Detail Layanan

infaq/sedekah terikat

Fidyah

Dana Terhimpun : Rp 116.873.261


Rp


UPDATE LAPORAN TERBARU
7 November 2018

600 Box Makanan Disalurkan Rumah Yatim Bagi Santri Ponpes Badrul Ulum

Rumah Yatim membagikan ratusan box makanan kepada santri di Pondok Pesantren Badrul Ulum, Kampung Cinapeul, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Sabtu (3/11). Kegiatan pembagian makanan ini merupakan realiasi program ifsho terikat yang diamanahkan kepada Rumah Yatim.

Menurut pemaparan Person In Charge (PIC) kegiatan tersebut, Dadan Rusmana, kegiatan ini juga salah satu bentuk berbagi Rumah Yatim kepada sesama. Apalagi, kegiatan yang diadakan siang kemarin melibatkan 600 santri di pondok tersebut.

Di dalam sambutannya, Dadan memaparkan tujuan dan niat baik datangnya Rumah Yatim ke lokasi itu. Menurut dia, seluruh makanan yang diberikan merupakan titip dari para donatur. Amanah yang diberikan tersebut, sambung dia, direalisasikan dengan pembagian makanan.

"Ini dari fidyah, kifarat, dan nazar para donatur, kami hanya sebagai jembatan," papar Dadan, dalam kesempatan sambutan sebelum acara dimulai.

Ia menambahkan, kedatangannya yang kedua kali ini juga merupakan bentuk silaturahmi. Agar, ke depannya Rumah Yatim dan pesantren bisa saling bersinergi dengan program lainnya. Apalagi, kata dia, melihat jumlah santri yang ada sangat banyak.

"Mungkin ke depannya bisa ada hal-hal yang disinergikan, seperti dari pendidikan dan lainnya," kata dia.

Harapannya, sambung dia, kegiatan yang diakhiri dengan makanan bersama tersebut bisa menjadi pengikat silaturahmi. Apalagi, kegiatan ini juga merupakan amanah yang harus direalisasikan kepada penerima yang seharusnya. Di sisi lain, suasana ceria tergambar saat setelah makan bersama. Sejumlah permainan ringan disajikan oleh relawan Rumah Yatim.

 

www.rumah-yatim.org


Deskripsi Layanan


Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin” (QS. Al Baqarah: 184)

Definisi Fidyah
Fidyah adalah memberikan makanan kepada fakir miskin setiap hari, dengan takaran sebanyak 1 mud (lebih dari 6 ons) bahan makanan pokok.

Orang yang Harus Membayar Fidyah
Berikut ini adalah orang yang harus membayar fidyah, karena tidak bisa berpuasa:

  1. Orang yang sakit dan secara umum ditetapkan sulit untuk sembuh lagi,
  2. Orang tua atau lemah yang sudah tidak kuat lagi berpuasa,
  3. Wanita yang hamil dan menyusui apabila ketika puasa mengkhawatirkan anak yang dikandung atau disusuinya.

Kadar pemberian Fidyah
Tidak disebutkan di dalam nash Al Qur`an atau As Sunnah tentang kadar dan jenis fidyah yang harus dikeluarkan. Sesuatu yang tidak ditentukan oleh nash maka kita kembalikan kepada ‘urf (kebiasaan yang lazim). Oleh karena itu, dikatakan sah dalam membayar fidyah, apabila kita sudah memberikan makan kepada seorang miskin, baik berupa makan siang atau makan malam, ataupun memberikan kepada mereka bahan makanan sehingga mereka memilikinya.

UPDATE #27
7 November 2018

600 Box Makanan Disalurkan Rumah Yatim Bagi Santri Ponpes Badrul Ulum

Rumah Yatim membagikan ratusan box makanan kepada santri di Pondok Pesantren Badrul Ulum, Kampung Cinapeul, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Sabtu (3/11). Kegiatan pembagian makanan ini merupakan realiasi program ifsho terikat yang diamanahkan kepada Rumah Yatim.

Menurut pemaparan Person In Charge (PIC) kegiatan tersebut, Dadan Rusmana, kegiatan ini juga salah satu bentuk berbagi Rumah Yatim kepada sesama. Apalagi, kegiatan yang diadakan siang kemarin melibatkan 600 santri di pondok tersebut.

Di dalam sambutannya, Dadan memaparkan tujuan dan niat baik datangnya Rumah Yatim ke lokasi itu. Menurut dia, seluruh makanan yang diberikan merupakan titip dari para donatur. Amanah yang diberikan tersebut, sambung dia, direalisasikan dengan pembagian makanan.

"Ini dari fidyah, kifarat, dan nazar para donatur, kami hanya sebagai jembatan," papar Dadan, dalam kesempatan sambutan sebelum acara dimulai.

Ia menambahkan, kedatangannya yang kedua kali ini juga merupakan bentuk silaturahmi. Agar, ke depannya Rumah Yatim dan pesantren bisa saling bersinergi dengan program lainnya. Apalagi, kata dia, melihat jumlah santri yang ada sangat banyak.

"Mungkin ke depannya bisa ada hal-hal yang disinergikan, seperti dari pendidikan dan lainnya," kata dia.

Harapannya, sambung dia, kegiatan yang diakhiri dengan makanan bersama tersebut bisa menjadi pengikat silaturahmi. Apalagi, kegiatan ini juga merupakan amanah yang harus direalisasikan kepada penerima yang seharusnya. Di sisi lain, suasana ceria tergambar saat setelah makan bersama. Sejumlah permainan ringan disajikan oleh relawan Rumah Yatim.

 

www.rumah-yatim.org

UPDATE #26
7 November 2018

Rumah Yatim Beri Bantuan Bagi 800 Yatim dan Dhuafa Kampung Citepus

Rumah Yatim Area Jawa Barat tengah menyalurkan program bantuan sembako dan program ifsho terikat kepada 800 yatim dan dhuafa, di Kampung Citepus, Kelurahan Padjajaran, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Sabtu (3/11).  Bantuan ini merupakan salah satu program pemberdayaan Rumah Yatim dalam membantu menangani permasalahan sosial di Kota Bandung. 

Pada kesempatan ini, turut hadir pula Kepala Bidang Perlindungan dan Pemberdayaan Sosial Kota Bandung, perwakilan Camat Cicendo, perwakilan Kelurahan Pajajaran, dan Polsek Cicendo. Ketua pelaksana kegiatan, Safrudin menyebutkan, ratusan paket sembako dan makanan siap saji telah disalurkan. Pembagian makanan ini merupakan ifsho terikat dari para donatur yang membayar fidyah, kifarat dan nazar untuk disalurkan kepada fakir miskin. 

"Alhamdulilah, penyaluran ini tepat sasaran. Karena tim memperoleh informasi daerah itu dari salah seorang donatur," ungkapnya.

Ratusan masyarakat itu terdiri dari 500 anak-anak dan 300 lansia. Menurutnya, kampung ini masih jauh dari kesejahteraan. Oleh karena itu, bantuan ini disalurkan secara langsung agar tepat sasaran. Selain itu, kehadiran Rumah Yatim ini disambut antusias dan suka cita oleh ratusan masyarakat prasejahtera. 

Kemudian mayoritas pekerjaan di kampung ini, kata dia sebagai pedagang kecil, buruh serabutan dan pemulung. Oleh karena itu, bantuan ini diharapkan dapat membantu sesama yang membutuhkan. Kendati demikian, Safrudin berharap ini sebagai langkah awalnya untuk memberikan program lain dalam menangani permasalahan sosial masyarakat di Indonesia. 

"Semoga target ke depannya, ini menjadi langkah awal kita untuk bisa memberdayakan masyarakat prasejahtera untuk terus bersinergi dengan pemerintah," pungkasnya.

 

www.rumah-yatim.org

UPDATE #25
17 Juli 2018

Angin Laut Sedang Buruk, Nelayan di Tegal Dapat Paket Sembako Rumah Yatim



Di dominasi masyarakat prasejahtera yang bekerja sebagai nelayan kecil dan pemulung, menjadi alasan utama tim Rumah Yatim Tegal untuk memilih wilayah Martoloyo, Panggung, Kota Tegal untuk dijadikan lokasi penyaluran bantuan sembako.

Sebanyak 200 paket sembako diberikan kepada warga secara cuma-cuma. Bantuan ini diserahkan pada Minggu (15/7) kemarin di halaman masjid Al Hikmah, salah satu masjid di wilayah Martoloyo.

Tampak raut wajah sumringah ditunjukan warga tatkala menerima bantuan tersebut. Mereka tak menyangka akan mendapat bantuan sembako dari Rumah Yatim.

“Saya tidak menyangka jika Rumah Yatim akan memberikan bantuan sebanyak ini, Alhamdulillah bantuan ini adalah bantuan pertama yang warga kami terima. Insya Allah bantuan ini sangat bermanfaat untuk mereka,” ujar Mukhotib, Ketua RW 10 Desa Martoloyo Kelurahan Panggung, Senin (16/7).

Ia pun mengatakan, jika bantuan yang digulirkan Rumah Yatim ini adalah tepat sasaran. Di saat warganya yang kebanyakan hanya bekerja sebagai nelayan dan belum bisa bekerja dikarenakan kondisi angin laut yang buruk, Rumah Yatim datang membantu. Para janda yang bekerja sebagai pemulung dan memiliki banyak anak pun sangat terbantu dengan hadirnya Rumah Yatim di desa tersebut.

Dikatakan Kepala Cabang Rumah Yatim Tegal, Jajang Khoeruman, kegiatan ini merupakan bentuk tindak lanjut survei lokasi penyaluran pada Selasa, (10/7) lalu. Menurutnya, warga di Kelurahan Martoloyo sangat layak untuk dibantu. Hal tersebut dilihat dari penghasilan warganya yang tampak sangat kurang, ditambah lagi terdapat janda yang memiliki banyak anak. Jajang berharap, bantuan yang digulirkan ini bisa menjadi berkah untuk semua.

UPDATE #24
10 Juli 2018

21.734 Yatim dan Dhuafa Telah Terima Manfaat Fidyah Rumah Yatim

Rumah Yatim telah menyalurkan dana fidyah kepada masyarakat prasejahtera. Dana ini didapatkan Rumah Yatim dari orang-orang yang memercayakan Fidyahnya. Sebagai lembaga amil zakat nasional, seluruhnya telah diterima puluhan ribu orang yang ada di Indonesia.

Dari data yang didapatkan seluruh penerima manfaat fidyah tersebut sebanyak 21.734 orang. Jumlah ini merupakan hasil rekapitulasi dari setiap cabang Rumah Yatim di Indonesia. Wilayah tersebut meliputi Regional Jabodetabek, Area Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timir, Area Yogyakarta, Bali, NTB, Lampung, Sumatera Utara, Riau, Aceh, dan Kalimantan.

Untuk penerima manfaat fidyah terbanyak berada di Regional Jabodetabek. Seluruh penerima di wilayah tersebut sebanyak 7965 orang. Sedangkan untuk daerah terbanyak kedua ada di Area Jawa Barat sebanyak 4905 orang.

Di samping itu, kegiatan pembagian dana fidyah tersebut juga dibagikan sepanjang Ramadhan 2018 kemarin. Pembagiannya diberikan dalam bentuk paket sembako dan paket makanan berbuka. Hal ini dikarenakan agar setiap masyarakat bisa terbantu. Serta, memenuhi amanat donatur yang memercayakan fidyah.

Semoga dengan penyaluran tersebut diharapkan bisa memberikan kebahagiaan bagi masyarakat sekitar. Khususnya, bagi masyarakat prasejahtera yang berada di sekitaran wilayah kerja Rumah Yatim di seluruh Indonesia.

UPDATE #23
17 Juni 2018

700 Paket Iftar Diberikan Rumah Yatim untuk Yatim dan Dhuafa di Bantul

14-06-2018, Rumah Yatim Area Yogyakarta

Berbagi keceriaan di bulan Ramadhan kepada sesama merupakan salah satu misi Rumah Yatim. Oleh karena itu, Rumah Yatim Area Yogyakarta menyalurkan 700 paket iftar untuk yatim dan dhuafa di Aula Kantor Desa Argodadi, Kecamatan Sedayu, Bantul, Yogyakarta, Rabu (13/6). 

Kepala Area Yogyakarta, Arifin mengungkapkan, wilayah tersebut merupakan mayoritas masyarakat kurang mampu. Sehingga dalam hal ini, Rumah Yatim memberikan perhatian lebih pada masyarakat di desa tersebut dalam berbagi berkah menjelang Hari Raya Idul Fitri. 

“Jadi di sana itu banyak sekali mustahik yang perlu kita bantu,” imbuhnya saat diwawancarai jurnalis Rumah Yatim.

Ia berharap, penyaluran iftar bersama ini Rumah Yatim bisa terus berbagi untuk masyarakat tidak mampu di seluruh Indonesia, sehingga bantuan ini merata disalurkan pada yang berhak.

UPDATE #22
11 Juni 2018

Komunitas Tuna Rungu Terima Paket Sembako dan Iftar Rumah Yatim

Kehangatan terasa saat Komunitas Tuna Rungu menyambut antusias Rumah Yatim Cabang Medan membagikan paket sembako bagi 125 tuna rungu, di Kantor Pospera, Jalan Sei Batang Kuis Medan Baru, Minggu (10/6). Pembagian sembako ini untuk memberikan keceriaan bagi mereka yang memiliki keterbatasan. 

“Dengan adanya bantuan sembako ini bisa membantu beban orang yang ada di komunitas tersebut yang notabenenya  mereka masih ada keterbatasan,” ungkap Kepala Cabang Medan, Harun.

Terlebih saat ini mendekati Hari Raya Idul Fitri yang tinggal menghitung hari, sambung dia, harus membantu mereka dalam mempersiapkan makanan khas lebaran saat berkumpul bersama keluarganya. 

Selain paket sembako, Harun menambahkan, Rumah Yatim juga membagikan 150 paket iftar. Sehingga diharapkan ke depannya Rumah Yatim dapat menyalurkan kembali program bantuan pada komunitas tersebut.

UPDATE #21
7 Juni 2018

Ribuan Orang di Sleman Yogyakarta Terima Paket Ifthar Rumah Yatim

Ribuan mustahik mendatangi Masjid Al-Amin Sleman Yogyakarta untuk mengikuti kegiatan ifthar (buka puasa) bersama, yang diselenggarakan oleh Rumah Yatim Area Yogyakarta, Senin (4/6). Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dengan berbagi kebahagiaan untuk yatim dan dhuafa.

Kepala Cabang Yogyakarta, Arifin mengungkapkan, sebanyak 1000 mustahik yang mendapat paket makanan ifthar berasal dari tiga kelurahan dan satu kecamatan. Selain itu, kegiatan dimeriahkan oleh hiburan seperti qasidahan rebana dan kultum serta dihadiri oleh pemerintah setempat. 

“Alhamdulillah kegiatanya meriah, ada rebana juga untuk hiburannya dan Alhamdulillah dihadiri pemerintah setempat dan beberapa takmir masjid,” jelasnya.

Ia berharap, Rumah Yatim bisa tetap berbagi untuk masyarakat luas yang kurang mampu. Serta semakin banyak yang merasakan manfaat dari keberadaan Rumah Yatim.

UPDATE #20
4 Juni 2018

Buka Puasa Bersama Perdana Digelar di Masjid Nurul Yakin Karang Kemong

Adzan magrib berkumandang, 130 anak yatim dan dhuafa beserta 20 lansia segera menyantap menu buka puasa bersama yang disediakan oleh Rumah Yatim NTB. Kegiatan ini digelar di Masjid Nurul Yakin, Karang Kemong. 

Menurut koordinator acara, Kasman Karabi, kegiatan ini merupakan kegiatan yang baru pertama kali diselenggarakan di masjid tersebut baik dari Rumah Yatim maupun dari pihak luar. Hal ini juga diakui oleh ta’mir masjid, Mulyadi.

“Sebelumnya kami tidak pernah mengadakan acara buka puasa bersama, dan ini merupakan kegiatan pertama kalinya,” ungkap Kasman.

Meski pertama kali, menurut Kasman semuanya berjalan lancar, tertib dan aman. Semua anak yatim dan dhuafa beserta para lansia mendapat haknya. Mereka pun menyantap makanan dengan penuh semangat dan bahagia. Mereka yang terpilih adalah orang yang benar-benar layak untuk mendapatkan menu buka puasa tersebut.

“Sebelum kegiatan berlangsung, kami melakukan survei terlebih dahulu, agar amanah dari donatur ini bisa sampai kepada yang berhak dengan tepat,” tuturnya.

Rencananya, Rumah Yatim NTB akan menyelenggarakan acara buka puasa bersama ini secara berturut-turut selama satu minggu kepada anak yatim dan dhuafa di enam tempat. Hingga berita ini diturunkan, pembagian ifthar ini baru diselenggarakan di tiga tempat yakni Karang Kemong, Longseran dan Majluk. 

“Mudah-mudahan semuanya berjalan dengan lancar, sesuai dengan rencana,” harap Kasman.

UPDATE #19
31 Mei 2018

Ratusan Masyarakat Cieunteung Menerima Paket Ifthar Rumah Yatim

Rumah Yatim Area Jawa Barat membagikan paket ifthar kepada masyarakat prasejahtera di Kampung Cieunteung, Baleendah, Kabupaten Bandung, Selasa (29/5). Pembagian paket makanan ini untuk memberikan kebahagiaan bagi masyarakat di daerah tersebut.

Menurut Person In Charge (PIC) kegiatan tersebut, Dede Ma'mun, pelaksanaan kegiatan dilangsungkan dengan cara mendatangi rumah warga. Hal ini guna memberikan kenyamanan kepada penerima. Sebanyak 150 paket ifthar diberikan pada kesempatan tersebut kepada sejumlah kalangan.

"Semua berjalan lancar. Kegiatan ini untuk anak yatim dan dhuafa serta masyarakat," papar Dede.

Di sisi lain, masyarakat sekitar merasa senang atas kedatangan Rumah Yatim dengan membawa paket berbuka. Apalagi, kegiatan tersebut kali pertama dalam jumlah yang sangat banyak. Sehingga, masyarakat merasa terbantu dengan adanya kegiatan buka puasa bersama yang diinisiasi oleh Rumah Yatim.

Ia berharap, pembagian paket makanan untuk berbuka tersebut bisa memberikan keringanan kepada masyarakat yang kurang beruntung. Terutama bagi anak yatim dan dhuafa di wilayah tersebut. Selain itu, kegiatan ini juga sesuai fokus utama Rumah Yatim di bulan Ramadhan tahun ini.

"Dapat memberikan kebahagiaan kepada yatim dhuafa di daerah tersebut," ujarnya.

UPDATE #18
30 Mei 2018

400 Orang di Desa Karangsari Terima Paket Ifthar dan Sembako

Momen Ramadhan kali ini ratusan masyarakat di sepuluh dusun yang berada di Desa Karangsari mendapat bantuan paket ifthar (buka puasa) dan sembako. Pelaksanaan kegiatan dilangsungkan di Kantor Desa Karangsari, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan.

Menurut pemaparan Person In Charge (PIC) kegiatan tersebut, Weli, sebanyak 400 orang mendapat paket sembako dan makanan untuk berbuka. Dipilihnya wilayah tersebut karena masih banyak masyarakat prasejahteranya. Dari data yang diterima Weli, di sepuluh desa tersebut di huni 1100 orang. Namun, 400 di antaranya layak untuk dibantu.

"Pertama daerah sana jauh dari kota, memang daerah tersebut banyak yang kurang mampu," paparnya.

Melalui momen Ramadhan juga, paket ifthar dan sembako diharapkan menjadi pemacu semangat masyarakat untuk beribadah. Hal ini dikarenakan, kondisi masyarakat di wilayah tersebut masih cukup kurang dalam agama. Di sisi lain, kegiatan tersebut menjadi jembatan silaturahmi antara Rumah Yatim dan masyarakat.

Selain itu, sejumlah masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Rumah Yatim atas bantuan paket ifthar dan sembako yang diberikan. Karena, kegiatan tersebut merupakan kali pertama diadakan di wilayah tersebut. Di samping itu, kata Weli, masyarakat berharap kegiatan serupa terus berlanjut di bulan berikutnya.

"Ini juga sebagai bentuk silaturahmi antar dusun. Baik jajaran pemerintahannya maupun antara masyarakatnya," tutur Weli.

UPDATE #17
21 Mei 2018

Anak Asuh Bergantian Tampil Sampaikan Materi Islami di Bulan Ramadhan

Ramadhan menjadi bulan yang senantiasa dimanfaatkan bagi umat muslim untuk lebih mendekatkan diri kepada Sang Maha Pencipta. Melalui sejumlah kegiatan keagamaan dan pelaksanaan amalan setiap orang berhak menjemput hasil yang akan diraihnya. Hal inilah yang coba diterapkan oleh anak asuh Asrama Kiaracondong, Jalan Kiaracondong No. 465, Kebon Kangkung, Kiaracondong, Kota Bandung

Menurut pemaparan Kepala Asrama Rumah Yatim Kiaracondong, Nurul Bayan, salah satu kegiatan yang ditanamkan kepada anak asuh di Ramadhan ini, ialah dengan memberikan ruang untuk berbagi ilmu. Kegiatan ini lebih familiar dengan istilah berdakwah. Akan tetapi, materi yang disampaikan tersebut merupakan apa yang anak asuh pahami.

"Untuk melatih dalam menyampaikan materi dan sejauhmana pemahaman diniyah anak," papar Bayan.

Selain itu, kegiatan penyampaian materi tersebut saat ini dilaksanakan pada ba'da shalat isya. Sejumlah anak setiap harinya bergantian menyampaikan materi yang berbeda. Selain membuat anak asuh lebih aktif dan berani. Kegiatan ini juga untuk saling berbagi ilmu dan pengetahuan seputar keagamaan.

Bayan, selaku kepala asrama merasa bangga. Kegiatan positif yang dijalankan anak asuhnya bisa membuat mereka memiliki karakter yang berbeda dari anak seusianya. Ditambah lagi kegiatan positif ini dijalankan rutin dan bergantian.

"Alhamdulillah sangat positif dan luar biasa. Semoga senantiasa selalu upgrade ilmu dan istiqomah dalam menjalankan ibadah. Ya walau bergantian tampilnya," lanjutnya.

Ia berharap, kegiatan berdakwah di depan rekan sebayanya ini bisa memberikan manfaat untuk mereka pribadi. Apalagi kegiatan ini bisa digunakan untuk lebih mendekatkan diri kepada Sang Maha Pencipta. 

"Harapannya sih bisa bermanfaat untuk dirinya dan semakin dekat dengan Yang Maha dari Segala Maha, dengan menjadikan Alquran yang ada dalam dada mereka," ungkapnya.

 

UPDATE #16
14 Mei 2018

Puluhan Janda dan Dhuafa Pamulang Dapat Paket Sembako Rumah Yatim

Masyarakat prasejahtera di sekitaran Asrama Rumah Yatim Pamulang, di Jalan R.E. Martadinata Ciputat, No. 58, Pamulang Timur, Kota Tangerang Selatan. Pemberian bantuan sembako ini merupakan upaya Rumah Yatim memberikan bantuan ekonomi bagi masyarakat kurang mampu.

Menurut pemaparan Kepala Asrama Pamulang, Mustofa, pada kegiatan tersebut sedikitnya sebanyak 50 orang prasejahtera menerima bantuan paket sembako. Selain itu, kegiatan ini juga dalam rangka menyambut bulan Ramadhan yang akan datang. Seluruh penerima merupakan janda dan dhuafa yang sudah tidak memiliki dan kuat untuk bekerja.

"Kegiatan ini menyambut bulan suci Ramadhan. Alhamdulillah berjalan dengan lancar," ujarnya.

Selain itu, pemberian bantuan sembako tersebut bisa memberikan keringanan dan kegembiraan bagi masyarakat. Apalagi, kata dia, bantuan ini bisa sedikit memenuhi kebutuhan pokok jelang bulan Ramadhan. Selain itu, kegiatan ini juga dilakukan secara rutin oleh Rumah Yatim. 

Mustofa berharap, kegiatan semacam ini bisa dilakukan kembali. Agar, masyarakat kurang mampu khususnya di sekitaran asrama Pamulang bisa terbantu secara ekonomi hariannya. Selain itu, dengan hadirnya Rumah Yatim di tengah-tengah masyarakat bisa memberikan dampak positif, baik bagi mustahik maupun muzzaki. "Semua tambah maju," jelasnya.

UPDATE #15
11 Mei 2018

Ringankan Beban Harian Jelang Ramadhan, Rumah Yatim Beri Bantuan

Jelang bulan Ramadhan, Rumah Yatim Regional Jabodetabek gencar memberikan bantuan di seluruh daerah sekitaran kantor kas. Salah satunya paket sembako diberikan untuk masyarakat prasejahtera di sekitaran Kantor Kas Radio Dalam, Jalan Radio Dalam No. 47 A, Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (9/5).

Staf Pendayagunaan Rumah Yatim Regional Jabodetabek, Rusmanto, kegiatan penyaluran sembako disalurkan secara estafet di setiap kantor kas. Di Radio Dalam, sebanyak 50 orang prasejahtera menerima bantuan paket sembako.

Kondisi masyarakat yang prasejahtera menjadi sasaran utama Rumah Yatim dalam memberikan bantuan sembako. Apalagi, di wilayah tersebut terdapat kantor kas. Sehingga, kehadiran Rumah Yatim bisa memberikan manfaat bagi setiap orang yang berada di wilayah tersebut. 

"Warga sangat antusias dengan adanya bantuan sembako, mereka sudah datang dari jam 11.00, padahal pembagian jam 12.30," papar Rusmanto, kepada jurnalis Rumah Yatim.

Ia berharap, bantuan sembako tersebut bisa memberikan manfaat bagi para mustahik yang menerima bantuan. Selain itu, bisa meringankan beban harian jelang bulan Ramadhan. Ke depannya, sambung dia, akan memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh masyarakat. Hal ini, akan dilaksanakan melalui program yang berbeda.

"Harapannya bisa membantu masyarakat dan bermanfaat untuk para mustahik," ungkapnya.

UPDATE #14
4 Mei 2018

Bantuan Sembako Upaya Silaturahmi Kepada Masyarakat Jelang Ramadhan

Asrama Rumah Yatim Kedaton memberikan bantuan paket sembako kepada anak asuh nonmukim di sekitaran asrama, Jalan Sultan Agung No. 37, Kedaton, Kota Bandar Lampung. Penyaluran sembako ini sekaligus bentuk silaturahmi asrama dengan masyarakat di wilayah tersebut.

Menurut penjelasan Kepala Asrama Kedaton, Hendi, pembagian sembako tersebut disasarkan kepada anak-anak dan masyarakat prasejahtera di sekitaran asrama. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan upaya mendekatkan diri Rumah Yatim kepada masyarakat. Apalagi, kata dia, jelang bulan Ramdhan mendatang. "Bentuk silaturahmi anak nonmukim kepada Asrama Rumah Yatim Kedaton," kata dia. 

Hendi mengatakan, silaturahmi ini sengaja ia laksanakan dengan kegiatan pemberian bantuan logistik kepada anak-anak dan masyarakat. Hal ini untuk mempersiapkan agenda lain yang akan dilaksanakan saat Ramadhan mendatang. Karena, sambung dia, saat Ramadhan dirinya akan melibatkan anak asuh nonmukim dalam sejumlah kegiatan di Asrama Rumah Yatim.

"Intinya dalam mendekati bulan Ramadhan ini akan ada pembinaan dari saya bagi anak-anak untuk persiapan," jelasnya.

Ia berharap, dengan bantuan sembako ini bisa memberikan manfaat bagi penerima. Sehingga, ke depannya bisa merasakan pula. Apalagi, kata dia, sudah cukup lama tidak ada bantuan bagi anak-anak nonmukim yang ada di sekitaran Asrama Kedaton. "Mengawali bulan Mei dan mendekati Bulan Ramadhan," papar Hendi.

UPDATE #13
23 April 2018

Petugas Keamanan dan Kebersihan Dapat Bantuan Sembako Rumah Yatim

Puluhan orang dari sejumlah kalangan menerima bantuan paket sembako dari Rumah Yatim. Pembagian paket sembako ini dilakukan di Asrama Rumah Yatim, Jalan Kolonel Sugiono Blok O No 16A, Duren Sawit, Jakarta Timur. Pemberian bantuan ini merupakan upaya Rumah Yatim dalam membantu masyarakat prasejahtera.

Menurut Kepala Asrama Duren Sawit, Yana, kurang lebih penerima bantuan sembako tersebut sebanyak 25 orang. Seluruh penerima merupakan para pekerja yang berada di sekitaran lingkungan asrama. Di antaranya, penjaga parkir, petugas kebersihan jalan, serta petugas keamanan lingkungan sekitar.

Ia berharap, pemberian bantuan sembako tersebut bisa meringankan beban penerima manfaat. Walaupun, kata dia, bantuan itu tidak sebesar yang diharapkan para penerima. Akan tetapi, sambung Yana, mudah-mudahan bisa bermanfaat dan dipergunakan dengan sebaiknya.

"Harapannya bisa membantu mereka untuk kebutuhan harian, walaupun mungkin bantuan yang kami berikan tidak terlalu banyak," ujarnya.

Kegiatan pemberian bantuan sembako ini selalu disalurkan secara rutin setiap bulannya. Sehingga, masyarakat yang berada di sekitaran Rumah Yatim Duren Sawit bisa merasakan manfaatnya. "Kegiatan ini sudah beberapa kali kami lakukan, mudah-mudahan bisa menjadi rutinitas kegiatan kami seterusnya," jelas Yana.

UPDATE #12
19 April 2018

Rutin Setiap Senin Malam, Anak Asuh Tingkatkan Hafalan Hadits

Anak asuh Asrama Rumah Yatim Kiaracondong terus memperdalam hafalan Alquran. Bahkan saat kesibukannya untuk beraktivitas antara asrama dan sekolah. Kegiatan hafalan yang selalu dilakukan ini tidak terlepas dari usaha dan motivasi yang diberikan oleh Kepala Asrama Kiaracondong, Nurul Bayan.

Nurul Bayan merupakan kepala asrama sementara yang ditugaskan untuk mengaping anak asuh Kiaracondong. Di sela kesibukannya sebagai Kasie Sarana dan Upgrading Kemandirian Yatim dan Dhuafa (KYD), dirinya masih sempat memantau dan memberikan motivasi kepada anak asuhnya.

Menurut pemaparan Bayan, rutinitas muroja'ah ini meliputi hadits arba'in dan ayat Alquran. Kegiatan muroja'ah hadits tersebut dilakukan setiap Senin malam selepas shalat magrib. Ada dua tahap yang dilakukan dalam melakukan hafalan tersebut. Sebelumnya, kata Bayan, anak asuh terlebih dahulu melakukannya dengan cara bersamaan. Kemudian, anak asuh akan melakukannya secara perseorangan. "Itu seminggu satu hadits dan mengulang kembali yang sudah hafal," ungkap Bayan.

Kegiatan muroja'ah dan hafalan hadits ini sudah dilakukan sejak sebelum Bayan menjadi kepala asrama. Bahkan, rutinitas ini tidak terlepas dari sejumlah pengasuh yang ada di Asrama Kiaracondong. Sehingga, anak asuh bisa terus berkembang dalam segi hafalannya.

Ia berharap, anak asuh bisa memanfaatkan hafalan tersebut untuk menyampaikan hal kebenaran dan kebaikan. Namun, dalam pencapaian anak asuh yang saat ini, ia masih merasa belum maksimal dalam memberikan bimbingan kepada anak asuhnya. Hal inilah, yang menjadi motivasi Bayan beserta pengasuh lainnya untuk terus memberikan bimbingan dan arahan yang baik.

"Semoga bisa terus menggali ilmu Islam dan semoga bermanfaat nantinya untuk diri mereka dan orang lain," ujarnya.

UPDATE #11
10 April 2018

Anak Asuh Arcamanik Diajarkan Cara Bersyukur Lewat Menanam Kangkung

Banyak cara yang diberikan agar kemandirian bisa tumbuh sejak dini. Hal inilah yang coba diterapkan oleh Asrama Rumah Yatim Arcamanik. Di sela-sela kegiatan asrama dan sekolah, anak asuh Arcamanik dilibatkan dalam memanen sayuran kangkung. Terlihat sederhana, namun bisa menumbuh kembangkan pengetahuan dan pengalaman anak.

Menurut pengasuh asrama Siti Nur Azizah, kegiatan sederhana ini sengaja melibatkan anak asuh. Agar, bisa memberikan pengetahuan tentang rasa syukur. Rasa syukur ini, kata dia, tidak hanya dilakukan melalui ucapan lisan semata. Namun, harus melalui perbuatan yang memberikan efek positif.

"Dengan memelihara, merawat dan bagaimana cara memperoleh makanan yang halal dan toyyib," jelas Azizah.

Tidak hanya itu, ia juga menambahkan, sayuran kangkung yang dipanen anak asuhnya akan diolah untuk di makan. Apalagi, kata dia sayuran kangkung yang di rawat oleh anak asuh tersebut biasa dikonsumsi pula oleh tamu yang kebetulan ikut makan bersama di Asrama Arcamanik.

Ia menyampaikan, kegiatan ini pula merupakan bentuk tadabur alam di lingkungan asrama. Sehingga, kata dia, anak asuh dapat mentadaburi alam yang menumbuhkan rasa peduli terhadap lingkungan. Selain itu, untuk menumbuhkan rasa syukur kepada Sang Kholiq melalui ciptaan-Nya.

"Anak memiliki pengetahuan bagaimana cara memanen kangkung, dan anak dapat mengetahui cara mengolah kangkung," papar Azizah.

UPDATE #10
3 April 2018

Asrama Arcamanik Beri Perhatian Khusus pada Anak Asuh Jelang Ujian

Aktivitas yang padat jelang Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), membuat anak asuh Arcamanik mendapat perhatian khusus dari pengasuh asrama. Perhatian ini guna memberikan kesegaran bagi anak asuh. Apalagi, sejumlah anak asuh Arcamanik masih duduk di bangku sekolah dasar yang saat ini sedang mendalami sejumlah materi untuk ujian mendatang.

Menurut Pengasuh Asrama Arcamanik Siti Nur Azizah, perhatian itu guna memberikan kesegaran secara emosional bagi anak asuh. Karena, kata dia, setiap harinya anak asuh harus menjalani aktivitas yang padat jelang ujian mendatang. Sejumlah aktivitas yang selalu dijalani anak asuh Arcamanik di antaranya, pemantapan materi ujian, bimbingan belajar di asrama, hafalan Alquran, serta kegiatan lainnya.

"Kalau dari kami sendiri itu lebih pada refresh pikiran anaknya, seperti mengajak anak-anak jalan kaki, berenang, games cerdas cermat," jelas Azizah -sapaan akrabnya.

Ia mengatakan, lewat kegiatan sederhana itu pula dirinya memberikan asupan pada diri anak asuh. Sehingga, kemampuan anak asuh Arcamanik secara kognitif dan spiritualnya tetap terasah. Pemberian kegiatan refresh ini, kata dia, merupakan keseimbangan dari materi pelajaran yang didapatkan anak asuh saat di sekolah.

"Karena kalau dari segi materi akademik sudah banyak diberikan dari sekolah dan bimbel,"  ujarnya.

Dia berharap, lewat kegiatan sederhana jalan kaki menyusuri sawah bisa memberikan dampak positif. Sehingga, aktivitas anak asuhnya bisa terdukung dan tidak mengalami kebosanan dalam menjalani kegiatan sekolah dan asrama. "Jadi khawatirnya kalau sama saya ada tambahan materi UN juga, nanti anaknya menolak," ungkap Azizah.

UPDATE #9
2 April 2018

Rumah Yatim Beri Hadiah untuk Anak Yatim Lembar NTB

Anak yatim menjadi prioritas utama Rumah Yatim NTB. Setiap ada kegiatan santunan yang digelar di daerah-daerah, data anak yatimlah yang pertama dicari. Di Dusun Gunung Gundil Lembar, diadakan pembagian santunan sembako kepada 100 mustahik. Tapi sebelum mencari data fakir miskinnya, anak  yatim lebih didahulukan.

Menurut Kepala Dusun Gunung Gundil Sapawardi, ada sekitar 13 anak yatim di dusunnya yang mendapat santunan. Kondisi perekonomian walinya pun serba kekurangan. Karena itu, sembari memberikan mereka sembako, Rumah Yatim NTB pun menyiapkan hal lainnya untuk memberikan keceriaan pada anak yatim. Paket perlengkapan sekolah ini sebagai hadiah untuk para anak yatim.

Namun sayang, tidak semua anak yatim bisa hadir ke tempat penyaluran. Menurut tim Rumah Yatim NTB Salma Hasanah, hanya ada lima orang saja yang dapat hadir. Selebihnya, tidak datang karena mereka masih bersekolah. Karena itu semua hadiah pun tidak langsung diberikan kepada mereka. Rencananya akan dibagikan oleh Kepala Dusun.

Senyuman pun terlihat dari wajah anak yatim. “Mereka tersenyum bahagia, namun mereka belum bisa mengungkapkan kebahagiaanya dengan kata-kata,” tutur Salma.

UPDATE #8
30 Maret 2018

Setiap Hari Anak Asuh Kaliurang Rajin Setor Hafalan Alquran

Menghafal Alquran merupakan salah satu kegiatan wajib bagi anak asuh Rumah Yatim. Setiap harinya anak asuh harus menyetorkan hafalannya kepada para pengurus asrama masing-masing. Jumlah setoran hafalan dari anak asuh pun beragam, ada yang mampu menghafal satu ayat satu hari, adapula yang mampu menghafal tiga ayat dalam satu hari.

Salah satunya, anak asuh di Rumah Yatim Kaliurang Yogyakarta, dalam satu hari mereka mampu menghafal tiga sampai lima ayat. Setiap selepas kegiatan murojaah hafalan subuh, mereka selalu menambah hafalannya. Supaya hafalannya bisa terus diingat, anak-anak selalu murojaah hafalannya di sekolah. 

Kepala Asrama Rumah Yatim Kaliurang Tohsin mengungkapkan, kegiatan setor hafalan dilakukan setiap malam sebelum kegiatan belajar dimulai. “Alhamdulillah anak-anak selalu menyetorkan hafalan dengan fasih. Untuk anak asuh tingkat SD mampu menghafal sebanyak dua ayat. Sedangkan untuk anak asuh tingkat SMP dan SMA sudah mampu menghafal sebanyak tiga sampai lima ayat,” paparnya, Kamis (29/3).

Tohsin mengatakan, jika sampai saat ini anak asuhnya sudah mampu menghafal sebanyak dua hingga empat juz Alquran. Anak asuh SD sudah hafal juz 30 dan juz 1, sekarang sedang melanjutkan hafalan di juz 29. Sedangkan anak asuh  SMP dan SMA sudah hafal di juz 30, 29, 28, dan juz 1, sekarang mereka sedang menghafal ayat di juz 2. 

“Semoga kegiatan ini bisa diterapkan sampai mereka dewasa nanti, semoga kelak mereka bisa menjadi seorang hafidz dan bisa menerapkan pembiasaan ini kepada keluarga, teman dan saudara mereka,” pungkas Tohsin.

UPDATE #7
29 Maret 2018

Bentuk Karakter Anak Asuh Lodaya Lewat Doa Pagi Bersama

Menjalani aktivitas sehari-hari harus dibarengi dengan berdoa dan bersyukur. Hal inilah yang diterapkan di sejumlah asrama Rumah Yatim. Salah satunya di Asrama Lodaya, Jalan Lodaya No.91, Lingkar Selatan, Lengkong, Kota Bandung. Pembiasaan berdoa ini selalu diajarkan kepada anak asuh setiap akan melakukan aktivitas.

Keramaian pagi ini terlihat saat anak asuh Lodaya akan berangkat sekolah. Apalagi, saat ini Asrama Lodaya dihuni dari gabungan asrama Antapani. Sehingga, setiap pagi pelataran Apartemen Lodaya selalu ramai oleh anak asuh yang bersiap untuk sekolah.

Menurut Kepala Asrama Lodaya, Dhian, sebagai pembiasaan dan pembentukan karakter positif bagi anak-anak. Sehingga, kata dia, anak asuh senantiasa mengawali segala bentuk kegiatan di pagi hari dengan melibatkan Allah di dalamnya. Karena kata dia, setiap langkah kaki saat meninggalkan rumah yang diiringi doa akan bernilai kebaikan.

"Insya Allah semua akan bernilai kebaikan atau ridha Allah, sehingga aktivitas akan dimudahkan serta dijauhkan dari hal-hal yang merugikan, insya Allah," ujarnya.

Dhian berharap, dengan pembiasaan doa pagi yang dilakukan anak asuh bisa menanamkan pembiasaan yang baik sebagai modal dasar dalam menjalani aktivitas.

Sehingga, kata dia, nantinya anak asuh bisa memiliki rasa empati terhadap sesama untuk saling membantu dan mendoakan. "Menjadi salah satu modal dasar mereka dalam menggantungkan hidupnya hanya untuk Allah," paparnya.

UPDATE #6
27 Maret 2018

Rumah Yatim Surabaya Tanggap Beri Bantuan Renovasi Masjid

Saldo kami tinggal 150 ribu lagi," kats Ketua Panita Renovasi Masjid Mathlabul Huda, Muhaimin. Ia mengakui, dirinya saat ini cukup kebingungan atas renovasi  masjid secara keseluruhan itu, yang mengakibatkan pengeluaran melebihi pemasukan. Untuk mendirikan mesjid tersebut dirinya mengumpulkan uang dari masyarakat sekitar dan kas masjid. Selama enam bulan pembangunan baru kali ini pihaknya mendapatkan bantuan dari luar. 

“Kami sempat kebingungan untuk meneruskan pembangunan masjid ini, Alhamdulillah ini semua rezeki dari Allah ada bantuan dari Rumah Yatim,” paparnya kepada Kepala Cabang Rumah Yatim Surabaya Agus Muhammad Yusuf. 

Santunan berupa bantuan renovasi masjid, agar sesuai dengan kebutuhan, Agus pun menyerahkan uang tunai untuk perbaikan masjid. Meski memberikan santunan tunai, rencananya Agus akan mendampingi pihak DKM saat pembelian perlengkapan pembangunan tersebut. “Allah yang melangkahkan kaki kami untuk menuju masjid ini, Alhamdulillah kehadiran kami rupanya sangat dibutuhkan,” tuturnya.

Masjid ini berdiri di Jl. Kalijaran Sambikerep Surabaya, Agus dan tim Rumah Yatim menemukan masjid ini pada saat pembagian sembako bulan Februari. Untuk renovasi, pihak panitia mengakui membutuhkan dana sekitar 2 miliar lebih. Untuk memenuhi target tersebut, pihaknya sedang membuat kencleng dan juga bersegera menyebarkan proposal. 

Panitia mengakui, masjid ini sangat urgent untuk diselesaikan karena masjid ini menjadi pusat peribadatan masyarakat Kalijaran yang saat ini sementara menggunakan mushola untuk dijadikan pengganti sementara selama proses renovasi.

UPDATE #5
26 Maret 2018

Anak Asuh Tanjung Karang Biasakan Antre Tes Hafalan Hadits

Budaya antre merupakan salah satu budaya yang diterapkan Rumah Yatim dalam setiap kegiatan anak asuhnya. Mulai dari berwudhu, shalat, menyetrika sampai makan dilakukan dengan cara antre. Namun hal berbeda terjadi di Rumah Yatim Cabang Tanjung Karang Lampung.

Di Rumah Yatim Jl. Wolter Monginsidi No.45, Gotong Royong, Tj. Karang Pusat, Kota Bandar Lampung, ini menerapkan budaya antre saat melakukan tes hafalan hadits. Setiap hari Jumat, Sabtu dan Minggu sore, anak asuh selalu siap-siap berbaris untuk di tes hafalan haditsnya oleh Kepala Asrama, Weli.

Menurutnya, antrean ini disesuaikan dengan presensi asrama. Jika hafalan anak asuh terbata-bata, maka ia diharuskan berbalik ke antrean paling belakang untuk kembali menghafal. Dalam satu hari, anak asuh mampu menghafal satu hadits pendek beserta artinya. 

Weli pun mengungkapkan, jika metode yang ia gunakan ini cukup efektif untuk meningkatkan semangat anak asuh menghafal dan meningkatkan kesabaran anak asuh. “Alhamdulillah meskipun mereka sudah fasih menghafal, mereka bisa bersabar menunggu antrean tesnya. Semoga dengan metode ini bisa semakin meningkatkan kesabaran mereka,” ungkapnya, Sabtu (24/3).

UPDATE #4
19 Maret 2018

Asrama Medan Biasakan Anak Asuh Puasa Senin Kamis

Banyak manfaat dan keutamaan bagi orang-orang yang membiasakan diri menjalankan puasa Senin dan Kamis. Kedua hari itu adalah hari yang penuh dengan kemuliaan; hari Senin adalah hari kelahiran Rasulullah SAW, juga Senin maupun Kamis merupakan hari di mana amalan-amalan seorang hamba diangkat. 

Keutamaan-keutamaan tersebut telah Rumah Yatim ajarkan kepada anak asuhnya. Bahkan anak asuh pun menjadikan puasa Senin Kamis ini sebagai suatu kebiasaan. Menurut Kepala Asrama Rumah Yatim Medan Iwan Gunawan, anak asuh sudah tidak perlu diingatkan atau bahkan diminta untuk berpuasa. Mereka sudah menjadikan aktivitas berpuasa tersebut sebagai kewajiban bagi diri sendiri. “Alhamdulillah anak-anak sudah tidak perlu diingatkan lagi untuk berpuasa,” ungkap Iwan.

Ia mengungkapkan, pembiasaan puasa Senin Kamis adalah salah satu langkah Rumah Yatim dalam mendidik serta menciptakan kader umat yang cerdas secara spiritual. Diharapkan pembiasaan ini bisa terus berlangsung sampai anak asuh dewasa nanti. Sehingga dengan pembiasaan ini mereka bisa membentengi diri dari hal-hal yang dapat menjerumuskan pada sesuatu yang bertentangan dengan agama.

UPDATE #3
8 Maret 2018

Ratusan Balita di Kelurahan Balekambang Dapat Bebelac Gratis

Rumah Yatim Regional Jabodetabek kembali menyalurkan susu formula kepada masyarakat Kelurahan Balekambang, Kramatjati, Jakarta Timur, Selasa (6/3). Kegiatan pembagian susu formula ini bekerjasama dengan Bebelac. Serta, pembagiannya untuk anak usia satu sampai tiga tahun. 

Menurut pemaparan salah seorang dari tim Pendayagunaan Rusmanto, pembagian susu Bebelac ini dilakukan di dua lokasi berbeda. Pertama, pembagian dilakukan di wilayah RW 06, serta lokasi kedua pembagian ialah RW 03. Lokasi ini dipilih, sambung dia, karena termasuk ke dalam lokasi padat penduduk.

Selain itu, sambung Rusmanto, lokasi itu pula merupakan kawasan langganan banjir. Sehingga pemenuhan gizi bagi balita dan anak masih diperlukan di daerah tersebut. Menurutnya, sebanyak 250 kotak susu Bebelac diserahkan di Kelurahan Balekambang.

"Kebetulan di daerah tersebut juga padat penduduknya dan banyak anak usia balita," paparnya.

Selain itu, ia menambahkan, kegiatan pembagian susu formula ini bekerjasama dengan Kader PKK serta aparatur pemerintah setempat. Hal ini, guna memastikan data penerima manfaat susu Bebelac tepat sasaran. Sehingga, bantuan program pemenuhan gizi bagi balita ini bisa terealisasikan dengan baik.

Rusmanto berharap, dengan kegiatan penyaluran ini balita dan anak di wilayah tersebut bisa terpenuhi secara gizinya. Sehingga, sambungnya, tumbuh kembang anak bisa semakin sehat. Namun disisi lain, kata dia, dalam kegiatan ini pula diberikan edukasi kepada orangtua anak.

"Sekaligus edukasi kepada orangtua betapa pentingnya asupan gizi yang seimbang pada masa-masa tumbuh kembang anak. Agar masa pertumbuhannya bisa optimal," tutup Rusmanto.

UPDATE #2
28 Februari 2018

Kepala Asrama BSD Motivasi Anak Asuh Menghafal Hadits

Selepas isya, anak asuh Asrama Rumah Yatim BSD Tangerang, rutin melaksanakan hafalan hadits guna meningkatkan kualitas hafalan hadits Arba’in, di Asrama BSD, Jalan Villa Melati Mas Raya, Blok P1, No. 9 Jelupang Serpong Utara Kota Tangerang Selatan, Banten. Kegiatan tersebut merupakan program yang sudah ditetapkan Rumah Yatim Pusat yang rutin setiap minggunya. 

Kepala Asrama BSD Syahid menuturkan, anak-anak diberitahu dan dilatih untuk terbiasa menghafal hadits dan Alquran. Tujuannya dengan hafalan hadist ini, kehidupan anak asuh dapat terarah dengan menjalankan sunah-sunah yang dicontohkan Rasulullah SAW melalui hadits.

Lebih lanjut ia menambahkan, karena hadits merupakan pedoman hidup kedua umat Islam setelah Alquran. Oleh karena itu, menghafal hadits itu perlu dilakukan. Syahid menargetkan anak asuh hafal 42 hadist pilihan dalam kurun waktu tertentu.

“Supaya anak-anak tahu menghafal hadist Arba’in itu seperti apa, dan apa manfaatnya,” ungkapnya saat diwawancarai jurnalis Rumah Yatim, Selasa (27/2). 

Menanggapi hal itu, kata Syahid, dirinya memberikan motivasi dalam menghafal hadits, untuk selalu semangat dalam menghafal. Karena hadits Arba’in marupakan awalan untuk memulai hafalan hadist Nabi sebelum beralih ke kitab-kitab. “Agar mereka bisa termotivasi dalam menghafal hadist,” imbuhnya. 

Perkembangan anak asuh dalam menghafal hadits, sambung dia, masih dalam tahap proses, dikarenakan kegiatan hafalan dilaksanakan hanya seminggu sekali dari jadwal pembelajaran kediniyahan. Namun hal itu sudah menunjukkan perkembangan yang baik, walupun belum menunjukkan angka yang signifikan. 

“Alhamdulillah, sudah ada perkembangan, tapi berjalan tidak cepat. Masih proses, soalnya untuk hadits gak setiap hari di pelajari, paling satu minggu sekali jadwal pelajarannya,” pungkas Syahid.

UPDATE #1
25 Februari 2018

Rumah Yatim Medan Siap Salurkan Tiga Bantuan Sekaligus

Rumah Yatim Cabang Medan kembali menunjukkan eksistensinya. Pada Sabtu (24/2) mendatang, Lembaga Amil Zakat (LAZ) ini akan menyalurkan tiga bantuan sekaligus di wilayah Dwikora, Medan Helvetia, Kota Medan.

Menurut Kepala Cabang Rumah Yatim Medan, Rumah Yatim akan menyalurkan tiga bantuan kepada 190 Mustahik terpilih.  Tiga jenis bantuan tersebut terdiri dari bantuan sembako kepada 150 warga, biaya hidup kepada 25 warga dan santunan kepada 15 dai.

Ia mengatakan, penyaluran akan datang digelar di kediaman salah satu donatur tetap Rumah Yatim yang tinggal di wilayah tersebut.

"Insya Allah penyaluran akan di gelar di halaman rumah salah satu donatur tetap Rumah Yatim. Mohon doanya semoga kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib dan sukses," ungkapnya, Jumat (23/2).

Tanggal Nominal
Bety Kusprihanti
4 Februari 2018
Rp 600.390
Citra Puspitaningrum
23 Februari 2018
Rp 520.340
Rekha maharani
27 Februari 2018
Rp 200.669
Hamba Allah
21 Maret 2018
Rp 1.000.922
Hamba Allah
29 Maret 2018
Rp 100.961
Nur Ismaliana
3 April 2018
Rp 360.733
rizki
10 April 2018
Rp 600.828
Hamba Allah
9 April 2018
Rp 60.705
Hamba Allah
16 April 2018
Rp 300.795
Hamba Allah
18 April 2018
Rp 135.985
Hamba Allah
19 April 2018
Rp 200.774
Hamba Allah
28 April 2018
Rp 1.000.511
Hamba Allah
3 Mei 2018
Rp 200.718
Hamba Allah
4 Mei 2018
Rp 150.852
Septi Wahyuni
4 Mei 2018
Rp 900.197
Hamba Allah
5 Mei 2018
Rp 450.383
Hamba Allah
6 Mei 2018
Rp 150.732
Hamba Allah
8 Mei 2018
Rp 1.500.641
Hamba Allah
8 Mei 2018
Rp 200.723
Hamba Allah
9 Mei 2018
Rp 400.528
Hamba Allah
9 Mei 2018
Rp 95.000
Hamba Allah
9 Mei 2018
Rp 215.974
Hamba Allah
9 Mei 2018
Rp 1.000.872
Hamba Allah
10 Mei 2018
Rp 375.961
Hamba Allah
12 Mei 2018
Rp 250.323
Niken Novia
11 Mei 2018
Rp 140.328
Hamba Allah
11 Mei 2018
Rp 100.501
Hamba Allah
11 Mei 2018
Rp 660.988
Ghaida Faza Friandaputri
13 Mei 2018
Rp 200.000
Ghaida Faza Friandaputri
13 Mei 2018
Rp 10.812
Hamba Allah
14 Mei 2018
Rp 900.864
Hamba Allah
14 Mei 2018
Rp 300.677
Hamba Allah
14 Mei 2018
Rp 200.974
Hamba Allah
14 Mei 2018
Rp 100.965
Hamba Allah
15 Mei 2018
Rp 1.200.694
Hamba Allah
15 Mei 2018
Rp 450.549
Hamba Allah
15 Mei 2018
Rp 300.000
Hamba Allah
15 Mei 2018
Rp 255.571
Adinda Fathimah
15 Mei 2018
Rp 750.587
Hamba Allah
15 Mei 2018
Rp 200.430
Hamba Allah
15 Mei 2018
Rp 100.722
Hamba Allah
15 Mei 2018
Rp 250.799
Hamba Allah
16 Mei 2018
Rp 500.282
Angeline Melinda Primasari binti Boru Dwi Sumarna
15 Mei 2018
Rp 400.402
melly kusumarini
16 Mei 2018
Rp 225.630
Annifa Iqramitha
16 Mei 2018
Rp 180.392
Hamba Allah
16 Mei 2018
Rp 100.569
Rina Eka Putri
16 Mei 2018
Rp 300.485
Hamba Allah
16 Mei 2018
Rp 100.469
Iyan Hermawansyah
16 Mei 2018
Rp 500.103
Hamba Allah
16 Mei 2018
Rp 1.350.170
Nurjanah Binti Suparman AF
16 Mei 2018
Rp 450.822
Mimin supriatin
16 Mei 2018
Rp 350.000
Hamba Allah
16 Mei 2018
Rp 300.872
Shinta Sharifani
16 Mei 2018
Rp 700.556
Hamba Allah
16 Mei 2018
Rp 350.000
Hamba Allah
16 Mei 2018
Rp 270.232
Hamba Allah
16 Mei 2018
Rp 1.500.233
Hamba Allah
16 Mei 2018
Rp 150.249
Hamba Allah
17 Mei 2018
Rp 750.576
Hamba Allah
20 Mei 2018
Rp 150.839
Hamba Allah
23 Mei 2018
Rp 300.607
kharina gustry
22 Mei 2018
Rp 336.387
Hamba Allah
23 Mei 2018
Rp 450.268
Hamba Allah
26 Mei 2018
Rp 666.817
Hamba Allah
25 Mei 2018
Rp 450.595
Hamba Allah
27 Mei 2018
Rp 100.159
Hamba Allah
29 Mei 2018
Rp 330.882
Hamba Allah
29 Mei 2018
Rp 500.938
Ardi
30 Mei 2018
Rp 1.500.113
LENI TRI HASTUTI
1 Juni 2018
Rp 450.813
Hamba Allah
1 Juni 2018
Rp 300.161
Ibid Athoillah
1 Juni 2018
Rp 750.739
Hamba Allah
1 Juni 2018
Rp 300.821
Yuly Indriani
3 Juni 2018
Rp 180.281
Hamba Allah
3 Juni 2018
Rp 25.894
Hamba Allah
3 Juni 2018
Rp 25.909
Hamba Allah
3 Juni 2018
Rp 25.762
Hamba Allah
3 Juni 2018
Rp 500.384
Hamba Allah
3 Juni 2018
Rp 50.592
Hamba Allah
4 Juni 2018
Rp 1.800.875
Hamba Allah
4 Juni 2018
Rp 1.800.503
Hamba Allah
5 Juni 2018
Rp 1.450.704
Hamba Allah
5 Juni 2018
Rp 500.966
Rizki fitrotuzakiyah adinata
5 Juni 2018
Rp 285.668
Hamba Allah
5 Juni 2018
Rp 1.000.363
Akhmad Ridwan
5 Juni 2018
Rp 1.000.894
Rima
6 Juni 2018
Rp 400.000
Hamba Allah
7 Juni 2018
Rp 200.986
Hamba Allah
7 Juni 2018
Rp 1.400.769
Hamba Allah
7 Juni 2018
Rp 250.819
Hamba Allah
7 Juni 2018
Rp 750.802
Hamba Allah
7 Juni 2018
Rp 2.000.345
Hamba Allah
8 Juni 2018
Rp 500.666
Dewina Nurdini
9 Juni 2018
Rp 600.709
Hamba Allah
9 Juni 2018
Rp 450.913
Hamba Allah
9 Juni 2018
Rp 900.754
Hamba Allah
9 Juni 2018
Rp 250.690
Hamba Allah
10 Juni 2018
Rp 600.321
Hamba Allah
11 Juni 2018
Rp 200.884
Hamba Allah
11 Juni 2018
Rp 600.220
Hamba Allah
11 Juni 2018
Rp 300.405
Hamba Allah
12 Juni 2018
Rp 150.178
Hamba Allah
12 Juni 2018
Rp 810.774
Achmad
12 Juni 2018
Rp 300.543
Hamba Allah
12 Juni 2018
Rp 450.995
ameria putri
12 Juni 2018
Rp 400.911
fajar septian
12 Juni 2018
Rp 370.569
Arintoko Budi Prasetyo
13 Juni 2018
Rp 150.458
Hamba Allah
13 Juni 2018
Rp 420.572
Videl Oemry
13 Juni 2018
Rp 450.568
Fatimah Azzahraa
13 Juni 2018
Rp 450.852
Hendrawan
13 Juni 2018
Rp 600.915
Dian Hayati
13 Juni 2018
Rp 100.794
Ariesanti Ramadhiyanti
14 Juni 2018
Rp 1.450.000
Hamba Allah
14 Juni 2018
Rp 250.907
Hamba Allah
14 Juni 2018
Rp 375.581
Hj. Nurilah
14 Juni 2018
Rp 38.178
Endrawan Soemartono
14 Juni 2018
Rp 304.001
Hamba Allah
14 Juni 2018
Rp 300.308
Hamba Allah
14 Juni 2018
Rp 600.606
Hamba Allah
14 Juni 2018
Rp 390.588
Hamba Allah
14 Juni 2018
Rp 150.000
Fadhila Imaniar
14 Juni 2018
Rp 180.800
Achmad
14 Juni 2018
Rp 400.645
Hamba Allah
14 Juni 2018
Rp 100.727
Ni Made Dwi Payanti
14 Juni 2018
Rp 420.895
Hamba Allah
14 Juni 2018
Rp 450.590
Hamba Allah
14 Juni 2018
Rp 165.228
Hamba Allah
14 Juni 2018
Rp 340.270
Hamba Allah
14 Juni 2018
Rp 450.127
Neni Ummu Duo Az
14 Juni 2018
Rp 350.892
Hamba Allah
14 Juni 2018
Rp 450.969
Hamba Allah
14 Juni 2018
Rp 900.247
Hamba Allah
14 Juni 2018
Rp 1.050.396
Mochamad Sofyan
14 Juni 2018
Rp 750.801
Hamba Allah
14 Juni 2018
Rp 1.450.800
Andina dian ayunigtyas
14 Juni 2018
Rp 900.491
LannyRiza
14 Juni 2018
Rp 200.952
Jannie Fahdiana
14 Juni 2018
Rp 350.524
Nasuha
14 Juni 2018
Rp 100.823
Hamba Allah
14 Juni 2018
Rp 90.106
Hamba Allah
14 Juni 2018
Rp 350.340
Hamba Allah
14 Juni 2018
Rp 450.173
Yuly Indriani
14 Juni 2018
Rp 300.480
Hamba Allah
14 Juni 2018
Rp 750.891
Hamba Allah
14 Juni 2018
Rp 250.000
Wuri
14 Juni 2018
Rp 147
Vindy Safitri
15 Juni 2018
Rp 2.250.696
Rima
14 Juni 2018
Rp 250.795
Raninda Wahyudianti
14 Juni 2018
Rp 300.573
Amelia hartono
14 Juni 2018
Rp 1.000.000
Hamba Allah
14 Juni 2018
Rp 400.895
Hamba Allah
14 Juni 2018
Rp 150.720
Tiniek mirgianti
14 Juni 2018
Rp 720.866
Hamba Allah
14 Juni 2018
Rp 270.648
Hamba Allah
14 Juni 2018
Rp 200.373
Sutarti oki purwanti
14 Juni 2018
Rp 50.724
Hamba Allah
14 Juni 2018
Rp 250.677
Hamba Allah
14 Juni 2018
Rp 450.817
Hamba Allah
15 Juni 2018
Rp 200.327
Hamba Allah
15 Juni 2018
Rp 200.260
Rizky Amalia
15 Juni 2018
Rp 400.631
Aas asmarawati binti zainal abidin
15 Juni 2018
Rp 120.783
Aninditya Damayanti
15 Juni 2018
Rp 350.157
mahfud
17 Juni 2018
Rp 165.411
Hamba Allah
17 Juni 2018
Rp 300.838
Hamba Allah
19 Juni 2018
Rp 750.758
Hamba Allah
19 Juni 2018
Rp 1.782.441
Hamba Allah
19 Juni 2018
Rp 4.500.585
Hamba Allah
20 Juni 2018
Rp 725.677
arief fadliansyah
21 Juni 2018
Rp 900.670
Hamba Allah
22 Juni 2018
Rp 30.119
Hamba Allah
22 Juni 2018
Rp 301.439
Hamba Allah
23 Juni 2018
Rp 1.000.233
Nining Listiya
23 Juni 2018
Rp 900.821
Hamba Allah
25 Juni 2018
Rp 3.080.549
Hamba Allah
26 Juni 2018
Rp 400.204
Abdul Aziz romadhon
27 Juni 2018
Rp 560.213
Fadhila arbi dyah
29 Juni 2018
Rp 300.798
Rr Dwi Ayu Mulya Purnamasari
30 Juni 2018
Rp 280.174
Dewi sri rahayuningsih
1 Juli 2018
Rp 750.155
Hamba Allah
3 Juli 2018
Rp 400.667
Hamba Allah
3 Juli 2018
Rp 60.754
Annasyiah sefriani
3 Juli 2018
Rp 150.802
Hamba Allah
5 Juli 2018
Rp 300.585
Hamba Allah
5 Juli 2018
Rp 241.315
Hamba Allah
6 Juli 2018
Rp 118.843
Hamba Allah
9 Juli 2018
Rp 800.140
Hamba Allah
12 Juli 2018
Rp 2.200.000
Nur Solekhah
17 Juli 2018
Rp 220.887
Hamba Allah
19 Juli 2018
Rp 150.170
Hamba Allah
19 Juli 2018
Rp 600.342
Hamba Allah
20 Juli 2018
Rp 320.941
Hamba Allah
24 Juli 2018
Rp 200.837
Hamba Allah
25 Juli 2018
Rp 400.925
slamet
25 Juli 2018
Rp 405.793
Hamba Allah
26 Juli 2018
Rp 600.895
Hamba Allah
27 Juli 2018
Rp 150.123
Hamba Allah
12 Agustus 2018
Rp 300.276
Sodikin (Alm)
16 Agustus 2018
Rp 1.000.614
Hamba Allah
20 Agustus 2018
Rp 2.250.804
Hamba Allah
25 Agustus 2018
Rp 35.171
Hamba Allah
3 September 2018
Rp 1.107.403
Hamba Allah
3 September 2018
Rp 400.545
Anisa
4 September 2018
Rp 150.359
Hamba Allah
4 September 2018
Rp 360.903
Astri imaniyati
4 September 2018
Rp 175.499
Hamba Allah
5 September 2018
Rp 350.147
Rafi Ardiyu Santoso Marsoem
7 September 2018
Rp 900.932
Hamba Allah
10 September 2018
Rp 111.289
A Isfan Rasuli Ishak
20 September 2018
Rp 440.104
Dinar rizky listyaputri
29 September 2018
Rp 300.253
pinta
29 September 2018
Rp 420.295
Hamba Allah
23 Oktober 2018
Rp 1.750.463
Hamba Allah
23 Oktober 2018
Rp 500.170
Hamba Allah
8 November 2018
Rp 600.910
Hamba Allah
9 November 2018
Rp 300.140
Hamba Allah
25 November 2018
Rp 290.788
Hamba Allah
28 November 2018
Rp 405.284
Hamba Allah
29 November 2018
Rp 250.928
Hamba Allah
12 Desember 2018
Rp 200.269
Hamba Allah
17 Desember 2018
Rp 100.736
Hamba Allah
21 Desember 2018
Rp 130.882
Hamba Allah
24 Desember 2018
Rp 650.217
Hamba Allah
28 Desember 2018
Rp 200.693
Muhamad Akmal Edison & Annie Yuliyanti
29 Desember 2018
Rp 100.946
PURUH RENZY AMDALIA
8 Januari 2019
Rp 300.721
RISNA DAMAYANTI
11 Januari 2019
Rp 101.466
Satiti Shakuntala
11 Januari 2019
Rp 500.000
Hamba Allah
13 Januari 2019
Rp 600.159

Total Donatur : 231 orang