Zakat Maal

Zakat Maal

Yaitu nishab zakat emas sebesar 20 dinar emas 85 gram dengan haul selama satu tahun dan kadar 2,5%.

Rp 1.416.798.362
dana terus dikumpul
Terkumpul Rp 1.416.798.362
Donatur 1224
Gotong royong dengan menyebarkan program ini.

Yaitu nishab zakat emas sebesar 20 dinar emas (85 gram) dengan haul selama satu tahun dan kadar 2,5%.

Deskripsi Lengkap

Hadist yang diriwayatkan dari Ali ra, dia berkata, telah bersabda Rasulullah saw:

“Jika kamu mempunyai 200 dirham dan sudah cukup setahun maka zakatnya adalah 5 dirham, dan emas hanya dikenakan zakat bila sudah mencapai 20 dinar dan sudah cukup setahun, maka zakatnya adalah ½ dinar setiap bertambah maka dengan hitungan tersebut. Tidak wajib zakat kecuali sampai cukup masa setahun”. (H.R Abu Daud)

Kategori Zakat Emas dan Perak

Harta lain yang juga termasuk kategori emas dan perak :

  1. 1. Logam/batu mulia dan Mata uang
  2. 2. Simpanan seperti : Tabungan, deposito, cek atau surat berharga lainnya.

Syarat Zakat Emas & Perak

  • a. Sampai nishob.
  • b. Berlalu satu tahun.
  • c. Bebas dari hutang yang menyebabkan kurang dari nishob.
  • d. Surplus dari kebutuhannya.
    • - Jika perhiasan tersebut sebagai simpanan atau investasi, wajib dikeluarkan zakatnya 2.5% dengan syarat nishob dan haul.
    • - Perhiasan yang haram digunakan dan terbuat dari emas & perak, wajib dikeluarkan zakatnya.
    • - Jika perhiasan tersebut untuk dipakai dan dalam batas yang wajar, tidak dikenakan zakat, jika berlebihan termasuk katagori pertama.
    • - Penentuan nishabnya adalah senilai dengan nishab emas 85 gram.

Nishab dan kadar zakat emas, perak dan uang

  • 1. Nishab emas 20 dinar, 1 dinar = 4,25 gram, maka nishab emas adalah 20 X 4,25 gram = 85 gram.
  • 2. Nishab Perak adalah 200 dirham, 1 dirham = 2,975 gram, maka nishab perak adalah 200 X 2,975 gram = 595 gram.
  • 3. Demikian juga macam jenis harta yang merupakan harta simpanan dan dapat dikategorikan dalam emas dan perak, seperti uang tunai, tabungan, cek, saham, surat berharga ataupun bentuk lainnya. Maka nishab dan zakatnya sama dengan ketentuan emas dan perak. Artinya jika seseorang memiliki bermacam-macam bentuk harta dan jumlah akumulasinya lebih besar atau sama dengan nishab (85 gram emas) maka ia telah terkena kewajiban zakat (2.5%).
21 Apr 2020

Program Dirilis

20 September 2021

Tambah Semangat Belajar Anak di Kampung Dinoyo Lewat Bantuan Perlengkapan Sekolah

Di Kampung Dinoyo, Kelurahan Keputren, Kecamatan Tegal Sari, Kota Surabaya, Rumah Yatim membagikan bantuan perlengkapan sekolah. Bantuan yang dibagikan secara gratis ini diterima oleh sepuluh anak yatim dan dhuafa.

Berdasarkan informasi dari Kepala Cabang Rumah Yatim Surabaya, Agus menyampaikan, penyaluran bantuan dilakukan pada Kamis (26/8). Menurutnya, hal ini sebagai bentuk kepedulian dan dukungan Rumah Yatim terhadap mereka.

“Alhamdulillah bantuan disambut dengan antusias, anak-anak sangat senang sekali menerima bantuan ini. Harapannya bisa menambah semangat anak dalam belajar,” tuturnya.

Ia menyebut, mayoritas anak memang berasal dari keluarga prasejahtera. Yang mana, kebanyakan orangtuanya hanya bekerja serabutan, sehingga penghasilannya tidak menentu.

“Orangtua kadang tidak sanggup membelikan anaknya perlengkapan sekolah yang baru, sehingga bantuan ini sangat tepat disalurkan kepada mereka,” tutup Agus.

#Pejuang kebaikan, Bantu Yatim dan Dhuafa lainnya

09 September 2021

Beasiswa Rumah Yatim Tunjang Kebutuhan Belajar Anak Yatim Dhuafa di Simokerto Surabaya

Di Kampung Gembong RT 03 RW 05, Kelurahan Kapasan, Kecamatan Simokerto, Rumah Yatim Cabang Surabaya salurkan program beasiswa. Penyaluran beasiswa dilakukan pada Minggu (22/8).

Program ini menyasar kepada anak yatim dan dhuafa sebagai dukungan pendidikan dari Rumah Yatim. Hal itu disampaikan oleh Kepala Cabang Rumah Yatim Surabaya, Agus.

Ia menyampaikan, beasiswa ini juga harapannya bisa menambah semangat belajar mereka. Pasalnya, mayoritas dari anak berasal dari keluarga prasejahtera.

“Terkadang keluarganya merasa kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak, karena untuk kebutuhan sehari-hari saja masih terbatas,” paparnya.

Oleh sebab itu, Agus berharap beasiswa ini bisa menunjang kebutuhan anak. “Yang mana di saat sekarang mereka butuh kuota internet untuk belajar daring, dan berbagai keperluan lainnya,” ujarnya. 

#Pejuang kebaikan, Bantu Yatim dan dhuafa lainnya

03 September 2021

Puluhan Anak Yatim Dhuafa di Losari Brebes Senang Terima Paket Perlengkapan Sekolah

Demi mendukung pendidikan anak yatim dhuafa, Rumah Yatim Tegal rutin membagikan bantuan perlengkapan sekolah. Kali ini, Rumah Yatim memberikannya di Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes.

Sebanyak 25 paket perlengkapan sekolah diterima oleh puluhan anak di lokasi tersebut. Relawan Rumah Yatim Tegal, Hera menuturkan, bantuan ini sebagai bentuk kepedulian dan dukungan Rumah Yatim terhadap pendidikan yatim dan dhuafa.

Hera menambahkan, anak-anak yang menerima bantuan sangat antusias dan senang menerima bantuan ini. Harapannya, bisa menambah semangat anak dalam belajar agar lebih giat lagi.

“Kebanyakan memang orangtua mereka tidak sanggup membelikan perlengkapan sekolah yang baru akibat faktor ekonomi,” jelasnya.

Oleh sebab itu, melalui bantuan ini, Rumah Yatim ingin membantu terpenuhinya kebutuhan pendidikan anak. “Semoga bantuan ini bermanfaat bagi anak dan bisa menjadi penyemangat,” ungkap Hera.

#Pejuang kebaikan, Bantu Yatim dan Dhuafa Lainnya

30 August 2021

Rumah Yatim Kembali Berikan Bantuan untuk Mutiara, Rafly, dan Rendy

Rumah Yatim Cabang Riau pada hari Minggu (15/8) kemarin menyalurkan beasiswa dhuafa dan bantuan perlengkapan sekolah berupa 2 unit sepeda, 1 unit telepon genggam, 1 buah meja belajar dan alat tulis untuk Mutiara (15), Rafly (10), dan Rendy (9), yatim bersaudara yang memiliki semangat tinggi untuk belajar dan membantu orang tua mereka.

Pada kesempatan kali ini, tim relawan Rumah Yatim langsung menjemput Mutiara, Rafly dan Rendi dari kediaman mereka di kawasan Jalan Sembilang, RT.01/RW.11, Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau, untuk berbelanja perlengkapan sekolah.

“Kami belikan sepeda, telepon genggam, meja belajar, juga perlengkapan sekolah lain yang mereka pilih sendiri sesuai kebutuhan mereka”, terang Rizky, relawan Rumah Yatim.

Keceriaan pun terlihat jelas dari wajah ketiga anak ini, tak henti-hentinya mereka mengucapkan terima kasih kepada para donatur Rumah Yatim yang telah memberikan mereka bantuan hari ini.

“Semoga para donatur Rumah Yatim selalu diberikan kelimpahan rezeki serta kesehatan oleh Allah SWT”, ucap Mutiara, Rafly dan Rendi berbarengan.

Sejak sang ayah meninggal dunia 6 tahun silam, Mutiara, Rafly dan Rendy kini tinggal bersama sang ibu di kediaman sederhana mereka yang kabarnya akan digusur tak lama lagi. Mutiara kini bersekolah di kelas 2 SMP, Rafly di kelas 4 SD, dan Rendi di kelas 2 SD

Keseharian ketiga anak ini pun bisa dibilang jauh berbeda dari keseharian anak-anak seusia mereka. Selain belajar, mereka juga membantu sang ibu untuk mencari uang dengan mencari ikan lele serta mengumpulkan barang bekas.

Ikan lele yang mereka temukan kemudian akan diasap lalu dijual oleh sang ibu. Sedangkan barang bekas yang mereka kumpulkan hingga cukup banyak lalu dijual.

Efri Yunita (37), ibunda Mutiara, Rafly dan Rendi kini bekerja banting tulang untuk menafkahi ketiga anaknya. Beliau membuka warung kecil-kecilan di halaman rumah mereka, sambil mengumpulkan barang bekas dan mengasapi ikan untuk dijual. Apapun beliau lakukan asalkan bisa mencukupi kebutuhan ketiga anaknya.

Sayangnya, kabar buruk datang dari pemilik tanah tempat mereka tinggal. Disampaikan bahwa tanah tempat mereka tinggal akan digunakan oleh perusahan pemilik tanah dan mereka tak bisa lagi tinggal di tempat ini.

“Belum ada kabar kapan tepatnya kami akan digusur, saya juga belum tahu pasti harus bagaimana kedepannya saat kami digusur”, terang Efri.

Bantuan yang disalurkan hari ini juga mendapatkan apresiasi dari Efriandha selaku Ketua RW.11 yang ikut hadir ketika tim relawan dan anak-anak kembali ke rumah dari berbelanja keperluan sekolah mereka.

“Terima kasih kepada Rumah Yatim telah kembali memberikan perhatiannya kepada Mutiara, Rafly dan Rendi, semoga bantuan ini bisa menunjang proses belajar mereka agar kelak mereka bisa membanggakan keluarga mereka”, tutup Efriandha.

23 August 2021

50 Anak Yatim Dhuafa di Rancabango Terima Bantuan Perlengkapan Sekolah Gratis

Sebanyak 50 anak di Kampung Guha Pabuaran, Desa Rancabango, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, sedang berbahagia. Pasalnya, pada Selasa (10/8), Rumah Yatim Regional Jabodetabek membagikan bantuan perlengkapan sekolah secara gratis.

Bantuan ini diberikan dalam rangka Memperingati Tahun Baru Hijriah atau 1 Muharam. Hal itu disampaikan oleh Relawan Rumah Yatim Jabodetabek, Fauzy.

Menurutnya, bantuan ini juga diberikan guna mendukung pendidikan anak. Salah satunya, sebagai upaya memenuhi kebutuhan sekolahnya.

“Alhamdulillah anak-anak sangat menyambut antusias bantuan ini,” ujarnya. Para penerima bantuan merupakan anak yatim dan dhuafa.

Mayoritas orangtuanya memang bekerja serabutan dan mereka dipilih yang benar-benar membutuhkan. “Harapannya bantuan ini bisa menambah semangat mereka dalam belajar,” paparnya.

#Pejuang Kebaikan, Bantu Yatim dan Dhuafa Lainnya

20 August 2021

Ratusan Paket Sembako Diberikan Rumah Yatim Kepada Lansia Dhuafa di Bangkalan Madura

Bantuan bahan pokok kembali digulirkan Rumah Yatim Cabang Surabaya. Pada Minggu (8/8), sebanyak 100 warga prasejahtera di Kelurahan Morombuh, Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan Madura menerima bantuan tersebut.

Bantuan ini disalurkan sebagai upaya membantu memenuhi kebutuhan harian mereka. Hal itu disampaikan oleh Kepala Cabang Rumah Yatim Surabaya, Agus.

Berdasarkan penuturannya, bantuan ini juga sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang hidup dalam keterbatasan ekonomi. Apalagi, kebanyakan penerima manfaat merupakan lansia dan buruh serabutan.

Oleh sebab itu, kata Agus, bantuan ini tepat disalurkan kepada mereka yang membutuhkan. Apalagi, menurutnya, di tengah pandemi Covid-19 banyak warga yang merasakan dampaknya.

“Harapannya bantua ini bisa meringankan beban mereka di tengah situasi sulit, mudah-mudahan menjadi berkah bagi semua,” pungkasnya.

#Pejuang kebaikan, Bantu Warga lainnya untuk mendapatkan bantuan yang layak

Gotong royong sebagai fundraiser program ini.

Jadi fundraiser sekarang juga
Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 10.000

Pada: 5 jam yang lalu

Berkah,berpahala,pembuka pintu rezeki,lunas hutang & bahagia dunia akhirat,amin yra..

Avatar of Hamba Allah

Rizki Aulia Rezza Effendi

Sebesar Rp 200.000

Pada: 12 jam yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 20.661

Pada: 1 hari yang lalu

Bismillah orif bnda mljt lg.ayah dmdhkan mencapai target pkrjaanya.kkadek sukses.km sll sehat&dlindungi dr cov19.aamiin

Avatar of Hamba Allah

Kanaya

Sebesar Rp 10.000

Pada: 1 hari yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 10.000

Pada: 1 hari yang lalu

Berkah,berpahala,pembuka pintu rezeki,lunas hutang & bahagia dunia akhirat,amin amin yra..

Avatar of Hamba Allah

Amilia ulfa

Sebesar Rp 50.845

Pada: 1 hari yang lalu

Fundraiser

Gotong royong sebagai fundraiser program ini.

Jadi fundraiser sekarang juga

Berita

21 Apr 2020

Program Dirilis

20 September 2021

Tambah Semangat Belajar Anak di Kampung Dinoyo Lewat Bantuan Perlengkapan Sekolah

Di Kampung Dinoyo, Kelurahan Keputren, Kecamatan Tegal Sari, Kota Surabaya, Rumah Yatim membagikan bantuan perlengkapan sekolah. Bantuan yang dibagikan secara gratis ini diterima oleh sepuluh anak yatim dan dhuafa.

Berdasarkan informasi dari Kepala Cabang Rumah Yatim Surabaya, Agus menyampaikan, penyaluran bantuan dilakukan pada Kamis (26/8). Menurutnya, hal ini sebagai bentuk kepedulian dan dukungan Rumah Yatim terhadap mereka.

“Alhamdulillah bantuan disambut dengan antusias, anak-anak sangat senang sekali menerima bantuan ini. Harapannya bisa menambah semangat anak dalam belajar,” tuturnya.

Ia menyebut, mayoritas anak memang berasal dari keluarga prasejahtera. Yang mana, kebanyakan orangtuanya hanya bekerja serabutan, sehingga penghasilannya tidak menentu.

“Orangtua kadang tidak sanggup membelikan anaknya perlengkapan sekolah yang baru, sehingga bantuan ini sangat tepat disalurkan kepada mereka,” tutup Agus.

#Pejuang kebaikan, Bantu Yatim dan Dhuafa lainnya

09 September 2021

Beasiswa Rumah Yatim Tunjang Kebutuhan Belajar Anak Yatim Dhuafa di Simokerto Surabaya

Di Kampung Gembong RT 03 RW 05, Kelurahan Kapasan, Kecamatan Simokerto, Rumah Yatim Cabang Surabaya salurkan program beasiswa. Penyaluran beasiswa dilakukan pada Minggu (22/8).

Program ini menyasar kepada anak yatim dan dhuafa sebagai dukungan pendidikan dari Rumah Yatim. Hal itu disampaikan oleh Kepala Cabang Rumah Yatim Surabaya, Agus.

Ia menyampaikan, beasiswa ini juga harapannya bisa menambah semangat belajar mereka. Pasalnya, mayoritas dari anak berasal dari keluarga prasejahtera.

“Terkadang keluarganya merasa kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak, karena untuk kebutuhan sehari-hari saja masih terbatas,” paparnya.

Oleh sebab itu, Agus berharap beasiswa ini bisa menunjang kebutuhan anak. “Yang mana di saat sekarang mereka butuh kuota internet untuk belajar daring, dan berbagai keperluan lainnya,” ujarnya. 

#Pejuang kebaikan, Bantu Yatim dan dhuafa lainnya

03 September 2021

Puluhan Anak Yatim Dhuafa di Losari Brebes Senang Terima Paket Perlengkapan Sekolah

Demi mendukung pendidikan anak yatim dhuafa, Rumah Yatim Tegal rutin membagikan bantuan perlengkapan sekolah. Kali ini, Rumah Yatim memberikannya di Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes.

Sebanyak 25 paket perlengkapan sekolah diterima oleh puluhan anak di lokasi tersebut. Relawan Rumah Yatim Tegal, Hera menuturkan, bantuan ini sebagai bentuk kepedulian dan dukungan Rumah Yatim terhadap pendidikan yatim dan dhuafa.

Hera menambahkan, anak-anak yang menerima bantuan sangat antusias dan senang menerima bantuan ini. Harapannya, bisa menambah semangat anak dalam belajar agar lebih giat lagi.

“Kebanyakan memang orangtua mereka tidak sanggup membelikan perlengkapan sekolah yang baru akibat faktor ekonomi,” jelasnya.

Oleh sebab itu, melalui bantuan ini, Rumah Yatim ingin membantu terpenuhinya kebutuhan pendidikan anak. “Semoga bantuan ini bermanfaat bagi anak dan bisa menjadi penyemangat,” ungkap Hera.

#Pejuang kebaikan, Bantu Yatim dan Dhuafa Lainnya

30 August 2021

Rumah Yatim Kembali Berikan Bantuan untuk Mutiara, Rafly, dan Rendy

Rumah Yatim Cabang Riau pada hari Minggu (15/8) kemarin menyalurkan beasiswa dhuafa dan bantuan perlengkapan sekolah berupa 2 unit sepeda, 1 unit telepon genggam, 1 buah meja belajar dan alat tulis untuk Mutiara (15), Rafly (10), dan Rendy (9), yatim bersaudara yang memiliki semangat tinggi untuk belajar dan membantu orang tua mereka.

Pada kesempatan kali ini, tim relawan Rumah Yatim langsung menjemput Mutiara, Rafly dan Rendi dari kediaman mereka di kawasan Jalan Sembilang, RT.01/RW.11, Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau, untuk berbelanja perlengkapan sekolah.

“Kami belikan sepeda, telepon genggam, meja belajar, juga perlengkapan sekolah lain yang mereka pilih sendiri sesuai kebutuhan mereka”, terang Rizky, relawan Rumah Yatim.

Keceriaan pun terlihat jelas dari wajah ketiga anak ini, tak henti-hentinya mereka mengucapkan terima kasih kepada para donatur Rumah Yatim yang telah memberikan mereka bantuan hari ini.

“Semoga para donatur Rumah Yatim selalu diberikan kelimpahan rezeki serta kesehatan oleh Allah SWT”, ucap Mutiara, Rafly dan Rendi berbarengan.

Sejak sang ayah meninggal dunia 6 tahun silam, Mutiara, Rafly dan Rendy kini tinggal bersama sang ibu di kediaman sederhana mereka yang kabarnya akan digusur tak lama lagi. Mutiara kini bersekolah di kelas 2 SMP, Rafly di kelas 4 SD, dan Rendi di kelas 2 SD

Keseharian ketiga anak ini pun bisa dibilang jauh berbeda dari keseharian anak-anak seusia mereka. Selain belajar, mereka juga membantu sang ibu untuk mencari uang dengan mencari ikan lele serta mengumpulkan barang bekas.

Ikan lele yang mereka temukan kemudian akan diasap lalu dijual oleh sang ibu. Sedangkan barang bekas yang mereka kumpulkan hingga cukup banyak lalu dijual.

Efri Yunita (37), ibunda Mutiara, Rafly dan Rendi kini bekerja banting tulang untuk menafkahi ketiga anaknya. Beliau membuka warung kecil-kecilan di halaman rumah mereka, sambil mengumpulkan barang bekas dan mengasapi ikan untuk dijual. Apapun beliau lakukan asalkan bisa mencukupi kebutuhan ketiga anaknya.

Sayangnya, kabar buruk datang dari pemilik tanah tempat mereka tinggal. Disampaikan bahwa tanah tempat mereka tinggal akan digunakan oleh perusahan pemilik tanah dan mereka tak bisa lagi tinggal di tempat ini.

“Belum ada kabar kapan tepatnya kami akan digusur, saya juga belum tahu pasti harus bagaimana kedepannya saat kami digusur”, terang Efri.

Bantuan yang disalurkan hari ini juga mendapatkan apresiasi dari Efriandha selaku Ketua RW.11 yang ikut hadir ketika tim relawan dan anak-anak kembali ke rumah dari berbelanja keperluan sekolah mereka.

“Terima kasih kepada Rumah Yatim telah kembali memberikan perhatiannya kepada Mutiara, Rafly dan Rendi, semoga bantuan ini bisa menunjang proses belajar mereka agar kelak mereka bisa membanggakan keluarga mereka”, tutup Efriandha.

23 August 2021

50 Anak Yatim Dhuafa di Rancabango Terima Bantuan Perlengkapan Sekolah Gratis

Sebanyak 50 anak di Kampung Guha Pabuaran, Desa Rancabango, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, sedang berbahagia. Pasalnya, pada Selasa (10/8), Rumah Yatim Regional Jabodetabek membagikan bantuan perlengkapan sekolah secara gratis.

Bantuan ini diberikan dalam rangka Memperingati Tahun Baru Hijriah atau 1 Muharam. Hal itu disampaikan oleh Relawan Rumah Yatim Jabodetabek, Fauzy.

Menurutnya, bantuan ini juga diberikan guna mendukung pendidikan anak. Salah satunya, sebagai upaya memenuhi kebutuhan sekolahnya.

“Alhamdulillah anak-anak sangat menyambut antusias bantuan ini,” ujarnya. Para penerima bantuan merupakan anak yatim dan dhuafa.

Mayoritas orangtuanya memang bekerja serabutan dan mereka dipilih yang benar-benar membutuhkan. “Harapannya bantuan ini bisa menambah semangat mereka dalam belajar,” paparnya.

#Pejuang Kebaikan, Bantu Yatim dan Dhuafa Lainnya

20 August 2021

Ratusan Paket Sembako Diberikan Rumah Yatim Kepada Lansia Dhuafa di Bangkalan Madura

Bantuan bahan pokok kembali digulirkan Rumah Yatim Cabang Surabaya. Pada Minggu (8/8), sebanyak 100 warga prasejahtera di Kelurahan Morombuh, Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan Madura menerima bantuan tersebut.

Bantuan ini disalurkan sebagai upaya membantu memenuhi kebutuhan harian mereka. Hal itu disampaikan oleh Kepala Cabang Rumah Yatim Surabaya, Agus.

Berdasarkan penuturannya, bantuan ini juga sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang hidup dalam keterbatasan ekonomi. Apalagi, kebanyakan penerima manfaat merupakan lansia dan buruh serabutan.

Oleh sebab itu, kata Agus, bantuan ini tepat disalurkan kepada mereka yang membutuhkan. Apalagi, menurutnya, di tengah pandemi Covid-19 banyak warga yang merasakan dampaknya.

“Harapannya bantua ini bisa meringankan beban mereka di tengah situasi sulit, mudah-mudahan menjadi berkah bagi semua,” pungkasnya.

#Pejuang kebaikan, Bantu Warga lainnya untuk mendapatkan bantuan yang layak

Donatur

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 10.000

Pada: 5 jam yang lalu

Berkah,berpahala,pembuka pintu rezeki,lunas hutang & bahagia dunia akhirat,amin yra..

Avatar of Hamba Allah

Rizki Aulia Rezza Effendi

Sebesar Rp 200.000

Pada: 12 jam yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 20.661

Pada: 1 hari yang lalu

Bismillah orif bnda mljt lg.ayah dmdhkan mencapai target pkrjaanya.kkadek sukses.km sll sehat&dlindungi dr cov19.aamiin

Avatar of Hamba Allah

Kanaya

Sebesar Rp 10.000

Pada: 1 hari yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 10.000

Pada: 1 hari yang lalu

Berkah,berpahala,pembuka pintu rezeki,lunas hutang & bahagia dunia akhirat,amin amin yra..

Avatar of Hamba Allah

Amilia ulfa

Sebesar Rp 50.845

Pada: 1 hari yang lalu