Cerita Penggalangan Dana
Sepulang sekolah, saat anak-anak seusianya bisa bermain dan beristirahat, Rifky justru harus pergi ke hutan bakau untuk mencari kepiting demi membantu neneknya.
Rifky telah menjadi yatim piatu sejak kecil. Ayahnya meninggal dunia pada tahun 2012, sementara ibunya menyusul pada tahun 2018. Sejak saat itu, Rifky hanya tinggal bersama sang nenek.
Setiap hari sepulang sekolah, sekitar pukul 3 sore hingga 6 sore, Rifky berjalan kurang lebih dua kilometer menuju hutan bakau. Ia membawa perangkap kepiting untuk mencari hasil tangkapan yang bisa dijual.
Dalam sehari, Rifky paling banyak mendapatkan satu hingga lima ekor kepiting. Bahkan tidak jarang ia pulang dengan tangan kosong. Dari hasil menjual kepiting, Rifky hanya mendapatkan sekitar Rp5.000 hingga Rp15.000.
Kini Rifky duduk di kelas 1 SMA. Ia memiliki cita-cita menjadi seorang polisi. Namun uang sekolahnya sebesar Rp140.000 setiap bulan sering kali menunggak dan saat ini sudah tertunggak selama satu bulan.
Tas itu bahkan sudah ia gunakan sejak masih duduk di bangku SMP. Seragam sekolahnya pun merupakan seragam bekas pemberian orang lain.
Meski begitu, Rifky tidak menyerah. Ia tetap bersekolah, tetap mencari kepiting sepulang sekolah, dan tetap menyimpan cita-citanya untuk menjadi seorang polisi.
Yuk, bantu Rifky agar tetap bisa bersekolah, makan dengan layak, dan mengejar cita-citanya dengan cara :
1. Klik "Donasi Sekarang"
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran
4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail
5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatannya dan tepat sasaran dalam penyalurannya
Info Selengkapnya Hubungi :
Admin (082298357904)