Cerita Penggalangan Dana
Di hari Lebaran, anak-anak lain sibuk memilih baju baru.
Namun bagi Septi (16) dan Melisa (15), Lebaran hanyalah hari biasa—tanpa pakaian baru, tanpa kepastian masa depan.

Septi menjadi yatim sejak usianya baru 7 hari. Kini, setelah ibunya wafat, ia hidup berdua dengan neneknya di gubuk reyot yang nyaris roboh. Setiap sore selepas sekolah, Septi berkeliling kampung menjajakan gorengan milik orang lain.
Upah 20rb ia kumpulkan untuk membeli beras dan membayar sekolah, meski seringkali ada tunggakan di sekolah.

Melisa pun tak kalah pilu..
Ditinggalkan kedua orang tuanya sejak bayi, ia memilih berjualan bacang dan es keliling sebelum dan setelah sekolah. Dari bacang seharga Rp2.000 itulah, Melisa menabung receh demi bisa ikut ujian.
Kadang lapar, kadang pulang tanpa hasil, namun ia tetap berjuang agar tak putus sekolah.

Di bulan penuh berkah ini, kita bisa menjadi alasan senyum mereka hadir di hari raya. Dengan sedekah mu ini, kita bukan hanya memberi pakaian baru—tetapi juga menghadirkan rasa dihargai, dicintai, dan harapan untuk terus melangkah.

Mari bahagiakan Lebaran Septi, Melisa, dan anak-anak yatim lainnya.
Karena bagi mereka, bantuan kecil dari kita adalah harapan besar untuk masa depan.
Dengan Cara :
1. Klik "Donasi Sekarang"
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran
4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail
5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatannya dan tepat sasaran dalam penyalurannya
Info Selengkapnya Hubungi :
Admin (085810265406)
Berita Penyaluran
Program Dirilis
31 Jan 2026Para #PejuangKebaikan
Doa-doa #PejuangKebaikan
Aamin Kan dan bantu likenya