Zakat Penghasilan

Zakat Penghasilan

Besar kecilnya harta yang dikeluarkan, berarti besar untuk merubah tatanan kehidupan sosial secara menyeluruh, mulai diri sendiri.

Rp 945.156.200
terkumpul dari Rp 1.000.000.000
Terkumpul Rp 945.156.200
Donatur 3204
Gotong royong dengan menyebarkan program ini.
"Salurkan Zakat di Rumah Yatim. Tak hanya menggugurkan kewajiban, InsyaAllah keberkahan dan pahala berlimpah kepada kita."
Sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional Profesional, Rumah Yatim memiliki sebuah prinsip dan keyakinan bahwa Ibadah Zakat yang diimplementasikan secara benar, bukan hanya mampu menggugurkan kewajiban ritual namun juga sekaligus menjadi sebuah media sangat efektif dalam melakukan perubahan tatanan sosial yang berkeadilan.
Rumah Yatim Adalah Lembaga Amil Zakat skala Nasional (LAZNAS) yang di kukuhkan pemerintah berdasarkan SK Menteri Agama RI No. 209 Tahun 2017.
Melalui dana Zakat, para mustahik yang berstatus fakir, miskin dan para lansia, menjadi prioritas utama kami, dalam penyaluran bantuan yang bersifat konsumtif seperti Bantuan Biaya Hidup dan Bantuan Sembako.
Dalam membantu pemerintah untuk memajukan sektor ekonomi lokal, Rumah Yatim menyediakan bantuan bagi para petani dan pengusaha kecil dalam bentuk bantuan modal usaha, bibit, serta bantuan mesin produksi. Setelah pemberian bantuan, kegiatan monitoring pun dijalankan, hingga para petani dan pengusaha kecil tersebut bisa menghasilkan produk yang memiliki daya saing dengan produk yang telah ada sebelumnya.
Selain itu Rumah Yatim pun telah berhasil menyediakan layanan kesehatan murah, dan fasilitas ambulan gratis untuk masyarakat kurang mampu.
Program penyuluhan kesehatan pun dicanangkan dengan membentuk tim relawan kesehatan, yang secara berkala menyisir wilayah pedesaan dengan fasilitas kesehatan yang minim dan sulit terjangkau. Selain melakukan edukasi terhadap wabah penyakit yang diderita secara umum, pemeriksaan kesehatan dan pemberian obat-obatan pun dibebaskan dari pungutan biaya.
Demi menjalankan amanah untuk terus memberikan kehidupan yang lebih baik bagi anak yatim, dhuafa serta masyarakat pada umumnya, Kami mengajak Anda, untuk membantu sesama dengan berperan aktif dalam menunaikan 2,5% kewajiban zakat dari penghasilan, melalui Lembaga Amil Zakat Nasional Rumah Yatim.
Besar kecilnya harta yang dikeluarkan, berarti besar untuk merubah tatanan kehidupan sosial secara menyeluruh, mulai diri sendiri.
"Zakat untuk Perubahan ... "
Silahkan klik link personal asisten untuk membantu ber-Zakat.
26 Jun 2020

Program Dirilis

09 August 2022

Kembali Bantu Kakek Januri, Lansia Prasejahtera Di Tegal yang Rawat Anak Odgj dan Lumpuh

Kebahagiaan kini tengah dirasakan kakek Januari (70), warga Desa Debong Tengah, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal. Pasalnya pada Selasa (2/8) lalu, ia kembali menerima bantuan biaya hidup dari Rumah Yatim cabang Jawa Tengah.

Sama seperti sebelumnya, kakek Januri menerima bantuan berupa uang tunai, sembako dan perlengkapan MCK. “Kakek sangat senang dah bersyukur bisa kembali menerima bantuan dari Rumah Yatim. Bantuan ini sangat berarti dan membantu kakek dalam memenuhi kebutuhan harian,” ujarnya.

Kakek melanjutkan, sudah beberapa bulan ini ia tidak menarik becak karena selalu sepi penumpang. Untuk makan sehari-hari ia hanya mengandalkan keuntungan jualan burung di pasar. Namun jualannya pun tidak setiap hari laku.

“Keuntungan dari jualan burung tidak banyak, tidak setiap hari juga dapatnya, ” ucapnya.

Tak lupa, kakek Januri mengucapkan banyak terima kasih kepada Rumah Yatim dan donatur yang telah peduli kepada ia dan anaknya yang lumpuh juga mengidap depresi berat. “Semoga Allah membalas semua kebaikan Rumah Yatim dan donatur,” ucapnya.

Sementara itu Saefudin salah satu relawan Rumah Yatim Jawa Tengah menuturkan, kakek Januri menerima santunan uang tunai sebesar Rp. 7.187.000; uang tersebut nantinya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan merenovasi rumahnya yang sudah tua banyak kerusakan.

“Semoga bantuan ini bisa memberikan manfaat, kebaikan dan keberkahan untuk kakek Januri, maupun untuk para donatur yang telah membantu kakek Januri melalui Rumah Yatim,” harapnya.

03 August 2022

Bantuan Biaya Hidup Rumah Yatim Sasar Puluhan Warga di Tiga Dusun di Wonokerto

Rumah Yatim area Yogyakarta kembali menyalurkan bantuan di kelurahan Wonokerto, kecamatan Turi, kabupaten Sleman Yogyakarta.

Kali ini, lembaga amil zakat nasional tersebut menyalurkan bantuan biaya hidup kepada 68 warga prasejahtera yang tersebar di tiga dusun. Ketiga dusun tersebut diantaranya, dusun Becici, Pulensari dan Dukuh Sari.

Salah satu relawan Rumah Yatim Yogyakarta, Eko mengatakan, mayoritas penerima bantuan terdiri dari lansia, buruh tani dan penjual salak.

Penerima manfaat begitu bahagia ketika menerima bantuan, mereka mengatakan akan menggunakan bantuan tersebut untuk membeli kebutuhan pokok.

“Mereka begitu bersyukur dan senang ketika menerima bantuan ini. Tak lupa mereka pun mengucapkan terima kasih kepada Rumah Yatim dan donatur atas bantuannya,” ucap Eko.

Meski belum seberapa, ia berharap bantuan biaya hidup ini bisa memberikan manfaat, berkah dan meringankan beban mereka.

27 July 2022

Bantuan Biaya Hidup Disalurkan Bagi Sejumlah Keluarga Dhuafa dan Lansia di Gampong Laksana Aceh

Sejumlah Keluarga dhuafa dan lansia prasejahtera di gampong Laksana, Kecamatan Kuta Alam, kota Banda Aceh menerima bantuan tunai biaya hidup dari Rumah Yatim Cabang Aceh.

Bantuan tersebut diserahkan pada Jumat (22/7) kemarin, sebagai bentuk perhatian dan kepedulian Rumah Yatim terhadap masyarakat prasejahtera.

Menurut penuturan Sodikin kepala cabang Rumah Yatim Bali, bantuan diberikan kepada 19 penerima yang terdiri dari kepala keluarga dan lansia. Mayoritas mereka bekerja sebagai buruh serabutan.

“Bantuan ini diberikan untuk meringankan beban mereka dalam memenuhi kebutuhan harian, Alhamdulillah mereka sangat antusias ketika menerima bantuan,”ujarnya.

27 July 2022

Bantuan Biaya Hidup Disalurkan Bagi Sejumlah Keluarga Dhuafa dan Lansia di Gampong Laksana Aceh

Sejumlah Keluarga dhuafa dan lansia prasejahtera di gampong Laksana, Kecamatan Kuta Alam, kota Banda Aceh menerima bantuan tunai biaya hidup dari Rumah Yatim Cabang Aceh.

Bantuan tersebut diserahkan pada Jumat (22/7) kemarin, sebagai bentuk perhatian dan kepedulian Rumah Yatim terhadap masyarakat prasejahtera.

Menurut penuturan Sodikin kepala cabang Rumah Yatim Bali, bantuan diberikan kepada 19 penerima yang terdiri dari kepala keluarga dan lansia. Mayoritas mereka bekerja sebagai buruh serabutan.

“Bantuan ini diberikan untuk meringankan beban mereka dalam memenuhi kebutuhan harian, Alhamdulillah mereka sangat antusias ketika menerima bantuan,”ujarnya.

23 July 2022

Rumah Yatim Berikan Perhatian untuk Syifa, Yatim Piatu Pembuat Keripik Singkong

Diusianya yang masih sangat muda, Assyfha atau biasa di sapa Syifa (10) sudah menjadi yatim piatu. Ibunya meninggal ketika Syifa masih berusia 1,5 tahun, sementara sang ayah meninggal sejak ia berusia 5 tahun.

Sejak saat itu, Syifa dirawat oleh neneknya yang amat tulus menyayanginya. Meskipun hidup tanpa sosok kedua orang tua, Syifa tumbuh menjadi anak yang baik dan ceria. Ia pun selalu bersemangat untuk sekolah supaya bisa menggapai cita-cita nya menjadi orang sukses.

Setiap pulang sekolah, Syifa selalu membantu neneknya membuat keripik singkong milik orang lain. Syifa melakukan hal tersebut karena ingin membantu meringankan beban neneknya.

“Aku ngga tega liat nenek kerja sendiri, jadi aku bantuin nenek setiap pulang sekolah. Sekarang yang aku punya cuman nenek, aku ngga mau nenek kecapean dan sakit. Aku mau sama nenek terus,” ujar Syifa kepada salah satu relawan Rumah Yatim.

Syifa mengatakan jika upah yang didapat neneknya hanyalah cukup untuk makan dan tempat tinggal saja. Sementara untuk keperluan sekolah, ia peroleh dari pemberian dari orang lain. Syifa pun jarang sekali jajan di sekolah karena memang neneknya tidak memiliki cukup uang.

“Aku gapapa ga jajan, yang penting masih bisa sekolah, nenek bilang kalo aku rajin sekolah dan belajar, nanti bisa jadi orang sukses, kalo udah sukses bisa membeli apa yang Syifa mau,” ucapnya.

Mengetahui kondisi tersebut, Rumah Yatim Sumatera Barat memberikan bantuan biaya hidup berupa uang tunai, sembako dan perlengkapan MCK.

Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Syifa dan neneknya di kediaman mereka, di Garagahan, kelurahan Lubuk Basung, kecamatan Lubuk Basung, kabupaten Agam.

“Bantuan ini merupakan wujud perhatian serta dukungan Rumah Yatim dan donatur kepada de Syifa, mudah-mudahan bantuan ini bisa membantu memenuhi kebutuhan hidup de Syifa sampai beberapa bulan kedepan. Mudah-mudahan de Syifa semakin semangat lagi dalam belajar dan menggapai cita-citanya,” turur Sendi.

Bahagia bercampur haru tampak dari diwajah Syifa dan neneknya ketika menerima bantuan. Berkali-kali mereka mengucapkan terima kasih kepada Rumah Yatim dan donatur yang telah memberikan bantan. Tak lupa mereka pun mendoakan untuk kebaikan Rumah Yatim dan donatur.

11 July 2022

Kisah Heriyawan, Seorang Difabel Penerima Bantuan Biaya Hidup dari Rumah Yatim Jabodetabek

Kisah inspiratif datang dari Heriyawan (25), seorang difabel dari Tangerang Selatan. Heriyawan kehilangan kaki kirinya sebab sebuah kecelakaan saat sedang mencari nafkah 2017 lalu

“Waktu itu saya sedang istirahat jualan, tiba-tiba ada mobil nabrak, saat itu saya langsung tidak sadarkan diri. Di rumah sakit saya dirawat satu bulan, pihak dokter mengaputasi kaki saya karena lukanya sangat parah,” cerita Heriyawan kepada salah satu relawan Rumah Yatim beberapa waktu lalu.

Pasca kecelakaan tersebut, Heriyawan harus menggunakan bantuan tongkat untuk beraktivitas.

Bak jatuh ditimpa tangga, disaat kondisi fisik dan mental Heriyawan lemah karena kecelakaan tersebut, sang istri yang harusnya menjadi penyemangat justru meminta cerai dan membawa anak semata wayang mereka ke kampung halaman mantan istri.

“Hati saya sangat sakit dan bener-bener sangat terpukul, disaat kondisiku seperti ini yang seharusnya dapat support justru malah ditinggal dan anak pun dibawa oleh mantan istri rasanya aku sudah tidak sanggup untuk hidup”, ucap Heriyawan.

Berkat dukungan sang ibu serta keinginan kuatnya untuk memberi nafkah anak, perlahan-lahan Heriyawan bangkit dan kembali mencari nafkah jualan sandal keliling.

“Setelah beberapa bulan ngga mau jualan atau pergi kemana-mana, akhirnya saya kembali jualan. Biasanya saya jualan dari jam 9 pagi sampe sore atau malam,” ujarnya.

Lebih lanjut, Heriyawan mengatakan jika sandal yang ia jual diambil dari suplier, dari satu sandalnya ia diupah 5 ribu rupiah. Penghasilan Heriyawan setiap harinya tidak tentu, kadang laku banyak, kadang pula tidak laku sama sekali.

Merespon hal tersebut, Rumah Yatim area Jabodetabek melalui tim relawannya menyambangi kediaman Heriyawan guna memberikan bantuan biaya hidup berupa uang tunai dan sembako.

“Bantuan ini merupakan bentuk dukungan dan perhatian Rumah Yatim kepada pak Heriyawan. Mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan bebannya, membantu memenuhi kebutuhan hidup ia dan keluarga, serta menambah semangat pak Heriyawan dalam menjalani hari,” tutur Nina salah satu relawan Rumah Yatim Jabodetabek.

yusrif.06@gmail.com

Hamba Allah

Berhasil mengajak 5 orang untuk berdonasi
Rp 602.403

Rudy Susetyahadi

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 500.000

Gotong royong sebagai fundraiser program ini.

Jadi fundraiser sekarang juga
Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 175.635

Pada: 1 hari yang lalu

بسم الله الرحمن الرحيم

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 650.303

Pada: 3 hari yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 135.856

Pada: 4 hari yang lalu

Semoga bermanfaat dan menjadi berkah bagi semua, aamiin ya rabbal'alamin

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 15.000

Pada: 4 hari yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 20.000

Pada: 4 hari yang lalu

Semoga berkah

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 10.000

Pada: 4 hari yang lalu

Ketentuan Program donatur rutin adalah anda akan memperoleh pemberitauan/ pengingat untuk berdonasi sesuai kesepakatan waktu dalam mengingatkan baik melalui no HP maupun email sesuai yang anda cantumkan.

Jadi donatur rutin sekarang juga

Fundraiser

yusrif.06@gmail.com

Hamba Allah

Berhasil mengajak 5 orang untuk berdonasi
Rp 602.403

Rudy Susetyahadi

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi
Rp 500.000

Gotong royong sebagai fundraiser program ini.

Jadi fundraiser sekarang juga

Berita

26 Jun 2020

Program Dirilis

09 August 2022

Kembali Bantu Kakek Januri, Lansia Prasejahtera Di Tegal yang Rawat Anak Odgj dan Lumpuh

Kebahagiaan kini tengah dirasakan kakek Januari (70), warga Desa Debong Tengah, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal. Pasalnya pada Selasa (2/8) lalu, ia kembali menerima bantuan biaya hidup dari Rumah Yatim cabang Jawa Tengah.

Sama seperti sebelumnya, kakek Januri menerima bantuan berupa uang tunai, sembako dan perlengkapan MCK. “Kakek sangat senang dah bersyukur bisa kembali menerima bantuan dari Rumah Yatim. Bantuan ini sangat berarti dan membantu kakek dalam memenuhi kebutuhan harian,” ujarnya.

Kakek melanjutkan, sudah beberapa bulan ini ia tidak menarik becak karena selalu sepi penumpang. Untuk makan sehari-hari ia hanya mengandalkan keuntungan jualan burung di pasar. Namun jualannya pun tidak setiap hari laku.

“Keuntungan dari jualan burung tidak banyak, tidak setiap hari juga dapatnya, ” ucapnya.

Tak lupa, kakek Januri mengucapkan banyak terima kasih kepada Rumah Yatim dan donatur yang telah peduli kepada ia dan anaknya yang lumpuh juga mengidap depresi berat. “Semoga Allah membalas semua kebaikan Rumah Yatim dan donatur,” ucapnya.

Sementara itu Saefudin salah satu relawan Rumah Yatim Jawa Tengah menuturkan, kakek Januri menerima santunan uang tunai sebesar Rp. 7.187.000; uang tersebut nantinya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan merenovasi rumahnya yang sudah tua banyak kerusakan.

“Semoga bantuan ini bisa memberikan manfaat, kebaikan dan keberkahan untuk kakek Januri, maupun untuk para donatur yang telah membantu kakek Januri melalui Rumah Yatim,” harapnya.

03 August 2022

Bantuan Biaya Hidup Rumah Yatim Sasar Puluhan Warga di Tiga Dusun di Wonokerto

Rumah Yatim area Yogyakarta kembali menyalurkan bantuan di kelurahan Wonokerto, kecamatan Turi, kabupaten Sleman Yogyakarta.

Kali ini, lembaga amil zakat nasional tersebut menyalurkan bantuan biaya hidup kepada 68 warga prasejahtera yang tersebar di tiga dusun. Ketiga dusun tersebut diantaranya, dusun Becici, Pulensari dan Dukuh Sari.

Salah satu relawan Rumah Yatim Yogyakarta, Eko mengatakan, mayoritas penerima bantuan terdiri dari lansia, buruh tani dan penjual salak.

Penerima manfaat begitu bahagia ketika menerima bantuan, mereka mengatakan akan menggunakan bantuan tersebut untuk membeli kebutuhan pokok.

“Mereka begitu bersyukur dan senang ketika menerima bantuan ini. Tak lupa mereka pun mengucapkan terima kasih kepada Rumah Yatim dan donatur atas bantuannya,” ucap Eko.

Meski belum seberapa, ia berharap bantuan biaya hidup ini bisa memberikan manfaat, berkah dan meringankan beban mereka.

27 July 2022

Bantuan Biaya Hidup Disalurkan Bagi Sejumlah Keluarga Dhuafa dan Lansia di Gampong Laksana Aceh

Sejumlah Keluarga dhuafa dan lansia prasejahtera di gampong Laksana, Kecamatan Kuta Alam, kota Banda Aceh menerima bantuan tunai biaya hidup dari Rumah Yatim Cabang Aceh.

Bantuan tersebut diserahkan pada Jumat (22/7) kemarin, sebagai bentuk perhatian dan kepedulian Rumah Yatim terhadap masyarakat prasejahtera.

Menurut penuturan Sodikin kepala cabang Rumah Yatim Bali, bantuan diberikan kepada 19 penerima yang terdiri dari kepala keluarga dan lansia. Mayoritas mereka bekerja sebagai buruh serabutan.

“Bantuan ini diberikan untuk meringankan beban mereka dalam memenuhi kebutuhan harian, Alhamdulillah mereka sangat antusias ketika menerima bantuan,”ujarnya.

27 July 2022

Bantuan Biaya Hidup Disalurkan Bagi Sejumlah Keluarga Dhuafa dan Lansia di Gampong Laksana Aceh

Sejumlah Keluarga dhuafa dan lansia prasejahtera di gampong Laksana, Kecamatan Kuta Alam, kota Banda Aceh menerima bantuan tunai biaya hidup dari Rumah Yatim Cabang Aceh.

Bantuan tersebut diserahkan pada Jumat (22/7) kemarin, sebagai bentuk perhatian dan kepedulian Rumah Yatim terhadap masyarakat prasejahtera.

Menurut penuturan Sodikin kepala cabang Rumah Yatim Bali, bantuan diberikan kepada 19 penerima yang terdiri dari kepala keluarga dan lansia. Mayoritas mereka bekerja sebagai buruh serabutan.

“Bantuan ini diberikan untuk meringankan beban mereka dalam memenuhi kebutuhan harian, Alhamdulillah mereka sangat antusias ketika menerima bantuan,”ujarnya.

23 July 2022

Rumah Yatim Berikan Perhatian untuk Syifa, Yatim Piatu Pembuat Keripik Singkong

Diusianya yang masih sangat muda, Assyfha atau biasa di sapa Syifa (10) sudah menjadi yatim piatu. Ibunya meninggal ketika Syifa masih berusia 1,5 tahun, sementara sang ayah meninggal sejak ia berusia 5 tahun.

Sejak saat itu, Syifa dirawat oleh neneknya yang amat tulus menyayanginya. Meskipun hidup tanpa sosok kedua orang tua, Syifa tumbuh menjadi anak yang baik dan ceria. Ia pun selalu bersemangat untuk sekolah supaya bisa menggapai cita-cita nya menjadi orang sukses.

Setiap pulang sekolah, Syifa selalu membantu neneknya membuat keripik singkong milik orang lain. Syifa melakukan hal tersebut karena ingin membantu meringankan beban neneknya.

“Aku ngga tega liat nenek kerja sendiri, jadi aku bantuin nenek setiap pulang sekolah. Sekarang yang aku punya cuman nenek, aku ngga mau nenek kecapean dan sakit. Aku mau sama nenek terus,” ujar Syifa kepada salah satu relawan Rumah Yatim.

Syifa mengatakan jika upah yang didapat neneknya hanyalah cukup untuk makan dan tempat tinggal saja. Sementara untuk keperluan sekolah, ia peroleh dari pemberian dari orang lain. Syifa pun jarang sekali jajan di sekolah karena memang neneknya tidak memiliki cukup uang.

“Aku gapapa ga jajan, yang penting masih bisa sekolah, nenek bilang kalo aku rajin sekolah dan belajar, nanti bisa jadi orang sukses, kalo udah sukses bisa membeli apa yang Syifa mau,” ucapnya.

Mengetahui kondisi tersebut, Rumah Yatim Sumatera Barat memberikan bantuan biaya hidup berupa uang tunai, sembako dan perlengkapan MCK.

Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Syifa dan neneknya di kediaman mereka, di Garagahan, kelurahan Lubuk Basung, kecamatan Lubuk Basung, kabupaten Agam.

“Bantuan ini merupakan wujud perhatian serta dukungan Rumah Yatim dan donatur kepada de Syifa, mudah-mudahan bantuan ini bisa membantu memenuhi kebutuhan hidup de Syifa sampai beberapa bulan kedepan. Mudah-mudahan de Syifa semakin semangat lagi dalam belajar dan menggapai cita-citanya,” turur Sendi.

Bahagia bercampur haru tampak dari diwajah Syifa dan neneknya ketika menerima bantuan. Berkali-kali mereka mengucapkan terima kasih kepada Rumah Yatim dan donatur yang telah memberikan bantan. Tak lupa mereka pun mendoakan untuk kebaikan Rumah Yatim dan donatur.

11 July 2022

Kisah Heriyawan, Seorang Difabel Penerima Bantuan Biaya Hidup dari Rumah Yatim Jabodetabek

Kisah inspiratif datang dari Heriyawan (25), seorang difabel dari Tangerang Selatan. Heriyawan kehilangan kaki kirinya sebab sebuah kecelakaan saat sedang mencari nafkah 2017 lalu

“Waktu itu saya sedang istirahat jualan, tiba-tiba ada mobil nabrak, saat itu saya langsung tidak sadarkan diri. Di rumah sakit saya dirawat satu bulan, pihak dokter mengaputasi kaki saya karena lukanya sangat parah,” cerita Heriyawan kepada salah satu relawan Rumah Yatim beberapa waktu lalu.

Pasca kecelakaan tersebut, Heriyawan harus menggunakan bantuan tongkat untuk beraktivitas.

Bak jatuh ditimpa tangga, disaat kondisi fisik dan mental Heriyawan lemah karena kecelakaan tersebut, sang istri yang harusnya menjadi penyemangat justru meminta cerai dan membawa anak semata wayang mereka ke kampung halaman mantan istri.

“Hati saya sangat sakit dan bener-bener sangat terpukul, disaat kondisiku seperti ini yang seharusnya dapat support justru malah ditinggal dan anak pun dibawa oleh mantan istri rasanya aku sudah tidak sanggup untuk hidup”, ucap Heriyawan.

Berkat dukungan sang ibu serta keinginan kuatnya untuk memberi nafkah anak, perlahan-lahan Heriyawan bangkit dan kembali mencari nafkah jualan sandal keliling.

“Setelah beberapa bulan ngga mau jualan atau pergi kemana-mana, akhirnya saya kembali jualan. Biasanya saya jualan dari jam 9 pagi sampe sore atau malam,” ujarnya.

Lebih lanjut, Heriyawan mengatakan jika sandal yang ia jual diambil dari suplier, dari satu sandalnya ia diupah 5 ribu rupiah. Penghasilan Heriyawan setiap harinya tidak tentu, kadang laku banyak, kadang pula tidak laku sama sekali.

Merespon hal tersebut, Rumah Yatim area Jabodetabek melalui tim relawannya menyambangi kediaman Heriyawan guna memberikan bantuan biaya hidup berupa uang tunai dan sembako.

“Bantuan ini merupakan bentuk dukungan dan perhatian Rumah Yatim kepada pak Heriyawan. Mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan bebannya, membantu memenuhi kebutuhan hidup ia dan keluarga, serta menambah semangat pak Heriyawan dalam menjalani hari,” tutur Nina salah satu relawan Rumah Yatim Jabodetabek.

Donatur

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 175.635

Pada: 1 hari yang lalu

بسم الله الرحمن الرحيم

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 650.303

Pada: 3 hari yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 135.856

Pada: 4 hari yang lalu

Semoga bermanfaat dan menjadi berkah bagi semua, aamiin ya rabbal'alamin

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 15.000

Pada: 4 hari yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 20.000

Pada: 4 hari yang lalu

Semoga berkah

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 10.000

Pada: 4 hari yang lalu

Donasi Rutin

Ketentuan Program donatur rutin adalah anda akan memperoleh pemberitauan/ pengingat untuk berdonasi sesuai kesepakatan waktu dalam mengingatkan baik melalui no HP maupun email sesuai yang anda cantumkan.

Jadi donatur rutin sekarang juga