Dahsyatnya Sedekah Di Hari Jumat

Dahsyatnya Sedekah Di Hari Jumat

Berkah Sedekah Jumat Seperti Sedekah di bulan Ramadhan

Rp 244.244.241
dana terus dikumpul
Terkumpul Rp 244.244.241
Donatur 3662
Gotong royong dengan menyebarkan program ini.
Dahsyatnya Sedekah Di Hari Jumat

Ternyata hari Jumat memang memiliki banyak keutamaan bagi umat Islam yang bersedekah. Tentunya kesempatan beramal ini tidak boleh disia-siakan begitu saja, agar mendapatkan manfaatnya. Diantaranya adalah:
Lebih Besar Pahalanya
Imam Abdurrazaq dalam kitab Al-Mushannaf meriwayatkan; “Dan tidak ada matahari yang terbit dan terbenam pada suatu hari yang lebih utama dibanding hari Jumat. Bersedekah pada hari Jumat lebih besar pahalanya daripada semua hari lainnya.
Seperti Sedekah di bulan Ramadhan
Disebutkan bahwa Imam Ibnul Qayyim al-Jauziyah pernah berkata tentang keutamaan sedekah hari Jumat. Beliau berkata; “Keutamaan sedekah di hari jumat dibanding semua hari dalam sepekan seperti keutamaan sedekah di bulan Ramadhan dibandingkan bulan-bulan lainnya.”
Didoakan oleh Para Malaikat
Di pagi hari, sedekah juga menjadi keutamaan. Apalagi jika melaksanakannya di hari Jumat. Hal ini seperti sabda Nabi Muhammad SAW, “Setiap pagi hari di mana para hamba berada di dalamnya, ada dua malaikat yang turun seraya malaikat pertama berdoa; ‘Ya Allah, berikanlah bagi orang yang bersedekah ganti. Dan malaikat satunya lagi berdoa; ‘Ya Allah, berikanlah bagi yang tidak mau bersedekah (pelit) kebinasaan.” (HR. Bukhari dan Muslim)
#PejuangKebaikan, Semoga rezeki kita semakin berkah dengan bersedekah! Jangan ragu untuk mengeluarkan sebagian harta kita untuk memberi manfaat pada sesama, karena kelak Allah menggantinya dengan keberkahan berkali lipat.
Disclaimer :
Campaign ini adalah bagian dari program infaq/shodakoh Yayasan Rumah Yatim yang bertujuan untuk membantu masyarakat Dhuafa di Indonesia.
02 Aug 2021

Program Dirilis

26 April 2022

Sedekah Jumatmu Salurkan Bantuan Untuk Ibu Sondari!

Betapa bahagianya Sondari (45) ketika menerima bantuan tunai biaya hidup dan sembako dari Rumah Yatim cabang Jawa Tengah di kediamannya, Desa Kertayasa, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal.

Sembari menahan tangis, ia berkali-kali mengucapkan syukur kepada Allah dan mengucapkan terima kasih kepada Rumah Yatim dan para donatur yang telah membantunya.

“Alhamdulillah bantuan ini telah menolong kami dari kelaparan, Rumah Yatim telah membantu memenuhi kebutuhan kami sampai beberapa bulan kedepan, Terima kasih kepada Rumah Yatim dan para donatur, semoga Allah membalasnya dengan balasan yang terbaik, saya akan terus mendoakan Rumah Yatim dan para donatur ,” ungkapnya penuh haru.

Di sebuah rumah kecil yang sudah hampir roboh, Sondari tinggal bersama ketiga anak yatimnya yang masih kecil-kecil. Untuk memenuhi kebutuhan harian, ia mencari nafkah dengan berjualan nasi aking keliling. Nasi tersebut ia beli dari warga sekitar.

Penghasilan Sondari dari berjualan nasi aking tidaklah menentu. Jika jualannya tak laku, terpaksa ia dan anak-anaknya makan dengan nasi aking tersebut.

Sondari dan anak-anaknya pun seringkali kelaparan dikarenakan tidak memiliki uang untuk berjualan nasi aking. Serta nasi aking persediaannya sudah habis.

“Saya sangat bersyukur bisa mendapat bantuan dari Rumah Yatim. Alhamdulillah anak-anak bisa makan makanan enak, lebaran nanti pun mereka bisa makan enak dan tidak makan nasi aking lagi. Sekali lagi terima kasih kepada Rumah Yatim dan para donatur yang telah peduli kepada kami,” tutur Sondari.

23 April 2022

Ibu Nuraeni Kembali Menerima Bantuan!

Rumah Yatim kembali memberikan bantuan biaya hidup kepada Nuraeni, seorang ibu tangguh yang tengah berjuang membesarkan keempat anak yatimnya seorang diri.

Bantuan berupa uang tunai dan sembako ini diberikan langsung di rumah kontrakan Nuraeni, Desa Tegal Kunir Kidul, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang.

Bantuan tersebut merupakan bantuan tahap ketiga yang diberikan Rumah Yatim untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup Nuraeni dah anak-anaknya.

“Alhamdulillah bu Nuraeni terlihat sangat bahagia ketika menerima bantuan ini. Bu Nuraeni mengatakan jika bantuan sembako ini akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan harian selama Ramadhan dan lebaran nanti. Adapun untuk bantuan uang tunainya akan digunakan untuk biaya sekolah anak keduanya uang mau masuk SMA,” papar Fauzi salah satu relawan Rumah Yatim Jabodetabek.

Fauzi berharap, batuan ini bisa memberikan manfaat serta bisa meringankan beban Nuraeni. Tak lupa ia pun mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah membantu Nuraeni melalui platform penggalangan dana Rumah Yatim di donasionline.id .

“Semoga Allah membalas semua kebaikan dari para donatur, semoga para donatur diberikan kesehatan, rezeki yang melimpah dan berkah, serta dimudahkan dalam setiap urusannya,” tutur Saefudin.

Diketahui, sejak ditinggal meninggal suaminya pada tahun 2020 lalu, Nuraeni harus berjuang seorang diri merawat keempat anaknya. Untuk memenuhi kebutuhan harian dan pendidikan anak-anaknya, Nuraeni bekerja sebagai buruh pencuci botol dengan upah 15 ribu rupiah perhatiannya.

Nuraeni bekerja sembari dibantu anak pertamanya yang mengalami keterbelakangan mental. Ia pun bekerja sambil membawa si bungsu yang masih berusia satu setengah tahun.

“Saya rela bekerja apapun yang penting halal, ada anak-anak Saya yang sedang menunggu saya bawa makanan ke rumah. Anak pertama saya mempunyai keterbelakangan mental namun ia harus ikut banting tulang bersama saya demi adik-adiknya bisa makan,” ujar Nuraeni kepada tim relawan Rumah Yatim beberapa waktu lalu.

13 April 2022

Sedekahmu Wujudkan Lansia Memiliki Pangan!

Kakek Usman (69), lansia penjual mainan baling-baling keliling bersyukur bisa kembali menerima bantuan biaya hidup dari Rumah Yatim cabang Kalimantan Barat, pada Jumat (8/4) lalu.

Bantuan yang diterima kakek pun sama seperti sebelumnya yakni sembako, bumbu dapur, perlengkapan mandi dan uang santunan. Bantuan ini berasal dari aksi penggalangan dana Rumah Yatim secara daring di platform donasionline.id .

Kepada tim relawan Rumah Yatim kakek mengatakan jika, bantuan yang diberikan Rumah Yatim sangat membantunya dalam memenuhi kebutuhan harian selama Ramadhan sampai lebaran nanti. Kini ia bisa lebih fokus lagi beribadah, tentunya masih tetap berjualan mainan baling-baling keliling.

“Meskipun kakek dan keluarga dapat bantuan dari Rumah Yatim, kakek tetap harus berusaha mencari nafkah keluarga. Namun jualannya ngga seharian karena kakek mau memperbanyak ibadah di bulan Ramadhan ini,” ujar Kakek Usman.

Tak lupa kakek pun mengucapkan syukur dan terima kasih kepada Allah yang telah memberikannya rezeki melalui perantara Rumah Yatim dan para donatur.

“Kakek akan terus berdoa untuk kebaikan Rumah Yatim dan para donatur, karena hanya doa yang bisa Kakek berikan untuk membalas semua ini, terima kasih Rumah Yatim dan para donatur atas bantuan ini,” ucapnya.

Diketahui, kakek Usman merupakan warga di Kelurahan Batulayang, Kec Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Setiap hari ia berjualan mainan baling-baling menggunakan sepeda bututnya, dari pukul 8 pagi sampai menjelang magrib. Agar jualannya laku, kakek rela mengayuh sepeda sampai sejauh 7 KM.

Penghasilan yang didapat kakek pun tidak tentu, sekitar 20-50 ribu rupiah. Namun sering juga kakek Usman pulang tanpa membawa uang dikarenakan jualannya tidak laku sama sekali.

Meskipun penghasilan yang didapat belum cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga dan pendidikan anak-anaknya, kakek tidak pernah mengeluh atau menyerah. Ia tetap teguh pendirian untuk terus berikhtiar mencari nafkah halal.

09 April 2022

Bantuan Untuk Pak Yatmo Telah Disalurkan !

Hidup sebatang kara ditengah keterbatasan fisik dan ekonomi harus dijalani Yatmo, seorang lansia asal Sungai Bangkong, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak yang tinggal di rumah petak berukuran 3×4 meter.

Sudah bertahun-tahun Yatmo menderita penyakit diabetes yang membuatnya tidak bisa berjalan apalagi mencari nafkah. Untuk makan sehari-hari, ia hanya mengandalkan makanan sisa di pasar Tengah Pontianak.

Setiap hari Yatmo mencari makanan sisa di pasar, ia berangkat ke pasar sekitar pukul 8 pagi dan pulang sekitar pukul 2 sore. Ia pulang pergi dengan cara ngesot sejauh 3 KM. Meski lelah, Yatmo tetap melakukannya karena tidak punya pilihan lain.

Diawal April lalu, Rumah Yatim cabang Kalimantan Barat menyambangi kediaman Yatmo. Rumah Yatim membawakan bantuan sembako, suplemen kesehatan, bumbu dapur, uang santunan dan perlengkapan MCK untuknya.

Diungkapkan Abdurrohim selaku kepala cabang Rumah Yatim Kalbar, sejak Mei tahun lalu, Rumah Yatim sudah melakukan pendampingan kepada Yatmo. Selama pendampingan tersebut, Rumah Yatim sudah melakukan tiga kali penyaluran. Untuk penyaluran pertama di bukan Mei 2021, kedua di bulan Agustus 2021 dan yang ketiga di bulan April 2022.

“Jenis bantuan yang diberikan disetiap penyaluran nya sama, namun di penyaluran pertama selain sembako dan yang tunai, Rumah Yatim pun memberikan bantuan kursi roda dan rice cooker untuk mempermudah pak Yatmo beraktivitas,” tutur Abdurrohim.

Ia pun melanjutkan, semenjak mendapatkan bantuan dari Rumah Yatim, Yatmo rutin memeriksakan kakinya. Ia pun rutin membersihkan luka dan mengganti perban di kakinya.

“Sebelum mendapatkan pengobatan dan di perban, kaki pak Yatmo membusuk bahkan pernah dikerumunin semut. Alhamdulillah sekarang kondisi kakinya lebih baik, namun masih harus rutin diperiksa,” ujar Abdurrohim.

Abdurrohim berharap, kondisi Yatmo bisa berangsur pulih agar ia bisa kembali berjalan normal dan bekerja seperti sedia kala.

05 April 2022

Sedekahmu Mewujudkan Keinginan Rahmat dan Keluarga Agar Bisa Makan Makanan Bergizi

Rumah Yatim telah menyalurkan bantuan biaya hidup kepada Rahmat, lansia penjual mainan keliling asal Wonosobo. Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan harian Rahmat dan keluarganya sampai beberapa bulan kedepan.

“Alhamdulillah bantuan tahap pertama untuk pak Rahmat telah tersalurkan, mudah-mudahan bantuan ini bisa dirasakan manfaatnya oleh pak Rahmat dan keluarganya,” ucap Saefudin salah satu relawan Rumah Yatim Tegal.

Saefudin menerangkan jika bantuan ini berasal dari aksi penggalangan dana Rumah Yatim secara daring di platform donasionline.id . Aksi ini dilakukan untuk membantu meringankan beban Rahmat dalam memenuhi kebutuhan harian.

“Pak Rahmat ini sudah bertahun-tahun jualan mainan keliling, mainan ini ia ambil dari orang lain. Setiap hari pak Rahmat rela jalan kaki sejauh 15 KM agar jualannya laku. Namun seringnya jualan pak Rahmat kurang laku, dan pulang hanya membawa uang kurang dari 10 ribu,” tutur Saefudin.

Karena penghasilannya sedikit, Rahmat dan anak istrinya seringkali harus menahan lapar seharian, jika makan pun makanannya seadanya. Salah satu mimpi dari Rahmat dan keluarganya ialah bisa makan makanan empat sehat lima sempurna.

“Terima kasih kepada para donatur yang telah membantu pak Rahmat melalui Rumah Yatim. Alhamdulillah bantuanmu telah mewujudkan salah satu keinginan pak Rahmat, mudah-mudahan semua kebaikan para donatur dibalas oleh Allah,” tutup Saefudin.

01 April 2022

Membahagiakan Anak Yatim di Sardonoharjo Lewat Program Bantuan BTS

Rumah Yatim area Yogyakarta mendistribusikan program bantuan Back To School kepada sejumlah anak yatim di Dusun Blekik, Selekerto, dan Rejosari, Desa Sardonoharjo, Kecamatan Ngaglik,
Kabupaten Sleman. Bantuan ini didistribusikan pada Kamis (24/3) lalu.

Menurut penuturan Eko salah satu relawan Rumah Yatim Yogyakarta, ada sebanyak 38 anak yatim mendapatkan bantuan ini. Pemberian bantuan dalam bentuk perlengkapan sekolah ini merupakan wujud kepedulian kepada anak yatim, di mana dalam agama mesti mendapatkan perhatian lebih. “Alhamdulilah anak-anak terlihat sangat bahagia ketika menerima bantuan ini,” kata Eko.

Ia melanjutkan, mayoritas pekerjaan orangtua dan wali anak merupakan buruh tani dan serabutan. Mereka belum mampu membelikan perlengkapan sekolah baru kepada anak-anaknya dikarenakan untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari saja sering kelimpungan.

Eko berharap semoga apa yang telah Rumah Yatim berikan bisa menjadi berkah dan manfaat bagi mereka, maupun bagi para donatur yang telah membantu mereka melalui Rumah Yatim.

Dari Sahl ia berkata; Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Aku akan bersama orang-orang yang mengurusi anak Yatim dalam surga.” Seperti inilah, beliau memberi isyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah lalu beliau membuka sesuatu di antara keduanya. (HR. Bukhari) [No. 5304 Fathul Bari] Shahih.

Anak yatim memiliki tempat istimewa dalam agama Islam. Setiap umat, wajib mengasihi serta menyantuni anak yatim.

apriyanidr@gmail.com

Apriyani Dwi Rahayu

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 10.000
tanjiasri1004@gmail.com

Tania Aji Asri

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 50.226

Dwi

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 25.808
Restiani.ita@gmail.com

Ita Restiani

Berhasil mengajak 2 orang untuk berdonasi
Rp 66.866

Gotong royong sebagai fundraiser program ini.

Jadi fundraiser sekarang juga
Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 50.243

Pada: 4 hari yang lalu

Semoga ASI saya melimpah sehingga saya dpt mmbrikan ASI eksklusif untu bayi saya tnpa bntuan sufor lagi...

Avatar of Hamba Allah

Guest

Sebesar Rp 10.000

Pada: 5 hari yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 10.629

Pada: 5 hari yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 10.528

Pada: 5 hari yang lalu

Laaillahaa illaa anta subhanaka inni kuntuminadzalimin

Avatar of Hamba Allah

Arin Indriyani

Sebesar Rp 100.000

Pada: 6 hari yang lalu

Berkah mudah dunia akhirat

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 100.952

Pada: 6 hari yang lalu

Fundraiser

apriyanidr@gmail.com

Apriyani Dwi Rahayu

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 10.000
tanjiasri1004@gmail.com

Tania Aji Asri

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 50.226

Dwi

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 25.808
Restiani.ita@gmail.com

Ita Restiani

Berhasil mengajak 2 orang untuk berdonasi
Rp 66.866

Gotong royong sebagai fundraiser program ini.

Jadi fundraiser sekarang juga

Berita

02 Aug 2021

Program Dirilis

26 April 2022

Sedekah Jumatmu Salurkan Bantuan Untuk Ibu Sondari!

Betapa bahagianya Sondari (45) ketika menerima bantuan tunai biaya hidup dan sembako dari Rumah Yatim cabang Jawa Tengah di kediamannya, Desa Kertayasa, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal.

Sembari menahan tangis, ia berkali-kali mengucapkan syukur kepada Allah dan mengucapkan terima kasih kepada Rumah Yatim dan para donatur yang telah membantunya.

“Alhamdulillah bantuan ini telah menolong kami dari kelaparan, Rumah Yatim telah membantu memenuhi kebutuhan kami sampai beberapa bulan kedepan, Terima kasih kepada Rumah Yatim dan para donatur, semoga Allah membalasnya dengan balasan yang terbaik, saya akan terus mendoakan Rumah Yatim dan para donatur ,” ungkapnya penuh haru.

Di sebuah rumah kecil yang sudah hampir roboh, Sondari tinggal bersama ketiga anak yatimnya yang masih kecil-kecil. Untuk memenuhi kebutuhan harian, ia mencari nafkah dengan berjualan nasi aking keliling. Nasi tersebut ia beli dari warga sekitar.

Penghasilan Sondari dari berjualan nasi aking tidaklah menentu. Jika jualannya tak laku, terpaksa ia dan anak-anaknya makan dengan nasi aking tersebut.

Sondari dan anak-anaknya pun seringkali kelaparan dikarenakan tidak memiliki uang untuk berjualan nasi aking. Serta nasi aking persediaannya sudah habis.

“Saya sangat bersyukur bisa mendapat bantuan dari Rumah Yatim. Alhamdulillah anak-anak bisa makan makanan enak, lebaran nanti pun mereka bisa makan enak dan tidak makan nasi aking lagi. Sekali lagi terima kasih kepada Rumah Yatim dan para donatur yang telah peduli kepada kami,” tutur Sondari.

23 April 2022

Ibu Nuraeni Kembali Menerima Bantuan!

Rumah Yatim kembali memberikan bantuan biaya hidup kepada Nuraeni, seorang ibu tangguh yang tengah berjuang membesarkan keempat anak yatimnya seorang diri.

Bantuan berupa uang tunai dan sembako ini diberikan langsung di rumah kontrakan Nuraeni, Desa Tegal Kunir Kidul, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang.

Bantuan tersebut merupakan bantuan tahap ketiga yang diberikan Rumah Yatim untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup Nuraeni dah anak-anaknya.

“Alhamdulillah bu Nuraeni terlihat sangat bahagia ketika menerima bantuan ini. Bu Nuraeni mengatakan jika bantuan sembako ini akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan harian selama Ramadhan dan lebaran nanti. Adapun untuk bantuan uang tunainya akan digunakan untuk biaya sekolah anak keduanya uang mau masuk SMA,” papar Fauzi salah satu relawan Rumah Yatim Jabodetabek.

Fauzi berharap, batuan ini bisa memberikan manfaat serta bisa meringankan beban Nuraeni. Tak lupa ia pun mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah membantu Nuraeni melalui platform penggalangan dana Rumah Yatim di donasionline.id .

“Semoga Allah membalas semua kebaikan dari para donatur, semoga para donatur diberikan kesehatan, rezeki yang melimpah dan berkah, serta dimudahkan dalam setiap urusannya,” tutur Saefudin.

Diketahui, sejak ditinggal meninggal suaminya pada tahun 2020 lalu, Nuraeni harus berjuang seorang diri merawat keempat anaknya. Untuk memenuhi kebutuhan harian dan pendidikan anak-anaknya, Nuraeni bekerja sebagai buruh pencuci botol dengan upah 15 ribu rupiah perhatiannya.

Nuraeni bekerja sembari dibantu anak pertamanya yang mengalami keterbelakangan mental. Ia pun bekerja sambil membawa si bungsu yang masih berusia satu setengah tahun.

“Saya rela bekerja apapun yang penting halal, ada anak-anak Saya yang sedang menunggu saya bawa makanan ke rumah. Anak pertama saya mempunyai keterbelakangan mental namun ia harus ikut banting tulang bersama saya demi adik-adiknya bisa makan,” ujar Nuraeni kepada tim relawan Rumah Yatim beberapa waktu lalu.

13 April 2022

Sedekahmu Wujudkan Lansia Memiliki Pangan!

Kakek Usman (69), lansia penjual mainan baling-baling keliling bersyukur bisa kembali menerima bantuan biaya hidup dari Rumah Yatim cabang Kalimantan Barat, pada Jumat (8/4) lalu.

Bantuan yang diterima kakek pun sama seperti sebelumnya yakni sembako, bumbu dapur, perlengkapan mandi dan uang santunan. Bantuan ini berasal dari aksi penggalangan dana Rumah Yatim secara daring di platform donasionline.id .

Kepada tim relawan Rumah Yatim kakek mengatakan jika, bantuan yang diberikan Rumah Yatim sangat membantunya dalam memenuhi kebutuhan harian selama Ramadhan sampai lebaran nanti. Kini ia bisa lebih fokus lagi beribadah, tentunya masih tetap berjualan mainan baling-baling keliling.

“Meskipun kakek dan keluarga dapat bantuan dari Rumah Yatim, kakek tetap harus berusaha mencari nafkah keluarga. Namun jualannya ngga seharian karena kakek mau memperbanyak ibadah di bulan Ramadhan ini,” ujar Kakek Usman.

Tak lupa kakek pun mengucapkan syukur dan terima kasih kepada Allah yang telah memberikannya rezeki melalui perantara Rumah Yatim dan para donatur.

“Kakek akan terus berdoa untuk kebaikan Rumah Yatim dan para donatur, karena hanya doa yang bisa Kakek berikan untuk membalas semua ini, terima kasih Rumah Yatim dan para donatur atas bantuan ini,” ucapnya.

Diketahui, kakek Usman merupakan warga di Kelurahan Batulayang, Kec Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Setiap hari ia berjualan mainan baling-baling menggunakan sepeda bututnya, dari pukul 8 pagi sampai menjelang magrib. Agar jualannya laku, kakek rela mengayuh sepeda sampai sejauh 7 KM.

Penghasilan yang didapat kakek pun tidak tentu, sekitar 20-50 ribu rupiah. Namun sering juga kakek Usman pulang tanpa membawa uang dikarenakan jualannya tidak laku sama sekali.

Meskipun penghasilan yang didapat belum cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga dan pendidikan anak-anaknya, kakek tidak pernah mengeluh atau menyerah. Ia tetap teguh pendirian untuk terus berikhtiar mencari nafkah halal.

09 April 2022

Bantuan Untuk Pak Yatmo Telah Disalurkan !

Hidup sebatang kara ditengah keterbatasan fisik dan ekonomi harus dijalani Yatmo, seorang lansia asal Sungai Bangkong, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak yang tinggal di rumah petak berukuran 3×4 meter.

Sudah bertahun-tahun Yatmo menderita penyakit diabetes yang membuatnya tidak bisa berjalan apalagi mencari nafkah. Untuk makan sehari-hari, ia hanya mengandalkan makanan sisa di pasar Tengah Pontianak.

Setiap hari Yatmo mencari makanan sisa di pasar, ia berangkat ke pasar sekitar pukul 8 pagi dan pulang sekitar pukul 2 sore. Ia pulang pergi dengan cara ngesot sejauh 3 KM. Meski lelah, Yatmo tetap melakukannya karena tidak punya pilihan lain.

Diawal April lalu, Rumah Yatim cabang Kalimantan Barat menyambangi kediaman Yatmo. Rumah Yatim membawakan bantuan sembako, suplemen kesehatan, bumbu dapur, uang santunan dan perlengkapan MCK untuknya.

Diungkapkan Abdurrohim selaku kepala cabang Rumah Yatim Kalbar, sejak Mei tahun lalu, Rumah Yatim sudah melakukan pendampingan kepada Yatmo. Selama pendampingan tersebut, Rumah Yatim sudah melakukan tiga kali penyaluran. Untuk penyaluran pertama di bukan Mei 2021, kedua di bulan Agustus 2021 dan yang ketiga di bulan April 2022.

“Jenis bantuan yang diberikan disetiap penyaluran nya sama, namun di penyaluran pertama selain sembako dan yang tunai, Rumah Yatim pun memberikan bantuan kursi roda dan rice cooker untuk mempermudah pak Yatmo beraktivitas,” tutur Abdurrohim.

Ia pun melanjutkan, semenjak mendapatkan bantuan dari Rumah Yatim, Yatmo rutin memeriksakan kakinya. Ia pun rutin membersihkan luka dan mengganti perban di kakinya.

“Sebelum mendapatkan pengobatan dan di perban, kaki pak Yatmo membusuk bahkan pernah dikerumunin semut. Alhamdulillah sekarang kondisi kakinya lebih baik, namun masih harus rutin diperiksa,” ujar Abdurrohim.

Abdurrohim berharap, kondisi Yatmo bisa berangsur pulih agar ia bisa kembali berjalan normal dan bekerja seperti sedia kala.

05 April 2022

Sedekahmu Mewujudkan Keinginan Rahmat dan Keluarga Agar Bisa Makan Makanan Bergizi

Rumah Yatim telah menyalurkan bantuan biaya hidup kepada Rahmat, lansia penjual mainan keliling asal Wonosobo. Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan harian Rahmat dan keluarganya sampai beberapa bulan kedepan.

“Alhamdulillah bantuan tahap pertama untuk pak Rahmat telah tersalurkan, mudah-mudahan bantuan ini bisa dirasakan manfaatnya oleh pak Rahmat dan keluarganya,” ucap Saefudin salah satu relawan Rumah Yatim Tegal.

Saefudin menerangkan jika bantuan ini berasal dari aksi penggalangan dana Rumah Yatim secara daring di platform donasionline.id . Aksi ini dilakukan untuk membantu meringankan beban Rahmat dalam memenuhi kebutuhan harian.

“Pak Rahmat ini sudah bertahun-tahun jualan mainan keliling, mainan ini ia ambil dari orang lain. Setiap hari pak Rahmat rela jalan kaki sejauh 15 KM agar jualannya laku. Namun seringnya jualan pak Rahmat kurang laku, dan pulang hanya membawa uang kurang dari 10 ribu,” tutur Saefudin.

Karena penghasilannya sedikit, Rahmat dan anak istrinya seringkali harus menahan lapar seharian, jika makan pun makanannya seadanya. Salah satu mimpi dari Rahmat dan keluarganya ialah bisa makan makanan empat sehat lima sempurna.

“Terima kasih kepada para donatur yang telah membantu pak Rahmat melalui Rumah Yatim. Alhamdulillah bantuanmu telah mewujudkan salah satu keinginan pak Rahmat, mudah-mudahan semua kebaikan para donatur dibalas oleh Allah,” tutup Saefudin.

01 April 2022

Membahagiakan Anak Yatim di Sardonoharjo Lewat Program Bantuan BTS

Rumah Yatim area Yogyakarta mendistribusikan program bantuan Back To School kepada sejumlah anak yatim di Dusun Blekik, Selekerto, dan Rejosari, Desa Sardonoharjo, Kecamatan Ngaglik,
Kabupaten Sleman. Bantuan ini didistribusikan pada Kamis (24/3) lalu.

Menurut penuturan Eko salah satu relawan Rumah Yatim Yogyakarta, ada sebanyak 38 anak yatim mendapatkan bantuan ini. Pemberian bantuan dalam bentuk perlengkapan sekolah ini merupakan wujud kepedulian kepada anak yatim, di mana dalam agama mesti mendapatkan perhatian lebih. “Alhamdulilah anak-anak terlihat sangat bahagia ketika menerima bantuan ini,” kata Eko.

Ia melanjutkan, mayoritas pekerjaan orangtua dan wali anak merupakan buruh tani dan serabutan. Mereka belum mampu membelikan perlengkapan sekolah baru kepada anak-anaknya dikarenakan untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari saja sering kelimpungan.

Eko berharap semoga apa yang telah Rumah Yatim berikan bisa menjadi berkah dan manfaat bagi mereka, maupun bagi para donatur yang telah membantu mereka melalui Rumah Yatim.

Dari Sahl ia berkata; Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Aku akan bersama orang-orang yang mengurusi anak Yatim dalam surga.” Seperti inilah, beliau memberi isyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah lalu beliau membuka sesuatu di antara keduanya. (HR. Bukhari) [No. 5304 Fathul Bari] Shahih.

Anak yatim memiliki tempat istimewa dalam agama Islam. Setiap umat, wajib mengasihi serta menyantuni anak yatim.

Donatur

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 50.243

Pada: 4 hari yang lalu

Semoga ASI saya melimpah sehingga saya dpt mmbrikan ASI eksklusif untu bayi saya tnpa bntuan sufor lagi...

Avatar of Hamba Allah

Guest

Sebesar Rp 10.000

Pada: 5 hari yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 10.629

Pada: 5 hari yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 10.528

Pada: 5 hari yang lalu

Laaillahaa illaa anta subhanaka inni kuntuminadzalimin

Avatar of Hamba Allah

Arin Indriyani

Sebesar Rp 100.000

Pada: 6 hari yang lalu

Berkah mudah dunia akhirat

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 100.952

Pada: 6 hari yang lalu