Sedekah Terbaik Menutup Akhir Tahun

Sedekah Terbaik Menutup Akhir Tahun

Ribuan lansia dhuafa berjuang demi sesuap nasi

Rp 60.570.300
terkumpul dari Rp 100.000.000
Terkumpul Rp 60.570.300
Donatur 1070
Gotong royong dengan menyebarkan program ini.
Saat ini mungkin kita diberikan tempat yang layak, makanan yang enak, pakaian bagus serta pekerjaan yang tetap. Tapi tidak dengan ribuan lansia dhuafa diluar sana, demi sesuap nasi mereka tak hiraukan lelah dan sakit karena tubuh yang sudah renta.
Seperti kisah perjuangan beberapa lansia ini
"Sudah seharian, kakek baru jual 2 buah tampah" ujar kakek Kaba
Tak Tega Melihat Cucunya Terlantar, Kakek Banting Tulang Mencari Rongsok Hingga Kelaparan
Kakek Isa Rela Berjalan Mendorong Sepeda Tuanya Sampai 7KM demi hidupi 4 cucu yatimnya 
Dari 40 bungkus hanya 2 bungkus jualan emping Kakek Sirya yang laku, sedangkan ada Istri yang harus Kakek nafkahi. 
#PejuangKebaikan Kita tidak akan tahu doa yang mana dan usaha yang keberapa yang akan terkabul. Tugas kita hanya memperbanyak doa dan menentukan usaha. Barangkali Allah kabulkan doa saudara yang kita bantu. Yuk bantu ringankan beban mereka.
1. Klik "DONASI SEKARANG"
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran (GO-PAY/BNI Syariah/BRI/BCA/Mandiri/DANA/ShopeePay)
4. Kamu akan mendapatkan laporan via email
5. Transfer sesuai 3 angka unik agar memudahkan sistem dalam pembacaan transaksi sehingga tepat akad dan tepat sasaran dalam penyalurannya
Disclaimer :
Campaign ini adalah bagian dari program infaq/shodakoh Yayasan Rumah Yatim yang bertujuan untuk membantu masyarakat Dhuafa di Indonesia.
08 Nov 2021

Program Dirilis

16 May 2022

Bantuan untuk Nenek Sri, Lansia Penjual Pisang Keliling di Pekalangan yang Rawat Anak Disabilitas

Usia Nenek Sri kini tak lagi muda, 72 tahun. Warga yang bermukim di Pekalangan, Kecamatan Tenggarang, Bondowoso itu sekarang tinggal berdua dengan anaknya yang menyandang disabilitas. Walau Nenek Sri telah lanjut usia, setiap hari ia harus terus bekerja. Berjualan pisang keliling menjadi pekerjaan yang nenek Sri geluti. Pisang tersebut merupakan milik orang lain yang dimana nenek Sri mendapat upah 7 ribu setiap kali menjualkan pisang tersebut.

Kepada Ramdhan Burhanudin kepala cabang Rumah Yatim cabang Jawa Timur, nenek Sri mengatakan jika setiap harinya ia keliling jualan pisang sejauh 10 KM menggunakan sepeda tuanya. Meskipun penghasilan yang diperoleh setiap harinya masih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan harian, namun nenek Sri tetap bersyukur dan tidak menyerah.

“Suami nenek sudah meninggal sejak anak nenek masih berusia 9 tahun, sejak saat itu nenek harus berjuang seorang diri demi bisa bertahan hidup dan merawat anak nenek yang berkebutuhan khusus,” ujarnya.

Merespon hal tersebut, Rumah Yatim cabang Jawa Timur memberikan bantuan biaya hidup kepada nenek Sri. Bantuan berupa sembako, uang tunai dan perlengkapan MCK ini meripakan hasil dari aksi galang dana Rumah Yatim secara daring di platform donasionline.id .

Diharapkan bantuan ini bisa membantu memenuhi kebutuhan hidup nenek Sri dan anaknya sampai beberapa bulan kedepan.

“Alhamdulillah nenek Sri sangat bahagia ketika menerima bantuan ini, mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan beban beliau serta bisa memberikan banyak manfaat dan keberkahan untuk beliau dan anaknya,” tutur Ramdhan.

01 May 2022

Nek Yateni, Lansia Sebatang Kara di Denanyar Jombang Bahagia Dapat Perhatian dari Rumah Yatim

Rumah Yatim kembali memberikan perhatiannya kepada lansia prasejahtera yang hidup sebatang kara. Kini perhatian tersebut diberikan kepada nek Yateni (84), lansia dari Desa Denanyar, Kecamatan Jombang, Kota Jombang.

Pada Senin (25/4) lalu, Rumah Yatim memberikan bantuan biaya hidup berupa uang tunai, sembako dan perlengkapan MCK guna memenuhi kebutuhan nek Yateni sampai beberapa bulan kedepan.

Menurut penuturan Asep salah satu relawan Rumah Yatim Jatim, sudah bertahun-tahun nek Yateni tinggal seorang diri di rumah tak layak huni.

Ia tidak memiliki anak dan jauh dari sanak saudara, sehingga untuk makan sehari-hari, nek Yateni hanya mengandalkan kebaikan dari tetangga sekitar.

Kondisi nek Yateni yang sudah sangat renta dan sering sakit-sakitan membuatnya tidak bisa beraktivitas banyak. Jika ingin melakukan aktivitas ke kamar mandi atau ke dapur, nenek mesti dibantu dengan sebuah kursi plastik.

Asep melanjutkan, nantinya bantuan tersebut akan dikelola oleh salah satu tetangganya yang rutin memberikan makan nek Yateni, tentunya dengan pengawasan pihak RW RT setempat.

Ketika bantuan diberikan, nenek Yateni terlihat sangat terkejut sekaligus bahagia, ia masih tidak menyangka bisa mendapat bantuan dengan jumlah banyak.

“Nenek sangat senang bisa menerima bantuan ini, terima kasih Rumah Yatim dan para donatur yang sudah memberikan perhatiannya untuk nenek, semoga Allah membalas semuanya,” ucap nek Yateni.

26 April 2022

Bantuan Untuk Papuk Icah Tersalurkan!

Lombok Timur (24/2) Mencari barang bekas demi menyambung hidup dengan keadaan tak bisa mendengar juga tak bisa berbicara, itulah Papuk Icah sudah puluhan tahun semenjak sang suami wafat tanpa keturunan Papuk Icah hidup sendiri di masa tuanya, Papuk ivah merupakan satu dari ratusan lansia dhuafa yang menjadi mustahik di donasionline.id

Pada Ahad (24/4) team relawan menyerahkan bantuan bahan pokok dan bantuan tunai tahap kedua bagi Papuk Icah di kediaman sederhananya di Pesantek Daye, Desa Steling, Kecamatan Batu Kliang Utara, Kabupaten Lombok Timur,Provinsi NTB. Papuk terlihat sangat bahagia meskipun tak dapat mengucapkannya dengan kata-kata.

Terimakasih donatur sedekah anda hari ini penuhi kebutuhan bahan pokok lansia dhuafa

23 April 2022

Rumah Yatim Salurkan Bantuan Bagi Pak Mifta Yang Keterbatasan Fisik Rawat ibunya Dengan Jual Mainan

Medan (15/4) Tim Relawan Laznas Rumah Yatim Sumatera Utara menyalurkan bantuan bahan pokok untuk bapak Mifta seorang penjual mainan yang mempunyai keterbatasan fisik namun tetap berjuang gunan memenuhi kebutuhan hidup nya dan sang ibu, setiap hari sejauh 24 kilometer perjalanan ditempuh bapak Miftah guna jajakan dagangannya, Bapak Miftah merupakan salah satu dari ratusan mustahik di campaigned, donasionline.id..

Team relawan langsung menyalurkan bantuan ke kediaman pak Miftah di Jalan Kampung Nelayan Kelurahan Nelayan Indah Kecamatan Medan Labuhan Kota Medan. Saat team datang bapak Miftah sedang berjualan keliling,sehingga yang menerima bantuan adalah ibundanya.Beliau sangat berterimakasih atas bantuan yang diberikan karena dengan adanya bantuan ini uang hasi berjualan dapat di alokasikan bapak Miftah untuk kebutuhan lainnya. Terimakasih donatur atas sedekahnya, sedekah anda hari ni penuhi kebutuhan pokok lansia dhuafa di kota medan, masih banyak lansia lainnya yang membutuhkan uuran tangan kita, jangan lupa kunjungi website crowdfunding Laznas Rumah Yatim di donasionline.id

13 April 2022

Bantuan Untuk Alm Kakek Bujang Telah Tersalurkan!

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun, satu bulan yang lalu kakek Bujang salah satu mustahik Rumah Yatim cabang Kalimantan Barat meninggal dunia. Beberapa bulan sebelumnya istri almarhum Kakek Bujang pun meninggal. Kini tempat tinggal mereka sepi tak ada yang menempati.

Rumah Yatim yang masih memiliki kewajiban untuk menyampaikan amanah dari para donatur untuk almarhum kakek Bujang, pada Jumat (8/4) lalu menyambangi kediaman Yusmaniah yang merupakan ponakan kakek Bujang yang rutin mengurus lansia tersebut.

Dalam sambangannya tersebut, Rumah Yatim memberikan bantuan biaya hidup berupa sembako, bumbu dapur, uang santunan, perlengkapan MCK.

Bantuan tersebut langsung diberikan di kediaman Yusmaniah Dusun Tanjung Puri Desa Arang Limbung, Kec. Sungai Raya, Kab. Kuburaya

“Bantuan ini merupakan amanah dari para donatur untuk almarhum kakek Bujang, dikarenakan kakek sudah meninggal, akhirnya amanah ini kami sampaikan kepada ponakannya, mudah-mudahan bantuan ini bisa membantu memenuhi kebutuhan bu Yusmaniah dan keluarga selama Ramadhan,”tutur Abdurrohim kepala cabang Rumah Yatim Kalbar.

Abdurrohim melanjutkan, Yusmaniah hidup dalam keterbatasan ekonomi. Suaminya bekerja sebagai serabutan dan ia memiliki dua orang anak yang masih kecil-kecil.

Ketika menerima bantuan, Yusmaniah terlihat sangat senang. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada para donatur Rumah Yatim yang telah memberikan perhatian dan kepeduliannya kepada kakek Bujang.

“Alhamdulillah rezeki untuk almarhum kakek Bujang telah sampai kepada kami, Insya Allah akan sangat bermanfaat untuk kami. Terima kasih kepada Rumah Yatim dan para donatur, kami doakan semoga para donatur diberikan kesehatan, rezeki yang lancar dan berkah serta dimudahkan dalam setiap urusannya,” ujar Yusmaniah.

09 April 2022

Bantuan Uang Tunai dan Modal Usaha untuk Desti Dan Herman telah disalurkan !

Rumah Yatim area Jabodetabek memberikan bantuan biaya hidup berupa uang tunai dan modal usaha dalam bentuk barang-barang dagangan kepada Desti dan Herman, kakak beradik yatim piatu dari Kampung Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.

Menurut penuturan Fauzi salah satu relawan Rumah Yatim Jabodetabek, bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup mereka, selain itu untuk membantu usaha warung kecil-kecilan mereka bisa beroperasi kembali pasca sebulan tutup karena kehabisan modal.

“Desti dan Herman hanya hidup berdua, untuk makan sehari-hari mereka mengandalkan dari keuntungan warung kecil-kecilan mereka, namun sebulan ini warung tersebut tutup karena modalnya terpakai untuk makan sehari-hari dan biaya pendidikan Desti yang masih duduk di kelas 1 SMP,” ujar Fauzi.

Fauzi melanjutkan, Herman sebenarnya sudah lulus SMA, namun ia tidak bisa bekerja dikarenakan ijazahnya masih ditahan pihak sekolah. Agar bisa membantu perekonomian keluarga, Herman bekerja sebagai kuli angkut sayur di pasar, namun penghasilannya masih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan harian.

Diketahui, ibu Desti dan Herman telah meninggal dunia sekitar lima bulan lalu karena penyakit yang dideritanya. Sementara ayah mereka meninggal ketika Desti masih berusia 8 tahun. Warung yang saat ini dikelola mereka merupakan peninggalan dari sang ibu yang sebelumnya membuka warung untuk menghidupi Desti dan Herman.

“Alhamdulillah Desti dan Herman terlihat sangat senang ketika menerima bantuan ini. Mudah-mudahan usaha mereka lancar terus, ijazah Herman bisa ditebus agar ia bisa kerja. Mudah-mudahan sekolah Desti juga lancar biar dia bisa menggapai mimpinya menjadi dokter, semoga bantuan ini bisa membantu memperbaiki kehidupan ekonomi mereka,” tutur Fauzi.

Tak lupa, Fauzi pun mengucapkan banyak terima kasih kepada para donatur yang telah membantu Desti dan Herman melalui platform penggalangan dana resmi Rumah Yatim di donasionline.id .

“Semoga kebaikan dari para donatur kepada Desti dan Herman bisa menjadi manfaat, berkah dan amal jariyah …aamiin,” tutup Fauzi.

info@rumah-yatim.org

Rezza

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 25.000
novitaand42@gmail.com

Akhmad Muchofi dan Uswatun Hasanah

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 250.000

Gotong royong sebagai fundraiser program ini.

Jadi fundraiser sekarang juga
Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 10.000

Pada: 2 minggu yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hepy

Sebesar Rp 25.000

Pada: 1 bulan yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Ica

Sebesar Rp 200.472

Pada: 2 bulan yang lalu

Bismillah minta doanya agar anak sy sehat selalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 50.593

Pada: 2 bulan yang lalu

bismillah berkah

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 50.000

Pada: 2 bulan yang lalu

Bismillah, semoga berkah

Avatar of Hamba Allah

Gidta

Sebesar Rp 10.000

Pada: 2 bulan yang lalu

Fundraiser

info@rumah-yatim.org

Rezza

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 25.000
novitaand42@gmail.com

Akhmad Muchofi dan Uswatun Hasanah

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 250.000

Gotong royong sebagai fundraiser program ini.

Jadi fundraiser sekarang juga

Berita

08 Nov 2021

Program Dirilis

16 May 2022

Bantuan untuk Nenek Sri, Lansia Penjual Pisang Keliling di Pekalangan yang Rawat Anak Disabilitas

Usia Nenek Sri kini tak lagi muda, 72 tahun. Warga yang bermukim di Pekalangan, Kecamatan Tenggarang, Bondowoso itu sekarang tinggal berdua dengan anaknya yang menyandang disabilitas. Walau Nenek Sri telah lanjut usia, setiap hari ia harus terus bekerja. Berjualan pisang keliling menjadi pekerjaan yang nenek Sri geluti. Pisang tersebut merupakan milik orang lain yang dimana nenek Sri mendapat upah 7 ribu setiap kali menjualkan pisang tersebut.

Kepada Ramdhan Burhanudin kepala cabang Rumah Yatim cabang Jawa Timur, nenek Sri mengatakan jika setiap harinya ia keliling jualan pisang sejauh 10 KM menggunakan sepeda tuanya. Meskipun penghasilan yang diperoleh setiap harinya masih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan harian, namun nenek Sri tetap bersyukur dan tidak menyerah.

“Suami nenek sudah meninggal sejak anak nenek masih berusia 9 tahun, sejak saat itu nenek harus berjuang seorang diri demi bisa bertahan hidup dan merawat anak nenek yang berkebutuhan khusus,” ujarnya.

Merespon hal tersebut, Rumah Yatim cabang Jawa Timur memberikan bantuan biaya hidup kepada nenek Sri. Bantuan berupa sembako, uang tunai dan perlengkapan MCK ini meripakan hasil dari aksi galang dana Rumah Yatim secara daring di platform donasionline.id .

Diharapkan bantuan ini bisa membantu memenuhi kebutuhan hidup nenek Sri dan anaknya sampai beberapa bulan kedepan.

“Alhamdulillah nenek Sri sangat bahagia ketika menerima bantuan ini, mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan beban beliau serta bisa memberikan banyak manfaat dan keberkahan untuk beliau dan anaknya,” tutur Ramdhan.

01 May 2022

Nek Yateni, Lansia Sebatang Kara di Denanyar Jombang Bahagia Dapat Perhatian dari Rumah Yatim

Rumah Yatim kembali memberikan perhatiannya kepada lansia prasejahtera yang hidup sebatang kara. Kini perhatian tersebut diberikan kepada nek Yateni (84), lansia dari Desa Denanyar, Kecamatan Jombang, Kota Jombang.

Pada Senin (25/4) lalu, Rumah Yatim memberikan bantuan biaya hidup berupa uang tunai, sembako dan perlengkapan MCK guna memenuhi kebutuhan nek Yateni sampai beberapa bulan kedepan.

Menurut penuturan Asep salah satu relawan Rumah Yatim Jatim, sudah bertahun-tahun nek Yateni tinggal seorang diri di rumah tak layak huni.

Ia tidak memiliki anak dan jauh dari sanak saudara, sehingga untuk makan sehari-hari, nek Yateni hanya mengandalkan kebaikan dari tetangga sekitar.

Kondisi nek Yateni yang sudah sangat renta dan sering sakit-sakitan membuatnya tidak bisa beraktivitas banyak. Jika ingin melakukan aktivitas ke kamar mandi atau ke dapur, nenek mesti dibantu dengan sebuah kursi plastik.

Asep melanjutkan, nantinya bantuan tersebut akan dikelola oleh salah satu tetangganya yang rutin memberikan makan nek Yateni, tentunya dengan pengawasan pihak RW RT setempat.

Ketika bantuan diberikan, nenek Yateni terlihat sangat terkejut sekaligus bahagia, ia masih tidak menyangka bisa mendapat bantuan dengan jumlah banyak.

“Nenek sangat senang bisa menerima bantuan ini, terima kasih Rumah Yatim dan para donatur yang sudah memberikan perhatiannya untuk nenek, semoga Allah membalas semuanya,” ucap nek Yateni.

26 April 2022

Bantuan Untuk Papuk Icah Tersalurkan!

Lombok Timur (24/2) Mencari barang bekas demi menyambung hidup dengan keadaan tak bisa mendengar juga tak bisa berbicara, itulah Papuk Icah sudah puluhan tahun semenjak sang suami wafat tanpa keturunan Papuk Icah hidup sendiri di masa tuanya, Papuk ivah merupakan satu dari ratusan lansia dhuafa yang menjadi mustahik di donasionline.id

Pada Ahad (24/4) team relawan menyerahkan bantuan bahan pokok dan bantuan tunai tahap kedua bagi Papuk Icah di kediaman sederhananya di Pesantek Daye, Desa Steling, Kecamatan Batu Kliang Utara, Kabupaten Lombok Timur,Provinsi NTB. Papuk terlihat sangat bahagia meskipun tak dapat mengucapkannya dengan kata-kata.

Terimakasih donatur sedekah anda hari ini penuhi kebutuhan bahan pokok lansia dhuafa

23 April 2022

Rumah Yatim Salurkan Bantuan Bagi Pak Mifta Yang Keterbatasan Fisik Rawat ibunya Dengan Jual Mainan

Medan (15/4) Tim Relawan Laznas Rumah Yatim Sumatera Utara menyalurkan bantuan bahan pokok untuk bapak Mifta seorang penjual mainan yang mempunyai keterbatasan fisik namun tetap berjuang gunan memenuhi kebutuhan hidup nya dan sang ibu, setiap hari sejauh 24 kilometer perjalanan ditempuh bapak Miftah guna jajakan dagangannya, Bapak Miftah merupakan salah satu dari ratusan mustahik di campaigned, donasionline.id..

Team relawan langsung menyalurkan bantuan ke kediaman pak Miftah di Jalan Kampung Nelayan Kelurahan Nelayan Indah Kecamatan Medan Labuhan Kota Medan. Saat team datang bapak Miftah sedang berjualan keliling,sehingga yang menerima bantuan adalah ibundanya.Beliau sangat berterimakasih atas bantuan yang diberikan karena dengan adanya bantuan ini uang hasi berjualan dapat di alokasikan bapak Miftah untuk kebutuhan lainnya. Terimakasih donatur atas sedekahnya, sedekah anda hari ni penuhi kebutuhan pokok lansia dhuafa di kota medan, masih banyak lansia lainnya yang membutuhkan uuran tangan kita, jangan lupa kunjungi website crowdfunding Laznas Rumah Yatim di donasionline.id

13 April 2022

Bantuan Untuk Alm Kakek Bujang Telah Tersalurkan!

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun, satu bulan yang lalu kakek Bujang salah satu mustahik Rumah Yatim cabang Kalimantan Barat meninggal dunia. Beberapa bulan sebelumnya istri almarhum Kakek Bujang pun meninggal. Kini tempat tinggal mereka sepi tak ada yang menempati.

Rumah Yatim yang masih memiliki kewajiban untuk menyampaikan amanah dari para donatur untuk almarhum kakek Bujang, pada Jumat (8/4) lalu menyambangi kediaman Yusmaniah yang merupakan ponakan kakek Bujang yang rutin mengurus lansia tersebut.

Dalam sambangannya tersebut, Rumah Yatim memberikan bantuan biaya hidup berupa sembako, bumbu dapur, uang santunan, perlengkapan MCK.

Bantuan tersebut langsung diberikan di kediaman Yusmaniah Dusun Tanjung Puri Desa Arang Limbung, Kec. Sungai Raya, Kab. Kuburaya

“Bantuan ini merupakan amanah dari para donatur untuk almarhum kakek Bujang, dikarenakan kakek sudah meninggal, akhirnya amanah ini kami sampaikan kepada ponakannya, mudah-mudahan bantuan ini bisa membantu memenuhi kebutuhan bu Yusmaniah dan keluarga selama Ramadhan,”tutur Abdurrohim kepala cabang Rumah Yatim Kalbar.

Abdurrohim melanjutkan, Yusmaniah hidup dalam keterbatasan ekonomi. Suaminya bekerja sebagai serabutan dan ia memiliki dua orang anak yang masih kecil-kecil.

Ketika menerima bantuan, Yusmaniah terlihat sangat senang. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada para donatur Rumah Yatim yang telah memberikan perhatian dan kepeduliannya kepada kakek Bujang.

“Alhamdulillah rezeki untuk almarhum kakek Bujang telah sampai kepada kami, Insya Allah akan sangat bermanfaat untuk kami. Terima kasih kepada Rumah Yatim dan para donatur, kami doakan semoga para donatur diberikan kesehatan, rezeki yang lancar dan berkah serta dimudahkan dalam setiap urusannya,” ujar Yusmaniah.

09 April 2022

Bantuan Uang Tunai dan Modal Usaha untuk Desti Dan Herman telah disalurkan !

Rumah Yatim area Jabodetabek memberikan bantuan biaya hidup berupa uang tunai dan modal usaha dalam bentuk barang-barang dagangan kepada Desti dan Herman, kakak beradik yatim piatu dari Kampung Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.

Menurut penuturan Fauzi salah satu relawan Rumah Yatim Jabodetabek, bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup mereka, selain itu untuk membantu usaha warung kecil-kecilan mereka bisa beroperasi kembali pasca sebulan tutup karena kehabisan modal.

“Desti dan Herman hanya hidup berdua, untuk makan sehari-hari mereka mengandalkan dari keuntungan warung kecil-kecilan mereka, namun sebulan ini warung tersebut tutup karena modalnya terpakai untuk makan sehari-hari dan biaya pendidikan Desti yang masih duduk di kelas 1 SMP,” ujar Fauzi.

Fauzi melanjutkan, Herman sebenarnya sudah lulus SMA, namun ia tidak bisa bekerja dikarenakan ijazahnya masih ditahan pihak sekolah. Agar bisa membantu perekonomian keluarga, Herman bekerja sebagai kuli angkut sayur di pasar, namun penghasilannya masih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan harian.

Diketahui, ibu Desti dan Herman telah meninggal dunia sekitar lima bulan lalu karena penyakit yang dideritanya. Sementara ayah mereka meninggal ketika Desti masih berusia 8 tahun. Warung yang saat ini dikelola mereka merupakan peninggalan dari sang ibu yang sebelumnya membuka warung untuk menghidupi Desti dan Herman.

“Alhamdulillah Desti dan Herman terlihat sangat senang ketika menerima bantuan ini. Mudah-mudahan usaha mereka lancar terus, ijazah Herman bisa ditebus agar ia bisa kerja. Mudah-mudahan sekolah Desti juga lancar biar dia bisa menggapai mimpinya menjadi dokter, semoga bantuan ini bisa membantu memperbaiki kehidupan ekonomi mereka,” tutur Fauzi.

Tak lupa, Fauzi pun mengucapkan banyak terima kasih kepada para donatur yang telah membantu Desti dan Herman melalui platform penggalangan dana resmi Rumah Yatim di donasionline.id .

“Semoga kebaikan dari para donatur kepada Desti dan Herman bisa menjadi manfaat, berkah dan amal jariyah …aamiin,” tutup Fauzi.

Donatur

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 10.000

Pada: 2 minggu yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hepy

Sebesar Rp 25.000

Pada: 1 bulan yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Ica

Sebesar Rp 200.472

Pada: 2 bulan yang lalu

Bismillah minta doanya agar anak sy sehat selalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 50.593

Pada: 2 bulan yang lalu

bismillah berkah

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 50.000

Pada: 2 bulan yang lalu

Bismillah, semoga berkah

Avatar of Hamba Allah

Gidta

Sebesar Rp 10.000

Pada: 2 bulan yang lalu