Dahsyatnya Sedekah Di Hari Jumat

Dahsyatnya Sedekah Di Hari Jumat

Berkah Sedekah Jumat Seperti Sedekah di bulan Ramadhan

Rp 324.142.703
dana terus dikumpul
Terkumpul Rp 324.142.703
Donatur 5073
Gotong royong dengan menyebarkan program ini.
Dahsyatnya Sedekah Di Hari Jumat

Ternyata hari Jumat memang memiliki banyak keutamaan bagi umat Islam yang bersedekah. Tentunya kesempatan beramal ini tidak boleh disia-siakan begitu saja, agar mendapatkan manfaatnya. Diantaranya adalah:
Lebih Besar Pahalanya
Imam Abdurrazaq dalam kitab Al-Mushannaf meriwayatkan; “Dan tidak ada matahari yang terbit dan terbenam pada suatu hari yang lebih utama dibanding hari Jumat. Bersedekah pada hari Jumat lebih besar pahalanya daripada semua hari lainnya.
Seperti Sedekah di bulan Ramadhan
Disebutkan bahwa Imam Ibnul Qayyim al-Jauziyah pernah berkata tentang keutamaan sedekah hari Jumat. Beliau berkata; “Keutamaan sedekah di hari jumat dibanding semua hari dalam sepekan seperti keutamaan sedekah di bulan Ramadhan dibandingkan bulan-bulan lainnya.”
Didoakan oleh Para Malaikat
Di pagi hari, sedekah juga menjadi keutamaan. Apalagi jika melaksanakannya di hari Jumat. Hal ini seperti sabda Nabi Muhammad SAW, “Setiap pagi hari di mana para hamba berada di dalamnya, ada dua malaikat yang turun seraya malaikat pertama berdoa; ‘Ya Allah, berikanlah bagi orang yang bersedekah ganti. Dan malaikat satunya lagi berdoa; ‘Ya Allah, berikanlah bagi yang tidak mau bersedekah (pelit) kebinasaan.” (HR. Bukhari dan Muslim)
#PejuangKebaikan, Semoga rezeki kita semakin berkah dengan bersedekah! Jangan ragu untuk mengeluarkan sebagian harta kita untuk memberi manfaat pada sesama, karena kelak Allah menggantinya dengan keberkahan berkali lipat.
Disclaimer :
Campaign ini adalah bagian dari program infaq/shodakoh Yayasan Rumah Yatim yang bertujuan untuk membantu masyarakat Dhuafa di Indonesia.
02 Aug 2021

Program Dirilis

08 February 2023

Lansia Buruh Cuci di Pontianak Utara yang Hidup Sebatang Kara

Di usia senjanya, Patimah (72) atau sering disapa Mak Ncek tinggal seorang diri. Diketahui, suami dan anaknya sudah lama meninggal dunia.

Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, Mak Ncek bekerja sebagai buruh cuci dan bersih-bersih rumah tetangga di dekat rumahnya, Jl. Khatulistiwa, GG. Telok Melanau, Kelurahan Siantar Hilir, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Menurut salah satu relawan Rumah Yatim cabang Kalbar, Sapriadi, Mak Ncek bekerja setiap pagi dari pukul 05:00 sampai 09:00 waktu setempat. Pendapatan yang ia terima setiap minggunya hanya 50 ribu rupiah.

Walau hidup sebatang kara, namun pendapatan yang ia terima itu tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya selama satu bulan. Terlebih ia harus memberi makan beberapa kucing peliharaannya yang membuatnya kerap kali kesulitan untuk makan.

"Untuk makan saja nenek Mak Ncek ini kesulitan, tapi beliau tidak bisa mengandalkan siapa-siapa, jadi hidup seadanya saja," tambah Sapriadi.

 Mak Ncek suka sekali dengan kucing, setiap kali melihat kucing terlantar, ia langsung membawanya pulang lalu merawatnya. Saking sayangnya, Mak rela tidak makan asalkan kucing-kucing nya makan.

Selain tidak tega, Mak Ncek takut kalo tidak memberi makan kucing akan dosa.

Meski hidup dalam keterbatsan fisik dan ekonomi ditambah rasa kesepian, Mak Ncek tidak pernah banyak mengeluh. Ia selalu semangat bekerja agar tidak merepotkan orang lain dan bisa memberi makan kucing-kucingnya.

Melihat hal itu, Rumah Yatim Cabang Kalimantan Barat memberikan bantuan biaya hidup berupa santunan uang tunai, sembako, bumbu dapur dan perlengkapan mandi mencuci bagi Mak Ncek.

Bantuan tersebut berasal dari aksi penggalangan dana Rumah Yatim secara daring di platform donasionline.id, diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup Mak Ncek. Mudah-mudahan bantuan ini dapat meringankan beban Mak Ncek.

"Alhamdulillah. Terima kasih Rumah Yatim dan para donatur atas bantuannya, bantuan ini sangat berarti untuk Mak. Semoga apa yang donatur dan Rumah Yatim beri, mendapat pahala yang berlipat ganda dari Allah, aamiin," tutur Mak Ncek haru.

03 February 2023

Bantuan Modal Usaha Diberikan Bagi Keluarga Roby Anak Berkebutuhan Khusus

Purwakarta (1/2) Langkah relawan Laznas Rumah Yatim Jawa Barat kali ini menyinggahi sebuah daerah di purwakarta, dimana di daerah tersebut Roby tinggal, Roby adalah seorang anak di Purwakarta Cerebral palsy sendiri merupakan istilah deskriptif klinis untuk serangkaian gangguan perkembangan gerak,postur, dan koordinasi yang disebabkan oleh gangguan otak yang bersifat tidak progresif yang berpengaruh pada masa awal perkembangan otak (McInerny TK, 2016). Cerebral Palsy merupakan gangguan motorik pada anak yang paling sering terjadi. (Tessier, 2014). Kerusakan otak yang menyebabkan CP dapat terjadi saat prenatal, perinatal,atau bahkan postnatal (Fidan & Baysal, 2014) Di Indonesia, berdasarkan Susenas (BPS) RI tahun 2012 lalu, tercatat sebanyak 532.130 anak menderita cerebral palsy atau sekitar 0,6% dari jumlah seluruh anak. Hasil survei Riskesdas yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan, prevalensi anak dengan cerebral palsy di Indonesia memiliki jumlah besar yaitu 9 kasus dalam setiap 1000 kelahiran.

Namun malang tak dapat ditolak selain berkebutuhan khusus Roby pun hanya di rawat oleh kakek dan neneknya yang sudah renta, bahkan setahun belakangan sang kakek sudah tidak dapat bekerja, karena kecelakaan. Roby dan keluarga merupakan salah satu dari ribuan mustahik dalam campaigned, donasionline.id.

Pada Senin (1/2) Team relawan Laznas Rumah Yatim menyambangi kediaman Roby untuk menyerahkan bantuan tahap terakhir, dalam bentuk bantuan bahan pokok serta bantuan tunai untuk di manfaatkan kakeknya Robi menjadi modal usaha, agar kedepannya keluarga Roby dapat secara mandiri memenuhi kebutuhan sehari-hari dan pengobatan Roby. Terimakasih pejuang kebaikan yang telah menyisihkan sebagian rejekinya bagi roby dan keluarga semoga Allah membalasnya dengan seribu kebaikan.

01 February 2023

Ayah Tunggal di Karangpoh Surabaya yang Bawa Anak Keliling Cari Rongsokan Terima Bantuan

Sudah tiga tahun Suparman (60) membawa anaknya yang masih berusia 4 tahun keliling mencari rongsokan. Hal itu terpaksa ia lakukan karena di rumahnya tidak ada yang menjaga sang anak.

Istri Suparman pergi entah kemana tiga tahun lalu. Sampai saat ini ia tidak pernah mengetahui kabar keberadaan sang istri.

Setiap hari, sembari membawa sepeda tuanya, Suparman dan anaknya menelusuri jalan dan pemukiman warga untuk mencari rongsokan. Rongsokan tersebut tidak langsung ia jual, tapi ia kumpulkan selama 2 sampai 3 hari.

"Rongsokan yang bapak dapat seharinya ngga banyak mas, harus dikumpulin dulu dua sampai tiga hari. Nanti kalo dijual paling dapet 15 ribu, penghasilan itu harus bapak hemat-hemat buat makan dua hari sama buat nabung bayar kontrakan," ujar Suparman kepada tim relawan Rumah Yatim Jatim.

Lebih lanjut, ia mengatakan jika setiap kali menerima uang dari hasil jual rongsokan, ia sisihkan 5 ribu untuk bayar kontrakan. Jadi sisa uang yang didapat hanya 10 ribu, dan uang tersebut harus dicukup-cukupi untuk makan selama dua hari.

Suparman seringkali merasa tak tega melihat anaknya harus panas-panasan ikut keliling. Ditambah anak tersebut jarang sekali jajan, jangankan jajan, untuk makan sama lauk saja jarang.

Saat ini, Suparman dan anaknya tinggal disebuah kontrakan sepetak berukuran 2x3 meter. Sudah 5 bulan Suparman menunggak uang kontrakan karena uang tabungannya terpakai untuk kebutuhan makan dan membeli obat ketika anaknya sakit. Ia dilanda kebingungan karena tidak bisa membayar tunggakan tersebut, ia tidak mau diusir dari kontrakan dan tinggal dijalanan dengan anaknya.

Merespon hal tersebut, Rumah Yatim cabang Jawa Timur melalui tim relawannya memberikan bantuan biaya hidup berupa uang tunai, sembako dan perlengkapan mandi mencuci untuk Suparman dan anaknya.

Bantuan tersebut diterima Suparman dan anaknya dengan penuh antusias dan gembira. Berkali-kali Suparman mengucapkan terima kasih kepada Rumah Yatim dan para donatur yang telah memberikan bantuan ini.

"Bapak sangat tidak menyangka bisa menerima bantuan sebanyak ini. Alhamdulillah ya Allah semoga kebaikan Rumah Yatim dan para donatur dibalas oleh Allah dengan balasan yang terbaik. Bantuan ini sangat berarti dan membantu kami. Semoga bantuan ini bisa menjadi berkah dan ladang amal untuk para donatur dan tim Rumah Yatim," tutur Suparman.

30 January 2023

Lansia dan Buruh Tani di Tanjung Beludu Riau Terima Bantuan Biaya Hidup

Bantuan biaya hidup digulirkan Rumah Yatim cabang Riau di Jalan Dusun Sialang, Kelurahan Tanjung Beludu, Kecamatan Kelayang, Kabupaten Indragiri Hulu atau Inhu. Penyaluran dilaksanakan pada Minggu (22/1) dan disambut dengan penuh sukacita.

Sebanyak 20 warga prasejahtera yang terdiri dari lansia dan ibu rumah tangga menerima bantuan tersebut. Menurut Kepala Cabang Rumah Yatim Riau, Tisna, rata-rata dari mereka bekerja serabutan dan buruh tani.

"Kebayakan penerimanya memang lansia, ada yang bekerja menjadi buruh, ada juga yang sudah tidak sanggup bekerja karena kondisi fisik yang sudah mulai melemah," tuturnya.

Ia menambahkan, penghasilan yang didapat mereka di bawah rata-rata dan tidak menentu. Untuk makan sehari-hari saja terkadang mereka kesulitan. Oleh sebab itu, bantuan ini layak bagi mereka.

"Mudah-mudahan ini bisa memenuhi kebutuhan pokok mereka dalam beberapa hari ke depan. Semoga bantuan ini pun bisa menjadi berkah bagi para penerimamanfaat dan para donatur Rumah Yatim," pungkasnya.

28 January 2023

Tifal Dapat Beragam Bantuan dan Modal Usaha dari Rumah Yatim

Tifal Afriansyah (12) saat ini tengah berbahagia, pasalnya beberapa hari lalu ia baru saja menerima bantuan biaya hidup, perlengkapan dan modal usaha dari Rumah Yatim cabang Kalimantan Barat.

Kepala cabang Rumah Yatim Kalbar, Abdrurrohim menyampaikan, bantuan tersebut diberikan langsung di kediaman Tifal, Jl tanjung raya 1 Gang Amal , Kecamatanta Timur, Kalimantan Barat.

Sebelum bantuan diberikan, tim Rumah Yatim mengajak Tifal pergi ke swalayan untuk belanja semua kebutuhan Tifal dan ibunya mulai dari belanja kebutuhan sekolah tas, sepatu, seragam dan alat tulis.

Tidak hanya itu, Tifal dan tim pun membeli kebutuhan ibu dan kebutuhan pokok seperti, minyak goreng, beras, telur, bumbu masakan, buah-buahan, biskuit, roti, perlengkapan mandi mencuci dan lainnya.

"Alhamdulillah Tifal sangat gembira ketika memilih barang yang ia butuhkan. Sebelum pulang ke rumah, kami mengajak Tifal makan di salah satu gerai makanan siap saji. Alhamdulillah dia sangat senang dan lahap sekali makannya," ujarnya.

Abdurrohim melanjutkan, saat sampai di rumah. Ibu Tifal yakni Milah (45) terlihat sangat kaget melihat banyaknya barang yang dibawa tim dan Tifal. Sontak ia pun langsung menangis terharu bahagia.

Sebelum barang diserahkan, tim memberikan modal usaha berupa uang tunai sebanyak Rp. 9.750.000; kepada ibu Tifal.

"Bu Milah menangis bahagia ketika menerima semua bantuan ini. Sembari sujud syukur ia berkali-kali mengucapkan terima kasih dan berdoa untuk kebaikan Rumah Yatim dan para donatur," kata Abdrurrohim.

Diketahui, Tifal merupakan seorang anak yatim yang sangat tangguh. Sudah dua tahun ini, ia mengurus semua kebutuhan rumah dan ibunya yang menderita stroke. Sebelum dan setelah pulang sekolah, Tifal selalu mengurus rumah dan ibunya mulai dari menyuapi, memijat, beres-beres rumah, masak, mencuci piring dan lainnya.

Meski waktu bermain Tifal terenggut dengan semua itu, ia tidak pernah mengeluh. Ia selalu sabar dan ikhlas menjalani hari-hari nya.

Beberapa tahun lalu, ayah Tifal meninggal dunia karena stroke. Sejak saat itu ibunda Tifal mencari nafkah sendiri dengan jualan makanan di depan rumah, namun sejak sakit ia tidak lagi jualan karena modalnya terpakai untuk berobat.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Tifal hanya berharap pada pemberian kakaknya. Itu pun tidak setiap hari karena kondisi ekonomi sang kakak juga terbatas, ditambah ia sudah berkeluarga.

"Terima kasih Rumah Yatim dan para donatur atas semua perhatian dan bantuannya. Kami tidak menyangka akan menerima bantuan sebanyak ini. Ini adalah rezeki dari Tifal yang sudah sangat berbakti kepada saya. Hanya doa yang bisa saya berikan, semoga Rumah Yatim semakin besar dan sukses dan para donaturnya diberikan kesehatan, rezeki yang berlimpah dan berkah, serta dimudahkan semua urusannya," tutur Milah.

Insya Allah bantuan modal usaha yang diberikan Rumah Yatim dan para donatur akan digunakan untuk membuka usaha warung kecil-kecilan di depan rumah ibu Tifal. Mudah-mudahan usaha ini bisa membantu memenuhi kebutuhan Tifal dan ibunya, serta membantu meningkatkan perekonomian mereka.

Terima kasih kepada para donatur atas bantuannya, semoga bantuan ini bisa menjadi berkah dan amal jariyah.

26 January 2023

Rumah Yatim Area Jawa Barat Berikan Bantuan untuk Ibu Rohyati

Menjadi seorang ibu tunggal tidaklah mudah, di usia yang sudah tidak muda lagi Ibu Rohyati harus berjuang sendirian untuk membesarkan keempat anak yatimnya.

Ibu Rohyati bekerja sebagai buruh tani. Jika ada panggilan kerja, Ibu Rohyati harus berjalan sejauh 10 km dari Rumah menuju ladang. Upah yang didapat tidak banyak hanya 30 ribu saja, namun meskipun tidak seberapa ia sangat senang karena bisa membeli makanan untuk keempat anaknya.

Dengan upah 30 rb itupun tidak setiap hari, ibu Rohyati kesulitan untuk membeli seragam dan membiayai sekolah keempat anaknya.

“Saya punya 4 anak, yang paling gede terpaksa ga sekolah lagi karena biayanya ga cukup. Sedangkan 3 anak saya yang lain sekolah, tapi kami cuma punya 1 seragam jadi ke sekolahnya gantian, sepatu aja mereka ga punya. Saya bilang ke mereka pakai baju biasa aja ke sekolah tapi mereka ga mau karena suka ada yang mengejek,” lirih Ibu Yati sambil mengusap air matanya.

Tak hanya itu, rumah yang ditempati ibu Rohyati dan keempat anaknya nyaris ambruk, bangunannya dari bilik bambu yang sudah usang, kalo hujan airnya masuk lewat berbagai lubang. Kalau tidur pun mereka terpaksa berdempetan karena tidak ada lagi ruang di rumah mereka.

Melihat kondisi tersebut Rumah Yatim Area Jawa Barat menyambangi kediaman Ibu Rohyati di Desa Ciparanje Kecamatan Pasirwangi, Garut untuk memberikan bantuan Biaya Hidup berupa santunan tunai, sembako dan perlengkapan mandi mencuci.

Kedatangan Tim di sambut dengan sukacita oleh Ibu Rohyati dan keempat anaknya.

“Terimakasih Rumah Yatim dan Para Donatur, saya sangat senang sekali terima bantuan ini, bantuan ini sangat bermanfaat untuk kami, semoga Rumah Yatim sukses selalu dan para donatur selalu diberikan Kesehatan dan keberkahan,” tutur Ibu Rohyati

apriyanidr@gmail.com

Apriyani Dwi Rahayu

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 10.000
tanjiasri1004@gmail.com

Tania Aji Asri

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 50.226

Dwi

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 25.808
Restiani.ita@gmail.com

Ita Restiani

Berhasil mengajak 2 orang untuk berdonasi
Rp 66.866

Gotong royong sebagai fundraiser program ini.

Jadi fundraiser sekarang juga
Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 10.008

Pada: 4 hari yang lalu

Semoga semua kita di bawah lindungan Allah

Avatar of Hamba Allah

hambaa

Sebesar Rp 20.000

Pada: 4 hari yang lalu

Bismillah semoga berkah

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 25.000

Pada: 4 hari yang lalu

Semoga amanah dan berkah ya.. Ya Allah beri hamba petunjuk mana yg terbaik untuk hamba

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 10.000

Pada: 4 hari yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 25.000

Pada: 4 hari yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 10.010

Pada: 4 hari yang lalu

semoga bermanfaat dan selalu diberkahi Allah SWT...aamiin

Ketentuan Program donatur rutin adalah anda akan memperoleh pemberitauan/ pengingat untuk berdonasi sesuai kesepakatan waktu dalam mengingatkan baik melalui no HP maupun email sesuai yang anda cantumkan.

Jadi donatur rutin sekarang juga

Fundraiser

apriyanidr@gmail.com

Apriyani Dwi Rahayu

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 10.000
tanjiasri1004@gmail.com

Tania Aji Asri

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 50.226

Dwi

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 25.808
Restiani.ita@gmail.com

Ita Restiani

Berhasil mengajak 2 orang untuk berdonasi
Rp 66.866

Gotong royong sebagai fundraiser program ini.

Jadi fundraiser sekarang juga

Berita

02 Aug 2021

Program Dirilis

08 February 2023

Lansia Buruh Cuci di Pontianak Utara yang Hidup Sebatang Kara

Di usia senjanya, Patimah (72) atau sering disapa Mak Ncek tinggal seorang diri. Diketahui, suami dan anaknya sudah lama meninggal dunia.

Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, Mak Ncek bekerja sebagai buruh cuci dan bersih-bersih rumah tetangga di dekat rumahnya, Jl. Khatulistiwa, GG. Telok Melanau, Kelurahan Siantar Hilir, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Menurut salah satu relawan Rumah Yatim cabang Kalbar, Sapriadi, Mak Ncek bekerja setiap pagi dari pukul 05:00 sampai 09:00 waktu setempat. Pendapatan yang ia terima setiap minggunya hanya 50 ribu rupiah.

Walau hidup sebatang kara, namun pendapatan yang ia terima itu tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya selama satu bulan. Terlebih ia harus memberi makan beberapa kucing peliharaannya yang membuatnya kerap kali kesulitan untuk makan.

"Untuk makan saja nenek Mak Ncek ini kesulitan, tapi beliau tidak bisa mengandalkan siapa-siapa, jadi hidup seadanya saja," tambah Sapriadi.

 Mak Ncek suka sekali dengan kucing, setiap kali melihat kucing terlantar, ia langsung membawanya pulang lalu merawatnya. Saking sayangnya, Mak rela tidak makan asalkan kucing-kucing nya makan.

Selain tidak tega, Mak Ncek takut kalo tidak memberi makan kucing akan dosa.

Meski hidup dalam keterbatsan fisik dan ekonomi ditambah rasa kesepian, Mak Ncek tidak pernah banyak mengeluh. Ia selalu semangat bekerja agar tidak merepotkan orang lain dan bisa memberi makan kucing-kucingnya.

Melihat hal itu, Rumah Yatim Cabang Kalimantan Barat memberikan bantuan biaya hidup berupa santunan uang tunai, sembako, bumbu dapur dan perlengkapan mandi mencuci bagi Mak Ncek.

Bantuan tersebut berasal dari aksi penggalangan dana Rumah Yatim secara daring di platform donasionline.id, diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup Mak Ncek. Mudah-mudahan bantuan ini dapat meringankan beban Mak Ncek.

"Alhamdulillah. Terima kasih Rumah Yatim dan para donatur atas bantuannya, bantuan ini sangat berarti untuk Mak. Semoga apa yang donatur dan Rumah Yatim beri, mendapat pahala yang berlipat ganda dari Allah, aamiin," tutur Mak Ncek haru.

03 February 2023

Bantuan Modal Usaha Diberikan Bagi Keluarga Roby Anak Berkebutuhan Khusus

Purwakarta (1/2) Langkah relawan Laznas Rumah Yatim Jawa Barat kali ini menyinggahi sebuah daerah di purwakarta, dimana di daerah tersebut Roby tinggal, Roby adalah seorang anak di Purwakarta Cerebral palsy sendiri merupakan istilah deskriptif klinis untuk serangkaian gangguan perkembangan gerak,postur, dan koordinasi yang disebabkan oleh gangguan otak yang bersifat tidak progresif yang berpengaruh pada masa awal perkembangan otak (McInerny TK, 2016). Cerebral Palsy merupakan gangguan motorik pada anak yang paling sering terjadi. (Tessier, 2014). Kerusakan otak yang menyebabkan CP dapat terjadi saat prenatal, perinatal,atau bahkan postnatal (Fidan & Baysal, 2014) Di Indonesia, berdasarkan Susenas (BPS) RI tahun 2012 lalu, tercatat sebanyak 532.130 anak menderita cerebral palsy atau sekitar 0,6% dari jumlah seluruh anak. Hasil survei Riskesdas yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan, prevalensi anak dengan cerebral palsy di Indonesia memiliki jumlah besar yaitu 9 kasus dalam setiap 1000 kelahiran.

Namun malang tak dapat ditolak selain berkebutuhan khusus Roby pun hanya di rawat oleh kakek dan neneknya yang sudah renta, bahkan setahun belakangan sang kakek sudah tidak dapat bekerja, karena kecelakaan. Roby dan keluarga merupakan salah satu dari ribuan mustahik dalam campaigned, donasionline.id.

Pada Senin (1/2) Team relawan Laznas Rumah Yatim menyambangi kediaman Roby untuk menyerahkan bantuan tahap terakhir, dalam bentuk bantuan bahan pokok serta bantuan tunai untuk di manfaatkan kakeknya Robi menjadi modal usaha, agar kedepannya keluarga Roby dapat secara mandiri memenuhi kebutuhan sehari-hari dan pengobatan Roby. Terimakasih pejuang kebaikan yang telah menyisihkan sebagian rejekinya bagi roby dan keluarga semoga Allah membalasnya dengan seribu kebaikan.

01 February 2023

Ayah Tunggal di Karangpoh Surabaya yang Bawa Anak Keliling Cari Rongsokan Terima Bantuan

Sudah tiga tahun Suparman (60) membawa anaknya yang masih berusia 4 tahun keliling mencari rongsokan. Hal itu terpaksa ia lakukan karena di rumahnya tidak ada yang menjaga sang anak.

Istri Suparman pergi entah kemana tiga tahun lalu. Sampai saat ini ia tidak pernah mengetahui kabar keberadaan sang istri.

Setiap hari, sembari membawa sepeda tuanya, Suparman dan anaknya menelusuri jalan dan pemukiman warga untuk mencari rongsokan. Rongsokan tersebut tidak langsung ia jual, tapi ia kumpulkan selama 2 sampai 3 hari.

"Rongsokan yang bapak dapat seharinya ngga banyak mas, harus dikumpulin dulu dua sampai tiga hari. Nanti kalo dijual paling dapet 15 ribu, penghasilan itu harus bapak hemat-hemat buat makan dua hari sama buat nabung bayar kontrakan," ujar Suparman kepada tim relawan Rumah Yatim Jatim.

Lebih lanjut, ia mengatakan jika setiap kali menerima uang dari hasil jual rongsokan, ia sisihkan 5 ribu untuk bayar kontrakan. Jadi sisa uang yang didapat hanya 10 ribu, dan uang tersebut harus dicukup-cukupi untuk makan selama dua hari.

Suparman seringkali merasa tak tega melihat anaknya harus panas-panasan ikut keliling. Ditambah anak tersebut jarang sekali jajan, jangankan jajan, untuk makan sama lauk saja jarang.

Saat ini, Suparman dan anaknya tinggal disebuah kontrakan sepetak berukuran 2x3 meter. Sudah 5 bulan Suparman menunggak uang kontrakan karena uang tabungannya terpakai untuk kebutuhan makan dan membeli obat ketika anaknya sakit. Ia dilanda kebingungan karena tidak bisa membayar tunggakan tersebut, ia tidak mau diusir dari kontrakan dan tinggal dijalanan dengan anaknya.

Merespon hal tersebut, Rumah Yatim cabang Jawa Timur melalui tim relawannya memberikan bantuan biaya hidup berupa uang tunai, sembako dan perlengkapan mandi mencuci untuk Suparman dan anaknya.

Bantuan tersebut diterima Suparman dan anaknya dengan penuh antusias dan gembira. Berkali-kali Suparman mengucapkan terima kasih kepada Rumah Yatim dan para donatur yang telah memberikan bantuan ini.

"Bapak sangat tidak menyangka bisa menerima bantuan sebanyak ini. Alhamdulillah ya Allah semoga kebaikan Rumah Yatim dan para donatur dibalas oleh Allah dengan balasan yang terbaik. Bantuan ini sangat berarti dan membantu kami. Semoga bantuan ini bisa menjadi berkah dan ladang amal untuk para donatur dan tim Rumah Yatim," tutur Suparman.

30 January 2023

Lansia dan Buruh Tani di Tanjung Beludu Riau Terima Bantuan Biaya Hidup

Bantuan biaya hidup digulirkan Rumah Yatim cabang Riau di Jalan Dusun Sialang, Kelurahan Tanjung Beludu, Kecamatan Kelayang, Kabupaten Indragiri Hulu atau Inhu. Penyaluran dilaksanakan pada Minggu (22/1) dan disambut dengan penuh sukacita.

Sebanyak 20 warga prasejahtera yang terdiri dari lansia dan ibu rumah tangga menerima bantuan tersebut. Menurut Kepala Cabang Rumah Yatim Riau, Tisna, rata-rata dari mereka bekerja serabutan dan buruh tani.

"Kebayakan penerimanya memang lansia, ada yang bekerja menjadi buruh, ada juga yang sudah tidak sanggup bekerja karena kondisi fisik yang sudah mulai melemah," tuturnya.

Ia menambahkan, penghasilan yang didapat mereka di bawah rata-rata dan tidak menentu. Untuk makan sehari-hari saja terkadang mereka kesulitan. Oleh sebab itu, bantuan ini layak bagi mereka.

"Mudah-mudahan ini bisa memenuhi kebutuhan pokok mereka dalam beberapa hari ke depan. Semoga bantuan ini pun bisa menjadi berkah bagi para penerimamanfaat dan para donatur Rumah Yatim," pungkasnya.

28 January 2023

Tifal Dapat Beragam Bantuan dan Modal Usaha dari Rumah Yatim

Tifal Afriansyah (12) saat ini tengah berbahagia, pasalnya beberapa hari lalu ia baru saja menerima bantuan biaya hidup, perlengkapan dan modal usaha dari Rumah Yatim cabang Kalimantan Barat.

Kepala cabang Rumah Yatim Kalbar, Abdrurrohim menyampaikan, bantuan tersebut diberikan langsung di kediaman Tifal, Jl tanjung raya 1 Gang Amal , Kecamatanta Timur, Kalimantan Barat.

Sebelum bantuan diberikan, tim Rumah Yatim mengajak Tifal pergi ke swalayan untuk belanja semua kebutuhan Tifal dan ibunya mulai dari belanja kebutuhan sekolah tas, sepatu, seragam dan alat tulis.

Tidak hanya itu, Tifal dan tim pun membeli kebutuhan ibu dan kebutuhan pokok seperti, minyak goreng, beras, telur, bumbu masakan, buah-buahan, biskuit, roti, perlengkapan mandi mencuci dan lainnya.

"Alhamdulillah Tifal sangat gembira ketika memilih barang yang ia butuhkan. Sebelum pulang ke rumah, kami mengajak Tifal makan di salah satu gerai makanan siap saji. Alhamdulillah dia sangat senang dan lahap sekali makannya," ujarnya.

Abdurrohim melanjutkan, saat sampai di rumah. Ibu Tifal yakni Milah (45) terlihat sangat kaget melihat banyaknya barang yang dibawa tim dan Tifal. Sontak ia pun langsung menangis terharu bahagia.

Sebelum barang diserahkan, tim memberikan modal usaha berupa uang tunai sebanyak Rp. 9.750.000; kepada ibu Tifal.

"Bu Milah menangis bahagia ketika menerima semua bantuan ini. Sembari sujud syukur ia berkali-kali mengucapkan terima kasih dan berdoa untuk kebaikan Rumah Yatim dan para donatur," kata Abdrurrohim.

Diketahui, Tifal merupakan seorang anak yatim yang sangat tangguh. Sudah dua tahun ini, ia mengurus semua kebutuhan rumah dan ibunya yang menderita stroke. Sebelum dan setelah pulang sekolah, Tifal selalu mengurus rumah dan ibunya mulai dari menyuapi, memijat, beres-beres rumah, masak, mencuci piring dan lainnya.

Meski waktu bermain Tifal terenggut dengan semua itu, ia tidak pernah mengeluh. Ia selalu sabar dan ikhlas menjalani hari-hari nya.

Beberapa tahun lalu, ayah Tifal meninggal dunia karena stroke. Sejak saat itu ibunda Tifal mencari nafkah sendiri dengan jualan makanan di depan rumah, namun sejak sakit ia tidak lagi jualan karena modalnya terpakai untuk berobat.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Tifal hanya berharap pada pemberian kakaknya. Itu pun tidak setiap hari karena kondisi ekonomi sang kakak juga terbatas, ditambah ia sudah berkeluarga.

"Terima kasih Rumah Yatim dan para donatur atas semua perhatian dan bantuannya. Kami tidak menyangka akan menerima bantuan sebanyak ini. Ini adalah rezeki dari Tifal yang sudah sangat berbakti kepada saya. Hanya doa yang bisa saya berikan, semoga Rumah Yatim semakin besar dan sukses dan para donaturnya diberikan kesehatan, rezeki yang berlimpah dan berkah, serta dimudahkan semua urusannya," tutur Milah.

Insya Allah bantuan modal usaha yang diberikan Rumah Yatim dan para donatur akan digunakan untuk membuka usaha warung kecil-kecilan di depan rumah ibu Tifal. Mudah-mudahan usaha ini bisa membantu memenuhi kebutuhan Tifal dan ibunya, serta membantu meningkatkan perekonomian mereka.

Terima kasih kepada para donatur atas bantuannya, semoga bantuan ini bisa menjadi berkah dan amal jariyah.

26 January 2023

Rumah Yatim Area Jawa Barat Berikan Bantuan untuk Ibu Rohyati

Menjadi seorang ibu tunggal tidaklah mudah, di usia yang sudah tidak muda lagi Ibu Rohyati harus berjuang sendirian untuk membesarkan keempat anak yatimnya.

Ibu Rohyati bekerja sebagai buruh tani. Jika ada panggilan kerja, Ibu Rohyati harus berjalan sejauh 10 km dari Rumah menuju ladang. Upah yang didapat tidak banyak hanya 30 ribu saja, namun meskipun tidak seberapa ia sangat senang karena bisa membeli makanan untuk keempat anaknya.

Dengan upah 30 rb itupun tidak setiap hari, ibu Rohyati kesulitan untuk membeli seragam dan membiayai sekolah keempat anaknya.

“Saya punya 4 anak, yang paling gede terpaksa ga sekolah lagi karena biayanya ga cukup. Sedangkan 3 anak saya yang lain sekolah, tapi kami cuma punya 1 seragam jadi ke sekolahnya gantian, sepatu aja mereka ga punya. Saya bilang ke mereka pakai baju biasa aja ke sekolah tapi mereka ga mau karena suka ada yang mengejek,” lirih Ibu Yati sambil mengusap air matanya.

Tak hanya itu, rumah yang ditempati ibu Rohyati dan keempat anaknya nyaris ambruk, bangunannya dari bilik bambu yang sudah usang, kalo hujan airnya masuk lewat berbagai lubang. Kalau tidur pun mereka terpaksa berdempetan karena tidak ada lagi ruang di rumah mereka.

Melihat kondisi tersebut Rumah Yatim Area Jawa Barat menyambangi kediaman Ibu Rohyati di Desa Ciparanje Kecamatan Pasirwangi, Garut untuk memberikan bantuan Biaya Hidup berupa santunan tunai, sembako dan perlengkapan mandi mencuci.

Kedatangan Tim di sambut dengan sukacita oleh Ibu Rohyati dan keempat anaknya.

“Terimakasih Rumah Yatim dan Para Donatur, saya sangat senang sekali terima bantuan ini, bantuan ini sangat bermanfaat untuk kami, semoga Rumah Yatim sukses selalu dan para donatur selalu diberikan Kesehatan dan keberkahan,” tutur Ibu Rohyati

Donatur

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 10.008

Pada: 4 hari yang lalu

Semoga semua kita di bawah lindungan Allah

Avatar of Hamba Allah

hambaa

Sebesar Rp 20.000

Pada: 4 hari yang lalu

Bismillah semoga berkah

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 25.000

Pada: 4 hari yang lalu

Semoga amanah dan berkah ya.. Ya Allah beri hamba petunjuk mana yg terbaik untuk hamba

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 10.000

Pada: 4 hari yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 25.000

Pada: 4 hari yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 10.010

Pada: 4 hari yang lalu

semoga bermanfaat dan selalu diberkahi Allah SWT...aamiin

Donasi Rutin

Ketentuan Program donatur rutin adalah anda akan memperoleh pemberitauan/ pengingat untuk berdonasi sesuai kesepakatan waktu dalam mengingatkan baik melalui no HP maupun email sesuai yang anda cantumkan.

Jadi donatur rutin sekarang juga