Detail Layanan

infaq/sedekah terikat

Kifarat

Dana Terhimpun : Rp 158.807.084




UPDATE LAPORAN TERBARU
5 November 2019

Syamsuri Senang Rumah Yatim Bantu Anak Yatim di Barito Kuala

Salah satu tokoh masyarakat di lingkungan Masjid Norudzakirin, Syamsuri, mengapresiasi program bantuan pemenuhan gizi yang diberikan Rumah Yatim Area Kalimantan. Kegiatan ini dilaksanakan di halaman Masjid Norudzakirin Km. 25, Kecamatan Anjir Muara, Kabupaten Barito Kuala, Sabtu (2/11).

Menurut Syamsuri, program yang dibawakan Rumah Yatim ini sangat bermanfaat bagi anak-anak kurang mampu di wilayahnya. Selain sangat positif, kegiatan pemenuhan gizi ini juga membantu kebutuhan asupan bagi pertumbuhan anak. "Alhamdulillah senang dengan kegiatan ini, sangat positif dan membantu sekali," tuturnya.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan Rumah Yatim. Selain itu, Syamsuri berharap Rumah Yatim bisa terus memberikan perhatian dan menyalurkan program ini di sejumlah titik di wilayah Kabupaten Barito Kuala. "Berharap agar program lainnya bisa tersalurkan lagi," ujarnya.

Sebelumnya, bantuan pemenuhan gizi ini diberikan kepada 88 anak yatim dan dhuafa. Bantuan yang diberikan berupa makanan dan minuman yang kaya akan gizi. Kegiatan ini pula untuk membantu tumbuh kembang anak yang sangat jarang bisa menikmati asupan gizi yang cukup.


Deskripsi Layanan


Kafarat adalah suatu cara pengganti untuk menebus kesalahan (dosa) yang dilakukan secara sengaja. Kafarat Berasal dari kata dasar kafara (menutupi sesuatu). Merupakan sebuah denda yang wajib ditunaikan yang disebabkan oleh suatu perbuatan dosa, yang bertujuan menutup dosa tersebut sehingga tidak ada lagi pengaruh dosa yang ia perbuat, baik di dunia maupun di akhirat.

A. MELANGGAR SUMPAH (Atas Nama Alloh)

Allah berfirman,

“Allah tidak menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpahmu yang tidak dimaksud (untuk bersumpah), tetapi Dia menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpah yang kamu sengaja.” (Q.s. Al-Maidah: 89)

Makna: “…sumpah-sumpahmu yang tidak dimaksud (untuk bersumpah)…” sebagaimana penjelasan A’isyah adalah kebiasaan orang arab yang mengucapkan “wallaahi…” (demi Allah), namun maksud mereka bukan untuk bersumpah.

Berdasarkan ayat di atas, orang yang bersumpah untuk melakukan atau meninggalkan sesuatu, dan dia serius dalam sumpahnya, kemudian dia melanggar sumpahnya maka dia berdosa. Untuk menebus dosanya, dia harus membayar kaffarah.

Bentuk kaffarah sumpah telah dijelaskan oleh Allah dalam firman-Nya,

 “Kaffarahnya adalah memberi makan sepuluh orang miskin, yaitu dari makanan yang biasa kamu berikan kepada keluargamu, atau memberi pakaian kepada mereka atau memerdekakan seorang budak. Barang siapa tidak sanggup melakukan yang demikian, maka kaffaratnya puasa selama tiga hari. Yang demikian itu adalah kaffarat sumpah-sumpahmu bila kamu langgar. ”(Q.s. Al-Maidah: 89)

Berdasarkan ayat di atas, kaffarah sumpah ada 4:

1. Memberi makan 10 Fakir miskin

Memberi makan di sini adalah makanan siap saji, lengkap dengan lauk-pauknya. Hanya saja, tidak diketahui adanya dalil yang menjelaskan batasan makanan yang dimaksudkan selain pernyataan di ayat tersebut: “makanan yang biasa kamu berikan kepada keluargamu”.

2. Memberi Pakaian kepada 10 Fakir Miskin

Ulama berselisih pendapat tentang batasan pakaian yang dimaksud. Pendapat Imam Malik dan Imam Ahmad bahwa batas pakaian yang dimaksudkan adalah yang bisa digunakan untuk shalat. Karena itu, harus terdiri dari atasan dan bawahan. Dan tidak boleh hanya peci saja atau jilbab saja.

Karena ini belum bisa disebut pakaian,Mayoritas ulama berpendapat bahwa orang miskin yang berhak menerima dua bentuk kafarah diatas hanya orang miskin yang muslim

3. Membebaskan Budak

Keterangan: Tiga jenis kaffarah di atas, boleh memilih salah satu. Jika tidak mampu untuk melakukan salah satu di antara tiga di atas maka beralih pada kaffarah keempat,

4. Berpuasa selama 3 hari

Pilihan yang keempat ini hanya dibolehkan jika tidak sanggup melakukan salah satu diantara tiga pilihan sebelumnya. Apakah puasanya harus berturut-turut? Ayat di atas tidak memberikan batasan. Hanya saja, madzhab hanafiyah dan hambali mempersyaratkan harus berturut-turut. Pendapat yang kuat dalam masalah ini, boleh tidak berturut-turut, dan dikerjakan semampunya.

B. MELANGGAR LARANGAN SHAUM RAMADHAN

Berdasarkan hadist shahih dari Abu Hurairah ada 3 pilihan jenis kafarat yang disesuaikan dengan kemampuan orang yang akan menjalankan kafarat itu sendiri yaitu ;

  • memerdekakan budak,
  • Berpuasa 2 bulan berturut-turut, dan
  • Memberi makan 60 orang miskin

Dari Abu Hurairah ra, Seorang lelaki datang menemui Nabi saw. dan berkata: Celaka saya, wahai Rasulullah. Beliau bertanya: Apa yang membuat engkau celaka? Lelaki itu menjawab: Saya telah bersetubuh dengan istri saya di siang hari bulan Ramadan. Beliau bertanya: Apakah engkau mempunyai sesuatu untuk memerdekakan seorang budak? Ia menjawab: Tidak punya. Beliau bertanya: Mampukah engkau berpuasa selama dua bulan berturut-turut? Ia menjawab: Tidak mampu. Beliau bertanya lagi: Apakah engkau mempunyai sesuatu untuk memberi makan enam puluh orang miskin? Ia menjawab: Tidak punya. Kemudian ia duduk menunggu sebentar. Lalu Rasulullah saw. memberikan sekeranjang kurma kepadanya sambil bersabda: Sedekahkan lah ini. Lelaki tadi bertanya: Tentunya aku harus menyedekahkannya kepada orang yang paling miskin di antara kita, sedangkan di daerah ini, tidak ada keluarga yang paling memerlukannya selain dari kami. Maka Rasulullah saw. pun tertawa sampai kelihatan salah satu bagian giginya. Kemudian beliau bersabda: Pulanglah dan berikan makan keluargamu (Muttafaq ‘alaih)

1. Memerdekakan Budak

Opsi ini sangat sulit dilakukan, di samping biaya menebus seorang budak sangat mahal juga perbudakan sekarang sudah tidak ada di sekitar kita. Kalau parameter harga budaknya sama dengan yang dikeluarkan oleh Abu Bakar Ash-Shidiq dalam membebaskan bilal bin Rabbah ra orang yang tak punya harta jelas tidak sanggup melaksanakannya.

Abu Bakar As-Shidiq ra Sewaktu membebaskan Bilal bin Rabah ra, Ia membebaskannya dengan harga 9 uqiah* yang setara dengan Rp. 157.842.000,- (9 x 7,4 x Rp. 2.370.000 ). Pertanyaannya apakah kita punya uang sebanyak itu?

*Konversi = 1 uqiyah = 31,74 gr emas = 7,4 dinar , 1 dinar = 4,25 gr, 1 dinar = Rp 2.370.000 juta  dimana 1 dirham = 1/10 dinar = Rp 237.000

2. Melaksanakan puasa 2 bulan penuh

Melaksanakan puasa 2 bulan berturut-turut

3. Memberikan makan kepada 60 Fakir Miskin

Sejumlah makanan yang biaya ia makan setiap harinya

UPDATE #19
5 November 2019

Syamsuri Senang Rumah Yatim Bantu Anak Yatim di Barito Kuala

Salah satu tokoh masyarakat di lingkungan Masjid Norudzakirin, Syamsuri, mengapresiasi program bantuan pemenuhan gizi yang diberikan Rumah Yatim Area Kalimantan. Kegiatan ini dilaksanakan di halaman Masjid Norudzakirin Km. 25, Kecamatan Anjir Muara, Kabupaten Barito Kuala, Sabtu (2/11).

Menurut Syamsuri, program yang dibawakan Rumah Yatim ini sangat bermanfaat bagi anak-anak kurang mampu di wilayahnya. Selain sangat positif, kegiatan pemenuhan gizi ini juga membantu kebutuhan asupan bagi pertumbuhan anak. "Alhamdulillah senang dengan kegiatan ini, sangat positif dan membantu sekali," tuturnya.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan Rumah Yatim. Selain itu, Syamsuri berharap Rumah Yatim bisa terus memberikan perhatian dan menyalurkan program ini di sejumlah titik di wilayah Kabupaten Barito Kuala. "Berharap agar program lainnya bisa tersalurkan lagi," ujarnya.

Sebelumnya, bantuan pemenuhan gizi ini diberikan kepada 88 anak yatim dan dhuafa. Bantuan yang diberikan berupa makanan dan minuman yang kaya akan gizi. Kegiatan ini pula untuk membantu tumbuh kembang anak yang sangat jarang bisa menikmati asupan gizi yang cukup.

UPDATE #18
1 November 2019

400 Anak di Antapani Dapat Bantuan Paket Makanan Sehat dari
Rumah Yatim

Pada Peringatan Hari Jadi ke-209 Kota Bandung, sebanyak 400 anak prasejahtera se-Kecamatan Antapani telah mendapat bantuan paket makanan sehat. Bantuan ini disalurkan oleh Rumah Yatim Area Jawa Barat, Minggu (27/10) lalu, di Lapangan Gasmin, Jalan Purwakarta, Antapani, Kota Bandung.
 
Bantuan ini merupakan bagian dari program pemenuhan gizi untuk anak yatim. Relawan Rumah Yatim, Solehudin menuturkan, bantuan ini diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan asupan gizi dan nutrisi sehat bagi anak yatim dan dhuafa di Kecamatan Antapani.  
 
Permasalahan ekonomi menjadi salah satu faktor bagi orangtua tidak bisa memenuhi kebutuhan gizi anak-anaknya. “Itu rekomendasi dari kecamatan, sekalian memperingati Hari Jadi Kota Bandung, kita memberikan santunan program pemenuhan gizi bagi anak-anak di Antapani,” ungkapnya.
 
 
Ia menambahkan, padahal masih banyak anak-anak Indonesia, khususnya di Kota Bandung yang membutuhkan dukungan gizi untuk tumbuh kembangnya. Oleh karena itu, pemberian bantuan ini merupakan bentuk perhatian Rumah Yatim kepada anak-anak prasejahtera agar kebutuhan nutrisinya terpenuhi.
 
Adapun bantuan yang diberikan berupa susu, makanan siap saji dan cemilan sehat. Solehudin juga mengatakan, ratusan anak begitu antusias dan gembira saat tim relawan Rumah Yatim membagikan makanan sehat. Ia berharap, bantuan ini dapat memperbaiki asupan gizi dan nutrisi anak-anak menjadi lebih baik. 

 

UPDATE #17
26 Oktober 2019

Dukung Tumbuh Kembang Anak, Rumah Yatim Salurkan Bantuan Gizi

Ratusan anak yatim dan dhuafa di Desa Pabuaran menerima bantuan pemenuhan gizi dari Rumah Yatim Regional Jabodetabek. Kegiatan ini dilaksanakan di salah satu sekolah di Kampung Bojong Honje, Desa Pabuaran, Kecamatan Sukamakmur, Bogor, Rabu (23/10) kemarin.
 
Penyaluran pemenuhan gizi ini untuk membantu tumbuh kembang anak. Terutama bagi anak-anak usia sekolah yang perlu perhatian akan kecukupan gizi dan konsumsinya. Hal itu pula, akan mendukung aktivitas dalam keseharian maupun sekolahnya.

 
Relawan Rumah Yatim Jabodetabek Ali Ridwan mengungkapkan, cukup banyak anak-anak di daerah tersebut yang kurang perhatian akan nilai gizinya. Sejumlah faktor pula menjadi penyebabnya, salah satunya ialah ketidakcukupan finansial untuk membeli makanan yang menunjang kebutuhan gizi anak.
 
"Mayoritas di sana prasejahtera, menengah ke bawah, jadi mungkin hanya cukup untuk makanan sehari-hari saja," tutur Ali, Kamis (25/10).
 
 
Ia menambahkan, penerima manfaat pemenuhan gizi ini terbilang cukup banyak, sekitar 114 anak. Bantuan yang diberikan berupa susu dan sereal gizi. Ia berharap, agar bantuan yang diberikan ini bisa menunjang pememuhan gizi dalam diri anak. Agar, semakin berkembang dan belajar dengan baik. Khususnya untuk tubuh anak sendiri.
 
"Kami hanya menjadi perantara, semoga anak-anak di sini senantiasa sehat dan terus semangat," ungkapnya.
 
UPDATE #16
17 Oktober 2019

80 Anak Yatim dan Dhuafa di Denpasar Terima Paket Makanan dari Rumah Yatim

Rumah Yatim Cabang Bali menyalurkan bantuan makanan sehat dan bergizi kepada 80 anak yatim dan dhuafa. Bantuan tersebut diberikan guna meningkatkan nutrisi bagi tubuh anak. Selain itu, bantuan tersebut merupakan salah satu program dari Rumah Yatim.

Kepala Cabang Rumah Yatim Bali, Yana menuturkan, bantuan tersebut diberikan di Jalan Gunung Batur No. 67A, Gg. Nanas 3 Banjar Penyaitan, Desa Penyaitan, Kec. Pemecutan, Kab. Denpasar pada Senin (14/10) kemarin. "Anak yatim dan dhuafa sebanyak 80 orang. Kami memberikan paket makanan, terdiri dari susu, buah, madu, dan makan siap santap," papar Yana.

Menurutnya, anak-anak tersebut berasal dari keluarga yang kurang mampu. Sebagian besar orangtua mereka bekerja sebagai buruh bangunan atau buruh serabutan. "Sehingga mereka jarang memakan makanan yang sehat dan bergizi," tambahnya.

Ia berharap, dengan adanya bantuan yang disalurkan Rumah Yatim bisa meningkatkan nutrisi agar tumbuh kembang anak menjadi baik. "Semoga dengan bantuan yang Rumah Yatim berikan bisa memberikan asupan makanan yang baik dan bergizi dari yang biasa mereka konsumsi setiap hari," harapnya.

UPDATE #15
25 September 2019

Makanan Sehat Dibagikan Kepada 40 Anak di Pesantren
Raudlatul Hasanah

Bantuan makanan sehat telah dibagikan Rumah Yatim Cabang Medan kepada 40 anak di Pesantren Ar Raudlatul Hasanah, Jalan Setiabudi, Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, pada Selasa (17/9) lalu. Bantuan diberikan untuk membantu para santri dalam memenuhi asupan nutrisi dan gizi yang seimbang.

Relawan Rumah Yatim Cabang Medan, Ibnu menuturkan, penyerahan bantuan ini juga sebagai penunjang para santri bisa mendapatkan asupan nutrisi sehat untuk mendukung tumbuh kembangnya menjadi lebih baik. Karena menurutnya, pemenuhan nutrisi dan gizi yang baik akan mendukung kecerdasan anak-anak.

Oleh karena itu, bantuan ini diberikan untuk membantu memperbaiki gizinya. “Di pesantren itu kan banyak anak-anak tidak mampu, pemenuhan nutrisinya juga masih kurang. Jadi kita coba bantu kasih makanan sehat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, anak-anak ini masuk kategori tidak mampu. Sehingga dalam memenuhi nutrisinya terkadang hanya seadanya. Sehingga dikhawatirkan akan menghambat tumbuh kembangnya. Pemberian bantuan ini juga sebagai bentuk perhatian Rumah Yatim dalam mendukung gizi anak.

UPDATE #14
25 September 2019

Bantuan Makanan Sehat Dibagikan pada 50 Yatim
di Kabupaten Bandung

Rumah Yatim berupaya menciptakan generasi yang sehat, maka perlu dukungan asupan nutrisi dan kelengkapan gizinya. Minggu (22/9) lalu, puluhan paket makanan sehat dibagikan kepada 50 anak yatim Kampung Lodaya Kolot, Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung.

Bantuan ini merupakan realisasi program ’Paket Gizi Yatim’ untuk membantu memenuhi asupan nutrisi hariannya. Relawan Rumah Yatim, Solehudin menuturkan, pemberian bantuan ini atas rekomendasi dari mahasiswa UPI yang tengah menjalani KKN di desa tersebut. Masyarakat, khususnya anak-anak membutuhkan bantuan makanan sehat untuk memperbaiki gizi dan asupan nutrisi sehat untuk mendukung tumbuh kembangnya.

“Ada mahasiswa UPI yang lagi KKN di situ mengajukan agar bantuan dari Rumah Yatim bisa disalurkan ke daerah itu juga. Setelah kita survei, memang layak dibantu terutama anak-anaknya,” ungkap Solehudin.

Orangtua dari anak-anak prasejahtera ini rata-rata bekerja sebagai buruh tani maupun buruh ladang musiman. Ditambah musim kemarau ini mereka tidak bisa bekerja karena lahan yang kekeringan. Sehingga tidak bisa memberikan uang saku untuk sekolahnya dan hanya cukup untuk kebutuhan makan sehari-hari.

Adanya bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kelengkapan gizi dan nutrisi mereka di masa pertumbuhannya. Menurutnya, dukungan gizi yang baik akan mendukung masa depannya.

UPDATE #13
23 September 2019

Penuhi Nutrisi, Rumah Yatim Beri Makanan Sehat Bagi Siswa di Pesantren Manufa

Puluhan paket makanan sehat telah disalurkan Rumah Yatim Cabang Medan kepada 20 siswa prasejahtera di Pesantren Manufa, Desa Hamparan Perak, Kecamatan Terjun, Kabupaten Medan Marelan, pada Minggu (15/9) lalu. Pembagian makanan sehat ini merupakan realisasi dari program ‘Yatim Bisa Makan’.

Hal ini dilakukan untuk membantu memenuhi nutrisi dan gizi anak-anak prasejahtera di pelosok Sumatera Utara. Relawan Rumah Yatum Cabang Medan, Ibnu menuturkan, pemberian makanan sehat ini dilakukan di pelosok Sumut karena melihat dari kondisi anak-anak yang asupan nutrisinya sempat terpuruk.

Oleh sebab itu, adanya bantuan ini untuk mendukung pemenuhan nutrisi dan gizi anak, agar terpenuhi dengan baik. Menurutnya, lewat dukungan nutrisi yang baik maka akan menciptakan generasi yang sehat dan cerdas.

“Di daerah tersebut termasuk daerah pelosok, jadi untuk asupan nutrisi anak-anaknya sangat terpuruk. Maka dari itu, kita bantu dari segi makanan sehat untuk memenuhi gizi dan nutrisinya,” ungkapnya.

Diketahui juga, bahwa latar belakang anak-anak itu memang tergolong tidak mampu. Sehingga dukungan untuk pemenuhan asupan nutrisi sehat dan gizinya masih kurang. Bahkan tidak sedikit anak-anak yang kurang mendapat asupan nutrisi sehat dari orangtuanya.

Ia menambahkan, terlebih mata pencaharian orangtuanya pun hanya bekerja serabutan, yang kebutuhan hariannya kadang mencukupi dan kadang tidak cukup. Oleh karena itu, adanya bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban permasalahan ekonomi orangtuanya, yang belum bisa memenuhi nutrisi dan gizi anak dengan baik. 

UPDATE #12
23 September 2019

Ratusan Anak di Desa Kreyo dan Rembul Dapat Makanan Sehat
dari Rumah Yatim

Antusias dan kegembiraan ratusan anak begitu tinggi ketika Rumah Yatim Cabang Tegal membagikan paket makanan sehat kepada 150 anak prasejahtera di dua desa, yakni Desa Rembul dan Desa Kreyo, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Bantuan yang diserahkan pada Rabu (18/9) lalu, langsung mendapat sambutan hangat dari warga sekitar.

Kepala Cabang Rumah Yatim Tegal, Jajang Khoeruman mengungkapkan, bantuan tersebut merupakan realisasi dari program bertajuk ‘Paket Gizi untuk Yatim’. Hal ini bertujuan untuk membantu memenuhi asupan nutrisi sehat bagi anak-anak prasejahtera. Dari pantauan tim relawan, anak-anak di dua desa ini jarang mengonsumsi makanan sehat karena keterbatasan ekonomi.

“Kebetulan kita pernah ke sini, dan memang banyak sekali anak prasejahtera, yang makan 4 sehat 5 sempurna pun terbilang sangat jarang. Maka dari itu, bantuan ini sangat tepat menunjang kebutuhan nutrisi mereka,” paparnya.

Keterbatasan ekonomi yang ada, membuat para orangtua sulit untuk memenuhi asupan nutrisi dan gizi anak-anaknya. Oleh karena itu, kata dia, adanya bantuan ini sebagai penjunjang maupun dukungan untuk terus memperhatikan kebutuhan gizi dan nutrisi anak-anak. Adapun makanan sehat yang diberikan berupa paket makanan siap saji, buah-buahan, susu, dan biskuit gandum.

Ia menambahkan, kedatangan tim relawan disambut antusias. Hal itu terlihat saat anak-anak dengan tertib berkumpul rapi untuk mendapatkan makanan sehat. Adanya bantuan ini, Jajang berharap dapat menjadi pelengkap gizi dan nutrisi sehingga dapat menunjang kesehatan dan kecerdasan anak.

“Mudah-mudahan dengan pemberian makanan pelengkap gizi anak yatim ini bisa menunjang kesehatan mereka, kecerdasan mereka, sehingga dapat menjadi generasi penerus yang kuat dan cerdas,” tandasnya.

UPDATE #11
11 September 2019

Anak Asuh Duren Sawit Inisiatif dan Semangat Jalani Puasa Asyura

"Sungguh luar biasa anak-anak bisa menjalankan puasa Asyura ini," kata Dadan, Kepala Asrama Rumah Yatim Duren Sawit, saat berbagi cerita tentang anak asuhnya. Rasa kagum dan bangga, mungkin bisa tergambarkan dari rasa senang Dadan yang melihat anak asuhnya bisa menjalankan puasa Asyura ini.

Dadan mengatakan, tidak ada anjuran khusus dari dirinya maupun pengurus asrama lain tentang pelaksanaan puasa Asyura ini. Namun karena anak asuh Duren Sawit sendiri sebelumnya telah terbiasa menjalankan puasa sunah Senin dan Kamis. Hal itulah yang memunculkan rasa inisiatif dan keinginan untuk menjalankan puasa sunah Asyura.

"Puasa ini inisiatif anak-anak sendiri, katanya untuk mendapatkan berkahnya dari puasa tersebut dan anak-anak juga sangat bersemangat," tuturnya, Selasa (10/9).

Selain itu, kegiatan puasa sunah ini pula untuk membiasakan kepada anak sejak dini agar turut menjalani sunah yang dianjurkan Rasulullah. Agar anak senantiasa tetap menjadi pribadi yang baik sesuai tuntunan Islam. "Alhamdulillah saya senang karena anak-anak bisa menjalankannya," ungkapnya.

UPDATE #10
6 Agustus 2019

Jalin Kebersamaan, Kepala Asrama Tegal Libatkan Anak Asuh Mengajar Tajwid

Pembelajaran diniyah merupakan kurikulum yang wajib ada di setiap asrama Rumah Yatim. Hal itu agar wawasan anak asuh terhadap amalan dasar agama Islam semakin bertambah. Namun kali ini, Kepala Asrama Rumah Yatim Tegal mencoba melibatkan anak asuh yang lebih dewasa untuk mengajarkan  pembelajaran diniyah kepada adik-adiknya, agar terjalin rasa kebersamaan.

Suasana kebersamaan dan kehangatan itu terlihat saat salah seorang anak asuh Tegal, Muhamad Lukman, menyampaikan materi ilmu tajwid kepada adik-adiknya. Kegiatan itu rutin dijalani anak asuh setiap dua kali dalam seminggu, di Asrama Tegal, Jalan Werkudoro, Slerok, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal.

Menurut Kepala Asrama Tegal, Jajang Khoeruman, belajar dan mengajar adalah dua hal yang berbeda. Oleh karena itu, perlu ada pembelajaran seperti mengajar. Hal itu dilakukan sebagai upaya agar anak-anak merasa percaya diri sehingga terbiasa untuk tampil di depan umum.

“Setiap dua minggu sekali ngajarin bagaimana cara mengajar kepada adik-adiknya. Kebetulan Lukman ini, ilmu tajwidnya lumayam, jadi ngebantu ngajarin anak-anak yang lainnya belajar ilmu tajwid,” ungkapnya.

Selain itu, lewat pembelajaran mengajar ini juga untuk menambah penguasaan anak asuh terhadap materi ilmu tajwid. Kendati demikian, Jajang berharap anak-anak yang ditugaskan secara bergiliran ini mampu menguasai ilmunya, serta lebih mandiri.

“Semoga dengan belajar seperti ini anak-anak mampu lebih dewasa dan juga lebih menguasa ilmu, serta lebih mandiri, serta lebih percaya diri kalau pengabdian di masyarakat nanti,” pungkas Jajang.

UPDATE #9
5 Agustus 2019

Anak Asuh Asrama Arcamanik Rasakan Manfaat Puasa Sunah

Puasa Senin Kamis merupakan satu di antara puasa sunah yangbdianjurkan oleh Rasulullah SAW bagi umat muslim . Banyak manfaat yang bisa didapatkan ketika kita menjalankan ibadah puasa. Salah satunya, anak asuh Asrama Rumah Yatim Cabang Arcamanik merasakan manfaat dari ibadah puasa sunah.

Menurut Pembina Asrama, Uum Kurniawati, awalnya anak-anak diwajibkan untuk menjalankan ibadah puasa sunah Senin Kamis. Hal ini guna menumbuhkan rasa sabar dan syukur, tapi kini anak-anak sudah mulai terbiasa dan tumbuh kesadaran untuk menghidupkan sunah Rasul.

“Alhamdulillah insyaAllah awalnya diharuskan namun kini sudah terbiasa. Anak-anak bisa lebih sabar dan bersyukur, mereka dilatih untuk merasakan kesusahan anak-anak yang di luar sana,” paparnya.

Ia bahagia melihat anak-anak asuhnya kini tumbuh dan semakin rajin menjalankan ibadah-ibadah lainnya. “Alhamdulillah sangat senang, mudah-mudahan mereka menjadi anak-anak yang sholihah berbakti pada orangtuanya dan berguna bagi nusa, bangsa dan agama,” pungkasnya.

UPDATE #8
22 Mei 2019

Tanamkan Empati, Anak Asuh Mataram Dilibatkan Salurkan Ratusan Makanan

Ratusan paket makanan siap saji telah disalurkan Rumah Yatim Cabang Mataram kepada yatim dan dhuafa di sekitar Asrama Mataram, Sabtu (18/5) kemarin. Pada pembagian ini, anak asuh Mataram dilibatkan untuk ikut menyalurkan bantuan. Hal itu dilakukan untuk menanamkan rasa empati pada anak terhadap sesama, terlebih saat bulan Ramadhan.

“Kalau di asrama kan kita sering dapat makanan dari donatur, Alhamdulillah tercukupi. Kalau di luar sana kan tidak. Akhirnya kita libatkan anak-anak yang usia SMA, supaya timbul rasa empati terhadap orang lain,” terang Salma Hasanah, pengurus Asrama Mataram.



Pada kesempatan itu, anak asuh diajarkan untuk melihat kondisi yang dialami masyarakat prasejahtera. Agar tertanam rasa empati terhadap orang lain. Sehingga hal ini akan memicu kepekaan jiwa sosialnya terhadap sesama. Ia menyebutkan, sebanyak 150 paket makanan siap saji telah dibagikan kepada yatim dan keluarga dhuafa.

Pembagian paket makanan ini merupakan makanan yang diserahkan donatur kepada Asrama Mataram. Namun karena jumlahnya yang sangat banyak, maka dibagikan sebagian kepada orang-orang yang membutuhkan di sekitar asrama. Karena masih banyak orang-orang di luar sana yang membutuhkan bantuan.



“Alhamdulillah kita bersyukur bisa merasakan kepedulian donatur kepada anak yatim, karena memang anak yatim harus dimuliakan di bulan yang penuh berkah ini. Semoga ke depannya apa yang diberikan Rumah Yatim bisa memberikan senyuman kebahagiaan," harapnya.

UPDATE #7
30 Mei 2018

350 Orang di Girimekar dan Ujung Berung Terima Paket Ifthar

Rumah Yatim Area Jawa Barat membagikan paket ifthar (buka puasa) kepada ratusan masyarakat di Kampung Girimekar RT 01 RW 10 Kelurahan Jelekong, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Minggu (27/5). Pembagian paket ifhtar ini berupa makanan siap santap. 

Kegiatan pembagian paket berbuka ini dilakukan untuk memberikan kebahagiaan bagi masyarakat prasejahtera yang ada di Girimekar. Pada kesempatan jelang berbuka puasa tersebut, tim relawan Rumah Yatim Area Jawa Barat memberikan paket buka buasa untuk 300 orang.

Selain pembagian di daerah Girimekar, relawan Rumah Yatim juga memberikan 50 paket berbuka bagi masyarakat di daerah Ujung Berung, Kota Bandung. Penerima bantuan di dua daerah tersebut merupakan anak yatim dan dhuafa serta masyarakat yang berekonomi lemah.

"Dan layak juga untuk penyaluran di sana. Karena itu juga kerjanya serabutan," papar Kasie Pemberdayaan Rumah Yatim Area Jawa Barat, Solehudin.

Tanggapan positif juga datang dari sejumlah penerima paket buka puasa. Bahkan, kegiatan tersebut merupakan kali pertama yang diadakan di wilayah tersebut. Sehingga, masyarakat sangat bahagia saat menerima paket makanan untuk berbuka puasa dari Rumah Yatim Area Yatim.

Ia berharap, bantuan buka puasa tersebut bisa memberikan keringanan dan kebahagiaan bagi masyarakat. Selain itu, rencananya kegiatan tersebut juga akan dilangsungkan selama bulan Ramadhan ini di seluruh wilayah kerja Rumah Yatim Area Jawa Barat.

"Ingin lebih dekat lagi dengan para mustahik. Khususnya yang ada di Kota Bandung dan umumnya nasional," lanjut Solehudin.

UPDATE #6
16 April 2018

Masyarakat Bubulak Bogor Dapat Bantuan Sembako Rumah Yatim

Puluhan mustahik di sekitaran Kantor Kas Rumah Yatim Cabang Bubulak Bogor mendapatkan bantuan paket sembako. Kegiatan yang berlasung di Kantor Kas Bubulak Bogor, Jalan Raya KH. Abdullah Bin Nuh No. 89, Sabtu (14/4). Kegiatan ini, merupakan bentuk kepedulian Rumah Yatim dalam memenuhi kebutuhan ekonomi masyarakat prasejahtera.

Menurut relawan Rumah Yatim, Nurul Fitri, pada kesempatan tersebut sebanyak 50 orang menerima bantuan paket sembako. Seluruh penerima merupakan masyarakat yang tinggal di sekitaran Kantor Kas Bubulak Bogor. Pembagian tersebut, kata dia, dilakukan pada sore hari. Namun, antusias masyarakat sangat besar.

"Masyarakat sangat antusias dengan pembagian sembako gratis tersebut dan datang tepat pada waktu yang sudah di tentukan pukul 16:00 WIB," tulisnya, kepada jurnalis Rumah Yatim melalui pesan singkat WhatsApp.

Nurul berharap, dengan bantuan sembako yang diberikan Rumah Yatim ini, bisa memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat. Khususnya, kata dia, bagi mereka yang tinggal tidak jauh dari kantor kas Rumah Yatim. Sehingga, keberadaan Rumah Yatim di tengah-tengah masyarakat bisa memberikan dampak positif. "Agar masyarakat setempat merasakan keberadaan kantor kas Rumah Yatim," paparnya.

Ke depannya, sambung Nurul, akan ada program lanjutan untuk kegiatan tersebut. Program yang akan diberikan merupakan kegiatan yang berbeda bagi masyarakat. Serta, kata dia, untuk penerima manfaatnya pula akan berganti. Hal ini, guna memberikan pemerataan bagi seluruh masyarakat yang membutuhkan.

UPDATE #5
30 Maret 2018

Lansia di RW 23 Antapani Tengah Terima Bantuan Rumah Yatim

Rumah Yatim Area Jawa Barat memberikan bantuan peduli sesama kepada lansia di RW 23, Kelurahan Antapani Tengah, Kecamatan Antapani, Kota Bandung, Rabu (28/3). Pemberian bantuan ini merupakan bentuk peduli Rumah Yatim dalam menyejahterakan masyarakat kurang mampu.

Menurut pemaparan Kasie Pemberdayaan Rumah Yatim Jawa Barat Solehudin, sebanyak delapan orang lansia menerima bantuan pada program peduli sesama kali ini. Kedelapan orang penerima, kata dia, merupakan rekomendasi dari Ketua RW, Adan Sujana. Seluruh penerima pula merupakan lansia yang rata-rata tinggal seorang diri. "Bantuan peduli sesama ini ditentukan oleh RW, sehingga tepat sasaran," ujar Solehudin.

Ia menambahkan, kegiatan pemberian bantuan peduli sesama ini diserahkan langsung ke masing-masing tempat tinggal lansia. Hal ini, kata dia, agar Rumah Yatim bisa mengetahui secara langsung kondisi penerima manfaat. Ia pun berharap, bantuan peduli sesama ini bisa memberikan manfaat dan kesenangan bagi para penerima. "Harapannya mudah-mudahan penerima senang dan gembira," ungkapnya.

Selain menyerahkan bantuan peduli sesama kepada lansia di RW 23. Rumah Yatim Area Jawa Barat pula memberikan bantuan mikrofon untuk dipergunakan di dua masjid yang berada di RW 23. 

UPDATE #4
27 Maret 2018

Gizi Buruk Meningkat, Rumah Yatim Beri Susu Formula di Kulonprogo

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kulonprogo mencatat, ada sebanyak 75 kasus gizi buruk dialami anak-anak berusia di bawah lima tahun (balita) pada 2013 lalu. Angka itu kemudian turun lebih dari 46% hingga menjadi hanya 35 kasus pada 2014. 

Namun, grafiknya ternyata tidak lantas terus menurun pada tahun-tahun berikutnya. Pada 2015 hanya 24 kasus dan 2016 menjadi 29 kasus, kemudian meningkat menjadi 34 kasus pada  2017.

Penyebabnya bukan karena kondisi kekurangan pangan,melainkan adanya penyakit kronis yang diderita anak. Balita yang mengidap penyakit kronis cenderung kurang nafsu makan sehingga kondisi tubuhnya tidak mendapat asupan gizi yang layak.

Menangani persoalan tersebut, Rumah Yatim yang sebelumnya telah bekerjasama dengan Bebelac menyalurkan 200 dus susu formula kepada 200 balita di wilayah Kulonprogo. Penyaluran ini digelar di SD Jatiroto, Kel. Purwosari, Kec. Girimulyo, Kab. Kulonprogo, Yogyakarta, Minggu (25/3).

 "Alhamdulillah, sebanyak 200 dus susu formula telah kami salurkan kepasa 200 balita yatim dan dhuafa di wilayah Kulonprogo. Semoga apa yang kami berikan ini bisa membantu memenuhi asupan mereka,” ungkap Manajer Rumah Yatim Area Yogyakarta Nur Arifin ketika diwawancarai tim Jurnalis, Senin (26/3).

Ia mengungkapkan, meski sempat dilanda hujan deras, namun hal tersebut tidak melunturkan antusias para ibu dan anaknya untuk hadir ke lokasi penyaluran. Para ibu tersebut, tidak menyangka jika anaknya bisa mendapat bantuan susu dari Rumah Yatim.  

“Kami tidak menyangka bisa mendapat bantuan susu ini, penghasilan kami dari bertani tidak cukup untuk membeli susu ini. Semoga bantuan ini bisa menjadikan anak-anak kami tumbuh sehat, cerdas dan gizinya terpenuhi,” ungkap salah satu ibu penerima bantuan.

Dalam kegiatan tersebut, tampak raut wajah ceria dari para ibu dan balita ketika menerima bantuan. Bahkan ada beberapa balita yang ingin terus mendekap dus susu tersebut.

#PemenuhanGiziYatimdanDhuafa

UPDATE #3
19 Maret 2018

Ngaji One Day One Juz Jadi Ajang Silaturahmi dan Bertukar Cerita

Rumah Yatim Area Yogyakarta jadikan kegiatan mengaji one day one juz sebagai ajang mempererat tali silaturahmi. Kegiatan yang diikuti seluruh pengurus, anak asuh mukim dan karyawan ini digelar setiap Kamis sore sampai malam.

Menurut Kepala Asrama Rumah Yatim Kaliurang Tosin Koswara, kegiatan ini rutin digelar di asrama putri Monjali.  Adapun kegiatan ini diisi dengan tausiyah dari Manajer Rumah Yatim Area Yogyakarta, berbagi informasi, buka puasa bersama, shalat berjamaah dan mengaji one day one juz. 

Tosin pun mengatakan, hanya di momen tersebut, dirinya bisa bertukar cerita, berbagi informasi dan saling memotivasi dengan anak asuh, pengurus dan karyawan lainnya. 

“Di Rumah Yatim Area Yogyakarta itu ada dua asrama dan satu kantor kas, setiap hari kami yang ditugaskan di tiga tempat tersebut disibukan dengan beberapa tugas yang diemban, sehingga kami jarang sekali bertemu untuk berbagi cerita dan informasi dengan yang lainnya. Alhamdulillah di momen ini kami bisa bertemu, bertukar cerita, saling memotivasi dan saling menyampaikan informasi,” ungkapnya.

Ia berharap, kegiatan ini dapat mempererat ukhuwah antara pengurus, anak asuh mukim dan karyawan Rumah Yatim Area Yogyakarta.

 

UPDATE #2
24 Januari 2018

Tingkatkan Hafalan Alquran, Anak Asuh Saling Bimbing

Lelahnya tak pernah ada keluh. Bergantian dan bersuara merdu. Lantunan ayat suci Alquran menggema mengiringi hujan menjelang adzan magrib. Lelah usai sekolah tidak menjadi hambatan yang berarti. Mereka terus bersua dan berbagi ilmu menunggu kumandang adzan di masjid tidak jauh dari Asrama Rumah Yatim Cinere, Jalan Karang Tengah No. 9, Jakarta Selatan.

Sore itu, langit Jakarta kurang bersahabat. Hujan mengguyur setiap sudut kota yang gemerlap. Di sudut lain, ada suara merdu, sayu dan menyejukan sanubari. Suara itu beradu dengan derasnya hujan yang mengguyur Ibu Kota. Ayat demi ayat di baca dengan fasih. Menutup dan membuka kitab suci Alquran hanya untuk memastikan bacaan mereka benar adanya.

Suasana itulah, yang selalu terasa hangat walau hujan mengguyur atap asrama. Kepala Asrama, Imanudin menuturkan, setiap harinya anak asuh tetap semangat membaca dan menghafal Alquran. Walaupun terkadang ada di antara mereka kelelahan karena jadwal sekolah yang seharian.

"Alhamdulillah masih tetap semangat dengan adanya full day school juga," ungkap Imanudin, kepada jurnalis Rumah Yatim, Selasa (23/1) sore.

Namun, ada yang berbeda dengan hafalan pada umumnya. Di Asrama Cinere, anak asuh yang lebih dewasa membimbing anak asuh yang usianya lebih muda. Hal ini, untuk menghafal dan mengulang bacaan ayat Alquran. Metode itulah yang selalu diterapkan oleh Imanudin, agar mereka bisa saling bertanggung jawab satu sama lain.

"Bukan hanya ini saja (hafalan Alquran), tetapi semua kegiatan satu sama lain ada penanggung jawabnya," jelas Imanudin.

Bahkan, dengan cara ini terbukti tingkat hafalan anak asuh Cinere bisa terasa lebih ringan. Karena, mereka tidak merasa canggung untuk setoran ayat ke sesama anak asuh lainnya. Akan tetapi tetap, anak asuh yang lebih dewasa pula harus menyetorkan hafalannya langsung kepada Kepala Asrama.

"Saling bergantian, sehingga nantinya akan kelihatan siapa yang efektif dalam membimbing. Serta, setiap bulannya pun di tukar satu sama lain," paparnya.

Semenjak kedatangan Imanudin kurang lebih setahun yang lalu. Metode ini dirasa efektif untuk meningkatkan hafalan ayat Alquran. Imanudin pula tetap memantau perkembangan anak asuhnya. Walaupun mereka dibimbing oleh sesama anak asuh yang lainnya.

UPDATE #1
11 Januari 2018

Anak Asuh Berlomba Membangunkan Untuk Shalat Malam

Langkah kaki mereka mulai terdengar, ramai saling mengetuk kamar dan membangunkan satu sama lain. Setiap di sepertiga malam dengan mata sayu setengah sadar mereka bergegas untuk ke kamar mandi. Berebut air untuk berwudhu dan bersiap untuk shalat malam.

Hal itulah yang sering dilakukan anak asuh asrama Rumah Yatim Arcamanik, Jalan Golf Timur, Arcamanik, Kota Bandung. Setiap malam anak-anak saling mengingatkan satu sama lain untuk bersiap mengerjakan shalat sunah tahajud. Selain itu, di Asrama Arcamanik sudah ada jadwal khusus setiap malamnya untuk membangunkan rekannya yang lain.

"Jadi tiap hari itu anak-anak giliran mendapatkan jadwal membangunkan," ungkap Azizah, pengasuh asrama.

Jadwal memang bukan menjadi aturan baku, kata Azizah, antusias anak asuhnya yang besar membuat siapapun berlomba untuk membangunkan. Namun, jadwal tersebut digunakan sebagai dasar untuk menumbuhkan rasa tanggungjawab pada anak-anak. Sehingga anak asuhnya peduli terhadap saudaranya.

"Rasa peduli terhadap saudaranya, serta untuk membuat anak disiplin," paparnya.

Ia menambahkan, dirinya selalu menanamkan pemahaman pada anak tentang mengingatkan kebaikan kepada sesama. Sehingga, anak asuhnya selalu berlomba dalam mengingatkan untuk melaksanakan shalat malam. 

"Alhamdulillah anak-anak paham dengan arahan itu. Terlebih rasa care pada anak yang lebih saya tekankan di sini," jelasnya.

Setiap bulan, anak asuhnya diberikan reward. Reward ini merupakan bentuk apreasiasi kepada anak asuhnya yang selalu tekun dalam bangun malam dan melaksanakan shalat malam. Sehingga, tambah Azizah, anak-anak tetap bersemangat dalam menjalankan aktivitas.

"Ceklis tahajud pertama, untuk ceklis itu di akumulasikan setiap satu bulan sekali, dan itu sepaket dengan shalat dhuha. Alhamdulillah ada rewardnya," ujar Azizah.


Bangunlah untuk melaksanakan shalat di gelapnya malam ketika semua orang sedang tertidur, dan lihatlah bagaimana jalan yang kau tempuh menyala dan kehidupanmu mulai bersinar.

#SemangatShodaqohUntukSempurnakanIbadah

Tanggal Nominal
Hamba Allah
15 Desember 2017
Rp 50.302
Hamba Allah
10 Januari 2018
Rp 100.873
Hamba Allah
15 Maret 2018
Rp 100.959
Hamba Allah
29 Maret 2018
Rp 900.815
Hamba Allah
3 April 2018
Rp 60.744
Hamba Allah
11 April 2018
Rp 1.600.526
Hamba Allah
13 April 2018
Rp 100.929
Hamba Allah
9 Mei 2018
Rp 50.928
Hamba Allah
15 April 2018
Rp 200.351
Hamba Allah
2 Mei 2018
Rp 200.450
Hamba Allah
3 Mei 2018
Rp 150.758
Hamba Allah
6 Mei 2018
Rp 150.509
Hamba Allah
7 Mei 2018
Rp 1.200.628
Hamba Allah
17 Mei 2018
Rp 300.610
Hamba Allah
24 Mei 2018
Rp 200.178
HENDRA GUNAWAN
24 Mei 2018
Rp 1.500.996
Hamba Allah
25 Mei 2018
Rp 160.587
Hamba Allah
26 Mei 2018
Rp 1.800.173
Hamba Allah
27 Mei 2018
Rp 2.400.713
Hamba Allah
1 Juni 2018
Rp 1.800.200
Hamba Allah
1 Juni 2018
Rp 450.270
Hamba Allah
3 Juni 2018
Rp 360.307
Pratama Havidiarahman Suhono
10 Juni 2018
Rp 275.526
Hamba Allah
22 Juni 2018
Rp 450.225
Hamba Allah
25 Juni 2018
Rp 250.742
Hamba Allah
5 Juli 2018
Rp 100.865
Hamba Allah
6 Juli 2018
Rp 500.958
Hamba Allah
11 Juli 2018
Rp 150.380
Hamba Allah
24 Juli 2018
Rp 400.519
Hamba Allah
31 Agustus 2018
Rp 150.665
Hamba Allah
3 September 2018
Rp 1.107.507
Hamba Allah
7 September 2018
Rp 500.943
Hamba Allah
10 September 2018
Rp 1.107.441
Hamba Allah
13 September 2018
Rp 300.338
Hamba Allah
15 September 2018
Rp 200.330
Hamba Allah
29 September 2018
Rp 200.924
Hamba Allah
4 Oktober 2018
Rp 126.353
Hamba Allah
12 Oktober 2018
Rp 500.111
Hamba Allah
15 Oktober 2018
Rp 1.800.716
Hamba Allah
16 Oktober 2018
Rp 300.742
Hamba Allah
22 Oktober 2018
Rp 200.790
Pratama Havidiarahman Suhono
31 Oktober 2018
Rp 270.134
Hamba Allah
4 November 2018
Rp 237.503
Hamba Allah
5 November 2018
Rp 237.123
Hamba Allah
5 November 2018
Rp 200.411
Hamba Allah
6 November 2018
Rp 237.796
KHRISHNA WIDITA NAWACANDRA
5 November 2018
Rp 550.000
Hamba Allah
6 November 2018
Rp 50.896
Hamba Allah
17 November 2018
Rp 420.261
Hamba Allah
21 November 2018
Rp 350.609
Hamba Allah
22 November 2018
Rp 100.442
Hamba Allah
28 November 2018
Rp 40.643
Pratama Havidiarahman Suhono
28 November 2018
Rp 237.881
Hamba Allah
30 November 2018
Rp 237.496
Hamba Allah
2 Desember 2018
Rp 237.253
Hamba Allah
5 Desember 2018
Rp 237.186
Hamba Allah
5 Desember 2018
Rp 140.858
Hamba Allah
18 Desember 2018
Rp 334.440
Hamba Allah
20 Desember 2018
Rp 500.779
Hamba Allah
25 Desember 2018
Rp 67.944
Hamba Allah
28 Desember 2018
Rp 10.228
Hamba Allah
5 Januari 2019
Rp 10.768
Hamba Allah
6 Januari 2019
Rp 250.906
Hamba Allah
9 Januari 2019
Rp 10.228
Hamba Allah
12 Januari 2019
Rp 50.874
Hamba Allah
15 Januari 2019
Rp 350.729
Hamba Allah
15 Januari 2019
Rp 50.605
Hamba Allah
20 Januari 2019
Rp 400.204
Hamba Allah
22 Januari 2019
Rp 250.560
Hamba Allah
25 Januari 2019
Rp 20.384
Hamba Allah
25 Januari 2019
Rp 66.155
Muhammad Januar
26 Januari 2019
Rp 140.696
Hamba Allah
4 Februari 2019
Rp 500.117
Muhammad Ayyub Abdurrahman
5 Februari 2019
Rp 200.302
Hamba Allah
12 Februari 2019
Rp 20.156
Hamba Allah
13 Februari 2019
Rp 500.334
Hamba Allah
20 Februari 2019
Rp 1.500.749
Hamba Allah
22 Februari 2019
Rp 250.904
Hamba Allah
23 Februari 2019
Rp 68.402
Hamba Allah
24 Februari 2019
Rp 500.399
Hamba Allah
25 Februari 2019
Rp 200.483
Hamba Allah
26 Februari 2019
Rp 100.200
Hamba Allah
28 Februari 2019
Rp 563.486
Hamba Allah
28 Februari 2019
Rp 150.489
Hamba Allah
1 Maret 2019
Rp 250.103
Hamba Allah
1 Maret 2019
Rp 1.800.103
Hamba Allah
3 Maret 2019
Rp 15.953
Hamba Allah
5 Maret 2019
Rp 1.500.918
Hamba Allah
5 Maret 2019
Rp 140.911
Hamba Allah
12 Maret 2019
Rp 50.895
Hamba Allah
17 Maret 2019
Rp 250.518
Sri rusnawati ahmad
17 Maret 2019
Rp 46.126
Sri rusnawati ahmad
18 Maret 2019
Rp 34.981
Hamba Allah
19 Maret 2019
Rp 100.805
Sri rusnawati ahmad
22 Maret 2019
Rp 48.504
Hamba Allah
22 Maret 2019
Rp 66.846
Hamba Allah
26 Maret 2019
Rp 600.267
Hamba Allah
27 Maret 2019
Rp 230.437
Hamba Allah
30 Maret 2019
Rp 300.167
Hamba Allah
31 Maret 2019
Rp 200.555
Hamba Allah
31 Maret 2019
Rp 230.780
Hamba Allah
2 April 2019
Rp 10.206
Hamba Allah
4 April 2019
Rp 300.165
Hamba Allah
5 April 2019
Rp 230.899
Hamba Allah
5 April 2019
Rp 25.214
Liza Ahadiyah
4 April 2019
Rp 25.000
Hamba Allah
5 April 2019
Rp 300.595
Hamba Allah
6 April 2019
Rp 100.905
Hamba Allah
6 April 2019
Rp 100.000
Hamba Allah
8 April 2019
Rp 100.657
Hamba Allah
10 April 2019
Rp 300.916
Hamba Allah
10 April 2019
Rp 20.456
Hamba Allah
12 April 2019
Rp 200.446
Hamba Allah
12 April 2019
Rp 3.000.574
Hamba Allah
12 April 2019
Rp 250.549
Ratna kemala sari
13 April 2019
Rp 60.481
Hamba Allah
13 April 2019
Rp 600.994
Hamba Allah
15 April 2019
Rp 600.295
Hamba Allah
24 April 2019
Rp 2.000.486
Hamba Allah
24 April 2019
Rp 100.264
Hamba Allah
26 April 2019
Rp 300.963
Hamba Allah
27 April 2019
Rp 100.530
Hamba Allah
27 April 2019
Rp 1.200.501
Hamba Allah
28 April 2019
Rp 63.144
Hamba Allah
28 April 2019
Rp 35.134
Hamba Allah
28 April 2019
Rp 40.624
Hamba Allah
29 April 2019
Rp 50.141
Hamba Allah
29 April 2019
Rp 45.156
Hamba Allah
1 Mei 2019
Rp 100.106
Novia andriani Puspitaningrum
3 Mei 2019
Rp 50.955
Mulyana diwangsa
4 Mei 2019
Rp 900.692
Dika Aryan Utami
4 Mei 2019
Rp 150.506
Hamba Allah
6 Mei 2019
Rp 500.530
Hamba Allah
5 Mei 2019
Rp 250.345
Hamba Allah
5 Mei 2019
Rp 900.431
Hamba Allah
7 Mei 2019
Rp 1.500.943
Hamba Allah
7 Mei 2019
Rp 600.000
MEITA MURTI
8 Mei 2019
Rp 120.000
Hamba Allah
9 Mei 2019
Rp 100.426
Hamba Allah
10 Mei 2019
Rp 168.785
Hamba Allah
12 Mei 2019
Rp 600.586
Hamba Allah
12 Mei 2019
Rp 1.500.233
Hamba Allah
12 Mei 2019
Rp 300.300
Hamba Allah
13 Mei 2019
Rp 1.500.173
Hamba Allah
20 Mei 2019
Rp 200.180
Hamba Allah
20 Mei 2019
Rp 750.998
Mohamad Hendy Suharyanto
20 Mei 2019
Rp 1.500.958
Hamba Allah
20 Mei 2019
Rp 1.200.794
Hamba Allah
22 Mei 2019
Rp 1.500.703
Hamba Allah
21 Mei 2019
Rp 1.500.197
Hamba Allah
22 Mei 2019
Rp 900.437
R Praditya Priyanto
23 Mei 2019
Rp 1.800.000
Hamba Allah
24 Mei 2019
Rp 900.484
Hamba Allah
24 Mei 2019
Rp 600.663
Hamba Allah
24 Mei 2019
Rp 1.700.140
Hamba Allah
25 Mei 2019
Rp 450.514
Hamba Allah
25 Mei 2019
Rp 720.682
Hamba Allah
25 Mei 2019
Rp 600.897
Adi Hari Prasetyo
26 Mei 2019
Rp 200.748
Hamba Allah
26 Mei 2019
Rp 1.200.673
Hamba Allah
26 Mei 2019
Rp 1.200.435
Hamba Allah
26 Mei 2019
Rp 600.221
Hamba Allah
27 Mei 2019
Rp 68.902
Hamba Allah
28 Mei 2019
Rp 600.435
Hamba Allah
28 Mei 2019
Rp 1.200.201
Hamba Allah
28 Mei 2019
Rp 250.391
Hamba Allah
28 Mei 2019
Rp 250.496
Hamba Allah
29 Mei 2019
Rp 1.500.969
Hamba Allah
29 Mei 2019
Rp 720.991
Hamba Allah
30 Mei 2019
Rp 75.706
Hamba Allah
30 Mei 2019
Rp 1.200.171
Hamba Allah
30 Mei 2019
Rp 75.450
Boulder Budi Purnawan
30 Mei 2019
Rp 2.100.424
Hamba Allah
30 Mei 2019
Rp 900.799
Hamba Allah
31 Mei 2019
Rp 100.612
Hamba Allah
1 Juni 2019
Rp 1.500.325
Hamba Allah
1 Juni 2019
Rp 1.650.718
Hamba Allah
1 Juni 2019
Rp 1.500.236
Hamba Allah
2 Juni 2019
Rp 600.549
Hamba Allah
3 Juni 2019
Rp 250.874
Hamba Allah
3 Juni 2019
Rp 1.000.000
Hamba Allah
3 Juni 2019
Rp 1.200.700
Hamba Allah
4 Juni 2019
Rp 550.846
Hamba Allah
4 Juni 2019
Rp 1.800.476
Hamba Allah
9 Juni 2019
Rp 1.800.659
Hamba Allah
9 Juni 2019
Rp 200.840
Hamba Allah
10 Juni 2019
Rp 3.000.809
Hamba Allah
10 Juni 2019
Rp 1.000.661
Hamba Allah
12 Juni 2019
Rp 1.500.154
Andika Pangestu
11 Juni 2019
Rp 400.434
Hamba Allah
12 Juni 2019
Rp 350.718
Hamba Allah
12 Juni 2019
Rp 220.997
Hamba Allah
12 Juni 2019
Rp 250.808
Hamba Allah
13 Juni 2019
Rp 450.949
Hamba Allah
14 Juni 2019
Rp 3.000.178
Hamba Allah
20 Juni 2019
Rp 450.260
Hamba Allah
22 Juni 2019
Rp 200.300
Hamba Allah
22 Juni 2019
Rp 65.216
Hamba Allah
22 Juni 2019
Rp 1.900.723
Ferdiansyah Habibullah
22 Juni 2019
Rp 1.200.000
Hamba Allah
24 Juni 2019
Rp 200.791
Hamba Allah
24 Juni 2019
Rp 280.796
ROZI YULIAN
26 Juni 2019
Rp 600.000
Hamba Allah
27 Juni 2019
Rp 1.500.771
Hamba Allah
28 Juni 2019
Rp 350.583
Hamba Allah
1 Juli 2019
Rp 75.120
Hamba Allah
30 Juni 2019
Rp 300.264
Nurhalimah
11 Juli 2019
Rp 200.259
REGINA DERTTA PRIBADI
12 Juli 2019
Rp 100.193
Hamba Allah
12 Juli 2019
Rp 10.424
Hamba Allah
16 Juli 2019
Rp 300.840
Hamba Allah
16 Juli 2019
Rp 800.000
Hamba Allah
19 Juli 2019
Rp 50.816
Hamba Allah
19 Juli 2019
Rp 1.100.630
Hamba Allah
19 Juli 2019
Rp 10.151
Elly
21 Juli 2019
Rp 20.197
Hamba Allah
21 Juli 2019
Rp 50.734
Hamba Allah
22 Juli 2019
Rp 67.613
Hamba Allah
24 Juli 2019
Rp 460.834
Hamba Allah
24 Juli 2019
Rp 100.187
Endah mega putri
24 Juli 2019
Rp 200.635
Hamba Allah
26 Juli 2019
Rp 1.000.218
Hamba Allah
27 Juli 2019
Rp 460.156
Hamba Allah
27 Juli 2019
Rp 250.117
Hamba Allah
28 Juli 2019
Rp 100.813
Hamba Allah
28 Juli 2019
Rp 300.877
Hamba Allah
28 Juli 2019
Rp 600.679
Hamba Allah
28 Juli 2019
Rp 250.581
Hamba Allah
1 Agustus 2019
Rp 30.604
Hamba Allah
5 Agustus 2019
Rp 150.224
Hamba Allah
6 Agustus 2019
Rp 900.312
Hamba Allah
6 Agustus 2019
Rp 900.841
Hamba Allah
7 Agustus 2019
Rp 275.101
Hamba Allah
10 Agustus 2019
Rp 100.260
Hamba Allah
11 Agustus 2019
Rp 100.880
Hamba Allah
13 Agustus 2019
Rp 20.379
Ita Rosita
13 Agustus 2019
Rp 21.383
Hamba Allah
18 Agustus 2019
Rp 73.688
Hamba Allah
18 Agustus 2019
Rp 160.247
Hamba Allah
20 Agustus 2019
Rp 440.882
Hamba Allah
21 Agustus 2019
Rp 1.800.170
Hamba Allah
20 Agustus 2019
Rp 1.800.465
Hamba Allah
21 Agustus 2019
Rp 75.311
Hamba Allah
21 Agustus 2019
Rp 210.061
Hamba Allah
22 Agustus 2019
Rp 100.406
Hamba Allah
22 Agustus 2019
Rp 70.258
Lintang Anggoro Nugroho
22 Agustus 2019
Rp 200.701
Hamba Allah
24 Agustus 2019
Rp 20.000
Hamba Allah
28 Agustus 2019
Rp 100.492
Hamba Allah
30 Agustus 2019
Rp 230.703
Latifa Salsabila
1 September 2019
Rp 150.653
Hamba Allah
1 September 2019
Rp 200.937
Hamba Allah
2 September 2019
Rp 50.235
Hamba Allah
2 September 2019
Rp 50.305
Hamba Allah
3 September 2019
Rp 250.313
Hamba Allah
4 September 2019
Rp 100.772
Endah Mega Putri
4 September 2019
Rp 200.505
Hamba Allah
6 September 2019
Rp 1.500.777
Rohilah binti kolyudin
7 September 2019
Rp 10.846
Hamba Allah
8 September 2019
Rp 600.794
Hamba Allah
8 September 2019
Rp 200.849
Hamba Allah
10 September 2019
Rp 100.772
Hamba Allah
10 September 2019
Rp 3.000.197
Hamba Allah
11 September 2019
Rp 25.255
Hamba Allah
12 September 2019
Rp 500.000
Hamba Allah
12 September 2019
Rp 100.854
Hamba Allah
14 September 2019
Rp 50.603
Hamba Allah
17 September 2019
Rp 215.927
Hamba Allah
21 September 2019
Rp 30.616
Hamba Allah
21 September 2019
Rp 160.487
Hamba Allah
21 September 2019
Rp 400.549
Hamba Allah
22 September 2019
Rp 50.751
althea nabila
22 September 2019
Rp 1.000.238
Hamba Allah
23 September 2019
Rp 99.679
Yanti Tiara
23 September 2019
Rp 150.000
Hamba Allah
24 September 2019
Rp 100.187
Diana Safitrie
25 September 2019
Rp 12.890
Mochammad Imron
25 September 2019
Rp 11.448
Hamba Allah
25 September 2019
Rp 50.776
Hamba Allah
25 September 2019
Rp 300.581
Hamba Allah
26 September 2019
Rp 50.421
Hamba Allah
27 September 2019
Rp 25.315
Hamba Allah
27 September 2019
Rp 215.354
Hamba Allah
30 September 2019
Rp 100.222
DIA FADILATA
1 Oktober 2019
Rp 50.000
afilia denia
1 Oktober 2019
Rp 50.000
Tri utami
2 Oktober 2019
Rp 50.667
Hamba Allah
2 Oktober 2019
Rp 100.407
Hamba Allah
3 Oktober 2019
Rp 200.468
Nanda ayu ratnawulan
3 Oktober 2019
Rp 50.967
Hamba Allah
4 Oktober 2019
Rp 400.913
Hamba Allah
4 Oktober 2019
Rp 400.405
Hamba Allah
4 Oktober 2019
Rp 400.918
Hamba Allah
4 Oktober 2019
Rp 400.397
Hamba Allah
5 Oktober 2019
Rp 250.827
Hamba Allah
7 Oktober 2019
Rp 50.191
Hamba Allah
9 Oktober 2019
Rp 900.775
Hamba Allah
12 Oktober 2019
Rp 400.430
Hamba Allah
12 Oktober 2019
Rp 400.658
YANTI TIARA
14 Oktober 2019
Rp 100.000
Atina Ghina
14 Oktober 2019
Rp 500.425
Hamba Allah
14 Oktober 2019
Rp 200.365
Aris Priyo Raharjo
16 Oktober 2019
Rp 200.550
melida christina
18 Oktober 2019
Rp 250.130
AFILIA DENIA
17 Oktober 2019
Rp 50.000
Hamba Allah
20 Oktober 2019
Rp 250.398
Hamba Allah
22 Oktober 2019
Rp 99.588
Hamba Allah
22 Oktober 2019
Rp 200.417
Hamba Allah
23 Oktober 2019
Rp 10.771
Hamba Allah
23 Oktober 2019
Rp 100.496
Hamba Allah
23 Oktober 2019
Rp 250.566
Hamba Allah
26 Oktober 2019
Rp 100.384
Hamba Allah
26 Oktober 2019
Rp 400.291
faris
26 Oktober 2019
Rp 500.000
Hamba Allah
1 November 2019
Rp 200.307
Meirini SW
2 November 2019
Rp 300.641
Hamba Allah
7 November 2019
Rp 50.318
Hamba Allah
3 November 2019
Rp 350.885
Hamba Allah
3 November 2019
Rp 100.306
TRI UTAMI
1 November 2019
Rp 50.500
Hamba Allah
3 November 2019
Rp 250.237
Hamba Allah
4 November 2019
Rp 150.290
Hamba Allah
4 November 2019
Rp 500.483
Hamba Allah
7 November 2019
Rp 50.652
Hamba Allah
7 November 2019
Rp 4.800.875
Hamba Allah
8 November 2019
Rp 50.160
Hamba Allah
8 November 2019
Rp 25.487
Hamba Allah
11 November 2019
Rp 300.813
Hamba Allah
11 November 2019
Rp 300.248
Hamba Allah
14 November 2019
Rp 300.618
Hamba Allah
14 November 2019
Rp 150.983
Hamba Allah
14 November 2019
Rp 50.532
Hamba Allah
15 November 2019
Rp 450.000
Hamba Allah
15 November 2019
Rp 250.753
Hamba Allah
16 November 2019
Rp 200.344
Hamba Allah
22 November 2019
Rp 50.966
Hamba Allah
25 November 2019
Rp 300.157
Hamba Allah
25 November 2019
Rp 15.825
Hamba Allah
26 November 2019
Rp 1.200.955
Hamba Allah
27 November 2019
Rp 100.544
Hamba Allah
28 November 2019
Rp 250.466
Hamba Allah
28 November 2019
Rp 300.680
Hamba Allah
29 November 2019
Rp 53.853
Hamba Allah
30 November 2019
Rp 250.494
Hamba Allah
30 November 2019
Rp 150.998
Hamba Allah
1 Desember 2019
Rp 50.528
Hamba Allah
2 Desember 2019
Rp 30.383
Hamba Allah
2 Desember 2019
Rp 10.822
Hamba Allah
3 Desember 2019
Rp 50.588
Hamba Allah
3 Desember 2019
Rp 200.638
Hamba Allah
5 Desember 2019
Rp 450.961
SOEPRIJATI A
5 Desember 2019
Rp 150.000
Hamba Allah
5 Desember 2019
Rp 100.935
Hamba Allah
5 Desember 2019
Rp 50.930

Total Donatur : 354 orang