1 Kali Infaq/Sedekahmu Harapan Mereka Hari Ini

1 Kali Infaq/Sedekahmu Harapan Mereka Hari Ini

Harta merupakan sebuah titipan dari Allah swt. yang akan dipertanggung jawabkan dihari kemudian.

Rp 4.264.990.952
dana terus dikumpul
Terkumpul Rp 4.264.990.952
Donatur 47455
Gotong royong dengan menyebarkan program ini.

Harta merupakan sebuah titipan dari Allah swt. yang akan dipertanggung jawabkan dihari kemudian.

Harta juga bisa menjadi salah satu penyebab bertambahnya timbangan amal kebaikan dan bisa juga menjadi sebab bertambahnya keburukan.

Tentunya kita semua menginginkan agar harta yang kita miliki menjadi pemberat amal kebaikan dan menjadi penyelamat di hari kemudian.

Bagaimana agar harta yang kita miliki menjadi milik kita dan penyelamat di kemudian hari?

Sedekah atau menginfakkannya dijalan Allah. kita bisa membantu orang lain yang membutuhkan yang insyaallah pahalanya akan terus mengalir meskipun pemiliknya telah meninggal dunia.

Rasulullah tersenyum dan dengan lembut menjawab, ”Engkau salah Aisyah, yang habis adalah apa yang kita makan ini dan yang kekal adalah apa yang kita Sedekahkan.” (HR. At-Tirmidzi)

Tunaikan Sedekah terbaikmu

1. Klik "DONASI SEKARANG"

2. Masukkan nominal donasi

3. Pilih metode pembayaran (GO-PAY/BNI Syariah/BRI/BCA/Mandiri/DANA/ShopeePay)

4. Kamu akan mendapatkan laporan via email

5. Transfer sesuai 3 angka unik agar memudahkan sistem dalam pembacaan transaksi sehingga tepat akad dan tepat sasaran dalam penyalurannya

Disclaimer :
Campaign ini adalah bagian dari program infaq/shodakoh Yayasan Rumah Yatim yang bertujuan untuk membantu masyarakat Dhuafa di Indonesia.

24 Apr 2020

Program Dirilis

09 August 2022

Kakek Yazid Bersyukur Kembali Terima Bantuan dari Rumah Yatim Aceh

Rumah Yatim cabang Aceh kembali mengantarakan bantuan biaya hidup berupa uang tunai dan sembako kepada kakek Yazid (75), montir sepeda di Gampong Cot Suruy, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Selasa (2/8) lalu.

Bantuan diterima kakek dengan penuh syukur dan haru. “Alhamdulillah bantuan ini sangat berarti untuk kami, hanya doa yang bisa kami berikan untuk membalas semua kebaikan ini. Semoga Rumah Yatim semakin sukses dan donaturnya diberikan kesehatan, rezeki yang lancar dan dimudahkan semua urusannya,” tutur kakek Yazid.

Kepada tim relawan Rumah Yatim, kakek Yazid bercerita jika sudah tiga bulan dirinya tidak bekerja karena sakit mata. Baru beberapa hari ini kondisinya membaik dan bisa jalan. Selama tiga bulan pula, ia dan keluarganya makan dari pemberian saudara dan tetangga.

“Mau berobat juga ngga ada uangnya, Alhamdulillah dapat bantuan dari Rumah Yatim, jadi saya bisa berobat, anak istri juga bisa makan tanpa harus menunggu dikasih orang dulu, Terima kasih Rumah Yatim dan donatur,” ujarnya

Kakek Yazid berharap bisa segera sembuh, supaya ia bisa kembali bekerja dan menafkahi istri dan anaknya yang mengidap gangguan jiwa.

Diketahui, kakek Yazid membuka bengkel sepeda di pinggir jalan. Bengkel tersebut berdiri tanpa atap dan dinding. Dalam sehari, kakek Yazid hanya mendapat penghasilan sebanyak 5-10 ribu rupiah.

03 August 2022

Senyum Naila, Yatim Piatu Penjaga Kantin Sekolah di Buleleng Saat Terima Bantuan Rumah Yatim

Sabtu (30/7) lalu, Rumah Yatim cabang Bali menyambangi kediaman Naila Azka Naili (8), atau biasa dipanggil Naila. Anak yatim piatu di kabupaten Buleleng yang rela bekerja jadi penjaga kantin di sekolah dengan upah 10 ribu perhari demi bertahan hidup.

Dalam sambanganya, Rumah Yatim memberikan bantuan biaya hidup berupa uang tunai dan sembako untuk membantu memenuhi kebutuhan Naila sampai beberapa bulan kedepan.

Raut wajah bahagia bercampur haru tidak dapat disembunyikan dari gadis kecil tersebut saat menerima bantuan. “Terima kasih Rumah Yatim dan donatur atas kepedulian dan kasih sayangnya kepada Naila. Semoga Allah membalas semuanya,” ucap Naila.

Menurut penuturan Agus Kunia, kepala cabang Rumah Yatim Bali, saat ini Naila hanya tinggal dengan kakeknya yang sudah sepuh dan sakit-sakitan. Kakek Naila tidak sanggup lagi bekerja dan kini Naila kecil lah yang harus mencari nafkah.

Setiap memasuki jam istirahat di sekolahnya, Naila langsung bergegas ke kantin untuk membantu ibu kantin melayani pembeli. Dalam sehari, ia mendapat upah 10 ribu, biasanya upah tersebut digunakan untuk membeli beras untuk makan bersama sang kakek.

“Ibu dan ayah Naila sudah meninggal dua tahun lalu. Dulu Naila dirawat sama nenek dan kakeknya, namun beberapa bulan lalu nenek Naila meninggal, dan sekarang ia hanya tinggal bersama kakeknya,” ujar Agus.

Ia berharap bantuan yang Rumah Yatim berikan bisa memberikan manfaat dan kebaikan untuk Naila dan kakeknya. Ia pun berharap kedepannya Rumah Yatim dan orang-orang baik bisa terus membantu Naila.

“Naila itu anaknya ceria, rajin, mandiri dan pantang menyerah. Dia sangat layak di dukung. Mudah-mudahan kedepannya Rumah Yatim dan donatur bisa terus membantu anak tangguh ini,” tutur Agus.

27 July 2022

Rumah Yatim Sumut Salurkan Bantuan Bagi Widia Dan Ketiga Adiknya

Medan (22/7) Widia dan ketiga adiknya yang sejak dua belas tahun lalu menjadi yatim piatu dan hidup terlunta-lunta Widia sebagai kakak tertua berjuang dengan berjualan parfume guna penuhi kebutuhan hidup sehari-hari mereka. Widia dan adik adiknya merupakan salah satu mustahik di donasionline.id namun keprihatinannya membuat pihak lain tergerak untuk meringan kan bebannya dalam membesarkan ke tiga adiknya.

Pada Jum’at (22/7) team relawan Laznas Rumah Yatim Sumut menyerahkan bantuan berupa santunan tunai, bahan pokok serta snack cemilan untuk kedua adik Widia. Widia sangat gembira dan bersyukur atas kebaikan hati para pejuang kebaikan menyisihkan sebagian rejekinya untuk memenuhi kebutuhan hidup nya dengan kedua adiknya.

Pejuang kebaikan donasi anda hari ini telah penuhi kebutuhan bahan pokok yatim piatu di pelosok Medan.

23 July 2022

Sepasang Sepatu Bagi Giwan Seorang Dhuafa, Dari Relawan Laznas Rumah Yatim Jabodetabek

Banten (17/7) Keterbatasan ekonomi tak surutkan Giwan (16) untuk tetap bersekolah dan aktif berorganisasi, Giwan merupakan salah seorang siswa di SMKN 5 Pandeglang, Giwan pun aktif menjadi Paskibra di Cikeusik, tak hanya itu Giwan pun menjadi kurir antar barang setiap pulang sekolah untuk membantu keluarga cukupi ekonomi keluarga meskipun upahnya Rp.1500 untuk setiap barang yang diantarkan, semangat dan kegigihan Giwan tentunya sangat menginpirasi dan layak di apresiasi, ternyata dengan segala aktifitasnya yang padat selama tiga tahun lamanya Giwan tetap tak dapat membeli sepatu untuk gantikan sepatunya yang telah usang.

Kisah Giwan sampai kepada Eri Priatna , relawan Laznas Rumah Yatim Jabodetabek yang dengan segera menindak lanjuti kisah Giwan dengan memberikan sepasang sepatu bagi Giwan serta santunan tunai ,dengan penuh haru Giwan menerima sepatu dan santuna tersebut, tak hentinya ia mengucapkan terimakasih atas perhatian yang diberikan para Relawan Laznas Rumah yatim Jabodetabek. Besar harapan Eri Priatna dengan adanya bantuan ini agar Giwan selalu bersemangat baik dalam menuntut ilmu maupun ber organisasi, semangat berlatih paskibra agar dapat kibarkan sang sakan Merah Putih di Hut Kemerdekaan RI ke-77 Agustus nanti.
Terimakasih para pejuang kebaikan sedekah andahari ini beri motivasi baru bagi Giwan , remaja yang berasal dari keluarga dhuafa di pelosok banten.

11 July 2022

Puluhan Warga Dhuafa Pondok Kelapa Dapatkan Bantuan Bahan Pokok Dari Laznas Rumah Yatim Jabodetabek

Jakarta Timur (2/7) Menebar berkah dan semangat berbagi merupakan salah satu tujuan didirikan nya Laznas Rumah Yatim , jadi dimana pun berdiri kantor kas ataupun Asrama Laznas Rumah Yatim masyarakat miskin di sekitarnya akan mendapatkan manfaat dari dana Zakat, Infak, Sodakoh, yang di tunaikan para donatur di Rumah Yatim.

Pada Sabtu (2/7) team relawan Laznas Rumah Yatim Jabodetabek membagikan bantuan bahan pokok pada warga tidak mampu di sekitar kantor kas.

Pada tahun 1994, jaringan telekomunikasi belum menyentuh daerah ini, sehingga penduduk tidak mempunyai telepon rumah. Namun sejak dibangunnya Jalan Casablanca yang menghubungkan Jakarta Timur dengan Jakarta Selatan, penduduk di area Pondok Kelapa bertambah dengan pesat.

Namun tak semua kalangan dapat berpacu seiring dengan perkembangan pesat tersebut, maka dari itu Laznas Rumah Yatim Hadir sebagai Fasilitator kebaikan untuk menyeimbangkan ketimoangan yang terjadi di masyarakat.

Para penerima manfaat sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan, serta mendoakan kebaikan bagi para donatur dan relawan.

05 July 2022

Melipur Lara Kakek Usman, Lansia Sebatang Kara Bertahan Hidup dengan Jualan Tisu Keliling

Seorang kakek hidup tanpa sanak saudara di kelurahan Penggilingan, kecamatan Cakung, Jakarta Timur. Ialah kakel Usman (75) yang sudah ditinggal meninggal istrinya sejak puluhan tahun silam. Kakek Usman tinggal terpisah dengan anak-anaknya, sehingga ia harus berjuang sendiri dengan berjualan tisu keliling untuk bertahan hidup.

Kakek Usman tinggal di sebuah rumah kontrakan petak yang jauh dari kata layak. Setiap bulannya lansia ini harus membayar kontrakan sebanyak 550 ribu rupiah. Biaya ini belum termasuk listrik. Setiap sore hingga larut malam, kakek Usman berjualam tisu di perempatan lampu merah. Setiap harinya dagangan Usman hanya laku terjual 7 hingga 10 pcs dengan harga 5-10 ribu tergantung ukurannya.

Kakek Usman tidak setiap hari jualan, jika penyakit hernia nya kambuh, ia terpaksa hanya diam di kontrakan saja karena untuk sekedar berjalan saja kesulitan apalagi jualan keliling.

“Kalo lagi kambuh itu suka sulit jalan, kakek hanya bisa tiduran aja. Untuk makan juga jarang soalnya kalo ngga jualan, kakek ngga punya uang,” ungkap Usman kepada tim relawan Rumah Yatim Jabodetabek.

Tim menemui kakek Usman di kediamannya 16 Juni lalu. Bukan hanya ingin mengetahui kondisi kakek, kedatangan tim juga bertujuan memberikan santunan biaya hidup berupa uang tunai, sembako, dispenser dan rice cooker.

“Bantuan ini diberikan untuk meringankan beban kakek serta membantu memenuhi kebutuhan hidup kakek sampai beberapa bulan kedepan. Mudah-mudahan bantuan yang diberikan dapat melipur lara kakek Usman,” ujar Hendi, salah satu relawan Rumah Yatim Jabodetabek.

Senyum bahagia ditunjukan kakek Usman ketika menerima bantuan tersebut. Kepada Hendi ia mengatakan akan menggunakam bantuan uang tunainya untuk berobat, membayar kontrakan dan sisanya untuk modal usaha jualan tisu.

Nn

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 100.210
mukti.baskara@gmail.com

Mukti Baskara

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 10.091
noemail+10077@donasioneline.id

Wahyu hendy

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 10.419
rdipatyevi@gmail.com

Rangga Dipaty

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 25.000

Hamba Allah

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 50.008
kusumadewiria@gmail.com

Ria

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 10.398

Hamba Allah

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 500.365

Hamba Allah

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 10.000

Hamba Allah

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 100.377
irmasucirahayu255@gmail.com

Irma Suci Rahayu

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 100.000
iisismawati99@gmail.com

Hamba Allah

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 500.142
ayurizkysaputri22@gmail.com

Ayu Rizki Saputri

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 50.165

Hamba Allah

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 10.000
noemail+180269@donasioneline.id

Hamba Allah

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 10.275
indraalamk@gmail.com

Hamba Allah

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 100.292
sevtiandriyani@icloud.com

Sevti andriyani

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 10.000

Sunarso

Berhasil mengajak 2 orang untuk berdonasi
Rp 60.000

Gotong royong sebagai fundraiser program ini.

Jadi fundraiser sekarang juga
Avatar of Hamba Allah

Alda

Sebesar Rp 50.547

Pada: 3 jam yang lalu

Semoga diberi kesehatan dan rejeki yang lancar

Avatar of Hamba Allah

Guest

Sebesar Rp 10.000

Pada: 3 jam yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Gidta

Sebesar Rp 10.500

Pada: 4 jam yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 25.000

Pada: 12 jam yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 100.000

Pada: 13 jam yang lalu

Bismillah

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 50.805

Pada: 15 jam yang lalu

Ketentuan Program donatur rutin adalah anda akan memperoleh pemberitauan/ pengingat untuk berdonasi sesuai kesepakatan waktu dalam mengingatkan baik melalui no HP maupun email sesuai yang anda cantumkan.

Jadi donatur rutin sekarang juga

Fundraiser

Nn

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 100.210
mukti.baskara@gmail.com

Mukti Baskara

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 10.091
noemail+10077@donasioneline.id

Wahyu hendy

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 10.419
rdipatyevi@gmail.com

Rangga Dipaty

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 25.000

Hamba Allah

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 50.008
kusumadewiria@gmail.com

Ria

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 10.398

Hamba Allah

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 500.365

Hamba Allah

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 10.000

Hamba Allah

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 100.377
irmasucirahayu255@gmail.com

Irma Suci Rahayu

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 100.000
iisismawati99@gmail.com

Hamba Allah

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 500.142
ayurizkysaputri22@gmail.com

Ayu Rizki Saputri

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 50.165

Hamba Allah

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 10.000
noemail+180269@donasioneline.id

Hamba Allah

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 10.275
indraalamk@gmail.com

Hamba Allah

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 100.292
sevtiandriyani@icloud.com

Sevti andriyani

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 10.000

Sunarso

Berhasil mengajak 2 orang untuk berdonasi
Rp 60.000

Gotong royong sebagai fundraiser program ini.

Jadi fundraiser sekarang juga

Berita

24 Apr 2020

Program Dirilis

09 August 2022

Kakek Yazid Bersyukur Kembali Terima Bantuan dari Rumah Yatim Aceh

Rumah Yatim cabang Aceh kembali mengantarakan bantuan biaya hidup berupa uang tunai dan sembako kepada kakek Yazid (75), montir sepeda di Gampong Cot Suruy, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Selasa (2/8) lalu.

Bantuan diterima kakek dengan penuh syukur dan haru. “Alhamdulillah bantuan ini sangat berarti untuk kami, hanya doa yang bisa kami berikan untuk membalas semua kebaikan ini. Semoga Rumah Yatim semakin sukses dan donaturnya diberikan kesehatan, rezeki yang lancar dan dimudahkan semua urusannya,” tutur kakek Yazid.

Kepada tim relawan Rumah Yatim, kakek Yazid bercerita jika sudah tiga bulan dirinya tidak bekerja karena sakit mata. Baru beberapa hari ini kondisinya membaik dan bisa jalan. Selama tiga bulan pula, ia dan keluarganya makan dari pemberian saudara dan tetangga.

“Mau berobat juga ngga ada uangnya, Alhamdulillah dapat bantuan dari Rumah Yatim, jadi saya bisa berobat, anak istri juga bisa makan tanpa harus menunggu dikasih orang dulu, Terima kasih Rumah Yatim dan donatur,” ujarnya

Kakek Yazid berharap bisa segera sembuh, supaya ia bisa kembali bekerja dan menafkahi istri dan anaknya yang mengidap gangguan jiwa.

Diketahui, kakek Yazid membuka bengkel sepeda di pinggir jalan. Bengkel tersebut berdiri tanpa atap dan dinding. Dalam sehari, kakek Yazid hanya mendapat penghasilan sebanyak 5-10 ribu rupiah.

03 August 2022

Senyum Naila, Yatim Piatu Penjaga Kantin Sekolah di Buleleng Saat Terima Bantuan Rumah Yatim

Sabtu (30/7) lalu, Rumah Yatim cabang Bali menyambangi kediaman Naila Azka Naili (8), atau biasa dipanggil Naila. Anak yatim piatu di kabupaten Buleleng yang rela bekerja jadi penjaga kantin di sekolah dengan upah 10 ribu perhari demi bertahan hidup.

Dalam sambanganya, Rumah Yatim memberikan bantuan biaya hidup berupa uang tunai dan sembako untuk membantu memenuhi kebutuhan Naila sampai beberapa bulan kedepan.

Raut wajah bahagia bercampur haru tidak dapat disembunyikan dari gadis kecil tersebut saat menerima bantuan. “Terima kasih Rumah Yatim dan donatur atas kepedulian dan kasih sayangnya kepada Naila. Semoga Allah membalas semuanya,” ucap Naila.

Menurut penuturan Agus Kunia, kepala cabang Rumah Yatim Bali, saat ini Naila hanya tinggal dengan kakeknya yang sudah sepuh dan sakit-sakitan. Kakek Naila tidak sanggup lagi bekerja dan kini Naila kecil lah yang harus mencari nafkah.

Setiap memasuki jam istirahat di sekolahnya, Naila langsung bergegas ke kantin untuk membantu ibu kantin melayani pembeli. Dalam sehari, ia mendapat upah 10 ribu, biasanya upah tersebut digunakan untuk membeli beras untuk makan bersama sang kakek.

“Ibu dan ayah Naila sudah meninggal dua tahun lalu. Dulu Naila dirawat sama nenek dan kakeknya, namun beberapa bulan lalu nenek Naila meninggal, dan sekarang ia hanya tinggal bersama kakeknya,” ujar Agus.

Ia berharap bantuan yang Rumah Yatim berikan bisa memberikan manfaat dan kebaikan untuk Naila dan kakeknya. Ia pun berharap kedepannya Rumah Yatim dan orang-orang baik bisa terus membantu Naila.

“Naila itu anaknya ceria, rajin, mandiri dan pantang menyerah. Dia sangat layak di dukung. Mudah-mudahan kedepannya Rumah Yatim dan donatur bisa terus membantu anak tangguh ini,” tutur Agus.

27 July 2022

Rumah Yatim Sumut Salurkan Bantuan Bagi Widia Dan Ketiga Adiknya

Medan (22/7) Widia dan ketiga adiknya yang sejak dua belas tahun lalu menjadi yatim piatu dan hidup terlunta-lunta Widia sebagai kakak tertua berjuang dengan berjualan parfume guna penuhi kebutuhan hidup sehari-hari mereka. Widia dan adik adiknya merupakan salah satu mustahik di donasionline.id namun keprihatinannya membuat pihak lain tergerak untuk meringan kan bebannya dalam membesarkan ke tiga adiknya.

Pada Jum’at (22/7) team relawan Laznas Rumah Yatim Sumut menyerahkan bantuan berupa santunan tunai, bahan pokok serta snack cemilan untuk kedua adik Widia. Widia sangat gembira dan bersyukur atas kebaikan hati para pejuang kebaikan menyisihkan sebagian rejekinya untuk memenuhi kebutuhan hidup nya dengan kedua adiknya.

Pejuang kebaikan donasi anda hari ini telah penuhi kebutuhan bahan pokok yatim piatu di pelosok Medan.

23 July 2022

Sepasang Sepatu Bagi Giwan Seorang Dhuafa, Dari Relawan Laznas Rumah Yatim Jabodetabek

Banten (17/7) Keterbatasan ekonomi tak surutkan Giwan (16) untuk tetap bersekolah dan aktif berorganisasi, Giwan merupakan salah seorang siswa di SMKN 5 Pandeglang, Giwan pun aktif menjadi Paskibra di Cikeusik, tak hanya itu Giwan pun menjadi kurir antar barang setiap pulang sekolah untuk membantu keluarga cukupi ekonomi keluarga meskipun upahnya Rp.1500 untuk setiap barang yang diantarkan, semangat dan kegigihan Giwan tentunya sangat menginpirasi dan layak di apresiasi, ternyata dengan segala aktifitasnya yang padat selama tiga tahun lamanya Giwan tetap tak dapat membeli sepatu untuk gantikan sepatunya yang telah usang.

Kisah Giwan sampai kepada Eri Priatna , relawan Laznas Rumah Yatim Jabodetabek yang dengan segera menindak lanjuti kisah Giwan dengan memberikan sepasang sepatu bagi Giwan serta santunan tunai ,dengan penuh haru Giwan menerima sepatu dan santuna tersebut, tak hentinya ia mengucapkan terimakasih atas perhatian yang diberikan para Relawan Laznas Rumah yatim Jabodetabek. Besar harapan Eri Priatna dengan adanya bantuan ini agar Giwan selalu bersemangat baik dalam menuntut ilmu maupun ber organisasi, semangat berlatih paskibra agar dapat kibarkan sang sakan Merah Putih di Hut Kemerdekaan RI ke-77 Agustus nanti.
Terimakasih para pejuang kebaikan sedekah andahari ini beri motivasi baru bagi Giwan , remaja yang berasal dari keluarga dhuafa di pelosok banten.

11 July 2022

Puluhan Warga Dhuafa Pondok Kelapa Dapatkan Bantuan Bahan Pokok Dari Laznas Rumah Yatim Jabodetabek

Jakarta Timur (2/7) Menebar berkah dan semangat berbagi merupakan salah satu tujuan didirikan nya Laznas Rumah Yatim , jadi dimana pun berdiri kantor kas ataupun Asrama Laznas Rumah Yatim masyarakat miskin di sekitarnya akan mendapatkan manfaat dari dana Zakat, Infak, Sodakoh, yang di tunaikan para donatur di Rumah Yatim.

Pada Sabtu (2/7) team relawan Laznas Rumah Yatim Jabodetabek membagikan bantuan bahan pokok pada warga tidak mampu di sekitar kantor kas.

Pada tahun 1994, jaringan telekomunikasi belum menyentuh daerah ini, sehingga penduduk tidak mempunyai telepon rumah. Namun sejak dibangunnya Jalan Casablanca yang menghubungkan Jakarta Timur dengan Jakarta Selatan, penduduk di area Pondok Kelapa bertambah dengan pesat.

Namun tak semua kalangan dapat berpacu seiring dengan perkembangan pesat tersebut, maka dari itu Laznas Rumah Yatim Hadir sebagai Fasilitator kebaikan untuk menyeimbangkan ketimoangan yang terjadi di masyarakat.

Para penerima manfaat sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan, serta mendoakan kebaikan bagi para donatur dan relawan.

05 July 2022

Melipur Lara Kakek Usman, Lansia Sebatang Kara Bertahan Hidup dengan Jualan Tisu Keliling

Seorang kakek hidup tanpa sanak saudara di kelurahan Penggilingan, kecamatan Cakung, Jakarta Timur. Ialah kakel Usman (75) yang sudah ditinggal meninggal istrinya sejak puluhan tahun silam. Kakek Usman tinggal terpisah dengan anak-anaknya, sehingga ia harus berjuang sendiri dengan berjualan tisu keliling untuk bertahan hidup.

Kakek Usman tinggal di sebuah rumah kontrakan petak yang jauh dari kata layak. Setiap bulannya lansia ini harus membayar kontrakan sebanyak 550 ribu rupiah. Biaya ini belum termasuk listrik. Setiap sore hingga larut malam, kakek Usman berjualam tisu di perempatan lampu merah. Setiap harinya dagangan Usman hanya laku terjual 7 hingga 10 pcs dengan harga 5-10 ribu tergantung ukurannya.

Kakek Usman tidak setiap hari jualan, jika penyakit hernia nya kambuh, ia terpaksa hanya diam di kontrakan saja karena untuk sekedar berjalan saja kesulitan apalagi jualan keliling.

“Kalo lagi kambuh itu suka sulit jalan, kakek hanya bisa tiduran aja. Untuk makan juga jarang soalnya kalo ngga jualan, kakek ngga punya uang,” ungkap Usman kepada tim relawan Rumah Yatim Jabodetabek.

Tim menemui kakek Usman di kediamannya 16 Juni lalu. Bukan hanya ingin mengetahui kondisi kakek, kedatangan tim juga bertujuan memberikan santunan biaya hidup berupa uang tunai, sembako, dispenser dan rice cooker.

“Bantuan ini diberikan untuk meringankan beban kakek serta membantu memenuhi kebutuhan hidup kakek sampai beberapa bulan kedepan. Mudah-mudahan bantuan yang diberikan dapat melipur lara kakek Usman,” ujar Hendi, salah satu relawan Rumah Yatim Jabodetabek.

Senyum bahagia ditunjukan kakek Usman ketika menerima bantuan tersebut. Kepada Hendi ia mengatakan akan menggunakam bantuan uang tunainya untuk berobat, membayar kontrakan dan sisanya untuk modal usaha jualan tisu.

Donatur

Avatar of Hamba Allah

Alda

Sebesar Rp 50.547

Pada: 3 jam yang lalu

Semoga diberi kesehatan dan rejeki yang lancar

Avatar of Hamba Allah

Guest

Sebesar Rp 10.000

Pada: 3 jam yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Gidta

Sebesar Rp 10.500

Pada: 4 jam yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 25.000

Pada: 12 jam yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 100.000

Pada: 13 jam yang lalu

Bismillah

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 50.805

Pada: 15 jam yang lalu

Donasi Rutin

Ketentuan Program donatur rutin adalah anda akan memperoleh pemberitauan/ pengingat untuk berdonasi sesuai kesepakatan waktu dalam mengingatkan baik melalui no HP maupun email sesuai yang anda cantumkan.

Jadi donatur rutin sekarang juga