

Relawan Rumah Yatim Solehudin menyebutkan, sebanyak 40 lansia telah menerima bantuan tersebut dengan penuh suka cita. Para lansia ini sudah tidak memiliki pekerjaan, sehingga untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari hanya mengandalkan dari anak-anaknya yang berpenghasilan pas-pasan. 

“Mereka gak punya upah, karena udah pada tua juga, jadi tergolong prasejahtera dan hanya mengandalkan dari anak-anaknya saja bukan dari yang lain,” ungkapnya.

Oleh karena itu, bantuan ini diserahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan biaya hidupnya selama beberapa hari ke depan. Ia menambahkan, meskipun bantuan ini tidak seberapa banyak, setidaknya dapat sedikit meringankan beban ekonominya. Kendati demikian, bantuan ini dinilai para lansia sangat berarti bagi dirinya dalam menyambung hidup dari hari ke hari. 

Ia berharap, diserahkannya bantuan ini dapat menambah semangat hidup para lansia. Bukan hanya di daerah Parakan Saat, tetapi juga di daerah lainnya oleh Rumah Yatim akan dijangkau juga untuk diberikan bantuan kepada orang yang berhak menerimanya.

UPDATE #132
13 Maret 2019

Seratus Lansia Gandaria Terima Bantuan Paket Sembako Rumah Yatim


Rumah Yatim Regional Jabodetabek menyalurkan ratusan paket sembako kepada masyarakat prasejahtera yang berada di sekitaran Kantor Kas Gandaria. Pembagian sembako dilakukan di Kantor Kas Gandaria, Jalan Gandaria 1 No. 59 RT 002 RW 003, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (11/3). Pembagian sembako dilakukan untuk mengurangi beban harian masyarakat kurang mampu di sekitaran kantor kas.

Menurut pemaparan Person In Charge (PIC) kegiatan, Asep Herdiansyah, penerima manfaat sembako kemarin ialah lansia dan dhuafa. Seluruhnya merupakan masyarakat yang tinggal tidak jauh dari kantor kas. Kemarin juga, kata dia, paket sembako tersebut diberikan untuk 100 orang mustahik.

"Penerima manfaat sendiri kondisi ekonominya sangat kurang mencukupi, khususnya untuk kebutuhan harian keluarga," paparnya.

Agus menambahkan, bahkan mirisnya sebagian dari penerima manfaat sudah tidak memiliki penghasilan. Bahkan hanya sekadar untuk membeli kebutuhan pokok harus bersusah payah. 

Ia berharap, bantuan paket sembako bisa memberikan untuk kebutuhan hariannya. Terutama, kata dia, bisa memenuhi bahan pokok makanan untuk seluruh penerima manfaat. Ke depannya, kata dia, berharap Rumah Yatim bisa terus memberikan manfaat dengan program lain di wilayah Gandaria khususnya. "Harapannya di mana pun ada Rumah Yatim itu bisa lebih dekat dengan warga," tutur Asep.

UPDATE #131
28 Februari 2019

Ratusan Masyarakat Cihaurkuku Gembira Terima Bantuan Sembako

Ratusan masyarakat prasejahtera di Kampung Cihaurkuku RW 01, Kelurahan Antapani Wetan, Kecamatan Antapani, Kota Bandung gembira setelah menerima bantuan paket sembako yang disalurkan oleh Rumah Yatim Area Jawa Barat, Selasa (26/2) lalu. Bantuan disalurkan untuk bantu penuhi kebutuhan pangan warga yang berada di sekitar Kantor Kas Rumah Yatim.

Masyarakat berkumpul di Kantor Kas Antapani, Jalan Terusan Jakarta No. 241, Antapani, Kota Bandung, sebanyak 100 masyarakat prasejahtera telah menerima bantuan tersebut yang terdiri dari lansia dan keluarga dhuafa. PIC penyaluran Solehudin menuturkan, masyarakat Cihaurkuku kebanyakan tinggal di sebuah kontrakan dan pemukiman kumuh. Selain itu banyak masyarakat tidak mampu di daerah tersebut.

“Semuanya kumpul di Asrama Antapani, jadi sebelum kita ngasih ke yang jauh, alangkah baiknya yang terdekat dulu. Bukan cuma program ini untuk orang dewasa, kita juga sudah kasih bantuan untuk anak yatim sekitar asrama,” jelasnya.
 
Ia menambahkan, disalurkannya bantuan kepada masyarakat Cihaurkuku supaya masyarakat sekitar bisa merasakan manfaat keberadaan Rumah Yatim serta bisa merasakan manfaat zakat yang disalurkan oleh para muzzaki dengan menitipkannya pada Rumah Yatim. Hadirnya bantuan ini juga disambut antusias oleh warga.

Menurutnya para lansia ini sudah tidak bekerja dan untuk pemenuhan kebutuhan sehari – hari hanya mengandalkan dari sanak keluarganya. Oleh karena itu, bantuan ini sangat berarti bagi mereka. Ia berharap, bantuan ini bisa meringankan beban ekonominya untuk memenuhi kebutuhan pangannya selama beberapa hari ke depan.

UPDATE #130
25 Februari 2019

Pemulung dan Masyarakat Prasejahtera di Loktabat Selatan Terima Bantuan Sembako

Sejumlah pemulung serta masyarakat kurang mampu mendapat bantuan paket sembako dari Rumah Yatim Cabang Banjarbaru. Pembagian sembako dilakukan di Kantor Kas Banjarbaru, Jalan Ahmad Yani Km 34 No. 43 Kelurahan Loktabat Selatan, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kota Banjarbaru, Minggu (24/2). Bantuan sembako sendiri dilaksanakan Rumah Yatim untuk membantu pemenuhan ekonomi masyarakat kurang mampu.

Menurut pemaparan Person In Charge (PIC) kegiatan tersebut, Agum Andasmara, 100 mustahik menerima bantuan sembako hari ini. Seluruhnya, memang masyarakat di sekitaran kantor kas serta para pemulung yang ada di wilayah tersebut.

Dikatakan Agum, bantuan sembako memang sesuai dan tepat diberikan untuk mereka semua. Hal tersebut karena, terlihat kondisi ekonomi yang ada di setiap orang tersebut sangat kekurangan. Apalagi, bagi para pemulung yang hidupnya menggantungkan diri di jalanan. "Karena masih banyak warga di sekitar asrama yang benar-benar tidak mampu," ujar Agum.

Ia menambahkan, kondisi penerima bantuan tersebut juga tidak hanya kurang secara ekonomi harian. Bahkan, sambung dia, perlengkapan sandang yang dikenakan pula sangat memprihatinkan. Oleh karena itu, bantuan sembako ini dirasa tepat dan sesuai untuk meringankan beban hariannya.

Bantuan sembako yang disalurkan hari ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kebutuhan harian. Terutama, kata Agum, bisa meringankan beban pemulung dan bisa menunjang kebutuhan dapur untuk makan. "Harapannya dari kami dengan bantuan sembako ini bisa membantu keseharian mereka untuk beberapa hari ke depan," ungkapnya.

UPDATE #129
21 Februari 2019

Ratusan Masyarakat di Nogosari Antusias Terima Bantuan Sembako Rumah Yatim

Desa Nogosari, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo Yogyakarta merupakan daerah pertanian yang digarap oleh para buruh tani. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, buruh tani itu serba kekurangan. Selasa (5/2) lalu, ratusan masyarakat prasejahtera di daerah tersebut antusias dan bahagia saat kunjungan Rumah Yatim Cabang Yogyakarta menyalurkan bantuan paket sembako.

Kepala Cabang Yogyakarta Arifin menyebutkan, sebanyak 175 kepala keluarga di desa tersebut telah menerima bantuan. Di daerah itu mayoritas dihuni oleh para buruh tani yang hidup di bawah garis kemiskinan. Ia mengaku, sebelumnya sempat ada ajuan dari Kepala Desa setempat yang menginginkan adanya bantuan di daerah tersebut. 

“Daerahnya lumayan jauh dari pusat kota, warga hanya mengandalkan upah bertani dari pemilik lahan,” ungkapnya.

Selain itu, penerima manfaat dari bantuan itu terdiri dari fakir miskin dan lansia. Hadirnya bantuan ini juga disambut antusias oleh ratusan masyarakat prasejahtera. Karena bantuan itu baru pertama kalinya diperoleh. Sehingga adanya bantuan ini membawa angin segar bagi mereka.

Kendati demikian, Arifin berharap bantuan ini dapat meringankan beban mereka dalam memenuhi kebutuhan hariannya. “Semoga membantu meringankan perekonomian mereka, minimal bisa untuk makan beberapa hari ke depan,” pungkasnya.

 

UPDATE #128
20 Februari 2019

Ratusan Masyarakat Talang Tembesu Bahagia Terima Bantuan Sembako

Rasa senang terlihat dari masyarakat yang antusias saat mendatangi lokasi pembagian sembako yang diberikan oleh Rumah Yatim kepada masyarakat prasejahtera di Kampung Talang Tembesu, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulangbawang Rabu (6/2) lalu.  Bantuan tersebut merupakan salah satu realisasi zakat yang diamanahkan donatur kepada Rumah Yatim.

Seluruh penerima manfaat merupakan masyarakat dari ekonomi lemah. Rata- rata pekerjaan mereka adalah serabutan, pedagang kecil, dan buruh tani. Relawan Rumah Yatim, Dwi Apriana mengungkapkan, secara ekonomi memang kondisinya memprihatinkan. Apalagi, penerima manfaat tersebut sebagian besar merupakan lansia yang sudah tidak mampu bekerja.

Dikatakan Dwi, rasa syukur dan terima kasih terus diucapkan oleh sejumlah penerima manfaat. Karena bantuan sembako yang diberikan bisa menjadi penyambung hidup dan mengurangi beban ekonomi masyarakat. Dwi berharap, besar kecilnya bantuan juga bisa memberikan senyum dan kebahagiaan. "Semoga semakin banyak lagi donatur yang ingin berbagi, agar kita juga bisa menyalurkan bantuan kepada masyarakat lebih banyak lagi tentunya," tutur Dwi.

UPDATE #127
16 Februari 2019

Rumah Yatim Akan Salurkan 150 Paket Sembako di Kelurahan Kulim

Ratusan paket sembako telah disiapkan Rumah Yatim Cabang Pekanbaru. Sembako ini untuk disalurkan bagi masyarakat prasejahtera di Jalan Lintas Timur Km. 25, Kelurahan Kulim, Kecamatan Tanayan, Kota Pekanbaru, Minggu (17/2) besok. Penyaluran dilakukan dalam upaya membantu kebutuhan pokok masyarakat di daerah tersebut.

Kepala Cabang Rumah Yatim Pekanbaru, Ramdan Burhanudin, mengatakan, ada 150 kantong sembako yang telah di siapkan oleh relawan. Target penerima manfaat merupakan kalangan fakir dan miskin.

Ramdan menambahkan, penyaluran paket sembako diharapkan bisa membantu meringankan beban harian masyarakat. Di sisi lain, kondisi perokonomian yang lemah di daerah tersebut menjadi salah satu alasan tim relawan mengadakan kegiatan.

Selain bantuan paket sembako, rencananya tim relawan Rumah Yatim Cabang Pekanbaru akan menyalurkan pula sejumlah bantuan. Di antaranya ialah bantuan biaya hidup untuk 10 kepala keluarga, santunan peduli sesama untuk 10 kepala keluarga, serta memberikan santunan bagi para dai di desa tersebut. "Insya Allah tiga bantuan tersebut akan disalurkan sekaligus di desa itu," pungkasnya.

UPDATE #126
30 Januari 2019

Kades Lubuk Betung Bersyukur Warganya Dapat Bantuan Sembako

Kepala Desa (Kades) Lubuk Betung, M. Yasin, mengucapkan terima kasih atas bantuan sembako dari Rumah Yatim Cabang Pekanbaru. Hal itu dikarenakan, bantuan yang diberikan menyasar ratusan masyarakat prasejahtera yang ada di Desa Lubuk Betung, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu, Minggu (28/1).

Menurut M. Yasin, ia mewakili masyarakat dan pihak desa bersyukur bantuan sembako Rumah Yatim sampai ke Desa Lubuk Betung. Hal itu dikarenakan memang masyarakat di Desa Lubuk Betung termasuk dalam ekonomi lemah.Ia menjelaskan, mayoritas masyarakat di desanya memang belum memiliki pekerjaan yang tetap. Sehari-hari masyarakat hanya bekerja serabutan di perkebunan sawit milik perusahaan orang lain. Namun, kata dia, pekerjaan tersebut hanya sesekali, tidak rutin dijalani.

"Kami dari pihak desa dan seluruh masyarakat berdoa apa yang telah disalurkan menjadi suatu amal ibadah. Karena masyarakat miskin, anak yatim dan dhuafa dapat terbantu," ungkapnya.

Sebelumnya bantuan sembako ini menyasar 150 mustahik di Desa Lubuk Betung. Selain bantuan sembako sejumlah bantuan lainnya turut disalurkan di desa tersebut. Hal itu untuk mendukung kebutuhan dan mengurangi beban ekonomi masyarakat kurang mampu.

UPDATE #125
23 Januari 2019

Ratusan Orang di TPST Bantargebang Rasakan Manfaat Zakat Rumah Yatim

Ratusan masyarakat di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) atau Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, terima bantuan paket sembako. Pembagian sembako dilakukan oleh tim relawan di sekitaran TPST Bantargebang, Bekasi, Senin (21/1). Pembagian paket sembako sendiri merupakan realiasi dari manfaat zakat yang diamanahkan kepada Rumah Yatim.

Menurut pemaparan Kasi Pendayagunaan Rumah Yatim Regional Jabodetabek, Muslihudin, seluruh penerima sembako merupakan masyarakat yang bekerja sebagai pemulung. Selain itu, sebagian juga merupakan masyarakat prasejahtera yang berada di Desa Sumur Batu. "Mayoritas para pengepul rongsokan," ujarnya, saat dihubungi jurnalis Rumah Yatim.

Muslihudin menambahkan, sembako yang dibagikan kemarin sebanyak 230 paket. Seluruh penerima juga menggantungkan hidupnya di tempat pembuangan sampah Bantargebanng. Pemberian sembako juga diharapkan bisa memenuhi kebutuhan harian masyarakat tersebut. 



"Mayoritas hanya mengais rezeku dari tumpukan sampah yang dikirim dari DKI dan wilayah sekitarnya," paparnya.

Selain memberikan bantuan paket sembako, sejumlah program lainnya direaliasikan di lokasi tersebut. Hal ini dikarenakan masyarakat di sekitaran wilayah tersebut memang memerlukan bantuan untuk memenuhi kebutuhannya.

#bantuan #bantuansembako #bantuansosial #panganuntuk60000dhuafa

www.rumah-yatim.org

UPDATE #124
22 Januari 2019

Masyarakat Korban Lumpur Lapindo Terima Bantuan Sembako Rumah Yatim

Ratusan paket sembako dibagikan Rumah Yatim Cabang Surabaya untuk masyarakat prasejahtera di Kelurahan Gempolsari. Pembagian sembako dilakukan di Aula Kelurahan Gempolsari, Kecamatan Tanggul Angin, Kabupaten Sidioarjo, Minggu (20/1). Pembagian sembako sendiri merupakan salah satu realisasi zakat yang ada di Rumah Yatim.

Menurut pemaparan Kepala Cabang Rumah Yatim Surabaya Agus Muhammad Yusuf, sembako yang dibagikan di kesempatan kemarin sebanyak 105 paket. Seluruh penerima merupakan masyarakat mayoritas ialah lansia dan korban luapan lumpur lapindo. 



"Karena sudah lama sekali tidak ada bantuan berupa sembako ke sana, dari semenjak ada lumpur Lapindo," papar Agus, Senin (21/1).

Bantuan sembako yang diberikan Rumah Yatim Cabang Surabaya ini, kata Agus diharapkan bisa membantu kebutuhan ekonomi harian masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan salah satu realisasi zakat dari para donatur yang diamanahkan kepada Rumah Yatim.



"Semoga meraka dapat terkurangi beban mereka, di samping itu menjadi penyemangat buat mereka dengan adanya bantuan ini," kata Agus.

Ia menambahkan, pembagian sembako ini juga merupakan realisasi dalam kegiatan survei yang dilakukan pekan sebelumnya. Selain itu, ini merupakan lanjutan dari program santunan bagi beberapa masyarakat di Gempolsari. Di samping itu, kata dia, penerima manfaat juga merupakan yang bekerja sebagai pedagang gorengan keliling, buruh kasar bangunan, serta pengangguran.

#bantuan #bantuansembako #bantuansosial #panganuntuk60000dhuafa

www.rumah-yatim.org

UPDATE #123
18 Januari 2019

Lansia dan Buruh Serabutan di Duren Sawit Terima Manfaat Zakat

Ratusan masyarakat prasejahtera menerima bantuan paket sembako dari Rumah Yatim Regional Jabodetabek. Pembagian sembako ini dilakukan di Kantor Kas Rumah Yatim Duren Sawit, Jalan Kolonel Sugiono No. 16A, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (17/1). Pembagian sembako ini merupakan realisasi dari zakat para donatur di Rumah Yatim.

Pada kesempatan pembagian sembako kemarin, sebanyak 100 mustahik menerima manfaat. Menurut Staf Front Office Rumah Yatim Duren Sawit, Siti Nurjanah, penerima manfaat merupakan dari kalangan keluarga kurang mampu. Selain itu, penerima manfaat juga merupakan lansia buruh serabutan. "Perekonomian tidak memadai, dari kalangan prasejahtera," paparnya.

Bantuan paket sembako juga, kata Siti, merupakan upaya untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat yang ada di sekitaran kantor kas Duren Sawit. Di samping itu, ia berharap bantuan paket sembako yang diberikan bisa mengurangi beban harian penerima. 

"Harapannya tidak lain supaya kehidupan mereka menjadi lebih baik, sejahtera, serta makan dalam kesehariannya terpenuhi, insyaAllah," ungkapnya.

Bantuan paket sembako juga merupakan program rutin yang dijalankan Rumah Yatim. Selain memberikan bantuan kepada masyarakat di sekitaran kantor kas, wilayah lain juga turut menjadi sasaran manfaat zakat ini.

 

www.rumah-yatim.org

UPDATE #122
18 Januari 2019

Lansia dan Buruh Serabutan di Duren Sawit Terima Manfaat Zakat

Ratusan masyarakat prasejahtera menerima bantuan paket sembako dari Rumah Yatim Regional Jabodetabek. Pembagian sembako ini dilakukan di Kantor Kas Rumah Yatim Duren Sawit, Jalan Kolonel Sugiono No. 16A, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (17/1). Pembagian sembako ini merupakan realisasi dari zakat para donatur di Rumah Yatim.

Pada kesempatan pembagian sembako kemarin, sebanyak 100 mustahik menerima manfaat. Menurut Staf Front Office Rumah Yatim Duren Sawit, Siti Nurjanah, penerima manfaat merupakan dari kalangan keluarga kurang mampu. Selain itu, penerima manfaat juga merupakan lansia buruh serabutan. "Perekonomian tidak memadai, dari kalangan prasejahtera," paparnya.

Bantuan paket sembako juga, kata Siti, merupakan upaya untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat yang ada di sekitaran kantor kas Duren Sawit. Di samping itu, ia berharap bantuan paket sembako yang diberikan bisa mengurangi beban harian penerima. 

"Harapannya tidak lain supaya kehidupan mereka menjadi lebih baik, sejahtera, serta makan dalam kesehariannya terpenuhi, insyaAllah," ungkapnya.

Bantuan paket sembako juga merupakan program rutin yang dijalankan Rumah Yatim. Selain memberikan bantuan kepada masyarakat di sekitaran kantor kas, wilayah lain juga turut menjadi sasaran manfaat zakat ini.

 

www.rumah-yatim.org

UPDATE #121
12 Januari 2019

Puluhan Kepala Keluarga di Kampung Perubahan Terima Paket Sembako

Puluhan kepala keluarga di Kampung Perubahan binaan Rumah Yatim Regional Jabodetabek menerima bantuan paket sembako. Bantuan tersebut merupakan salah satu dari realisasi zakat yang diamanahkan kepada Rumah Yatim. Pembagian sembako sendiri dilaksanakan di Kampung Cihupu, Desa Karyasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Kamis (10/1).



Pada kesempatan kemarin, sedikitnya 60 kepala keluarga menerima bantuan paket sembako tersebut. Seluruh penerima merupakan dari kalangan masyarakat kurang mampu. Bahkan sebagian di antaranya ialah lansia yang sudah tidak produktif lagi.



Menurut pemaparan relawan Rumah Yatim Regional Jabodetabek, Rusmanto, kegiatan pembagian sembako juga merupakan salah satu program lanjutan dari kegiatan sebelumnya. Bahkan, bantuan ini merupakan salah satu pemenuhan kebutuhan ekonomi bagi masyarakat. Hal itu dikarenakan akses untuk menuju tempat lain seperti pasar sangat sulit dan jauh.

"Memang dalam taraf golongan ekonomi lemah dan daerahnya berada di pedalaman atau pelosok jauh dari pasar jauh dari perkotaan," paparnya. 

Selain itu, Kampung Perubahan sendiri merupakan daerah binaan yang akan didukung dalam pertumbuhan dan perkembangan ekonomi, sosial, agama, pendidikan, dan lainnya. Selain itu, di Kampung Perubahan tersebut Rumah Yatim turut andil dalam pengoptimalan sarana publik, yakni sarana Mandi, Cuci, Kakus (MCK) bagi masyarakat.

"Sebelumnya kurang lebih sudah sembilan kali program di Kampung Perubahan dengan program yang berbeda-beda," ungkapnya.

Diharapkan, sambungnya, setiap bantuan yang diberikan Rumah Yatim Regional Jabodetabek bisa terus mendukung kegiatan masyarakat. Selain itu, bisa menjadi motivasi dan semangat dalam mengembangkan segala aspek yang ada di daerah Kampung Perubahan tersebut.

UPDATE #120
26 Desember 2018

150 Paket Sembako Dibagikan untuk Minoritas Muslim di Kabanjahe

Sebanyak 150 paket sembako diserahkan Rumah Yatim Cabang Medan kepada ratusan masyarakat minoritas muslim yang merupakan masyarakat prasejahtera di Desa Kabanjahe, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Minggu (23/12). Bantuan tersebut diserahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan harian warga yang hidup di garis kemiskinan. 

“Alhamdulillah penyerahan bantuan lancar, antusias masyarakat sangat luar biasa, hanya sedikit yang muslim,” ungkap Muhamad Suja, salah satu tim relawan cabang Medan. 

Kemudian status ekonominya, kata dia, tergolong masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan, karena penghasilannya dalam sehari hanya berkisar 20 ribu hingga 30 ribu rupiah. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya terbilang pas-pasan. Nominal tersebut diperoleh dari mata pencaharian warga yang hanya sebagai buruh di perkebunan. 

Hasil dari buruh perkebunan itullah warga menyambung hidupnya. Hadirnya bantuan itu, tambah dia, masyarakat sangat bersyukur karena bisa untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya selama beberapa hari ke depan. Meski hidup dalam keterbatasan ekonomi, masyarakat tetap semangat mengais rezekinya. 

Kendati demikian, ia berharap bantuan itu sedikitnya meringankan beban masyarakat setempat di saat bahan kebutuhan pokok mulai melonjak naik. Serta diharapkan bisa semakin banyak donatur yang menunaikan zakatnya di Rumah Yatim, agar semakin banyak lagi masyarakat yang terbantu. 

“Semoga penerima manfaatnya semakin banyak, karena di Sumatera Utara ini masih banyak masyarakat prasejahtera yang membutuhkan bantuan kita," ungkapnya.

 

www.rumah-yatim.org

UPDATE #119
21 Desember 2018

Masyarakat Prasejahtera di Magetan Bahagia Terima Bantuan Sembako

Rumah Yatim Cabang Surabaya menyaluran bantuan sembako bagi masyarakat praseajahtera di Kelurahan Bibis, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan, Kamis (20/12). Penyaluran ini dilakukan dalam rangka realisasi zakat para donatur dan untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu.

Menurut pemaparan Kepala Cabang Rumah Yatim Surabaya, Agus Muhammad Yusuf, mayoritas penerima manfaat adalah lansia yang sudah tidak memiliki keluarga. Mereka tinggal seorang diri di rumahnya. Selain itu, kata Agus, mereka hanya mengandalkan kehidupan dari tetangga dan pengurus desa setempat.

"Ekonominya sangat kurang yang menerima bantuan sembako itu," papar Agus, Kamis (20/12) sore selepas penyaluran sembako.

Rasa senang dan bahagia terus terpancar dari raut wajah para lansia dan penerima manfaat lainnya. Hal ini, kata Agus, selain lansia, ia juga memberikan bantuan sembako kepada kelurahan prasejahtera serta kalangan tidak mampu lainnya. Pembagian sembako ini sedikitnya diterima oleh 120 mustahik.

Harapannya, sambung Agus, pemberian bantuan sembako bisa meringankan beban harian para penerima manfaat. Agar, seluruh bantuan bisa mencukupi kebutuhan dapur beberapa hari ke depan. Selain itu, kegiatan ini juga upaya perluasan penerima manfaat di daerah tersebut.

"Harapan saya, mereka senang dan merasa terbantu dengan adanya baksos ini," ungkapnya.

 

www.rumah-yatim.org

UPDATE #118
17 Desember 2018

Ratusan Paket Sembako Rumah Yatim Diberikan Bagi Masyarakat Radio Dalam

Wajah mereka berseri-seri sejak pagi di sekitaran Kantor Kas Rumah Yatim. Dipanggilnya satu persatu, oleh relawan Rumah Yatim Jabodetabek. Itulah gambaran kegiatan penyaluran paket sembako di Kantor Kas Radio Dalam, Jalan Radio Dalam No. 47 A, Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (14/12) kemarin. Bantuan sembako tersebut merupakan upaya Rumah Yatim dalam merealisasikan dana zakat yang diamanahkan.

Menurut pemaparan salah seorang relawan Rumah Yatim Jabodetabek, Rusmanto, seluruh penerima paket sembako merupakan masyarakat prasejahtera di lingkungan kantor kas. Bahkan, mayoritas di antaranya ialah lansia yang sudah tidak bisa bekerja.

"Alhamdulillah kami kembali bisa berbagi dengan masyarakat, khususnya kali ini di Kantor Kas Radio Dalam," ungkap Rusmanto.

Di kesempatan penyaluran kemarin, sambungnya, sebanyak 100 orang menerima bantuan paket sembako. Bahkan, menurut dia, masyarakat sangat bahagia dengan apa yang diberikan oleh Rumah Yatim. Ia berharap, bantuan paket sembako dari Rumah Yatim bisa mengurangi risiko kehidupan para penerima manfaat.

"Semoga bantuan tersebut bisa sedikit membantu mereka untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," ujarnya.

Program bantuan sembako sendiri merupakan satu dari sejumlah program yang rutin direalisasikan Rumah Yatim bagi masyarakat kurang mampu. Sejumlah program yang ada di Rumah Yatim ialah bantuan biaya hidup, santunan peduli sesama, program pendidikan yatim dan dhuafa, program kemitraan, sarana publik, dan lainnya.

 

www.rumah-yatim.org

UPDATE #117
13 Desember 2018

Seratus Paket Sembako Dibagikan untuk Masyarakat Pekayon

Bantuan paket sembako diberikan Rumah Yatim Regional Jabodetabek untuk masyarakat kurang mampu di sekitaran Kantor Kas Pekayon, Jalan Raya Pekayon No. 45 B Pekayon Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Kamis (13/12). Pembagian sembako ini merupakan salah satu realisasi zakat para donatur yang diamanahkan kepada Rumah Yatim. 

Menurut staf pendayagunaan Rumah Yatim Regional Jabodetabek, Rusmanto, suasana ramai sudah dirasa sejak pagi hari. Ratusan lansia dan masyarakat prasejahtera lainnya berkumpul di depan kantor kas. Bahkan, tidak sedikit dari mereka harus tertatih dalam berjalan.

Sebanyak 100 paket sembako dibagikan untuk masyarakat prasejahtera di hari ini. Seluruh penerima, kata Rusmanto, merupakan orang-orang yang sudah tidak bekerja. Bahkan, sejumlah penerima merupakan janda prasejahtera. 

"Kebanyakan janda dan orang yang sudah tua tidak mampu untuk bekerja lagi," paparnya.

Ia menambahkan, seluruh penerima bantuan paket sembako merupakan orang-orang yang sudah sesuai dengan kriteria penerima. Kegiatan ini juga, sebelumnya telah berkoordinasi dengan aparatur pemerintahan setempat. Selain itu, sebelum pelaksanaan kegiatan relawan Rumah Yatim turun langsung untuk survei dan memastikan penerima manfaat sesuai.

Harapannya, sambung Rusmanto, bantuan paket sembako bisa membantu kebutuhan ekonomi masyarakat tersebut. Apalagi, kegiatan ini merupakan program rutin yang selalu dilaksanakan setiap bulan di berbagai daerah. Kendati demikian, ia juga berharap bantuan sembako bisa menjadi kebahagiaan bagi setiap orang yang membutuhkan.

"Semoga program bantuan tersebut bisa sedikit membantu mereka untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," tuturnya.

 

www.rumah-yatim.id

UPDATE #116
29 November 2018

Ratusan Pengrajin Batu Bata Asal Sutrapanan Dapat Bantuan Sembako

Teknologi kini semakin berkembang, namun ternyata tidak selalu menguntungkan bagi beberapa kalangan. Selalu ada yang tersingkirkan dan terlindas dari awal kemunculannya. Salah satu di antaranya para pengrajin batu bata merah tradisional di Desa Sutrapanan, Kec. Dukuhturi, Kab. Tegal. 

Awalnya usaha tersebut menjadi primadona, namun sejak adanya kiriman batako press dari berbagai wilayah lain yang lebih murah dan bata ringan yang lebih praktis, popularitas bata merah turun pamornya. 

Tak sedikit pabrik-pabrik kecil tersebut gulung tikar, tapi ada sebagian yang mempertahankan usahanya dan tetap mempertahankan buruhnya yang diberi upah tak sepadan dengan kerasnya mereka bekerja. Meski mereka berpenghasilan sedikit dan rata-rata mereka sudah berusia lanjut,  namun mereka terus menekuni pekerjaan tersebut untuk menyambung hidup. 

Bersama tim relawan, Rumah Yatim Cabang Tegal yang di motori Jajang Khaeruman selaku Kepala Cabang mendistribusikan bantuan sembako sebanyak 135 paket. Penyaluran bantuan ini digelar di kediaman Zaenudin, salah satu relawan Rumah Yatim.

 "Alhamdulillah bantuan paket sembako telah diberikan kepada para buruh pengrajin batu bata merah. Selain itu, kami pun memberikan bantuan tersebut kepada para tukang rongsokan dan buruh serabutan. Mereka terlihat sangat senang ketika menerima bantuan ini," ungkap Jajang Khaeruman, Senin (26/11).

Ketika memberikan sambutan, Zaenudin mengucapkan terima kasih kepada Rumah Yatim yang telah peduli kepada warga di Kelurahan Sutrapanan, bantuan ini sangatlah membantu mereka. 

"Insya Allah bantuan ini bisa membantu meringankan beban mereka dalam menyambung hidup, sekali lagi saya mewakili warga Sutrapanan mengucapkan terima kasih.  Semoga Rumah Yatim semakin dipercaya masyarakat Indonesia,  dan kebaikan para donatur dan tim relawan dibalas oleh Allah," ungkapnya.

 

www.ruamh-yatim.org

UPDATE #115
24 November 2018

Lansia Prasejahtera di Kelurahan Made Terima Bantuan Sembako

Rumah Yatim Cabang Surabaya kembali menyalurkan bantuan bagi masyarakat prasejahtera di Kelurahan Made, Kecamatan Sambikerep, Kota Surabaya, Kamis (22/11). Penyaluran bantuan ini dalam bentuk paket sembako. Kegiatan dilakukan untuk menindak lanjuti program yang telah dilaksanakan di daerah tersebut.

Menurut pemaparan Kepala Cabang Rumah Yatim Surabaya, Agus Muhammad Yusuf, pembagian sembako dilakukan di kantor kelurahan. Hal ini dikarenakan seluruh penerima manfaat merupakan dari beberapa RW yang ada di kelurahan tersebut.

"Ini dari hasil obrolan dengan pak lurahnya, jadi penerima diambil yang paling membutuhkan di setiap RW," papar Agus.

Penerima manfaat yang menjadi priortas Kelurahan Made sebanyak 100 orang. Seluruhnya, sambung Agus, penerima paket sembako mayoritas lansia prasejahetra. Bahkan, para penerima sudah masuk data warga miskin yang ada di Kelurahan Made.

Ia menambahkan, pembagian sembako tersebut juga merupakan upaya Rumah Yatim Cabang Surabaya dalam membantu masyarakat kurang mampu. Agar, kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi dalam beberapa hari ke depannya.

"Penerima sudah tidak bisa lagi bekerja, hanya di rumah sudah tua juga," kata Agus.

Kegaitan pembagian sembako ini juga, kata dia, merupakan upaya realisasi program reguler yang ada di Rumah Yatim. Bahkan, program ini akan terus digulirkan dan menjangkau wilayah lain di Surabaya maupun Jawa Timur. 

"Harapannya dengan disalurkannya ini bisa meringankan beban mereka, minimal stok bahan pokok cukup untuk beberapa hari," kata Agus.

 

www.rumah-yatim.org

UPDATE #114
21 November 2018

Asrama Harkit Jalin Silaturahmi dengan Warga Lewat Bantuan Sembako

Asrama Rumah Yatim Harkit jalin silaturahmi dengan warga sekitar melalui pembagian bantuan paket sembako kepada 205 dhuafa dan fakir miskin, yang disalurkan Rumah Yatim Regional Jabodetabek, Senin (19/11). Bantuan tersebut diterima dengan haru kebahagiaan dan penuh makna bagi masyarakat yang secara ekonomi dalam kondisi keterbatasan terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan. 

Berlokasi di Asrama Harkit, di Jalan Kecubung Raya, Blok I6, Perum Harapan Kita, Kelapa Dua Tangerang, bantuan sembako dibagikan langsung ke tangan para mustahik yang mendatangi asrama. Tujuannya, kata Muslih selaku PIC penyaluran, untuk memastikan bahwa bantuan ini disalurkan tepat sasaran dan layak menerima bantuan. Adapun penerima bantuan itu berasal dari warga kurang mampu sekitar asrama. 

"Banyaknya lansia yang datang dan banyak juga ibu-ibu yang bekerja sebagai buruh cuci. Bantuan ini untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka selama beberapa hari ke depan," jelasnya. 

Lebih lanjut ia menerangkan, bantuan ini merupakan realisasi dana ifsho terikat dari para donatur yang membayar fidyah dan kifarat. Antusias masyarakat terhadap bantuan yang diberikan Rumah Yatim cukup tinggi, terlihat saat warga berbondong-bondong mendatangi asrama. Walaupun tidak seberapa, namun bantuan itu sangat berarti bagi warga sekitar.  

Ia berharap, melalui bantuan ini dapat terus meningkatkan jalinan silaturahmi antara Laznas Rumah Yatim dengan para mustahik, khususnya warga sekitar asrama. Serta diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pangan untuk keluarganya. 

 

www.rumah-yatim.org

UPDATE #113
14 November 2018

Masyarakat Prasejahtera di Dusun Kantil Terima Bantuan Rumah Yatim

Sebanyak 120 paket sembako telah disalurkan Rumah Yatim kepada ratusan masyarakat prasejahtera di Dusun Kantil Desa Brahrang, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, pada Minggu (12/11). Bantuan itu diterima dengan penuh suka cita dan kebahagiaan, karena sebelumnya warga di dusun tersebut belum pernah menerima bantuan dari pihak manapun. 

Kepala Cabang Medan Harun menuturkan, bantuan itu setidaknya dapat membantu serta meringankan beban mereka yang memang berada dalam kondisi ekonomi kurang baik, mayoritas warga berada di garis kemiskinan yang bekerja hanya sebagai buruh serabutan. Oleh karena itu, keterbatasan yang ada membuat warga hanya bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari seadanya. 

Adapun penerima manfaat dari bantuan itu terdiri dari lansia, jompo, dan buruh. Terbatasnya bantuan yang ada, kata dia, membuat sebagian warga prasejahtera lainnya belum bisa menerima bantuan itu. Rencananya, akan ada penyaluran bantuan kembali untuk masyarakat prasejahtera di wilayah tersebut. Mengingat kurang lebih 400 kepala keluarga berada di garis kemiskinan. 

Kehadiran Rumah Yatim dengan membawa bantuan itu, disambut antusias. Menurutnya, tidak tebayangkan sebelumnya bahwa masih ada kepedulian dari orang lain khususnya para donatur yang menitipkan amanahnya pada Rumah Yatim. Dalam hal ini, Rumah Yatim hanya sebagai jembatan antara muzzaki dan mustahik. 

“Alhamdulillah mereka sangat senang dan mengucapkan terima kasih kepada Rumah Yatim, karena merasa terharu, baru kali ini di tempat itu ada bantuan, karena sebelumnya tidak ada bantuan,” terangnya.

Menurut informasi yang diperolehnya, kepala dusun setempat berharap bantuan ini dapat diberikan kembali. Mengingat bantuan yang disalurkan belum merata. Oleh karena itu, hal ini sangat diharapkan datang kembali dalam program bantuan yang sama maupun dalam program lain. 

Harun berharap, bantuan ini dapat bermanfaat bagi mustahik di wilayah sekitar. Terbatasnya bantuan yang ada, maka diharapkan bantuan dapat digulirkan kembali di lain kesempatan. Ia menambahkan, bantuan ini diharapkan dapat mengembalikan kebahagiaan warga. 

 

www.rumah-yatim.org

UPDATE #112
10 November 2018

Tak Punya Keturunan, Mak Imun Berjuang Hidup Sebatangkara

Bangunan tua dan lapuk itu menjadi tempat berteduhnya. Bilik bambu dan lantai kayu menjadi saksi perjuangannya untuk hidup seorang diri. Imun (95), lansia prasejahtera hidup tinggal di Kelurahan Pasirjati, Kecamatan Ujung Berung, Kota Bandung.

Mak Imun, biasa ia disapa oleh warga sekitar dan para tetangganya. Ia merupakan lansia yang hidup dengan kondisi yang sangat memprihatinkan. Rumah tua bilik bambu yang berukuran hanya enam meter persegi menjadi istananya. Ditambah lagi, Mak Imun saat ini sering mengalami sakit-sakitan.

"Memang tidak mempunyai keturunan, beliau sendiri di rumah itu," papar Deni Rustandi, relawan Rumah Yatim.

Bercerita dan bersua, Mak Imun menyampaikan kegelisahannya. Bahkan di rumah sangat sempit itu, ia harus mengerjakan semuanya. Berbaring dengan alas lantai kayu dan sebuah karpet tipis. 

Di usianya yang hampir menginjak satu abad tersebut ia harus berjuang untuk bertahan. Tongkat kayu kecil yang saat ini setia menemani langkahnya dengan tertatih. Bahkan, menurut Deni, Mak Imun hanya mengandalkan pemberian tetangga untuk makan.

"Kondisinya sangat memprihatinkan, dan mengerjakan segala sesuatu sendiri. Ia juga sedang sakit," ungkapnya.

Kunjungan di hari kemarin juga, Deni bersama relawan Rumah Yatim lainnya memberikan bantuan paket sembako. Tidak banyak, kata Deni, akan tetapi bisa menjadi kegembiraan bagi Mak Imun. Bantuan sembako tersebut, diharapkan bisa menyambung hidup Mak Imun di tengah kekurangannya.

"Tidur, makan, dan aktivitas lainnya di ruangan tersebut. Semoga bantuan dari kita bisa membantu," kata Deni.

 

www.rumah-yatim.org

UPDATE #111
7 November 2018

Buruh Serabutan di Kejambon Terima Bantuan Rumah Yatim

Program penyaluran bantuan sembako merupakan salah satu program yang rutin disalurkan Rumah Yatim Cabang Tegal.  Setiap bulannya, ada ratusan sampai ribuan mustahik menerima bantuan ini.

Seperti pada Sabtu (27/10) lalu, Rumah Yatim Cabang Tegal yang dipimpin Jajang Khaeruman selaku Kepala Cabang menyalurkan 150 paket sembako kepada buruh serabutan di wilayah Slerok, Kejambon, Pengabean, dan Panggung.

 Bantuan ini diserahkan Jajang di Aula Asrama Rumah Yatim Cabang Tegal, Jl. Werkudoro No. 207, Pengabean, Kejambon, Tegal Timur, Kota Tegal.

"Alhamdulillah acaranya berlangsung sukses dan lancar, para penerima bantuan sangat sabar dan tertib ketika menunggu namanya dipanggil panitia. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan meringankan beban mereka," kata Jajang,    Rabu (30/10).

 

www.rumah-yatim.org

UPDATE #110
7 November 2018

Rumah Yatim Salurkan Bantuan Sembako Bagi Masyarakat Lambada

Ratusan paket sembako disalurkan Rumah Yatim Cabang Aceh untuk masyarakat prasejahtera di Desa Lambada, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar, Selasa (30/10). Pembagian sembako ini merupakan upaya Rumah Yatim dalam membantu sesama untuk masyarakat yang membutuhkan.

Menurut pemaparan Kepala Cabang Rumah Yatim Aceh, Maman, paket sembako tersebut dibagikan kepada 200 orang prasejahtera yang ada di desa tersebut. Penerima manfaat merupakan kalangan fakir dan miskin. Selain itu mayoritas penerima juga merupakan lansia.

"Alhamdulillah telah kita salurkan di daerah itu yang cukup jauh jaraknya," papar Maman, saat memberikan keterangan, Rabu (31/10) petang.

Desa Lambada, sambung Maman, berlokasi cukup jauh dari pusat perkotaan. Bahkan, akses jalan menuju daerah tersebut harus melewati perbukitan. Pada mulanya, informasi awal lokasi didapatkan tim relawan cabang Aceh dari salah seorang masyarakat yang tinggal di daerah itu. Kemudian, sambung dia, tim menindaklanjuti ke lokasi.

"Mayoritas di sana memang prasejahtera dan memang perlu dibantu," ujarnya.

Ia menambahkan, bantuan sembako yang diberikan bisa bermanfaat bagi masyarakat. Walaupun, jumlah yang disalurkan untuk perorangnya tidak sebanyak yang diharapkan. Akan tetapi, kata dia, bantuan sembako ini bisa bermanfaat dan meringankan beban harian penerima.

"Walaupun tidak banyak, mudah-mudahan bisa membantu," ungkapnya.

Kegiatan penyaluran ini juga mendapat respon positif dari Kepala Desa setempat. Bahkan, kata Maman, tidak sedikit masyarakat di sana merasa senang atas bantuan yang diterimanya. Apalagi, sangat jarang ada bantuan seperti ini yang menyasar ke lokasi itu.

 

www.rumah-yatim.org

UPDATE #109
26 Oktober 2018

100 Warga Lebak Bulus Terima Bantuan Sembako Rumah Yatim

Ratusan paket sembako telah disalurkan Rumah Yatim Regional Jabodetabek kepada 100 masyarakat prasejahtera, Kamis (25/10). Bantuan disalurkan untuk bantu penuhi kebutuhan pangan harian masyarakat yang memiliki taraf ekonomi digaris kemiskinan. 

Bertempat di Asrama Rumah Yatim Cinere, masyarakat yang menerima bantuan tersebut, kata PIC penyaluran, Imanudin, berasal dari Kelurahan Lebak Bulus, RT 02 RW 09, Kota Jakarta Selatan. Mayoritas mustahik bekerja sebagai pedagang kecil dan serabutan. Oleh karena itu, dalam memenuhi kebutuhannya masih terbilang sangat kurang.

“Alhamdulillah penyaluran berjalan lancar, masyarakat pun sangat antusias,” ungkapnya.

Selain itu, bantuan ini juga sebagai wujud kontribusi hadirnya Rumah Yatim di tengah-tengah masyarakat sekitar asrama. Usai menyalurkan ratusan paket sembako, para mustahik pun berpesan agar bantuan tersebut dapat diberikan secara berkelanjutan. 

Kendati demikian, ia berharap mustahik yang saat ini menerima manfaat, suatu saat nanti dapat menjadi muzakki yang dapat membantu saudara sesama yang membutuhkan bantuan dan uluran tangan dari para dermawan.

 

www.rumah-yatim.org

UPDATE #108
25 Oktober 2018

Rumah Yatim Ringankan Beban Lansia dan Janda Prasejahtera Cawang

Masyarakat prasejatera di sekitaran Kantor Kas Rumah Yatim Cawang terima bantuan peket sembako. Pembagian sembako dilakukan di Kantor Kas, Jalan Cawang Baru No. 30 Blok E.I Kaveling, Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (24/10). 

Menurut pemaparan Person In Charge (PIC) kegiatan tersebut, Asep Herdiansyah, pembagian sembako berlangsung ramai dan lancar. Sebanyak 100 paket sembako dibagikan Rumah Yatim di kesempatan siang ini. Bahkan tidak sedikit masyarakat yang datang ke lokasi belum terdaftar sebagai penerima. Namun, kata Asep, dirinya beserta tim sudah menyiapkan cadangan sembako.

"Alhamdulillah sangat ramai, melebihi data yang ada. Tetapi bisa diatasi karena kita sudah menyiapkan paket sembako tambahan," paparnya.

Pembagian sembako yang dilakukan tersebut merupakan tindak lanjut dari kegiatan bulan lalu. Hal ini, sambung Asep, di pembagian sebelumnya masih banyak masyarakat prasejahtera yang belum menerima bantuan sembako. Kondisi itu, menjadikan kegiatan yang dilaksanakan siang ini sangat ramai.

"Kegiatan ini kelanjutan dari program bulan kemarin bagi masyarakat yang belum dapat," ujarnya.

Namun demikian, mayoritas penerima manfaat merupakan lansia dan janda prasejahtera. Ia berharap bantuan sembako yang diberikan bisa meringankan beban ekonomi masyarakat. Kegiatan ini juga, kata Asep, sebagai bentuk silaturahmi Rumah Yatim dengan masyarakat sekitar. Pembagian sembako juga mendapat respon baik dari masyarakat maupun aparatur pemerintahan setempat.

"Alhamdulillah ini juga bentuk kegiatan silaturahmi, khususnya di sekitaran kantor kas Rumah Yatim," kata Asep.

 

www.rumah-yatim.org

UPDATE #107
23 Oktober 2018

Masyarakat di Dua Dusun Bahagia Terima Bantuan Rumah Yatim

Ratusan masyarakat prasejahtera di dua Dusun, Desa Regemuk, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang menerima bantuan paket sembako dengan penuh suka cita dan bahagia, pada Minggu (21/10). Bantuan tersebut diberikan untuk memberi senyum kebahagiaan bagi para dhuafa yang sedang menghadapi keterbatasan ekonomi. 

Ketua pelaksana penyaluran, Muhamad Suja menyebutkan sebanyak 167 kepala keluarga menerima bantuan tersebut. Kemudian mayoritas pekerjaan warga setempat sebagai nelayan. Terlebih saat ini, nelayan katrol sedang dilarang beroperasi oleh Pemerintah. Sehingga untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari, mereka bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.  

“Kita dapat informasi, di sana itu kebanyakan nelayan dan kebetulan nasib mereka saat ini tidak diperhatikan pemerintah,” ungkapnya.

Atas kondisi tersebut, tim Rumah Yatim tergerak untuk segera memberikan bantuan kepada masyarakat setempat. Agar meringankan beban yang dihadapi warga ketika mendapat penghasilan yang tidak mencukupi. Menurut informasi yang diperolehnya, sebanyak 500 kepala keluarga di dusun tersebut, berada dalam kategori prasejahtera. 

Terbatasnya bantuan yang ada, membuat sebagian warga belum bisa menerima bantuan tersebut. Rencananya, akan ada penyaluran bantuan selanjutnya di dusun tersebut. Meski demikian, warga menyambut antusias kedatangan tim Rumah Yatim. 

“Satu dusun itu, seluruhnya warga tidak mampu. Alhamdulillah mereka senang, mereka juga berharap bantuan ini bisa diberikan setiap bulannya, terutama untuk anak-anak yatim,” terangnya. 

Kendati demikian, ia berharap untuk ke depannya Rumah Yatim dapat memberi bantuan lebih banyak lagi untuk  penerima manfaat. Mengingat masih banyak masyarakat prasejahtera yang membutuhkan uluran tangan.

 

www.rumah-yatim.org

UPDATE #106
20 Oktober 2018

Rumah Yatim Bantu Kebutuhan Ekonomi 310 Warga Kampung Cambay

Ratusan masyarakat prasejahtera di Kampung Cambay, Desa Sukatani, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, terima paket sembako Rumah Yatim Regional Jabodetabek, Kamis (18/10). Pembagian sembako ini untuk memberikan kebahagiaan bagi masyarakat kurang mampu di daerah tersebut.

Pada kegiatan tersebut, sebanyak 310 mustahik menerima paket sembako. Hal tersebut disampaikan oleh Kasie Pendayagunaan Rumah Yatim Regional Jabodetabek, Muslihudin. Ia juga mengatakan, pembagian paket sembako untuk meringankan dan menunjang kebutuhan konsumsi masyarakat.

"Karena sudah lama lahan pertanian tidak bisa ditanami akibat kemarau yang berkepanjangan," papar Muslihudin.

Sebelumnya masyarakat yang menerima bantuan sembako bekerja sebagai buruh kasar, buruh tani, serta pengepul barang bekas. Bantuan itu juga diharapkan bisa bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat beberapa hari ke depan. Agar, masyarakat penerima bantuan bisa menggunakan hasil kerjanya untuk kebutuhan lain.

"Selanjutnya dengan adanya program seperti ini dapat meningkatkan sosial kemasyarakatan," ujarnya.

Di sisi lain, kata Muslihudin, saat pembagian sembako dimulai tidak sedikit dari penerima merasa terharu dan menangis. Hal inilah yang menjadi acuan semangat relawan Rumah Yatim untuk senantiasa menjangkau daerah-daerah lain yang membutuhkan. 

 

www.rumah-yatim.org

 

UPDATE #105
17 Oktober 2018

Rumah Yatim Ringankan Beban Ratusan Masyarakat Desa Waringin Jaya

Ratusan masyarakat prasejahtera di Desa Waringin Jaya, Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor, terima paket sembako Rumah Yatim Regional Jabodetabek, Selasa (16/10). Penyaluran paket sembako dilakukan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat.

Menurut Person In Charge (PIC) kegiatan, Ali Ridwan, pembagian sembako berjalan lancar. Sebanyak 320 mustahik menerima bantuan sembako kali ini. Jumlah tersebut, kata dia, melebihi data perkiraan yang sebelumnya didapatkan. "Hari ini reasliasi dari kegiatan packing kemarin," papar Ali.

Seluruh penerima manfaat merupakan masyarakat yang tinggal di dua RW di desa tersebut. Penyaluran dilaksanakan secara bertahap, sehingga tidak terjadi pembludakan di lokasi. Selain itu, seluruh penerima juga merupakan masyarakat yang hanya bekerja sebagai pedagang kecil dan buruh kasar. "Ini dibagikan khusus bagi orang-orang yang tepat," ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan penyaluran sembako di daerah tersebut diharapkan bisa meringankan beban masyarakat. Apalagi, saat ini harga kebutuhan pokok cukup tinggi dan membuat masyarakat cukup kewalahan.

"Bisa meringankan beban mereka untuk satu atau dua hari ke depan," tuntasnya.

Kegiatan yang dilaksanakan siang tadi juga turut merealisasikan bantuan lainnya. Bantuan itu untuk mendukung kegiatan pendidikan diniyah yang ada di tempat ibadah setempat.

 

#bantuan #bantuansembako #bantuansosial #panganuntuk60000dhuafa

UPDATE #104
12 Oktober 2018

Rumah Yatim Ringankan Beban Harian 320 Mustahik di Desa Karyasari

Tersentuh dan terenyuh melihat suasana perkampungan yang begitu asri. Roda dua dan empat seakan hanya sampingan, berbeda dengan perkotaan. Namun, dibalik asrinya alam Kampung Cihupu, Desa Karyasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, masih terselip ratusan masyarakat yang butuh bantuan.

Di hari sebelumnya, relawan Rumah Yatim Regional Jabodetabek berkunjung dan bersilaturahmi. Menyapa satu persatu masyarakat dan tokoh setempat. Pada Kamis (11/10), relawan kembali hadir dengan membawa paket sembako dan bantuan lainnya. Bantuan tersebut akan diberikan kepada 320 mustahik yang ada di Desa Karyasari.

"Bisa jadi ini merupakan doa malam mereka yang dipanjatkan kepada Allah, sehingga hati kami tergerak ke kampung tersebut," papar Muslihudin, Kasie Pendayagunaan Rumah Yatim Regional Jabodetabek.

Tidak butuh alasan, kata dia, untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Apalagi, Desa Karyasari sendiri merupakan wilayah yang jauh dari ramainya perkotaan. Bahkan, yang terdengar hanya kicuan burung dan dahan angin yang saling bergesekan.

"Daerah tersebut sangat layak dibantu  selain mayoritas prasejahtera, juga jauh dari keramaian kota," ujarnya.

Masyarakat di daerah sana merupakan buruh kasar yang bekerja di perkebunan maupun pertanian milik orang lain. Ia berharap, bantuan sembako yang diberikan Rumah Yatim bisa meringankan beban ekonomi masyarakat. Di sisi lain, kata Muslihudin, bisa untuk memenuhi kebutuhan dapur penerima.

"Mudah-mudahan bermanfaat bisa membantu untuk memenuhi kebutuhan harian mereka beberapa hari ke depan," tegasnya.

Ia juga berharap, ke depannya bisa menyalurkan program lain ke daerah tersebut. Selain itu, relawan akan memberikan edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan sosial yang ada.

#bantuan #bantuansembako #bantuansosial #panganuntuk60000dhuafa

www,rumah-yatim.org

UPDATE #103
11 Oktober 2018

300 Kepala Keluarga di Girimulyo Terima Bantuan Rumah Yatim

Rumah Yatim Area Yogyakarta kembali menyalurkan bantuan ke wilayah Kulon Progo, salah satu wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta yang rutin dijadikan lokasi penyaluran bantuan. Kondisi masyarakat yang mayoritas prasejahtera menjadikan alasan Lembaga Amil Zakat (LAZ) ini rutin memberikan bantuan.

Ada ribuan mustahik dari puluhan desa di Kulon Progo yang telah menerima bantuan dari Rumah Yatim. Salah satu desa yang telah menerima bantuan adalah Giripurwo, Kec. Girimulyo, Kab. Kulon Progo. Ada sebanyak 300 keluarga keluarga prasejahtera dari lima dusun telah menerima bantuan sembako dari Rumah Yatim Area Yogyakarta. Penyaluran bantuan ini digelar di Masjid Al Furqon yang berada di Dusun Banjaran, Desa Giripurwo.

Dikatakan Jejen, salah satu tim relawan Rumah Yatim Area Yogyakarta, rata-rata para penerima bantuan ini bekerja sebagai buruh tani, buruh menganyam, buruh cari pakan ternak dan pencari rumput. Rumah Yatim memilih wilayah tersebut atas rekomendasi dari salah satu tim yang beberapa waktu lalu melakukan blusukan.

"Mayoritas warga di sana lansia dan hidup serba kekurangan, mereka sangat layak untuk dibantu," ungkap Jejen, Selasa (9/10)

Turut hadir pula dalam kegiatan penyaluran bantuan ini Kepala Desa Giripurwo, Mardi Santoso, Kepala Dukuh Banjaran, Suparlan, dan Ketua Karang Taruna Bara Muda Banyak, Jumarno.

Dalam sambutannya, Mardi Santoso mengucapkan, apresiasi pada aksi sosial ini. Ia pun mengucapkan jika Rumah Yatim memberikan bantuan ini di saat yang tepat, di saat warganya sedang kesulitan memenuhi kebutuhan makan yang semakin melonjak.

"Alhamdulillah selain kami menyalurkan bantuan 300 paket sembako untuk 300 keluarga prasejahtera, kami pun menyalurkan ratusan pakaian, celana, kerudung layak pakai untuk warga berbagai usia, mulai dari anak-anak sampai lansia. Semoga bantuan ini bisa memberikan manfaat besar dan bisa meringankan beban mereka," pungkas Jejen.

#bantuan #bantuansembako #bantuansosial #panganuntuk60000dhuafa

www.rumah-yatim.org

UPDATE #102
5 Oktober 2018

Masyarakat Loktabat Selatan Terima Paket Sembako Rumah Yatim

Rumah Yatim Area Kalimantan menyalurkan paket sembako bagi masyarakat prasejahtera di sekitaran Asrama Banjarbaru, Jalan A. Yani Km. 34 No. 43, Guntung Payung, Loktabat Selatan, Kota Banjarbaru, Rabu (3/10). Pembagian sembako dimaksudkan untuk memberikan kebahagiaan dan keringanan bagi masyarakat sekitar.

Menurut pemaparan Manager Area Rumah Yatim Kalimantan, Indra Abdullah, seluruh penerima bantuan merupakan yatim dan dhuafa dari Kelurahan Loktabat Selatan. Selain itu juga sebagian penerima bekerja sebagai pemulung serta pengepul kardus bekas.

"Ini juga bentuk kepedulian Rumah Yatim terhadap lingkungan sekitar," papar Indra, saat diwawancara Kamis (4/10).

Kegiatan penyaluran ini juga merupakan upaya Rumah Yatim mendekatkan diri kepada masyarakat yang ada di sekitaran asrama. Apalagi, kata dia, bisa juga menjadi ajang silaturahmi dan mempererat ukhuwah antar umat muslim. Di samping itu, sebanyak 91 kepala keluarga menerima paket sembako yang dibagikan Rumah Yatim Area Kalimantan.

Indra menambahkan, bantuan yang diberikan bisa sedikit meringankan beban harian masyarakat. Selain itu, ia juga berharap bisa terus memberikan bantuan serupa maupun lainnya bagi masyarakat kurang beruntung. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi wadah sosial bagi masyarakat.

"Menjadi silaturahmi antara Rumah Yatim dengan masyarakat sekitar. Dan juga menjadi ajang sosial sesama warga, karena tidak semuanya saling mengenal," ungkapnya.

 

#bantuan #bantuansembako #bantuansosial #panganuntuk60000dhuafa

UPDATE #101
3 Oktober 2018

115 Masyarakat Prasejahtra Menerima Bantuan Sembako

Rumah Yatim Cabang Bali kembali menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat prasejahtera. Kali ini ratusan sembako dibagikan bagi masyarakat prasejahtera di Banjar Dinas Jalan, Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng, Senin (1/10). Bantuan sembako ini merupakan upaya Rumah Yatim dalam meringankan beban masyarakat kurang mampu.

Sebanyak 115 mustahik pada kegiatan tersebut menerima paket sembako Rumah Yatim Cabang Bali. Berlokasi di daerah perbukitan, masyarakat yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani kopi dan cengkeh ini senang mendapat bantuan. Menurut pemaparan Kepala Cabang Rumah Yatim Bali, Abdullah, pembagian sembako dilakukan di salah satu pelataran rumah warga.

"Alhamdulillah pembagian berjalan lancar dan masyarakat sangat antusias," ujarnya, dalam wawancara singkat, Selasa (2/10).

Ia menambahkan, beberapa waktu sebelum pembagian sembako tim relawan sudah melakukan survei. Hal ini untuk memastikan data dan informasi penerima bantuan tepat sasaran. Selain itu, bantuan ini juga merupakan tindak lanjut dari ajuan salah seorang masyarakat.

"Banyak lansia yang sudah susah untuk berjalan, tapi menyempatkan untuk hadir secara langsung," tutur Abdullah.

Ia berharap, dengan bantuan sembako yang dilaksanakan bisa membantu memenuhi kebutuhan masyarakat. Selain itu, diharapkan juga bisa meringankan beban ekonomi penerima. "Mudah-mudahan sembako yang diberikan bisa membantu kebutuhan mereka sehari-hari, terutama lansia yang sudah tidak bisa mengais rezeki sendiri," ungkapnya.

Rencana ke depan, kata Abdullah, akan ada bantuan lainnya. Hal ini meninjau adanya pengajuan kembali dari tokoh masyarakat setempat. Namun, hal itu akan ditindak lanjuti lagi dalam bentuk penyaluran yang lainnya.

 

#bantuan #bantuansembako #bantuansosial #panganuntuk60000dhuafa

UPDATE #100
28 September 2018

Rumah Yatim Aceh Berbagi Kebahagiaan Lewat Pembagian Sembako

Rumah Yatim Cabang Aceh berbagi kebahagiaan dengan ratusan mustahik. Hal tersebut dilakukan lewat pembagian paket sembako di Desa Geuceu Komplek, Kecamatan Banda Raya, Kota Banda Aceh. Kegiatan tersebut berlangsung lancar dan penuh antusias.

Menurut pemaparan Kepala Cabang Rumah Yatim Aceh, Maman, sebanyak 100 paket sembako dibagikan kepada mustahik yang ada di daerah tersebut. Seluruh penerima merupakan masyarakat prasejahtera. Pembagian sembako juga, kata dia, merupakan agenda rutin yang dijalankan Rumah Yatim Cabang Aceh.

"Penyaluran sembako tersebut kita prioritaskan di Kota Banda Aceh," papar Maman, saat dimintai keterangan, Kamis (27/9) malam.

Pembagian sembako tersebut sebelumnya telah dilaksanakan di akhir pekan kemarin. Selain itu, dipilihnya daerah tersebut merupakan hasil survei tim relawan Rumah Yatim Cabang Aceh. 

"Kebetulan di bulan ini di daerah tersebut, dan juga dekat dengan asrama Rumah Yatim Aceh," ujarnya.

Ia menambahkan, ke depannya hadirnya Rumah Yatim di Aceh bisa berdampak positif pada masyarakat. Ia juga berharap apa yang diberikan bisa bermanfaat dan meringankan beban ekonomi harian penerima.

"Harapannya bahwa keberadaaan Rumah Yatim bisa dirasakan masyarakat sekitar Rumah Yatim, khususnya di Kota Banda Aceh," tuntasnya, lewat sambungan telepon.

 

www.rumah-yatim.org

UPDATE #99
27 September 2018

Amelia dan 54 Anak Asuh Nonmukim Terima Santunan Rumah Yatim

Rumah Yatim Cabang Tanjung Karang Lampung kembali menyalurkan santunan kepada anak asuh nonmukim. Jika sebelumnya, lembaga amil zakat ini menyalurkan santunan berupa uang tunai, kini Rumah Yatim menyalurkan santunan berupa sembako.

Santunan ini diberikan langsung Kepala Asrama Rumah Yatim Tanjung Karang, Weli, kepada 55 anak asuh nonmukim di wilayah Tanjung Karang dan Teluk Betung Utara. Kegiatan ini digelar di aula asrama. 

"Alhamdulillah penyaluran berjalan dengan sukses dan lancar, anak-anak terlihat sangat bahagia ketika menerima bingkisan sembako ini," ungkapnya, Kamis (27/9).

Ia mengatakan, jika 80% dari keseluruhan anak asuh yang menerima bantuan tersebut berstatus yatim. Setiap bulannya mereka selalu mendapat santunan dari Rumah Yatim.

Salah satu anak asuh nonmukim yang rutin mendapat santunan adalah Amelia Rizki. Siswi kelas 2 SMK ini merasa sangat terbantu dengan santunan yang diberikan Rumah Yatim. Dari kelas 6 SD, ia menjadi anak asuh nonmukim dan rutin menerima santunan.

Katanya, setiap Rumah Yatim memberikan santunan, ia langsung memberikannya kepada ibu. Untuk santunan uang tunai, biasanya ia tabung untuk membeli keperluan sekolah, antara lain buku, seragam dan lainnya.

Amelia mengatakan, jika santunan dari Rumah Yatim sangatlah membantunya untuk memenuhi keperluan sekolah dan itu telah meringankan beban ibunya yang hanya bekerja serabutan.

Amelia dikenal sebagai anak yang berprestasi. Dia selalu sekolah di sekolah negeri terfavorit di Bandar Lampung. Setiap ia akan memutuskan sesuatu seperti memutuskan jurusan sekolahnya, Amelia selalu meminta saran ibu dan pengurus Rumah Yatim. 

"Amelia selalu berkunjung ke asrama untuk meminta saran saya, Alhamdulillah dia anak yang baik, rajin dan penurut. Semoga Amelia bisa menggapai mimpinya, membuat kami bangga dan bisa memperbaiki kondisi keluarganya," pungkas Weli.

 

www.rumah-yatim.org

 

UPDATE #98
26 September 2018

Ratusan Masyarakat di Wilayah Kekeringan Terima Paket Sembako

Musim kemarau semakin panjang di penghujung September saat ini. bahkan kekeringan terus menghantui masyarakat di Bandung. Salah satunya masyarakat Kampung Cikapulus Kulon RW 10, Kelurahan Ciherang, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung. Akibat kemarau panjang kali ini sejumlah sumber kebutuhan pokok alami kenaikan.

Menilik hal tersebut, Rumah Yatim Area Jawa Barat menyalurkan bantuan kebutuhan pokok berupa paket sembako. Bantuan tersebut disalurkan bagi 102 orang yang saat ini terdampak kekeringan pada Selasa (25/9).

Menurut pemaparan Kasie Pemberdayaan Rumah Yatim Area Jawa Barat, Solehudin, masyarakat di kampung tersebut alami kekeringan cukup parah. Salah satunya, berdampak pada gagalnya masa tanam padi. Hal ini dikarenakan lahan sawah yang digunakan kering dan tanah terbelah.

"Lagi musim kering sawahnya. Ada yang nganggur karena tidak ada kerjaan di pertanian," ungkap Solehudin, Rabu (26/9).

Bahkan, sambungnya, kekeringan yang berdampak pada ekonomi harian tersebut membuat harga sembako naik. Kegiatan penyaluran tersebut juga hasil dari koordinasi dengan aparatur kelurahan setempat. 

Solehudin menambahkan, bantuan yang diberikan kemarin diharapkan bisa menutupi kebutuhan harian masyarakat. Walaupun tidak sebesar yang diharapkan, akan tetapi bisa menjadi penyambung kehidupan masyarakat. Hal ini juga, kata dia, terlihat dari antusias masyarakat yang menerima sembako. "Mudah-mudahan musim keringnya cepat berlalu," ungkapnya.

 

 

www.rumah-yatim.org

UPDATE #97
24 September 2018

70 Anak Yatim Fajar Baru Terima Bantuan Sembako Rumah Yatim

Memperingati hari lebaran yatim yang jatuh pada 10 Muharram atau pada Kamis (20/9) lalu, Rumah Yatim Cabang Lampung memberikan bantuan sembako kepada 70 anak yatim prasejahtera di wilayah Fajar Baru, Kec. Jati Agung, Kab. Lampung. Penyaluran bantuan digelar di Kantor Desa Fajar Baru, Jumat (21/9) kemarin.

Bantuan ini diserahkan langsung oleh Kepala Cabang Rumah Yatim Lampung kepada anak-anak. "Alhamdulillah semua bantuan telah disalurkan kepada anak-anak yatim di wilayah Fajar Baru, menjadi sebuah kebahagiaan tersendiri buat saya bisa melihat senyum bahagia mereka. Semoga bantuan ini bisa menjadi berkah dan manfaat besar untuk mereka dan keluarga," kata Herman.

Ia mengatakan, jika kegiatan ini pun mendapat apresiasi dari Sucipto selaku Kepala Desa Fajar Baru. "Dalam sambutannya, pak Sucipto mengucap terima kasih dan mengungkap apresiasinya kepada Rumah Yatim yang telah berbagi kebahagiaan dengan warganya, ia mengatakan jika bantuan ini sangatlah membantu," katanya.

 

www.rumah-yatim.org

UPDATE #96
17 September 2018

85 Anak Yatim Dhuafa Terima Paket Sembako

Sejumlah 85 anak yatim kurang mampu di wilayah Gedong Air, Kec. Tanjung Karang, Lampung menerima bantuan paket sembako dari Rumah Yatim Cabang Lampung. Penyaluran bantuan ini digelar di Sekretariat Komunitas Pecinta Anak Yatim Piatu (Kopayapi) Gedong Air, Jumat (7/9) lalu.

"Alhamdulillah acara penyalurannya berjalan dengan lancar, anak-anak terlihat senang ketika mendapat bantuan. Mereka mengatakan jika bantuan ini akan langsung diserahkan kepada orangtua mereka," kata Herman, Kepala Cabang Rumah Yatim Lampung,  Jumat (14/9).

Ia berharap, bantuan ala kadar ini bisa meringankan beban mereka dan bisa bermanfaat untuk mereka.

 

www.rumah-yatim.org

 

UPDATE #95
13 September 2018

200 Orang di Tiga Dusun Dapat Paket Sembako Rumah Yatim

Rumah Yatim Area Yogyakarta menyalurkan bantuan kepada warga prasejahtera di wilayah Kulonprogo, Yogyakarta. Tepat di momen tahun baru Islam 1440 Hijriyah yang jatuh pada Selasa (11/9) kemarin, Rumah Yatim menyalurkan 200 paket sembako kepada masyarakat prasejahtera di Dusun Sentul, Desa Banjar Arum, Kec. Kalibawang, Kulonprogo. Penyaluran bantuan ini digelar di salah satu masjid besar di Dusun Sentul. 

Dikatakan salah satu tim relawan Rumah Yatim Yogyakarta, Jejen, 200 orang prasejahtera ini berasal dari tiga dusun, yakni Dusun Sentul, Ngentak dan Degan. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, mereka bekerja sebagai buruh tani. Namun di musim kemarau ini mereka beralih profesi sebagai buruh kerajinan anyaman bambu dikarenakan di musim kemarau panjang ini jarang sekali petani menggunakan jasa mereka.

Selama menjadi buruh kerajinan anyaman bambu, mereka hanya diberi upah 450 sampai 500 ribu saja. Jumlah ini tidaklah cukup untuk membeli kebutuhan makan yang harganya semakin naik.

Penyaluran berlangsung dengan sukses dan lancar, tim relawan dibantu pihak karang taruna untuk menertibkan acara ini.

"Alhamdulillah warga sangat antusias menyambut kami, mereka pun terlihat sangat bahagia ketika menerima bingkisan paket sembako dari Rumah Yatim," kata Jejen, Rabu (12/9)

Usai mendapat bingkisan sembako, para warga mengucapkan terima kasih kepada Rumah Yatim dan para donatur. Mereka mengatakan jika bantuan ini sangatlah berarti bagi mereka. Karena kondisi perekonomian sulit dan harga sembako naik, Rumah Yatim memberikan bantuan. Kedatangan tim relawan Rumah Yatim dirasa tepat bagi warga.

Selain memberikan bantuan sembako, Rumah Yatim Area Yogyakarta pun menyalurkan bantuan ratusan pakaian, kerudung, celana, tas dan sepatu layak pakai untuk warga di sana.

 

#panganuntuk60000dhuafa

UPDATE #94
10 September 2018

Masyarakat Prasejahtera di Kemirimuka Bersyukur Terima Sembako

Rumah Yatim menyalurkan puluhan paket sembako kepada masyarakat prasejahtera di sekitaran Kantor Kas Margonda, Jalan Margonda Raya No. 348 Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji, Kota Depok, Sabtu (8/9). Pembagian sembako ini untuk membantu meringankan kebutuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Menurut penjelasan Front Office Rumah Yatim Margonda, Rani Aziz Fernandez, sebanyak 50 orang dari kalangan kurang mampu menerima paket sembako. Seluruh penerima merupakan janda dan lansia yang kurang mampu. Bahkan, antusias warga juga sangat terlihat saat pembagian yang dilaksanakan sore kemarin.

"Suasana penyalurannya sangat di apresiasi baik dan sangat ditunggu-tunggu oleh para mustahik di sekitaran kantor kas," ujar Rani, Minggu (9/9).

Pembagian sembako tersebut bertujuan agar para mustahik di sekitaran kantor kas dapat merasakan manfaat hadirnya Rumah Yatim. Selain itu, kegiatan ini juga untuk membantu kebutuhan ekonomi harian penerima manfaat. Bahkan, kata Rani, pasca pembagian selesai masyarakat mengucapkan terima kasih dan mendoakan Rumah Yatim.

"Mereka mendoakan yang terbaik untuk Rumah Yatim dan para donatur," ungkapnya.

Rani menambahkan, masyarakat juga berharap program pembagian sembako bisa berlanjut. Karena, kegiatan yang menyasar masyarakat kurang mampu ini membantu masyarakat. Selain itu, kata dia, ada juga program lainnya yang bisa direalisasikan untuk masyarakat sekitar kantor kas.

"Mereka berharap agar program ini menjadi program yang terus belanjut karena sangat membantu sekali bagi yang kurang mampu," kata Rani.

 

www.rumah-yatim.org

 

UPDATE #93
1 September 2018

Bantuan Paket Sembako Bagi Anak Yatim di Yayasan Al Ihya

Membantu masyarakat prasejahtera dan anak yatim agar mendapat pendidikan yang layak merupakan tugas bersama. Rumah Yatim sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) di Jawa Barat telah menyalurkan bantuan 102 paket sembako kepada anak yatim, Kamis (30/8).

Bantuan disalurkan untuk bantu memenuhi kebutuhan anak yatim bersama keluarganya yang masuk dalam kategori tidak mampu. Bertempat Yayasan Al Ihya, Kampung Sirahgajah, Kelurahan Nanjung Mekar, Rancaekek, Kabupaten Bandung, Rumah Yatim mendatangi yayasan tersebut karena mengelola banyak anak yatim yang sedang menempuh pendidikan keagamaan.

“Yayasan Al Ihya merupakan mitra baru Rumah Yatim, ternyata di sini banyak anak yatim. Anak yatim yang belajar di sini pun digratisin,” jelas Kasie Pemberdayaan Jawa Barat, Solehudin.

Selain anak yatim, sambung dia, beberapa lansia dan jompo yang berada di sekitar yayasan pun turut menerima bantuan sembako ini. Agar di wilayah tersebut dapat merasakan manfaat dari keberadaan Rumah Yatim sebagai Laznas. 

Seperti yang dikatakan Solehudin, Rumah Yatim akan terus mendukung dan membantu Yayasan Al Ihya dalam mendidik anak-anak yatim agar menjadi orang-orang yang sukses di masa yang akan datang. Selain itu, bantuan juga akan terus disalurkan untuk meringankan beban para ustadz yang menggalang dana sendiri untuk kebutuhan operasional yayasan. Karena setiap santri tidak dipungut biaya sepeserpun. 

“Jadi kami bantu mereka untuk mengurangi beban Yayasan Al Ihya. Ustadznya kan menggalang dana sendiri untuk anak yatim,” tuturnya.

Kendati demikian, melalui bantuan ini, diharapkan dapat dirasakan manfaatnya oleh para yatim dan jompo. Mengingat membantu para yatim dan jompo merupakan tugas bersama agar memperoleh kehidupan dan pendidikan yang layak.

 

www.rumah-yatim.org

 

UPDATE #92
31 Agustus 2018

Puluhan Minoritas Muslim Bali Terima Sembako Rumah Yatim

Rumah Yatim Cabang Bali menyalurkan puluhan paket sembako kepada masyarakat prasejahtera di Jalan Nusa Indah I No. 27, Desa Pemecutan Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar, Kamis (30/8). Pembagian ini dilakukan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.

Menurut pemaparan Kepala Cabang Rumah Yatim Bali, Abdullah, sebanyak 70 paket sembako diberikan kepada masyarakat muslim dan nonmuslim di di sekitaran Mushola Al Mukhlisin. Pembagian sembako tersebut menargetkan keluarga prasejahtera.

"Beberapa ada yang nonmuslim, kebetulan rumahnya berdempetan langsung dengan mushola itu," ungkapnya.

Respon masyarakat di wilayah tersebut sangat baik. Bahkan, tidak sedikit mengucapkan terima kasih kepada relawan Rumah Yatim atas bantuan sembako yang diberikan. Bantuan itu juga, kata Abdullah, diharapkan bisa sedikit meringankan beban ekonomi harian penerima.

Ia menambahkan, kendati sembako tersebut tidak banyak, diharapkan bisa menyambung kebutuhan harian masyarakat prasejahtera. Agar, masyarakat bisa terdukung dan lebih giat untuk mencari rezeki. Selain itu, Rumah Yatim juga menyalurkan puluhan kitab dan perlengkapan pendidikan.

"Sembako yang diberikan bisa bermanfaat, dengan harapan bisa membantu mereka untuk giat lagi mencari rezeki," papar Abdullah.

 

www.rumah-yatim.org

 

UPDATE #91
30 Agustus 2018

Masyarakat Dusun Glintung Perdana Dapat Bantuan Sembako Rumah Yatim

Rumah Yatim Cabang Surabaya menyalurkan bantuan paket sembako ke wilayah Dusun Glintung, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Benowo, Kabupaten Gresik, Rabu (29/8). Pemberian sembako ini merupakan bentuk kepedulian Rumah Yatim dalam mendukung kesejahteraan masyarakat prasejahtera.

Menurut penjelasan relawan Rumah Yatim Cabang Surabaya, Agus Kurnia, pembagian sembako berjalan lancar dan baik. Sebanyak 100 orang prasejahtera di kegiatan tersebut mendapat paket sembako. 

"Alhamdulillah masyarakat sangat antusias, sebelum dimulai sudah pada datang warga," papar Agus.

Kegiatan itu juga, kata dia, mendapat respon positif dari sejumlah aparatur desa setempat. Bahkan, menurut informasi yang didapatkan relawan Rumah Yatim daerah tersebut perdana mendapatkan bantuan sembako. 

"Katanya belum ada lembaga sosial lain yang ke sini," tuturnya.

Agus berharap, dengan disalurkannya bantuan sembako tersebut bisa memberikan kebahagiaan bagi masyarakat. Apalagi, daerah tersebut mayoritas yang sudah lanjut usia dan tidak bekerja. Bahkan, belum lama ini daerah tersebut terdampak kekeringan.

"Sangat antusias karena daerah ini termasuk dusun yang kumuh," ujarnya.

 

www.rumah-yatim.org

 

UPDATE #90
23 Agustus 2018

Perkenalkan Rumah Yatim, Puluhan Masyarakat Terima Paket Sembako

Puluhan yatim dan dhuafa datangi kantor kas Rumah Yatim Metland, di Jalan Kalimaya Raya, Kavling B1 No 7 Metland, Tambun Selatan, Bekasi. Pemberian paket sembako ini merupakan salah satu kegiatan untuk mengenalkan kantor kas Rumah Yatim di wilayah tersebut.

Menurut pemaparan Person In Charge (PIC) kegiatan, Adi, pembagian paket sembako sasaran utamanya merupakan masyarakat kurang mampu sebanyak 50 orang. Khususnya, lansia, janda, yatim, dan kalangan bawah. Selain itu, kata dia, pembagian ini juga upaya mendekatkan diri Rumah Yatim dengan masyarakat sekitar. Kegiatan pembagian tersebut dilaksankan pada awal Agustus lalu tepatnya Minggu (5/8).

"Kegiatan ini dilakukan guna untuk mengenalkan Rumah Yatim, mengingat kantor kas Rumah Yatim di Metland sini baru di buka," ujarnya, kepada jurnalis Rumah Yatim, Kamis (23/8).

Selain itu, pembagian sembako ini merupakan awal dari perkenalan sejumlah program Rumah Yatim. Bahkan, masyarakat sekitar kantor kas menyambut baik dan bersyukur adanya Rumah Yatim di wilayah tersebut. Di sisi lain, masyarakat berharap Rumah Yatim bisa menyalurkan program dan bantuan lainnya. Karena, masih banyak yang membutuhkan bantuan. "Bisa bermanfaat bagi warga masyarakat sekitar," ungkapnya.

Adi berharap, masyarakat yang menerima bantuan bisa sedikit terbantu kebutuhan ekonomi hariannya. Ia juga berharap, Rumah Yatim khususnya di Kantor Kas Metland bisa terus memberikan bantuan setiap bulannya kepada masyarakat sekitar.

"Insya Allah kegiatan seperti santunan lainnya untuk yatim dhuafa prasejahtera akan menyusul," jelasnya.

 

www.rumah-yatim.org

 

UPDATE #89
21 Agustus 2018

Jelang Idul Adha, Ratusan Masyarakat Terima Paket Sembako Rumah Yatim

 

Rumah Yatim Cabang Aceh menyalurkan ratusan paket sembako bagi masyarakat prasejahtera. Penyaluran tersebut dilaksanakan di Jalan Bakti No. 13, Kantor Keuchik Gampong Neusu Aceh, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, Senin (20/8). Bantuan ini merupakan salah satu program Rumah Yatim untuk memberi kebahagiaan bagi masyarakat.

Sebanyak 335 orang pada kesempatan tersebut mendapat paket sembako. Seluruh penerima merupakan kalangan lansia, fakir miskin, yatim dan dhuafa. Pembagian sembako itu, menurut Person In Charge (PIC) kegiatan, Dewi, berjalan dengan lancar dan tertib.

Pada penyaluran kali ini, Rumah Yatim didampingi oleh Camat Baiturrahman, Rizal. Terlaksananya kegiatan ini juga, kata Dewi, merupakan rekomendasi dan arahan dari pemerintah kecamatan setempat. Selain itu, wilayah yang saat ini mendapat bantuan Rumah Yatim sebelumnya pernah disalurkan bantuan.

"Sebelumnya di bulan Ramadhan Rumah Yatim juga pernah menyalurkan di Gampong Peuniti yang masih masuk dalam wilayah Kecamatan Baiturrahman," ujar Dewi, Selasa (21/8).

Di momen menyambut Hari Raya Idul Adha ini, ia merasa bersyukur Rumah Yatim bisa berbagi dengan masyarakat kurang mampu. Agar, setiap penerima manfaat bisa merasakan kebahagiaan dalam menghadapi hari raya qurban esok. Di sisi lain, kata Dewi, keistimewaan ini mudah-mudahan bisa meringankan beban harian jelang lebaran esok hari.

Ia juga berharap, dengan disalurkannya paket sembako tersebut bisa memerarat jalinan silaturahmi Rumah Yatim dengan seluruh elemen di daerah tersebut. Agar, hadirnya Rumah Yatim sebagai LAZ memang benar-benar bisa dirasakan oleh masyarakat secara luas dan tepat.

"Menurut adat kebiasaan di Aceh ada istilah meugang, itu untuk persiapan menghadapi Hari Raya Idul Adha," tuturnya.

 

www.rumah-yatim.org

 

UPDATE #88
14 Agustus 2018

Biayai Ketujuh Anaknya, Sopir Angkot Bersyukur Terima Bantuan Rumah Yatim

 

Usai menerima bantuan program sembako yang disalurkan Rumah Yatim Jawa Barat pada Senin (13/8), salah seorang mustahik, bersyukur mendapat bantuan tersebut. Ia bekerja sebagai sopir angkot dengan penghasilan tidak menentu, yang harus membiayai hidup ketujuh anaknya. Dia adalah Dedi Heriyana, salah satu penerima manfaat dalam kategori masyarakat kurang mampu. 

Bertempat di Kampung Sayuran, RT 06 RW 09, Kelurahan Cijerah, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung, ia mengucapkan rasa terima kasihnya terhadap bantuan yang diberikan Rumah Yatim, dalam memenuhi kebutuhannya sehari-hari. 

“Saya sangat berterima kasih, mudah-mudahan yang dibantu Rumah Yatim sangat bermanfaat bagi saya dan keluarga,” ungkap pria berusia 45 tahun itu.

Pekerjaan sebagai sopir angkot, tentunya tidak cukup memenuhi kebutuhan ketujuh anaknya. Beruntung ketujuh anaknya bisa melanjutkan sekolah hingga Sekolah Menengah Atas. Berbagai upaya dilakukannya demi memenuhi kebutuhan sehari-hari, serta memenuhi pendidikan yang layak bagi anak-anaknya. 

Dedi berharap, jerih payahnya dalam memenuhi kebutuhan keluarga dapat menjadi pahala untuknya. Serta di lain waktu, Allah SWT dapat memberi rezeki lebih. Agar tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga dapat memberi.

 

www.rumah-yatim.org

 

UPDATE #87
9 Agustus 2018

Seratus Paket Sembako Disalurkan Bagi Masyarakat Kampung Binaan Rumah Yatim

Masyarakat prasejahtera Desa Cihujan terima bantuan paket sembako Rumah Yatim Regional Jabodetabek. Pembagian peket sembako dilakukan di Kampung Garung Cisasah, Desa Cihujan, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak, Rabu (8/8). Pembagian sembako ini merupakan salah satu upaya dalam mendukung perekonomian masyarakat sekitar.

Sebanyak 100 paket sembako disalurkan Rumah Yatim Regional Jabodetabek. Pembagian ini sebenarnya menyasar bagi masyarakat binaan Rumah Yatim di Kampung Garung Cisasah. Kampung tersebut merupakan daerah percontohan program kampung perubahan Rumah Yatim. Namun, bantuan sembako juga diberikan kepada masyarakat prasejahtera dari kampung lain.

"Pekerjaan petani serabutan, dan akses masuk desanya juga sulit dan jauh," papar Ali, salah seorang relawan Rumah Yatim.

Menurut Ali, bantuan paket sembako tersebut merupakan satu dari sejumlah program untuk mendorong Kampung Garung Cisasah menjadi lebih baik. Pasalnya, masyarakat sekitar untuk mendapatkan beras sangat sulit. Hal ini dikarenakan tidak ada yang memiliki lahan sawah. Untuk mendapatkan beras, kata Ali, harus menempuh perjalanan yang cukup berat karena medan jalan yang curam dan terjal.

"Walaupun bantuan ini tidak mencukupi selamanya, minimal bisa menyambung hidup beberapa hari ke depan," ujarnya.

Ia berharap, lewat bantuan yang diberikan tersebut bisa membantu dan mendorong semangat masyarakat. Apalagi, bantuan tersebut diberikan kepada mereka yang benar-bernar membutuhkan. Selain itu, kondisi kampung yang sangat jauh ditambah akses infrastruktur yang kurang memadai menjadi salah satu penyebab ekonomi lemah.

 

www.rumah-yatim.org

 

UPDATE #86
28 Juli 2018

Rumah Yatim Jabar Salurkan Bantuan Sembako Bagi 100 Orang di Lemahhegar

Rumah Yatim Area Jawa Barat menyalurkan program bantuan paket sembako kepada 100 mustahik di Jalan Lemahhegar, RT 05 RW 04, Kelurahan Sukapura, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, Kamis (26/7). Pembagian sembako ini diberikan guna membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari para warga prasejahtera di wilayah setempat. 

Kasie Pemberdayaan Area Jawa Barat, Solehudin menuturkan, lingkungan setempat mayoritas penerima manfaat ini adalah lansia, anak yatim, serta fakir miskin. Oleh karena itu, Rumah Yatim memberikan bantuan tersebut karena wilayah ini merupakan pemukiman padat penduduk. 

“Membantu masyarakat fakir miskin yang ada di daerah Lemahhegar, karena di sana banyak warga yang perlu kita dibantu,” jelasnya pada tim jurnalis, Jumat (27/7).

Selain itu, kata dia, lingkungan tersebut termasuk dalam kondisi kumuh banyak dihuni masyarakat prasejahtera yang hanya bekerja serabutan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. 

Kendati begitu, ia berharap bantuan yang diberikan dapat membantu warga yang ada di lingkungan tersebut. Dalam hal ini, Rumah Yatim sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) menyalurkan dana zakat yang diamanatkan para donatur untuk disalurkan kepada yang berhak dan membutuhkan.

 

www.rumah-yatim.org

 

UPDATE #85
27 Juli 2018

Rumah Yatim Jabar Salurkan Bantuan 100 Paket Sembako di Panjunan

 

Suasana ramai dan lancar saat Rumah Yatim Area Jawa Barat menyalurkan program bantuan 100 paket sembako untuk masyarakat prasejahtra di Kelurahan Panjunan, Kecamatan Astana Anyar, Kota Bandung, Rabu (25/7). Penyaluran ini guna membantu memenuhi kebutuhan pokok untuk warga kurang mampu di wilayah tersebut. 

Manager Area Jawa Barat, Syafrudin menyebutkan, sebanyak 100 orang menerima bantuan ini. Warga yang menerima bantuan tersebut berasal dari delapan RW yang ada di Kelurahan Panjunan dan mayoritas terdiri dari lansia, pekerjaan serabutan serta dalam kondisi kurang mampu lainnya. 

“Program kita dari tim pemberdayaan Rumah Yatim memang sudah rutin dalam membantu masyarakat kurang mampu,” jelasnya, Kamis (26/7).

Pada kesempatannya, turut hadir pula, Camat Astana Anyar, staf kecamatan serta Organisasi Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan. 

Ia berharap, melalui penyaluran ini, Rumah Yatim semakin dikenal masyarakat luas di berbagai daerah. Karena menurutnya yang disalurkan ini merupakan amanat dari para donatur untuk disalurkan kepada yang lebih berhak menerimanya.

 

www.rumah-yatim.org

 

UPDATE #84
26 Juli 2018

200 Paket Sembako Rumah Yatim Sukses Disalurkan di Pekanbaru

Rumah Yatim Cabang Riau sukses menyalurkan bantuan untuk warga prasejahtera di wilayah Pekanbaru. Kali ini Rumah Yatim sukses menyalurkan 200 paket sembako di Jl. Karya Bersama RW 09, Kelurahan Bambu Kuning, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Riau. Kegiatan ini digelar di halaman Masjid Al Hidayah, salah satu masjid di Jl. Karya Bersama.

Bantuan langsung diserahkan Kepala Cabang Rumah Yatim Pekanbaru, Ramdhan beserta timnya kepada 200 warga yang terdiri dari janda, buruh tani tebu, buruh tani nanas, pedagang kecil, lansia dan anak yatim. 

Kegiatan yang dilaksanakan pukul 09.00 hingga 12.00 WIB ini telah berlangsung dengan tertib dan lancar. Turut hadir pula Abdullah selaku Lurah setempat. Dalam sambutannya, ia mengucapkan terima kasih kepada Rumah Yatim yang telah peduli kepada warganya. Ia pun mengatakan, kepada warganya untuk tidak lupa bersyukur atas apa yang Allah berikan melalui perantara Rumah Yatim dan para donatur. 

"Alhamdulillah bantuan telah kami berikan kepada yang berhak, semoga apa yang Rumah Yatim dan para donatur berikan bisa memberikan manfaat dan berkah kepada penerimanya. Terima kasih kepada pemerintah dan warga sekitar yang telah ikut berpartisipasi menyukseskan kegiatan ini," papar Ramdhan, Rabu (25/7).

 

www.rumah-yatim.org

 

UPDATE #83
26 Juli 2018

100 Paket Sembako Disalurkan Kepada Masyarakat di Kampung Nyalindung

Rumah Yatim Area Jawa Barat kembali menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat prasejahtera di Kampung Nyalindung, Desa Ciandam, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Rabu (25/7). Pemberian bantuan ini guna memberikan keringanan kepada para mustahik yang ada di wilayah tersebut.

Menurut pemaparan Kasie Pembedayaan Rumah Yatim Area Jawa Barat, Solehudin, kegiatan pembagian sembako berjalan lancar dan tertib. Kegiatan juga dibantu oleh aparatur pemerintahan setempat. Sebanyak 100 paket diberikan Rumah Yatim Area Jawa Barat untuk masyarakat sekitar. "Alhamdulillah bisa berjalan lancar," ujarnya.

Dipilihnya wilayah tersebut merupakan hasil survei yang telah dilakukan tim relawan Rumah Yatim sebelumnya. Dari hasil tersebut, didapatkan masih banyak masyarakat yang kurang mampu secara ekonomi. Dari situlah bantuan paket sembako diberikan untuk membantu sedikit meringankan beban harian masyarakat.

Solehudin berharap, bantuan ini bisa terus digencarkan Rumah Yatim Area Jawa Barat di wilayah tersebut. Karena masih banyak masyarakat yang dalam kondisi memprihatinkan. Namun, hal tersebut akan dilakukannya dengan melihat kondisi lain juga. Sehingga, Rumah Yatim Area Jawa Barat bisa menyasar seluruh wilayah yang ada. Khususnya, daerah yang memang memerlukan bantuan.

"Semoga Rumah Yatim bisa membatu lebih banyak lagi desa yang tertinggal. Karena masih banyak desa yang tertinggal di Provinsi Jawa Barat," jelasnya.

 

www.rumah-yatim.org

 

UPDATE #82
25 Juli 2018

Camat Bojongloa Kidul Apresiasi Bantuan Sembako Rumah Yatim Tepat Sasaran

Camat Bojongloa Kidul, Aniya Rachmawati Soerya Poetri, mengapresiasi kegiatan pembagian paket sembako oleh Rumah Yatim Area Jawa Barat. Pembagian sembako ini difokuskan bagi masyarakat prasejahtera di Kelurahan Cibaduyut Kidul, Bojongloa Kidul, Kota Bandung, Selasa (24/7).

Kedatangan tim Rumah Yatim Area Jawa Barat sudah ditunggu oleh 100 orang di posko pembagian. Bahkan, raut wajah bahagia sudah terlihat dari masing-masing warga saat relawan Rumah Yatim tiba. Pada kegiatan ini, paket sembako dibagikan secara langsung kepada masyarakat prasejahtera.

"Alhamdulillah dengan adanya bantuan untuk warga kurang mampu di wilayah Bojongloa Kidul ini membantu. Karena rata-rata masih banyak warga yang kurang mampu," paparnya.

Aniya menungkapkan, kegiatan yang dijalankan Rumah Yatim Area Jawa Barat sangat bagus dilaksanakan. Karena sembako yang disiapkan menyasar sesuai target yang tepat. Bantuan ini juga, menjadi suntikan secara ekonomi bagi masyarakat kurang mampu. Apalagi, rata-rata yang menerima merupakan lansia dan buruh di bengkel sepatu.

"Insya Allah bantuan yang diberikan Rumah Yatim, ini memang langsung diberikan kepada yang kurang mampu," ujarnya.

Ia berharap, hadirnya Rumah Yatim untuk masyarakat di Bojongloa Kidul tidak hanya kali ini saja. Ke depannya, dia berharap ada bantuan serupa maupun program lainnya yang diperuntukan bagi masyarakat kurang mampu di wilayahnya. Terutama, kata dia, bantuan kesehatan bagi lansia dan warga kurang mampu.

"Terutama kesehatan gratis, karena masyarakat kalau bayar agak susah," ungkapnya.

Di samping itu, Aniya mengucapkan terima kasih kepada donatur Rumah Yatim yang senantiasa terus memberikan dukungan. Semoga, sambungnya, semakin banyak donatur yang memercayai Rumah Yatim. Karena, dia percaya seluruh kegiatan yang diadakan menyasar target yang tepat.

"Karena saya sendiri menyaksikan penyaluran ini secara langsung kepada masyarakat kurang mampu," jelasnya.

 

www.rumah-yatim.org

 

UPDATE #81
25 Juli 2018

Peringati HLUN 2018, Rumah Yatim Bagikan 1000 Paket Sembako Bagi Lansia

Dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2018, Rumah Yatim Regional Jabodetabek membagikan 1000 paket sembako untuk lansia yang hadir di Taman Marga Satwa, Jalan Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (24/7). Selain pembagian paket sembako, turut diberikan pula layanan kesehatan gratis dari Rumah Yatim Jabodetabek. 

Rumah Yatim merupakan salah satu dari sejumlah CSR yang digandeng Pemprov DKI Jakarta dalam peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2018. Kemudian pembagian sembako ini diberikan secara simbolis oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kepada lansia. 

Relawan Rumah Yatim, Ali Ridwan menuturkan pembagian sembako tidak terjadi pembludakan, karena yang menerima merupakan perwakilan agar situasi tidak ricuh saat pembagian. Selain itu, pembagian tersebut dipecah dalam beberapa kelompok agar tidak terjadi penumpukan. 

“Alhamdulillah tertib dan kesigapan Dinsos Provinsi DKI Jakarta serta pihak lainnya. Kita membuka lima posko untuk mengakomodir lima wilayah tersebut. begitu pun kesehatan,” jelasnya, saat diwawancarai Selasa (24/7).

Bahkan, salah seorang lansia memberikan tanggapannya agar sesering mungkin mengunjungi ke beberapa yayasan panti jompo yang ada di wilayah DKI Jakarta. 

Adanya kegiatan ini, Ali berharap paket sembako yang dibagikan bisa membantu kebutuhan pokok para lansia untuk beberapa hari ke depan, karena harga sembako yang semakin melambung tinggi.

 

www.rumah-yatim.org

 

 

UPDATE #80
20 Juli 2018

Pemerintah Kelurahan Gunung Bahagia Apresiasi Bantuan Rumah Yatim

 

Terlaksana dengan sukses dan lancar, kegiatan pembagian paket sembako Rumah Yatim Balikpapan mendapat apresiasi dari pemerintahan Kelurahan Gunung Bahagia. Apresiasi tersebut datang dari Bagian Pekerja Sosial, Herlina, saat memberikan sambutan dalam acara tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Kelurahan Gunung Bahagia, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, Kamis (19/7).

Herlina mengungkapkan kegembiraannya atas bantuan yang diberikan Rumah Yatim Balikpapan. Di samping itu, lewat sambutannya juga ia mengingatkan kepada masyarkaat akan esensi pemberian bantuan tersebut. Karena, kata dia, bantuan ini menjadi dorongan penyemangat masyarakat agar berkembang dan tidak tergantung kepada orang lain.

"Bantuan itu bukan untuk meringankan seterusnya. Tapi menyadarkan kita untuk merubah diri kita. Karena masih banyak masyarakat yang masih memerlukan bantuan," tegasnya, dalam sesi sambutan di pembagian sembako tersebut.

Ia menambahkan, karena masyarakat di Balikpapan sendiri masih cukup banyak yang kurang mampu. Apalagi, di wilayahnya masih sangat banyak yang hanya bekerja sebagai buruh kasar. Namun, menurut dia, bantuan yang diberikan Rumah Yatim sangat membantu untuk meringankan kebutuhan harian masyarakat di Kelurahan Gunung Bahagia.

Ia berharap, kegiatan yang dilaksanakan Rumah Yatim Balikpapan bisa terus berlanjut hingga ke depannya. Namun, ia berpesan agar bantuan yang disalurkan nantinya bisa menyasar seluruh lapisan masyarakat yang berbeda. Selain itu, dengan bantuan yang lain pula. Hal ini dikarenakan, masih banyak masyarakat yang belum pernah merasakan bantuan dari lembaga sosial seperti halnya Rumah Yatim.

"Bisa bersinergi ke depan dengan Rumah Yatim. Mudah-mudahan maju dan bisa terus menerus berkontribusi kepada masyarakat," papar Herlina.

 

www.rumah-yatim.org

UPDATE #79
18 Juli 2018

Masyarakat Prasejahtera di Radio Dalam Dapat Bantuan Paket Sembako

Rumah Yatim Regional Jabodetabek telah menyalurkan bantuan paket sembako kepada masyarakat prasejahtera di sekitaran Kantor Kas Rumah Yatim, Jalan Raya Radio Dalam No. 47A, Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pembagian ini dilaksanakan pada Jumat (13/7).

Menurut penjelasan Person In Charge (PIC) kegiatan tersebut, Firman, sasaran penerima merupakan fakir, miskin, lansia dan janda. Di hari itu sedikitnya sebanyak 50 orang menerima manfaat bantuan paket sembako Rumah Yatim. Bantuan ini juga merupakan bentuk kepedulian Rumah Yatim terhadap perkembangan sosial.

"Kondisi penerima manfaat kali ini kita notabenenya lansia yang tidak mampu," paparnya.

Selain itu, penerima manfaat juga merupakan masyarakat yang bermata pencaharian sebagai pedagang harian lepas. Bantuan ini merupakan upaya memberikan kebahagiaan dari Rumah Yatim bagi masyarakat prasejahtera. Firman berharap, bantuan ini bisa memberikan sedikit bantuan untuk mengurangi beban dalam kebutuhan hariannya.

Ia menambahkan, masyarakat penerima bantuan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Rumah Yatim. Hal ini dikarenakan Rumah Yatim rutin memberikan bantuan sembako kepada mereka. Bahkan, kata dia, bantuan sembako ini juga akan terus digalangkan untuk wilayah lainnya.

 

www.rumah-yatim.org

UPDATE #78
17 Juli 2018

Penarik Bemo di NTB Dapat Bantuan Paket Sembako Rumah Yatim

Bantuan paket sembako diberikan Rumah Yatim NTB kepada pengemudi bemo jurusan Ampenan - Narmada. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka kepedulian Rumah Yatim terhadap pengemudi yang berpenghasilan minim. Santunan tersebut diberikan di Asrama NTB, Kamis (12/7).

Kepala Cabang Rumah Yatim NTB, Jana Amir Sumarna menuturkan, mereka memang layak untuk mendapatkan bantuan. Hal itu dikarenakan penghasilan mereka tidak menentu, diakibatkan beberapa hal. Salah satu penyebabnya adalah rute penarikan hanya untuk daerah-daerah pinggiran yang mobilitas masyarakatnya tidak seaktif orang-orang perkotaan. Ditambah kondisi bemo yang mereka miliki juga sudah cukup tua, sehingga tingkat kenyamanannya mengurangi peminat bemo tersebut. 

Untuk mengumpulkan para penarik bemo itu, Rumah Yatim bekerjasama dengan Edi, penarik bemo langganan Rumah Yatim. Sudah cukup lama Rumah Yatim menggunakan jasa Edi untuk mengantar jemput anak-anak pada kegiatan bersama donatur. Dari Edi juga didapatkan data para penarik bemo. Sekitar 30 penarik bemo pun akhirnya dikumpulkan dan mendapatkan santunan sembako.

“Alhamdulillah Rumah Yatim memberikan santunan sembako, ini sangat membantu saya dan juga teman-teman,” tutur Edi.

Amir memaparkan, santunan sembako ini sedikit banyaknya membantu mereka, apalagi saat ini kondisi perekonomian masyarakat sangat memprihatinkan dikarenakan naiknya bahan pangan. Oleh karena itu, perhatian diberikan Rumah Yatim kepada mereka yang masih terus berusaha. Selain itu, dengan bantuan ini, Amir pun berharap mereka dapat membantu Rumah Yatim dengan ditempelkannya stiker Rumah Yatim di bemonya. Amir berharap, Rumah Yatim NTB semakin dikenal oleh masyarakat.

“Kami menempelkan stiker di bemo mereka, dengan harapan stiker tersebut dapat mengenalkan Rumah Yatim kepada masyarakat,” paparnya.

 

www.rumah-yatim.org

 

UPDATE #77
14 Juli 2018

Ratusan Warga Kulonprogo Akan Dapat Bantuan dari Rumah Yatim

Sebanyak 300 orang warga prasejahtera di Kelurahan Pringtali, Kec. Samigaluh, Kab. Kulonprogo akan mendapat bantuan ratusan paket sembako dari Rumah Yatim Area Yogyakarta. Penyaluran bantuan ini akan digelar di Balai Desa Pringtali pada Minggu (15/7) mendatang.

Enam dusun yang akan menerima bantuan ini. Keenam dusun tersebut adalah Gebang, Batur, Dangsambuh, Jeringan, Dumpit, dan Pringtali. “Insya Allah di hari Minggu ini kami akan menyalurkan 300 paket. Selain itu, kami pun akan memberikan santunan pakaian layak pakai kepada mereka,” kata Manajer Area Rumah Yatim Yogyakarta, Nur Arifin, Jumat (13/7).

Ia mengatakan, jika mayoritas calon penerima bantuan tersebut bekerja sebagai buruh tani dengan penghasilan minim dan tidak menentu. Ia berharap, dengan bantuan ini dapat bermanfaat dan bisa meringankan beban mereka.

UPDATE #76
13 Juli 2018

Petugas Kebersihan Kota Mataram Terima Paket Sembako Rumah Yatim

12-Juli-2018, RY Cabang NTB

Biasa disebut pasukan kuning, ialah pahlawan kebersihan atau petugas yang setiap hari membersihkan jalanan Kota Mataram dengan senjatanya. Senjata tersebut berupa sapu, pengki dan gerobak. Atas kerja keras mereka, Rumah Yatim memberikan penghargaan berupa santunan sembako kepada Pastikan kuning yang sudah berjasa membuat Kota Mataram bersih dan indah.

Santunan ini sebagai bentuk kepedulian dan juga apresiasi untuk mereka yang sudah bekerja keras membersihkan Kota Mataram, khususnya daerah Catra.

Pada Kamis (12/7), pasukan kuning dikumpulkan di Aula Dinas Lingkungan Hidup untuk diberikan santunan sembako. Sebanyak 76 orang hadir dengan seragam kuning mereka. Tampaknya mereka senang dengan santunan tersebut, karena sedikitnya membantu mereka yang hanya berpenghasilan sekitar 300 ribu perbulan itu. Hal itu pun diungkapkan oleh Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup yang berterima kasih atas perhatian Rumah Yatim.

“Terima kasih banyak atas kepedulian Rumah Yatim kepada petugas kebersihan kami,” jelasnya dalam sambutan.

Amir mengakui, agar penyaluran dapat tepat sasaran, dirinya bekerjasama dengan instansi terkait yakni Dinas Lingkungan Hidup yang lebih tahu kondisi mereka. Dari data yang terpilih, adalah petugas kebersihan yang bekerja setiap pagi dan sore menggunakan gerobak. Mereka bukan pegawai negeri sipil, melainkan pegawai honorer atau buruh lepas yang sekali-kali dapat kehilangan pekerjaan. Agar kesehariannya cukup, biasanya mereka mengumpulkan rongsokan. Dari situlah mereka mendapatkan uang lebih untuk kehidupan sehari-harinya. 

Menurut Amir, sebenarnya Rumah Yatim sudah menyediakan 200 paket sembako untuk disalurkan tapi data yang didapat hanya 76 orang. Oleh sebab itu, Amir berencana akan menyalurkan sisanya pada mustahik lain. Salah satunya adalah pengendara bemo yang akan disalurkan pada Jumat (13/7).

“Insya Allah besok kita akan mengumpulkan pengendara bemo untuk santunan sembako,” ungkapnya.

UPDATE #75
7 Juli 2018

Warga Desa Kali Jambe Dapat Bantuan Rumah Yatim Tegal

03-Juli-2018, RY Cabang Tegal

Kediaman Ketua RT 01 di RW 01 Desa Kali Jambe, Sutrisno, menjadi pilihan Rumah Yatim Tegal untuk menjadi tempat berlangsungnya pembagian sembako untuk wilayah Kecamatan Tarub. Warga berbondong-bondong  mendatangi kediamannya.

Mayoritas warga adalah para lansia dan janda, karena menurut Kepala Cabang Rumah Yatim Tegal, Jajang Khoeruman kriteria mustahik itulah yang paling diprioritaskan selain karena mereka kebanyakan sudah tidak punya penghasilan. Mereka pun kebanyakan hidup di bawah garis kemiskinan.

“Untuk data kami memintanya dari pihak RT dan kebanyakan data yang kami dapatkan adalah lansia dan janda,” ungkapnya. 

Pembagian sembako ini diberikan kepada 100 orang. Selain sembako, pada kesempatan itu pun Rumah Yatim Tegal memberikan santunan biaya hidup untuk 25 mustahik. Menurut Sutrisno, daerahnya merupakan daerah perkotaan dengan kebanyakan bekerja sebagai buruh serabutan. “Meski sepertinya warga kami terlihat warga yang mampu, tapi sebenarnya mereka tidak mampu,” tuturnya.

Sutrisno mengucapkan banyak terima kasih, karena Rumah Yatim sudah mau bersilaturahmi dan memberikan bantuan untuk warganya. “Alhamdulillah baru kali ini dapat bantuan dari Rumah Yatim, terima kasih banyak karena sudah memberikan bantuan,” ungkapnya. 

Selain warga prasejahtera, ada perhatian lain yang Jajang lihat di daerah ini, karena ada beberapa anak yatim yang layak untuk mendapatkan bantuan. Namun sebelum bantuan itu diberikan, Jajang berencana akan menyurveinya terlebih dahulu.

“Ada beberapa anak yatim yang akan kami berikan bantuan tapi untuk memastikan kebenarannya kami akan menyurveinya, jadi untuk bantuannya kami pending dulu dan akan menuju tempat lain terlebih dahulu,” jelas Jajang.

UPDATE #74
4 Juli 2018

Penyandang Disabilitas di Jawa Timur Terima Santunan Sembako Rumah Yatim

03-Juli-2018, RY Cabang Jawa Timur

Warga Dukuh Kriwang, Desa Tenganten, Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro antusias berkumpul untuk mendapatkan sembako dari Rumah Yatim Jawa Timur yang sudah jauh menempuh perjalanan menuju tempat tersebut. Pembagian paket sembako ini diselenggarakan pada Selasa (3/7).

Menurut Kepala Cabang Rumah Yatim Jawa Timur, Agus Muhammad Yusuf, santunan sembako ini sengaja dilakukan di daerah yang cukup jauh dari kantor Rumah Yatim yang berada di Kota Surabaya. Hal itu dikarenakan target Rumah Yatim Jawa Timur untuk membagi rata santunan di semua kabupaten setiap bulannya, dengan mengadakan santunan  secara bergantian. Untuk bulan ini santunan diadakan di daerah yang  jauh dari asrama dan kantor, pada bulan selanjutnya kegiatan dilakukan di daerah terdekat.

“Kali ini kami ingin menyisir semua kabupaten yang ada di Jawa Timur ini, dan Alhamdulillah pada kesempatan ini, kami bisa datang ke Kabupaten Bojonegoro untuk membantu warganya,” papar Agus.

Untuk menempuh ke lokasi pembagian, Agus dan tim harus menghabiskan waktu lima jam perjalanan. Daerahnya cukup asri karena termasuk daerah pegunungan. Bahkan, masyarakat di sini pun notabene adalah petani. Meski begitu Rumah Yatim lebih menitik beratkan kepada penyandang disabilitas, janda dan lansia. 

“Ada sekitar 30 penyandang disabilitas, untuk santunan ini mereka paling dikedepankan, selanjutnya baru lansia dan para janda yang kurang mampu,” tuturnya.

 Sekitar 150 mustahik yang mendapatkan sembako. Menurut Agus, mereka sangat senang sekali mendapatkan santunan tersebut dan mengucapkan banyak terima kasih. Tak hanya santunan untuk para mustahik, rupanya Agus berencana akan kembali mengadakan kegiatan santunan di tempat ini. Karena menurut aparat setempat, ada sekitar 130 anak yatim yang layak untuk mendapatkan perhatian.

“Menurut Kepala Dusun, ada sekitar 130 anak yatim, insya Allah kami berencana akan kembali ke sini untuk menyalurkan program santunan lain yang lebih sesuai untuk mereka,” ucapnya.

UPDATE #73
3 Juli 2018

Rumah Yatim Cabang Aceh Salurkan Paket Sembako di Sebelas Desa

28 - 29 Juni 2018, RY Cabang Aceh

Rumah Yatim Cabang Aceh telah menyalurkan ratusan paket sembako di 11 desa yang berada di tiga kabupaten di Provinsi Aceh. Penyaluran tersebut dilaksanakan pada 28 Juni hingga 29 Juni 2018. Kegiatan penyaluran ini ditujukan bagi masyarakat kurang mampu di setiap desa.

Pada kegiatan tersebut di setiap desa, penerima bantuan paket sembako tidak sama. Hal ini dikarenakan menyesuaikan kondisi dan keadaan masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Apalagi, menurut informasi yang didapatkan jurnalis Rumah Yatim, kondisi daerah tersebut sangat membutuhkan bantuan dengan kondisi yang memprihatinkan.

Selain itu, seperti yang disampaikan Person In Charge (PIC) laporan kegiatan, Tika, dari segi ekonomi masyarakat sekitar sangat perlu dibantu. Bahkan, penerima bantuan sembako salah satunya hanya menempati rumah yang tidak layak huni. Salah satunya, kata dia, rumah yang warga tempati terbuat dari rumbia.

"Ada juga yang tidak mempunyai tempat tinggal. Mereka tinggal di sekolah yang sudah tidak dipakai gedungnya," papar Tika, kepada jurnalis Rumah Yatim melalui pesan singkat.

Masyarakat yang mendapat bantuan paket sembako seluruhnya tinggal di wilayah berbeda. Di antaranya, di Desa Keutapang yang berada Kabupaten Aceh Besar, Desa Geunteng Timur di Kabupaten Aceh Timur, serta masyarakat yang tinggal di sembilan desa yang berada di Kabupaten Pidie.

Ia berharap, bantuan yang diberikan kepada masyarakat tersebut bisa bermanfaat dan memberikan keringanan ekonomi harian. Bahkan, harapannya kegiatan penyaluran yang menyasar wilayah lemah ekonomi bisa terus berlanjut. Sehingga, Rumah Yatim bisa terus memberikan manfaat untuk orang banyak. Kegiatan ini juga turut melibatkan volunteer di setiap daerah tersebut.

"Mudah-mudahan bisa berlanjut. Karena memang mereka membutuhkan lebih banyak bantuan. Tidak hanya dalam segi pangan, juga dari segi sandang dan papan mereka membutuhkan," jelasnya.

UPDATE #72
30 Juni 2018

Masyarkat Rokan Hilir Terima Bantuan Sembako Dengan Bahagia

29-Juni-2018, RY Pekanbaru

Rumah Yatim Cabang Pekanbaru salurkan ratusan paket sembako kepada masyarakat prasejahtera di Desa Panipahan Darat, Kecamatan Pasir limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, Jumat (29/6). Kegiatan penyaluran ini bertujuan untuk memberikan keringanan secara ekonomi bagi masyarakat kurang mampu.

Menurut Person in Charge (PIC) kegiatan tersebut, Hilman, kegiatan penyaluran dilaksanakan di rumah Kepala Desa Panipahan Darat, Sopyan. Kegiatan ini juga merupakan kali pertama yang digelar Rumah Yatim di daerah tersebut. Sehingga, masyarakat sekita sangat antusias dan bahagia dengan bantuan yang diberikan Rumah Yatim.

Pada penyaluran hari itu, sedikitnya sebanyak 150 orang berekonomi lemah menerima bantuan sembako dari Rumah Yatim. Pemberian bantuan ini pula didasari oleh kondisi ekonomi yang kurang dari masyarakat. Selain itu, di wilayah tersebut juga mayoritas masyarakatnya bekerja sebagai nelayan kecil.

"Responnya Alhamdulillah antusias banyak yang hadir sebelum kami datan ke lokasi," papar Hilman.

Disamping itu, kata Hilman, sejumlah penerima bantuan sembako pula dari berbagai kalanga. Namun, masyoritas diantaranya ialah lansia dan masyarakat yang bekerja sebagai nelayan. Akan tetapi, bantuan juga diberikan untuk sejumlah orang yang mengalami kekurangan secara fisik.

Hilman berharap, kegiatan pembagian sembako tersebut diharapkan bisa memberikan keringanan secara ekonomi harian bagi masyarakat. Apalagi, wilayah tersebut baru pertama kali didatangi tim relawan Rumah Yatim. Disamping itu, kegiatan itu juga diharapkan bisa terus dilaksanakan dengan menyentuh wilayah terpencl lainnya.

"Kedepannya bisa juga menyalurkan ke daerah terpencil seperti itu lagi," ujar Hilman.

Wilayah Desa Panipahan Darat juga merupakan salah satu wilayah terujung dekat bibir pantai yang letaknya jauh dari ibu kota provinsi. Perjalanan yang harus ditempuh oleh tim relawan Rumah Yatim Pekanbaru sekitar satu hari satu malam. Waktu yang panjang untuk mencapai lokasi tersebut.

UPDATE #71
17 Juni 2018

Di Penghujung Ramadhan, Ratusan Orang di Kedaton Terima Sembako Rumah Yatim

14-06-2018, Rumah Yatim Cabang Lampung

Bulan Ramadhan sebentar lagi berada di penghujung masanya. Rumah Yatim Cabang Lampung memaknai akhir Ramadhan dengan menyalurkan ratusan paket sembako kepada masyarakat prasejahtera yang berada di sekitaran Asrama Rumah Yatim, Jalan Sultan Agung No. 37, Kedaton, Bandar Lampung, Rabu (13/6). Pembagian sembako ini upaya membantu meringankan beban masyarakat jelang Idul Fitri.

Pada siang itu, Asrama Rumah Yatim Kedaton dipenuhi masyarakat. Karena, sebanyak 107 orang prasejahtera menerima bantuan paket sembako Rumah Yatim. Bantuan ini juga diberikan untuk memberi kebahagiaan kepada masyarakat. Sehingga, bisa membantu memenuhi kebutuhan pokok di lebaran mendatang.

Menurut pemparan Kepala Asrama Rumah Yatim Kedaton, Hendi, pemberian sembako ini diharapkan bisa membantu masyarakat untuk memenuhi zakat fitrah dan kebutuhan dapur. Sehingga, mereka bisa merasa tenang dan bahagia. Di samping itu, pembagian sembako ini merupakan agenda rutin Rumah Yatim.

"Insya Allah ini bisa untuk memberikan kebahagiaan hadirnya Rumah Yatim," paparnya.

Selain itu, tanggapan positif juga datang dari aparatur pemerintahan setempat. Ketua RT setempat, Suratman, mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan Rumah Yatim. Sehingga, masyarakat di wilayahnya bisa menikmati hari raya dengan bahagia. Ucapan syukur pula, kata Hendi, datang dari penerima manfaat.

UPDATE #70
11 Juni 2018

Rumah Yatim Medan Salurkan 200 Paket Sembako Bagi Yatim dan Dhuafa

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H, Rumah Yatim Cabang Medan menyalurkan bantuan 200 paket sembako bagi yatim dan dhuafa, di Kelurahan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Medan, Sabtu (9/6). Penyaluran ini dalam rangka membantu para mustahik dalam memenuhi kebutuhan hidupnya menjelang lebaran.  

Kepala Cabang Medan, Harun menuturkan, penerima manfaat yang hadir sebanyak 500 orang. Terdiri dari yatim dan dhuafa. Namun hanya 200 mustahik yang menerima 200 paket sembako. Tapi, semuanya mendapat paket iftar.

Pada kegiatan ini pula, sambung dia, mayoritas masyarakat yang hadir bermata pencaharian sebagai petani, tukang becak, dan kerja serabutan. Banyak lansia, orangtua jompo yang hanya tinggal berdua bersama cucunya. 

“Banyak para mustahik yang perlu kita bantu mungkin dimulai dari rumahnya dan kesehariannya pun jauh dari kata layak,” terangnya. 

Kendati demikian, ia berharap program penyaluran ini bisa digelar kembali di lain kesempatan. Karena, menurutnya, daerah tersebut cukup banyak masyarakat prasejahtera yang perlu dibantu. 

“Kami ucapkan terima kasih kepada para donatur Rumah Yatim yang menitipkan donasinya, untuk kami salurkan, dan Alhamdulillah mereka sangat bahagia untuk mendapat paket ini, apalagi ini mendekati hari raya,” pungkasnya.

UPDATE #69
9 Juni 2018

Rumah Yatim Salurkan 512 Paket Sembako Kepada Masyarakat Pulo Jahe

Rumah Yatim Regional Jabodetabek menyaluran ratusan paket sembako kepada masyarakat prasejahtera di Kampung Pulo Jahe, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (7/6). Penyaluran bantuan sembako ini untuk memberikan kebahagiaan dan meringankan beban masyarakat di bulan Ramadhan.

Dari data yang didapatkan jurnalis Rumah Yatim, pada kegiatan tersebut sebanyak 512 paket diberikan oleh Rumah Yatim Regional Jabodetabek. Pemberian bantuan ini dikarenakan daerah tersebut masyarakatnya mayoritas hanya bekerja sebagai buruh harian lepas. Serta wilayahnya termasuk pemukiman padat penduduk.

Hal ini juga ditegaskan juga oleh Person In Charge (PIC) kegiatan, Ali Ridwan, saat pembagian sembako warga sangat antusias. Bahkan, sudah datang ke lokasi pembagian di RW 08 sejak siang hari. Padahal, kata Ali, pembagian dimulai setelah shalat ashar. Hal inilah yang memberikan dorongan semangat pula kepada para relawan yang turun ke lapangan.

"Sebelum pelaksanan, kita survei terlebih daahulu. Kita koordinasi dengan aparat setempat untuk mendata," papar Ali.

Ia mengatakan, dirinya beserta tim relawan yang lain sangat bahagia bisa membantu masyarakat di Ramadhan ini. Apalagi, bantuan yang diberikan bisa sedikit memberikan keringanan untuk masyarakat. Selain itu, Ali berharap bantuan tersebut bisa memberikan kebahagiaan juga.

"Mudah-mudahan dengan ada bantuan ini bisa sedikit meringankan masyarakat," ujarnya.

UPDATE #68
7 Juni 2018

120 Paket Iftar Rumah Yatim Dibagikan untuk Yatim dan Dhuafa Kalimantan

Rumah Yatim Cabang Kalimantan menggelar iftar bersama 120 yatim dan dhuafa di Desa Panjaitan, RT 02, Balikpapan Utara, Selasa (5/6). Kegiatan ini merupakan salah satu perhatian Rumah Yatim terhadap yatim dan dhuafa dalam berbagi berkah di bulan Ramadhan. 

Staf Pemberdayaan Cabang Balikpapan, Lingga mengungkapkan, paket iftar bersama ini atas hasil perhatian dan kepedulian para donatur pada masyarakat prasejahtera melalui Rumah Yatim. Melalui program ini, sedikitnya bisa berbagi kebahagiaan dengan mereka. 

“Alhamdulillah kegiatan buka puasa bersama kemarin sekalian silatuhrahmi agar masyarakat bisa mengenal lebih dekat lagi tentang Rumah Yatim,” tuturnya, saat diwawancarai jurnalis Rumah Yatim. 

Selain itu, kata Lingga, sambil menunggu waktu berbuka puasa, acara diisi dengan sambutan dari perwakilan Rumah Yatim dan pejabat desa setempat. Selain itu, beberapa games juga diadakan untuk turut memeriahkan waktu menjelang berbuka. 

Ia berharap, pemberian paket iftar ini tidak hanya di daerah tersebut, dengan menjalin silaturahmi dapat saling memberi manfaat. Sehingga dengan adanya keberadaan Rumah Yatim bisa menjadi manfaat serta mengurangi beban masyarakat prasejahtera.

UPDATE #67
5 Juni 2018

Rumah Yatim Berbagi Kebahagiaan Lewat Penyaluran Paket Sembako

Semarak kebahagiaan menyelimuti ratusan masyarakat Desa Tegalsari. Siang itu di bulan Ramadhan, Rumah Yatim Cabang Yogyakarta menyalurkan paket sembako. Pembagian sembako tersebut dilaksanakan di pelataran Kantor Desa Tegalsari,  Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulonprogo.

Menurut pemaparan Kepala Cabang Rumah Yatim Yogyakarta, Arifin, kegiatan penyaluran tersebut menyasar masyarakat prasejahtera. Sebanyak 600 orang menerima bantuan paket sembako dari Rumah Yatim. Selain itu, latar belakang masyarakat yang bekerja sebagai buruh dan petani menjadi sasaran utama. "Sangat antusias. Antre dengan rapi pelaksanaannya," papar Arifin.

Bantuan sembako tersebut diharapkan bisa memberikan kebahagiaan kepada masyarakat di desa tersebut. Selain itu, dalam momen Ramadhan ini bisa memberikan keringanan ekonomi harian para penerima manfaat. Kegiatan penyaluran tersebut, sambung Arifin, bisa terlaksana di waktu yang akan datang. "Bisa menambah keceriaan mereka ketika berbuka," ujarnya.

UPDATE #66
4 Juni 2018

130 Orang di Kelurahan Slerok Terima Paket Sembako Rumah Yatim

Sejak pagi, para mustahik sudah memadati halaman Rumah Yatim yang berada di Jl. Werkuduro Tegal, Selasa (29/5). “Acara dimulai pada pukul 09.00, tapi karena antusias warga, membuat acara digelar lebih awal,” papar Kepala Cabang Rumah Yatim Tegal, Jajang Khoeruman. 

Mustahik tersebut berjumlah 130 orang, dari beberapa kategori di antaranya, fakir dan miskin yang terdiri dari lansia, juga 15 anak yatim. Semua mustahik berasal dari Kelurahan Slerok. Jajang menuturkan, di bulan Ramadhan ini pihaknya ingin memberikan santunan untuk daerah terdekat dengan asrama, dan Kelurahan Slerok adalah yang paling dekat. 

“Kami berikan santunan secara bergiliran, bulan ini untuk yang dekat dengan asrama, bulan nanti yang cukup jauh dari asrama,” ungkapnya.

Dengan sistem pembagian seperti itu, ia berharap Rumah Yatim semakin dikenal oleh masyarakat Tegal, khususnya oleh orang-orang terdekat dengan asrama. Agar mereka bisa merasakan keberadaan Rumah Yatim.

“Semoga dengan adanya bantuan ini, masyarakat bisa merasakan kehadiran Rumah Yatim, orang semakin mengenal Rumah Yatim khususnya masyarakat terdekatnya,” tutur Jajang. 

Dengan semakin dikenal, tentunya Rumah Yatim akan semakin banyak memberikan manfaat. Baik itu kepada para muzzaki dan mustahik yang semakin merasakan manfaatnya. Seperti yang dirasakan Rahayu, salah satu mustahik yang mendapatkan santunan rutin. Dikarenakan dirinya sudah tak memiliki pekerjaan akibat sakit struk dan harus membesarkan dua anaknya yang masih bersekolah tingkat SD. Sejak Rumah Yatim memberikan bantuannya, dia sangat bersyukur dan merasa terbantu.

“Santunan ini sangat membantu keluarga kami, terima kasih banyak, semoga Rumah Yatim dan donaturnya berkah dan dirahmati Allah,” tutupnya.

 

UPDATE #65
31 Mei 2018

Paket Sembako Rumah Yatim Bantu 180 Lansia di Desa Batu Agung

“Di Kecamatan Balupalang ini, Desa Batu Agung adalah desa yang memiliki banyak warga miskinnya,” papar Kepala Desa Batu Agung, Narko, dalam sambutannya di acara pemberian santunan sembako Rumah Yatim Tegal, Minggu (27/5). 

Narko melanjutkan, desanya memiliki enam RW dan 24 RT. Desa yang cukup besar dan memiliki banyak warga. Ia memastikan, ada sekitar 300 jiwa yang terdata, termasuk warga prasejahtera yang berada di bawah garis kemiskinan. Karena itu, kehadiran Rumah Yatim Tegal ke tengah masyarakatnya membuat dirinya mengapresiasi Rumah Yatim. Apalagi selama ini sudah beberapa kali Rumah Yatim menyalurkan bantuan ke desanya melalui pihak RT setempat.

“Terima kasih banyak atas semua bantuannya kepada warga kami," ujarnya.

Pada bulan sebelumnya, Rumah Yatim sudah menyalurkan bantuan sembako sebanyak 100 paket, bantuan biaya hidup dan bantuan peduli sesama di awal bulan Ramadhan ini. Kali ini Rumah Yatim ingin lebih luas lagi membantu dengan menyalurkan bantuan sembako untuk Desa Batu Agung dengan langsung melibatkan pihak desa. Sehingga pembagian tak hanya satu RT saja, tapi juga mencakup 24 RT secara merata. Terpilih 200 mustahik terdiri dari 180 lansia dan 20 fakir miskin. 

“Alhamdulillah pembagian sembako kali ini berjalan dengan lancar dan para mustahik pun benar-benar layak untuk mendapatkan bantuan,” papar Kepala Cabang Rumah Yatim Tegal, Jajang Khoeruman.

Alasan pihak desa memilih lansia sebanyak 180 orang dengan usia 60 tahun ke atas ini, agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial. Menurut Jajang, Rumah Yatim hanya menyediakan 200 paket untuk warga yang benar-benar membutuhkan. Jika kriterianya hanya fakir miskin kemungkinan banyak warga yang hadir dan tidak sesuai dengan yang diharapkan. 

Jajang melanjutkan, pihak Desa Batu Agung ini masih berharap Rumah Yatim akan kembali memberikan bantuan untuk warganya. Karena menurut Narko, ada sekitar 70 anak yatim yang juga butuh perhatian. Untuk itu, Rumah Yatim yang memiliki program buka puasa bersama yatim berencana akan melakukan kegiatan tersebut di Batu Agung. 

“Untuk membahagiakan anak-anak yatim di tempat rawan pangan Rumah Yatim memiliki program buka puasa, dan kami rasa Batu Agung termasuk ke dalam kriteria tersebut, karena itu insya Allah kalau sesuai dengan rencana kami akan mengadakan ifthar di sini pada bulan Ramadhan ini,” tuturnya.  

 

UPDATE #64
30 Mei 2018

Seratus Paket Sembako untuk Warga Desa Binaan Rumah Yatim NTB

Rumah Yatim NTB memberikan santunan sembako kepada 100 mustahik yang berada di Desa Kediri. Kegiatan ini diselenggarakan di Kantor Desa Kediri, yang dihadiri oleh Kepala Desa Kediri, pihak kepolisian, Babinsa dan Kepala Dusun. 

Kepala Cabang Rumah Yatim NTB, Amir Sumarna menuturkan, sebenarnya Desa Kediri ini termasuk salah satu desa binaan Rumah Yatim. Hal itu karena Desa Kediri termasuk desa yang sering mendapatkan bantuan, baik itu santunan sembako, santunan peduli sesama dan lain sebagainya. Di sisi lain, ada Hamzah selaku koordinator dari Rumah Yatim yang tinggal di daerah tersebut yang tahu kondisi masyarakatnya. Sehingga, Hamzah sering berkunjung dan meminta Rumah Yatim untuk memberikan bantuan kepada masyarakat di Kediri.

Santunan kali ini diberikan kepada para lansia dan fakir miskin yang bekerja namun tidak mencukupi kehidupan sehari-harinya. Di antara fakir miskin ini menurut Amir, mereka kebanyakan bekerja sebagai buruh tani karena wilayah Kediri cukup kaya dengan kekayaan alamnya. Salah satunya adalah pesawahan. 

Untuk desa binaan ini, Amir berharap Rumah Yatim tak hanya memberikan santunan saja. Tapi ingin memberikan program usaha ekonomi produktif, agar masyarakat di Kediri bisa menciptakan lowongan pekerjaan sendiri dan tidak menjadi buruh yang berpenghasilan minim.

“Inginnya kami, agar kami bisa membuat program usaha ekonomi produktif di sini, insya Allah ini cita-cita kami agar masyarakat di sini jauh lebih baik lagi," ungkapnya.

UPDATE #63
23 Mei 2018

Rumah Yatim Salurkan 165 Paket Sembako untuk Masyarakat Ciumbuleuit

Rumah Yatim Area Jawa Barat menyalurkan paket sembako untuk masyarakat di Kelurahan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung. Pembagian sembako ini merupakan upaya Rumah Yatim membantu kebutuhan ekonomi masyarakat menengah ke bawah.

Menurut pemaparan Kasie Pendayagunaan Rumah Yatim Regional Jabodetabek, Solehudin, pembagian sembako berada di dua lokasi berbeda. Seluruh sembako yang banyaknya 165 paket dibagikan untuk masyarakat Kampung Nyalindung dan Kampung Cikadu. Masing-masing lokasi jumlahnya tidak sama, karena menyesuaikan kebutuhan yang ada.

Solehudin mengatakan, lokasi tersebut dipilih karena mayoritas warganya hanya bekerja sebagai buruh serabutan. Bahkan, sebagian besar penerima sembako merupakan lansia yang sudah tidak bekerja. Ditambah lagi saat ini di momen Ramadhan, berbagi dengan sesama merupakan hal yang sangat baik.

"Pertama dari segi untuk pencahariannya, mereka kadang dapet kerjaan kadang tidak," paparnya, kepada jurnalis Rumah Yatim saat ditemui di lokasi yang berbeda.

Kondisi rumah dan keadaan yang terbilang lemah, menjadi alasan lain bantuan tersebut diberikan. Selain itu, data yang diterima Rumah Yatim Area Jawa Barat merupakan rekomendasi dari Dinas Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Kota Bandung. Sehingga, kata Solehudin, bisa tepat dan sesuai apa yang diharapkan.

"Apalagi beras saat ini mahal, mudah-mudahan Rumah Yatim tidak hanya memberikan bantuan itu saja, dan tidak hanya di kampung itu saja," lanjutnya.

Ia menambahkan, rencana ke depannya Rumah Yatim akan melaksanakan pengobatan gratis di daerah tersebut. Hal ini, dilihat banyaknya lansia yang merasakan sakit. Namun, tidak bisa untuk berobat karena masalah finansial. Pelaksanaannya, kata dia, akan dilakukan pasca Idul Fitri di bulan depan.

"Serta bantuan untuk tempat ibadah, karena masjid tersebut dana swadaya dari masyarakat," tutupnya.

UPDATE #62
21 Mei 2018

750 Orang di Kelurahan Priuk Jaya Akan Terima Bantuan Sembako Rumah Yatim

Sebanyak 750 paket sembako disiapkan untuk masyarakat prasejahtera di Kelurahan Priuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kabupaten Tangerang. Persiapan ini dilakukan oleh Rumah Yatim Regional Jabodetabek, Sabtu (19/5). Penyaluran paket sembako ini merupakan cara Rumah Yatim untuk menebar kebaikan di bulan Ramadhan.

Menurut pemaparan Staf Pendayagunaan Rumah Yatim Regional Jabodetabek, Rusmanto, seluruh paket tersebut akan diberikan bertepatan dengan bulan Ramadhan. Rencananya sembako tersebut akan disalurkan kepada para mustahik pada Kamis (31/5) mendatang. 

Di samping itu, pemilihan daerah tersebut karena masyarakat yang tinggal di wilayah itu tergolong berekonomi lemah. Selain itu, kata Rusmanto, sebagian besar orangnya bekerja sebagai buruh serabutan pencabut sayuran. Sehingga, bantuan sembako dirasa tepat diberikan di wilayah tersebut.

"Tidak hanya itu, di hari yang sama juga akan di gelar layanan kesehatan gratis," paparnya.

Rusmanto berharap, pembagian sembako yang akan dilaksanakan di akhir bulan Mei tersebut bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Apalagi, jumlah penerima saat ini lebih banyak dari biasanya. Sehingga, masyarakat bisa merasakan kebahagiaan atas apa yang diberikan Rumah Yatim di bulan Ramadhan.

"Itu semua berkat dari bantuan dan uluran tangan para donatur yang telah menitipkan donasinya ke Rumah Yatim," ujarnya.

UPDATE #61
18 Mei 2018

Bantuan Sembako Rumah Yatim Bagi Ratusan Orang di Labuh Baru Timur

Ramadhan tiba, saatnya menebar kebaikan bagi seluruh umat. Memberikan kebahagiaan secara sederhana telah dilakukan oleh Rumah Yatim Cabang Riau. Bertempat di Asrama Pekanbaru, Jalan Durian No. 13, Labuh Batu Timur, Payung Sekaki, Kota Pekanbaru. Pembagian sembako ini merupakan refleksifitas dari sejumlah program untuk peduli terhadap sesama.

Menurut pemaparan Person In Charge (PIC) kegiatan, Nursidik, kegiatan tersebut berlangsung lancar. Sebanyak 230 paket sembako diberikan kepada masyarakat prasejahtera yang berada di wilayah asrama. Selain itu, pembagian sembako ini juga bentuk silaturahmi di bulan Ramadhan.

"Sesuai tema Ramadhan Rumah Yatim tahun ini yaitu  'Saatnya Menebar Kebaikan', maka kami lakukan kebaikan pada masyarakat terdekat," papar Nursidik.

Ia mengatakan, masyarakat menerima sembako begitu antusias. Kehadiran sejumlah lansia menjadi pembeda dengan tertatih mereka tersenyum. Dia berharap kegiatan tersebut bisa memberikan manfaat. Apalagi bulan yang ditungggu-tunggu telah tiba.

Selain itu, kegiatan ini juga salah satu bentuk untuk mendekatkan Rumah Yatim kepada masyarakat. Sehingga, sambung Nursidik, nantinya Rumah Yatim bisa semakin berkembang pesat dan merambah ke berbagai pelosok negeri. Menjadi sederhana, kata dia, saat Rumah Yatim bisa semakin dipercaya oleh para donatur.

"Yang kami harapkan dari kegiatan ini adalah doa dari para mustahik. Semoga Rumah Yatim ke depannya semakin berkembang pesat merambah ke berbagai pelosok negeri," ungkapnya.

 

UPDATE #60
17 Mei 2018

Masyarakat di Gandaria Terima Bantuan Paket Sembako Rumah Yatim

Masyarakat prasejahtera di sekitaran Kantor Kas Rumah Yatim Regional Jabodetabek, Jalan Gandaria 1 No. 59, RT 002 RW 003, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, mendapat bantuan paket sembako. Bantuan ini diberikan untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat jelang bulan Ramadhan.

Menurut pemaparan Person In Charge (PIC) acara ini, Nurul Fitri, kegiatan tersebut berlangsung lancar. Antusias dari penerima bantuan sangat terlihat dari kedatangannya. Pada kegiatan tersebut, sebanyak 50 orang menerima bantuan sembako.

Nurul mengatakan, pemberian bantuan sembako tersebut sengaja menyasar kepada warga yang dekat dengan kantor kas Rumah Yatim. Hal ini dikarenakan agar masyarakat bisa merasakan hadirnya Rumah Yatim di tengah-tengah lingkungan mereka. Pemberian bantuan ini juga dilakukan secara berkala oleh tiap-tiap kantor kas.

"Memilih yang dekat dulu dengan kantor kita. Agar warga sekitar bisa merasakan manfaatnya dengan hadirnya Rumah Yatim," paparnya.

Ia berharap, pemberian bantuan sembako tersebut bisa berlangsung kembali ke depannya. Ditambah lagi dengan jumlah penerima bantuan yang lebih banyak. Sehingga, manfaat hadirnya Rumah Yatim bisa dirasakan secara langsung oleh masyarakat secara luas.

"Harapannya semoga kita bisa tambah lagi kuotanya. Karena masih banyak warga yang masih membutuhkan uluran tangan kita. Semoga donatur Rumah Yatim juga bisa bertambah," pungkasnya.

UPDATE #59
15 Mei 2018

165 Anak Yatim dan Dhuafa di Bandar Lampung Terima Paket Sembako

Pasca kegiatan kampanye zakat di Bundaran Gajah Tugu Adipura, Kota Bandar Lampung, Minggu (13/5), Rumah Yatim Cabang Bandar Lampung memberikan bantuan paket sembako.  Kegiatan yang dilaksanakan di Asrama Putri, Jalan Wolter Moginsidi No. 45 Gotong Royong Tanjung Karang, Bandar Lampung. 

Pada kegiatan yang berlangsung ramai tersebut, sebanyak 165 anak yatim dan dhuafa mendapat paket sembako. Kegiatan ini juga merupakan, salah satu bentuk dalam menyambut bulan Ramadhan. Selain itu, seluruh penerima merupakan anak asuh nonmukim yang berada di sekitaran dua asrama di Lampung. "Ini kami ngambil anak-anak data baru, sama yang sudah biasa dapat," ujarnya.

Selain itu, pemberian bantuan sembako ini juga tidak hanya diterima oleh anak yatim dan dhuafa. Sejumlah orangtua tua anak ikut serta dalam kemeriahan menyambut bulan Ramadhan lewat kegiatan santunan tersebut. Kegiatan pembagian sembako ini dilakukan setelah kampanye zakat yang dilakukan saat paginya.

"Mereka senang, dan orangtuanya juga ikut mengantar serta mengucapkan terima kasih. Semoga Rumah Yatim semakin maju, nambah para donatur," papar Herman.

Selain itu, pada kegiatan kampanye zakat sebelum penyaluran, anak asuh Cabang Lampung mengingatkan masyaraka akan pentingnya berzakat. Selain itu, pada kegiatan tersebut banyak masyarakat yang berkonsultasi secara langsung kepada Rumah Yatim. Sehingga, diharapkan hadirnya Rumah Yatim di CFD bisa memberikan dampak positif.

"Kampanye zakat dan masyarakat juga akan sadar lagi tentang zakat. Edukasi lewat kampanye tersebut," ungkapnya.

UPDATE #58
14 Mei 2018

300 Orang Akan Terima Sembako di Greeting Ramadhan Medan

Rumah Yatim Cabang Medan menyiapkan paket sembako untuk dibagikan kepada ratusan masyarakat di dua kelurahan. Paket sembako ini merupakan salah satu program yang akan dilaksanakan pada acara Greeting Ramadhan di Kantor Kas Medan, Jalan Kapten Muslim No. 7, Kelurahan Dwi Kora, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, Selasa (15/5) besok. Kegiatan ini juga merupakan bentuk kepedulian Rumah Yatim serta dalam menyambut Bulan Ramadhan.

Menurut pemaparan Kepala Cabang Medan, Harun, pada persiapan tersebut sedikitnya sebanyak 300 paket sembako disiapkan. Nantinya seluruh paket sembako akan dibagikan kepada masyarakat kurang mampu yang berada di Kelurahan Dwi Kora, dan Kelurahan Tanjungrejo. "Jadi niatannya untuk lebih menyambut Ramadhan. Biar ramai sosialisasi untuk Ramadhan," ujar Harun.

Ia mengatakan, seluruh penerima manfaat terdiri dari sejumlah kalangan. Di antaranya ialah lansia, penarik becak, serta para penyandang disabilitas. Kegiatan penyaluran sembako ini, kata dia, diharapkan bisa membantu kebutuhan masyarakat jelang Ramadhan. Sehingga, masyarakat kurang mampu bisa menikmati awal Ramadhan dengan keadaan cukup secara kebutuhan ekonomi.

"Jadi kalau kita sudah biasa tersedia untuk makan ini itu dan sebagainya. Kebanyakan orang-orang ini masih butuh untuk makan. Dan bisa membantu meringankan beban masyarakat sendiri," paparnya.

Pada kegiatan Greeting Ramadhan besok ini, rencananya sejumlah aparatur pemerintahan akan hadir. Antara lain, Dinas Sosial Kota Medan, aparatur pemerintahan Kelurahan Dwi Koran dan Kecamatan Medan Helvetia.

Selain itu, Rumah Yatim Cabang Medan juga akan mengadakan kegiatan perlombaan di acara Medan Fair di minggu pertama bulan Ramadhan. Kegiatan yang akan dilaksanakan ialah perlombaan fashion show muslim serta nasyid. 

UPDATE #57
11 Mei 2018

125 Paket Sembako Rumah Yatim Dibagikan di Kampung Nelayan

Rumah Yatim NTB bersinergi dengan Dinas Sosial Kota, melahirkan kegiatan yang positif untuk membantu masyarakat prasejahtera di Ampenan Selatan yang notabene adalah para nelayan dengan penghasilan yang kecil dan tidak menentu.

“Penghasilan mereka ditentukan oleh cuaca, jika cuacanya bagus ya mereka bisa melaut, tapi jika cuacanya buruk terpaksa mereka pun hanya diam di dalam rumah,” papar pengurus Rumah Yatim NTB, Salma Hasanah.

Akibat penghasilan mereka yang tak menentu, kondisi perekonomian masyarakat Ampenan cukup memprihatinkan. Tak jarang para istri pun terlibat mencari nafkah. Oleh karena itu, Dinas Sosial meminta bantuan kepada Rumah Yatim untuk memberikan perhatian kepada mereka, dalam bentuk penyaluran sembako yang sangat mereka butuhkan. 

Penyaluran sembako pun dilakukan Rumah Yatim dan Dinas Sosial. Ada 125 mustahik yang mendapatkan santunan itu. Seratus mustahik itu sangat luar biasa bahagia.

“Alhamdulillah penyaluran berjalan lancar, Rumah Yatim dan Dinas Sosial akan senantiasa membantu masyarakat yang membutuhkan, dan bantuan ini tentu tidak akan berhasil tanpa dukungan dari para donatur yang sudah ikhlas memberikan donasinya,” ungkap Salma.

UPDATE #56
4 Mei 2018

Seratus Orang di Klampis Dapat Paket Sembako Rumah Yatim

“Alhamdulillah kami diberi keleluasaan oleh RW untuk menyalurkan santunan di daerah Klampis ini,” papar Kepala Cabang Surabaya, Agus Muhammad Yusuf. Ia memaparkan, sejak Rumah Yatim Cabang Surabaya membuka kantor di daerah Klampis, pihaknya sudah menyalurkan berbagai santunan untuk membantu masyarakat prasejahtera. Di antaranya beasiswa dhuafa, santunan peduli sesama, bimbel gratis untuk anak asuh nonmukim dan bantuan sembako yang sudah digelar dua kali yakni pada saat pembukaan kantor dan pada akhir April, Senin (30/4).

“Agar kehadiran kami dapat dirasakan oleh masyarakat terdekat, kami pun akan terus memberikan santunan yang insya Allah semua program Rumah Yatim akan  disalurkan di sini,” ucapnya. 

Untuk berbagai santunan itu, Agus bekerjasama dengan Jumaroh, ia adalah sukarelawan yang rela mencari para mustahik yang benar-benar layak. Seperti pada pembagian sembako kali ini, ia yang mencari 100 mustahik baru dari daerah Klampis untuk mendapatkan bantuan dari Rumah Yatim.

Seratus mustahik tersebut diberikan paket sembako yang sangat mereka nantikan, hingga antusias mereka terlihat saat acara digelar. “Mereka sudah dari pagi datang, satu jam sebelum acara digelar mereka sudah mengantre di tempat,” ungkap Agus.

Padahal, ia sudah mengonsep acara sedemikian rupa agar digelar dengan aman dan tertib. Salah satunya dengan pendataan yang sudah jauh-jauh hari, dan pemberian nomor antrean. “Dengan nomor antre ini cukup efektif membuat mustahik tertib, dan tertibnya para mustahik membuat acara ini berjalan lancar meski dengan tim yang sedikit,” ujarnya.

UPDATE #55
2 Mei 2018

Jelang Bulan Ramadhan, Rumah Yatim Beri Sembako Pada Buruh Petik Teh

Rumah Yatim Area Jawa Barat memberikan bantuan program sembako kepada masyarakat Kampung Wanasuka, Desa Wanasuka, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Pemberian bantuan sembako ini merupakan satu dari dua program yang direalisasikan di wilayah tesebut.

Menurut Kasie Pemberdayaan Rumah Yatim Area Jawa Barat, Solehudin, kegiatan pembagian sembako dilaksanakan di dua lokasi berbeda. Yaitu di Kampung Purbasari dan Kampung Wanasuka. Sembako tersebut, kata dia, layak diterima oleh masyarakat setempat karena dilihat dari kondisi ekonominya.

"Kenapa mengadakan sembako di sini juga, karena sangat memerlukan kebutuhan pokok. Dan mata pencahariannya hanya buruh di perkebunan, dia sehari-harinya hanya memetik teh," paparnya.

Ia mengatakan, masyarakat di dua desa tersebut sangat antusias dengan program bantuan sembako dan pelayanan pengobatan gratis Rumah Yatim. Apalagi, kata dia, kegiatan tersebut diberikan jelang bulan Ramadhan. Sehingga, dua bantuan tersebut dirasa perlu untuk menunjang masyarakat.

Ia berharap, bantuan tersebut bisa sedikit membantu meringankan beban harian masyarakat. Sehingga, masyarakat bisa memaksimalkan dalam melaksanakan puasa mendatang. Dirinya juga menambahkan, ke depannya bisa memberikan bantuan lebih banyak lagi. Baik kesehatan secara jasmani maupun rohaninya.

"Pesan dari saya pribadi mudah-mudahan Rumah Yatim Jabar makin banyak membantu," harap Solehudin.

UPDATE #54
30 April 2018

Bantuan Sembako Rumah Yatim Bantu Ekonomi Harian Nelayan Buleleng

Rumah Yatim Cabang Bali menyalurkan paket sembako kepada 106 orang prasejahtera di Banjar Dinas Gondol, Desa Penyabangan, Kecamatan Grokgak, Kabupaten Buleleng, Minggu (29/4). Penyaluran ini merupakan bentuk perhatian Rumah Yatim dalam mendukung kebutuhan harian masyarakat.

Menurut Kepala Cabang Bali, Abdullah, pembagian sembako tersebut berlangsung dengan dua pola. Pertama, masyarakat datang secara langsung yang dibuka oleh Rumah Yatim. Serta, yang kedua tim Rumah Yatim mendatangi langsung dari rumah ke rumah. Hal ini, agar semua penerima bisa merasakan langsung manfaat hadirnya Rumah Yatim Cabang Bali.

Ia menambahkan, daerah tersebut dipilih karena mayoritas penduduknya hanya bekerja sebagai buruh tani, dan nelayan. Selain itu, masyarakat di daerah pesisir pantai tersebut pula hanya berharap pada cuaca agar bisa berlayar dengan baik. Selain itu, kegiatan pembagian paket sembako juga dibantu oleh aparatur keamanan setempat.

"Karena masyarakat di sana bermata pencaharian tani dan nelayan yang berharap hujan yang cukup dan cuaca baik untuk berlayar," paparnya.

Abdullah berharap, bantuan paket sembako tersebut bisa menjadi bekal bagi para petani untuk menyambung ekonomi hariannya. Selain itu, kata dia, mudah-mudahan besar kecilnya bantuan bisa memberikan dampak positif hadirnya Rumah Yatim di tengah-tengah masyarakat.

"Semoga bisa menjadi bekal para petani dan nelayan yang harus bekerja keras untuk mendapatkan sesuap nasi demi keluarga tercinta," ungkapnya.

UPDATE #53
28 April 2018

Bantuan Sembako Rumah Yatim Harap Ringankan Kebutuhan Ekonomi Harian

Ratusan masyarakat prasejahtera Desa Iwul, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, mendapat bantuan sembako Rumah Yatim Regional Jabodetabek, Kamis (26/4). Pemberian bantuan paket sembako ini merupakan bentuk kepedulian Rumah Yatim dalam mendukung kebutuhan ekonomi harian masyarakat sekitar.

Menurut pemaparan Kasie Pendayagunaan Rumah Yatim Regional Jabodetabek, Muslihudin, pada kegiatan tersebut sebanyak 275 orang mendapat bantuan sembako. Seluruh penerima merupakan masyarakat yang berekonomi lemah. Data ini, kata dia, didapatkan dari hasil survei sebelum kegiatan dilaksanakan dengan kepala desa setempat. 

"Penyaluran bantuan langsung kepada para mustahik berupa paket sembako, di halaman Desa Iwul," ujarnya.

Ia mengatakan, antusias warga sangat terlihat. Hal ini dikarenakan masyarakat sudah memadati halaman kantor desa sejak pagi hari. Padahal, kata dia, pelaksanaan kegiatan pembagian sembako dilangsungkan pada pukul 10.00 siang waktu setempat. "Tua, jompo sampai anak yatim pun pada berbondong bondong," ungkapnya.

Muslihudin berharap, kegiatan lainnya bisa dilaksanakan di daerah tersebut. Karena, kata dia, masih banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan Rumah Yatim. Selain itu, dia berharap bantuan tersebut bisa meringankan beban resiko dapur para penerimanya. "Meringankan beban resiko dapur dan dapat terpenuhinya kebutuhan pokok," jelasnya.

UPDATE #52
27 April 2018

Kepala Desa Hargo Pancuran Sambut Baik Bantuan Rumah Yatim

“Semoga bisa bermanfaat untuk warga kami dan bisa tepat sasaran,” papar Kepala Desa Hargo Pancuran, Syarif Hidayat dalam sambutannya di acara Bakti Sosial untuk Warga Desa Hargo Pancuran, Kecamatan Raja Basa, Lampung Selatan. 

Ia menjelaskan, desanya berada di wilayah paling ujung Kecamatan Raja Basa, Lampung Selatan. Di mana akses menuju tempat tersebut cukup jauh. Apalagi ditempuh dari Rumah Yatim Lampung yang berada di Kedaton dan Tanjung Karang. Karena itu, Rumah Yatim pun pada awalnya hanya melakukan survei melalui rekanan Rumah Yatim dan koordinasi melalui telepon dengan Syarif.

“Kami berkoordinasi dengan kepala desanya, karena jarak kami dan desa tersebut sangat jauh dan sebagian mustahiknya itu kami dapatkan dari saudara kami yang ada di sana,” ungkap Kepala Asrama Rumah Yatim Kedaton, Hendy Alfazryn.

Dari hasil koordinasi tersebut didapatlah data 204 mustahik yang berprofesi sebagai tukang bangunan dan buruh tani. Mereka yang sudah menunggu bakti sosial berupa penyaluran sembako di Aula Desa itu, terlihat sangat senang sekali. Syarif  berharap santunan ini tidak hanya sekali saja tapi juga bisa berkelanjutan.

“Kami harap ini bukan yang terakhir tapi juga bisa berkelanjutan,” harapnya sembari menegaskan kepada masyarakatnya bahwa Rumah Yatim adalah Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) dan bukan partai politik yang sedang gencar melakukan kampanye.

Alasan Rumah Yatim Lampung memilih masyarakat di sana, karena ingin penyaluran bantuan sosial di daerah Pesisir Lampung Selatan merata. Sehingga masyarakat di daerah tersebut dapat merasakan manfaat yang ditebarkan oleh Rumah Yatim Lampung.  

“Kami senang dan bangga karena banyak manfaat yang dirasakan oleh masyarakat Desa Hargo Pancuran ini. Selain itu kami bisa memperkenalkan Rumah Yatim ke masyarakat dan yang terpenting Alhamdulillah bisa menyalurkan amanat dari para donatur,” ungkap Hendy.

UPDATE #51
24 April 2018

150 Kepala Keluarga Desa Kampung Pinang Terima Bantuan Sembako

Rumah Yatim Cabang Riau telah menyalurkan bantuan paket sembako bagi masyarakat prasejahtera di Taluk Kuantan KM 16, RT 02 RW 01, Desa Kampung Pinang, Kecamatan Perhentian Raja, Kabupaten Kampar, Minggu (22/4). Penyaluran bantuan ini merupakan salah satu program Rumah Yatim dalam memenuhi kebutuhan hidup masyarakat kurang mampu.

Menurut pemararan Kepala Cabang Riau, Ramdan Burhanudin, sebanyak 150 kepala keluarga menerima bantuan pada kesempatan kali ini. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Kampung Pinang berlangsung tertib dan lancar. Pelaksanaan ini juga dibantu sejumlah aparatur desa setempat.

Ia mengatakan, wilayah itu dipilih karena daerah tersebut masih tergolong lemah dalam ekonomi. Selain itu, karena mayoritas masyarakat sekitar hanya mengandalkan pekerjaan serabutan. Salah satu yang menjadi mata pencahariannya, kata Ramdan, sebagai pencari tanah pasir dari sungai. Sehingga, kata dia, tidak mencukupi untuk kebutuhan keluarganya masing-masing. "Tapi mereka selalu bersyukur dengan yang Allah SWT berikan kepadanya," ujar Ramdan.

Respon warga yang menerima bantuan sembako, kata Ramdan, sangat antusias. Hal ini terlihat dari kedatangan para penerima bantuan yang sudah menunggu di lokasi pembagian sejak pukul 07.00 pagi waktu setempat. Dia berharap, dengan bantuan tersebut bisa mengurangi beban pangan masyarakat sehari-hari.

"Mudah-mudahan dengan adanya bantuan sembako ini, warga Desa Kampung Pinang bisa mengurangi beban pangan mereka sehari hari," paparnya.

UPDATE #50
23 April 2018

Setiap Bulan Paket Sembako Diberikan Bagi Masyarakat Medan Helvetia

Rumah Yatim Cabang Medan rutin memberikan bantuan paket sembako kepada masyarakat di sekitaran Kantor Kas di Jalan Kapten Muslim No. 7 Komplek Legian, Kelurahan Dwi Kora, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan. Pemberian bantuan ini diperuntukan bagi masyarakat prasejahtera.

Menurut pemaparan Kepala Cabang Medan, Harun, penyaluran sembako kali ini sebanyak 40 paket diberikan kepada masyarakat sekitar. Seluruh penerima manfaat merupakan mayoritas bekerja sebagai tukang becak, pemulung, buruh serabutan, serta janda. Cuaca yang kurang mendukung, kata dia, tidak menyurutkan semangat masyarakat untuk datang ke lokasi pembagian sembako.

"Alhamdulillah antusiasme masyarakat sendiri sangat bahagia sekali dengan adanya program bantuan dari Rumah Yatim ini, sampai bela-belain hujan-hujanan," ujarnya.

Setiap bulannya, penerima bantuan paket sembako merupakan orang baru. Hal ini, dikarenakan agar ada pemerataan penerima paket sembako Rumah Yatim. Selain itu, agar keberadaan Rumah Yatim Cabang Medan bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat yang ada disekitarnya.

Kegiatan rutin pemberian paket sembako ini juga mendapat apresiasi Lurah Dwi Kora. Menurut Harun, secara langsung Irfan mengucapkan terima kasih kepada Rumah Yatim atas bantuan rutin yang diberikan untuk masyarakat. Sehingga, masyarakat yang ada di wilayah kantor kas bisa terbantu secara ekonomi kesehariannya.

Harun berharap, dengan program bantuan dari Rumah Yatim bisa meringankan beban masyarakat kurang mampu. Lewat program seperti ini juga ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih memperhatikan orang-orang yang masih kurang dalam segi ekonomi.

"Kami mengajak kepada masyarakat yang mampu khususnya, mari kita bantu mereka sehingga lebih banyak lagi yang menerima manfaatnya," ungkap Harun.

UPDATE #49
21 April 2018

Rumah Yatim Siapkan 275 Paket Sembako untuk Masyarakat Desa Iwul

Rumah Yatim Regional Jabodetabek sedang mempersiapkan ratusan paket sembako. Seluruh paket sembako tersebut rencananya akan disalurkan bagi masyarakat prasejahtera di Desa Iwul, Kecamatan Parung, Bogor. 

Menurut pemaparan dari Tim Pendayagunaan Rumah Yatim Jabodetabek, Rusmanto, kegiatan pembagian sembako tersebut akan dilaksanakan pada 25 April mendatang. Sebanyak 275 orang akan menerima bantuan tersebut. Sebelumnya, wilayah tersebut dipilih karena sebagian besar warganya masih berekonomi lemah.

"Kita adakan penyaluran di daerah tersebut karena ada tanah wakaf yang diwakafkan oleh salah satu donatur Rumah Yatim," ujarnya, kepada Jurnalis Rumah Yatim, Sabtu (21/4).

Kegiatan pembagian sembako ini merupakan kali pertama diadakan di wilayah tersebut. Sehingga, dengan kegiatan tersebut bisa memberikan motivasi dan dorongan bagi masyarakat yang kurang mampu. Selain itu, bisa menyambung kelangsungan ekonomi di daerah tersebut.

Ia berharap, kegiatan tersebut bisa memberikan efek positif kepada para penerima manfaat. Selain itu, setiap bantuan yang diberikan Rumah Yatim bisa meringankan beban yang menerima. Dia juga berharap, agar pelaksanaan pembagian sembako tersebut terlaksana dengan baik.

UPDATE #48
15 April 2018

Belasan Satpam di Antapani Dapat Bantuan Paket Sembako

Belasan satuan pengaman (satpam) mendapat bantuan sembako dari Rumah Yatim Area Jawa Barat. Pembagian ini dilakukan di RW 23, Kelurahan Antapani Tengah, Antapani, Kota Bandung, Jumat (13/4) petang. Pembagian sembako ini merupakan bentuk kepedulian Rumah Yatim terhadap para petugas keamanan di wilayah tersebut.

Menurut pemaparan Kasie Pemberdayaan Rumah Yatim, Solehudin, seluruh penerima sembako tersebut sebanyak 18 satpam. Seluruhnya merupakan satpam yang bekerja di wilayah salah satu fasilitas pendidikan milik Rumah Yatim, SD EL Fitra. Selain itu, kata dia, bantuan pemberian sembako ini merupakan kali pertama yang dilakukan oleh Rumah Yatim Area Jawa Barat.

Solehudin menambahkan, untuk ke depannya akan dilakukan rutin kepada seluruh petugas keamanan yang berada di sekitaran kantor cabang Rumah Yatim Area Jawa Barat. Hal ini guna memberikan manfaat kehadiran Rumah Yatim di tengah-tengah masyarakat. Rencananya, kata dia, pemberian sembako ini akan dilakukan satu bulan sekali.

"Harapannya mudah-mudahan keberadaan Rumah Yatim bisa dirasakan masyarakat," ujarnya.

Selain itu, salah seorang satpam Rohman, merasa bersyukur atas diterimanya bantuan paket sembako tersebut. Menurut dia, bantuan sembako yang dia dan rekan lainnya terima merupakan kali pertama. Sebab, kata dia, sebelumnya belum pernah ada bantuan seperti imi kepada para satuan pengamanan di wilayah itu.

"Saya merasa berterima kasih sekali yang telah memberikan sembako kepada kami. Dan ini yang menerima adalah orang yang benar-benar membutuhkan," jelas Rohman.

Ia berharap ada bantuan lain yang diberikan Rumah Yatim kepada para petugas keamanan. Salah satunya, kata dia, bantuan kesehatan untuk menunjang aktivitas dan kegiatan pengamanan. Selain itu, dia berharap, bantuan serupa pula diberikan kepada masyarakat yang berada di wilayah tersebut.

UPDATE #47
7 April 2018

Rumah Yatim Siapkan Ratusan Sembako untuk Dibagikan di Empat Lokasi

Ratusan paket sembako tengah dipersiapkan Rumah Yatim Regional Jabodetabek. Persiapan ini dilakukan guna diberikan kesejumlah cabang Kantor Kas Rumah Yatim yang ada di Jabodetabek. Persiapan ini dilakukan agar pembagian sembako bisa sesuai jadwal yang ditentukan.

Menurut salah seorang tim Markom Rumah Yatim Jabodetabek Nurul Fitri, sembako tersebut telah disiapkan sebanyak 200 paket. Nantinya, kata dia, seluruhnya akan disebar ke empat cabang yang ada di Regional Jabodetabek. Di antaranya ialah Kantor Kas Cabang Otista, Cirendeu, Bubulak Bogor, dan Kantor Kas Cabang Tambun Bekasi. "Setiap kantor kas tersedia 50 paket," jelasnya, kepada jurnalis Rumah Yatim, melalui pesan singkat.

Ia menambahkan, seluruh sembako tersebut rencananya akan diberikan kepada mustahik yang berada di sekitaran kantor kas. Hal ini, guna memberikan bantuan secara ekonomi untuk masyarakat prasejahtera. Untuk penerimanya, kata dia, berbeda dengan bantuan yang sudah diberikan sebelumnya.

"Penerima manfaat berbeda agar bisa merata ke mustahik yang ada di daerah tersebut," ujarnya.

Rencananya, kata Nurul, seluruh paket sembako tersebut akan dibagikan minggu depan ke masing-masing kantor kas. Namun, sambung dia, untuk pembagian ke mustahik diserahkan kepada penanggungjawab masing-masing kantor kas. Akan tetapi, rencananya pembagian tersebut akan dilaksanakan selama empat hari berturut-turut.

"Pembagian rencananya empat hari berturut-turut di masing-masing cabang insyaAllah dimulai hari Senin, Selasa, Rabu, dan Kamis," papar Nurul.

UPDATE #46
4 April 2018

105 Orang Terima Bantuan Sembako Rumah Yatim Bali

Masyarakat prasejahtera di Bali menerima bantuan sembako Rumah Yatim Cabang Bali. Bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat di Majelis Format, Jalan Astina Selatan, Kelurahan Gianyar, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar Bali. Pemberian bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Rumah Yatim untuk membantu meringankan beban masyarakat yang ada di daerah Gianyar.

Pada kegiatan tersebut, 105 orang prasejahtera menerima bantuan sembako Rumah Yatim. Bantuan tersebut, sangat ditunggu masyarakat di wilayah tersebut. Hal ini, menurut Kepala Cabang Bali Abdullah, masyarakat sudah datang sejak pukul 07.00 waktu setempat. Padahal, sambung dia, kegiatan baru dimulai pada pukul 09.00.

Abdullah mengatakan, lokasi tersebut dipilih karena masyarakat di wilayah Gianyar masih berpenghasilan rendah. Sehingga, kata dia, sedikit bantuan dari Rumah Yatim bisa memberikan kebahagiaan. Serta, masyarakat di Kelurahan Gianyar bisa terbantu ekonomi hariannya.

"Dipilih lokasi itu karena komunitas muslim yang minoritas dan berpenghasilan di bawah rata rata," paparnya.

Selain itu, sejumlah kegiatan pula dilaksanakan pada kesempatan yang sama. Beberapa kegiatan yang dilakukan tersebut antara lain bantuan biaya hidup, santunan da'i, serta bantuan kitab Alquran.

UPDATE #45
3 April 2018

Bantuan Sembako Rumah Yatim Bagi Warga Dinoyo Tenun Surabaya

Dua kali Rumah Yatim Surabaya memberikan bantuan untuk masyarakat Dinoyo Tenun, Kelurahan Keputran, Kecamatan Tegal Sari. Untuk kali ini, Rumah Yatim memberikan bantuan jauh lebih luas dan lebih dekat lagi dengan menyantuni mustahik yang ada di dua RT yakni RT 01 dan RT 03.

Bantuan ini memberikan manfaat yang bagi masyarakatnya. Karena menurut Jarwanto salah satu aktivis masyarakat yang aktif di PKK kelurahan, masyarakat di sini jarang sekali bahkan tidak pernah sama sekali mendapatkan bantuan gratis seperti yang diberikan Rumah Yatim. Padahal masyarakat di sini sangat membutuhkan. “Masyarakat kami jarang memdapat perhatian,” paparnya.

Terbukti, ada 64 warga prasejahtera yang mendapatkan santunan sembako dari Rumah Yatim Surabaya. Para mustahik itu terdiri dari lansia dan fakir miskin yang kebanyakan adalah para pedagang kecil yang penghasilannya tidak menentu dan tuna wisma yang menggantungkan hidupnya kepada bantuan orang lain.  “Kami merasa dibantu sekali atas hadirnya Rumah Yatim ke tengah masyarakat kami,” papar Jarwanto.

Untuk lebih mendekatkan dengan masyarakat, Kepala Cabang Rumah Yatim Surabaya memilih Balai RT dan masjid sekitar masyarakat untuk dijadikan tempat santunan. Bahkan menurut Agus saat pembagian tersebut, rumah-rumah warga yang disantuni tak jauh dari tempat penyaluran.

“Biasanya kami mengadakan santunan di balai kelurahan, agar lebih dekat dengan masyarakat dan melihat langsung kondisi serta keadaan mereka, maka kami memutuskan mengadakan di balai RT dan masjid terdekat,” tuturnya.

 Agus pun mengakui dengan dekatnya tempat penyaluran, dirinya bisa menyaksikan langsung kehidupan masyarakat di sana dan turut merasakan kebutuhan mereka akan santunan ini. Karena tak sedikit lansia yang memaksakan dirinya datang ke tempat penyaluran. Padahal Rumah Yatim akan mengantarkan paket sembako itu ke rumah-rumah mereka jika mereka tidak mampu berjalan.

“Ada seorang nenek yang memaksakan datang, padahal kami sudah berencana akan mengantarkan ke rumahnya,” ungkapnya.

UPDATE #44
2 April 2018

Lumpuh Empat Tahun, Nenek Karsinah Dapat Bantuan Rumah Yatim

Usianya tidak lagi muda, berbaring tanpa daya menjadi keseharian yang dia jalani. Hiruk pikuk kegiatan Rumah Yatim Regional Jabodetabek di Kelurahan Cilincing, hanya dinikmati dirinya lewat obrolan para tetangga. Dirinya hanya diam di atas tempat tidur.

Dialah Nenek Karsinah (92), lansia yang menderita lumpuh sejak jatuh empat tahun lalu. Sejak saat itu, dirinya sudah tidak bisa berjalan. Bahkan, sekarang aktivitasnya dibantu oleh sanak saudara dan anaknya. Menurut pengakuan dirinya kepada tim Rumah Yatim Jabodetabek, sebelum itu dia masih bisa mengikuti kegiatan keagamaan yang ada. Namun, dengan kondisinya yang saat ini dia hanya berbaring tanpa daya.

Untuk menyentuh secara langsung, Rumah Yatim Regional Jabodetabek melakukan home visit untuk memberikan bantuan sembako. Wajah haru bercampur senang terlihat saat langkah tim Rumah Yatim Regional Jabodetabek memasuki tempat istirahatnya.

"Pas waktu kita home visit ke sana neneknya senang kita udah nengok nenek," papar Nurul Fitri, salah seorang tim Rumah Yatim Regional Jabodetabek.

Sejak wafatnya sang suami, Nenek Karsinah kini hanya tinggal bersama anaknya. Menempati rumah seorang veteran menjadi satu-satunya pilihan  Karsinah bersama anaknya. Apalagi, kata Nurul, kondisi itu diperparah dengan kondisi penglihatan Nenek Karsinah yang sudah tidak normal.

"Sekarang nenek itu tinggal di rumah veteran sama anaknya dan kondisi perekonomiannya kurang memadai," jelas Nurul.


#LAZNas
#ZakatUntukPerubahan
#ZakatUntukKehidupanLebihBaik
#Jabodetabek

UPDATE #43
31 Maret 2018

Ratusan Warga Cilincing Terima Bantuan Sembako Rumah Yatim

Ratusan warga menerima bantuan sembako dari Rumah Yatim Regional Jabodetabek. Bantuan ini diserahkan bagi masyarakat prasejahtera di RW 08, Kelurahan Cilincing, Jakarta Utara. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Rumah Yatim dalam menunjang kesejahteraan masyarakat ekonomi lemah.

Dari pantauan tim Rumah Yatim Regional Jabodetabek, sejumlah penerima sudah berdatangan sejak pagi secara bertahap. Kegiatan ini juga dibantu oleh sejumlah aparatur kelurahan dan tokoh masyarakat setempat. 

Menurut pemaparan Manager Regional Jabodetabek Sani Ramdani, sebanyak 275 orang menerima bantuan paket sembako pada kegiatan kali ini. Sebelumnya, kata dia, Rumah Yatim Regional Jabodetabek sudah melakukan koordinasi dengan aparatur pemerintahan setempat. Sehingga, kegiatan di hari itu berjalan lancar dan aman.

"Alhamdulilah acaranya berjalan dengan lancar, tadi juga bisa disaksikan di awal ada juga yel-yel bersama para mustahik," jelas Sani.

Ia menjelaskan, wilayah tersebut dipilih karena mayoritas pekerjaan masyarakat di wilayah tersebut sebagai buruh serabutan, nelayan, dan tukang becak. Hasil ini, kata dia, dari data survei yang dilakukan tim Rumah Yatim Jabodetabek. Kemudian, sambung dia, data juga digali dari informasi aparatur setempat dan masyarakat.

Sani menambahkan, kegiatan ini bisa menginspirasi lembaga-lembaga lain dan orang-orang yang diberi kelebihan oleh Allah SWT. Hingga akhirnya, kata dia, senantiasa berbagi terhadap sesama. Sehingga, masyarakat di daerah sekitar bisa mendapat uluran tangan yang lebih banyak.

UPDATE #42
29 Maret 2018

Mustahik Menangis Bahagia Sambut Kedatangan Rumah Yatim NTB

Rumah Yatim NTB disambut dengan tangisan, tatkala Kemitraan Rumah Yatim Nuraini memberikan sambutannya di depan 100 mustahik yang hadir. Ia menyampaikan, rasa terima kasihnya karena Rumah Yatim yang sudah bersedia datang ke PAUD Nurul Hidayah untuk memberikan santunan sembako kepada 100 mustahik warga Sekotong Barat Lombok Barat pada Senin (26/3). 

“Saya bahagia karena dengan adanya Rumah Yatim, saya bisa memberikan manfaat untuk warga yang ada di sini,” ungkap Nuraini sembari menangis.

Menurutnya hampir semua warganya adalah warga tidak mampu, maka kehadiran Rumah Yatim sangat ditunggu-tunggu. Sebelum Rumah Yatim NTB datang, warga sudah menunggu di PAUD Nurul Hidayah yang selama ini sudah didanai oleh Rumah Yatim. Kepala Cabang Amir Sumarna pun cukup terharu dengan sambutan hangat tersebut apalagi melihat warga yang menangis di hadapannya karena menantikan kedatangan Rumah Yatim.

“Dengan ini kita bisa memberikan manfaat bagi warga di sini, ”paparnya.

Setelah sambutan dari Nuraini dan juga Amir selanjutnya pembagian sembako pun berlangsung. Warga antre dengan penuh antusias untuk mendapatkan sembako. Kepala Desa yang menghadiri pun dipinta Rumah Yatim NTB untuk menyerahkan secara simbolis. 

“Meski harus menempuh perjalanan yang cukup jauh, Alhamdulillah pembagian sembako kali ini berjalan lancar dan sukses,” ungkap Amir.

Selanjutnya Rabu (28/3) Rumah Yatim akan kembali menyalurkan santunan sembako untuk warga Lembar. Rumah Yatim akan bekerjasama dengan komunitas NTN (Nusa Tenggara Nusantara) yang sangat konsern terhadap kegiatan sosial semacam ini.

“Kalau di Sekotong kami bekerjasama dengan mitra, dan untuk Lembar kami bekerjasama dengan pihak NTN,” ujarnya.

UPDATE #41
28 Maret 2018

112 Santunan Disalurkan Rumah Yatim di Panga Aceh

“Alhamdulillah lelah ini terbayar kala melihat senyum bahagia mereka ketika mendapat santunan,” ungkap salah satu tim relawan Rumah Yatim Aceh Dewi, usai menyalurkan santunan sembako dan biaya hidup di wilayah Panga, Aceh Jaya.

Pada Minggu (25/3) lalu, Dewi bersama tim relawan lainnya menyalurkan bantuan 90 paket sembako dan 22 bantuan biaya hidup kepada 112 warga prasejahtera di wilayah Panga, salah satu kecamatan di Aceh Jaya. 

Supaya merata, Dewi beserta tim menyalurkan bantuan tersebut di tiga lokasi secara bergiliran. Pertama, mereka menyalurkan bantuan di Kelurahan Alue Piet, kedua di Kel. Kuta Tuha dan ketiga di Keude Panga.

Untuk penyaluran sembako, ada yang digelar di masjid, meunasah (tempat ngaji atau tempat bermusyawarah masyarakat Aceh) dan di kantor kelurahan. Sedangkan, untuk penyaluran bantuan biaya hidup digelar secara door to door atau berkunjung ke kediaman masing-masing penerima bantuan.

“Kami melakukan langkah ini supaya bisa mengetahui kondisi mereka secara langsung,” kata Dewi.

Ia pun mengungkapkan, jika mayoritas penerima bantuan tersebut terdiri dari para lansia, orang sakit dan janda kurang mampu yang memiliki banyak anak. Para lansia dan orang sakit, mereka sudah tidak dapat bekerja, untuk memenuhi kebutuhan mereka bergantung pada uluran tangan saudara maupun tetangga. Sedangkan para janda di sana bekerja sebagai buruh cuci gosok. “Semoga bantuan ini bisa menjadi manfaat besar untuk mereka,” ujarnya.

UPDATE #40
26 Maret 2018

Delapan Wilayah Pelosok di Aceh Terima Santunan Rumah Yatim

Menyambangi dan memberikan berkah zakat kepada para mustahik di berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari wilayah kota, desa sampai pelosok desa merupakan kegiatan rutin yang selalu dilakukan Lembaga Amil Zakat Rumah Yatim.

Pada Kamis (22/3) lalu, Rumah Yatim Aceh menyambangi dan memberikan berkah zakat berupa paket sembako kepada 112 warga prasejahtera di wilayah Lhok Keutapang, Pulo Bubee, Bambi, Meuleuweuk, Labui, Sanggeue, Meunasah raya, Lhok Seuntang, dan Ulee Ceu Keulibeut. Kedelapan wilayah tersebut merupakan wilayah pelosok di Kabupaten Pidie dan Aceh Besar.

Menurut Kepala Cabang Rumah Yatim Aceh Maman, mayoritas para penerima santunan terdiri dari lansia dan janda yang bekerja sebagai buruh tani, buruh cuci gosok dan sebagian kecil lainnya sudah tidak bekerja. 

Untuk menyambangi kedelapan gampong atau kelurahan tersebut, dirinya melibatkan tiga orang relawan, satu orang supir dan dua orang pengurus Rumah Yatim. Mereka menyalurkan bantuan di tempat berbeda namun di waktu yang sama.

Maman mengungkapkan, jika dalam penyaluran ini dirinya menggunakan dua sistem penyaluran yakni, door to door dan adapula mustahik yang dikumpulkan di salah satu rumah warga. “Kami berpencar untuk menyalurkan bantuan ini, dalam proses penyalurannya pun kami menggunakan sistem yang berbeda, ada yang menggunakan sistem door to door adapula yang menggunakan sistem mengumpulkan mustahik di salah satu kediaman warga,” paparnya.

Meski Maman bersama tim harus menempuh jarak yang sangat jauh dengan menghabiskan waktu selama enam jam tanpa macet, namun mereka merasa bahwa perjuangannya telah terbayar dengan senyuman haru para mustahik tatkala menerima santunan tersebut. Bahkan banyak di antara mereka yang menangis sembari mendoakan Rumah Yatim dan donatur supaya diberikan kesehatan dan rezeki yang berlimpah dari Allah SWT.

“Alhamdulillah sangat senang dan terharu ketika mereka menerima santunan ini dan mendoakan kami beserta para donatur, semoga apa yang kami berikan ini bisa meringankan beban mereka. Semoga ke depannya semakin banyak lagi warga prasejahtera yang merasakan kehadiran kami,” pungkasnya.


#LAZNas
#BantuanPangan
#Aceh

UPDATE #39
25 Maret 2018

Masyarakat Bawahan Selan Harap Rumah Yatim Kembali Beri Bantuan

Rumah Yatim Area Banjarmasin hadir di tengah-tengah masyarakat Bawahan Selan, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar untuk memberikan bantuan sembako sebanyak 100 paket pada buruh harian perkebunan karet. 

Bawahan Selan merupakan salah satu desa yang paling banyak jumlah penduduknya. Untuk sampai ke sana, tim Rumah Yatim Area Banjarmasin memerlukan waktu yang cukup lama, kondisi jalan masih tanah merah. Dari satu RT ke RT lainnya sangat jauh, dipisahkan hutan karet yang sangat lebat. “Kami tidak menyangka bahwa ada rumah-rumah di tengah hutan seperti ini,” papar salah satu tim Rumah Yatim, Syafrudin.

Rumah Yatim sangat bersyukur karena selama perjalanan, pihak kepala desa dan juga pihak kepolisian turut mendampingi. Ada sekitar 14 RT di wilayah tersebut dan Rumah Yatim Area Banjarmasin baru menyalurkan kepada tujuh RT. Menurut Kepala Desa Bawahan Selan Akhmad Rizani, ada sekitar 256 warga kurang mampu menghuni kawasan perkebunan milik BUMN tersebut. Menurutnya perkebunan ini hampir bangkrut, sehingga banyak dari karyawan tidak bekerja. Gaji karyawannya adalah 7500 ribu rupiah perhari. Bahkan menurut keterangan salah satu lansia yang sudah pensiun, sudah dua tahun gaji pensiunnya tidak dibayar.

Mereka tinggal di rumah yang sudah dibangunkan pemerintah. Menurut Syafrudin, rumah-rumah itu sudah terlihat sangat rusak dan lantainya sudah menjadi tanah. Karena sejak awal berdiri yang menghuni tidak pernah merubah rumah-rumah tersebut. Mereka awalnya adalah warga transmigran dari Pulau Jawa, menetap di sana sekitar tahun 1980 hingga 1990an untuk bekerja. Kini mereka sudah menjadi warga dengan KTP Kalimantan Selatan.

Dengan gaji itu, mereka tidak cukup untuk menghidupi diri dan keluarganya. Maka untuk makanan sehari-hari, mereka menanam tanaman di lahan kosong. Bahkan menurut keterangan Akhmad, dirinya pernah mendapati sembilan warganya kelaparan selama tiga hari tidak makan. Maka agar masyarakatnya tidak kelaparan, Akhmad membagikan beras raskin dari pemerintah secara merata.  

Saat Rumah Yatim berkunjung dari rumah ke rumah untuk memberikan bantuan. Mereka sangat antusias menyambut, terlihat wajah-wajah yang sangat mengharap bantuan dari Rumah Yatim.

“Agar tidak ada kecemburuan sosial, kami memaparkan kepada mereka bahwa Rumah Yatim akan kembali ke sini, memberikan bantuan secara bergantian," papar Akhmad. 


#BantuanSembako
#LAZNas
#ZakatUntukPerubahan
#Banjarmasin

UPDATE #38
24 Maret 2018

Tinggal Seorang Diri, Nenek Jarani Senang Dapat Bantuan Rumah Yatim

Tanggapan postif datang dari masyarakat penerima bantuan sembako di Kelurahan Maharatu, Kecamatan Marpoyan Damai, Kabupaten Pekanbaru, Kamis (22/3). Bantuan ini diberikan kepada 150 orang. Kegiatan ini pula merupakan salah satu bentuk kepedulian Rumah Yatim kepada masyarakat prasejahtera.

Salah seorang penerima manfaat, Jarani (76) merasa terbantu atas paket sembako yang diterimanya. Apalagi dirinya, dengan kondisi yang sudah menua, saat ini hanya tinggal seorang diri. Sehari-hari, kata dia, dirinya hanya mengandalkan pemberian  para tetangga. "Alhamdulillah, terima kasih bantuannya buat nenek," ujarnya.

Antusias diperlihatkan Nenek Jarani, jarak yang lumayan jauh tidak menyurutkan semangat Nenek Jarani untuk datang ke kantor kelurahan. Kerudung hitam bermotif bunga, menjadi khas yang menempel pada Nenek Jarani. Cuaca yang terik pada siang hari, hingga hujan turun cukup deras tidak mengendurkan dirinya.

Dirinya sangat bersyukur atas bantuan dari Rumah Yatim Cabang Riau. Nenek Jarani pula mendoakan Rumah Yatim agar tetap sukses dan selalu berkembang di setiap pelosok desa. Sehingga, membantu masyarakat yang sama seperti dirinya.


#BantuanSembako
#Pekanbaru

UPDATE #37
21 Maret 2018

Rumah Yatim Riau Siapkan Sembako Bagi Masyarakat Maharatu

Setelah menjalani koordinasi dengan Kelurahan Maharatu beberapa hari yang lalu. Rumah Yatim Cabang Riau tengah melakukan persiapan untuk melakukan kegiatan di lokasi tersebut. Sejumlah kegiatan, di antaranya pengepakan sembako, dan mempersiapkan data dilakukan di Kantor Cabang Riau, Jalan Durian No.13, Labuh Baru Tim, Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Selasa (20/3) malam.

Menurut pemaparan Kepala Cabang Riau Ramdan Burhanudin, sebanyak 150 paket sembako disiapkan untuk masyarakat parasejahtera di Kelurahan Maharatu. Lokasi tersebut dipilih, kata dia, masih banyak warga di daerah tersebut bekerja sebagai buruh lepas. Sehingga, bantuan sembako ini bisa sedikit meringankan beban warga sekitar.

"Karena banyak juga warga yang kerja lepasan dan tidak memenuhi kebutuhan sehari harinya yang layak kita bantu," ujarnya.

Selain itu, beberapa hari sebelumnya Ramdan telah melakukan koordinasi. Koordinasi tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Kelurahan Maharatu, Fitria, serta sejumlah staf kelurahan setempat. Koordinasi itu pula berbarengan dengan silaturahmi lanjutan agar kegiatan yang akan dilaksanakan berjalan sukses dan lancar.

Rencananya kegiatan penyaluran paket sembako dan bantuan peduli sesama ini akan dilaksanakan pada Kamis, 22 Maret 2018.

UPDATE #36
19 Maret 2018

Masyarakat Sukawangun Tasikmalaya Terima Paket Sembako Rumah Yatim

Rumah Yatim Area Jawa Barat mengadakan pembagian paket sembako dan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat prasejahtera di Desa Sukawangun, Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (18/3). Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Rumah Yatim Area Jawa Barat dalam mendukung kebutuhan masyarakat kurang mampu.

Sebanyak 200 orang menerima bantuan paket sembako pada kegiatan kali ini. Selain itu, pelayanan kesehatan gratis ini diberikan kepada seluruh masyarakat yang ada di Desa Sukawangun. Pada kegiatan ini, mayoritas penerima manfaat sembako dan kesehatan gratis merupakan lansia.

Manager Area Jawa Barat Deni Rustandi memaparkan, pelaksanaan kegiatan kali ini berlangsung lancar dan ramai. Bahkan, menurut dirinya, kedatangan Rumah Yatim Area Jawa Barat sudah ditunggu oleh masyarakat sekitar. "Keberadaan Rumah Yatim semakin diterima bukan hanya di Bandung saja," ujarnya.

Ia berharap, kegiatan kali ini bisa bermanfaat bagi masyarakat Desa Sukawangun. Serta, bisa memberikan kontribusi yang positif bagi seluruh masyarakat yang ada di Jawa Barat pada umumnya. "Mudah-mudahan bisa lebih banyak menerima bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan," jelasnya.

UPDATE #35
15 Maret 2018

Tukang Gali Sumur Terima Bantuan Sembako Rumah Yatim

Langkah lemasnya terlihat dari kejauhan. Meyusuri tanah di bawah teriknya matahari di siang itu. Pakaian batik warna coklat dan hitam dipakainya. Peci yang selalu berada di kepalanya tidak pernah dilepasnya. Hal ini dikarenakan pengingat, bahwa dirinya masih harus tetap beribadah kepada Sang Maha Pencipta.

Jamhur, kakek paruh baya ini menjadi penerima bantuan paket sembako dari Rumah Yatim Regional Jabodetabek, Rabu (14/3). Bantuan paket sembako yang diterima Jamhur berupa kebutuhan pokok harian. Keseharian Jamhur hanya dihabiskan di rumah. Kondisi fisik yang tidak lagi kuat saat dulu, membuat dirinya harus berhenti bekerja.

Dahulu, Jamhur bekerja sebagai tukang gali sumur. Pekerjaan inilah yang saat dulu menafkahi dirinya dan keluarga. Namun, kondisi fisik yang tidak memungkinkan memaksa Jamhur untuk tidak lagi mengais rezeki lewat gali sumur. Menurut Jamhur, saat ini untuk memenuhi kebutuhan hidupnya hanya dari anaknya. 

"Dulu pernah bekerja sebagai tukang gali sumur bor," jelasnya, kepada salah seorang Tim Pemberdayaan Rumah Yatim Jabodetabek.

Jamhur sendiri merupakan warga Kampung Pangodokan Kidul, RT 03 RW 03, Kelurahan, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Dirinya merupakan satu dari 175 orang lainnya yang menerima bantuan paket sembako Rumah Yatim Jabodetabek. "Alhamdulillah, terima kasih bantuannya," ujarnya.

UPDATE #34
13 Maret 2018

Berkah Zakat Rumah Yatim Dirasakan Warga Teluk Betung Utara

Berkah zakat Rumah Yatim telah dirasakan warga Kecamatan Teluk Betung Utara, Bandar Lampung. Pada Senin (12/3), Rumah Yatim Cabang Tanjung Karang sukses menyalurkan berkah zakat berupa 75 paket sembako kepada warga prasejahtera.

Kegiatan penyaluran ini digelar di ruang tengah asrama putri Tanjung Karang. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Weli selaku kepala asrama beserta timnya. "Alhamdulillah sebanyak 75 paket sembako telah disalurkan kepada 75 warga prasejahtera Teluk Betung yang terdiri dari janda, lansia, buruh serabutan dan pedagang keliling. Semoga santunan ini bisa bermanfaat," kata Weli dalam sambutannya.

Ia menambahkan, penyaluran ini telah diterima warga dengan antusias dan haru. Mereka tak menyangka di saat harga sembako yang sedang melonjak, Rumah Yatim mengundang mereka dan memberikan santunan sembako.

“Terima kasih atas semua perhatian dan kepedulian Rumah Yatim dan para donatur kepada kami. Alhamdulillah sembakonya sudah kami terima, insya Allah bantuan ini bermanfaat besar untuk kami. Semoga semua kebaikan ini bisa dibalas oleh Allah SWT,” ungkap salah satu penerima bantuan Kamsiti.

#LAZNas

UPDATE #33
8 Maret 2018

Seratus Sembako Dibagikan untuk Warga Sambi Kerep

Terlihat rumah-rumah permanen di Kelurahan Sambi Kerep Kecamatan Laskar Santri, seolah menandakan bahwa tak ada lagi masyarakat fakir miskin yang menghuni daerah tersebut. Namun anggapan tersebut ternyata salah. Menurut Sekertaris Lurah Sambi Kerep Iswanti, kelurahan ini merupakan daerah yang memiliki warga prasejahtera terbanyak dibanding kelurahan lain yang berada di Kecamatan Laskar Santri. 

Adapun bangunan-bangunan bagus itu berdiri karena sebelumnya daerah tersebut adalah lahan pesawahan. Di mana mata pencaharian warga dari lahan pertanian tersebut, karena ada pembangunan besar-besaran khususnya komplek hunian. Maka lahan-lahan warga itu pun dijual dan dari hasil penjualan itu mereka mendirikan rumah permanen. Masih menurut Iswanti setelah pembangunan rumah selesai, kehidupan mereka pun turut pula selesai. Karena setelah itu mereka kebingungan mencari mata pencaharian dan akhirnya mereka kembali miskin, lalu mencari pekerjaan seadanya. Di antara mereka ada yang menjadi asisten rumah tangga, buruh cuci, buruh bangunan dan pekerjaan serabutan lainnya.

Di awal bulan ini tepatnya pada Minggu (4/3) Rumah Yatim Surabaya mengunjungi daerah tersebut. Kepala Cabang Rumah Yatim Surabaya Agus Muhammad Yusuf menyaksikan sendiri rumah-rumah warga terlihat cukup memadai. Namun ternyata untuk makan sehari-hari mereka cukup kesulitan. Bahkan untuk membeli beras miskin (raskin) milik pemerintah pun mereka harus putar otak terlebih dahulu. Tak heran, saat Rumah Yatim datang, mereka pun bertanya-tanya apakah beras yang akan mereka dapatkan itu harus mereka bayar atau tidak. Terlihat wajah-wajah mereka tak cukup tenang duduk di kursi tunggu. 

“Mereka mengira santunan sembako ini tidak gratis, karena itu kami pun harus menerangkan terlebih dahulu pada mereka,” paparnya.

Setelah Agus memaparkan, barulah mereka bisa merasa tenang dan senyuman pun mulai terlihat dari wajah-wajah mereka. Karena itu mereka mengucapkan terima kasih dan mendoakan Rumah Yatim dan para donaturnya.

“Alhamdulillah, mereka mendoakan kami dan para donatur, semoga amanah dari donatur ini bisa terus bermanfaat untuk mereka dan doa dari mereka bisa menjadi doa untuk kemajuan Rumah Yatim dan para donaturnya,” tutur Agus.

UPDATE #32
2 Maret 2018

Ratusan Masyarakat Ciampea Udik Dapat Bantuan Sembako

Rumah Yatim Regional Jabodetabek telah menyaluran paket sembako untuk masyarakat prasejahtera di Desa Ciampea Udik, Kecamatan Ciampea, Bogor, Rabu (28/2). Penyaluran ini merupakan hasil survei yang dilakukan sebelumnya oleh tim Rumah Yatim.

Menurut pemaparan relawan Rumah Yatim Ali Ridwan, sebelum pembagian dimulai, masyarakat Ciampea Udik sudah memadati lokasi pembagian sembako. Pada kegiatan tersebut sebanyak 250 paket sembako dibagikan kepada masyarakat sekitar. "Mereka sangat antusias dan rela menunggu dari pagi sebelum tim sampai lokasi," jelas Ali.

Ia menambahkan, di wilayah Bogor bukan hanya Desa Ciampea Udik, akan tetapi pernah pula dilakukan di daerah Bubulak. Ali berharap dengan bantuan sembako yang diberikan kepada masyarakat, bisa meringankan kebutuhan pangannya. Karena menurut Ali, saat ini harga bahan pokok sudah terasa mahal bagi masyarakat miskin.

Ke depannya, tambah Ali, akan mengadakan program lain di wilayah tersebut. Program yang akan dijalankan, sambung dia, tetap mengacu pada kebutuhan masyarakat Ciampea Udik. Baik dari segi kesehatan, maupun bantuan lainnya.

UPDATE #31
1 Maret 2018

Rumah Yatim Jabodetabek Bantu Kakek 94 Tahun

Seorang kakek berusia 94 tahun, berjalan perlahan menggunakan tongkat ke Balai RT. Ia begitu antusias saat tim Rumah Yatim datang menyapa untuk memberikan bantuan. Dulunya, ia bekerja sebagai petani di Kecamatan Ciampea Udik, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Usia yang tidak lagi muda membuatnya berhenti bekerja sejak lima tahun lalu. Sehingga membuat keadaan ekonominya serba kekurangan. 

Kartobi, pria kelahiran 1923 silam ini, merupakan salah satu warga prasejahtera di Kampung Caringin Jangkung, Kelurahan Ciampea Udik, Kabupaten Bogor. Saat ini ia tinggal bersama anaknya yang juga bekerja sebagai buruh tani. Ia memiliki delapan anak dan semuanya sudah berkeluarga. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya, ia mengandalkan pemberian dari anak-anaknya itu. 

“Saya dibantu sama anak, karena kalau hanya mengandalkan dari hasil kerjanya sebagai petani tidak mencukupi,” ungkapnya, Rabu (28/2). 

Kakek yang sudah ditinggalkan sang istri ini, kondisi fisiknya tidak sekuat dulu, dan kondisi kesehatan yang kian menurun, membuatnya sudah tidak kuat lagi untuk bertani. Sang anak yang berpenghasilan tidak tetap, terkadang mengandalkan pertolongan dari warga. Terlebih saat ini sering mengalami nyeri di bagian beberapa tubuhnya.

Atas kondisinya yang serba kekurangan itu, Rumah Yatim Regional Jabodetabek datang membantu memenuhi kebutuhan pokok para warga prasejahtera di wilayah tersebut. Salah satunya Kartobi. Terkait hal itu, ia sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Rumah Yatim, karena sudah membantu dirinya. 

“Saya sangat berterima kasih dan bersyukur, karena ini salah satu bantuan yang sangat ditunggu-tunggu. Adanya bantuan sembako ini Rumah Yatim mau berbagi dan peduli kepada masyarakat miskin seperti kami, ujarnya.

Ia berharap, bantuan ini bisa membantu meringankan kebutuhan pokok masyarakat prasejahtera. Terlebih kondisi saat ini harga sembako sedang tinggi. Untuk ke depannya, Rumah Yatim semakin menjadi lembaga yang amanah agar masyarakat miskin banyak yang terbantu.

UPDATE #30
28 Februari 2018

250 Paket Sembako Siap Disalurkan Rumah Yatim untuk Warga Ciampea

Rumah Yatim Regional Jabodetabek  akan menyalurkan bantuan sembako kepada warga prasejahtera di Desa Ciampea Udik, Kecamatan Ciampea, Bogor Jawa Barat, pada hari ini Rabu (28/02). Dalam hal ini, Rumah Yatim telah mempersiapkan secara matang untuk penyaluran dari Selasa (27/02) kemarin.

Ada sekitar 250 paket sembako telah siap untuk disalurkan kepada warga prasejahtera di wilayah tersebut. Adapun tujuannya ialah untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok warga.

“Untuk persiapan alhamdulillah sudah selesai dan siap untuk disalurkan,” ungkapnya, Selasa (27/2). 

Menurutnya, hal ini merupakan aksi nyata Rumah Yatim yang peduli terhadap warga kurang mampu di Desa Ciampea Udik. Lokasi tersebut dipilih, karena merupakan salah satu desa dengan angka kemiskinan tertinggi di Kecamatan Ciampea. Berdasarkan hasil survei, kata Rusmanto, dari 8000 penduduk, terdapat 1000 warga prasejahtera dengan mata pencaharian sebagai petani. “Lokasi itu kita pilih karena merupakan desa yang angka warga prasejahteranya tertinggi,” imbuhnya.

Adapun teknis pelaksanaan yang akan dilaksanakan esok hari, lanjut dia, para mustahik diarahkan ke kantor kelurahan, dengan membawa kupon yang telah dibagikan sebelumnya. Kupon tersebut untuk ditukarkan dengan paket sembako yang akan diterima para mustahik. 

Ia berharap, penyaluran yang akan dilaksanakan besok, dapat berjalan lancar dan merata. Sehingga dengan bantuan ini, masyarakat dapat merasakan manfaat dari keberadaan Rumah Yatim, yang kini telah menjadi Lembaga Amil Zakat Nasional.

UPDATE #29
28 Februari 2018

250 Paket Sembako Siap Disalurkan Rumah Yatim untuk Warga Ciampea

Rumah Yatim Regional Jabodetabek  akan menyalurkan bantuan sembako kepada warga prasejahtera di Desa Ciampea Udik, Kecamatan Ciampea, Bogor Jawa Barat, pada hari ini Rabu (28/02). Dalam hal ini, Rumah Yatim telah mempersiapkan secara matang untuk penyaluran dari Selasa (27/02) kemarin.

Ada sekitar 250 paket sembako telah siap untuk disalurkan kepada warga prasejahtera di wilayah tersebut. Adapun tujuannya ialah untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok warga.

“Untuk persiapan alhamdulillah sudah selesai dan siap untuk disalurkan,” ungkapnya, Selasa (27/2). 

Menurutnya, hal ini merupakan aksi nyata Rumah Yatim yang peduli terhadap warga kurang mampu di Desa Ciampea Udik. Lokasi tersebut dipilih, karena merupakan salah satu desa dengan angka kemiskinan tertinggi di Kecamatan Ciampea. Berdasarkan hasil survei, kata Rusmanto, dari 8000 penduduk, terdapat 1000 warga prasejahtera dengan mata pencaharian sebagai petani. “Lokasi itu kita pilih karena merupakan desa yang angka warga prasejahteranya tertinggi,” imbuhnya.

Adapun teknis pelaksanaan yang akan dilaksanakan esok hari, lanjut dia, para mustahik diarahkan ke kantor kelurahan, dengan membawa kupon yang telah dibagikan sebelumnya. Kupon tersebut untuk ditukarkan dengan paket sembako yang akan diterima para mustahik. 

Ia berharap, penyaluran yang akan dilaksanakan besok, dapat berjalan lancar dan merata. Sehingga dengan bantuan ini, masyarakat dapat merasakan manfaat dari keberadaan Rumah Yatim, yang kini telah menjadi Lembaga Amil Zakat Nasional.

UPDATE #28
23 Februari 2018

Tempuh 60 Km Salurkan Bantuan Korban Sinabung

Tim Rumah Yatim Medan bersama Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) dan tim relawan dari mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) saat ini sedang melakukan perjalanan menuju Kecamatan Payung, salah satu wilayah yang terkena dampak erupsi gunung Sinabung. 

Menggunakan Truk Korps Brimob, mereka melakukan perjalanan sejauh 60 Km untuk menyalurkan bantuan 167 paket sembako kepada korban erupsi di wilayah Payung.

“Saat ini kami sedang melakukan perjalanan menuju Kecamatan Payung Kabupaten Karo, untuk sampai ke lokasi penyaluran kami membutuhkan waktu sekitar dua jam lebihan , mohon doanya semoga perjalanan kami lancar,” ungkap Kepala Cabang Rumah Yatim Medan Harun.

Ia mengatakan, Rumah Yatim Medan selalu melibatkan Brimob Polda Sumut dan tim relawan dari mahasiswa USU, jika sedang melakukan penyaluran besar-besaran. 

Perlu diketahui, Kecamatan Payung merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Karo yang termasuk zona merah satu. Hampir keseluruhan rumah, sawah dan jalan di wilayah tersebut tertutup dengan abu vulkanik. Sebagian warga di sana telah di evakuasi ke wilayah lain yang dirasa aman. Namun, ada sebagian warga yang memilih bertahan di wilayahnya.

UPDATE #27
22 Februari 2018

Rumah Yatim Akan Salurkan Bantuan Bagi Masyarakat Ciampea Udik Bogor

Rumah Yatim Regional Jabodetabek telah melakukan survei lokasi untuk kegiatan penyaluran paket sembako di Desa Ciampea Udik, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Survei tersebut dilakukan oleh tim Rumah Yatim Jabodetabek guna meninjau langsung kondisi dan lokasi masyarakat agar bantuan tersebut tepat sasaran.

Menurut pemaparan salah seorang dari tim Pendayagunaan Rumah Yatim Jabodetabek Rusmanto, temuan di lapangan menunjukkan masih banyak masyarakat yang prasejahtera. Dari 8000 warga yang tinggal di daerah tersebut, 1000 d iantaranya termasuk ke dalam prasejahtera. Ditambah, kata dia, mayoritas masyarakatnya di wilayah tersebut bekerja sebagai buruh tani dan bangunan. 

"Upah sehari kurang lebih sekitar 40 ribu sampai 50 ribu, itupun tidak setiap hari mereka bekerja," papar Rusmanto, Senin (19/2).

Rencananya, untuk menunjang kebutuhan hidup sehari-hari masyarakat sekitar. Rumah Yatim Jabodetabek akan menyalurkan bantuan sembako tersebut pada akhir Februari mendatang. Sebanyak 200 kepala keluarga dari kalangan masyarakat prasejahtera akan menerima paket sembako Rumah Yatim Jabodetabek. "Di desa ini ada 9 RW dan 27 RT," jelasnya.

Selain itu, Rumah Yatim dalam hal ini akan terus memberikan bantuan kepada masyarakat prasejahtera. Diharapkan dengan adanya Rumah Yatim di wilayah tersebut bisa memberikan dampak positif. Sehingga, beban masyarakat sekitar bisa sedikit berkurang dengan kehadiran Rumah Yatim.

Rumah Yatim pula tetap konsisten sebagai Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang telah dipercaya oleh masyarakat. Selain tetap mengolah dana zakat, infaq, dan sedekah. Rumah Yatim konsen pula dalam memberikan dan melakukan kegiatan sosial, pendidikan, serta beasiswa bagi anak yatim.

UPDATE #26
20 Februari 2018

Rumah Yatim Lampung Salurkan Bantuan Sembako untuk 164 Mustahik

Rumah Yatim Cabang Lampung menyalurkan santunan sembako kepada 164 mustahik di Desa Sungai Langka Kabupaten Pesawaran, Bandar Lampung, Sabtu (17/2). Penyaluran ini dilakukan untuk meringankan beban masyarakat prasejahtera terkait harga kebutuhan pokok yang semakin meningkat tiap tahunnya. 

Terkait hal itu, Kepala Asrama Kedaton Hendi mengungkapkan, kondisi ekonomi masyarakat setempat, berada pada kategori ekonomi ke bawah. Karena mayoritas pekerjaan masyarakatnya sebagai petani, kuli bangunan dan serabutan. Terkait kondisi tersebut, Rumah Yatim Lampung peduli terhadap ekonomi masyarakat yang serba kekurangan.  

“Penyaluran ini kami tujukan untuk mustahik khususnya kaum dhuafa, untuk ekonomi ke bawah,” ungkapnya, saat diwawancarai, Senin (19/2). 

Sementara itu, kata Hendi, perkembangan harga bahan pokok di wilayah Lampung, saat ini sedang melonjak terutama beras. Sehingga untuk ukuran masyarakat prasejahtera hal itu dirasa sulit. Setidaknya bantuan dari Rumah Yatim ini, sedikitnya dapat meringankan beban kebutuhan pokok masyarakat selama beberapa hari ke depan.

Kemudian untuk teknis pelaksanaan, ia menjelaskan, terbatasnya dana penyaluran, maka penyaluran tersebut dibagi ke dalam beberapa program. Tahap pertama, disalurkan terlebih dulu santunan dhuafa untuk 132 mustahik. Tahap kedua santunan biaya hidup untuk 24 mustahik, bantuan sembako untuk 164 mustahik dan diakhiri dengan bantuan sarana publik dan wakaf 50 Alquran. 

“Ini kan sangat terbatas, kita gulirkan ke beberapa item, seperti santunan dhuafa, bantuan biaya hidup, dan wakaf Alquran. Berhubung santunan sembako ini tidak cukup, maka dialihkan ke santunan biaya hidup dan santunan dhuafa,” jelasnya. 

Menanggapi hal itu, Hendi mengakui, penyaluran berjalan dengan kondusif, masyarakat sangat tertib dan disiplin untuk mendapatkan bantuan itu. Tidak ada kericuhan apapun, sehingga kegiatan berlangsung sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan. 

“Jadi untuk teknisnya, tertib dan disiplin sesuai jadwal yang kami kondisikan.” pungkasnya.

UPDATE #25
15 Februari 2018

500 Paket Nasi Akan Disalurkan untuk Korban Banjir Tegal

Banjir di Kabupaten Tegal semakin meluas, menurut beberapa sumber sekitar lima kecamatan terendam banjir yang kebanyakan diakibatkan karena pencemaran lingkungan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal, menyatakan banjir pada musim hujan tahun ini merupakan yang terparah dibanding tahun sebelumnya. 

Sebagai aksi kepedulian Rumah Yatim terhadap para korban, Rumah Yatim membuka posko peduli banjir di depan asrama untuk mengumpulkan dana yang akan disalurkan kepada para korban. Sebelumnya pun Rumah Yatim telah menyalurkan sembako untuk korban banjir di Sidekaton, dan selanjutnya Rumah Yatim akan menyalurkan bantuan kepada korban Banjir di Margandana dan Pasar Krandon.

Kepala Cabang Rumah Yatim Tegal, Jajang Khoeruman telah mensurvei tempat tersebut, Selasa (13/2). Menurut pengamatan Jajang, kondisinya masih sangat memprihatinkan. Air banjir masih di atas lutut bahkan hingga ada yang masih sedada orang dewasa. Setelah melakukan wawancara ke beberapa korban dan aparat setempat, Jajang menyimpulkan bahwa kebutuhan yang paling mendesak dan sangat dibutuhkan adalah makanan siap saji. Karena itu, rencananya pada Rabu (14/2) sorw dan Kamis (15/2) Rumah Yatim Tegal akan menyalurkan bantuan tersebut.

“Mereka tak bisa kemana-mana, karena itu yang paling mereka butuhkan adalah makanan siap saji,” tuturnya.

Rencananya, Rumah Yatim akan menyalurkan 500 paket nasi, di mana 500 paket itu akan disalurkan pada sore hari sekitar 250 paket dan 250 paket untuk pagi hari. “Saat ini kami sedang mengumpulkan dana, insya Allah sudah siap 400 paket mudah-mudahan sebelum berangkat kami bisa menambahnya jadi 500 paket,” ujarnya.

UPDATE #24
14 Februari 2018

Paket Sembako untuk Arif Penarik Becak di Surabaya

Rumah Yatim Surabaya berikan santunan sembako untuk penarik becak yang sering melewati asrama, Kamis (8/2).  

Dia bernama Arif, seorang penarik becak asal Jember yang mengadu nasib di Kota Surabaya. Meski kini pamor becaknya tidak lagi menjadi primadona jalanan. Tergeser oleh angkutan umum berbaasis online. Namun Arif mempertahankan pekerjaannya demi menghidupi anak istrinya dan kedua cucunya yang turut dia tanggung di kontrakanya di Tambak Asri. 

Jarak tempuh tempat mangkal becak dan rumahnya cukup jauh. Setiap hari seusai shalat subuh dia berangkat dari Tambak Asri menuju Pasar Manukan. Meski lelah, namun Arif tidak pernah menyerah dan dia senantiasa bersyukur karena Allah SWT masih memberikan rezeki kepadanya. Setiap harinya, dia dapat penghasilan sekitar Rp. 30.000 dan itu pun tidak tetap. 

“Syukuri saja,” ungkapnya kepada Pengurus Rumah Yatim Agus Kurnia yang memberi paket sembako kepadanya. Paket sembako dari Rumah Yatim tersebut, Arif tambah bersyukur. Dia merasa senang karena selama ini tak ada yang memperhatikannya secara langsung. Tak lupa, pria yang berusia 50 tahun ini pun mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Rumah Yatim dan para donatur yang selalu peduli terhadap orang-orang seperti dirinya.

 “Terima kasih banyak untuk semuanya,” ujar Arif tersenyum.

UPDATE #23
13 Februari 2018

20 RW di Kelurahan Kemirimuka Depok Akan Terima Paket Sembako

Tim Pendayagunaan Rumah Yatim Regional Jabodetabek sedang melakukan persiapan untuk kegiatan penyaluran paket sembako. Penyaluran ini rencananya akan meliputi 20 RW yang ada di Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji, Kota Depok. Penyaluran tersebut akan diberikan kepada 300 masyarakat prasejahtera.

Menurut pemaparan salah seorang relawan, Ali Ridwan, penyaluran tersebut bekerjasama dengan pemerintah setempat. Penyaluran sembako itu, tambah dia, akan dilaksanakan pada 14 Februari 2018 mendatang.

"Alhamdulillah kita kerjasama dengan kelurahan setempat, mengadakan bantuan sembako untuk warga prasejahtera," papar Ali Ridwan.

Rencana Rumah Yatim Jabodetabek untuk penyaluran paket sembako tersebut mendapat tanggapan Lurah Kemirimuka, Dzulkarnaen. Dia mengapresiasi rencana kegiatan untuk dilaksanakan di wilayahnya. Bahkan dia, akan mengajak tim Rumah Yatim Jabodetabek untuk keliling di wilayah kelurahan setempat. "Masih banyak saudara-saudara kita yang membutuhkan bantuan, baik itu dari segi pangan atau kesehatan," jelas Dzulkarnaen.

Ia menambahkan, walaupun Kelurahan Kemirimuka merupakan teras Kota Depok. Akan tetapi di wilayah tersebut masih banyak saudara kita yang memerlukan bantuan. "Saya berharap Rumah Yatim terus membantu warga saya," pungkasnya.

UPDATE #22
5 Februari 2018

Cidomo Antarkan 100 Paket Sembako ke Karang Kemong

Rumah Yatim NTB memanfaatkan alat transportasi cidomo (andong) untuk mengantarkan 100 paket sembako kepada mustahik di Karang Kemong, Rabu (31/1).

Cidomo berangkat dari pukul 09.00 WITA, untuk mengangkut 100 paket sembako. Jarak sekitar satu km tersebut ditempuh dengan dua kali jalan. Setelah semua paket terkumpul di rumah salah satu warga, santunan pun dimulai pada pukul 11.00 WITA. Pengurus Rumah Yatim, Salma Hasanah, menuturkan saat dirinya dan tim datang, para mustahik sudah menunggu mereka dengan antusias.

“Senang sekali melihat antusiasme warga, mereka menyambut kami dengan bahagia,” ungkapnya.

Melihat antusiasme warga tersebut, tim pun langsung membagikan sembako kepada warga yang memiliki ragam mata pencaharian dan ragam usia itu. Untuk menyukseskan acara ini, Rumah Yatim bekerjasama dengan pihak aparat setempat yakni tujuh Rukun Tetangga. Biasanya untuk daerah ini, Rumah Yatim datang sendiri ke tempat-tempat warga karena selain keberadaannya dekat dengan asrama, daerah Karang Kemong pun sudah terbiasa mendapatkan bantuan lainnya seperti nasi kotak, daging qurban, dan zakat fitrah. 

“Alhamdulillah, masyarakat sekitar semakin merasakan adanya Rumah Yatim,” tutur Salma.

Karena rasa senang itu, mereka pun menganggap pemberian santunan tersebut sebagai keberkahan pada hari itu. “Terima kasih, hari barokah nih, sukses buat Rumah Yatim, semakin maju,” ungkap mustahik dengan kompak.

Selain kepada para mustahik, tak lupa sang pengendara cidomo pun kebagian berkahnya, dengan mendapatkan santunan sembako dari Rumah Yatim. “Selain ongkos, kami pun memberikan sembako kepada pengendara cidomo,” ujarnya.

UPDATE #21
31 Januari 2018

200 Masyarakat Prasejahtera di Payung Sekaki Terima Paket Sembako

Rumah Yatim Cabang Riau membagikan ratusan paket sembako kepada masyarakat prasejahtera yang berada di Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru. Paket sembako tersebut dibagikan di Kantor Kecamatan yang berada di Jalan Pajar Ujung RT 03 RW 01, Kelurahan Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Selasa (30/1). 

Menurut Kepala Cabang Riau Ramdan Burhanudin, sebanyak 200 orang dari kalangan fakir, miskin dan jompo menerima paket sembako. Wilayah Kecamatan Payung Sekaki dipilih karena lokasinya tidak jauh dengan kantor Rumah Yatim. Selain itu, masyarakat di wilayah tersebut masih tergolong ekonomi bawah. Menurutnya, kegiatan ini merupakan upaya untuk mengurangi beban hidup masyarakat. "Membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari," jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini pula dihadiri oleh Camat Payung Sekaki Zarman Chandra, dan Lurah Labuh Baru Barat Peri Susanto. Kegiatan yang berlangsung hingga siang ini berlangsung lancar dan ramai. Ratusan masyarakat terlihat antusias saat mengambil sejumlah paket sembako yang telah disiapkan. 

Ia berharap, dengan keberadaan Rumah Yatim di Pekanbaru bisa sedikit mengurangi beban kehidupan masyarakat. Sehingga, manfaat adanya kantor Rumah Yatim bisa dirasakan masyarakat secara langsung. Selain itu, dia menambahkan, akan terus bersinergi dengan pemerintah sekitar. Agar, segala bentuk kegiatan sosial bisa tersalurkan dengan baik. "Apa yg diberikan Rumah Yatim bisa bermanfaat," paparnya.

Selain aktif dalam santunan sembako bagi masyarakat prasejahtera, Rumah Yatim turut andil dalam mengelola zakat, infak, sedekah, serta melakukan kegiatan sosial lainnya. Hal ini, dikarenakan hadirnya Rumah Yatim di tengah-tengah masyarakat bisa memberikan manfaat secara langsung.

UPDATE #20
30 Januari 2018

Kegiatan Penyaluran Bantuan Januari 2018 untuk 2295 Mustahik

Rumah Yatim Area Lampung menyalurkan program santunan sembako kepada 470 Kepala Keluarga (KK) di tiga Desa, yakni di Desa Sukajaya Lempasing, Gedong Tataan, dan Kedaton, Kec. Padang Cermin, Kab. Pesawaran Lampung, Selasa (23/1). Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk sikap kepedulian Rumah Yatim terhadap kondisi masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan. 

Menurut Kepala Asrama Rumah Yatim Kedaton Hendi menjelaskan, program ini berlangsung selama tiga hari. Melihat kondisi ekonomi masyarakat yang tidak mencukupi, sehingga penyaluran ini diharapkan terasa manfaatnya. Selain itu, Rumah Yatim juga ikut bersinergi dalam menyejahterakan masyarakat.

Sebelum penyaluran, pihaknya mengaku sosialisasi terlebih dulu kepada aparat desa, masyarakat maupun instansi. Survei kondisi masyarakat dilakukan,  serta mendata per kepala keluarga yang termasuk kategori tidak mampu. Kegiatan ini akan dilaksanakan di tiga wilayah dalam hari yang berbeda. “Insya Allah kehadiran Rumah Yatim dapat dirasakan manfaatnya,” imbuhnya. 

Selain penyaluran, kata Hendi, pihaknya turut serta menyosialisasikan keberadaan Rumah Yatim kepada masyarakat. Sebab kini ini Rumah Yatim menjadi Lembaga Amil Zakat Nasional yang mengelola dana zakat umat. “Sosialisasi ini agar lebih di kenal oleh masyarakat Lampung,” ujarnya.

Pada awal tahun 2018 ini tepat nya di bulan Januari, Rumah Yatim mentargetkan program penyaluran bantuan sembako sejumlah 2295 KK di 13 cabang yang berada di beberapa kota Indonesia. Kegiatan penyaluran pun dilaksanakan dan di tujukan pada warga yang memang benar-benar membutuhkan. Selain itu diharapkan pula penyaluran ini bisa lebih baik lagi dalam penyelenggaraannya, mengingat masih banyak kekurangannya. Sehingga penyaluran ini dapat lebih banyak dan merata untuk disalurkan kepada mustahik.


#LAZNas
#BantuanSembakoJanuari2018

 

UPDATE #19
29 Januari 2018

Paket Sembako dan Pengobatan Gratis untuk Masyarakat Antapani

Setelah membagikan paket sembako di wilayah Arcamanik. Kini Rumah Yatim Area Jawa Barat mengadakan pengobatan gratis dan pembagian ratusan paket sembako untuk masyarakat prasejahtera RW 01, Kelurahan Antapani Wetan, Kecamatan Antapani, Kota Bandung, Minggu (28/1).

Kegiatan ini merupakan upaya Rumah Yatim Jabar dalam mendekatkan diri pada masyarakat. Apalagi salah satu asrama Rumah Yatim berada di wilayah tersebut. Menurut Kasie Pemberdayaan Rumah Yatim Jabar, Solehudin, kegiatan ini merupakan upaya untuk membantu masyarakat yang kurang dalam segi ekonomi. "Wilayah ini dipilih karena berdekatan dengan kantor dan asrama kami," paparnya.

Selain wilayahnya yang berdekatan dengan kantor pusat dan asrama Rumah Yatim. Wilayah RW 01 termasuk daerah yang padat penduduk. Serta, hampir keseluruhan warga di daerah tersebut bekerja sebagai buruh bangunan. Solehudin berharap, dengan adanya bantuan ini bisa sedikit meringankan beban harian masyarakat sekitar.

Selain itu, ia menambahkan, selain pembagian paket sembako kepada sekitar 175 masyarakat prasejahtera. Pada kegiatan tersebut berlangsung pula pengobatan gratis. Fasilitas yang disiapkan Rumah Yatim Jabar, sambungnya, meliputi dokter umum, bidan, serta obat gratis untuk masyarakat.

"Masyarakat bisa langsung berkonsultasi dan mendapatkan obat gratis. Selain itu, jika ada yang tidak bisa ke lokasi ini, nanti kami datang ke rumahnya," tuturnya.

Selain Arcamanik dan Antapani, rencananya Rumah Yatim Jawa Barat akan melakukan kegiatan serupa di beberapa wilayah kecamatan yang ada di Kota Bandung. Hal ini guna membantu kebutuhan sosial maupun ekonomi masyarakat menengah ke bawah. Solehudin berharap, untuk ke depannya dukungan dan sinergitas antara Rumah Yatim dan pemerintah setempat bisa berjalan semakin baik. "Sehingga setiap program dan agenda untuk membantu sesama bisa terlaksana tepat sasaran," jelasnya.


#BantuanSembakoBagiWargaPrasejahtera
#RumahYatimJABAR

UPDATE #18
23 Januari 2018

100 Paket Sembako untuk Ringankan Beban Warga Parlor

Kenaikan harga sembako dan beberapa komoditi pangan akhir-akhir ini, membuat sebagian besar masyarakat terutama kaum menengah ke bawah menjerit. Adapun mereka yang berpenghasilan minim dan tak menentu harus memutar otak untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup. 

Warga Dusun Nglipar Lor atau sering disebut Parlor, Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunung Kidul misalnya, mereka yang mayoritasnya bekerja sebagai petani palawija dan buruh tani harus bekerja ekstra untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup, beberapa di antara mereka rela mengonsumsi nasi di campur jagung agar bisa mencukupi kebutuhan keluarga.

Menangani hal tersebut, Rumah Yatim Area Yogyakarta yang dimotori Ecep sebagai ketua pelaksana, berkunjung ke wilayah tersebut untuk menyalurkan 100 paket sembako kepada warga di sana. Kegiatan ini digelar pukul 09:30 sampai 11:30 WIB di Kantor Balai Desa Parlor. 

Kegiatan ini disambut antusias Suharyanto selaku Kepala Dusun Parlor dan warga sekitar. Mereka merasa bersyukur karena Rumah Yatim telah memberikan bantuan sembako di saat harga sembako sedang melonjak.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada Rumah Yatim yang telah membantu meringankan beban warga kami dalam segi pangan, semoga Rumah Yatim semakin maju, meluas dan lebih dipercaya masyarakat,” ujarnya.

Tidak hanya sembako, dalam kegiatan ini pun Rumah Yatim menyalurkan ratusan pakaian dan tas layak pakai.

UPDATE #17
22 Januari 2018

500 Paket Sembako untuk Masyarakat Bubulak Bogor

Rumah Yatim Regional Jabodetabek menyerahkan bantuan sembako dan pelayanan kesehatan gratis untuk masyarakat Desa Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Minggu (21/1). Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Rumah Yatim dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

Menurut penjelasan Relawan Rumah Yatim, Ali Ridwan, sebanyak 500 orang penerima manfaat hadir dalam kegiatan tersebut. Serta 200 orang diantaranya menjalani pemeriksaan kesehatan gratis.

Lokasi tersebut dipilih, sambung Bang Ali -sapaan akrabnya, karena bentuk kepedulian Rumah Yatim terhadap masyarakat sekitar kantor kas Rumah Yatim di Bubulak. Serta, mengacu kepada hasil survei yang sebelumnya dilakukan oleh tim Rumah Yatim Jabodetabek.

"Survei sebelumnya daerah itu masih terdapat sekitar 800 Kepala Keluarga," papar Bang Ali.

Ia berharap, ke depannya bisa membantu masyarakat lebih banyak lagi dengan program-program yang ada di Rumah Yatim. Selain itu, sambung dia, bantuan ini upaya untuk meringankan kebutuhan pokok masyarakat prasejahtera. Selain itu, dengan pelayanan kesehatan gratis yang diberikan dapat membantu kesehatan warga sekitar.

"Semoga apa yang kami berikan bisa bermanfaat dan membantu keadaan masyarakat Bubulak," jelasnya.


#BantuanSembakoUntukDhuafa
#BerbagiSemangatKebaikan

UPDATE #16
17 Januari 2018

500 Paket Sembako Disiapkan Rumah Yatim untuk Warga Bubulak

Rumah Yatim regional Jabodetabek sedang melakukan persiapan untuk kegiatan pembagian sembako dan pengobatan gratis di Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Selasa (16/1). Persiapan ini meliputi perdaftaran dan penyerahan formulir untuk para mustahik.

Menurut pemaparan, salah seorang relawan, Nurul Fitri, jumlah penerima bantuan sembako di wilayah Bubulak sebanyak 500 masyarakat prasejahtera. Kelurahan Bubulak dipilih karena di wilayah tersebut padat penduduk.

"Warga Kelurahan Bubulak kurang lebih 15.000 jiwa, prasejahtera 691 jiwa," papar Nurul.

Antusias warga pada kegiatan penyerahan formulir ini sangat baik. Sejumlah warga merasa terbantu dengan rencana kegiatan yang akan dilakukan oleh Rumah Yatim. "Tertib dan lancar," harapnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan kegiatan pembagian sembako dan pengobatan gratis ini, akan dilaksanakan pada 20 Januari 2018 mendatang di Kelurahan Bubulak. Kegiatan ini pula merupakan rutinitas Rumah Yatim dalam mendukung kesejahteraan masyarakat umum.

Rumah Yatim sebagai Lembaga Amil Zakat (LAZ) Nasional, selain mengolah zakat, infak dan sadaqah, aktif pula dalam kegiatan sosial lainnya. Kegiatan tersebut guna menunjang kesejahteraan umat.


#BerbagiDanSedekahRefleksikanIman

UPDATE #15
10 Januari 2018

Ratusan Sembako Dibagikan pada Pembukaan Kantor Kas Cipinang

Rumah Yatim Jabodetabek kembali membuka kantor kas baru di jalan Cipinang Jaya No. 11, Cipinang Besar Selatan RT 08/07 Jatinegara, Jakarta timur, Selasa (9/1). Pembukaan kantor kas ini merupakan upaya Rumah Yatim dalam mendukung penerimaan, pengelolaan, dan penyaluran zakat.

Sejumlah kegiatan dilaksanakan dalam pembukaan kantor kas baru ini. Salah satunya ialah pemberian bantuan sembako kepada 160 masyarakat prasejahtera, serta santunan untuk 50 anak yatim.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kasie Pemberdayaan Rumah Yatim Jabodetabek, Muslihudin. Pada kesempatan lainnya Kasie Front Office Jabodetabek, Agus Hermawan memaparkan, rasa syukur atas karunia yang telah Allah berikan khususnya untuk Rumah Yatim.

"Semoga dengan adanya kantor layanan zakat ini kita bisa lebih banyak memberikan untuk penerima manfaat," paparnya.

Selain itu Agus berharap, bantuan yang diberikan Rumah Yatim dalam pembukaan kantor kas baru ini bisa bermanfaat untuk warga sekitar. Walaupun jumlahnya tidak sebesar yang diharapkan, tambah dia, setidaknya bantuan tesebut bisa mengurangi beban harian warga.

Ia juga menambahkan,  dengan adanya kantor layanan zakat ini bisa mempermudah masyarakat yang sudah mencapai nisabnya untuk berzakat dan semoga Rmah Yatim bisa menjadi Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang amanah.

Menurut Agus, tanggapan datang dari salah seorang warga, dia mengatakan masyarakat berharap ada bantuan susulan lagi setelah kegiatan ini. Sehingga masyarakat bisa terbantu secara berkesinambungan.

"Semoga Rmah Yatim semakin sukses dan semoga Allah membalas kebaikan Rumah Yatim dan para donatur," jelasnya, menirukan salah seorang masyarakat.


#ZakatUntukPerubahan

Ketika Allah berbicara tentang memberi kepada orang-orang yang membutuhkan uang, makanan, pakaian, dan lain-lain dalam Surah al-Isra, Dia tidak menyebutnya sebagai "menolong orang miskin" atau "memberikan sedekah kepada orang miskin.", Allah mengacu pada tindakan ini sebagai memberikan kepada mereka apa yang memang menjadi hak mereka dan apa yang layak mereka dapatkan. Ini adalah hak mereka atas diriku dan juga kalian, dan Allah sedang melihatnya. - Nouman Ali Khan

UPDATE #14
8 Januari 2018

Rumah Yatim Lodaya Bagikan 70 Paket Sembako

Rumah Yatim Lodaya Bandung memberikan bantuan paket sembako kepada 70 mustahik di Asrama Yatim Apartemen Lodaya, Kelurahan Lingkar Selatan, Kecamatan Lengkong, Bandung Sabtu (6/1). Bantuan ini diberikan kepada 40 mustahik rutin dan 30 mustahik non rutin.

“Ada untuk mustahik rutin dan non rutin, yang non rutin adalah mereka bukan warga Keluarahan Lingkar Selatan, tetapi suka datang ke Rumah Yatim untuk meminta bantuan sembako. Kemudian saya arahkan mustahik non rutin ini ke RT setempat untuk didata administratif,” papar Kepala Asrama Rumah Yatim Lodaya, Dhian Risdhian.

Kegiatan ini, berlangsung tertib dan lancar. Tidak ada kendala ketika berlangsungnya bantuan sembako tersebut. Dhian menambahkan tujuan utama diadakan kegiatan tersebut adalah untuk saling berbagi dan membantu meringankan kebutuhan para mustahik. 

“Sekaligus ini merupakan bentuk amanah dan penyaluran dari para muzzaki yang telah menyalurkan amanahnya kepada Lembaga Amil Zakat Nasional Rumah Yatim,” ujarnya.

Selain itu, Dhian berharap, kelak kegiatan ini dapat berjalan terus-menerus dan sejalan dengan program serta target dari Rumah Yatim.

“Insya Allah kita akan adakan event untuk penyaluran yang lebih banyak dari pada yang sekarang, insya Allah akan dilaksanakan di Apartemen Jalan Lodaya dan sekaligus bersamaan dengan pembagian santunan non mukim/beasiswa pendidikan,” pungkasnya.

 


“Amal yang dicintai oleh Allah adalah amalan dilakukan terus menerus walaupun sedikit”


#ProgramBantuanSembakoUntukRingankanBebanMereka
#BersamaKamiMenjadiPejuangKebaikan

UPDATE #13
3 Januari 2018

100 Lansia Gunung Kidul Terima Sembako dari Rumah Yatim

Dinas Sosial Kota Yogyakarta memprediksikan jumlah masyarakat kelompok lanjut usia atau lansia di Kota Yogyakarta mengalami peningkatan. Tahun 2017 saja, jumlah lansia Yogyakarta mencapai 13-15 persen dari total jumlah penduduk Yogyakarta, padahal di wilayah lain rata-rata hanya mencapai tujuh persen dari populasi penduduk.

Seiring dengan meningkatnya jumlah lansia, jumlah lansia prasejahtera pun ikut meningkat. Hal tersebut dapat dilihat dari keberadaan lansia di berbagai daerah yang hidup sebatang kara dan dilingkari dengan jeratan kemiskinan.

Salah satu wilayah yang dihuni lansia terlantar adalah Gunung Kidul. Meski tidak dinobatkan lagi sebagai wilayah termiskin di Yogyakarta, namun masih terdapat warga prasejahtera khususnya lansia terlantar di wilayah tersebut Rumah Yatim sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional hadir dan memberikan berbagai jenis bantuan, diantaranya bantuan peduli sesama, sembako, biaya hidup, sarana publik, kesehatan dan renovasi masjid/madrasah. 

Kali ini, Sabtu (30/12) lalu, Rumah Yatim area Yogyakarta yang dimotori Arifin selaku Kepala Cabang mengunjungi wilayah Sumberejo, Nglipar, Gunung Kidul untuk menggelar penyaluran sembako kepada lansia prasejahtera di sana. 

Menurut Arifin, ada sebanyak 100 lansia prasejahtera di Nglipar mendapat santunan tersebut. Dengan perasaan haru bercampur bahagia mereka menerima bantuan tersebut. “ Alhamdulillah, bantuan 100 paket sembako telah diberikan kepada mereka yang membutuhkan. Semoga bantuan ini bisa menjadi manfaat dan berkah kepada mereka. Terima kasih kepada tim relawan dan para donatur yang telah ikut terlibat dalam kegiatan ini,” paparnya.


#ZakatUntukPerubahan
#TebarSembakoUntukMeringankanBebanHidupMereka
#JadiBagianDariPejuangKebaikanBersamaKami

UPDATE #12
2 Januari 2018

Rumah Yatim Rutin Beri Sembako pada 2 Janda di Tegal

Membesarkan anak seorang diri bukan perkara mudah. Ditinggal oleh suami, dengan memiliki anak lebih dari satu, menambah beban yang dirasakan dua ibu asal Kota Tegal ini. Ervina (35) dan Purchoti (45) yang menanggung beban seorang diri tatkala suami mereka meninggal dunia. 

Ervina, seorang ibu muda dengan 4 anak. Usia anak sulung Ervina seharusnya sudah masuk SMA. Namun, karena melihat kondisi ibunya yang bekerja sebagai buruh lepas, membuatnya tak tega meneruskan sekolah karena beban di pundak ibunya harus dia ringankan. Ia membantu ibunya dengan pekerjaan yang serupa. Sama halnya dengan Ervina, si sulung Purchoti pun memilih membantunya ketimbang meneruskan pendidikan. Tak ada pilihan karena ibunya harus membesarkan dirinya dan kedua adiknya seorang diri tanpa bantuan dari tangan seorang laki-laki. Putri Purchoti menyadari betul jika dirinya sekolah malah menambah beban ibunya.

Penghasilan mereka perhari hanya bekisar Rp. 15.000 sampai Rp. 35.000, tak sepadan dengan pengeluaran mereka yang sangat banyak. Anak-anak mereka masih kecil, ketiga anak Ervina lainnya masih duduk di bangku SD. Sedangkan, Purchoti masih memiliki bayi yang berusia 3 tahun dan satu anak lainnya masuk sekolah tingkat dasar. 

Menurut Jajang Khoeruman, Kepala Cabang Rumah Yatim Tegal, harga beras termurah di tegal itu sekitar Rp. 12.000, bisa diartikan penghasilan mereka hanya mampu mencukupi untuk memberli beras saja tanpa lauk dan kebutuhan lainnya. Karena itu Rumah Yatim pun memberikan santunan sembako rutin kepada mereka. 

“Santunan ini rutin diberikan kepada mereka tiap tiga bulan sekali," ujarnya.

Karena itu, setiap 3 bulan sekali mereka datang ke Rumah Yatim Tegal dari rumahnya yang berada di Jl. Rogo Jampi Kelurahan Sumur Panggang, Kecamatan Marganda dengan mengayuh sepeda selama 30 menit perjalanan. Jarak yang cukup jauh itu pun mereka tempuh demi anak-anak mereka. Jajang mengungkapkan, ini merupakan pemberian sembako ke empat kalinya dan mereka sangat bahagia karena sampai detik ini baru Rumah Yatim lah yang memberikan bantuan nyata untuk mereka.

“Terima kasih banyak ini sangat membantu kami,” ungkap Ervina. 

 

#BersamaBantuMerekaDapatkanHidupYangLebihBaik

UPDATE #11
31 Desember 2017

Dinsos Mataram dan RY NTB Sinergi Berantas Kemiskinan

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Mataram bersama Rumah Yatim NTB kembali memberikan santunan untuk warga prasejatera yang ada di wilayah Kota Mataram. Kunjungan sekaligus pemberian sembako tersebut dilakukan di empat lokasi yakni Kelurahan Dasan Cereme, Dasan Belatung, Sela Galas dan Karang Jangkong. 

Menurut Salma Hasanah, salah satu dari tim penyaluran sembako Rumah Yatim, mengungkapkan untuk santunan kali ini Rumah Yatim memberikan 110 paket sembako dengan jumlah 16 sembako untuk daerah Dasan Cereme, 37 paket sembako di Dasan Belatung, 37 paket sembako di Sela Galas dan terakhir di Karang Jangkong dengan 22 paket sembako.

“Data yang didapat dari Dinas Sosial kota hanya 100 mustahik saja, tapi sesuai pengalaman kami, biasanya selalu ada  yang dadakan meminta santunan, untuk itu kami pun melebihkan 10 paket, dan alhamdulillah dengan kelebihan yang dibawa, kami dapat memenuhi kebutuhan mustahik di tempat-tempat tersebut,” paparnya. 

Sesampainya di lokasi, Salma dan pihak Dinas Sosial yang diwakili Swanti dan Fatma, melihat kondisi masyarakat secara langsung, dimana banyak sekali masyarakat yang layak untuk mendapatkan bantuan, sedangkan mustahik yang terpilih hanya lansia dan anak yatim saja. Bahkan di lokasi pertama yakni Dasan Cereme ada banyak lansia tidak mampu dan 35 anak yatim yang layak mendapat bantuan. Kondisi tersebut, membuat Rumah Yatim pun berencana akan melakukan survei ulang tempat-tempat tersebut agar ke depannya dapat memberikan bantuan lebih banyak lagi, baik untuk mustahik atau pun anak yatim yang akan menjadi prioritas utama.

Kegiatan ini meruapakan kerjasama kali kedua, Dinsos sangat mengapresiasi Rumah Yatim, apalagi kepekaan Rumah Yatim kepada warga masyarakat prasejatera tersebut sangat membantu tugas Dinas Sosial untuk memberantas kemiskinan di Kota Mataram, yang cukup memprihatinkan. Karena itu Swanti pun memaparkan rasa terima kasihnya kepada Salma selaku perwakilan dari Rumah Yatim, begitu pun sebaliknya.

“Terima kasih atas kepercayaan Dinas Sosial kota kepada kami, semoga kerjasama ini semakin erat dan dapat lebih luas lagi membantu masyarakat Kota Mataram, karena masih banyak PR (Pekerjaan Rumah) kita untuk memberantas kemiskinan di kota ini," ujar Salma. 

 

#ZakatUntukPerubahan

UPDATE #10
29 Desember 2017

RY Medan Akhiri Tahun dengan Bagi-Bagi Sembako

Di momen pergantian tahun 2017 menuju 2018 nanti, Rumah Yatim Medan akan menyalurkan bantuan paket sembako kepada 200 warga prasejahtera wilayah Medan Helvetia. Penyaluran bantuan akan digelar di kediaman M. Yusuf selaku Kepala Lingkungan X, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia.

Menurut Harun selaku Kepala Cabang Rumah Yatim Medan, bantuan akan diserahkan kepada warga prasejahtera yang terdiri dari lansia, yatim, buruh cuci, buruh tani, kuli bangunan dan pedagang kecil yang sebelumnya telah disurvei dan dipilih oleh Kepala Lingkungan dan pihak Rumah Yatim.

“InsyaAllah di momen penghujung tahun ini tepatnya ditanggal 31 Desember mendatang, kami akan menyalurkan 200 paket sembako. Mohon do’anya semoga kegiatan berjalan dengan lancar,” katanya.

Medan Helvetia merupakan wilayah yang masih didominasi oleh warga prasejahtera. Wilayah ini menjadi salah satu wilayah yang selalu mendapat bantuan berupa bantuan biaya hidup, peduli sesama, sembako sampai bantuan renovasi masjid dari Rumah Yatim.

Harun berharap dengan hadirnya Rumah Yatim di wilayah tersebut dapat membahagiakan dan membantu meringankan beban warga di sana.


#sedekahRefleksikanIman

UPDATE #9
28 Desember 2017

RY Akan Salurkan Sembako untuk 100 Lansia Nglipar

Dalam upaya mensejahterakan lansia dan mendukung salah satu program pemerintah yakni menjadikan Yogyakarta sebagai kota ramah lansia. Rumah Yatim dengan program kemanusiaannya akan menyalurkan santunan 100 paket sembako untuk lansia prasejahtera di wilayah Nglipar, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. 

Penyerahan santunan akan digelar di Balai Desa Sumberejo, Nglipar, Gunung Kidul, Sabtu (30/12) mendatang. Santunan ini hanya akan diberikan kepada 100 lansia Nglipar yang sudah tidak produktif dan hidup di bawah garis kemiskinan.

Menurut Arifin selaku Manager Area Rumah Yatim Yogyakarta, jumlah lansia di Yogyakarta dari tahun ke tahun semakin meningkat. Seiring dengan meningkatnya jumlah lansia, jumlah lansia terlantar pun ikut meningkat. 

Sebagai lembaga amil zakat, Rumah Yatim mempunyai kewajiban untuk menyalurkan amanah dari masyarakat untuk menyalurkan kepada mustahik salah satunya lansia miskin.

Ia berharap, agenda penyaluran santunan ini dapat berjalan dengan sukses, lancar, dapat membahagiakan serta membantu kebutuhan sehari-hari para lansia.


#SedekahRefleksikanIman

UPDATE #8
28 Desember 2017

295 Kepala Keluarga Terima Santunan Sembako

Rumah Yatim Cabang Lampung menyalurkan bantuan sembako untuk masyarakat prasejahtera di Desa Batu Menyan, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Lampung Selatan, Selasa (26/12). Berjumlah 295 Kepala Keluarga yang menerima bantuan sembako dari Rumah Yatim. 

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Rumah Yatim terhadap masyarakat prasejahtera yang berada di wilayah pelosok desa. Selain itu, Kepala Asrama Rumah Yatim Lampung, Hendi menuturkan kegiatan tersebut ditargetkan rutin dilaksanakan per tiga bulan untuk santunan sembako.

“Tergantung stok yang kita punya, kalau bisa ditargetkan per tiga bulan untuk santunan sembako, " ungkapnya, saat diwawancarai tim jurnalis. 

Ia juga mengatakan kunjungannya ke Desa Batu Menyan bukan sekedar penyaluran santunan, tetapi agar masyarakat tahu akan keberadaan Rumah Yatim, bukan hanya untuk menampung anak yatim. Lebih dari itu, Rumah Yatim juga memiliki program-program lain untuk membantu masyarakat prasejahtera. 

“Kita ingin kampung ini merasakan keberadaan Rumah Yatim, memberitahu tidak hanya menampung anak yatim, tetapi juga ada program lain, salah satunya santunan sembako ini,” papar Hendi.

Ia berharap program bantuan yang diberikan Rumah Yatim dapat dirasakan manfaatnya oleh para mustahik. Serta bisa lebih baik dan lebih banyak lagi dalam menolong sesama. Agar para donatur bisa memercayai program yang diluncurkan Rumah Yatim ini. 

“Manfaatnya, niat kami bisa dirasakan mustahik, bisa rutin, bisa lebih baik lagi dan lebih banyak lagi,” harapnya.


#ZakatUntukPerubahan

UPDATE #7
27 Desember 2017

Rumah Yatim NTB Ajarkan Berbagi Sejak Dini

Pengurus Asrama Rumah Yatim NTB, Salma Hasanah menyadari betul pentingnya mengajarkan anak-anak tentang empati terhadap sesama, dan pengajaran selama ini sudah cukup berhasil dilakukannya. Terbukti, anak asuhnya dengan spontan meminta dirinya untuk memberikan sembako kepada pemulung yang melewati asrama. 

Dengan rasa haru dan bangga akan kesadaran anak-anak, Salma pun mengambil sembako di gudang dan meminta anak-anak memberikannya langsung kepada mereka. Dengan sigap anak-anak pun pergi menuju pemulung yang membawa dua putri yang seumuran dengan mereka. Anak-anak memberikannya langsung dan disambut gembira oleh mereka. Salma yang menyaksikan anak-anak dibalik pintu tak hanya melihat kebahagian dalam wajah keluarga pemulung itu tapi juga kebahagiaan pada diri anak-anaknya. Sehingga, Salma merasa senang karena selama ini yang selalu dia sampaikan dapat dicerna oleh anak asuhnya.

“Saya selalu mengajarkan anak-anak untuk berbagi, ada hak orang lain dalam rezeki kita, tangan mereka tak harus selalu di bawah tapi mereka harus belajar memberi kepada orang lain, saat ini atau pun pada saat mereka sudah besar nanti,” ungkapnya. 

Selain dengan motivasi kata-kata, rasa empati terhadap sesama tersebut selalu Salma dan Amir Sumarna selaku Kepala Cabang Rumah Yatim NTB contohkan dengan mengajak anak-anak terlibat langsung dalam penyaluran sembako. Bila ada nasi kotak lebih, anak-anak pun selalu diajak berkeliling memberikannya kepada fakir miskin sembari senantiasa menanamkan kepada anak-anak tentang makna dan pentingnya berbagi. 


#SedekahRefleksikanIman

UPDATE #6
21 Desember 2017

Respon Positif Mustahik Cisaranten

Rumah Yatim area Jawa Barat menyalurkan bantuan sembako untuk 150 masyarakat pra sejahtera, di pemukiman Cisaranten Kulon RW 07, kota Bandung, Kamis (21/12). Aksi tersebut mendapat respon positif dari masyarakat prasejahtera di pemukiman tersebut.

Salah seorang masyarakat pra sejahtera, Mulyati mengungkapkan bantuan yang diberikan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat setempat, dimana rata-rata pekerjaan di permukiman tersebut hanya sebagai kuli bangunan, dengan penghasilan tidak menetap.

"Alhamdulillah santunan ini bisa memenuhi kebutuhan kami." Terang Mulyati saat di wawancarai, Kamis (21/12).

Mulyati sendiri mengaku pekerjaan suami nya sendiri hanya menjadi kuli bangunan. Dimana seorang kuli bangunan harus menghidupi 4 orang anaknya. Jadi sangat bermanfaat sekali bantunan tersebut.

Hal senada juga diakui Ibu 55 tahun ini, Rumah Yatim sudah dua kali menyalurkan santunan tersebut. Hal ini membuat masyarakat setempat senang.

"Alhamdulillah dari Rumah Yatim sudah dua kali memberikan santunan." Imbuh Mulyati

Mulyati berharap Rumah Yatim mendapat limpahan rezeki yang berkah, karena semakin banyak membantu, semakin besar pula rahmat yang diberikan tuhan untuk Rumah Yatim.

 

#SedekahRefleksikanIman

UPDATE #5
20 Desember 2017

Rumah Yatim Santuni Lansia Terlantar Asal Sleman

Dilansir okezone.com, angka lanjut usia (lansia) yang terlantar di negeri ini cukup tinggi. Dimana 2,1 juta lansia terlantar. Bahkan sebanyak 1,8 juta lansia juga berpotensi terlantar. Kondisi tersebut harus mendapat perhatian serius supaya angka lansia terlantar bisa ditekan.

Rumah Yatim yang telah resmi menjadi Lembaga Amil Zakat (LAZ) skala nasional atau LAZNAS dengan program kemanusiaan berupaya membantu para lansia terlantar untuk bisa menikmati hidup dengan layak.

Ratusan lansia terlantar di berbagai wilayah mulai dari kota sampai desa sudah diberi bantuan oleh Rumah Yatim, mereka ada yang diberi bantuan tunai peduli sesama, biaya hidup, sembako ada pula yang mendapat pelayanan kesehatan cuma-cuma.

Salah satu lansia yang telah mendapatkan manfaat dari Rumah Yatim adalah Giyanti (81), wanita renta asal Desa Sanggrahan Mlati Sleman Yogyakarta ini sudah puluhan tahun hidup di gubuk reyot tak terawat. Tak sendiri, ia hidup bersama cucu kecilnya yang sudah piatu dan telah ditinggal pergi ayahnya entah kemana.

Menurut penuturan Giyanti kepada Tosin Koswara salah satu tim relawan Rumah Yatim, untuk memenuhi kebutuhan hidup ia hanya mengandalkan uluran tangan tetangga. Usia rentannya sudah tak kuat lagi diajak mencari sesuap nasi. Untuk biaya sekolah cucunya yang masih duduk di bangku sekolah dasar pun mengandalkan kebaikan para tetangga.

"Alhamdulillah banyak tetangga yang peduli kepada kami, mereka secara bergantian mengirimkan makanan ke rumah. Kadang mereka pun selalu memberikan uang jajan atau buku tulis kepada cucu saya, Alhamdulillah," papar Giyanti.

Tubuh kurus tak terawat, itulah perawakan dari Giyanti.

Sudah tahunan Giyanti menderita penyakit gondok yang menimbulkan benjolan besar di lehernya. Sudah tahunan pula ia menahan rasa sakit yang mengakibatkan ia sulit makan, minum, menelan dan berbicara.

Meski dilanda berbagai cobaan, Giyanti tak pernah mengungkapkan keluhan kepada tetangga maupun kepada Rumah Yatim Yogyakarta yang tengah berkunjung ke kediamannya.

Ketegaran Giyanti menjalani hidup di hari tuanya telah mendorong Rumah Yatim untuk memberikan santunan tunai biaya hidup.

" Semoga bermanfaat ya Bu, semoga santunan ini bisa digunakan untuk berobat dan membeli kebutuhan sehari-hari," ungkap Tosin

Betapa bahagianya Giyanti ketika menerima santunan tersebut, tak henti ia mengucapkan terima kasih kepada Rumah Yatim dan para donatur yang telah peduli kepada ia dan cucunya.

#ZakatUntukPerubahan

UPDATE #4
20 Desember 2017

Ungkapan Senang Penerima Baksos Rumah Yatim

Bandung – Direktorat Pemberdayaan area Jawa Barat Rumah Yatim, mendapat tanggapan positif dari beberapa Kaum dhuafa dalam acara bakti sosial yang diselenggarakan Rumah Yatim dan gabungan Majelis taklim Al-intisabi, Sabtu (25/11) di Komplek Permata Biru, Cileunyi Kabupaten Bandung. Acara bakti sosial merupakan rangkaian program berupa layanan kesehatan, pengobatan gratis dan pembagian sembako kepada 100 kaum dhuafa.

Salah satu warga prasejahtera lingkungan permata biru, Nunung Hasanah mengungkapkan rasa senang nya atas bantuan yang diterimanya dari rumah yatim berupa sembako.

“Alhamdulillah ke bantu, rasanya tak bisa diungkapkan. Senang alhamdulillah.” Ungkap wanita 42 tahun ini kepada Tim Jurnalis rumah yatim, Sabtu (25/11).

Nunung juga mengungkapkan kegiatan sehari-harinya hanyalah membantu suami ikut mencari barang rongsokan.

“Suami hanya pemulung rongsok dan ga tentu penghasilannya. Terkadang sehari mendapat 30-50 ribu.” Terang Ibu 3 anak ini.
Kemudian harapan Nunung untuk rumah yatim ini bahwa dirinya sangat bersyukur dengan adanya bantuan ini, sehingga dirinya merasa terbantu. Serta Nunung mendoakan untuk program rumah yatim ke depannya bisa sukses dan lancar.

Selain itu, nunung menambahkan dengan lebih banyak nya membantu kepada sesama dan orang-orang tidak mampu, akan menjadi lahan pahala dan rezeki yang terus mengalir.

UPDATE #3
20 Desember 2017

Bantuan Sembako untuk 100 Mustahik

Rumah Yatim area Kalimantan cabang Balikpapan tuntas melaksanakan misi membagikan santunan sembako kepada 100 mustahik di Jalan Jendral Sudirman Kelurahan Damai Kota Kampung Nelayan, Sabtu (25/11). Para mustahik terdiri dari lansia, yatim dan dhuafa.

 

Masyarakat terlihat begitu antusias menyambut kedatangan tim relawan RY yang gotong royong membagikan setiap santunan sembako pada mereka yang hak. Ekspresi bahagia terwakili dari wajah mereka saat mereka menerima paket sembako. Namun dibalik wajah bahagia para mustahik, ada sebagian yang justru meneteskan air mata.

 

“Saat kita membagikan sembako, ada beberapa lansia yang menangis, seperti pak Abdurrahman (46). Beliau sudah 3 tahun sakit stroke bahkan beliau sudah tidak bisa lagi berbicara. Setelah menerima sembako beliau langsung menangis bahagia”, ungkap Deni Kepala Asrama Area Kalimanta, menjelaskan ekspresi bahagia seorang lansia penderita stroke (25/11).

 

Melalui perwakilan Yamani, Ketua RT setempat juga menyampaikan ucapan terima kasihnya pada Rumah Yatim yang tanggap memberikan bantuan sembako pada masyarakatnya.

“Terimakasih Rumah Yatim sudah memberikan kami bantuan. Semoga Rumah Yatim terus menerus memberikan manfaat yang terbaik kepada masyarakat seluas-luasnya”, uangkap Yamani dalam sambutannya (25/11).

 

#ZakatuntukPerubahan

UPDATE #2
19 Desember 2017

Rumah Yatim NTB akan Salurkan Sembako di Lombok Utara

Dalam rangka memperingati Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) yang jatuh pada tanggal 20 Desember mendatang, Rumah Yatim NTB akan menggelar kegiatan penyaluran ratusan paket sembako untuk warga prasejahtera Kabupaten Lombok Utara.

Kegiatan ini akan digelar Kamis (07/12) besok di halaman kantor Bupati Kabupaten Lombok Utara.

Rumah Yatim siap menyalurkan 150 paket sembako berisi minyak goreng, mie instan, gula pasir, kecap dan teh.

Amir selaku Kepala Cabang Rumah Yatim NTB mengatakan bahwa keterlibatan Rumah Yatim di acara tersebut itu atas undangan dari pihak Dinsos provinsi NTB.

"Mohon doanya semoga kegiatan besok berjalan dengan sukses dan lancar," ujar Amir

 

UPDATE #1
19 Desember 2017

RY Jakarta Sambut Tahun Baru dengan Kantor Baru

Menyambut tahun baru 2018 yang tinggal menghitung hari, Rumah Yatim Jakarta sibuk mempersiapkan acara Launching Kantor Kas baru. Rencanannya kantor kas baru ini akan ada di Tambun Bekasi, Cawang Baru, Cipinang Jaya Raya dan Gandaria.

“Hari ini kami sedang konsen untuk pengepakan sembako yang akan disalurkan pada acara Opening Kantor Kas baru mendatang,” ujar salah seorang Relawan Rumah Yatim, Ali Ridwan (41) yang akrab disapa Bang Ali saat tengah bertugas mengepak sembako (11/12).

Kantor Kas baru ini diharapkan mampu memperluas manfaat keberadaan Rumah Yatim bagi warga sekitar, khususnya untuk para mustahik. Selain itu para donatur sekitar lokasi kantor kas baru Rumah Yatim juga lebih mudah mengakses kegiatan-kegiatan Rumah Yatim dengan berkunjung ke Kantor Kas Terdekat.

“Tujuan pengadaan kantor kas baru adalah untuk meningkatkan fasilitas pelayanan Rumah Yatim khusunya area Jakarta, yaitu bagi para donatur dan mustahik,” terang Dadan, Manajer Area Rumah Yatim Jakarta.

Dadan beserta segenap pengurus Rumah Yatim area Jakarta berharap agar Rumah Yatim menjadi Lembaga Amil Zakat Nasional yang mampu mewujudkan peningkatan IPM umat dan terunggul dalam penerimaan, pengadministrasian dan penyaluran dana ZISWAHIB di Indonesia. Tentunya hal itu tak mungkin tercapai tanpa dukungan dari para donatur

Tanggal Nominal
khairun
12 Desember 2017
Rp 50.618
Hamba Allah
19 Desember 2017
Rp 25.488
aulia rio phasa
23 Desember 2017
Rp 1.000.351
Hamba Allah
23 Desember 2017
Rp 1.000.470
Hamba Allah
25 Desember 2017
Rp 25.879
Ibrahim galih akbar
29 Desember 2017
Rp 1.000.995
Usni Candra
1 Januari 2018
Rp 500.000
Hamba Allah
1 Januari 2018
Rp 200.218
Hamba Allah
1 Januari 2018
Rp 1.000.663
Hamba Allah
2 Januari 2018
Rp 25.334
Hamba Allah
3 Januari 2018
Rp 100.744
Hamba Allah
5 Januari 2018
Rp 1.000.782
Hamba Allah
8 Januari 2018
Rp 25.102
Hamba Allah
10 Januari 2018
Rp 25.466
Hamba Allah
11 Januari 2018
Rp 170.000
Hamba Allah
11 Januari 2018
Rp 170.000
Hamba Allah
11 Januari 2018
Rp 200.752
Hamba Allah
18 Januari 2018
Rp 25.120
Hamba Allah
19 Januari 2018
Rp 100.336
Hamba Allah
19 Januari 2018
Rp 200.000
Hamba Allah
19 Januari 2018
Rp 100.781
Hamba Allah
20 Januari 2018
Rp 50.856
Hamba Allah
24 Januari 2018
Rp 100.263
Hamba Allah
26 Januari 2018
Rp 135.195
Hamba Allah
26 Januari 2018
Rp 70.162
Hamba Allah
26 Januari 2018
Rp 20.699
Hamba Allah
26 Januari 2018
Rp 350.796
Hamba Allah
29 Januari 2018
Rp 100.428
Hamba Allah
31 Januari 2018
Rp 50.300
Hamba Allah
31 Januari 2018
Rp 100.997
Hamba Allah
2 Februari 2018
Rp 70.180
Hamba Allah
1 Februari 2018
Rp 30.916
Hamba Allah
2 Februari 2018
Rp 150.909
Mustika Hayati
6 Februari 2018
Rp 500.484
Hamba Allah
6 Februari 2018
Rp 20.287
Hamba Allah
8 Februari 2018
Rp 100.184
Hamba Allah
9 Februari 2018
Rp 200.870
Hamba Allah
12 Februari 2018
Rp 300.469
Hamba Allah
14 Februari 2018
Rp 200.772
Hamba Allah
16 Februari 2018
Rp 11.590
Hamba Allah
16 Februari 2018
Rp 50.344
Hamba Allah
23 Februari 2018
Rp 50.938
Hamba Allah
26 Februari 2018
Rp 69.000
Rachman firmansyah abdurahman
27 Februari 2018
Rp 500.217
Hamba Allah
27 Februari 2018
Rp 200.272
Hamba Allah
1 Maret 2018
Rp 1.000.386
Hamba Allah
2 Maret 2018
Rp 50.471
Silvia Damayanti
2 Maret 2018
Rp 200.701
Hamba Allah
4 Maret 2018
Rp 1.000.693
Hamba Allah
6 Maret 2018
Rp 50.456
Hamba Allah
8 Maret 2018
Rp 50.747
Hamba Allah
14 Maret 2018
Rp 100.000
Hamba Allah
20 Maret 2018
Rp 500.479
Hamba Allah
20 Maret 2018
Rp 25.563
Hamba Allah
24 Maret 2018
Rp 250.171
Nugroho Adipramono
25 Maret 2018
Rp 100.244
Hamba Allah
25 Maret 2018
Rp 150.405
Hamba Allah
26 Maret 2018
Rp 150.156
Hamba Allah
28 Maret 2018
Rp 50.554
Hamba Allah
28 Maret 2018
Rp 50.377
bella
29 Maret 2018
Rp 5.000.718
Hamba Allah
31 Maret 2018
Rp 50.525
Hamba Allah
31 Maret 2018
Rp 50.629
Hamba Allah
31 Maret 2018
Rp 50.654
Hamba Allah
31 Maret 2018
Rp 200.000
Hamba Allah
4 April 2018
Rp 200.863
Hamba Allah
4 April 2018
Rp 50.460
Hamba Allah
5 April 2018
Rp 200.126
Hamba Allah
6 April 2018
Rp 50.641
Hamba Allah
6 April 2018
Rp 10.788
Hamba Allah
9 April 2018
Rp 20.480
Hamba Allah
11 April 2018
Rp 1.000.908
Hamba Allah
11 April 2018
Rp 100.743
Hamba Allah
11 April 2018
Rp 100.316
Hamba Allah
13 April 2018
Rp 150.700
Hamba Allah
13 April 2018
Rp 100.601
Hamba Allah
18 April 2018
Rp 50.776
Hamba Allah
18 April 2018
Rp 15.279
Hamba Allah
18 April 2018
Rp 100.653
Hamba Allah
20 April 2018
Rp 100.974
Hamba Allah
20 April 2018
Rp 100.780
Hamba Allah
20 April 2018
Rp 500.686
Hamba Allah
20 April 2018
Rp 22.623
Hamba Allah
21 April 2018
Rp 21.261
Ardiansyah Agung Pribawa
22 April 2018
Rp 1.500.944
Hamba Allah
24 April 2018
Rp 30.838
Hamba Allah
25 April 2018
Rp 150.770
Hamba Allah
26 April 2018
Rp 50.983
Hamba Allah
26 April 2018
Rp 165.513
Hamba Allah
26 April 2018
Rp 50.217
Hamba Allah
27 April 2018
Rp 100.196
Hamba Allah
29 April 2018
Rp 200.757
Hamba Allah
29 April 2018
Rp 30.894
Hamba Allah
30 April 2018
Rp 1.500.854
Hamba Allah
30 April 2018
Rp 150.210
Hamba Allah
30 April 2018
Rp 1.000.970
Hamba Allah
1 Mei 2018
Rp 50.712
Hamba Allah
2 Mei 2018
Rp 1.500.562
Hamba Allah
4 Mei 2018
Rp 1.500.120
Hamba Allah
5 Mei 2018
Rp 50.237
Hamba Allah
6 Mei 2018
Rp 500.980
Hamba Allah
7 Mei 2018
Rp 100.728
Hamba Allah
8 Mei 2018
Rp 1.500.679
Hamba Allah
8 Mei 2018
Rp 43.397
Hamba Allah
11 Mei 2018
Rp 50.394
Achmad Khairul Anam
12 Mei 2018
Rp 1.500.662
Hamba Allah
14 Mei 2018
Rp 1.500.855
Hamba Allah
14 Mei 2018
Rp 200.764
Hamba Allah
15 Mei 2018
Rp 22.254
Hamba Allah
16 Mei 2018
Rp 200.378
Hamba Allah
16 Mei 2018
Rp 1.500.444
Hamba Allah
17 Mei 2018
Rp 100.359
Hamba Allah
18 Mei 2018
Rp 1.000.563
Hamba Allah
18 Mei 2018
Rp 200.210
Hamba Allah
19 Mei 2018
Rp 140.392
Hamba Allah
21 Mei 2018
Rp 1.500.447
Hamba Allah
22 Mei 2018
Rp 100.243
Hamba Allah
23 Mei 2018
Rp 250.922
Hamba Allah
23 Mei 2018
Rp 100.383
Hamba Allah
25 Mei 2018
Rp 100.393
Hamba Allah
24 Mei 2018
Rp 1.000.319
Hamba Allah
24 Mei 2018
Rp 10.742
Hamba Allah
25 Mei 2018
Rp 100.000
Hamba Allah
25 Mei 2018
Rp 200.853
Hamba Allah
25 Mei 2018
Rp 100.247
Hamba Allah
25 Mei 2018
Rp 100.986
Hamba Allah
25 Mei 2018
Rp 50.951
Hamba Allah
27 Mei 2018
Rp 100.828
Hamba Allah
27 Mei 2018
Rp 50.953
Gea ardiana
27 Mei 2018
Rp 100.000
Hamba Allah
27 Mei 2018
Rp 150.689
andi putra
27 Mei 2018
Rp 100.673
Hamba Allah
29 Mei 2018
Rp 1.000.593
Hamba Allah
30 Mei 2018
Rp 100.336
Hamba Allah
30 Mei 2018
Rp 50.684
Hamba Allah
30 Mei 2018
Rp 10.649
Hamba Allah
31 Mei 2018
Rp 1.000.000
Hamba Allah
31 Mei 2018
Rp 100.480
Hamba Allah
1 Juni 2018
Rp 100.583
Hamba Allah
1 Juni 2018
Rp 30.357
Hamba Allah
2 Juni 2018
Rp 20.269
Hamba Allah
3 Juni 2018
Rp 50.435
Hamba Allah
3 Juni 2018
Rp 100.232
Bahpari
3 Juni 2018
Rp 100.831
Hamba Allah
3 Juni 2018
Rp 150.767
Hamba Allah
3 Juni 2018
Rp 100.891
Hamba Allah
5 Juni 2018
Rp 100.214
Hamba Allah
6 Juni 2018
Rp 20.549
Pratiwi Ayu
6 Juni 2018
Rp 150.388
Hamba Allah
7 Juni 2018
Rp 1.000.561
Memi Julistia
6 Juni 2018
Rp 100.734
Dhanada Vidia A
7 Juni 2018
Rp 633.163
Indriany
7 Juni 2018
Rp 50.801
Hamba Allah
7 Juni 2018
Rp 20.664
Hamba Allah
8 Juni 2018
Rp 1.000.586
Hilman Alfian
8 Juni 2018
Rp 200.650
Hamba Allah
8 Juni 2018
Rp 42.644
Hamba Allah
8 Juni 2018
Rp 50.422
Hamba Allah
9 Juni 2018
Rp 1.000.378
Hamba Allah
9 Juni 2018
Rp 50.604
Hamba Allah
10 Juni 2018
Rp 50.168
Hamba Allah
10 Juni 2018
Rp 500.778
Hamba Allah
10 Juni 2018
Rp 700.372
Hamba Allah
10 Juni 2018
Rp 1.000.740
Hamba Allah
10 Juni 2018
Rp 75.314
Hamba Allah
11 Juni 2018
Rp 500.133
Hamba Allah
12 Juni 2018
Rp 20.798
Hamba Allah
12 Juni 2018
Rp 100.802
Hamba Allah
12 Juni 2018
Rp 100.384
Hamba Allah
12 Juni 2018
Rp 100.390
Hamba Allah
12 Juni 2018
Rp 500.366
Hamba Allah
13 Juni 2018
Rp 300.620
Hamba Allah
13 Juni 2018
Rp 500.273
Hamba Allah
14 Juni 2018
Rp 100.765
Hamba Allah
14 Juni 2018
Rp 1.000.400
Hamba Allah
14 Juni 2018
Rp 300.393
Hamba Allah
14 Juni 2018
Rp 500.475
Hamba Allah
14 Juni 2018
Rp 1.750.187
Hamba Allah
14 Juni 2018
Rp 300.695
Hamba Allah
14 Juni 2018
Rp 500.888
Hamba Allah
14 Juni 2018
Rp 600.324
Hamba Allah
14 Juni 2018
Rp 100.945
Hamba Allah
16 Juni 2018
Rp 2.000.792
Hamba Allah
17 Juni 2018
Rp 100.124
Hamba Allah
20 Juni 2018
Rp 100.343
ALM. Bpk. Royali
20 Juni 2018
Rp 100.582
Hamba Allah
21 Juni 2018
Rp 100.689
Hamba Allah
22 Juni 2018
Rp 300.466
Hamba Allah
22 Juni 2018
Rp 50.915
Hamba Allah
23 Juni 2018
Rp 2.000.496
Hamba Allah
23 Juni 2018
Rp 100.782
Hamba Allah
24 Juni 2018
Rp 40.140
Hamba Allah
24 Juni 2018
Rp 100.592
Hamba Allah
24 Juni 2018
Rp 100.684
Hamba Allah
24 Juni 2018
Rp 700.675
Hamba Allah
25 Juni 2018
Rp 100.222
Hamba Allah
25 Juni 2018
Rp 100.000
Hamba Allah
25 Juni 2018
Rp 50.872
Hamba Allah
26 Juni 2018
Rp 100.809
Hamba Allah
26 Juni 2018
Rp 100.152
Hamba Allah
28 Juni 2018
Rp 33.850
Hamba Allah
28 Juni 2018
Rp 600.513
FACHRI RAHADI
28 Juni 2018
Rp 200.412
Hamba Allah
28 Juni 2018
Rp 120.000
Hamba Allah
28 Juni 2018
Rp 737.162
Ronny Risnandar
28 Juni 2018
Rp 50.297
ptwk
28 Juni 2018
Rp 10.000.219
Hamba Allah
28 Juni 2018
Rp 50.102
Hamba Allah
29 Juni 2018
Rp 50.638
Anindita Puntodewo
29 Juni 2018
Rp 100.365
Anindita Puntodewo
29 Juni 2018
Rp 100.245
Hamba Allah
29 Juni 2018
Rp 248.301
Hamba Allah
30 Juni 2018
Rp 50.836
Hamba Allah
30 Juni 2018
Rp 60.330
Hamba Allah
1 Juli 2018
Rp 20.727
Ninik Cyntia
1 Juli 2018
Rp 1.000.857
Hamba Allah
2 Juli 2018
Rp 1.300.305
Hamba Allah
2 Juli 2018
Rp 25.939
Hamba Allah
2 Juli 2018
Rp 200.767
Hamba Allah
2 Juli 2018
Rp 150.960
Hamba Allah
2 Juli 2018
Rp 1.000.490
Hamba Allah
2 Juli 2018
Rp 100.997
Hamba Allah
3 Juli 2018
Rp 700.166
Peny wuryatmi
3 Juli 2018
Rp 150.464
Hamba Allah
3 Juli 2018
Rp 100.617
Hamba Allah
3 Juli 2018
Rp 62.729
Hamba Allah
4 Juli 2018
Rp 2.000.700
Hamba Allah
5 Juli 2018
Rp 20.955
Hamba Allah
6 Juli 2018
Rp 20.778
Hamba Allah
6 Juli 2018
Rp 500.876
Hamba Allah
6 Juli 2018
Rp 500.189
Hamba Allah
6 Juli 2018
Rp 20.798
Hamba Allah
6 Juli 2018
Rp 50.863
Hamba Allah
6 Juli 2018
Rp 48.206
Hamba Allah
7 Juli 2018
Rp 100.245
Hamba Allah
8 Juli 2018
Rp 50.639
Rida Andari
8 Juli 2018
Rp 100.970
Hamba Allah
9 Juli 2018
Rp 50.961
Hamba Allah
9 Juli 2018
Rp 100.855
Hamba Allah
9 Juli 2018
Rp 50.725
Hamba Allah
9 Juli 2018
Rp 500.701
Hamba Allah
9 Juli 2018
Rp 100.511
Hamba Allah
10 Juli 2018
Rp 100.765
Hamba Allah
10 Juli 2018
Rp 50.138
Hamba Allah
10 Juli 2018
Rp 100.226
Hamba Allah
10 Juli 2018
Rp 50.710
Hamba Allah
11 Juli 2018
Rp 50.978
Hamba Allah
11 Juli 2018
Rp 30.217
Hamba Allah
12 Juli 2018
Rp 50.625
Hamba Allah
12 Juli 2018
Rp 50.360
Hamba Allah
12 Juli 2018
Rp 50.357
Hamba Allah
13 Juli 2018
Rp 45.990
Hamba Allah
14 Juli 2018
Rp 50.823
Hamba Allah
15 Juli 2018
Rp 25.393
Hamba Allah
15 Juli 2018
Rp 100.208
Hamba Allah
16 Juli 2018
Rp 50.662
Hamba Allah
17 Juli 2018
Rp 100.817
Hamba Allah
17 Juli 2018
Rp 50.909
Nugroho Adipramono
17 Juli 2018
Rp 100.683
IRMA BUDI LESTARI
18 Juli 2018
Rp 300.832
Hamba Allah
19 Juli 2018
Rp 50.461
Hamba Allah
19 Juli 2018
Rp 350.429
Hamba Allah
19 Juli 2018
Rp 200.535
Hamba Allah
20 Juli 2018
Rp 50.378
Hamba Allah
23 Juli 2018
Rp 50.356
Hamba Allah
23 Juli 2018
Rp 50.131
Hamba Allah
24 Juli 2018
Rp 20.697
Mahisa bagus pribadi
24 Juli 2018
Rp 250.960
Hamba Allah
25 Juli 2018
Rp 350.531
Hamba Allah
25 Juli 2018
Rp 250.336
Hamba Allah
26 Juli 2018
Rp 50.149
Hamba Allah
26 Juli 2018
Rp 50.140
Hamba Allah
26 Juli 2018
Rp 500.138
Hamba Allah
27 Juli 2018
Rp 150.270
Hamba Allah
29 Juli 2018
Rp 50.875
Hamba Allah
29 Juli 2018
Rp 1.000.321
Hamba Allah
30 Juli 2018
Rp 200.940
Hamba Allah
30 Juli 2018
Rp 50.745
Hamba Allah
30 Juli 2018
Rp 500.975
Hamba Allah
31 Juli 2018
Rp 1.000.152
Hamba Allah
1 Agustus 2018
Rp 100.615
Hamba Allah
1 Agustus 2018
Rp 600.629
Hamba Allah
1 Agustus 2018
Rp 830.258
Hamba Allah
1 Agustus 2018
Rp 241.093
Hamba Allah
2 Agustus 2018
Rp 100.352
Hamba Allah
3 Agustus 2018
Rp 100.518
Hamba Allah
3 Agustus 2018
Rp 300.474
Hamba Allah
3 Agustus 2018
Rp 50.157
WINDA WARIDA
4 Agustus 2018
Rp 50.324
Hamba Allah
4 Agustus 2018
Rp 500.320
Hamba Allah
4 Agustus 2018
Rp 300.227
Hamba Allah
5 Agustus 2018
Rp 123.121
Hamba Allah
5 Agustus 2018
Rp 5.000.155
FACHRI RAHADI
22 Agustus 2018
Rp 50.184
Hamba Allah
9 September 2018
Rp 50.773
Hamba Allah
20 September 2018
Rp 350.988
Hamba Allah
20 September 2018
Rp 1.500.654
Hamba Allah
25 September 2018
Rp 20.181
Hamba Allah
26 September 2018
Rp 137.643
Hamba Allah
28 September 2018
Rp 100.709
Alvin
8 Oktober 2018
Rp 190.830
Hamba Allah
14 Oktober 2018
Rp 25.724
Hamba Allah
16 Oktober 2018
Rp 100.155
Hadi Purwanto
17 Oktober 2018
Rp 20.597
Hamba Allah
19 Oktober 2018
Rp 100.969
Hamba Allah
20 Oktober 2018
Rp 200.190
Hamba Allah
23 Oktober 2018
Rp 100.793
Hamba Allah
24 Oktober 2018
Rp 120.351
Hadi Purwanto
24 Oktober 2018
Rp 20.750
Hamba Allah
25 Oktober 2018
Rp 50.813
Hamba Allah
26 Oktober 2018
Rp 150.106
amelia
26 Oktober 2018
Rp 50.759
Odis raysa hallatu
28 Oktober 2018
Rp 100.383
Hamba Allah
28 Oktober 2018
Rp 100.950
Annisa
30 Oktober 2018
Rp 100.656
Asep Hendra Hendrian
31 Oktober 2018
Rp 500.468
Wahyu Channel
31 Oktober 2018
Rp 100.383
Agus Darmawan
1 November 2018
Rp 100.250
Hamba Allah
1 November 2018
Rp 30.274
Hamba Allah
2 November 2018
Rp 500.932
Hamba Allah
2 November 2018
Rp 100.152
Hamba Allah
3 November 2018
Rp 1.000.751
Hamba Allah
3 November 2018
Rp 40.619
Hamba Allah
3 November 2018
Rp 150.579
Hamba Allah
4 November 2018
Rp 200.416
Hamba Allah
4 November 2018
Rp 50.752
Hamba Allah
4 November 2018
Rp 52.572
Hamba Allah
6 November 2018
Rp 200.579
Hamba Allah
9 November 2018
Rp 20.113
ZPO Printing
9 November 2018
Rp 200.776
Hamba Allah
9 November 2018
Rp 2.410.964
Hamba Allah
10 November 2018
Rp 100.755
Hamba Allah
11 November 2018
Rp 1.000.402
Hamba Allah
12 November 2018
Rp 50.303
Hamba Allah
13 November 2018
Rp 100.842
Hamba Allah
14 November 2018
Rp 200.406
Hamba Allah
16 November 2018
Rp 25.805
Hamba Allah
19 November 2018
Rp 100.977
Hamba Allah
21 November 2018
Rp 200.531
Ilva Nurhidayatillah
22 November 2018
Rp 100.564
Hamba Allah
23 November 2018
Rp 20.803
Hamba Allah
23 November 2018
Rp 300.311
Hamba Allah
23 November 2018
Rp 100.550
Hamba Allah
23 November 2018
Rp 250.188
Hamba Allah
24 November 2018
Rp 50.539
Hamba Allah
26 November 2018
Rp 15.794
Syofian76
30 November 2018
Rp 500.147
Hamba Allah
1 Desember 2018
Rp 100.513
Hamba Allah
3 Desember 2018
Rp 23.330
Hamba Allah
3 Desember 2018
Rp 80.809
Hamba Allah
3 Desember 2018
Rp 50.795
Cresna Ponthy
5 Desember 2018
Rp 1.260.782
Hamba Allah
5 Desember 2018
Rp 100.330
Hamba Allah
7 Desember 2018
Rp 10.283
Deriqqa Mawaddah Yulfa
7 Desember 2018
Rp 150.309
Hamba Allah
9 Desember 2018
Rp 10.365
Hamba Allah
11 Desember 2018
Rp 100.506
Hamba Allah
11 Desember 2018
Rp 50.738
Hamba Allah
11 Desember 2018
Rp 50.183
Hamba Allah
12 Desember 2018
Rp 500.825
Bambang Wahyudi
13 Desember 2018
Rp 200.358
Hamba Allah
13 Desember 2018
Rp 1.000.783
Hamba Allah
13 Desember 2018
Rp 20.983
Hamba Allah
14 Desember 2018
Rp 10.225
Hamba Allah
14 Desember 2018
Rp 10.972
Hamba Allah
14 Desember 2018
Rp 150.586
Hamba Allah
16 Desember 2018
Rp 15.248
Hamba Allah
16 Desember 2018
Rp 50.751
Hamba Allah
16 Desember 2018
Rp 500.997
Hamba Allah
16 Desember 2018
Rp 50.274
Hamba Allah
19 Desember 2018
Rp 50.465
Hamba Allah
20 Desember 2018
Rp 461.089
Hamba Allah
20 Desember 2018
Rp 50.886
Irham Fauzan
21 Desember 2018
Rp 500.960
UANG MAKAN 77
28 Desember 2018
Rp 659.729
UANG MAKAN 77
10 Januari 2019
Rp 500.607
Hamba Allah
16 Januari 2019
Rp 30.693
Hamba Allah
20 Januari 2019
Rp 500.253
Hamba Allah
23 Januari 2019
Rp 1.000.568
Hamba Allah
28 Januari 2019
Rp 50.491
WIS 77 FEB
3 Februari 2019
Rp 550.708
Hamba Allah
4 Februari 2019
Rp 1.000.828
Hamba Allah
12 Februari 2019
Rp 500.810
350+315
15 Februari 2019
Rp 665.221
Hamba Allah
21 Februari 2019
Rp 50.369
Hamba Allah
23 Februari 2019
Rp 400.193
Ardi Yudha
27 Februari 2019
Rp 200.571
Hamba Allah
27 Februari 2019
Rp 100.557
Hamba Allah
28 Februari 2019
Rp 100.513
Rury Septiani
1 Maret 2019
Rp 100.989
550k
1 Maret 2019
Rp 550.841
Hamba Allah
1 Maret 2019
Rp 150.386
Hamba Allah
3 Maret 2019
Rp 1.000.299
Hamba Allah
3 Maret 2019
Rp 200.433
Hamba Allah
4 Maret 2019
Rp 100.440
Santri
4 Maret 2019
Rp 15.735
Hamba Allah
6 Maret 2019
Rp 100.783
2.710k
7 Maret 2019
Rp 2.710.407
Hamba Allah
7 Maret 2019
Rp 100.969
Hamba Allah
8 Maret 2019
Rp 100.364
Hamba Allah
8 Maret 2019
Rp 25.669
Dedy Hermawan
11 Maret 2019
Rp 100.127
Hamba Allah
13 Maret 2019
Rp 10.693
Hamba Allah
13 Maret 2019
Rp 100.871
Hamba Allah
14 Maret 2019
Rp 100.724
toni prasetio
15 Maret 2019
Rp 25.585
Hamba Allah
19 Maret 2019
Rp 100.628
Hamba Allah
19 Maret 2019
Rp 50.378
Hamba Allah
21 Maret 2019
Rp 10.580
Hamba Allah
22 Maret 2019
Rp 50.628
Nugroho Adipramono
22 Maret 2019
Rp 100.593
Hamba Allah
23 Maret 2019
Rp 250.383
Muhammad Naf'an Afrieliyanto
23 Maret 2019
Rp 100.793
Hamba Allah
23 Maret 2019
Rp 150.669
Hamba Allah
24 Maret 2019
Rp 105.120
Hamba Allah
24 Maret 2019
Rp 100.141
Hamba Allah
24 Maret 2019
Rp 200.804
Hamba Allah
25 Maret 2019
Rp 10.839
Hamba Allah
27 Maret 2019
Rp 150.821
Hamba Allah
28 Maret 2019
Rp 15.124
Hamba Allah
29 Maret 2019
Rp 20.429
Hamba Allah
1 April 2019
Rp 500.471
toni prasetio
31 Maret 2019
Rp 20.349
Mirsal Mustafa
1 April 2019
Rp 25.000
Hamba Allah
3 April 2019
Rp 50.321
Hamba Allah
6 April 2019
Rp 150.756
Another 2.710k
8 April 2019
Rp 2.710.757
Hamba Allah
11 April 2019
Rp 100.177
Hamba Allah
12 April 2019
Rp 250.477
Hamba Allah
16 April 2019
Rp 210.251
Hamba Allah
18 April 2019
Rp 10.529
Aninditta Nadya
18 April 2019
Rp 500.770
Hamba Allah
19 April 2019
Rp 50.138
Hamba Allah
26 April 2019
Rp 500.997
Hamba Allah
27 April 2019
Rp 50.498
Hamba Allah
3 Mei 2019
Rp 50.330
UANG UMMAT, NEGARA, KEBUTUHAN UMUM
7 Mei 2019
Rp 1.815.348
Hamba Allah
9 Mei 2019
Rp 200.255
Hamba Allah
17 Mei 2019
Rp 25.644
Hamba Allah
17 Mei 2019
Rp 200.433
Hamba Allah
24 Mei 2019
Rp 35.674
MEGA LISTIAWATI
26 Mei 2019
Rp 100.000
Hamba Allah
27 Mei 2019
Rp 50.429
SHINTA ARDIANTI
30 Mei 2019
Rp 200.000
Hamba Allah
2 Juni 2019
Rp 900.514
Hamba Allah
3 Juni 2019
Rp 30.186
Hamba Allah
7 Juni 2019
Rp 20.157
Hamba Allah
9 Juni 2019
Rp 250.000
Verna
18 Juni 2019
Rp 250.256
Hadi Purwanto
21 Juni 2019
Rp 50.984
Hamba Allah
21 Juni 2019
Rp 100.492
Hamba Allah
21 Juni 2019
Rp 342.727
Hamba Allah
27 Juni 2019
Rp 50.608
TSANYA FUADY
27 Juni 2019
Rp 10.000
ASTRID
28 Juni 2019
Rp 100.021
ASMI PUTRIANTI
30 Juni 2019
Rp 330.000
Muhammad Yoga Edwinsyah
7 Juli 2019
Rp 10.000
INDRA PINANDITA
18 Juli 2019
Rp 10.000
Hamba Allah
25 Juli 2019
Rp 25.000
Hamba Allah
25 Juli 2019
Rp 2.700.645
Hamba Allah
26 Juli 2019
Rp 10.873
Hamba Allah
26 Juli 2019
Rp 100.392
Hamba Allah
26 Juli 2019
Rp 15.765
Hamba Allah
28 Juli 2019
Rp 100.922
Hamba Allah
29 Juli 2019
Rp 100.862
Hamba Allah
30 Juli 2019
Rp 10.000
Hamba Allah
30 Juli 2019
Rp 10.202
Seseorang
31 Juli 2019
Rp 150.609
Hamba Allah
1 Agustus 2019
Rp 20.113
Hamba Allah
1 Agustus 2019
Rp 10.852
Hamba Allah
1 Agustus 2019
Rp 150.348
Hamba Allah
1 Agustus 2019
Rp 55.693
Hamba Allah
3 Agustus 2019
Rp 100.364
Hamba Allah
2 Agustus 2019
Rp 100.971
Hamba Allah
3 Agustus 2019
Rp 100.191
Hamba Allah
3 Agustus 2019
Rp 125.000
Hamba Allah
3 Agustus 2019
Rp 275.407
Hamba Allah
3 Agustus 2019
Rp 500.772
Andri Hidayat
3 Agustus 2019
Rp 25.813
Hamba Allah
4 Agustus 2019
Rp 30.342
Hamba Allah
5 Agustus 2019
Rp 20.144
Hamba Allah
5 Agustus 2019
Rp 10.217
Hamba Allah
5 Agustus 2019
Rp 300.293
Hamba Allah
5 Agustus 2019
Rp 50.396
Afina
6 Agustus 2019
Rp 50.509
Hamba Allah
6 Agustus 2019
Rp 20.861
Hamba Allah
6 Agustus 2019
Rp 100.819
Hamba Allah
9 Agustus 2019
Rp 100.347
Hamba Allah
7 Agustus 2019
Rp 101.188
REZA PANDU SETIAJI
7 Agustus 2019
Rp 50.740
Qintha
8 Agustus 2019
Rp 250.552
Hamba Allah
9 Agustus 2019
Rp 50.859
Hamba Allah
9 Agustus 2019
Rp 250.972
Hamba Allah
9 Agustus 2019
Rp 50.100
Hamba Allah
9 Agustus 2019
Rp 100.148
Hamba Allah
10 Agustus 2019
Rp 50.592
Hamba Allah
10 Agustus 2019
Rp 200.750
Hamba Allah
10 Agustus 2019
Rp 1.000.177
ADIES REVA MAHARDITYA Alfatihstudio Inc
10 Agustus 2019
Rp 2.000.000
H Awam dan Hj Rasdiana
11 Agustus 2019
Rp 500.642
Hamba Allah
11 Agustus 2019
Rp 10.645
Hamba Allah
13 Agustus 2019
Rp 25.885
Hamba Allah
14 Agustus 2019
Rp 300.286
Hamba Allah
14 Agustus 2019
Rp 200.471
Hamba Allah
15 Agustus 2019
Rp 100.795
Hamba Allah
15 Agustus 2019
Rp 20.639
Hamba Allah
15 Agustus 2019
Rp 50.631
Hamba Allah
16 Agustus 2019
Rp 10.376
Hamba Allah
16 Agustus 2019
Rp 500.695
ARDITYA WISNU PERDHANA
16 Agustus 2019
Rp 50.467
Hamba Allah
18 Agustus 2019
Rp 50.517
Hamba Allah
18 Agustus 2019
Rp 10.172
Hamba Allah
19 Agustus 2019
Rp 10.214
Alvina martalina
20 Agustus 2019
Rp 300.307
singgih dwi saputro
20 Agustus 2019
Rp 90.152
Hamba Allah
20 Agustus 2019
Rp 1.000.900
Hamba Allah
20 Agustus 2019
Rp 100.199
Hamba Allah
20 Agustus 2019
Rp 50.331
Hamba Allah
20 Agustus 2019
Rp 200.873
Hamba Allah
22 Agustus 2019
Rp 100.916
Hamba Allah
23 Agustus 2019
Rp 50.410
Hamba Allah
23 Agustus 2019
Rp 250.294
Hamba Allah
23 Agustus 2019
Rp 51.020
Le’Diz
23 Agustus 2019
Rp 100.985
Hamba Allah
23 Agustus 2019
Rp 100.912
Hamba Allah
23 Agustus 2019
Rp 100.588
muhidin
23 Agustus 2019
Rp 25.269
Hamba Allah
23 Agustus 2019
Rp 50.392
Hamba Allah
23 Agustus 2019
Rp 20.659
Hamba Allah
23 Agustus 2019
Rp 500.875
Hamba Allah
23 Agustus 2019
Rp 50.197
Hamba Allah
24 Agustus 2019
Rp 50.997
Hamba Allah
24 Agustus 2019
Rp 100.845
Hamba Allah
24 Agustus 2019
Rp 20.883
Chas
24 Agustus 2019
Rp 50.622
Hamba Allah
24 Agustus 2019
Rp 500.506
ADI HERMANA
24 Agustus 2019
Rp 100.000
Hamba Allah
25 Agustus 2019
Rp 50.593
Hamba Allah
25 Agustus 2019
Rp 60.296
Hamba Allah
25 Agustus 2019
Rp 250.973
Hamba Allah
25 Agustus 2019
Rp 475.952
Hamba Allah
25 Agustus 2019
Rp 100.697
Mulyono PRABOWO
26 Agustus 2019
Rp 150.864
Hamba Allah
26 Agustus 2019
Rp 140.339
Hamba Allah
26 Agustus 2019
Rp 110.589
SIANNI SUKARDI
25 Agustus 2019
Rp 500.043
risky
26 Agustus 2019
Rp 200.965
Hamba Allah
26 Agustus 2019
Rp 50.616
Hamba Allah
26 Agustus 2019
Rp 300.878
Hamba Allah
26 Agustus 2019
Rp 150.152
Hamba Allah
26 Agustus 2019
Rp 100.794
Hamba Allah
26 Agustus 2019
Rp 25.335
Hamba Allah
27 Agustus 2019
Rp 50.560
Hamba Allah
27 Agustus 2019
Rp 120.316
Sadat foundation indonesia
27 Agustus 2019
Rp 1.000.423
Hamba Allah
27 Agustus 2019
Rp 100.043
Hamba Allah
27 Agustus 2019
Rp 100.131
Hamba Allah
27 Agustus 2019
Rp 300.605
Hamba Allah
27 Agustus 2019
Rp 70.675
Hamba Allah
27 Agustus 2019
Rp 50.507
Hamba Allah
27 Agustus 2019
Rp 50.827
Milhanah23
27 Agustus 2019
Rp 240.776
Hamba Allah
28 Agustus 2019
Rp 10.279
Hamba Allah
28 Agustus 2019
Rp 120.347
Hamba Allah
28 Agustus 2019
Rp 200.638
Hamba Allah
28 Agustus 2019
Rp 150.873
Desi Karmila
28 Agustus 2019
Rp 20.772
Hamba Allah
28 Agustus 2019
Rp 20.449
Hamba Allah
28 Agustus 2019
Rp 100.159
Hamba Allah
28 Agustus 2019
Rp 50.398
Hamba Allah
28 Agustus 2019
Rp 50.281
Hamba Allah
28 Agustus 2019
Rp 250.891
Hamba Allah
29 Agustus 2019
Rp 50.269
Hamba Allah
29 Agustus 2019
Rp 88.501
Hamba Allah
29 Agustus 2019
Rp 50.664
Hamba Allah
29 Agustus 2019
Rp 10.608
Siti amalia
29 Agustus 2019
Rp 200.716
Hamba Allah
29 Agustus 2019
Rp 50.866
Hamba Allah
29 Agustus 2019
Rp 200.970
Hamba Allah
29 Agustus 2019
Rp 200.565
Hamba Allah
29 Agustus 2019
Rp 30.623
Hamba Allah
29 Agustus 2019
Rp 50.939
Santi
29 Agustus 2019
Rp 250.396
Hamba Allah
29 Agustus 2019
Rp 50.119
Hamba Allah
29 Agustus 2019
Rp 100.043
Hamba Allah
30 Agustus 2019
Rp 100.636
Hamba Allah
30 Agustus 2019
Rp 50.749
Hadi Purwanto
30 Agustus 2019
Rp 25.864
Hamba Allah
30 Agustus 2019
Rp 40.885
Hamba Allah
30 Agustus 2019
Rp 50.269
Hamba Allah
30 Agustus 2019
Rp 113.436
Hamba Allah
30 Agustus 2019
Rp 50.903
Hamba Allah
30 Agustus 2019
Rp 50.919
Hamba Allah
30 Agustus 2019
Rp 100.996
Hamba Allah
31 Agustus 2019
Rp 50.886
Hamba Allah
3 Agustus 2019
Rp 150.293
Hamba Allah
31 Agustus 2019
Rp 100.054
Hamba Allah
30 Agustus 2019
Rp 75.043
Hamba Allah
31 Agustus 2019
Rp 101.319
Hamba Allah
31 Agustus 2019
Rp 100.603
Hamba Allah
1 September 2019
Rp 500.585
Hamba Allah
31 Agustus 2019
Rp 24.818
Hamba Allah
1 September 2019
Rp 50.114
Hamba Allah
1 September 2019
Rp 25.135
Hamba Allah
1 September 2019
Rp 100.169
Hamba Allah
1 September 2019
Rp 33.947
Hamba Allah
1 September 2019
Rp 200.642
Hamba Allah
1 September 2019
Rp 100.110
Hamba Allah
1 September 2019
Rp 20.619
Hamba Allah
1 September 2019
Rp 20.265
Hamba Allah
1 September 2019
Rp 50.228
Hamba Allah
1 September 2019
Rp 100.834
Hamba Allah
1 September 2019
Rp 600.352
Hamba Allah
1 September 2019
Rp 10.808
Hamba Allah
2 September 2019
Rp 50.935
Hamba Allah
2 September 2019
Rp 50.961
Hamba Allah
2 September 2019
Rp 100.262
Hamba Allah
2 September 2019
Rp 736.900
Hamba Allah
31 Agustus 2019
Rp 50.043
Hamba Allah
2 September 2019
Rp 500.194
Sucina ryanti
2 September 2019
Rp 10.619
Hamba Allah
2 September 2019
Rp 100.581
Hamba Allah
2 September 2019
Rp 500.819
Hamba Allah
2 September 2019
Rp 185.182
Hamba Allah
2 September 2019
Rp 25.639
Hamba Allah
2 September 2019
Rp 50.231
Hamba Allah
2 September 2019
Rp 100.652
Hamba Allah
2 September 2019
Rp 200.960
Hamba Allah
2 September 2019
Rp 250.774
Hamba Allah
3 September 2019
Rp 100.711
Hamba Allah
3 September 2019
Rp 20.833
Hamba Allah
3 September 2019
Rp 100.539
Hamba Allah
3 September 2019
Rp 25.340
Hamba Allah
3 September 2019
Rp 125.360
Hamba Allah
3 September 2019
Rp 500.998
Hamba Allah
3 September 2019
Rp 50.705
Hamba Allah
3 September 2019
Rp 2.000.132
Hamba Allah
3 September 2019
Rp 50.538
Hamba Allah
3 September 2019
Rp 50.756
Hamba Allah
3 September 2019
Rp 50.931
Hamba Allah
3 September 2019
Rp 50.278
Hamba Allah
4 September 2019
Rp 250.617
Hamba Allah
4 September 2019
Rp 150.728
Hamba Allah
4 September 2019
Rp 150.808
Hamba Allah
4 September 2019
Rp 250.209
Hamba Allah
5 September 2019
Rp 50.000
Hamba Allah
5 September 2019
Rp 500.311
Hamba Allah
5 September 2019
Rp 50.792
Hamba Allah
6 September 2019
Rp 150.158
Bedry Qintha
6 September 2019
Rp 250.000
Hamba Allah
6 September 2019
Rp 100.113
Hamba Allah
6 September 2019
Rp 200.847
Hamba Allah
6 September 2019
Rp 250.234
NINDA SURYANI
6 September 2019
Rp 15.000
Hamba Allah
7 September 2019
Rp 50.964
Hamba Allah
6 September 2019
Rp 150.729
Alvin
7 September 2019
Rp 100.465
Rissa
7 September 2019
Rp 100.199
Hamba Allah
7 September 2019
Rp 100.523
Sulastry Andayani
8 September 2019
Rp 200.609
Hamba Allah
8 September 2019
Rp 50.458
Hamba Allah
9 September 2019
Rp 100.935
Yolan Wandasari
9 September 2019
Rp 100.648
Hamba Allah
9 September 2019
Rp 150.532
Hamba Allah
10 September 2019
Rp 100.400
Hamba Allah
9 September 2019
Rp 100.475
Hamba Allah
9 September 2019
Rp 100.674
Nn
9 September 2019
Rp 20.224
Hamba Allah
9 September 2019
Rp 50.263
Tri Lubis
10 September 2019
Rp 100.082
Hamba Allah
10 September 2019
Rp 10.263
Adinda putri nabilla
10 September 2019
Rp 100.395
Hamba Allah
10 September 2019
Rp 100.000
Hamba Allah
10 September 2019
Rp 100.228
Hamba Allah
10 September 2019
Rp 200.955
Hamba Allah
10 September 2019
Rp 200.727
Abdullah
10 September 2019
Rp 100.970
Hamba Allah
10 September 2019
Rp 1.000.823
Hamba Allah
11 September 2019
Rp 100.793
NILA ANVUSAENI
10 September 2019
Rp 25.000
DIAN APRIANTO
10 September 2019
Rp 70.043
Hamba Allah
11 September 2019
Rp 100.176
Hamba Allah
11 September 2019
Rp 100.374
Hamba Allah
11 September 2019
Rp 50.812
Hamba Allah
12 September 2019
Rp 50.678
Hamba Allah
12 September 2019
Rp 50.677
Hamba Allah
12 September 2019
Rp 10.865
Hesty
12 September 2019
Rp 50.462
Hamba Allah
12 September 2019
Rp 20.792
Hamba Allah
12 September 2019
Rp 150.882
Hamba Allah
13 September 2019
Rp 50.506
Hamba Allah
13 September 2019
Rp 27.313
Hamba Allah
13 September 2019
Rp 50.775
Hamba Allah
13 September 2019
Rp 100.485
Hamba Allah
13 September 2019
Rp 50.385
Hamba Allah
14 September 2019
Rp 25.302
MERIAWATY
13 September 2019
Rp 50.043
Ridman rustandi
14 September 2019
Rp 50.992
Hamba Allah
15 September 2019
Rp 50.139
DESTIANA SARI
14 September 2019
Rp 10.043
Hamba Allah
15 September 2019
Rp 100.296
Hamba Allah
16 September 2019
Rp 100.459
Hamba Allah
16 September 2019
Rp 100.681
Hamba Allah
16 September 2019
Rp 100.542
Hamba Allah
16 September 2019
Rp 50.385
Hamba Allah
16 September 2019
Rp 100.148
Hamba Allah
17 September 2019
Rp 60.434
Hamba Allah
18 September 2019
Rp 10.222
Hamba Allah
18 September 2019
Rp 50.641
Hamba Allah
18 September 2019
Rp 100.743
Hamba Allah
18 September 2019
Rp 50.547
arifianto
19 September 2019
Rp 50.214
Hamba Allah
19 September 2019
Rp 20.602
Hamba Allah
19 September 2019
Rp 250.547
Hamba Allah
20 September 2019
Rp 100.544
Hamba Allah
20 September 2019
Rp 20.506
Hamba Allah
20 September 2019
Rp 50.209
Hamba Allah
20 September 2019
Rp 240.473
Hamba Allah
20 September 2019
Rp 100.856
Hamba Allah
20 September 2019
Rp 25.686
Dyah
20 September 2019
Rp 250.360
Hardiaty
20 September 2019
Rp 500.413
Hamba allah
20 September 2019
Rp 200.591
Hamba Allah
20 September 2019
Rp 100.873
Hamba Allah
20 September 2019
Rp 50.835
Hamba Allah
20 September 2019
Rp 100.919
Hamba Allah
20 September 2019
Rp 60.719
Mei quth pra
20 September 2019
Rp 50.270
Hamba Allah
20 September 2019
Rp 100.524
Hamba Allah
20 September 2019
Rp 50.190
Hamba Allah
20 September 2019
Rp 20.825
Hamba Allah
20 September 2019
Rp 500.990
Hamba Allah
20 September 2019
Rp 100.106
Hamba Allah
21 September 2019
Rp 50.629
Hamba Allah
21 September 2019
Rp 10.457
Hamba Allah
20 September 2019
Rp 300.043
Hamba Allah
20 September 2019
Rp 100.043
Hamba Allah
20 September 2019
Rp 20.043
Hamba Allah
20 September 2019
Rp 100.055
BAIO
21 September 2019
Rp 500.291
Hamba Allah
21 September 2019
Rp 20.913
Amrul
21 September 2019
Rp 200.676
Hamba Allah
21 September 2019
Rp 10.815
Hamba Allah
21 September 2019
Rp 100.854
Hamba Allah
21 September 2019
Rp 100.455
Hamba Allah
22 September 2019
Rp 50.841
Hamba Allah
22 September 2019
Rp 50.144
matnur hadi
22 September 2019
Rp 50.600
Hamba Allah
22 September 2019
Rp 20.856
Hamba Allah
22 September 2019
Rp 10.425
Hamba Allah
23 September 2019
Rp 200.608
Hamba Allah
22 September 2019
Rp 50.554
Budi Utomo
22 September 2019
Rp 200.618
Hamba Allah
25 September 2019
Rp 50.379
Via
24 September 2019
Rp 50.192
Heryani
23 September 2019
Rp 60.803
Hamba Allah
21 September 2019
Rp 100.043
Hamba Allah
23 September 2019
Rp 50.043
vivien
23 September 2019
Rp 10.936
Hamba Allah
24 September 2019
Rp 20.544
Hamba Allah
24 September 2019
Rp 10.968
Hamba Allah
24 September 2019
Rp 30.176
Hamba Allah
25 September 2019
Rp 200.530
Hamba Allah
25 September 2019
Rp 10.975
Hamba Allah
24 September 2019
Rp 76.043
Hamba Allah
25 September 2019
Rp 200.548
Hamba Allah
25 September 2019
Rp 200.123
Hamba Allah
25 September 2019
Rp 250.234
Hamba Allah
25 September 2019
Rp 10.380
Hamba Allah
26 September 2019
Rp 50.481
Retno Puspitasari
26 September 2019
Rp 25.740
Hamba Allah
26 September 2019
Rp 100.412
Hamba Allah
26 September 2019
Rp 50.139
HAMBA ALLAH
25 September 2019
Rp 50.043
Eliana Mari Gusloh
26 September 2019
Rp 10.000
Hamba Allah
26 September 2019
Rp 50.851
Hamba Allah
26 September 2019
Rp 150.862
Hamba Allah
26 September 2019
Rp 100.567
Hamba Allah
27 September 2019
Rp 250.260
HAMBA ALLAH
27 September 2019
Rp 100.311
HAMBA ALLAH
26 September 2019
Rp 100.043
YAZTI NATHANIAR PRAVI
26 September 2019
Rp 200.043
Mega alexandra
27 September 2019
Rp 100.282
Triastuti
27 September 2019
Rp 70.177
Hamba Allah
27 September 2019
Rp 50.377
Hamba Allah
27 September 2019
Rp 167.971
Rudi hermawan
27 September 2019
Rp 60.409
Hamba Allah
27 September 2019
Rp 50.910
Hamba Allah
27 September 2019
Rp 20.829
Hamba Allah
27 September 2019
Rp 50.859
Hamba Allah
27 September 2019
Rp 50.646
Hamba Allah
28 September 2019
Rp 20.634
Hamba Allah
28 September 2019
Rp 200.350
Hamba Allah
28 September 2019
Rp 100.687
Hamba Allah
28 September 2019
Rp 10.675
Hamba Allah
28 September 2019
Rp 100.882
Hamba Allah
28 September 2019
Rp 200.921
Tri Lestariningsih
29 September 2019
Rp 200.359
Hamba Allah
29 September 2019
Rp 60.587
Hamba Allah
29 September 2019
Rp 200.317
Hamba Allah
29 September 2019
Rp 250.187
Hamba Allah
29 September 2019
Rp 15.105
Hamba Allah
29 September 2019
Rp 100.318
Hamba Allah
29 September 2019
Rp 200.000
AHMAD RINALDI
28 September 2019
Rp 41.043
Hamba Allah
30 September 2019
Rp 25.860
Hamba Allah
30 September 2019
Rp 500.170
Hamba Allah
30 September 2019
Rp 2.000.261
ERWIN HARVIANTO
30 September 2019
Rp 10.998
Hamba Allah
1 Oktober 2019
Rp 280.278
Verna Kusuma
1 Oktober 2019
Rp 200.658
Hamba Allah
1 Oktober 2019
Rp 100.674
Hamba Allah
1 Oktober 2019
Rp 113.674
Rie
2 Oktober 2019
Rp 50.569
Hamba Allah
2 Oktober 2019
Rp 50.922
Hamba Allah
2 Oktober 2019
Rp 150.315
AHMAD SANJOYO
2 Oktober 2019
Rp 500.931
Seseorang
2 Oktober 2019
Rp 100.939
Hamba Allah
2 Oktober 2019
Rp 50.884
Vina
3 Oktober 2019
Rp 20.494
Hamba Allah
3 Oktober 2019
Rp 500.906
Hamba Allah
3 Oktober 2019
Rp 50.677
Hamba Allah
3 Oktober 2019
Rp 50.751
Hamba Allah
3 Oktober 2019
Rp 100.456
Hamba Allah
3 Oktober 2019
Rp 30.336
Hamba Allah
3 Oktober 2019
Rp 50.751
Hamba Allah
3 Oktober 2019
Rp 100.968
Hamba Allah
4 Oktober 2019
Rp 50.648
Hamba Allah
4 Oktober 2019
Rp 200.639
Hamba Allah
4 Oktober 2019
Rp 50.942
Hadi Purwanto
4 Oktober 2019
Rp 25.301
Hamba Allah
4 Oktober 2019
Rp 50.335
Hamba Allah
4 Oktober 2019
Rp 50.822
FITRA WARDANI
4 Oktober 2019
Rp 50.043
Hamba Allah
5 Oktober 2019
Rp 50.346
Hamba Allah
4 Oktober 2019
Rp 100.845
Hamba Allah
4 Oktober 2019
Rp 100.747
Hamba Allah
4 Oktober 2019
Rp 300.955
Hamba Allah
4 Oktober 2019
Rp 500.634
arifianto
5 Oktober 2019
Rp 50.776
Hamba Allah
5 Oktober 2019
Rp 50.347
Romie
5 Oktober 2019
Rp 500.121
Hamba Allah
5 Oktober 2019
Rp 50.752
Lona Kurniaty
5 Oktober 2019
Rp 200.566
Siti Daniyah Atika
6 Oktober 2019
Rp 100.840
PUTRI AYUNINGTYAS
6 Oktober 2019
Rp 25.000
Hamba Allah
7 Oktober 2019
Rp 50.000
Hamba Allah
8 Oktober 2019
Rp 500.915
Hamba Allah
8 Oktober 2019
Rp 25.127
Hamba Allah
8 Oktober 2019
Rp 25.848
Hamba Allah
8 Oktober 2019
Rp 250.250
Hamba Allah
9 Oktober 2019
Rp 100.916
Hamba Allah
10 Oktober 2019
Rp 100.927
Hamba Allah
10 Oktober 2019
Rp 20.838
Hamba Allah
10 Oktober 2019
Rp 200.713
Hamba Allah
10 Oktober 2019
Rp 200.879
Hamba Allah
10 Oktober 2019
Rp 200.961
Hamba Allah
11 Oktober 2019
Rp 50.968
Hamba Allah
11 Oktober 2019
Rp 25.286
Hamba Allah
11 Oktober 2019
Rp 120.912
Hamba Allah
11 Oktober 2019
Rp 10.996
Hamba Allah
11 Oktober 2019
Rp 25.426
Hamba Allah
11 Oktober 2019
Rp 25.366
Hamba Allah
11 Oktober 2019
Rp 10.659
Hamba Allah
11 Oktober 2019
Rp 250.328
Hamba Allah
11 Oktober 2019
Rp 50.911
Hamba Allah
11 Oktober 2019
Rp 100.551
ika sulfiana putri
11 Oktober 2019
Rp 100.921
Hamba Allah
12 Oktober 2019
Rp 50.412
Hamba Allah
12 Oktober 2019
Rp 100.000
Hamba Allah
12 Oktober 2019
Rp 10.228
Hamba Allah
12 Oktober 2019
Rp 50.191
Hamba Allah
12 Oktober 2019
Rp 150.262
Hamba Allah
13 Oktober 2019
Rp 10.952
Tedjo Y
13 Oktober 2019
Rp 200.647
YOGA NOVI ARIYANTO
12 Oktober 2019
Rp 10.000
Hamba Allah
14 Oktober 2019
Rp 50.515
Hamba Allah
15 Oktober 2019
Rp 20.267
Hamba Allah
15 Oktober 2019
Rp 50.221
Hamba Allah
15 Oktober 2019
Rp 150.552
Hamba Allah
15 Oktober 2019
Rp 100.998
Hamba Allah
16 Oktober 2019
Rp 100.339
Reza Pandu Setiaji
16 Oktober 2019
Rp 100.165
Hamba Allah
16 Oktober 2019
Rp 25.338
Hamba Allah
16 Oktober 2019
Rp 25.807
Rina marselina
16 Oktober 2019
Rp 50.131
Hamba Allah
17 Oktober 2019
Rp 1.000.566
Hamba Allah
17 Oktober 2019
Rp 100.491
Hamba Allah
17 Oktober 2019
Rp 100.250
Hamba Allah
18 Oktober 2019
Rp 500.856
Lucky
17 Oktober 2019
Rp 50.750
Hamba Allah
18 Oktober 2019
Rp 30.565
Hamba Allah
17 Oktober 2019
Rp 100.769
Hamba Allah
17 Oktober 2019
Rp 100.250
Hamba Allah
18 Oktober 2019
Rp 20.773
Hamba Allah
17 Oktober 2019
Rp 100.975
Hamba Allah
18 Oktober 2019
Rp 25.303
Hamba Allah
17 Oktober 2019
Rp 50.043
MUHAMMAD SYAIFUL GHOZI
18 Oktober 2019
Rp 20.043
Hamba Allah
18 Oktober 2019
Rp 25.903
Hamba Allah
18 Oktober 2019
Rp 50.736
Hamba Allah
18 Oktober 2019
Rp 100.514
FIKRI ARDIANSYAH
18 Oktober 2019
Rp 20.043
Hamba Allah
18 Oktober 2019
Rp 100.779
Hamba Allah
19 Oktober 2019
Rp 150.686
Hamba Allah
18 Oktober 2019
Rp 300.432
Hamba Allah
18 Oktober 2019
Rp 30.886
Hamba Allah
19 Oktober 2019
Rp 100.491
Nunung Nurmalah
18 Oktober 2019
Rp 15.929
Hamba Allah
18 Oktober 2019
Rp 100.577
Hamba Allah
18 Oktober 2019
Rp 200.382
Hamba Allah
18 Oktober 2019
Rp 10.908
Windi
19 Oktober 2019
Rp 500.741
Hamba Allah
19 Oktober 2019
Rp 10.676
Hamba Allah
19 Oktober 2019
Rp 10.461
putri patresia
19 Oktober 2019
Rp 100.548
Hamba Allah
19 Oktober 2019
Rp 50.508
Hamba Allah
19 Oktober 2019
Rp 100.939
Hamba Allah
19 Oktober 2019
Rp 100.688
ibu samah
19 Oktober 2019
Rp 100.927
Hamba Allah
18 Oktober 2019
Rp 100.043
Hamba Allah
19 Oktober 2019
Rp 150.043
Hamba Allah
19 Oktober 2019
Rp 60.043
Meiska
19 Oktober 2019
Rp 50.118
Hamba Allah
19 Oktober 2019
Rp 30.582
Hamba Allah
19 Oktober 2019
Rp 50.828
Hamba Allah
19 Oktober 2019
Rp 25.967
Hamba Allah
20 Oktober 2019
Rp 50.572
Hamba Allah
20 Oktober 2019
Rp 10.211
Hamba Allah
20 Oktober 2019
Rp 100.575
HAMBA ALLAH
20 Oktober 2019
Rp 50.043
Hamba Allah
20 Oktober 2019
Rp 20.942
HAMBA ALLAH
19 Oktober 2019
Rp 50.043
HAMBA ALLAH
19 Oktober 2019
Rp 50.043
Hamba Allah
20 Oktober 2019
Rp 50.370
Hamba Allah
20 Oktober 2019
Rp 50.940
Hamba Allah
20 Oktober 2019
Rp 350.535
Hamba Allah
20 Oktober 2019
Rp 10.322
Hamba Allah
20 Oktober 2019
Rp 20.340
Hamba Allah
20 Oktober 2019
Rp 50.177
Hamba Allah
20 Oktober 2019
Rp 200.569
Hamba Allah
20 Oktober 2019
Rp 100.902
Hamba Allah
21 Oktober 2019
Rp 100.526
Hamba Allah
21 Oktober 2019
Rp 10.330
Hamba Allah
21 Oktober 2019
Rp 100.773
Hamba Allah
21 Oktober 2019
Rp 150.043
Hamba Allah
21 Oktober 2019
Rp 50.043
Hamba Allah
20 Oktober 2019
Rp 100.043
Hamba Allah
20 Oktober 2019
Rp 50.043
Hamba Allah
20 Oktober 2019
Rp 27.043
Hamba Allah
20 Oktober 2019
Rp 25.040
Hamba Allah
21 Oktober 2019
Rp 100.355
RATIH SUDARYONO
19 Oktober 2019
Rp 100.043
Siti Eliza Hasningsih
21 Oktober 2019
Rp 100.658
Hamba Allah
21 Oktober 2019
Rp 300.975
Hamba Allah
21 Oktober 2019
Rp 100.843
Hamba Allah
21 Oktober 2019
Rp 15.103
Herlin
21 Oktober 2019
Rp 20.889
Ainul
21 Oktober 2019
Rp 50.984
Hamba Allah
21 Oktober 2019
Rp 100.222
Hamba Allah
21 Oktober 2019
Rp 100.905
Hamba Allah
22 Oktober 2019
Rp 100.243
Hamba Allah
22 Oktober 2019
Rp 21.887
LAILA ISRI MARYATI
21 Oktober 2019
Rp 50.043
SRY REZEKI IR
21 Oktober 2019
Rp 290.043
Hamba Allah
22 Oktober 2019
Rp 75.178
Hamba Allah
22 Oktober 2019
Rp 1.000.334
Hamba Allah
22 Oktober 2019
Rp 250.638
Hamba Allah
22 Oktober 2019
Rp 100.545
Hamba Allah
22 Oktober 2019
Rp 100.160
Hamba Allah
22 Oktober 2019
Rp 10.862
Hamba Allah
23 Oktober 2019
Rp 50.421
Hamba Allah
22 Oktober 2019
Rp 40.040
Hamba Alloh
22 Oktober 2019
Rp 100.043
Hamba Allah
23 Oktober 2019
Rp 200.432
Hamba Allah
23 Oktober 2019
Rp 10.262
Hamba Allah
23 Oktober 2019
Rp 100.043
Hamba Allah
23 Oktober 2019
Rp 100.662
Sondari
24 Oktober 2019
Rp 20.569
Hamba Allah
24 Oktober 2019
Rp 100.525
Hamba allah
26 Oktober 2019
Rp 50.635
HAMBA ALLAH
23 Oktober 2019
Rp 100.043
Hamba Allah
24 Oktober 2019
Rp 10.268
Hamba Allah
24 Oktober 2019
Rp 20.378
Hamba Allah
24 Oktober 2019
Rp 100.198
Hamba Allah
24 Oktober 2019
Rp 50.679
Hamba Allah
26 Oktober 2019
Rp 300.395
Hamba Allah
24 Oktober 2019
Rp 100.542
Hamba Allah
25 Oktober 2019
Rp 25.347
HAMBA ALLAH
24 Oktober 2019
Rp 100.043
Hamba Allah
25 Oktober 2019
Rp 25.171
Hamba Allah
25 Oktober 2019
Rp 50.342
Carissa Endianasari
25 Oktober 2019
Rp 10.964
Hamba Allah
25 Oktober 2019
Rp 240.543
Hamba Allah
25 Oktober 2019
Rp 50.933
Ayu bimo Setyo Putri
25 Oktober 2019
Rp 50.000
Hamba Allah
25 Oktober 2019
Rp 30.573
Sofia
25 Oktober 2019
Rp 25.142
Hamba Allah
25 Oktober 2019
Rp 100.250
Hamba Allah
25 Oktober 2019
Rp 500.311
Hamba Allah
25 Oktober 2019
Rp 60.195
Hamba Allah
25 Oktober 2019
Rp 20.834
Hamba Allah
25 Oktober 2019
Rp 500.920
Hamba Allah
25 Oktober 2019
Rp 50.467
Irma Noviana
26 Oktober 2019
Rp 50.921
Hamba Allah
26 Oktober 2019
Rp 100.387
Hamba Allah
26 Oktober 2019
Rp 25.000
Hamba Allah
26 Oktober 2019
Rp 50.140
YULI ASTUTIK
25 Oktober 2019
Rp 100.043
NUR AENUN
25 Oktober 2019
Rp 50.043
YUANITA MAHARANI
25 Oktober 2019
Rp 150.043
Hamba Allah
25 Oktober 2019
Rp 100.043
Hamba Allah
26 Oktober 2019
Rp 50.886
Hamba Allah
25 Oktober 2019
Rp 10.043
SUJADI
25 Oktober 2019
Rp 100.043
Hamba Allah
26 Oktober 2019
Rp 50.931
Hamba Allah
26 Oktober 2019
Rp 50.553
Hamba Allah
26 Oktober 2019
Rp 10.786
Koko
26 Oktober 2019
Rp 100.633
Hamba Allah
26 Oktober 2019
Rp 100.524
Hamba Allah
26 Oktober 2019
Rp 100.949
Hamba Allah
26 Oktober 2019
Rp 150.776
Andrian sasmito
27 Oktober 2019
Rp 100.000
Hamba Allah
27 Oktober 2019
Rp 250.520
Nurul
27 Oktober 2019
Rp 10.834
Hamba Allah
27 Oktober 2019
Rp 50.770
Hamba Allah
27 Oktober 2019
Rp 50.339
Hamba Allah
27 Oktober 2019
Rp 100.746
Hamba Allah
27 Oktober 2019
Rp 20.658
Hamba Allah
27 Oktober 2019
Rp 500.000
Hartati Agustin
27 Oktober 2019
Rp 50.248
Hamba Allah
27 Oktober 2019
Rp 500.464
Hamba Allah
27 Oktober 2019
Rp 50.293
Hamba Allah
28 Oktober 2019
Rp 25.694
Hamba Allah
28 Oktober 2019
Rp 50.982
AGNES DWI ERAWATI
27 Oktober 2019
Rp 10.043
Hamba Allah
27 Oktober 2019
Rp 100.043
ANIKHA YULIANTI SUTARM
27 Oktober 2019
Rp 100.043
CONNY RIANA TJAMPAKASARI
27 Oktober 2019
Rp 100.043
SHELLY LESMANAWATINING
27 Oktober 2019
Rp 50.043
Hamba Allah
27 Oktober 2019
Rp 25.043
Hamba Allah
26 Oktober 2019
Rp 200.043
Hamba Allah
28 Oktober 2019
Rp 75.822
Hamba Allah
24 Oktober 2019
Rp 100.043
DYAH RANING TANUR
24 Oktober 2019
Rp 100.043
Faradeby Septiwiaji
28 Oktober 2019
Rp 100.043
GANDA UPAYA
28 Oktober 2019
Rp 25.056
Hamba Allah
28 Oktober 2019
Rp 20.356
Hamba Allah
28 Oktober 2019
Rp 500.127
Julia oktarinda
28 Oktober 2019
Rp 100.106
Hamba Allah
28 Oktober 2019
Rp 10.275
Hamba Allah
28 Oktober 2019
Rp 100.160
Hamba Allah
28 Oktober 2019
Rp 100.630
Hamba Allah
28 Oktober 2019
Rp 200.737
Hamba Allah
28 Oktober 2019
Rp 100.963
Hamba Allah
28 Oktober 2019
Rp 22.317
Hamba Allah
28 Oktober 2019
Rp 20.505
Sujatin
28 Oktober 2019
Rp 51.025
Hamba Allah
28 Oktober 2019
Rp 10.451
Hamba Allah
29 Oktober 2019
Rp 50.617
RIKO OKTOTIYANTO
28 Oktober 2019
Rp 20.043
Hamba Allah
29 Oktober 2019
Rp 50.442
NURFAHMI
29 Oktober 2019
Rp 50.043
Hamba Allah
29 Oktober 2019
Rp 250.926
Hamba Allah
29 Oktober 2019
Rp 200.611
Hamba Allah
29 Oktober 2019
Rp 10.226
Fulan
29 Oktober 2019
Rp 10.610
Hamba Allah
29 Oktober 2019
Rp 100.608
Hamba Allah
29 Oktober 2019
Rp 50.335
Hamba Allah
29 Oktober 2019
Rp 25.849
Hamba Allah
29 Oktober 2019
Rp 10.976
Hamba Allah
29 Oktober 2019
Rp 500.519
Hamba Allah
29 Oktober 2019
Rp 300.207
Hamba Allah
30 Oktober 2019
Rp 25.414
Hamba Allah
30 Oktober 2019
Rp 200.106
ERFAN CHERLIANA
29 Oktober 2019
Rp 20.043
Hamba Allah
30 Oktober 2019
Rp 50.043
Hamba Allah
30 Oktober 2019
Rp 150.930
Hamba Allah
30 Oktober 2019
Rp 200.866
Hamba Allah
30 Oktober 2019
Rp 25.694
Hamba Allah
30 Oktober 2019
Rp 500.643
Nn
30 Oktober 2019
Rp 100.404
Hamba Allah
30 Oktober 2019
Rp 300.540
Hamba Allah
31 Oktober 2019
Rp 100.633
Hamba Allah
31 Oktober 2019
Rp 20.348
Hamba Allah
31 Oktober 2019
Rp 50.527
Hamba Allah
31 Oktober 2019
Rp 180.751
Hamba Allah
31 Oktober 2019
Rp 200.900
Hamba Allah
31 Oktober 2019
Rp 25.168
Tri indah m
31 Oktober 2019
Rp 100.284
Hamba Allah
1 November 2019
Rp 500.624
Hamba Allah
31 Oktober 2019
Rp 150.205
Hamba Allah
31 Oktober 2019
Rp 50.334
Bambang Sila Sakti
1 November 2019
Rp 250.649
Hamba Allah
31 Oktober 2019
Rp 100.517
Hamba Allah
1 November 2019
Rp 30.490
Hamba Allah
1 Oktober 2019
Rp 500.624
Hamba Allah
1 November 2019
Rp 10.643
Hamba Allah
1 November 2019
Rp 105.948
Hamba Allah
1 November 2019
Rp 300.739
Hamba Allah
1 November 2019
Rp 50.449
Hamba Allah
1 November 2019
Rp 250.648
kakek maharuddin
1 November 2019
Rp 92.043
Hamba Allah
1 November 2019
Rp 25.043
Hamba Allah
1 November 2019
Rp 100.404
Hamba Allah
1 November 2019
Rp 10.868
Hamba Allah
2 November 2019
Rp 50.733
Hamba Allah
31 Oktober 2019
Rp 100.043
Umi Rohayati
1 November 2019
Rp 50.633
Hamba Allah
1 November 2019
Rp 50.267
Hamba Allah
1 November 2019
Rp 200.341
Hamba Allah
1 November 2019
Rp 200.360
Hamba Allah
1 November 2019
Rp 50.454
Hamba Allah
1 November 2019
Rp 200.146
Hamba Allah
1 November 2019
Rp 20.376
Hamba Allah
1 November 2019
Rp 25.624
Hamba Allah
1 November 2019
Rp 10.171
Hamba Allah
1 November 2019
Rp 200.701
Hamba Allah
1 November 2019
Rp 30.864
Hamba Allah
1 November 2019
Rp 20.760
Rasyida
7 November 2019
Rp 25.370
Hamba Allah
2 November 2019
Rp 25.988
Hamba Allah
1 November 2019
Rp 25.783
Hamba Allah
2 November 2019
Rp 50.562
Hamba Allah
1 November 2019
Rp 25.651
Hamba Allah
2 November 2019
Rp 300.839
Hamba Allah
2 November 2019
Rp 50.621
Hamba Allah
1 November 2019
Rp 200.043
Hamba Allah
2 November 2019
Rp 50.627
Hamba Allah
7 November 2019
Rp 25.926
Hamba Allah
2 November 2019
Rp 100.262
Hamba Allah
2 November 2019
Rp 50.321
Hamba Allah
2 November 2019
Rp 100.952
Hamba Allah
2 November 2019
Rp 50.778
Hamba Allah
2 November 2019
Rp 500.704
Hamba Allah
3 November 2019
Rp 10.553
Hamba Allah
3 November 2019
Rp 300.716
Hamba Allah
3 November 2019
Rp 50.622
Hamba Allah
3 November 2019
Rp 100.967
Risca
4 November 2019
Rp 50.752
Hamba Allah
4 November 2019
Rp 1.900.875
Ayu purnama
4 November 2019
Rp 100.919
Hamba Allah
2 November 2019
Rp 100.043
VITA RARASARI
2 November 2019
Rp 100.043
Seseorang
4 November 2019
Rp 50.685
Hamba Allah
4 November 2019
Rp 75.182
PRIMA PRINGGO PUTRA
4 November 2019
Rp 50.043
Qurotul Aini
4 November 2019
Rp 30.282
Hamba Allah
4 November 2019
Rp 100.666
Tri
4 November 2019
Rp 30.721
Hamba Allah
5 November 2019
Rp 100.103
Hamba Allah
4 November 2019
Rp 150.415
Hamba Allah
5 November 2019
Rp 400.319
MAZAYA WINDA PUTRIANI
4 November 2019
Rp 100.043
Hamba Allah
6 November 2019
Rp 100.043
Hamba Allah
6 November 2019
Rp 30.248
Hamba Allah
6 November 2019
Rp 50.453
Hamba Allah
6 November 2019
Rp 48.793
Rina
7 November 2019
Rp 100.716
Hamba Allah
7 November 2019
Rp 100.806
Hamba Allah
7 November 2019
Rp 675.840
Hamba Allah
8 November 2019
Rp 100.683
Hamba Allah
8 November 2019
Rp 50.595
Hamba Allah
8 November 2019
Rp 100.507
Hamba Allah
8 November 2019
Rp 25.852
Hamba Allah
8 November 2019
Rp 200.500
Yulianto
8 November 2019
Rp 50.967
Hamba Allah
8 November 2019
Rp 50.841
Bedry Qintha
8 November 2019
Rp 250.957
Hamba Allah
11 November 2019
Rp 120.511
Bunga Alika
10 November 2019
Rp 1.000.000
Hamba Allah
9 November 2019
Rp 50.043
Hamba Allah
11 November 2019
Rp 500.269
Hamba Allah
12 November 2019
Rp 10.722
Hamba Allah
12 November 2019
Rp 50.321
Hamba Allah
12 November 2019
Rp 30.831
Eka mega silvia
12 November 2019
Rp 200.382
Ahmad Jihan Muzaki
13 November 2019
Rp 50.127
NINATUL HAZANAH
13 November 2019
Rp 50.043
Hamba Allah
15 November 2019
Rp 50.522
Hamba Allah
14 November 2019
Rp 100.053
Duma
15 November 2019
Rp 50.969
Hamba Allah
15 November 2019
Rp 100.845
Irwan
15 November 2019
Rp 50.734
Hamba Allah
15 November 2019
Rp 25.539
Hamba Allah
15 November 2019
Rp 20.289
Hamba Allah
16 November 2019
Rp 10.813
IRINDA FAZERA
15 November 2019
Rp 10.076
Hamba Allah
16 November 2019
Rp 50.203
Hamba Allah
21 November 2019
Rp 50.572
Hamba Allah
18 November 2019
Rp 25.477
Hamba Allah
18 November 2019
Rp 100.975
Hamba Allah
18 November 2019
Rp 25.519
Hamba Allah
18 November 2019
Rp 10.700
Hamba Allah
19 November 2019
Rp 100.239
Deandra Kira Nirmala
19 November 2019
Rp 25.605
Hamba Allah
19 November 2019
Rp 50.230
Hamba Allah
20 November 2019
Rp 200.717
Hamba Allah
20 November 2019
Rp 50.528
Hamba Allah
20 November 2019
Rp 50.043
Hamba Allah
20 November 2019
Rp 100.043
Hamba Allah
20 November 2019
Rp 100.981