Cerita Penggalangan Dana
Setiap pagi pukul 5, Nek Sari (65) harus berjalan kaki sejauh kurang lebih 10 kilometer sambil memikul sapu lidi dan tempat sampah bambu di atas kepalanya. Meski punggungnya bengkok akibat kecelakaan lima tahun lalu, Nek Sari tetap berjualan demi memenuhi kebutuhan hidupnya.

Dari setiap barang yang terjual, Nek Sari hanya mendapat upah Rp3.000. Terkadang, setelah berjalan jauh seharian, ia hanya membawa pulang Rp15.000. Bahkan, saat tak ada dagangan yang laku, Nek Sari terpaksa menahan lapar dan hanya minum air putih karena tak memiliki uang untuk membeli makanan.

Sejak suaminya meninggal sekitar 10 tahun lalu, Nek Sari hidup seorang diri tanpa anak maupun keluarga dekat. Saat sakit, ia hanya bisa berbaring dan berharap ada tetangga yang datang membantu. Meski tubuhnya tak lagi kuat, Nek Sari tetap berusaha mencari nafkah agar tak harus meminta-minta.

#PejuangKebaikan, mari bantu ringankan perjuangan Nek Sari yang terus berusaha bertahan hidup di tengah keterbatasannya. Klik “Donasi Sekarang” untuk berbagi kebaikan.
Dengan Cara:
1. Klik "Donasi Sekarang"
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran
4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail
5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatannya dan tepat sasaran dalam penyalurannya.
Info Selengkapnya Hubungi :
Admin (082298357904)