Jangan Biarkan Nek Nisa di Usir:Kisah Pilu Lansia Penjual Keripik Merawat 2 Anak Yatim

Rp9.700
Terkumpul dari
Rp50.000.000
180 hari lagi
speaker
Ayo!! Rutinkan donasi, agar pahalanya semakin berat

Cerita Penggalangan Dana

Di usia senjanya, Nek Nisa harus berjalan kaki 6 km setiap hari menjajakan keripik milik orang lain. Dari tiap bungkus yang terjual, ia hanya mendapat upah Rp500. Jika tidak laku, ia dan kedua cucunya yaitu Muhammad kenzo (10) dan Muhammad ayub(7). terpaksa berpuasa dan hanya minum air putih.

Beban Nek Nisa bukan hanya soal perut. Cucu bungsunya, Ayub, mengidap kelainan tulang lemah. Di saat anak-anak seusianya berlari lari, Ayub harus melangkah perlahan karena kakinya kian mengecil.Tanpa biaya terapi, Nek Nisa hanya bisa mengurut kaki cucunya tiap malam agar besok bisa sekolah.

Setiap bulan Nek Nisa harus memikirkan uang sewa rumah sebesar 3jt, beliau selalu menyicil agar tidak di usir dari rumah kontrakannya.Keluarga besarnya memiliki keyakinan yang berbeda, dan hal ini menjadi ketakutan terbesar di lubuk hatinya.

Untuk urusan sekolah, Kenzo dan Ayub hanya bisa mengandalkan belas kasihan. Sepatu yang mereka pakai adalah pemberian orang lain, itu pun barang bekas.


Bagi Nek Nisa, bisa membeli setengah kilogram beras setiap hari sudah merupakan anugerah yang luar biasa.

#PejuangKebaikan, ayok bantu Nek Nisa dengan cara :

1. Klik "Donasi Sekarang"

2. Masukkan nominal donasi

3. Pilih metode pembayaran

4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail

5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatannya dan tepat sasaran dalam penyalurannya
Info Selengkapnya Hubungi :

Admin (082298357904)

Selengkapnya

Berita Penyaluran

Program Dirilis

19 Feb 2026

Jadi Fundraiser

Yuk Jadi Fundraiser
Bagikan Program

Para #PejuangKebaikan

1

Hamba Allah

Rp10.000
6 jam yang lalu

Doa-doa #PejuangKebaikan

Aamin Kan dan bantu likenya

Empty

disclaimer
Disclaimer:  Fundraising ini merupakan bagian dari penggalangan dana Rumah Yatim. Kelebihan donasi yang terhimpun akan disalurkan ke penerima manfaat program-program Rumah Yatim lainnya.