Bantu Yatim Piatu 14 Thn Pencari Kepiting Bayar Tunggakan Kontrakan dan SPP Sekolah

Rp121.250
Terkumpul dari
Rp50.000.000
183 hari lagi
speaker
Ayo!! Rutinkan donasi, agar pahalanya semakin berat

Cerita Penggalangan Dana

Di usia yang masih sangat muda, Noval (14) harus menjalani hidup tanpa kedua orang tua. Ibunya meninggal dunia saat Noval baru berusia 2 tahun. Dua tahun kemudian, ayahnya juga menyusul meninggal akibat kecelakaan di laut saat bekerja sebagai nelayan.

Sejak saat itu, Noval hanya hidup berdua dengan neneknya, Fatihiyah (61). Nenek yang sudah menua itu kini menjadi satu-satunya keluarga sekaligus tempat Noval bersandar.

Untuk bertahan hidup, nenek Fatihiyah bekerja sebagai buruh cuci dengan upah sekitar Rp300.000 per bulan. Penghasilan itu tentu sangat jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan makan, biaya sekolah Noval, serta membayar kontrakan rumah sebesar Rp500.000 per bulan.

Bahkan saat ini mereka sudah menunggak kontrakan selama dua bulan. Beruntung pemilik rumah masih berbaik hati mengizinkan mereka tetap tinggal meski belum mampu melunasi tunggakan.

Melihat neneknya yang terus bekerja di usia senja, Noval tak tega hanya berdiam diri. Sepulang sekolah, dari pukul 1 siang hingga sekitar pukul 5 sore, Noval pergi ke hutan bakau yang berada dekat rumahnya untuk mencari kepiting.

Dengan perangkap sederhana, ia menyusuri lumpur hutan bakau berharap bisa membawa pulang beberapa ekor kepiting. Hasilnya tidak menentu. Terkadang hanya 1 sampai 3 ekor, bahkan sering kali pulang dengan tangan kosong. Kepiting tersebut dijual ke pengepul sekitar Rp10.000 per kilogram, sehingga Noval biasanya hanya mendapatkan Rp5.000 hingga Rp10.000 sehari.

Jumlah yang sangat kecil dibandingkan dengan risiko yang harus ia hadapi. Di hutan bakau, Noval bisa saja bertemu ular bakau berbisa, terpeleset di lumpur, atau terseret arus laut.

Karena kondisi ekonomi yang sulit, Noval dan neneknya sering kali hanya makan sekali dalam sehari. Bahkan tak jarang mereka harus menahan lapar karena tidak ada lagi uang untuk membeli beras.

Saat ini Noval duduk di kelas 1 SMP. Ia sempat hampir putus sekolah karena tidak mampu membayar SPP sebesar Rp35.000 per bulan.

Beruntung, guru-gurunya dengan penuh kepedulian membantu membayarkan SPP Noval selama satu tahun agar ia tetap bisa belajar. Namun perlengkapan sekolahnya sudah tidak layak—tasnya koyak sejak dipakai dari SD, dan sepatu sekolahnya sudah terlepas bagian tapaknya.

Di tengah segala keterbatasan itu, Noval tetap menyimpan mimpi besar. Ia ingin menjadi TNI Angkatan Laut agar suatu hari bisa sukses dan membahagiakan neneknya.

“Noval ingin jadi orang sukses supaya bisa bahagiakan nenek,” ucapnya penuh harap.

Namun harapan itu akan sulit terwujud jika Noval harus terus berjuang sendirian.

Mari bersama kita bantu Noval dan nenek Fatihiyah agar mereka bisa bertahan hidup, memiliki makanan yang layak, serta agar Noval tetap bisa melanjutkan sekolah dan meraih cita-citanya.

Sedikit bantuan dari kita hari ini bisa menjadi harapan besar bagi masa depan Noval.

1. Klik "Donasi Sekarang"
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran
4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail
5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatannya dan tepat sasaran dalam penyalurannya

Info Selengkapnya Hubungi :
Admin (082298357904)

Selengkapnya

Berita Penyaluran

Program Dirilis

11 Mar 2026

Jadi Fundraiser

Yuk Jadi Fundraiser
Bagikan Program

Para #PejuangKebaikan

2

Hamba Allah

Rp100.000
1 jam yang lalu

Hamba Allah

Rp25.000
9 jam yang lalu
rajin belajar dan shalat

Doa-doa #PejuangKebaikan

Aamin Kan dan bantu likenya

Januar Hafidz avatar

Januar Hafidz

9 jam yang lalu
rajin belajar dan shalat
diaminkan 100 kali
disclaimer
Disclaimer:  Fundraising ini merupakan bagian dari penggalangan dana Rumah Yatim. Kelebihan donasi yang terhimpun akan disalurkan ke penerima manfaat program-program Rumah Yatim lainnya.