Zakat Perniagaan

Zakat Perniagaan

Zakat yang wajib dikeluarkan atas harta perdagangan yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan.

Rp 50.701.844
dana terus dikumpul
Terkumpul Rp 50.701.844
Donatur 186
Gotong royong dengan menyebarkan program ini.

Ulama-ulama fikih menamakan zakat perniagaan dengan istilah “Harta Benda Perdagangan” (Arudz al Tijaroh),yakni: Semua yang diperuntukkan untuk dijual selain uang kontan dalam berbagai jenisnya, meliputi alat-alat, barang-barang, pakaian, makanan, perhiasan, binatang, tumbuhan, tanah, rumah, dan barang-barang tidak bergerak maupun bergerak lainnya.

Landasan Hukum

Menurut Ibnu Arabi dalam Syarh at-Turmizi Jilid 2 hal 104 bahwa ayat “pungutlah zakat dari kekayaan mereka” (QS. 9:103) itu berlaku menyeluruh atas semua kekayaan, bagaimanapun jenis, nama, dan tujuannya. Orang yang ingin mengecualikan salah satu jenis haruslah mampu mengemukakan satu landasan. (Hukum Zakat hal. 301)

Abu Dzar “Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda, Unta ada sedekahnya, kambing ada sedekahnya, dan pakaian juga ada sedekahnya” (Ibnu Hazm, Al-Muhalla, jilid 5: 234-235). Pakaian (al-Baz) menurut al-Qomus berarti baju, peralatan rumah tangga, dan sebagainya, yang meliputi kemeja, perabot, peralatan dapur. Dan wajib zakat atas nilai harganya apabila diinvestasikan dan diperjualbelikan

Ketentuan

  • Berlalu masanya setahun
  • Mencapai nishob 85 gr emas
  • Bebas dari hutang
  • Kadar zakat yang dikeluarkan adalah 2,5 %
  • Dapat dibayarkan dengan uang atau barang

Cara Perhitungan

(Modal+Keuntungan+Piutang) – (Hutang+Kerugian) x 2,5%

Contoh:

Bapak Ahmad seorang pedagang warung kelontong, ia memiliki aset (modal) sebanyak Rp 10.000.000,- setiap bulannya ia mendapatkan keuntungan bersih sebesar Rp 3.000.000,- /bulan. Usaha itu ia mulai pada bulan Januari 2010, setelah berjalan 1 tahun pada bulan tersebut ia mempunyai piutang yang dapat dicairkan sebesar Rp 5.000.000,- dan hutang yang harus ia bayar pada bulan tersebut sebesar Rp 3.000.000,-.

Jawaban:

  • Zakat dagang dianalogikan kepada zakat emas, nishabnya adalah 85gr emas, mencapai haul dan dengan tarif 2,5%
  • Aset atau modal yang dimiliki Rp 10.000.000,-
  • Keuntungan setiap bulan Rp 3.000.000,- x 12 = 36.000.000,-
  • Piutang sejumlah Rp 5.000.000,-
  • Hutang sejumlah Rp 3.000.000,-
  • Penghitungan zakatnya adalah: (Modal + untung + piutang ) – (hutang ) x 2,5%= zakat
  • (10.000.000 + 36.000.000 + 5.000.000) – (3.000.000,-) x 2,5% = Rp 1.200.000 ,-
  • Jadi zakatnya adalah Rp 1.200.000
29 Apr 2020

Program Dirilis

20 September 2021

Di Usia Senjanya Tukini Bertahan Hidup dengan Mencari Barang Bekas

Sungguh malang nasib Tukini (66), di usia senjanya ia mesti berjuang seorang diri untuk bertahan hidup, tanpa perhatian dan kasih sayang dari anak maupun saudara.

Tukini tinggal seorang diri di sebuah kamar petak tanpa listrik di wilayah Jl pipa, Kel Polonia, kec Medan Polonia, Medan, sumatera Utara. Tempat tersebut merupakan milik salah satu saudara Tukini yang memberikannya tumpangan.

Meski tidak diberi fasilitas listrik serta perhatian dari saudaranya tersebut, Tukini tetap bersyukur karena sudah diberi tempat untuk beristirahat oleh mereka.

“Tempat tinggal nenek Tukini berada di belakang rumah sodaranya, tempatnya sepetak dan hanya berisi kasur lapuk, dan barang-barang nek Tukini. Setiap malam, ia hanya bisa memasang lilin supaya kamarnya tidak terlalu gelap,” papar Ibnu, salah satu relawan Rumah Yatim Sumut.

Dalam memenuhi kebutuhan hariannya, Tukini bekerja sebagai pencari barang bekas dengan penghasilan bersih sebanyak 50.000 perminggunya. “Sebenarnya nek Tukini bekerja sebagai penjual sayur keliling, namun karena kehabisan modal, jadinya beliau memilih untuk mencari barang bekas supaya bisa bertahan hidup,” ujar Ibnu.

Penghasilan Tukini dari kerja seharian ya memang belum mencukupi kebutuhan hariannya, jika uangnya habis, ia selalu menahan lapar. Beruntung, salah satu tetangga Tukini selalu menolongnya, sehingga ia tidak terlalu kesulitan menjalani hari senjanya.

Rumah Yatim cabang Sumatera Utara yang telah melakukan aksi galang dana secara daring, kembali berkunjung ke kediaman Tukini untuk memberikan bantuan biaya hidup berupa uang tunai dan sembako. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ibnu kepada Tukini, disaksikan kepala lingkungan serta tetangganya.

“Bantuan ini merupakan bantuan kedua dari Rumah Yatim, mudah-mudahan bantuan ini bisa memberikan manfaat dan perubahan baik untuk kehidupan nek Tukini,” ungkap Ibnu.

Ia melanjutkan jika bantuan sebelumnya diberikan pada akhir bulan Februari lalu. Bantuan tersebut digunakan Tukini untuk memenuhi kebutuhan hidup dan membeli berbagai keperluannya, salah satunya lampu emergency supaya ia tidak kegelapan di waktu malam.

“Alhamdulillah terima kasih kepada Rumah Yatim dan para donatur yang telah peduli ke nenek, Insya Allah bantuan kali ini akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, dan modal untuk jualan sayur lagi, doakan nenek supaya sehat terus dan jualannya lancar. Semoga Allah membalas kebaikan Rumah Yatim dan para donatur,” tutup Tukini.

#Pejuang kebaikan, Bantu lansia dan dhuafa lainnya

09 September 2021

Seratus Masyarakat Dhuafa Terima Bantuan Bahan Pokok di Kantor Kas Rumah Yatim

kembali dilakukan Rumah Yatim Regional Jabodetabek, pada Minggu (22/8). Sebanyak seratus masyarakat prasejahtera menerima bantuan tersebut dengan penuh antusias.

Hal itu disampaikan oleh Relawan Rumah Yatim Jabodetabek, Firman. Menurutnya, bantuan ini dibagikan di Kantor Kas Rumah Yatim Graha Raya, Kelurahan Pondok Kacang, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Menurut Firman, bantuan ini disalurkan guna membantu memenuhi kebutuhan harian masyarakat. Hal ini sebagai bentuk kepedulian Rumah Yatim di tengah pandemi Covid-19.

Ia menyebut, penerima bantuan mayoritas terdiri dari lansia dan buruh serabutan. “Mereka dipilih karena memang benar-benar membutuhkan bantuan ini untuk memenuhi kebutuhan keluarganya,” jelas Firman.

Harapannya, lanjut dia, bantuan ini bisa membantu serta dirasakan manfaatnya oleh mereka. “Mudah-mudahan juga bisa meringankan beban mereka dan menjadi berkah bagi semua,” tutupnya.

#Pejuang kebaikan, Bantu keluarga Dhuafa lainnya

03 September 2021

Program Beasiswa Kembali Disalurkan Rumah Yatim Dukung Pendidikan Anak Yatim Dhuafa

Pada Rabu (18/8), Rumah Yatim Cabang Aceh menyalurkan kembali program beasiswa dhuafa. Hal ini dilakukan demi mendukung pendidikan anak yatim dan dhuafa di berbagai daerah.

Pada kesempatan itu, sebanyak 13 anak yatim dan dhuafa di Desa Baet, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar menerima beasiswa. Menurut Kepala Cabang Rumah Yatim Aceh, Sodikin menyebut, anak-anak yag menerima bantuan sangat antusias dan senang.

Ia menambahkan, beasiswa Rumah Yatim ini harapannya bisa memenuhi kebutuhan anak dalam belajarnya. Pasalnya, mayoritas dari orangtua mereka kondisinya terbatas secara ekonomi.

“Kebanyakan di sana orangtua bekerja sebagai nelayan tradisional dan buruh serabutan, terkadang untuk memenuhi kebutuhan pokok saja kesulitan,” jelasnya.

Sodikin berharap, apa yang Rumah Yatim beri ini dapat mendukung pendidikan anak. Semoga, lajutnya, mereka bisa terus meraih cita-cita meski dalam keterbatasan ekonomi.

#Pejuang kebaikan, Bantu Yatim dan Dhuafa Lainnya

30 August 2021

102 Paket Bahan Pokok Disalurkan Rumah Yatim, Bantu Lansia Dhuafa di Losari Brebes

Rumah Yatim Cabang Tegal kembali menyalurkan bantuan bahan pokok bagi masyarakat prasejahtera. Sebanyak 102 paket sembako tersebut dibagikan di Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes.

Bantuan ini diberikan guna membantu mereka dalam memenuhi kebutuhan hariannya. Pasalnya, mayoritas penerima bantuan merupakan lansia dan buruh serabutan.

Hal itu disampaikan oleh Relawan Rumah Yatim Cabang Tegal, Hera. Menurutnya, bantuan ini sangat tepat disalurkan di lokasi tersebut, yang mana banyak warga yang hidup dalam keterbatasan ekonomi.

Harapannya, kata dia, bantuan ini bisa membantu mereka. “Alhamdulillah mereka sangat antusias dan merasa terbantu dengan adanya bantuan Rumah Yatim,” tuturnya.

Hera juga berharap, program bantuan bahan pokok ini memang menyasar kepada mereka yang kurang secara ekonomi. “Semoga dengan program ini bisa meringankan beban mereka,” pungkasnya.

#Pejuang kebaikan, Bantu Lansia dan Dhuafa Lainnya

23 August 2021

Bantuan Biaya Hidup dan Bahan Pokok Diberikan Kepada Mardalena

Rumah Yatim Cabang Padang menyambangi Jalan Lambung Bukik, Kelurahan Lambung Bukik, Kecamatan Pauh, Kota Padang. Di sana terdapat rumah seorang janda yang menghidupi 6 anak dan 1 lansia.

Ialah Mardalena, yang kesehariannya berjualan kecil-kecilan di warung sederhana miliknya. Dari hasil itulah, ia menafkahi anak-anaknya yang telah yatim itu.

Penghasilannya yang tak menentu membuat ia kesulitan dalam memenuhi kebutuhan harian. Terkadang, makan pun hanya seadanya.

Apalagi, anak-anaknya itu masih harus bersekolah. Oleh karenanya, pada kunjungan kali ini Rumah Yatim Padang memberikan bantuan biaya hidup dan bahan pokok.

Bantuan yang diberikan ini sebagai upaya membantu memenuhi kebutuhan harian keluarganya. Menurut Kepala Cabang Rumah Yatim Padang, Sandi menuturkan, harapannya bantuan ini bisa meringankan beban Mardalena.

“Alhamdulillah ibu Mardalena sangat senang sekali dapat bantuan ini, karena ia bisa menghidupi keenam anaknya, mudah-mudahan ke depannya rezeki ibu Mardalena semakin lancar,” tutur Sandi.

#Pejuang kebaikan, Bantu Keluarga Prasejahtera Lainnya

20 August 2021

200 Paket Bahan Pokok Disalurkan Rumah Yatim Bagi Petani dan Buruh Serabutan di Purwodadi

Sebanyak 200 paket sembako telah disalurkan Rumah Yatim Cabang Tegal, pada Minggu (8/8). Bantuan itu diberikan kepada masyarakat prasejahtera di Kelurahan Purwodadi, Tepus, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Bantuan ini diberikan Rumah Yatim sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang berada dalam keterbatasan ekonomi. Menurut Relawan Rumah Yatim Yogyakarta, Sigit mengatakan, bantuan sembako ini juga untuk memenuhi kebutuhan harian mereka.

Pasalnya, kata Sigit, mayoritas penerima manfaat merupakan buruh tani, dan serabutan. Apalagi, keadaan di tengah pandemi Covid-19 ini, membuat mereka cukup merasakan dampaknya.

“Ditambah lagi hampir semuanya sudah lanjut usia, dan mereka masih harus berjuang bertahan hidup mencari sesuap nasi,” tuturnya.

Sigit berharap, bantuan yang diberikan ini bisa membantu mereka untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga di tengah situasi sulit. Adapun, bantuan ini disalurkan dengan mengikuti standar protokol kesehatan.

https://www.donasionline.id/zakatperniagaan

Gotong royong sebagai fundraiser program ini.

Jadi fundraiser sekarang juga
Avatar of Hamba Allah

Fuji ayu astuti

Sebesar Rp 15.192

Pada: 2 minggu yang lalu

Semoga saya, suami, anak, orang tua, keluarga suami, adik, abang,ponakan semua selalu sehat diberikan segala kelancaran, diberikan rezeki, diampunkan segala dosa, dan berkah selalu dalam hidup . Amin yaroballalamin ..

Avatar of Hamba Allah

Rm Wenang

Sebesar Rp 50.368

Pada: 3 minggu yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 50.036

Pada: 4 minggu yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Anis Thoha Manshur

Sebesar Rp 750.047

Pada: 4 minggu yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 150.000

Pada: 4 minggu yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 570.003

Pada: 4 minggu yang lalu

Fundraiser

Gotong royong sebagai fundraiser program ini.

Jadi fundraiser sekarang juga

Berita

29 Apr 2020

Program Dirilis

20 September 2021

Di Usia Senjanya Tukini Bertahan Hidup dengan Mencari Barang Bekas

Sungguh malang nasib Tukini (66), di usia senjanya ia mesti berjuang seorang diri untuk bertahan hidup, tanpa perhatian dan kasih sayang dari anak maupun saudara.

Tukini tinggal seorang diri di sebuah kamar petak tanpa listrik di wilayah Jl pipa, Kel Polonia, kec Medan Polonia, Medan, sumatera Utara. Tempat tersebut merupakan milik salah satu saudara Tukini yang memberikannya tumpangan.

Meski tidak diberi fasilitas listrik serta perhatian dari saudaranya tersebut, Tukini tetap bersyukur karena sudah diberi tempat untuk beristirahat oleh mereka.

“Tempat tinggal nenek Tukini berada di belakang rumah sodaranya, tempatnya sepetak dan hanya berisi kasur lapuk, dan barang-barang nek Tukini. Setiap malam, ia hanya bisa memasang lilin supaya kamarnya tidak terlalu gelap,” papar Ibnu, salah satu relawan Rumah Yatim Sumut.

Dalam memenuhi kebutuhan hariannya, Tukini bekerja sebagai pencari barang bekas dengan penghasilan bersih sebanyak 50.000 perminggunya. “Sebenarnya nek Tukini bekerja sebagai penjual sayur keliling, namun karena kehabisan modal, jadinya beliau memilih untuk mencari barang bekas supaya bisa bertahan hidup,” ujar Ibnu.

Penghasilan Tukini dari kerja seharian ya memang belum mencukupi kebutuhan hariannya, jika uangnya habis, ia selalu menahan lapar. Beruntung, salah satu tetangga Tukini selalu menolongnya, sehingga ia tidak terlalu kesulitan menjalani hari senjanya.

Rumah Yatim cabang Sumatera Utara yang telah melakukan aksi galang dana secara daring, kembali berkunjung ke kediaman Tukini untuk memberikan bantuan biaya hidup berupa uang tunai dan sembako. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ibnu kepada Tukini, disaksikan kepala lingkungan serta tetangganya.

“Bantuan ini merupakan bantuan kedua dari Rumah Yatim, mudah-mudahan bantuan ini bisa memberikan manfaat dan perubahan baik untuk kehidupan nek Tukini,” ungkap Ibnu.

Ia melanjutkan jika bantuan sebelumnya diberikan pada akhir bulan Februari lalu. Bantuan tersebut digunakan Tukini untuk memenuhi kebutuhan hidup dan membeli berbagai keperluannya, salah satunya lampu emergency supaya ia tidak kegelapan di waktu malam.

“Alhamdulillah terima kasih kepada Rumah Yatim dan para donatur yang telah peduli ke nenek, Insya Allah bantuan kali ini akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, dan modal untuk jualan sayur lagi, doakan nenek supaya sehat terus dan jualannya lancar. Semoga Allah membalas kebaikan Rumah Yatim dan para donatur,” tutup Tukini.

#Pejuang kebaikan, Bantu lansia dan dhuafa lainnya

09 September 2021

Seratus Masyarakat Dhuafa Terima Bantuan Bahan Pokok di Kantor Kas Rumah Yatim

kembali dilakukan Rumah Yatim Regional Jabodetabek, pada Minggu (22/8). Sebanyak seratus masyarakat prasejahtera menerima bantuan tersebut dengan penuh antusias.

Hal itu disampaikan oleh Relawan Rumah Yatim Jabodetabek, Firman. Menurutnya, bantuan ini dibagikan di Kantor Kas Rumah Yatim Graha Raya, Kelurahan Pondok Kacang, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Menurut Firman, bantuan ini disalurkan guna membantu memenuhi kebutuhan harian masyarakat. Hal ini sebagai bentuk kepedulian Rumah Yatim di tengah pandemi Covid-19.

Ia menyebut, penerima bantuan mayoritas terdiri dari lansia dan buruh serabutan. “Mereka dipilih karena memang benar-benar membutuhkan bantuan ini untuk memenuhi kebutuhan keluarganya,” jelas Firman.

Harapannya, lanjut dia, bantuan ini bisa membantu serta dirasakan manfaatnya oleh mereka. “Mudah-mudahan juga bisa meringankan beban mereka dan menjadi berkah bagi semua,” tutupnya.

#Pejuang kebaikan, Bantu keluarga Dhuafa lainnya

03 September 2021

Program Beasiswa Kembali Disalurkan Rumah Yatim Dukung Pendidikan Anak Yatim Dhuafa

Pada Rabu (18/8), Rumah Yatim Cabang Aceh menyalurkan kembali program beasiswa dhuafa. Hal ini dilakukan demi mendukung pendidikan anak yatim dan dhuafa di berbagai daerah.

Pada kesempatan itu, sebanyak 13 anak yatim dan dhuafa di Desa Baet, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar menerima beasiswa. Menurut Kepala Cabang Rumah Yatim Aceh, Sodikin menyebut, anak-anak yag menerima bantuan sangat antusias dan senang.

Ia menambahkan, beasiswa Rumah Yatim ini harapannya bisa memenuhi kebutuhan anak dalam belajarnya. Pasalnya, mayoritas dari orangtua mereka kondisinya terbatas secara ekonomi.

“Kebanyakan di sana orangtua bekerja sebagai nelayan tradisional dan buruh serabutan, terkadang untuk memenuhi kebutuhan pokok saja kesulitan,” jelasnya.

Sodikin berharap, apa yang Rumah Yatim beri ini dapat mendukung pendidikan anak. Semoga, lajutnya, mereka bisa terus meraih cita-cita meski dalam keterbatasan ekonomi.

#Pejuang kebaikan, Bantu Yatim dan Dhuafa Lainnya

30 August 2021

102 Paket Bahan Pokok Disalurkan Rumah Yatim, Bantu Lansia Dhuafa di Losari Brebes

Rumah Yatim Cabang Tegal kembali menyalurkan bantuan bahan pokok bagi masyarakat prasejahtera. Sebanyak 102 paket sembako tersebut dibagikan di Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes.

Bantuan ini diberikan guna membantu mereka dalam memenuhi kebutuhan hariannya. Pasalnya, mayoritas penerima bantuan merupakan lansia dan buruh serabutan.

Hal itu disampaikan oleh Relawan Rumah Yatim Cabang Tegal, Hera. Menurutnya, bantuan ini sangat tepat disalurkan di lokasi tersebut, yang mana banyak warga yang hidup dalam keterbatasan ekonomi.

Harapannya, kata dia, bantuan ini bisa membantu mereka. “Alhamdulillah mereka sangat antusias dan merasa terbantu dengan adanya bantuan Rumah Yatim,” tuturnya.

Hera juga berharap, program bantuan bahan pokok ini memang menyasar kepada mereka yang kurang secara ekonomi. “Semoga dengan program ini bisa meringankan beban mereka,” pungkasnya.

#Pejuang kebaikan, Bantu Lansia dan Dhuafa Lainnya

23 August 2021

Bantuan Biaya Hidup dan Bahan Pokok Diberikan Kepada Mardalena

Rumah Yatim Cabang Padang menyambangi Jalan Lambung Bukik, Kelurahan Lambung Bukik, Kecamatan Pauh, Kota Padang. Di sana terdapat rumah seorang janda yang menghidupi 6 anak dan 1 lansia.

Ialah Mardalena, yang kesehariannya berjualan kecil-kecilan di warung sederhana miliknya. Dari hasil itulah, ia menafkahi anak-anaknya yang telah yatim itu.

Penghasilannya yang tak menentu membuat ia kesulitan dalam memenuhi kebutuhan harian. Terkadang, makan pun hanya seadanya.

Apalagi, anak-anaknya itu masih harus bersekolah. Oleh karenanya, pada kunjungan kali ini Rumah Yatim Padang memberikan bantuan biaya hidup dan bahan pokok.

Bantuan yang diberikan ini sebagai upaya membantu memenuhi kebutuhan harian keluarganya. Menurut Kepala Cabang Rumah Yatim Padang, Sandi menuturkan, harapannya bantuan ini bisa meringankan beban Mardalena.

“Alhamdulillah ibu Mardalena sangat senang sekali dapat bantuan ini, karena ia bisa menghidupi keenam anaknya, mudah-mudahan ke depannya rezeki ibu Mardalena semakin lancar,” tutur Sandi.

#Pejuang kebaikan, Bantu Keluarga Prasejahtera Lainnya

20 August 2021

200 Paket Bahan Pokok Disalurkan Rumah Yatim Bagi Petani dan Buruh Serabutan di Purwodadi

Sebanyak 200 paket sembako telah disalurkan Rumah Yatim Cabang Tegal, pada Minggu (8/8). Bantuan itu diberikan kepada masyarakat prasejahtera di Kelurahan Purwodadi, Tepus, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Bantuan ini diberikan Rumah Yatim sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang berada dalam keterbatasan ekonomi. Menurut Relawan Rumah Yatim Yogyakarta, Sigit mengatakan, bantuan sembako ini juga untuk memenuhi kebutuhan harian mereka.

Pasalnya, kata Sigit, mayoritas penerima manfaat merupakan buruh tani, dan serabutan. Apalagi, keadaan di tengah pandemi Covid-19 ini, membuat mereka cukup merasakan dampaknya.

“Ditambah lagi hampir semuanya sudah lanjut usia, dan mereka masih harus berjuang bertahan hidup mencari sesuap nasi,” tuturnya.

Sigit berharap, bantuan yang diberikan ini bisa membantu mereka untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga di tengah situasi sulit. Adapun, bantuan ini disalurkan dengan mengikuti standar protokol kesehatan.

https://www.donasionline.id/zakatperniagaan

Donatur

Avatar of Hamba Allah

Fuji ayu astuti

Sebesar Rp 15.192

Pada: 2 minggu yang lalu

Semoga saya, suami, anak, orang tua, keluarga suami, adik, abang,ponakan semua selalu sehat diberikan segala kelancaran, diberikan rezeki, diampunkan segala dosa, dan berkah selalu dalam hidup . Amin yaroballalamin ..

Avatar of Hamba Allah

Rm Wenang

Sebesar Rp 50.368

Pada: 3 minggu yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 50.036

Pada: 4 minggu yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Anis Thoha Manshur

Sebesar Rp 750.047

Pada: 4 minggu yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 150.000

Pada: 4 minggu yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 570.003

Pada: 4 minggu yang lalu