Diterlantarkan Ibu, Yatim Penjual Tutut Ini Hanya Diupah 15 ribu/hari

Rp50.010.000
Terkumpul dari
Rp50.000.000
-908 hari lagi
speaker
Ayo!! Rutinkan donasi, agar pahalanya semakin berat

Cerita Penggalangan Dana

“Iya kak amel sama nenek sering banget gak makan apalagi kalau jualan tutut aku gak laku sama sekali terpaksa hari itu aku gak makan paling Cuma minum air putih aja kak kadang suka kasihan lihat nenek kalau amel pulang ga bawa uang jadi untuk puasa udah jadi kebiasaan amel sama nenek kak”
Melina gadis belia yang kini duduk dibangku sekolah menengah pertama (SMP) kelas 3 smp kini harus berjuang seorang diri untuk memenuhi kebutuhan sebagai penjual tutut keliling. Amel sapaan melina harus berjualan tutut keliling perkampungan didaerah parung banteng bogor jawa barat setelah pulang sekolah yakni pukul 2 siang.
Sebelum memulai berdagang ia tak lupa untuk merawat sang nenek tercinta yang kini sedang mengalami penyakit darah tinggi dan asam urat. Tutut yang ia jual saat ini merupakan milik sendiri yang ia cari di perairan persawahan di daerah tempat ia tinggal kemudian ia bersihkan lalu ia masak dan dijual. Untuk harga tutut sendiri dijual dengan harga 2 ribu rupiah per cup/plastic. Dalam sehari ia hanya mengantongi keuntungan sebesar 15 sampai 20 ribu rupiah bahkan ia pun pernah dalam sehari tutut yang ia jual tidak laku terjual sama sekali dan terpaksa ia pulang dengan tangan kosong.

Melina saat ini menjadi anak yatim setelah ditinggal oleh almarhum ayahanda tercinta pada usianya 4 tahun karena kecelakaan angkot dan sedihnya lagi ibundanya menelantarkan dan meninggalkan amel sejak amel usia 5 tahun dan sampai sekarang sang ibunda belum pernah melihat dan mengok keadaan amel yang sudah semakin tumbuh remaja karena memang keberadaan sang ibu sampai saat ini tidak tahu ada dimana.
Saat ini amel tinggal Bersama sang nenek tercinta yang sedang mengalami penyakit darah tinggi disebuah kontrakan yang sangat tidak layak untuk dihuni karena bangunan nya terbuat dari bahan triplek dan beralaskan Sebagian semen dan pernah kontrakan yang ia tempati diamsuki oleh hewan buas yakni ular cobra. Amel sendiri diurus dan dibesarkan oleh sang nenek sejak kematian sang ayah sejak usia 5 tahun.

Amel dan sang nenek pun sedang kebingungan dengan biaya kontrakan yang sudah nunggak hampir 3 bulan sebesar 1,5 juta rupiah dan biaya sekolah amel yang menunggak hingga 4,8 juta rupiah dan sampai saat ini semuanya belum terbayarkan. Untuk kontrakan alhamdulillah sang pemilik kontrakan memberikan keringanan untuk membayar dengan cara dicicil dengan uang seadanya namun untuk biaya Pendidikan apabila tidak terlunasi amel tidak bisa melanjutkan sekolah kejenjang selanjutnya. Amel merupakan anak yang sangat pandai dan berprestasi dikelasnya ia sering mendapatkan peringkat 3 teratas dikelasnya.
"Amel bingung nanti kalau uang sekolah belum dibayar berarti aku gak bisa ngelanjutin sekolah padahal aku ingin sekali nerusin sekolah supaya bisa ngebahagiain nenek dan bisa menggapai semua cita-cita amel nantinya,"

Sang nenek pun sampai sering menjual perabotan rumah tangga agar bisa memenuhi kebutuhan hidupnya. Sakitnya nenek sampai saat ini pun belum dilakukan Tindakan medis karena tidak memiliki biaya untuk berobat dan tidak memiliki BPJS hanya mengkonsumsi obat warung dan jamu herbal, jangankan untuk berobat untuk makan saja kadang suka kekurangan dan sampai pernah gak makan karena tidak memiliki apa-apa.
Amel dan nenek berharap suatu saat nanti semua hutang yang sedang ditanggung olehnya bisa terlunasi apalagi biaya Pendidikan agar nantinya amel bisa melanjutkan sekolah kejenjang selanjutnya. Dan amel memiliki cita-cita ingin menjadi polwan agar bisa mengabdi untuk negara dan bisa membuatkan nenek usaha yang dulunyaa pernah digeluti namun saat ini sudah tidak akibat terbentur oleh biaya.

#PejuangKebaikan, yuk bantu Amel hidupi nenek dan lanjutkan sekolah dengan cara :
1. Klik "Donasi Sekarang"
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran (GO-PAY/BNI Syariah/BRI/BCA/Mandiri/DANA/ShopeePay)
4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail
5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatannya dan tepat sasaran dalam penyalurannya 

Disclaimer :
Fundrising ini merupakan bagian dari Program Sosial dan Kemanusiaan. Kelebihan donasi yang terhimpun digunakan untuk membantu penggalangan donasi penerima manfaat lainnya.

Info Selengkapnya Hubungi :
Admin (0813-1255-7811) / (0821-3211-5439)
Selengkapnya
disclaimer
Disclaimer:  Fundraising ini merupakan bagian dari penggalangan dana Rumah Yatim. Kelebihan donasi yang terhimpun akan disalurkan ke penerima manfaat program-program Rumah Yatim lainnya.