1 Kali Infaq/Sedekahmu Harapan Mereka Hari Ini

1 Kali Infaq/Sedekahmu Harapan Mereka Hari Ini

Harta merupakan sebuah titipan dari Allah swt. yang akan dipertanggung jawabkan dihari kemudian.

Rp 4.202.415.237
dana terus dikumpul
Terkumpul Rp 4.202.415.237
Donatur 46587
Gotong royong dengan menyebarkan program ini.

Harta merupakan sebuah titipan dari Allah swt. yang akan dipertanggung jawabkan dihari kemudian.

Harta juga bisa menjadi salah satu penyebab bertambahnya timbangan amal kebaikan dan bisa juga menjadi sebab bertambahnya keburukan.

Tentunya kita semua menginginkan agar harta yang kita miliki menjadi pemberat amal kebaikan dan menjadi penyelamat di hari kemudian.

Bagaimana agar harta yang kita miliki menjadi milik kita dan penyelamat di kemudian hari?

Sedekah atau menginfakkannya dijalan Allah. kita bisa membantu orang lain yang membutuhkan yang insyaallah pahalanya akan terus mengalir meskipun pemiliknya telah meninggal dunia.

Rasulullah tersenyum dan dengan lembut menjawab, ”Engkau salah Aisyah, yang habis adalah apa yang kita makan ini dan yang kekal adalah apa yang kita Sedekahkan.” (HR. At-Tirmidzi)

Tunaikan Sedekah terbaikmu

1. Klik "DONASI SEKARANG"

2. Masukkan nominal donasi

3. Pilih metode pembayaran (GO-PAY/BNI Syariah/BRI/BCA/Mandiri/DANA/ShopeePay)

4. Kamu akan mendapatkan laporan via email

5. Transfer sesuai 3 angka unik agar memudahkan sistem dalam pembacaan transaksi sehingga tepat akad dan tepat sasaran dalam penyalurannya

Disclaimer :
Campaign ini adalah bagian dari program infaq/shodakoh Yayasan Rumah Yatim yang bertujuan untuk membantu masyarakat Dhuafa di Indonesia.

24 Apr 2020

Program Dirilis

29 June 2022

Bantuan Biaya Hidup untuk Abah Itar, Marbot Masjid yang Tetap Gigih Ditengah Keterbatasannya

Penyakit polio yang pernah menyerang Abah Itar ketika masih kecil menyebabkan kelumpuhan pada kakinya. Untuk beraktivitas, lansia ini hanya bisa berjalan berjongkok dibantu dengan kedua tangannya.

Sehari-hari, warga Kampung Cibeureum, Desa Neglasari, Kecamatan Dramaga Bogor ini menjalani kegiatan sebagai marbot di masjid yang tak jauh dari tempat tinggalnya. Tugas utamanya ialah menjaga kebersihan tempat ibadah tersebut, khususnya menjelang waktu salat berjemaah. Tugas tersebut is jalani dengan penuh keikhlasan.

“Saya bangga menjadi bagian yang memelihara rumah Alloh, saya kerjakan secara ikhlas walau ada sedekah yang saya terima itu hanyalah sebagai hadiah”ujarnya kepada tim relawan Rumah Yatim beberapa waktu lalu.

Disela-sela kesibukannya sebagai marbot, Abah Itar menyempatkan waktunya untuk membuat sangkar burung yang ia kerjakan secara manual. Sangkar burung itu ia tawarkan kepada warga sekitar seharga 50 ribu rupiah.

“ Saya jual Rp.50,000 itupun kadang tiga bulan belum ada yang beli, mungkin kerjaan saya kurang bagus dibanding dari toko”ucapnya.

Abah Itar bercerita jika ia hanya tinggal berdua dengan istrinya yang tengah sakit. Tangan dan kaki kanan sang istri kaku dan tidak bisa berfungsi dengan normal. Sehingga untuk melakukan aktivitas mesti dibantu Abah.

Ia pun melanjutkan, membuat sangkar menjadi bentuk ikhtiar Abah Itar mencari nafkah. Meskipun penghasilannya sedikit dan tidak tentu, ia tetap bersyukur karena masih bisa mandiri ditengah keterbatasannya.

Merespon hal tersebut, Rumah Yatim area Jabodetabek melalui tim relawannya memberikan bantuan biaya hidup berupa sembako dan uang tunai kepada Abah Itar di kediamannya.

Bantuan ini merupakan bentuk apresiasi dan dukungan Rumah Yatim atas perjuangan Abah Itar dalam membersihkan rumah ibadah dan mencari nafkah.

“Semoga bantuan ini bisa meringankan beban beliau, membantu memenuhi kebutuhan hidup beliau dan istrinya, serta menambah semangat beliau dalam menjalani kehidupannya,” tutur Ali Ridwan salah satu relawan Rumah Yatim Jabodetabek

25 June 2022

100 Lansia Dhuafa Dapatkan Bantuan Bahan Pokok Dari Laznas Rumah Yatim Jabodetabek

Bekasi (18/2) Ajarkan anak asuh berbagi sedari dini asrama bekasi mengajak anak asuhnya bagikan bantuan bahan pokok pada warga miskin di sekitar asrama bekasi tepat nya di kelurahan kayuringin , 100 lansia dhuafa menjadi penerima manfaat dalam penyaluran ini.

Kayuringin Jaya adalah kelurahan yang berada di kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Indonesia. Mengenai tentang kebudayaan di wilayah Kayuringin Jaya ini banyak sekali dan sesuai dengan adat masing-masing suku penduduknya. Perihal makanan sama seperti pada umumnya, karena kayuringin berada di pinggiran perkotaan biasanya masyrakat sekitar sini suka membuat tape ketan atau uli baik saat adanya acara tertentu atau sekiranya saat sedang berkumpul. Dan biasanya, saat ada orang meninggal mengadakan pengajian selama 3 malam, pengajian syukuran atas suatu hal yang didapat seperti saat khitanan atau pengajian sebelum nikah. Nilai-nilai etika di lingkungan ini cukup baik dan saling peduli satu sama lain. Saat bertemu dengan orang yang dikenal saling menegur sapa, hadirnya orang-orang terdekat saat mengadakan acara pesta atau pengajian. ( source : Klipaa.com )

Budaya gotong royong nya pun sangat menonjol di daerah ini, sehingga setelah sekian tahun berdiri di daerah Kayuringin Bekasi , Laznas Rumah Yatim selalu berusaha bahu membahu dengan warga sekitar dalam melakukan penanganan permasalahan sosial.

21 June 2022

Rumah Yatim Bantu Penuhi Kebutuhan Hidup Lansia Prasejahtera di Tanjung Hilir Pontianak

Sebanyak 20 lansia prasejahtera di Jl. Perintis Gg Semut, Kelurahan Tanjung Hilir, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak Kalimantan Barat mendapat bantuan biaya hidup dari Rumah Yatim cabang Kalbar, Kamis (16/6) lalu.

Bantuan tersebut disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup mereka yang sudah tidak mampu bekerja dan hidup dalam keterbatasan ekonomi.

Menurut pemaparan kepala cabang Rumah Yatim Kalbar, Abdurrohim, proses penyaluran diberikan kepada lansia prasejahtera yang telah terdata di Kelurahan Tanjung Hilir. Selain itu, pihak relawan pun memastikannya melalui pihak RT setempat agar tepat sasaran.

Ia melanjutkan, para penerima manfaat tinggal di tanah milik negara yang lokasinya berada di tepi sungai. Mereka sudah pasrah jika sewaktu-waktu rumah mereka terendam air sungai yang meluap ataupun digusur oleh pihak tertentu.

Selain itu kehidupan mereka pun cukup memprihatinkan, dimana untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari saja kesulitan.

“Meski tidak seberapa, kami (Rumah Yatim) berharap bantuan biaya hidup ini bisa memberikan manfaat dan membantu memenuhi kebutuhan hidup mereka sampai beberapa hari kedepan,” tutup Abdurrohim.

18 June 2022

Bantu Penuhi Kebutuhan Hidup Mbah Birin, Lansia Sebarang Kara Pembuat Irig di Wonosobo

Sudah bertahun- tahun mbah Birin hidup sebatang kara di gubuk tak layak huni di Desa Pucung Rubuh, Kelurahan Leksono, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo. Untuk memenuhi kebutuhan harian, lansia ini mencari nafkah dengan membuat dan menjual irig atau ayakan dari anyaman bambu. Irig tersebut ia jual seharga 4 ribu rupiah perbuahnya.

Namun udah beberapa bulan kebelakang ini mbah Birin tidak keliling jualan dikarenakan tidak bisa berjalan. Kakinya lemas dan mengecil, untuk sekedar berdiri saja ia kesulitan, apalagi berjalan jauh. Kini mbah Birin hanya bisa ngesot untuk berpindah tempat.

Kondisi mbah Birin yang melemah ternyata berpengaruh besar pada penghasilan dan kecepatannya membuat Irig. Jika sebelumnya ia mampu membuat dan menjual belasan irig salam sehari, kini lansia ini hanya mampu membuat satu irig dalam dua hari. Artinya penghasilan mbah hanya 4000 dalam dua hari, itupun jika ada warga yang mendatangi rumah mbah untuk membeli irig.

Kelaparan sudah menjadi teman sehari-hari mbah Birin. Saat ini, satu-satunya keinginan mbah Birin adalah bisa makan setiap hari dengan makanan yang sehat dan enak.

Kisah hidup mbah Birin telah membawa tim relawan Rumah Yatim untuk bersilaturahmi dan menyerahkan bantuan untuknya. Bantuan yang diserahkan berupa uang tunai, sembako dan perlengkapan MCK. Bantuan ini merupakan implementasi dari program bantuan biaya hidup.

“Alhamdulillah mbah Birin sangat senang dan bersyukur bisa menerima bantuan ini. Mudah-mudahan bantuan ini bisa memberikan manfaat, berkah dan kebahagiaan, serta bisa membantu memenuhi kebutuhan beliau sampai beberapa bulan kedepan,” tutur salah satu relawan Rumah Yatim.

11 June 2022

Nek Jamsiya, Lansia Sebatang Kara Tak Menyangka Bisa Kembali Terima Bantuan Rumah Yatim

Rumah Yatim cabang Jawa Timur kembali memberikan bantuan biaya hidup kepada nek Jamsiya (67) lansia prasejahtera yang hidup sebatang kara di Dusun Krajan, Desa Suco, Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember.

Bantuan berupa uang tunai dan sembako ini diterima nek Jamsiya dengan penuh haru dan sukacita. Sebelumnya ia tidak menyangka bisa kembali menerima bantuan dari Rumah Yatim.

“Alhamdulillah nenek sangat senang sekali bisa menerima bantuan ini, bantuan yang sebelumnya sangat membantu nenek, bahkan bantuannya cukup sampai lebaran kemarin. Lebaran kemarin nenek bahagia karena punya makanan dari Rumah Yatim,” ujar nek Jamsiya.

Ia pun melanjutkan jika saat ini dirinya masih bekerja serabutan dan membersihkan halaman rumah orang lain. “Walaupun nenek dapat bantuan dari Rumah Yatim, nenek tetap harus kerja, nenek gamau bergantung terus sama orang, selama nenek masih bisa, nenek akan terus berusaha,” ungkapnya.

Sementara itu menurut penuturan Asep salah satu relawan Rumah Yatim Jawa Timur, ketika penyaluran tim didampingi oleh pihak desa dan RT setempat. Usai menyerahkan bantuan, ia menyarankan agar bantuan tersebut digunakan untuk modal usaha membuka warung kecil-kecilan, agar nek Jamsiya bisa bekerja di rumah tanpa harus bekerja serabutan keliling rumah warga setiap harinya.

“Kondisi nek Jamsiya kan sudah tidak sesehat dan sekuat dulu, jadi lebih baik buka warung kecil-kecilan agar beliau bisa terus di rumah dan tidak terlalu kecapean. Mudah-mudahan pihak desa dan RT setempat bisa membantu nek Jamsiya membuka warungnya,” tutur Asep.

Ia pun berharap, bantuan tahap kedua ini bisa membantu memenuhi kebutuhan nek Jamsiya sampai beberapa bulan kedepan, serta bisa membantu memperbaiki kondisi ekonominya.

“Mudah-mudahan bantuan ini pun bisa menjadi berkah dan amal jariyah untuk para donatur yang telah membantu nek Jamsiya melalui Rumah Yatim,” tutup Asep.

08 June 2022

Nek Bawon Menerima Bantuan!

Usia nek Bawon memang sudah tidak muda lagi yakni 75 tahun, namun usia tersebut tak menyurutkan semangatnya untuk terus berjualan di lapak kecil sederhananya.

Diketahui, lapak nek Bawon berada di pinggir jalan, biasanya ia jualan jajanan anak-anak, namun barang yang ia jual tidaklah banyak karena kurangnya modal.

“Nenek jualanya deket tempat ngaji anak-anak, tapi tetep yang beli suka jarang, kalo lagi sepi banget nenek cuman dapet uang 500 perak aja, pas lagi jualan juga nenek suka nahan lapar soalnya ngga punya uang buat beli makanan,”ujar nek Bawon kepada tim relawan Rumah Yatim beberapa waktu lalu.

Ia pun melanjutkan, selain jualan, ia juga bekerja sebagai buruh membungkus tempe, dengan upah 5000/ hari. Penghasilan nek Bawon memang belum cukup untuk memenuhi kebutuhan harian, namun ia tetap bersyukur karena masih bisa mencari nafkah sendiri tanpa harus bergantung kepada orang lain.

“Suami nenek udah lama meninggal, jadi nenek harus berusaha sendiri buat makan sehari-hari,” ucap nek Bawon.

Mengetahui kondisi tersebut, Rumah Yatim area Yogyakarta melalui tim relawannya langsung menyambangi kediaman nek Bawon di Desa Gunung Tawang, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo, guna memberikan bantuan biaya hidup berupa sembako, perlengkapan MCK dan uang tunai.

Bantuan tersebut diberikan untuk meringankan beban nek Bawon serta membantu memenuhi kebutuhannya sampai beberapa bulan kedepan.

“Alhamdulillah nek Bawon begitu bahagia ketika menerima bantuan. Mudah-mudahan bantuan ini bisa memberikan banyak manfaat dan berkah untuk nek Bawon dan para donatur yang telah memberikan bantuan ini,” tutur Eko salah satu relawan Rumah Yatim Yogyakarta.

Nn

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 100.210
mukti.baskara@gmail.com

Mukti Baskara

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 10.091
noemail+10077@donasioneline.id

Wahyu hendy

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 10.419
rdipatyevi@gmail.com

Rangga Dipaty

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 25.000

Hamba Allah

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 50.008
kusumadewiria@gmail.com

Ria

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 10.398

Hamba Allah

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 500.365

Hamba Allah

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 10.000

Hamba Allah

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 100.377
irmasucirahayu255@gmail.com

Irma Suci Rahayu

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 100.000
iisismawati99@gmail.com

Hamba Allah

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 500.142
ayurizkysaputri22@gmail.com

Ayu Rizki Saputri

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 50.165

Hamba Allah

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 10.000
noemail+180269@donasioneline.id

Hamba Allah

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 10.275
indraalamk@gmail.com

Hamba Allah

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 100.292
sevtiandriyani@icloud.com

Sevti andriyani

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 10.000

Sunarso

Berhasil mengajak 2 orang untuk berdonasi
Rp 60.000

Gotong royong sebagai fundraiser program ini.

Jadi fundraiser sekarang juga
Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 10.000

Pada: 14 menit yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 22.000

Pada: 1 jam yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Epril

Sebesar Rp 25.213

Pada: 3 jam yang lalu

Bismillah Sedekah jumat membawa berkah untuk aku dan keluargaku

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 50.396

Pada: 4 jam yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 100.000

Pada: 7 jam yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 150.000

Pada: 8 jam yang lalu

Fundraiser

Nn

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 100.210
mukti.baskara@gmail.com

Mukti Baskara

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 10.091
noemail+10077@donasioneline.id

Wahyu hendy

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 10.419
rdipatyevi@gmail.com

Rangga Dipaty

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 25.000

Hamba Allah

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 50.008
kusumadewiria@gmail.com

Ria

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 10.398

Hamba Allah

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 500.365

Hamba Allah

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 10.000

Hamba Allah

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 100.377
irmasucirahayu255@gmail.com

Irma Suci Rahayu

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 100.000
iisismawati99@gmail.com

Hamba Allah

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 500.142
ayurizkysaputri22@gmail.com

Ayu Rizki Saputri

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 50.165

Hamba Allah

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 10.000
noemail+180269@donasioneline.id

Hamba Allah

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 10.275
indraalamk@gmail.com

Hamba Allah

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 100.292
sevtiandriyani@icloud.com

Sevti andriyani

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 10.000

Sunarso

Berhasil mengajak 2 orang untuk berdonasi
Rp 60.000

Gotong royong sebagai fundraiser program ini.

Jadi fundraiser sekarang juga

Berita

24 Apr 2020

Program Dirilis

29 June 2022

Bantuan Biaya Hidup untuk Abah Itar, Marbot Masjid yang Tetap Gigih Ditengah Keterbatasannya

Penyakit polio yang pernah menyerang Abah Itar ketika masih kecil menyebabkan kelumpuhan pada kakinya. Untuk beraktivitas, lansia ini hanya bisa berjalan berjongkok dibantu dengan kedua tangannya.

Sehari-hari, warga Kampung Cibeureum, Desa Neglasari, Kecamatan Dramaga Bogor ini menjalani kegiatan sebagai marbot di masjid yang tak jauh dari tempat tinggalnya. Tugas utamanya ialah menjaga kebersihan tempat ibadah tersebut, khususnya menjelang waktu salat berjemaah. Tugas tersebut is jalani dengan penuh keikhlasan.

“Saya bangga menjadi bagian yang memelihara rumah Alloh, saya kerjakan secara ikhlas walau ada sedekah yang saya terima itu hanyalah sebagai hadiah”ujarnya kepada tim relawan Rumah Yatim beberapa waktu lalu.

Disela-sela kesibukannya sebagai marbot, Abah Itar menyempatkan waktunya untuk membuat sangkar burung yang ia kerjakan secara manual. Sangkar burung itu ia tawarkan kepada warga sekitar seharga 50 ribu rupiah.

“ Saya jual Rp.50,000 itupun kadang tiga bulan belum ada yang beli, mungkin kerjaan saya kurang bagus dibanding dari toko”ucapnya.

Abah Itar bercerita jika ia hanya tinggal berdua dengan istrinya yang tengah sakit. Tangan dan kaki kanan sang istri kaku dan tidak bisa berfungsi dengan normal. Sehingga untuk melakukan aktivitas mesti dibantu Abah.

Ia pun melanjutkan, membuat sangkar menjadi bentuk ikhtiar Abah Itar mencari nafkah. Meskipun penghasilannya sedikit dan tidak tentu, ia tetap bersyukur karena masih bisa mandiri ditengah keterbatasannya.

Merespon hal tersebut, Rumah Yatim area Jabodetabek melalui tim relawannya memberikan bantuan biaya hidup berupa sembako dan uang tunai kepada Abah Itar di kediamannya.

Bantuan ini merupakan bentuk apresiasi dan dukungan Rumah Yatim atas perjuangan Abah Itar dalam membersihkan rumah ibadah dan mencari nafkah.

“Semoga bantuan ini bisa meringankan beban beliau, membantu memenuhi kebutuhan hidup beliau dan istrinya, serta menambah semangat beliau dalam menjalani kehidupannya,” tutur Ali Ridwan salah satu relawan Rumah Yatim Jabodetabek

25 June 2022

100 Lansia Dhuafa Dapatkan Bantuan Bahan Pokok Dari Laznas Rumah Yatim Jabodetabek

Bekasi (18/2) Ajarkan anak asuh berbagi sedari dini asrama bekasi mengajak anak asuhnya bagikan bantuan bahan pokok pada warga miskin di sekitar asrama bekasi tepat nya di kelurahan kayuringin , 100 lansia dhuafa menjadi penerima manfaat dalam penyaluran ini.

Kayuringin Jaya adalah kelurahan yang berada di kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Indonesia. Mengenai tentang kebudayaan di wilayah Kayuringin Jaya ini banyak sekali dan sesuai dengan adat masing-masing suku penduduknya. Perihal makanan sama seperti pada umumnya, karena kayuringin berada di pinggiran perkotaan biasanya masyrakat sekitar sini suka membuat tape ketan atau uli baik saat adanya acara tertentu atau sekiranya saat sedang berkumpul. Dan biasanya, saat ada orang meninggal mengadakan pengajian selama 3 malam, pengajian syukuran atas suatu hal yang didapat seperti saat khitanan atau pengajian sebelum nikah. Nilai-nilai etika di lingkungan ini cukup baik dan saling peduli satu sama lain. Saat bertemu dengan orang yang dikenal saling menegur sapa, hadirnya orang-orang terdekat saat mengadakan acara pesta atau pengajian. ( source : Klipaa.com )

Budaya gotong royong nya pun sangat menonjol di daerah ini, sehingga setelah sekian tahun berdiri di daerah Kayuringin Bekasi , Laznas Rumah Yatim selalu berusaha bahu membahu dengan warga sekitar dalam melakukan penanganan permasalahan sosial.

21 June 2022

Rumah Yatim Bantu Penuhi Kebutuhan Hidup Lansia Prasejahtera di Tanjung Hilir Pontianak

Sebanyak 20 lansia prasejahtera di Jl. Perintis Gg Semut, Kelurahan Tanjung Hilir, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak Kalimantan Barat mendapat bantuan biaya hidup dari Rumah Yatim cabang Kalbar, Kamis (16/6) lalu.

Bantuan tersebut disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup mereka yang sudah tidak mampu bekerja dan hidup dalam keterbatasan ekonomi.

Menurut pemaparan kepala cabang Rumah Yatim Kalbar, Abdurrohim, proses penyaluran diberikan kepada lansia prasejahtera yang telah terdata di Kelurahan Tanjung Hilir. Selain itu, pihak relawan pun memastikannya melalui pihak RT setempat agar tepat sasaran.

Ia melanjutkan, para penerima manfaat tinggal di tanah milik negara yang lokasinya berada di tepi sungai. Mereka sudah pasrah jika sewaktu-waktu rumah mereka terendam air sungai yang meluap ataupun digusur oleh pihak tertentu.

Selain itu kehidupan mereka pun cukup memprihatinkan, dimana untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari saja kesulitan.

“Meski tidak seberapa, kami (Rumah Yatim) berharap bantuan biaya hidup ini bisa memberikan manfaat dan membantu memenuhi kebutuhan hidup mereka sampai beberapa hari kedepan,” tutup Abdurrohim.

18 June 2022

Bantu Penuhi Kebutuhan Hidup Mbah Birin, Lansia Sebarang Kara Pembuat Irig di Wonosobo

Sudah bertahun- tahun mbah Birin hidup sebatang kara di gubuk tak layak huni di Desa Pucung Rubuh, Kelurahan Leksono, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo. Untuk memenuhi kebutuhan harian, lansia ini mencari nafkah dengan membuat dan menjual irig atau ayakan dari anyaman bambu. Irig tersebut ia jual seharga 4 ribu rupiah perbuahnya.

Namun udah beberapa bulan kebelakang ini mbah Birin tidak keliling jualan dikarenakan tidak bisa berjalan. Kakinya lemas dan mengecil, untuk sekedar berdiri saja ia kesulitan, apalagi berjalan jauh. Kini mbah Birin hanya bisa ngesot untuk berpindah tempat.

Kondisi mbah Birin yang melemah ternyata berpengaruh besar pada penghasilan dan kecepatannya membuat Irig. Jika sebelumnya ia mampu membuat dan menjual belasan irig salam sehari, kini lansia ini hanya mampu membuat satu irig dalam dua hari. Artinya penghasilan mbah hanya 4000 dalam dua hari, itupun jika ada warga yang mendatangi rumah mbah untuk membeli irig.

Kelaparan sudah menjadi teman sehari-hari mbah Birin. Saat ini, satu-satunya keinginan mbah Birin adalah bisa makan setiap hari dengan makanan yang sehat dan enak.

Kisah hidup mbah Birin telah membawa tim relawan Rumah Yatim untuk bersilaturahmi dan menyerahkan bantuan untuknya. Bantuan yang diserahkan berupa uang tunai, sembako dan perlengkapan MCK. Bantuan ini merupakan implementasi dari program bantuan biaya hidup.

“Alhamdulillah mbah Birin sangat senang dan bersyukur bisa menerima bantuan ini. Mudah-mudahan bantuan ini bisa memberikan manfaat, berkah dan kebahagiaan, serta bisa membantu memenuhi kebutuhan beliau sampai beberapa bulan kedepan,” tutur salah satu relawan Rumah Yatim.

11 June 2022

Nek Jamsiya, Lansia Sebatang Kara Tak Menyangka Bisa Kembali Terima Bantuan Rumah Yatim

Rumah Yatim cabang Jawa Timur kembali memberikan bantuan biaya hidup kepada nek Jamsiya (67) lansia prasejahtera yang hidup sebatang kara di Dusun Krajan, Desa Suco, Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember.

Bantuan berupa uang tunai dan sembako ini diterima nek Jamsiya dengan penuh haru dan sukacita. Sebelumnya ia tidak menyangka bisa kembali menerima bantuan dari Rumah Yatim.

“Alhamdulillah nenek sangat senang sekali bisa menerima bantuan ini, bantuan yang sebelumnya sangat membantu nenek, bahkan bantuannya cukup sampai lebaran kemarin. Lebaran kemarin nenek bahagia karena punya makanan dari Rumah Yatim,” ujar nek Jamsiya.

Ia pun melanjutkan jika saat ini dirinya masih bekerja serabutan dan membersihkan halaman rumah orang lain. “Walaupun nenek dapat bantuan dari Rumah Yatim, nenek tetap harus kerja, nenek gamau bergantung terus sama orang, selama nenek masih bisa, nenek akan terus berusaha,” ungkapnya.

Sementara itu menurut penuturan Asep salah satu relawan Rumah Yatim Jawa Timur, ketika penyaluran tim didampingi oleh pihak desa dan RT setempat. Usai menyerahkan bantuan, ia menyarankan agar bantuan tersebut digunakan untuk modal usaha membuka warung kecil-kecilan, agar nek Jamsiya bisa bekerja di rumah tanpa harus bekerja serabutan keliling rumah warga setiap harinya.

“Kondisi nek Jamsiya kan sudah tidak sesehat dan sekuat dulu, jadi lebih baik buka warung kecil-kecilan agar beliau bisa terus di rumah dan tidak terlalu kecapean. Mudah-mudahan pihak desa dan RT setempat bisa membantu nek Jamsiya membuka warungnya,” tutur Asep.

Ia pun berharap, bantuan tahap kedua ini bisa membantu memenuhi kebutuhan nek Jamsiya sampai beberapa bulan kedepan, serta bisa membantu memperbaiki kondisi ekonominya.

“Mudah-mudahan bantuan ini pun bisa menjadi berkah dan amal jariyah untuk para donatur yang telah membantu nek Jamsiya melalui Rumah Yatim,” tutup Asep.

08 June 2022

Nek Bawon Menerima Bantuan!

Usia nek Bawon memang sudah tidak muda lagi yakni 75 tahun, namun usia tersebut tak menyurutkan semangatnya untuk terus berjualan di lapak kecil sederhananya.

Diketahui, lapak nek Bawon berada di pinggir jalan, biasanya ia jualan jajanan anak-anak, namun barang yang ia jual tidaklah banyak karena kurangnya modal.

“Nenek jualanya deket tempat ngaji anak-anak, tapi tetep yang beli suka jarang, kalo lagi sepi banget nenek cuman dapet uang 500 perak aja, pas lagi jualan juga nenek suka nahan lapar soalnya ngga punya uang buat beli makanan,”ujar nek Bawon kepada tim relawan Rumah Yatim beberapa waktu lalu.

Ia pun melanjutkan, selain jualan, ia juga bekerja sebagai buruh membungkus tempe, dengan upah 5000/ hari. Penghasilan nek Bawon memang belum cukup untuk memenuhi kebutuhan harian, namun ia tetap bersyukur karena masih bisa mencari nafkah sendiri tanpa harus bergantung kepada orang lain.

“Suami nenek udah lama meninggal, jadi nenek harus berusaha sendiri buat makan sehari-hari,” ucap nek Bawon.

Mengetahui kondisi tersebut, Rumah Yatim area Yogyakarta melalui tim relawannya langsung menyambangi kediaman nek Bawon di Desa Gunung Tawang, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo, guna memberikan bantuan biaya hidup berupa sembako, perlengkapan MCK dan uang tunai.

Bantuan tersebut diberikan untuk meringankan beban nek Bawon serta membantu memenuhi kebutuhannya sampai beberapa bulan kedepan.

“Alhamdulillah nek Bawon begitu bahagia ketika menerima bantuan. Mudah-mudahan bantuan ini bisa memberikan banyak manfaat dan berkah untuk nek Bawon dan para donatur yang telah memberikan bantuan ini,” tutur Eko salah satu relawan Rumah Yatim Yogyakarta.

Donatur

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 10.000

Pada: 14 menit yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 22.000

Pada: 1 jam yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Epril

Sebesar Rp 25.213

Pada: 3 jam yang lalu

Bismillah Sedekah jumat membawa berkah untuk aku dan keluargaku

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 50.396

Pada: 4 jam yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 100.000

Pada: 7 jam yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 150.000

Pada: 8 jam yang lalu