Infaq/Sedekah

Infaq/Sedekah

Ayo belanjakan harta anda di jalan yang baik bersama Rumah Yatim dengan niat ibadah.

Rp 551.823.862
terkumpul dari Rp 1.000.000.000
Terkumpul Rp 551.823.862
Donatur 9342
Gotong royong dengan menyebarkan program ini.

Infaq atau sedekah umum (tidak terikat)

Mengeluarkan sebagian harta yang diperintahkan dalam islam untuk diberikan kepada orang yang berhak menerimanya.

Sifatnya tidak mengikat baik jumlah yang dikeluarkan maupun obyek mustahik yang akan menerimanya.

Disebut umum karena tidak dibatasi oleh jumlah nominal maupun akad untuk diberikan kepada mustahik kepada program tertentu.

26 Jun 2020

Program Dirilis

16 May 2022

Perjuangan Lidya Yang Rela Jadi Buruh Laundry Sampai Malam Hari Demi Pendidikan & Kesembuhan Ibunya

Masa anak-anak yang seharusnya diisi dengan hal-hal yang menyenangkan seperti belajar dan bermain, rupa-rupanya tak dirasakan betul oleh Lidya, anak yatim dari Pengabean, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal.

Di usianya yang masih belia yakni 15 tahun, Lydya harus bekerja keras jadi buruh di laundry supaya bisa memenuhi kebutuhan hidup mulai dari makan, pendidikan hingga pengobatan ibunya yang menderita stroke. Pekerjaan tersebut biasa ia lakukan setelah pulang sekolah dan mengurusi ibunya, sampai pukul sembilan malam.

Kepada salah satu relawan Rumah Yatim cabang Jawa Tengah, Lidya bercerita jika dirinya sudah menjadi yatim sejak masih bayi. Sebelumnya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, ibu Lidya bekerja sebagai asisten rumah tangga, namun beberapa tahun kebelakang sang ibu menderita sakit stroke yang membuatnya tidak bisa bekerja lagi. Lidya yang tak mau kehilangan ibu dan pendidikannya saat itu memilih untuk meneruskan perjuangan ibunya mencari nafkah, bahkan ia rela pulang larut malam agar bisa memenuhi kebutuhan harian.

“Aku ingin ibu bisa makan, bisa beli obat. Terus aku juga butuh uang buat beli LKS atau keperluan sekolah lain. Kadang sebelum gajian aku udah minta sebagian uangnya dulu karena harus segera bayar LKS, jadi nanti upah aku dipotong,” ucap Lidya.

Lidya melanjutkan jika setiap harinya ia berangkat bekerja menggunakan sepeda, ketika pulang kerja, Lidya selalu merasa takut diganggu orang ataupun diserempet kendaraan.

“Sering sekali ngerasa takut pas pulang, tapi mau gimana lagi, kalo aku ngga kerja nanti gimana ibu, gimana pendidikan aku. Kalo lagi ngerasa takut biasanya aku berdoa kepada Allah supaya selalu medapat perlindungan dari-Nya,”ujarnya.

Ia menuturkan, penghasilannya dari buruh laundry tidaklah menentu, tergantung berapa banyak baju yang bisa dia cuci. 

Merespon hal tersebut, Rumah Yatim cabang Jawa Tengah memberikan bantuan biaya hidup berupa uang tunai, bahan pokok dan keperluan MCK untuk Lidya.

Bantuan ini merupakan bantuan tahap pertama yang di berikan Rumah Yatim. Diharapkan bantuan ini bisa memberikan manfaat, berkah dan bisa membantu memenuhi kebutuhan Lidya dan ibunya sampai beberapa bulan kedepan.

“Alhamdulillah aku sangat bersyukur dan senang sekali bisa menerima bantuan dari Rumah Yatim, bantuan ini sangat berarti untuk saya dan ibu. Terima kasih Rumah Yatim dan para donatur, semoga Allah membalas semua kebaikan ini,” tutur Lidya.

26 April 2022

Rumah Yatim Bantu Ringankan Beban Kariyah!

Semenjak ditinggal meninggal suaminya beberapa tahun lalu, Kariyah (50) harus berjuang seorang diri merawat anaknya yang mengalami ODGJ.

Untuk memenuhi kebutuhan harian dan obat sang anak, Kariyah mencari nafkah dengan berjualan es buah di dekat rumahnya di wilayah Kalinyamat Wetan, Tegal Selatan, Kota Tegal.

“Anak saya harus rutin minum obat biar depresinya ngga kumat. Kalo udah kumat, dia suka marah-marah sambil melempar barang. Jadi setiap harinya saya harus menyisihkan uang hasil jualan buat beli obat dia,” ujar Kariyah kepada tim relawan beberapa waktu lalu.

Ia melanjutkan jika penghasilannya dari jualan es buah tidak menentu, sehingga setiap harinya ia harus berhemat agar ketika jualannya tidak laku, ia masih punya beras dan uang untuk membeli obat anaknya.

“Saya gapapa makan sama nasi aja yang penting obat anak saya kebeli, mudah-mudahan dia bisa segera sembuh,” ujar Kariyah.

Mengetahui kondisi tersebut, Rumah Yatim cabang Jawa Tengah menyambangi kediaman Kariyah untuk memberikan bantuan biaya hidup berupa sembako dan uang tunai.

Diharapkan bantuan ini bisa memberikan banyak manfaat, serta membantu meringankan beban Kariyah.

“Alhamdulillah bu Kariyah terlihat sangat senang ketika menerima bantuan ini. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada Rumah Yatim dan para donatur yang telah memberikan bantuan ini. Tak lupa bu Kariyah pun mendoakan untuk kebaikan Rumah Yatim dan para donatur,” tutur Saefudin salah satu relawan Rumah Yatim Jawa Tengah.

23 April 2022

Bantuan Untuk Pak Wagiyo Telah Tersalurkan!

Rumah Yatim area Yogyakarya memberikan bantuan biaya hidup berupa uang tunai, sembako, bumbu dapur dan perlengkapan MCK kepada Wagiyo, warga Hudosari, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo.

Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan Wagiyo selama Ramadhan sampai lebaran nanti. Diharapkan, bantuan ini bisa memberikan manfaat, berkah, kebahagiaan untuk Wagiyo.

Wagiyo merupakan pria paruh baya yang hidup sebatang kara. Sehari-harinya ia bekerja sebagai penjual mainan anak-anak keliling (bebek-bebekan). Penghasilan yang didapat Wagiyo tidaklah menentu dan seringnya tidak cukup untuk membeli beras.

Wagiyo sering sekali tidak makan dikarenakan penghasilannya belum cukup untuk membeli sekilo beras. Untuk mengganjal perutnya, ia biasakan akan banyak meminum air putih. Namun jika ia bisa membeli beras, Wagiyo hanya makan dengan nasi dicampur garam saja.

Ketika menerima bantuan, Wagiyo terlihat sangat senang sekali, ia berkali-kali mengucapkan syukur kepada Allah yang telah memberikan rezeki melalui perantara Rumah Yatim dan para donaturnya.

“Alhamdulillah di bulan Ramadhan penuh berkah ini, saya mendapat rezeki yang berlimpah dari Allah melalui perantara Rumah Yatim dan para donatur. Bantuan ini sangat berarti untuk saya, baru kali ini saya menerima bantuan sebanyak ini, baru kali ini saya mempunyai sembako lengkap dan banyak,” ujar Wagiyo.

Tak lupa, Wagiyo mengucapkan terima kasih kepada Rumah Yatim dan para donatur yang telah memberikan bantuan ini. Hanya doa yang bisa ia berikan untuk membalas semua kebaikan ini.

“Semoga Rumah Yatim semakin maju dan meluas, semoga para donaturnya diberikan kesehatan, rezeki yang berlimpah dan berkah, serta dimudahkan dalam setiap urusannya,” harap Wagiyo.

Diketahui, Wagiyo belum pernah menikah. Saat ini ia tinggal di rumah peninggalan neneknya, rumah tersebut sudah lapuk, dan banyak kerusakan. Ketika hujan turun, atap rumahnya banyak yang bocor.

18 April 2022

Bantuan untuk Kakek Soemardi, Lansia Sebatang Kara Pedagang Sendal Keliling

Rumah Yatim cabang Jawa Timur memberikan bantuan biaya hidup berupa uang tunai, sembako, pakaian, sajadah, sarung dan perlengkapan MCK kepada kakek Soemardi (77), lansia sebatang kara dari Sawahan, Kota Surabaya.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ramdhan Burhanudin selaku kepala cabang Rumah Yatim Jawa Timur di Panti Jompo UPTD Griya Wreda yang berada di Jambangan, Surabaya. Panti jompo tersebut merupakan tempat tinggal baru kakek Soemardi.

“Alhamdulillah kakek Soemardi sangat senang dan bersyukur bisa menerima bantuan ini. Beliau mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah membantu kakek melalui Rumah Yatim,” ujar Ramdhan.

Ia menuturkan, kakek Soemardi tinggal di panti jompo sejak Maret lalu. Beliau tinggal disana atas rujukan anaknya dan pihak kelurahan. Saat ini kakek masih beradaptasi tinggal disana.

Ramdhan melanjutkan, sebelum tinggal di panti jompo, kakek tinggal di emperan dan berpindah-pindah tempat dikarenakan tidak memiliki rumah. Untuk memenuhi kebutuhan makannya, kakek berjualan sandal keliling.

“Awalnya kami akan membantu kakek dengan menyediakan rumah kontrakan untuk beliau, kami pun akan memberikan bantuan bahan pokok dan perlengkapan MCK untuk membantu memenuhi kebutuhan harian kakek, namun setelah mengetahui kalo kakek tinggal di panti jompo, akhirnya kami berikan bantuan uang tunai, beserta sembako, baju, sajadah, sarung dan perlengkapan MCK,” papar Ramdhan.

Ramdhan berharap, bantuan ini bisa memberikan kebahagiaan, keberkahan dan manfaat untuk Kakek, maupun untuk para donatur yang telah memberikan bantuan ini.

13 April 2022

Sedekahmu Bantu Naira Pengidap Tumor Abdomen!

Batam (11/4) Team Relawan Laznas Rumah Yatim Batam pada senin (11/4) telah menyalurkan bantuan peduli sesama untuk dek Naira yang tengah menderita sakit tumor abdomen selain bantuan bahan pokok dan uang tunai, team relawan juga melakukan pendampingan ke rumah sakit untuk melakukan checkup kondisi Naira sebelum dilakukan proses operasi, namin sayang hasil HB nya masih dibawah normalsehingga dokter memutuskan bahwa Naira belum layak di operasi.

Bantuan bahan pokok dan tunai diserahkan langsung ke kediaman Naira di Kelurahan darussalam RT 04 RW 02 Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun.

Ibunda Naira mengucapkan terimakasih kepada Laznas rumah Uatim dan para donatur yang telah menyisihkan sebagian rezeki bagi kesembuhan putrinya.

09 April 2022

Rumah Yatim Aceh Salurkan Bantuan Bagi Husni!

Banda Aceh (4/4) Mempunyai keterbatasan tak jadi halangan bagi Husni untuk bergerak membantu sang ibu yang terbaringblemah karena lumpuh, setiap harinya Husni bekerja dua shift sebagai tukang parkir di pasar Lamjamee Aceh dinpagi hari dan Di Masjid Raya Baiturrahman dari mulai sore hingga ke malam hari. Husni merupakan seorang penyandang dissabilitas yang menjadi salah satu mustahik di donasionline.id. 

Laznas Rumah Yatim Cabang Aceh telah menyalurkan dana Bantuan Biaya Hidup kepada Husni Mubarak tukang parkir disabilitas, team relawan langsung melakukan proses penyerahan di kediamannya, Desa Lamjamee Kec.Jaya Baru kota Banda Aceh. Husni mengucaokan terimakasih kepada para donatur yang telah menyisihkan sebagian rezeki untuk nya dan keluarga.

Sodikin sebagai kepala cabang Laznas Rumah Yatim Aceh berharap bahwa bantuan yang diberikan dapat meringankan Husni dan keluarga dalam menjalankan ibadah puasa ramadhan.

elyagustiani91@gmail.com

Ely

Berhasil mengajak 91 orang untuk berdonasi
Rp 940.000
yuniati.mutiara66@gmail.com

Hamba Allah

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 25.911
desiastri.0803da@gmail.com

Desi Astri

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 100.863

Gotong royong sebagai fundraiser program ini.

Jadi fundraiser sekarang juga
Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 10.000

Pada: 2 jam yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 10.000

Pada: 7 jam yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 10.000

Pada: 1 hari yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 10.000

Pada: 2 hari yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 10.000

Pada: 2 hari yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 10.000

Pada: 3 hari yang lalu

Fundraiser

elyagustiani91@gmail.com

Ely

Berhasil mengajak 91 orang untuk berdonasi
Rp 940.000
yuniati.mutiara66@gmail.com

Hamba Allah

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 25.911
desiastri.0803da@gmail.com

Desi Astri

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 100.863

Gotong royong sebagai fundraiser program ini.

Jadi fundraiser sekarang juga

Berita

26 Jun 2020

Program Dirilis

16 May 2022

Perjuangan Lidya Yang Rela Jadi Buruh Laundry Sampai Malam Hari Demi Pendidikan & Kesembuhan Ibunya

Masa anak-anak yang seharusnya diisi dengan hal-hal yang menyenangkan seperti belajar dan bermain, rupa-rupanya tak dirasakan betul oleh Lidya, anak yatim dari Pengabean, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal.

Di usianya yang masih belia yakni 15 tahun, Lydya harus bekerja keras jadi buruh di laundry supaya bisa memenuhi kebutuhan hidup mulai dari makan, pendidikan hingga pengobatan ibunya yang menderita stroke. Pekerjaan tersebut biasa ia lakukan setelah pulang sekolah dan mengurusi ibunya, sampai pukul sembilan malam.

Kepada salah satu relawan Rumah Yatim cabang Jawa Tengah, Lidya bercerita jika dirinya sudah menjadi yatim sejak masih bayi. Sebelumnya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, ibu Lidya bekerja sebagai asisten rumah tangga, namun beberapa tahun kebelakang sang ibu menderita sakit stroke yang membuatnya tidak bisa bekerja lagi. Lidya yang tak mau kehilangan ibu dan pendidikannya saat itu memilih untuk meneruskan perjuangan ibunya mencari nafkah, bahkan ia rela pulang larut malam agar bisa memenuhi kebutuhan harian.

“Aku ingin ibu bisa makan, bisa beli obat. Terus aku juga butuh uang buat beli LKS atau keperluan sekolah lain. Kadang sebelum gajian aku udah minta sebagian uangnya dulu karena harus segera bayar LKS, jadi nanti upah aku dipotong,” ucap Lidya.

Lidya melanjutkan jika setiap harinya ia berangkat bekerja menggunakan sepeda, ketika pulang kerja, Lidya selalu merasa takut diganggu orang ataupun diserempet kendaraan.

“Sering sekali ngerasa takut pas pulang, tapi mau gimana lagi, kalo aku ngga kerja nanti gimana ibu, gimana pendidikan aku. Kalo lagi ngerasa takut biasanya aku berdoa kepada Allah supaya selalu medapat perlindungan dari-Nya,”ujarnya.

Ia menuturkan, penghasilannya dari buruh laundry tidaklah menentu, tergantung berapa banyak baju yang bisa dia cuci. 

Merespon hal tersebut, Rumah Yatim cabang Jawa Tengah memberikan bantuan biaya hidup berupa uang tunai, bahan pokok dan keperluan MCK untuk Lidya.

Bantuan ini merupakan bantuan tahap pertama yang di berikan Rumah Yatim. Diharapkan bantuan ini bisa memberikan manfaat, berkah dan bisa membantu memenuhi kebutuhan Lidya dan ibunya sampai beberapa bulan kedepan.

“Alhamdulillah aku sangat bersyukur dan senang sekali bisa menerima bantuan dari Rumah Yatim, bantuan ini sangat berarti untuk saya dan ibu. Terima kasih Rumah Yatim dan para donatur, semoga Allah membalas semua kebaikan ini,” tutur Lidya.

26 April 2022

Rumah Yatim Bantu Ringankan Beban Kariyah!

Semenjak ditinggal meninggal suaminya beberapa tahun lalu, Kariyah (50) harus berjuang seorang diri merawat anaknya yang mengalami ODGJ.

Untuk memenuhi kebutuhan harian dan obat sang anak, Kariyah mencari nafkah dengan berjualan es buah di dekat rumahnya di wilayah Kalinyamat Wetan, Tegal Selatan, Kota Tegal.

“Anak saya harus rutin minum obat biar depresinya ngga kumat. Kalo udah kumat, dia suka marah-marah sambil melempar barang. Jadi setiap harinya saya harus menyisihkan uang hasil jualan buat beli obat dia,” ujar Kariyah kepada tim relawan beberapa waktu lalu.

Ia melanjutkan jika penghasilannya dari jualan es buah tidak menentu, sehingga setiap harinya ia harus berhemat agar ketika jualannya tidak laku, ia masih punya beras dan uang untuk membeli obat anaknya.

“Saya gapapa makan sama nasi aja yang penting obat anak saya kebeli, mudah-mudahan dia bisa segera sembuh,” ujar Kariyah.

Mengetahui kondisi tersebut, Rumah Yatim cabang Jawa Tengah menyambangi kediaman Kariyah untuk memberikan bantuan biaya hidup berupa sembako dan uang tunai.

Diharapkan bantuan ini bisa memberikan banyak manfaat, serta membantu meringankan beban Kariyah.

“Alhamdulillah bu Kariyah terlihat sangat senang ketika menerima bantuan ini. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada Rumah Yatim dan para donatur yang telah memberikan bantuan ini. Tak lupa bu Kariyah pun mendoakan untuk kebaikan Rumah Yatim dan para donatur,” tutur Saefudin salah satu relawan Rumah Yatim Jawa Tengah.

23 April 2022

Bantuan Untuk Pak Wagiyo Telah Tersalurkan!

Rumah Yatim area Yogyakarya memberikan bantuan biaya hidup berupa uang tunai, sembako, bumbu dapur dan perlengkapan MCK kepada Wagiyo, warga Hudosari, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo.

Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan Wagiyo selama Ramadhan sampai lebaran nanti. Diharapkan, bantuan ini bisa memberikan manfaat, berkah, kebahagiaan untuk Wagiyo.

Wagiyo merupakan pria paruh baya yang hidup sebatang kara. Sehari-harinya ia bekerja sebagai penjual mainan anak-anak keliling (bebek-bebekan). Penghasilan yang didapat Wagiyo tidaklah menentu dan seringnya tidak cukup untuk membeli beras.

Wagiyo sering sekali tidak makan dikarenakan penghasilannya belum cukup untuk membeli sekilo beras. Untuk mengganjal perutnya, ia biasakan akan banyak meminum air putih. Namun jika ia bisa membeli beras, Wagiyo hanya makan dengan nasi dicampur garam saja.

Ketika menerima bantuan, Wagiyo terlihat sangat senang sekali, ia berkali-kali mengucapkan syukur kepada Allah yang telah memberikan rezeki melalui perantara Rumah Yatim dan para donaturnya.

“Alhamdulillah di bulan Ramadhan penuh berkah ini, saya mendapat rezeki yang berlimpah dari Allah melalui perantara Rumah Yatim dan para donatur. Bantuan ini sangat berarti untuk saya, baru kali ini saya menerima bantuan sebanyak ini, baru kali ini saya mempunyai sembako lengkap dan banyak,” ujar Wagiyo.

Tak lupa, Wagiyo mengucapkan terima kasih kepada Rumah Yatim dan para donatur yang telah memberikan bantuan ini. Hanya doa yang bisa ia berikan untuk membalas semua kebaikan ini.

“Semoga Rumah Yatim semakin maju dan meluas, semoga para donaturnya diberikan kesehatan, rezeki yang berlimpah dan berkah, serta dimudahkan dalam setiap urusannya,” harap Wagiyo.

Diketahui, Wagiyo belum pernah menikah. Saat ini ia tinggal di rumah peninggalan neneknya, rumah tersebut sudah lapuk, dan banyak kerusakan. Ketika hujan turun, atap rumahnya banyak yang bocor.

18 April 2022

Bantuan untuk Kakek Soemardi, Lansia Sebatang Kara Pedagang Sendal Keliling

Rumah Yatim cabang Jawa Timur memberikan bantuan biaya hidup berupa uang tunai, sembako, pakaian, sajadah, sarung dan perlengkapan MCK kepada kakek Soemardi (77), lansia sebatang kara dari Sawahan, Kota Surabaya.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ramdhan Burhanudin selaku kepala cabang Rumah Yatim Jawa Timur di Panti Jompo UPTD Griya Wreda yang berada di Jambangan, Surabaya. Panti jompo tersebut merupakan tempat tinggal baru kakek Soemardi.

“Alhamdulillah kakek Soemardi sangat senang dan bersyukur bisa menerima bantuan ini. Beliau mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah membantu kakek melalui Rumah Yatim,” ujar Ramdhan.

Ia menuturkan, kakek Soemardi tinggal di panti jompo sejak Maret lalu. Beliau tinggal disana atas rujukan anaknya dan pihak kelurahan. Saat ini kakek masih beradaptasi tinggal disana.

Ramdhan melanjutkan, sebelum tinggal di panti jompo, kakek tinggal di emperan dan berpindah-pindah tempat dikarenakan tidak memiliki rumah. Untuk memenuhi kebutuhan makannya, kakek berjualan sandal keliling.

“Awalnya kami akan membantu kakek dengan menyediakan rumah kontrakan untuk beliau, kami pun akan memberikan bantuan bahan pokok dan perlengkapan MCK untuk membantu memenuhi kebutuhan harian kakek, namun setelah mengetahui kalo kakek tinggal di panti jompo, akhirnya kami berikan bantuan uang tunai, beserta sembako, baju, sajadah, sarung dan perlengkapan MCK,” papar Ramdhan.

Ramdhan berharap, bantuan ini bisa memberikan kebahagiaan, keberkahan dan manfaat untuk Kakek, maupun untuk para donatur yang telah memberikan bantuan ini.

13 April 2022

Sedekahmu Bantu Naira Pengidap Tumor Abdomen!

Batam (11/4) Team Relawan Laznas Rumah Yatim Batam pada senin (11/4) telah menyalurkan bantuan peduli sesama untuk dek Naira yang tengah menderita sakit tumor abdomen selain bantuan bahan pokok dan uang tunai, team relawan juga melakukan pendampingan ke rumah sakit untuk melakukan checkup kondisi Naira sebelum dilakukan proses operasi, namin sayang hasil HB nya masih dibawah normalsehingga dokter memutuskan bahwa Naira belum layak di operasi.

Bantuan bahan pokok dan tunai diserahkan langsung ke kediaman Naira di Kelurahan darussalam RT 04 RW 02 Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun.

Ibunda Naira mengucapkan terimakasih kepada Laznas rumah Uatim dan para donatur yang telah menyisihkan sebagian rezeki bagi kesembuhan putrinya.

09 April 2022

Rumah Yatim Aceh Salurkan Bantuan Bagi Husni!

Banda Aceh (4/4) Mempunyai keterbatasan tak jadi halangan bagi Husni untuk bergerak membantu sang ibu yang terbaringblemah karena lumpuh, setiap harinya Husni bekerja dua shift sebagai tukang parkir di pasar Lamjamee Aceh dinpagi hari dan Di Masjid Raya Baiturrahman dari mulai sore hingga ke malam hari. Husni merupakan seorang penyandang dissabilitas yang menjadi salah satu mustahik di donasionline.id. 

Laznas Rumah Yatim Cabang Aceh telah menyalurkan dana Bantuan Biaya Hidup kepada Husni Mubarak tukang parkir disabilitas, team relawan langsung melakukan proses penyerahan di kediamannya, Desa Lamjamee Kec.Jaya Baru kota Banda Aceh. Husni mengucaokan terimakasih kepada para donatur yang telah menyisihkan sebagian rezeki untuk nya dan keluarga.

Sodikin sebagai kepala cabang Laznas Rumah Yatim Aceh berharap bahwa bantuan yang diberikan dapat meringankan Husni dan keluarga dalam menjalankan ibadah puasa ramadhan.

Donatur

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 10.000

Pada: 2 jam yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 10.000

Pada: 7 jam yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 10.000

Pada: 1 hari yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 10.000

Pada: 2 hari yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 10.000

Pada: 2 hari yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 10.000

Pada: 3 hari yang lalu