Zakat Hewan Ternak

Zakat Hewan Ternak

adalah zakat yang harus dikeluarkan atas binatang ternak yang dimiliki seperti unta, kerbau, sapi, kambing, domba.

Rp 235.437
dana terus dikumpul
Terkumpul Rp 235.437
Donatur 6
Gotong royong dengan menyebarkan program ini.

Zakat Hasil Ternak (salah satu jenis Zakat Maal) meliputi hasil dari peternakan hewan baik besar (sapi,unta) sedang (kambing,domba) dan kecil (unggas, dll). Perhitungan zakat untuk masing-masing tipe hewan ternak, baik nisab maupun kadarnya berbeda-beda dan sifatnya bertingkat. Sedangkan haulnya yakni satu tahun untuk tiap hewan.

Syarat Umum

  • Sampai Nishab.
  • Berlalu satu tahun.
  • Tenaganya tidak dipergunakan untuk produksi.
  • Digembalakan

ZAKAT ATAS UNTA

NISHAB

HAUL

WAJIB ZAKAT

1

s/d

4

Ekor

1 Tahun

Tidak Wajib Zakat

5

s/d

9

Ekor

1 Tahun

1

Ekor Kambing

10

s/d

14

Ekor

1 Tahun

2

Ekor Kambing

15

s/d

19

Ekor

1 Tahun

3

Ekor Kambing

20

s/d

24

Ekor

1 Tahun

4

Ekor Kambing

25

s/d

35

Ekor

1 Tahun

1

Unta Betina 1 Tahun

36

s/d

45

Ekor

2 Tahun

1

Unta Betina 2 Tahun

46

s/d

60

Ekor

3 Tahun

1

Unta Betina 3 Tahun

61

s/d

75

Ekor

4 Tahun

1

Unta Betina 4 Tahun

76

s/d

90

Ekor

2 Tahun

2

Unta Betina 2 Tahun

91

s/d

120

Ekor

3 Tahun

2

Unta Betina 3 Tahun

Setiap tambahan 40 unta maka zakatnya seekor unta 2 tahun

Setiap tambahan 50 unta maka zakatnya seekor unta 3 tahun dan

ZAKAT ATAS SAPI

NISHAB

HAUL

WAJIB ZAKAT

1

s/d

29

Ekor

1 Tahun

Tidak Wajib Zakat

30

s/d

39

Ekor

1 Tahun

1

Ekor anak Sapi

40

s/d

59

Ekor

1 Tahun

1

Ekor Sapi usia 1 tahun

60

s/d

69

Ekor

1 Tahun

1

Ekor Sapi usia 2 tahun

70

s/d

79

Ekor

1 Tahun

2

Ekor anak Sapi

80

s/d

89

Ekor

1 Tahun

1

anak Sapi dan 1 sapi usia 2 tahun

90

s/d

99

Ekor

2 Tahun

2

Ekor sapi usia 2 tahun

100

s/d

109

Ekor

3 Tahun

3

Ekor anak sapi

110

s/d

119

Ekor

4 Tahun

2

anak Sapi dan 1 sapi usia 2 tahun

Setiap tambahan 30 sapi maka zakatnya seekor anak sapi

Setiap tambahan 40 sapi maka zakatnya seekor seekor sapi usia 2 tahun dan

ZAKAT ATAS SAPI

NISHAB

HAUL

WAJIB ZAKAT

1

s/d

29

Ekor

1 Tahun

Tidak Wajib Zakat

30

s/d

39

Ekor

1 Tahun

1

Ekor anak Sapi

40

s/d

59

Ekor

1 Tahun

1

Ekor Sapi usia 1 tahun

60

s/d

69

Ekor

1 Tahun

1

Ekor Sapi usia 2 tahun

70

s/d

79

Ekor

1 Tahun

2

Ekor anak Sapi

80

s/d

89

Ekor

1 Tahun

1

anak Sapi dan 1 sapi usia 2 tahun

90

s/d

99

Ekor

2 Tahun

2

Ekor sapi usia 2 tahun

100

s/d

109

Ekor

3 Tahun

3

Ekor anak sapi

110

s/d

119

Ekor

4 Tahun

2

anak Sapi dan 1 sapi usia 2 tahun

Setiap tambahan 30 sapi maka zakatnya seekor anak sapi

Setiap tambahan 40 sapi maka zakatnya seekor seekor sapi usia 2 tahun.

29 Apr 2020

Program Dirilis

20 September 2021

Rumah Yatim Bagikan Bantuan Bahan Pokok untuk Puluhan Warga Prasejahtera

Rumah Yatim Cabang Makassar menyalurkan 45 paket bantuan bahan pokok untuk warga prasejahtera di wilayah Jalan Kumala II Selatan, RT.02/RW.04, Kelurahan Jongaya, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada hari Kamis (12/8) lalu.

Mayoritas penerima bantuan merupakan buruh harian lepas dengan penghasilan yang tak tetap setiap harinya. Sebagian dari mereka juga penghidupannya terdampak pandemi. Banyak pula yang kehilangan pekerjaan karena pandemi.

“Jadi bantuan ini sangat diapresiasi oleh warga serta Ketua RT dan RW setempat, karena masa pandemi ini merupakan masa yang cukup sulit untuk perekonomian mereka”, terang Novi Iskandar, Kepala Cabang Rumah Yatim Makassar.

Novi juga menambahkan, para warga mengucapkan terima kasihnya kepada para donatur Rumah Yatim atas bantuan yang mereka terima. Para penerima juga mendoakan agar para donatur selalu diberikan rezeki yang berlimpah oleh Allah SWT.

“Para warga berharap Rumah Yatim dapat terus aktif menyalurkan bantuan serupa kepada para warga yang membutuhkan, khususnya selama pandemi ini”, tutup Novi.

#Pejuang kebaikan, Bantu masyarakat sejahtera lainnya

30 August 2021

Belasan Lansia Kampung Bojong Buah Terima Bantuan dari Rumah Yatim Jabar

Rumah Yatim Area Jawa Barat pada hari Jumat (13/8) lalu menyalurkan program bantuan tunai biaya hidup untuk 15 lansia prasejahtera di wilayah Kampung Bojong Buah, RT.02/RW.01, Desa Pangauban, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Tim relawan pada penyaluran bantuan kali ini berkolaborasi dengan Ketua RT dan RW setempat untuk mendata serta menjaga protokol kesehatan warga selama proses pembagian bantuan berlangsung.

“Dari data yang direkomendasikan Ketua RT dan RW setempat kami hari bantuan yang disalurkan ini bisa tepat sasaran kepada penerima yang benar-benar membutuhkan”, terang Dhika, relawan Rumah Yatim.

Dhika juga menambahkan, mayoritas penerima manfaat saat ini sudah tak mampu lagi bekerja karena kondisi fisik yang sudah tak lagi bugar. Beberapa penerima juga menderita penyakit-penyakit kronis yang tak memungkinkan mereka untuk bekerja terlalu keras.

“Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban para penerima manfaat”, tutup Dhika.

#Pejuang kebaikan, Bantu Keluarga Dhuafa Lainnya

23 August 2021

Puluhan Anak Yatim dan Nelayan di Aceh Besar Dapat Bantuan Bahan Pokok Rumah Yatim

Pada Senin (9/8), bantuan bahan pokok kembali disalurkan Rumah Yatim Cabang Aceh. Kali ini, bantuan itu diterima oleh masyarakat prasejahtera di Desa Lam Bada Lhok, Kabupaten Aceh Besar.

Berdasarkan informasi dari Kepala Cabang Rumah Yatim Aceh, Sodikin mengatakan, sebanyak 48 warga di desa tersebut menerima bantuan. Menurutnya, penerima bantuan merupakan anak yatim dan nelayan tradisional.

“Saat ini memang nelayan sering tidak pergi melaut karena di Aceh anginnya sedang kencang, sehingga mereka tidak dapat penghasilan,” paparnya.

Untuk memenuhi kebutuhan harian, mereka memang kesulitan. Apalagi, kata Sodikin, di tengah cuaca dan kondisi pandemi Covid-19 seperti ini.

Ia berharap, bantuan sembako yang diberikan dapat meringankan beban mereka. “Harapannya bisa membantu memenuhi kebutuhan harian keluarga mereka,” tandas Sodikin.

#Pejuang kebaikan, Bantu keluarga prasejahtera lainnya

20 August 2021

Hidupi Ketiga Anaknya Seorang Diri dengan Keterbatasan Ekonomi

Rumah Yatim cabang Palembang memberikan bantuan biaya hidup berupa sembako dan uang tunai kepada Evan (38) dan ketiga anaknya di kediamannya di jalan Silaberanti Lr. Prima, RT 28 RW 6, Kel. Silaberanti, Kec. Jakabaring, Palembang, pada Jumat (30/7) lalu.

Ketika tim kesana, kondisi rumah Evan mengalami kerusakan berat akibat hujan angin yang melanda. Saat itu Evan hanya bisa pasrah karena dirinya tidak bisa berbuat apa-apa untuk memperbaiki rumahnya tersebut.

Duka Evan atas kehancuran rumahnya seakan sirna setelah ia menerima bantuan Rumah Yatim. “Alhamdulillah bantuan ini sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan harian untuk beberapa kedepan, terima kasih banyak Rumah Yatim, ” ungkap Evan.

Evan mengatakan jika bantuan uang tunai yang ia terima akan ia tabung untuk memperbaiki rumahnya.”Mohon doanya semoga rumah kami bisa segera diperbaiki,” ungkapnya.

Menurut penuturan Weli Susanto selaku kepala cabang Rumah Yatim Palembang, Rumah Yatim memberikan bantuan tersebut untuk meringankan beban Evan yang seorang diri mengurus ketiga anaknya, yakni Putri Meisenoi (SMK) , Padila Yulianti (SMP) dan yang ketiga Rangga Safutera.

Weli melanjutkan, untuk memenuhi kebutuhan harian, Evan bekerja sebagai tukang becak motor dengan penghasilan bersih sebanyak 10-15 ribu rupiah perharinya.

“Sebenarnya penghasilan pak Evan secara keseluruhan itu ada 30 sampai 35 ribu perharinya, tapi karena becak motornya bukan miliknya jadi beliau harus membayar uang sewanya sebesar 20 ribu perhari,”tambahnya.

Di rumahnya yang terbuat dari papan kayu lapuk, Evan dan anak-anaknya terbiasa hanya makan dengan nasi bercampur garam saja, kadang jika ada rezeki tambahan anaknya bisa memasak teman nasi seperti tempe dan sayur.

“Semoga bantuan ini bisa meringankan beban dan duka pak Evan dan anak-anaknya. Semoga rumah pak Evan bisa segera diperbaiki, agar ia dan anak-anaknya bisa beristirahat dengan nyaman,” pungkas Weli.

#Pejuang kebaikan,Bantu keluarga lainnya

16 August 2021

Ibu Tunggal yang Banting Tulang Demi Hidupi Keempat Anak Yatimnya

Bantuan tahap kedua untuk Umi Qoriah berhasil disalurkan Rumah Yatim cabang Sumatera Utara pada Jumat (30/7) lalu, di rumah kontrakannya Jln Garu 1, Gg Cempedak, Kelurahan sitirejo III, Kec Medan Amplas, Kota Medan.

Saat itu Umi Qoriah yang sedang beristirahat dari memulung, dibuat kaget oleh tim relawan yang datang sembari membawa banyak bingkisan sembako. Ia begitu tak menyangka jika akan kembali menerima bantuan dari Rumah Yatim.

“Saya kira, Rumah Yatim tidak akan kembali membantu, tapi syukur Alhamdulillah disaat kondisi ekonomi saya sedang sulit-sulitnya, Rumah Yatim kembali menolong,” ujar Umi Qoriah.

Kepada Ibnu relawan Rumah Yatim Sumut, Umi Qoriah bercerita jika penghasilannya dari memulung sedang turun karena ia kalah jauh dari pemulung lain yang lebih cekatan membawa barang bekas di tumpukan sampah.

Ia yang memulung sambil menggendong anak bungsunya hanya bisa mengambil barang bekas sisa mereka, alhasil barang yang ia peroleh pun sedikit.

Lalu, Ia yang biasanya rutin menitipkan kacang goreng ke warung, kini memilih berhenti karena modalnya habis untuk kebutuhan harian. Selain itu, kacang nya pun jarang dibeli orang.

Selain memberikan bantuan sembako, Rumah Yatim pun memberikan santunan uang tunai untuk Umi Qoriah dan keempat anak yatim nya. Ketika bantuan diserahkan, mereka begitu begitu sangat senang.

Bahkan saking senangnya, anak-anak Umi Qoriah sampai langsung membuka bingkisan sembako dan parsel buah-buahan. “Anak-anak saya sudah lama sekali tidak makan buah, jadi ketika mendapat bantuan ini mereka tidak sabar untuk memakanya,” ungkap Umi Qoriah sembari tersenyum.

Umi Qoriah mengatakan jika, bantuan uang tunai ini akan ia digunakan untuk membuka warung kecil-kecilan. Supaya ia bisa berhenti memulung dan fokus menjaga warung sembari menjaga anak-anak di rumah.

“Jazakallah kepada Rumah Yatim dan para donatur yang telah membantu kami, semoga Allah membalasnya dengan sebaik-baiknya balasan,” ucapnya.

Dipaparkan Ibnu, Umi Qoriah merupakan seorang wanita tangguh. Ia yang seorang diri menghidupi keempat anaknya, begitu gigih dalam mencari nafkah. Ia tak mau anak-anak sampai kelaparan ataupun putus sekolah.

“Anak-anak Umi Qoriah masih kecil-kecil, yang pertama Keisha Aulia berusia 13 tahun, kedua bernama Anggun Suryani 8 tahun, ketiga Jenny Annanda 5 tahun dan si bungsu Syahila Anggraini 9 Bulan. Alhamdulillah ketika kami kesana, kondisi mereka sehat-sehat dan ceria,” lanjut Ibnu.

Ibnu berharap, bantuan ini bisa meringakan beban umi Qoriah dan memperbaiki kondisi perekonomiannya.

#Pejuang kebaikan, Bantu keluarga prasejahtera lainnya untuk tetap hidup layak

13 August 2021

Rumah Yatim Bagikan Bantuan Bahan Pokok untuk 90 Warga Prasejahtera Kota Palembang

Rumah Yatim Cabang Palembang pada hari Jumat (23/7) kemarin menyalurkan bantuan bahan pokok untuk 90 warga prasejahtera di wilayah RT.41/RW.04, Kelurahan Sei Selayur, Kecamatan Kalidoni, Kota Palembang, Sumatera Selatan.

Menurut Weli Susanto, Kepala Cabang Rumah Yatim Palembang, mayoritas penerima manfaat merupakan buruh harian lepas dengan penghasilan yang tak tetap. Bahkan ada pula sebagian dari mereka yang kehilangan pekerjaannya karena pandemi.

“Kalau yang pedagang keliling juga tidak bisa berjualan karena sedang PPKM”, terang Weli.

Weli juga menambahkan, pada pembagian bantuan hari ini, ia dan tim relawan tetap mengedepankan protokol kesehatan dan menghimbau warga untuk tetap menggunakan masker dan menjaga jarak. Sebelum pembagian dimulai warga juga diarahkan untuk mencuci tangan terlebih dahulu untuk meminimalisir penularan virus.

“Kami dibantu Ketua RT dan RW setempat tetap menjaga ketat prokes”, lanjut Weli.

Selain bantuan bahan pokok, tim relawan juga membagikan bantuan tunai untuk warga lansia prasejahtera di wilayah Sei Selayur.

Gotong royong sebagai fundraiser program ini.

Jadi fundraiser sekarang juga
Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 50.178

Pada: 2 bulan yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 10.000

Pada: 2 bulan yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 14.000

Pada: 5 bulan yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 100.812

Pada: 1 tahun yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Dewi diyah andriansih

Sebesar Rp 50.417

Pada: 1 tahun yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Rina Ekasari

Sebesar Rp 10.030

Pada: 1 tahun yang lalu

Fundraiser

Gotong royong sebagai fundraiser program ini.

Jadi fundraiser sekarang juga

Berita

29 Apr 2020

Program Dirilis

20 September 2021

Rumah Yatim Bagikan Bantuan Bahan Pokok untuk Puluhan Warga Prasejahtera

Rumah Yatim Cabang Makassar menyalurkan 45 paket bantuan bahan pokok untuk warga prasejahtera di wilayah Jalan Kumala II Selatan, RT.02/RW.04, Kelurahan Jongaya, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada hari Kamis (12/8) lalu.

Mayoritas penerima bantuan merupakan buruh harian lepas dengan penghasilan yang tak tetap setiap harinya. Sebagian dari mereka juga penghidupannya terdampak pandemi. Banyak pula yang kehilangan pekerjaan karena pandemi.

“Jadi bantuan ini sangat diapresiasi oleh warga serta Ketua RT dan RW setempat, karena masa pandemi ini merupakan masa yang cukup sulit untuk perekonomian mereka”, terang Novi Iskandar, Kepala Cabang Rumah Yatim Makassar.

Novi juga menambahkan, para warga mengucapkan terima kasihnya kepada para donatur Rumah Yatim atas bantuan yang mereka terima. Para penerima juga mendoakan agar para donatur selalu diberikan rezeki yang berlimpah oleh Allah SWT.

“Para warga berharap Rumah Yatim dapat terus aktif menyalurkan bantuan serupa kepada para warga yang membutuhkan, khususnya selama pandemi ini”, tutup Novi.

#Pejuang kebaikan, Bantu masyarakat sejahtera lainnya

30 August 2021

Belasan Lansia Kampung Bojong Buah Terima Bantuan dari Rumah Yatim Jabar

Rumah Yatim Area Jawa Barat pada hari Jumat (13/8) lalu menyalurkan program bantuan tunai biaya hidup untuk 15 lansia prasejahtera di wilayah Kampung Bojong Buah, RT.02/RW.01, Desa Pangauban, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Tim relawan pada penyaluran bantuan kali ini berkolaborasi dengan Ketua RT dan RW setempat untuk mendata serta menjaga protokol kesehatan warga selama proses pembagian bantuan berlangsung.

“Dari data yang direkomendasikan Ketua RT dan RW setempat kami hari bantuan yang disalurkan ini bisa tepat sasaran kepada penerima yang benar-benar membutuhkan”, terang Dhika, relawan Rumah Yatim.

Dhika juga menambahkan, mayoritas penerima manfaat saat ini sudah tak mampu lagi bekerja karena kondisi fisik yang sudah tak lagi bugar. Beberapa penerima juga menderita penyakit-penyakit kronis yang tak memungkinkan mereka untuk bekerja terlalu keras.

“Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban para penerima manfaat”, tutup Dhika.

#Pejuang kebaikan, Bantu Keluarga Dhuafa Lainnya

23 August 2021

Puluhan Anak Yatim dan Nelayan di Aceh Besar Dapat Bantuan Bahan Pokok Rumah Yatim

Pada Senin (9/8), bantuan bahan pokok kembali disalurkan Rumah Yatim Cabang Aceh. Kali ini, bantuan itu diterima oleh masyarakat prasejahtera di Desa Lam Bada Lhok, Kabupaten Aceh Besar.

Berdasarkan informasi dari Kepala Cabang Rumah Yatim Aceh, Sodikin mengatakan, sebanyak 48 warga di desa tersebut menerima bantuan. Menurutnya, penerima bantuan merupakan anak yatim dan nelayan tradisional.

“Saat ini memang nelayan sering tidak pergi melaut karena di Aceh anginnya sedang kencang, sehingga mereka tidak dapat penghasilan,” paparnya.

Untuk memenuhi kebutuhan harian, mereka memang kesulitan. Apalagi, kata Sodikin, di tengah cuaca dan kondisi pandemi Covid-19 seperti ini.

Ia berharap, bantuan sembako yang diberikan dapat meringankan beban mereka. “Harapannya bisa membantu memenuhi kebutuhan harian keluarga mereka,” tandas Sodikin.

#Pejuang kebaikan, Bantu keluarga prasejahtera lainnya

20 August 2021

Hidupi Ketiga Anaknya Seorang Diri dengan Keterbatasan Ekonomi

Rumah Yatim cabang Palembang memberikan bantuan biaya hidup berupa sembako dan uang tunai kepada Evan (38) dan ketiga anaknya di kediamannya di jalan Silaberanti Lr. Prima, RT 28 RW 6, Kel. Silaberanti, Kec. Jakabaring, Palembang, pada Jumat (30/7) lalu.

Ketika tim kesana, kondisi rumah Evan mengalami kerusakan berat akibat hujan angin yang melanda. Saat itu Evan hanya bisa pasrah karena dirinya tidak bisa berbuat apa-apa untuk memperbaiki rumahnya tersebut.

Duka Evan atas kehancuran rumahnya seakan sirna setelah ia menerima bantuan Rumah Yatim. “Alhamdulillah bantuan ini sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan harian untuk beberapa kedepan, terima kasih banyak Rumah Yatim, ” ungkap Evan.

Evan mengatakan jika bantuan uang tunai yang ia terima akan ia tabung untuk memperbaiki rumahnya.”Mohon doanya semoga rumah kami bisa segera diperbaiki,” ungkapnya.

Menurut penuturan Weli Susanto selaku kepala cabang Rumah Yatim Palembang, Rumah Yatim memberikan bantuan tersebut untuk meringankan beban Evan yang seorang diri mengurus ketiga anaknya, yakni Putri Meisenoi (SMK) , Padila Yulianti (SMP) dan yang ketiga Rangga Safutera.

Weli melanjutkan, untuk memenuhi kebutuhan harian, Evan bekerja sebagai tukang becak motor dengan penghasilan bersih sebanyak 10-15 ribu rupiah perharinya.

“Sebenarnya penghasilan pak Evan secara keseluruhan itu ada 30 sampai 35 ribu perharinya, tapi karena becak motornya bukan miliknya jadi beliau harus membayar uang sewanya sebesar 20 ribu perhari,”tambahnya.

Di rumahnya yang terbuat dari papan kayu lapuk, Evan dan anak-anaknya terbiasa hanya makan dengan nasi bercampur garam saja, kadang jika ada rezeki tambahan anaknya bisa memasak teman nasi seperti tempe dan sayur.

“Semoga bantuan ini bisa meringankan beban dan duka pak Evan dan anak-anaknya. Semoga rumah pak Evan bisa segera diperbaiki, agar ia dan anak-anaknya bisa beristirahat dengan nyaman,” pungkas Weli.

#Pejuang kebaikan,Bantu keluarga lainnya

16 August 2021

Ibu Tunggal yang Banting Tulang Demi Hidupi Keempat Anak Yatimnya

Bantuan tahap kedua untuk Umi Qoriah berhasil disalurkan Rumah Yatim cabang Sumatera Utara pada Jumat (30/7) lalu, di rumah kontrakannya Jln Garu 1, Gg Cempedak, Kelurahan sitirejo III, Kec Medan Amplas, Kota Medan.

Saat itu Umi Qoriah yang sedang beristirahat dari memulung, dibuat kaget oleh tim relawan yang datang sembari membawa banyak bingkisan sembako. Ia begitu tak menyangka jika akan kembali menerima bantuan dari Rumah Yatim.

“Saya kira, Rumah Yatim tidak akan kembali membantu, tapi syukur Alhamdulillah disaat kondisi ekonomi saya sedang sulit-sulitnya, Rumah Yatim kembali menolong,” ujar Umi Qoriah.

Kepada Ibnu relawan Rumah Yatim Sumut, Umi Qoriah bercerita jika penghasilannya dari memulung sedang turun karena ia kalah jauh dari pemulung lain yang lebih cekatan membawa barang bekas di tumpukan sampah.

Ia yang memulung sambil menggendong anak bungsunya hanya bisa mengambil barang bekas sisa mereka, alhasil barang yang ia peroleh pun sedikit.

Lalu, Ia yang biasanya rutin menitipkan kacang goreng ke warung, kini memilih berhenti karena modalnya habis untuk kebutuhan harian. Selain itu, kacang nya pun jarang dibeli orang.

Selain memberikan bantuan sembako, Rumah Yatim pun memberikan santunan uang tunai untuk Umi Qoriah dan keempat anak yatim nya. Ketika bantuan diserahkan, mereka begitu begitu sangat senang.

Bahkan saking senangnya, anak-anak Umi Qoriah sampai langsung membuka bingkisan sembako dan parsel buah-buahan. “Anak-anak saya sudah lama sekali tidak makan buah, jadi ketika mendapat bantuan ini mereka tidak sabar untuk memakanya,” ungkap Umi Qoriah sembari tersenyum.

Umi Qoriah mengatakan jika, bantuan uang tunai ini akan ia digunakan untuk membuka warung kecil-kecilan. Supaya ia bisa berhenti memulung dan fokus menjaga warung sembari menjaga anak-anak di rumah.

“Jazakallah kepada Rumah Yatim dan para donatur yang telah membantu kami, semoga Allah membalasnya dengan sebaik-baiknya balasan,” ucapnya.

Dipaparkan Ibnu, Umi Qoriah merupakan seorang wanita tangguh. Ia yang seorang diri menghidupi keempat anaknya, begitu gigih dalam mencari nafkah. Ia tak mau anak-anak sampai kelaparan ataupun putus sekolah.

“Anak-anak Umi Qoriah masih kecil-kecil, yang pertama Keisha Aulia berusia 13 tahun, kedua bernama Anggun Suryani 8 tahun, ketiga Jenny Annanda 5 tahun dan si bungsu Syahila Anggraini 9 Bulan. Alhamdulillah ketika kami kesana, kondisi mereka sehat-sehat dan ceria,” lanjut Ibnu.

Ibnu berharap, bantuan ini bisa meringakan beban umi Qoriah dan memperbaiki kondisi perekonomiannya.

#Pejuang kebaikan, Bantu keluarga prasejahtera lainnya untuk tetap hidup layak

13 August 2021

Rumah Yatim Bagikan Bantuan Bahan Pokok untuk 90 Warga Prasejahtera Kota Palembang

Rumah Yatim Cabang Palembang pada hari Jumat (23/7) kemarin menyalurkan bantuan bahan pokok untuk 90 warga prasejahtera di wilayah RT.41/RW.04, Kelurahan Sei Selayur, Kecamatan Kalidoni, Kota Palembang, Sumatera Selatan.

Menurut Weli Susanto, Kepala Cabang Rumah Yatim Palembang, mayoritas penerima manfaat merupakan buruh harian lepas dengan penghasilan yang tak tetap. Bahkan ada pula sebagian dari mereka yang kehilangan pekerjaannya karena pandemi.

“Kalau yang pedagang keliling juga tidak bisa berjualan karena sedang PPKM”, terang Weli.

Weli juga menambahkan, pada pembagian bantuan hari ini, ia dan tim relawan tetap mengedepankan protokol kesehatan dan menghimbau warga untuk tetap menggunakan masker dan menjaga jarak. Sebelum pembagian dimulai warga juga diarahkan untuk mencuci tangan terlebih dahulu untuk meminimalisir penularan virus.

“Kami dibantu Ketua RT dan RW setempat tetap menjaga ketat prokes”, lanjut Weli.

Selain bantuan bahan pokok, tim relawan juga membagikan bantuan tunai untuk warga lansia prasejahtera di wilayah Sei Selayur.

Donatur

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 50.178

Pada: 2 bulan yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 10.000

Pada: 2 bulan yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 14.000

Pada: 5 bulan yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 100.812

Pada: 1 tahun yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Dewi diyah andriansih

Sebesar Rp 50.417

Pada: 1 tahun yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Rina Ekasari

Sebesar Rp 10.030

Pada: 1 tahun yang lalu