Di Usia Senja, Abah Endil dan Nek Ijah Masih Bekerja Demi Sesuap Nasi

Rp0
Terkumpul dari
Rp50.000.000
182 hari lagi
speaker
Ayo!! Rutinkan donasi, agar pahalanya semakin berat

Cerita Penggalangan Dana

Di usia senja, Abah Endil (60) dan Nek Ijah (89) masih harus mengeluarkan tenaga demi mendapatkan sesuap nasi. Bukan untuk hidup mewah, mereka hanya berusaha memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.

Abah Endil hidup seorang diri di musala sederhana. Setiap hari, ia membersihkan musala dan hanya mendapat upah berupa makanan. Sementara itu, Nek Ijah yang tinggal seorang diri juga bekerja membersihkan halaman rumah orang lain. Dari pekerjaannya, ia pun hanya mendapat imbalan berupa nasi.

Di usia ketika tubuh tak lagi sekuat dahulu, keduanya masih harus berjuang untuk memenuhi kebutuhan pangan. Melalui program Sedekah Sembako, Rumah Yatim ingin membantu meringankan beban mereka agar kebutuhan makan sehari-hari dapat lebih terpenuhi.

#PejuangKebaikan, mari sisihkan sebagian rezeki kita untuk berbagi sembako bagi Abah Endil dan Nek Ijah. Semoga bantuan sederhana ini dapat membantu mereka menjalani hari-hari dengan lebih tenang.

1. Klik "Donasi Sekarang"

2. Masukkan nominal donasi

3. Pilih metode pembayaran

4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail

5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatannya dan tepat sasaran dalam penyalurannya.


Info Selengkapnya Hubungi :

Admin (082298357904)






Selengkapnya
disclaimer
Disclaimer:  Fundraising ini merupakan bagian dari penggalangan dana Rumah Yatim. Kelebihan donasi yang terhimpun akan disalurkan ke penerima manfaat program-program Rumah Yatim lainnya.