Detail Program

Kemanusiaan

Celebral Palsy dan Rubella Syndrom Renggut Masa Depan Mereka

Terkumpul
Rp 45.911.987
Target
Rp 300.000.000
BERAKHIR PADA:
30 Juni 2019
Penerima Manfaat:
3 orang

Lingkup wilayah:
nasional
UPDATE LAPORAN TERBARU
20 Maret 2019

Bantuan Kolam Renang untuk Tunjang Fisioterapi Slamet

Dukungan untuk kesembuhan Slamet (2) terus diberikan Rumah Yatim Regional Jabodetabek. Salah satunya dengan memberikan bantuan kolam renang karet untuk fisioterapi dan pemenuhan gizi lanjutan yang diserahkan tim relawan, Selasa (19/3) kemarin. Pemberian bantuan kolam renang tersebut untuk mendukung dan menunjang fisioterapi untuk Slamet.

Pemberian bantuan kolam renang karet tersebut, untuk membantu gerak tubuh Slamet dalam proses terapinya. Karena, saat ini penyakit Celebral Palsy yang diderita Slamet menghambat seluruh pertumbuhan dan gerak tubuhnya. Namun, di samping itu Slamet juga rutin menjalani fisioterapi dengan dokter spesialis dan mengalami sejumlah kemajuan.


"Sudah banyak kemajuan untuk latihan duduk di pangkuan dan latihan duduk metode miring ke duduk dengan durasi waktu bertahap," papar Nurul Fitri, relawan Rumah Yatim Regional Jabodetabek.

Harapannya, pemberian bantuan kolam renang karet tersebut bisa menunjang perkembangan tubuh Slamet. Di samping fisioterapi yang terus dijalaninya secara rutin di rumah sakit. Selain itu, tambah Nurul, bantuan pemenuhan gizi akan terus diberikan hingga ada tindakan medis untuk operasi.

"Kalau renang kan kasian ke Slametnya juga harus PP ke tempat renangnya, jadi kata fisioterapinya disarankan beli kolam renang," ujarnya


Deskripsi Program


Slamet Pradipto (2) harus kehilangan keceriaan masa kecilnya akibat sejumlah penyakit yang ia derita. Selain Celebral Palsy, Slamet juga mengidap jantung bocor, radang ginjal, infeksi saluran kencing, dan lainnya .

Tinggal di rumah kontrakan bersama sang ibu, Ratna dan juga Neneknya, di Jl. Kencana III No. 63A RT 07 RW 13, Cilandak Barat, Jakarta Selatan. Slamet, saat ini sangat membutuhkan bantuan untuk biaya kesehatannya. Sang ibu harus menanggung beban menjadi orangtua tunggal bagi Slamet. Ayahnya telah lama meninggal. Ratna terus bersemangat sebagai orangtua tunggal bagi anaknya. Setiap bulannya dia harus membawa sang anak melakukan pengobatan.

Komplikasi yang diderita anaknya ini tak pernah menyurutkan Ratna untuk berikhtiar dan berusaha dalam penyembuhan sang buah hati.

"Tanpa ada laki-laki untuk tulang punggung, saya hampir tiap hari ke rumah sakit karena sakit yang diderita Slamet. Saya tidak bekerja karena harus mengurusi anak saya, dan ibu saya yang bekerja untuk bayar kontrakan dan keseharian dan itu sebenernya tidak mencukupi," papar Ratna.

Berbeda cerita dengan Alifah Qalesya Barizah yang menderita Rubella Syndrom.

Pada awal lahir berat badan Alifah hanya 1,9 kg di bawah normal. Di awal sang ibu, Lia Siti Nurjanah mengira bahwa anaknya hanya menderita kekurangan gizi saja. Tapi saat usia Alifah 1,5 bln ada yang aneh di matanya. Setelah di bawa ke dokter Alifah di diagnosa terkena Rubella Syndrom yang kemudian menyebabkan kedua matanya katarak.

Selanjutnya orangtuanya membawa Alifah ke Bandung atas saran dokter, di sana di mulailah banyak pemeriksaan lanjutan. Pertama Alifah di periksa rontgen dada, dan dari situlah banyak diagnosa dari dokter. Awalnya ada pembengkakan di jantung Alifah, dan di sarankan untuk periksa jantung Alifah lebih lanjut ke RSHS Bandung. Selanjutnya Alifah di periksa EKG dan ECHO jantung, dan ternyata ada kebocoran di jantungnya sebesar 3mm dan kemungkin kecil untuk ada penutupan sendri di jantungnya akibat dari bengkaknya yang besar.

Alifah pun harus segera ada tindakan karena banyaknya penyakit yang telah dokter deteksi. Dan diagnosa Alifah tidak hanya di mata katarak dan jantung bocor saja, Alifah juga pendengarannya terganggu, dan disarankan memakai alat bantu dengar, tapi karena keterbatasan biaya sampai saat ini orangtuanya yang hanya bekerja sebagai buruh serabutan pun belum bisa membeli kedua alat bantu dengar tersebut.

Orangtua Alifah berasal dari Desa Pasayangan Kecamatan Lebak Wangi Kabupaten Kuningan Jawa Barat. Demi kesembuhan anaknya Lia dan suami terpaksa meninggalkan kampung halaman dan pergi ke Jakarta karena di sarankan untuk membawa anaknya berobat ke RS Harapan Kita untuk tindakan pengobatan Alifah.

“Alifah sempat di jadwalkan untuk operasi di Kampung nya tetapi karena kondisinya drop akhirnya rencana operasi untuk matanya gagal dan harus di jadwalkan ulang,” ungkap Lia.

Melihat langsung kondisi dari Slamet dan Alifah yang berasal dari keluarga tidak mampu membuat Rumah Yatim tergugah dan mengajak masyarakat untuk membantu Slamet , Alifah serta anak-anak dengan kondisi serupa untuk bisa mendapatkan pengobatan yang layak.

Mari bersama wujudkan membantu Slamet untuk dapat berjalan dan Alifah untuk bisa mendengar seperti anak-anak seusianya.

Disclaimer : Alifah dan Slamet adalah 2 anak di antara puluhan bahkan ratusan anak lainnya yang memiliki kondisi kesehatan serupa yang tidak bisa membuat mereka tumbuh kembang layaknya anak seusia mereka. Donasi yang terkumpul dalam program ini tidak hanya disalurkan untuk biaya pengobatan Slamet dan Alifah saja, karena ada sekitar ratusan anak dengan kondisi serupa di Indonesia.

UPDATE #5
20 Maret 2019

Bantuan Kolam Renang untuk Tunjang Fisioterapi Slamet

Dukungan untuk kesembuhan Slamet (2) terus diberikan Rumah Yatim Regional Jabodetabek. Salah satunya dengan memberikan bantuan kolam renang karet untuk fisioterapi dan pemenuhan gizi lanjutan yang diserahkan tim relawan, Selasa (19/3) kemarin. Pemberian bantuan kolam renang tersebut untuk mendukung dan menunjang fisioterapi untuk Slamet.

Pemberian bantuan kolam renang karet tersebut, untuk membantu gerak tubuh Slamet dalam proses terapinya. Karena, saat ini penyakit Celebral Palsy yang diderita Slamet menghambat seluruh pertumbuhan dan gerak tubuhnya. Namun, di samping itu Slamet juga rutin menjalani fisioterapi dengan dokter spesialis dan mengalami sejumlah kemajuan.


"Sudah banyak kemajuan untuk latihan duduk di pangkuan dan latihan duduk metode miring ke duduk dengan durasi waktu bertahap," papar Nurul Fitri, relawan Rumah Yatim Regional Jabodetabek.

Harapannya, pemberian bantuan kolam renang karet tersebut bisa menunjang perkembangan tubuh Slamet. Di samping fisioterapi yang terus dijalaninya secara rutin di rumah sakit. Selain itu, tambah Nurul, bantuan pemenuhan gizi akan terus diberikan hingga ada tindakan medis untuk operasi.

"Kalau renang kan kasian ke Slametnya juga harus PP ke tempat renangnya, jadi kata fisioterapinya disarankan beli kolam renang," ujarnya

UPDATE #4
9 Maret 2019

Rumah Yatim Terus Dorong Penuhi Gizi Alifah Jelang Operasi

Tim relawan Rumah Yatim Regional Jabodetabek kembali mengunjungi Alifah,Alifah terlihat semakin pulih kondisinya. Apalagi, saat diketahui berat badan Alifah naik. Kedatangan tim, kata dia, untuk memberikan asupan gizi untuk Alifah. "Alhamdulillah hari kemarin sampai sekarang Alifah tidak rewel lagi, berat badannya juga sudah naik jadi 4,8 kilo," ujarnya, Jumat (8/3).

Selain tetap mendapatkan perawatan secara intens, Alifah juga mendapat dukungan pemenuhan gizi dari Rumah Yatim. Hal itu, kata Nurul, untuk menunjang kesehatan dan daya tubuh Alifah yang rencananya akan menjalani operasi. Selain bantuan gizi, bantuan lain juga turut diberikan guna menunjang kebutuhan lainnya. "Semoga dengan ini berat badan Alifah bisa terus naik sampai mencukupi untuk operasi," tuturnya.

Nurul menambahkan, untuk saat ini Rumah Yatim beserta orangtua Alifah sedang fokus dalam upaya pengobatan jantung dan paru-paru Alifah. Hal itu dikarenakan jantungnya terindikasi adanya kebocoroan oleh tim dokter setelah melakukan pemeriksaan beberapa waktu yang lalu. "Setelah pengobatan jantung dan paru selesai, dilanjut lagi dengan mata,  telinga dan fisioterapi," ungkapnya.

UPDATE #3
6 Maret 2019
Kesehatan Menurun, Alifah Kembali Jalani Perawatan di Rumah Sakit Khusus Jantung

Sudah hampir satu pekan, kondisi Alifah Qalesya Barizah, bayi mungil yang mengidap jantung bocor alami penurunan kondisi kesehatan. Hal itu disampaikan relawan Rumah Yatim Regional Jabodetabek pasca berkunjung ke Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Selasa (5/3) kemarin. Kunjungan relawan kemarin untuk memberikan pemenuhan gizi untuk Alifah.

Menurut pemaparan relawan Rumah Yatim, Regional Jabodetabek, Nurul, kondisi kesehatan Alifah belum stabil. Salah satunya ialah suhu badan Alifah terus mengalami turun naik. Ditambah lagi bayi mungil ini terus memperlihatkan kondisi kurang sehatnya. "Kondisi Alifah sudah tidak baik, demam naik turun dan batuk," ujarnya.

Melihat kondisi tersebut, Alifah akhirnya dibawa ke salah satu rumah sakit untuk memastikan kondisi kesehatannya saat ini. Namun, riwayat penyakit jantung bocor yang dialami Alifah sempat menjadi kendala dalam penanganan. "Dikarenakan Alifah punya penyakit jantung bocor dan bengkak, mereka gak mau merawat Alifah, jadi kami membawa ke rumah sakit khusus untuk jantung," ungkapnya.

Saat ini, sambung Nurul, tim Rumah Yatim terus berusaha memberikan bantuan dan dorongan untuk kesembuhan Alifah. Untuk saat ini, tindakan yang dilakukan masih fokus dalam pemenuhan makanan dan gizinya. Agar, kondisi Alifah bisa terus semakin membaik. "Saat ini fokus dulu ke makanan dan pemenuhan gizinya, mudah-mudahan panasnya cepat turun," ucap Nurul.

UPDATE #2
2 Maret 2019

Slamet Berjuang Melawan Penyakit di Tubuhnya

Slamet (2), pengidap Celebral Palsy dan jantung bocor menjalani pemeriksaan lanjutan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Fatmawati, Jalan R.S. Fatmawati, Cilandak, Kota Jakarta Selatan, Kamis (28/2) kemarin. Pemeriksaan ini guna memastikan kondisi jantung Slamet.

Ratna mengungkapkan, Slamet mengalami perkembangan yang positif. Hal ini dengan naiknya berat badan Slamet menjadi 11,7 kilogram. Kegembiraan juga terpancar dari Slamet saat pemeriksaan mulai dilakukan. Dari hasil pemeriksaan tersebut, sambung dia, rujukan lanjutan untuk Slamet dibuatkan oleh sang dokter. "Dibuatkan jadwal untuk Echocardiography yang ketiga hari Kamis 14 Maret mendatang," ujarnya.

Pemeriksaan tersebut, sambung Ratna, untuk memastikan tindakan lanjutan untuk penanganan kondisi Slamet. Seperti operasi jantung terbuka atau tindakan kateterisasi. Kedua tindakan tersebut akan dilihat dari hasil pemeriksaan yang akan dijalani oleh Slamet mendatang.

Slamet sendiri merupakan yatim yang terus berjuang melawan sejumlah penyakit yang ada dalam tubuhnya. Semangat Ratna, untuk kesembuhan Slamet sangat terasa lewat sejumlah usaha pengobatan yang dijalaninya. Rumah Yatim dalam hal ini akan terus membantu dan mendukung untuk kesembuhan Slamet.

 

UPDATE #1
25 Februari 2019

Alifah, Pengidap Jantung Bocor dan Katarak Jalani Pemeriksaan Lanjutan

Alifah Qalesya Barizah, bayi mungil yang mengidap jantung bocor telah melakukan pemeriksaan lanjutanya di Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Jalan Letjen S. Parman No. 87, Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (22/2) lalu. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan upaya operasi yang akan dijalani oleh bayi mungil tersebut.

Menurut pemaparan sang ibu, Lia Siti Nurjanah, pada pemeriksaan lanjutan Jumat kemarin ada diagnosa terbaru dari pihak dokter. Kebocoran jantung Alifah saat ini sudah sebesar 4,5 milimeter. Ditambah lagi, kata dia, paru-paru anaknya tersebut juga sudah kena. "Kalau paru-paru, kemarin dapat obat untuk diminum terus," ujar Lia.

Ia menambahkan, upaya operasi yang akan dijalani anaknya akan dilangsungkan satu tahun dari saat ini. Namun, selama menunggu jadwal tersebut anaknya harus rutin kontrol ke rumah sakit selama tiga bulan sekali. Hal tersebut untuk memastikan perkembangan kondisi Alifah.

Namun, ada kekhawatiran dari diri Lia perihal biaya yang digunakan untuk operasi tersebut. Menurutnya, pihak rumah sakit sudah mewanti-wanti karena bisa jadi biaya akan ditanggung secara pribadi. "Operasi juga nanti belum tentu bisa di cover (tutup) BPJS, kemarin sudah dijelaskan sendiri oleh dokternya tentang BPJS," paparnya.

Lia sangat berharap anaknya bisa sembuh dan menikmati masa kecilnya dengan bahagia. Apalagi, bukan hanya jantung bocor, Alifah juga mengidap rubella syndrom yang menyebabkan kedua matanya katarak. Bantuan dan dorongan semangat dari seluruh pihak menjadi harapan terbesarnya saat ini, agar sang anak bisa kembali sehat.

 

Tanggal Nominal
Hamba Allah
26 Januari 2019
Rp 50.933
Hamba Allah
28 Januari 2019
Rp 50.119
Hamba Allah
28 Januari 2019
Rp 100.719
Nur jannah muin
29 Januari 2019
Rp 50.132
Hamba ALLAH
29 Januari 2019
Rp 50.709
Hamba Allah
29 Januari 2019
Rp 20.983
Hamba Allah
29 Januari 2019
Rp 50.681
lidya
29 Januari 2019
Rp 50.828
Hamba Allah
29 Januari 2019
Rp 100.550
Hamba Allah
29 Januari 2019
Rp 100.506
toni prasetio
29 Januari 2019
Rp 50.375
Hamba Allah
29 Januari 2019
Rp 20.315
Hamba Tuhan
29 Januari 2019
Rp 50.294
Corry
29 Januari 2019
Rp 100.746
Hamba Allah
29 Januari 2019
Rp 200.182
Hamba Allah
29 Januari 2019
Rp 50.828
Hamba Allah
29 Januari 2019
Rp 50.501
Hamba Allah
29 Januari 2019
Rp 100.973
Hamba Allah
29 Januari 2019
Rp 150.219
Hamba Allah
29 Januari 2019
Rp 35.929
Susan amalia
29 Januari 2019
Rp 50.221
Hamba Allah
29 Januari 2019
Rp 1.000.296
Hamba Allah
29 Januari 2019
Rp 10.653
Hamba Allah
29 Januari 2019
Rp 100.127
Hamba Allah
30 Januari 2019
Rp 100.649
Hamba Allah
30 Januari 2019
Rp 50.638
Hamba Allah
30 Januari 2019
Rp 50.384
Hamba Allah
30 Januari 2019
Rp 500.326
Hamba Allah
30 Januari 2019
Rp 50.728
Saudaramu
30 Januari 2019
Rp 100.999
Hamba Allah
30 Januari 2019
Rp 50.515
Hamba Allah
30 Januari 2019
Rp 50.453
Hamba Allah
30 Januari 2019
Rp 50.604
Hamba Allah
30 Januari 2019
Rp 50.830
Hamba Allah
30 Januari 2019
Rp 250.199
Hamba Allah
31 Januari 2019
Rp 200.796
Hamba Allah
31 Januari 2019
Rp 500.684
Hamba Allah
1 Februari 2019
Rp 100.303
Hamba Allah
1 Februari 2019
Rp 200.252
Hamba Allah
1 Februari 2019
Rp 20.370
Hamba Allah
1 Februari 2019
Rp 50.125
Hamba Allah
1 Februari 2019
Rp 300.381
Hamba Allah
1 Februari 2019
Rp 100.787
Hamba Allah
1 Februari 2019
Rp 100.951
Hamba Allah
1 Februari 2019
Rp 1.000.316
Hamba Allah
2 Februari 2019
Rp 100.519
Hamba Allah
2 Februari 2019
Rp 20.633
Hamba Allah
2 Februari 2019
Rp 50.566
Hamba Allah
2 Februari 2019
Rp 20.753
Hamba Allah
2 Februari 2019
Rp 200.769
Hamba Allah
1 Februari 2019
Rp 100.215
Varhan
2 Februari 2019
Rp 50.479
Hamba Allah
2 Februari 2019
Rp 200.743
Hamba Allah
2 Februari 2019
Rp 100.505
Hamba Allah
2 Februari 2019
Rp 100.138
Hamba Allah
2 Februari 2019
Rp 100.887
Hamba Allah
2 Februari 2019
Rp 10.845
Hamba Allah
2 Februari 2019
Rp 30.604
Hamba Allah
2 Februari 2019
Rp 100.112
Yettie
2 Februari 2019
Rp 50.696
Hamba Allah
2 Februari 2019
Rp 200.881
Hamba Allah
2 Februari 2019
Rp 50.579
Hamba Allah
2 Februari 2019
Rp 50.425
Hamba Allah
3 Februari 2019
Rp 2.500.000
Hamba Allah
4 Februari 2019
Rp 50.323
Hamba Allah
5 Februari 2019
Rp 300.811
Megaloman
6 Februari 2019
Rp 100.270
Hamba Allah
8 Februari 2019
Rp 50.347
Hamba Allah
8 Februari 2019
Rp 25.617
HAMBA ALLOH
2 Februari 2019
Rp 100.000
I Wayan Yusmila Deny Saputra
11 Februari 2019
Rp 100.100
Fenty Rachman
12 Februari 2019
Rp 250.757
Rizkia
12 Februari 2019
Rp 200.232
Hamba Allah
12 Februari 2019
Rp 200.887
Hamba Allah
12 Februari 2019
Rp 200.199
Hamba Allah
13 Februari 2019
Rp 100.487
Hamba Allah
13 Februari 2019
Rp 50.209
Hamba Allah
13 Februari 2019
Rp 50.546
Hamba Allah
13 Februari 2019
Rp 1.100.882
Hamba Allah
13 Februari 2019
Rp 200.408
Hamba Allah
13 Februari 2019
Rp 200.527
Hamba Allah
14 Februari 2019
Rp 100.250
Hamba Allah
14 Februari 2019
Rp 50.223
Hamba Allah
14 Februari 2019
Rp 500.319
Leo
14 Februari 2019
Rp 25.831
Fitra Wardani
15 Februari 2019
Rp 50.135
Hamba Allah
15 Februari 2019
Rp 50.813
Hamba Allah
15 Februari 2019
Rp 110.605
Hamba Allah
15 Februari 2019
Rp 100.868
Hamba Allah
15 Februari 2019
Rp 50.730
Hadi Purwanto
15 Februari 2019
Rp 20.261
Mahmut Nopen Harianto
16 Februari 2019
Rp 50.481
Hamba Allah
17 Februari 2019
Rp 230.366
Hamba Allah
16 Februari 2019
Rp 50.322
Lina
16 Februari 2019
Rp 300.183
Hamba Allah
17 Februari 2019
Rp 50.000
Sapto BN
17 Februari 2019
Rp 100.354
Hamba Allah
17 Februari 2019
Rp 20.480
Hamba Allah
18 Februari 2019
Rp 70.989
Hamba allah
18 Februari 2019
Rp 10.737
Hamba Allah
19 Februari 2019
Rp 200.482
Hamba Allah
18 Februari 2019
Rp 50.575
Hamba Allah
19 Februari 2019
Rp 10.577
Hamba Allah
19 Februari 2019
Rp 300.872
Hamba Allah
19 Februari 2019
Rp 20.903
Hamba Allah
19 Februari 2019
Rp 100.957
Hamba Allah
20 Februari 2019
Rp 100.130
Hamba Allah
20 Februari 2019
Rp 100.334
Kiky
20 Februari 2019
Rp 100.895
Hamba Allah
21 Februari 2019
Rp 250.424
Hamba Allah
21 Februari 2019
Rp 20.346
Prasetyo
21 Februari 2019
Rp 100.960
Hamba Allah
22 Februari 2019
Rp 50.250
Hamba Allah
22 Februari 2019
Rp 250.876
Hamba Allah
22 Februari 2019
Rp 100.659
Hamba Allah
22 Februari 2019
Rp 50.661
Alicia
24 Februari 2019
Rp 50.951
Hamba allah
24 Februari 2019
Rp 50.709
Hamba Allah
25 Februari 2019
Rp 50.696
Hamba Allah
25 Februari 2019
Rp 100.946
Hamba Allah
25 Februari 2019
Rp 100.670
Hamba Allah
25 Februari 2019
Rp 150.134
Hamba Allah
26 Februari 2019
Rp 500.244
Hamba Allah
27 Februari 2019
Rp 500.293
Wilda ayu
27 Februari 2019
Rp 50.617
Hamba Allah
27 Februari 2019
Rp 100.518
Hamba Allah
27 Februari 2019
Rp 5.000.899
Hamba Allah
27 Februari 2019
Rp 100.431
Hamba Allah
28 Februari 2019
Rp 150.762
satryo wicaksono
28 Februari 2019
Rp 1.500.760
Hamba Allah
1 Maret 2019
Rp 100.946
Hamba Allah
1 Maret 2019
Rp 50.953
anis wardani
1 Maret 2019
Rp 100.510
Hamba Allah
1 Maret 2019
Rp 300.495
Hamba Allah
2 Maret 2019
Rp 100.519
Hamba Allah
2 Maret 2019
Rp 150.449
Hamba Allah
2 Maret 2019
Rp 725.302
Hamba Allah
3 Maret 2019
Rp 50.882
Mas Gun
3 Maret 2019
Rp 200.336
Hamba Allah
3 Maret 2019
Rp 100.386
Hamba Allah
3 Maret 2019
Rp 200.770
Hamba Allah
4 Maret 2019
Rp 100.446
Hamba Allah
5 Maret 2019
Rp 50.586
Hamba Allah
5 Maret 2019
Rp 100.334
Hamba Allah
6 Maret 2019
Rp 250.907
Hamba Allah
6 Maret 2019
Rp 300.937
Hamba Allah
6 Maret 2019
Rp 100.658
Hamba Allah
6 Maret 2019
Rp 1.000.550
Hamba Allah
6 Maret 2019
Rp 50.628
Hamba Allah
7 Maret 2019
Rp 20.837
Fury Chintiya dewi
7 Maret 2019
Rp 1.000.152
Hamba Allah
8 Maret 2019
Rp 100.363
Hamba Allah
8 Maret 2019
Rp 50.249
Hamba Allah
8 Maret 2019
Rp 150.611
Hamba Allah
8 Maret 2019
Rp 100.143
Hamba Allah
11 Maret 2019
Rp 50.336
Deni
9 Maret 2019
Rp 50.586
Hamba Allah
10 Maret 2019
Rp 50.125
Hamba Allah
10 Maret 2019
Rp 100.667
Hamba Allah
10 Maret 2019
Rp 300.881
Dudi
10 Maret 2019
Rp 30.350
Kalya Islamadina
11 Maret 2019
Rp 100.492
Marhendhra Kusuma sejati
11 Maret 2019
Rp 100.815
Hamba Allah
12 Maret 2019
Rp 50.907
Hamba Allah
12 Maret 2019
Rp 100.100
Hamba Allah
14 Maret 2019
Rp 100.829
Murshed saeed ghalib, Abdulaziz ghalib Lamia Murshed ,Titin achamed Hasan, hathlol bin Abdulaziz
15 Maret 2019
Rp 80.394
Muhammad Arkhan Khadaffi
16 Maret 2019
Rp 100.314
Hamba Allah
17 Maret 2019
Rp 150.778
Hamba Allah
17 Maret 2019
Rp 50.606
Kah ruw
18 Maret 2019
Rp 50.634
Hamba Allah
18 Maret 2019
Rp 50.738
Hamba Allah
18 Maret 2019
Rp 500.698
Hamba Allah
18 Maret 2019
Rp 100.839
Hamba Allah
18 Maret 2019
Rp 200.484
Hamba Allah
18 Maret 2019
Rp 100.129
Hamba Allah
19 Maret 2019
Rp 50.696
Arkaan Dhyiaulhaq Alghifari
19 Maret 2019
Rp 25.965
Hamba Allah
19 Maret 2019
Rp 20.283
Mama hilbram
19 Maret 2019
Rp 100.376
Hamba Allah
20 Maret 2019
Rp 493.730
Efi rustining tiyas pratiwi
20 Maret 2019
Rp 50.995
Hamba Allah
20 Maret 2019
Rp 100.172
Hamba Allah
20 Maret 2019
Rp 150.343
Hamba Allah
20 Maret 2019
Rp 100.582
Hamba Allah
21 Maret 2019
Rp 100.713
Hamba Allah
21 Maret 2019
Rp 50.513
Hamba Allah
21 Maret 2019
Rp 100.497
Hamba Allah
21 Maret 2019
Rp 20.757
Hamba Allah
22 Maret 2019
Rp 200.665
Hamba Allah
23 Maret 2019
Rp 100.312
Hamba Allah
23 Maret 2019
Rp 50.514
Prita Aqilla
23 Maret 2019
Rp 50.976
Anita rachmawati
23 Maret 2019
Rp 100.366
Juli puriani
23 Maret 2019
Rp 2.000.911
Hamba Allah
23 Maret 2019
Rp 50.959
Hamba Allah
24 Maret 2019
Rp 100.655
Hamba Allah
24 Maret 2019
Rp 50.877
Hamba Allah
24 Maret 2019
Rp 100.263
Nina Amalia
24 Maret 2019
Rp 250.476
Kah ruw
25 Maret 2019
Rp 50.743
Hamba Allah
25 Maret 2019
Rp 50.310
Hamba Allah
25 Maret 2019
Rp 200.496
Sari
25 Maret 2019
Rp 100.814
Hamba Allah
25 Maret 2019
Rp 50.587
Hamba Allah
25 Maret 2019
Rp 100.413
Hamba Allah
25 Maret 2019
Rp 50.315
Hamba Allah
26 Maret 2019
Rp 20.716
Hamba Allah
26 Maret 2019
Rp 100.174
Hamba Allah
26 Maret 2019
Rp 100.499
Hamba Allah
26 Maret 2019
Rp 150.716
Hamba Allah
27 Maret 2019
Rp 200.626
Hamba Allah
27 Maret 2019
Rp 100.370
Devi
27 Maret 2019
Rp 100.438
Hamba Allah
27 Maret 2019
Rp 50.438
Hamba Allah
28 Maret 2019
Rp 100.873
Hamba Allah
28 Maret 2019
Rp 18.807
I Wayan Yusmila Deny Saputra
11 Februari 2019
Rp 100.100
Hamba Allah
28 Maret 2019
Rp 50.799
Hamba allah
1 April 2019
Rp 10.372
Hamba Allah
1 April 2019
Rp 20.639
Hamba Allah
2 April 2019
Rp 50.658
Hamba Allah
2 April 2019
Rp 25.421
Hamba Allah
2 April 2019
Rp 14.111
Hamba Allah
2 April 2019
Rp 20.532
Hamba Allah
3 April 2019
Rp 20.857
Hamba Allah
6 April 2019
Rp 100.543
Hamba Allah
7 April 2019
Rp 100.443
Hamba Allah
7 April 2019
Rp 20.991
Hamba Allah
7 April 2019
Rp 25.527
Hamba Allah
7 April 2019
Rp 100.569
Hamba Allah
7 April 2019
Rp 100.739
Michelia Masitha
7 April 2019
Rp 20.000
Hamba Allah
7 April 2019
Rp 200.585
Hamba Allah
7 April 2019
Rp 25.358
Hamba Allah
9 April 2019
Rp 50.637
Hamba Allah
9 April 2019
Rp 100.500
Mei
10 April 2019
Rp 100.530
Hamba Allah
10 April 2019
Rp 50.746
Hamba Allah
9 April 2019
Rp 100.406
Qurrota
10 April 2019
Rp 50.898
Hamba Allah
10 April 2019
Rp 50.487
Hamba Allah
9 April 2019
Rp 10.359
Adi sulistyo
10 April 2019
Rp 300.181
Hamba Allah
10 April 2019
Rp 25.145
Hamba Allah
10 April 2019
Rp 100.969
Hamba Allah
10 April 2019
Rp 300.338
Hamba Allah
10 April 2019
Rp 20.651
Hamba Allah
10 April 2019
Rp 30.861
Hamba Allah
10 April 2019
Rp 89.870
Hamba Allah
10 April 2019
Rp 100.973
Hamba Allah
10 April 2019
Rp 50.115
Hamba Allah
10 April 2019
Rp 50.232
Hamba Allah
10 April 2019
Rp 50.729
Hamba Allah
10 April 2019
Rp 150.700
taufik dhani
10 April 2019
Rp 30.890
Hamba Allah
11 April 2019
Rp 50.607
Hamba Allah
11 April 2019
Rp 50.829
Hamba Allah
11 April 2019
Rp 20.563
Hamba Allah
11 April 2019
Rp 50.355
Anisa Pratiwi
11 April 2019
Rp 50.969
Hamba Allah
11 April 2019
Rp 200.594
Muhammad fitrah
11 April 2019
Rp 50.232
Hamba Allah
11 April 2019
Rp 150.572
Hamba Allah
11 April 2019
Rp 100.717
Hamba Allah
11 April 2019
Rp 50.212
Hamba Allah
11 April 2019
Rp 20.526
Hamba Allah
11 April 2019
Rp 100.567
Hamba Allah
11 April 2019
Rp 100.562
Hamba Allah
11 April 2019
Rp 50.912
Hamba Allah
11 April 2019
Rp 50.480
Hamba Allah
12 April 2019
Rp 100.521
Hamba Allah
12 April 2019
Rp 500.484
Hamba Allah
12 April 2019
Rp 100.893
Hamba Allah
12 April 2019
Rp 30.244
Hamba Allah
12 April 2019
Rp 300.546
Hamba Allah
12 April 2019
Rp 200.196
Hamba Allah
12 April 2019
Rp 50.183
Hamba Allah
12 April 2019
Rp 100.513
Nelly Shafwati Abey
12 April 2019
Rp 250.894
Hamba Allah
13 April 2019
Rp 25.682
Mila
12 April 2019
Rp 20.179
Hamba Allah
12 April 2019
Rp 100.219
Hamba Allah
12 April 2019
Rp 20.834
Hamba Allah
12 April 2019
Rp 20.972
Hamba Allah
13 April 2019
Rp 300.794
Dimas
19 April 2019
Rp 50.555

Total donatur : 287 orang